• Tidak ada hasil yang ditemukan

LAPORAN KULIAH KERJA NYATA (KKN) DESA PITON, KECAMATAN PUNUNG PROPINSI JAWA TIMUR

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "LAPORAN KULIAH KERJA NYATA (KKN) DESA PITON, KECAMATAN PUNUNG PROPINSI JAWA TIMUR"

Copied!
51
0
0

Teks penuh

(1)

LAPORAN

KULIAH KERJA NYATA (KKN)

DESA PITON, KECAMATAN PUNUNG

PROPINSI JAWA TIMUR

Disusun oleh : NANDA YUNITA A

NIM. 11148118

FAKULTAS SENI RUPA DAN DESAIN

INSTITUT SENI INDONESIA

SURAKARTA

(2)
(3)

KATA PENGANTAR

Segala puji dan rasa syukur penyusun panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa. Tuhan yang telah memberikan limpahan rahmat-Nya serta kemudahan kepada penyusun sehingga mampu menyelesaikan Laporan Pelaksanaan Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN), Kecamatan Punung, Desa Piton, Pacitan. Namun demikian penyusun yakin laporan ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu kritik dan saran yang membangun dari para pembaca sangat penyusun harapkan untuk menyempurnakan laporan ini.

Banyak pihak yang telah membantu penyusun dalam menyelesaikan kegiatan dan laporan ini, baik bantuan tenaga dan dana, waktu dan pikiran, nasehat dan bimbingan, maupun doa. Oleh karena itu, izinkanlah penyusun pada kesempatan ini menyampaikan rasa terimakasih yang sebesar-besarnya kepada:

1. Tuhan Yang Maha Esa

2. Keluarga yang tiada hentinya memberikan semangat kepada kami. 3. Rektor Institut Seni Indonesia Surakarta beserta jajaranya.

4. Pemerintah Kabupaten Pacitan khususnya Desa Piton sebagai lokasi Kuliah Kerja Nyata

5. Suharji, S.Kar., M.Hum selaku Dosen Pembimbing Lapangan yang tiada henti-hentinya memberikan pengarahan, nasihat, dukungan serta saran. 6. Fitri Pangestu Anis Suyoko beserta jajarannya selaku kepala Desa Piton

(4)

7. Kepala Sekolah SD I dan SD II Piton beserta seluruh guru dan pegawai instansi yang telah memberi ijin Mahasiswa ISI Surakarta dalam melakukan proses kegiatan mengajar.

8. Siswa-Siswi SD I dan SD II Piton yang telah bersedia meluangkan waktu untuk belajar bersama mahasiswa ISI Surakarta.

9. Bapak dan Ibu Lurah selaku Pemilik rumah sebagai tempat tinggal mahasiswa ISI Surakarta selama melaksanakan KKN.

10. Guruh, Robet, Agga, Indra, Budianto, Tatut, Oky, Aziz sahabat terbaik serta rekan yang solid dalam posko 6.

11. Seluruh masyarakat Desa Piton yang telah menerima kami dengan baik selama kegiatan KKN berlangsung.

12. Semua pihak yang telah membantu pelaksanaan kegiatan dan penyusunan sehingga laporan ini dapat terselesaikan dengan baik.

Akhirnya, penyusun berdoa semoga Tuhan Yang Maha Esa memberikan balasan yang lebih baik atas kebaikan dan bantuan yang telah diberikan. Semoga laporan ini dapat menjadi sumbangsih sebagai repertor laporan kegiatan, serta dijadikan sebuah evaluasi dan memberikan manfaat.

Pacitan, 19 September 2014

(5)

DAFTAR ISI HALAMAN PENGESAHAN i KATA PENGANTAR ii DAFTAR ISI iv BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang 1 B. Rumusan Masalah 4

C. Tujuan dan Manfaat Kegiatan 4

D. Model Pendekatan 6

E. Metode Kegiatan 7

F. Rencana Kerja 8

G. Jadwal Kerja 9

BAB II PELAKSANAAN KEGIATAN

A. Persiapan 12

B. Tahap Pelaksanaan 16

C. Kendala yang Dihadapi 19

D. Jalannya Kegiatan 21

E. Waktu Kegiatan 22

BAB III HASIL KEGIATAN

A. Hasil Analisa 23 B. Hasil Evaluasi 25 BAB IV PENUTUP A. KESIMPULAN 27 B. SARAN 29 DAFTAR PUSTAKA 31 LAMPIRAN FOTO-FOTO

(6)

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Institut Seni Indonesia Surakarta merupakan suatu lembaga pendidikan yang menjadi gudang seni. Mengingat peran seni yang penting dalam kehidupan ketika mahasiswa diterjunkan langsung dan membaur dengan masyarakat yang belum mengembangkan seni. Dengan upaya ini mahasiswa mampu menunjukkan kepeduliannya terhadap kondisi sekitar baik itu kepada masyarakat, tempat, dan aktivitas keseharian masyarakat Desa Piton. Mahasiswa secara tidak langsung dapat mengetahui suatu permasalahan yang terjadi dan mahasiswa diharapkan dapat menyikapi permasalahan tersebut dengan pemecahan dan penyelesaian yang baik. Pada tahun 2014 Institut Seni Indonesia Surakarta mempunyai program pembelajaran di lapangan yaitu Kuliah Kerja Nyata yang diadakan di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Pelaksanaan program ini adalah salah satu mata kuliah wajib tempuh oleh setiap mahasiswa semester VI pada jenjang S-1, berkaitan dengan permasalahan yang akan dihadapi nantinya oleh mahasiswa setelah lulus dalam menyelesaikan studinya. Secara tidak langsung mahasiswa Institut Seni Indonesia Surakarta akan dibekali pengalaman kerja di masyarakat dan mampu menghadapi dunia lapangan sesuai bakat dan kompotensi masing-masing.

KKN yang dilaksanakan oleh Institut Seni Indonesia Surakarta pada tahun 2014 berlokasi di kabupaten Pacitan, Jawa Timur dan tersebar di 6 kecamatan dan 30 desa di seluruh Kabupaten Pacitan. Enam kecamatan yang menjadi lokasi

(7)

kegiatan KKN ialah Donorojo, Punung, Pringkuku, Pacitan, Kebonagung, dan Ngadirojo. Salah satunya KKN akan ditempatkan di Kecamatan Punung, di Kelurahan Piton yang terdiri dari 9 mahasiswa, 2 mahasiswa Program Studi Televisi dan Film, 2 mahasiswa Program Studi Tari, 2 mahasiswa Program Studi Seni Rupa Murni, 1 mahasiswa Program Studi Desain Interior, 1 mahasiswa Program Studi Etnomusikologi, dan 1 mahasiswa Program Studi Krawirtan. Di desa Piton peserta KKN akan menjalankan tugas dan melaksanakan kuliah kerja nyata sepenuhnya selama tiga puluh dua hari. Mengingat kondisi masyarakat Desa Piton yang kurang mengenal seni, kelompok 6 ini mempunyai beberapa jadwal yang dilaksanakan dan diterapkan kepada sasaran kami.

Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah aset nasional yang lahir dari mahasiswa dan diharapkan mahasiswa mampu mengimplementasikan ilmu yang didapat selama proses belajar dalam jenjang pendidikan. Dengan menitik beratkan pada pemecahan masalah dan menyerap ilmu yang didapat ketika bersinggungan langsung pada masyarakat. KKN merupakan salah satu kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan oleh mahasiswa dengan berlandaskan Tri Dharma Perguruan Tinggi yakni meliputi aspek pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Sebagai kegiatan pendidikan, melalui KKN mahasiswa diperkenalkan secara langsung dengan masyarakat, permasalahan dan sistem kerja antar individu atau kelompok. Kecamatan Punung terbagi menjadi 6 kelompok Desa yaitu Bomo, Wareng, Piton, Mantren, Punung, Soka. Salah satu desa yang menjadi lokasi KKN di kecamatan punung ialah Desa Piton. Desa Piton yang

(8)

berbatasan dengan Desa Kendal di sebelah utara, sebelah selatan Desa Bomo, Sebelah barat Desa Sekar dan Sebelah timur Desa Soka.

Desa Piton memiliki banyak potensi budaya dan potensi wisata yang sangat beragam. Potensi Budaya yang terdapat di Desa Piton salah satunya ialah Ganongan yang diadakan latihan rutin dua kali dalam seminggu yang dilakukan oleh karang taruna Desa Piton. Di Desa Piton terdapat salah satu potensi wisata goa yaitu Goa Dawung-Sendang Pitu, yang menurut cerita yang didapat merupakan sebuah goa yang memiliki tujuh mata air di dalamnya.

Potensi Wisata dan Budaya yang terdapat Desa Piton sangat beragam dan sangat menarik, namun potensi yang ada belum berkembang di Desa Piton. Belum berkembangnya potensi-potensi ini disebabkan beberapa faktor antara lain karang taruna yang kurang berperan aktif dalam pelestarian budaya di Desa Piton. Pemuda-Pemudi di Desa Piton lebih konsentrasi pada pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, hal ini dapat dimaklumi keberadaannya terletak di pinggir kota. Potensi wisata Goa Dawung-Sendang Pitu sangat berpotensi menjadi salah satu lokasi wisata yang menarik apabila dikelola dengan baik oleh seluruh pihak yang terkait. Letak geografis yang berada di perbukitan dan terdapat area perkebunan warga, menjadi potensi yang menarik untuk dijadikan tempat wisata. Berdasarkan pengamatan sementara potensi tersebut Goa Dawung memiliki dua kekurangan yaitu pertama kurang adanya promosi wisata Goa Dawung ke masyarakat umum lewat media yang pas. Kedua belum tertatanya kawasan Goa Dawung agar lebih menarik bagi wisatawan.

(9)

Belum berkembangnya potensi budaya dan wisata di Desa Piton sangat disayangkan, karena potensi wisata Goa Dawung akan menjadi daya tarik apabila dikelola dengan baik oleh semua pihak yang terkait. Kuliah Kerja Nyata yang dilakukan oleh Insitut Seni Indonesia Surakarta pada tahun 2014 memiliki keterkaitan dengan keadaan Desa Piton saat ini, yaitu ingin mendorong dan memotivasi berkembangnya seni di Desa Piton dan belum dikenalnya Kawasan Wisata Goa Dawung. Berdasarkan penjabaran mahasiswa KKN Desa Piton merancang program kerja yang disesuaikan dengan kondisi Desa Piton pada tahun 2014.

B. Rumusan Masalah

Uraian yang telah dijelaskan sebelumnya memunculkan rumusan masalah yang berkaitan dengan Program Studi Televisi dan Film ialah sebagai berikut:

1. Bagaimana peran ilmu Televisi dan Film di Desa Piton, Kecamatan Punung, Kabupaten Pacitan dilihat dari situasi dan kondisi desa pada tahun 2014?

C. Tujuan dan Manfaat Kegiatan

KKN ISI Surakarta yang dilaksanakan pada tanggal 16 Juli-22 Agustus 2014 memiliki tujuan sebagai berikut:

1. Menumbuhkan dan mengembangkan keilmuan seni dan budaya dalam kehidupan bermasyarakat di Desa Piton, Kecamatan Punung, Kabupaten Pacitan.

2. Mendeskripsikan peran individu atau kelompok mahasiswa Institut Seni Indonesia Surakarta dalam mengaplikasikan keilmuan seni

(10)

dan budaya khususnya ilmu tentang Televisi dan Film dalam kehidupan bermasyarakat di Desa Piton, Kecamatan Punung, Kabupaten Pacitan.

Adapun manfaat KKN ISI Surakarta sebagai berikut:

1. Mahasiswa dapat mengembangkan keilmuan seni dan budaya yang didapatkan selama proses perkuliahan kepada masyarakat.

2. Mahasiswa dapat mengasah kemampuan berpikir dan bekerjasama antar mahasiswa lintas disiplin ilmu lain untuk memecahkan permasalahan yang ada di masyarakat.

3. Masyarakat memperoleh keilmuan seni dan budaya yang dimiliki mahasiswa guna meningkatkan daya saing potensi yang dimilikinya.

4. Masyarakat mendapatkan dorongan pemikiran dan tenaga untuk memaksimalkan potensi seni dan budaya yang dimilikinya.

5. Lembaga pendidikan memperoleh timbal balik dalam mengembangkan model dan sistem pembelajaran yang sesuai kebutuhan masyarakat di masa kini.

6. Lembaga pendidikan mendapatkan informasi potensi seni dan budaya masyarakat setempat untuk meningkatkan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

(11)

D. Model Pendekatan

Seperti yang dijelaskan lokasi KKN yang dilaksanakan Institut Seni Indonesia Surakarta pada tahun 2014 tersebar di 6 Kecamatan (30 Kelurahan/Desa) di wilayah Kabupaten Pacitan. Salah satunya Desa Piton, Kecamatan Punung, Kabupaten Pacitan. KKN yang dilakukan di wilayah ini menggunakan pendekatan sosial. Pendekatan sosial memperhitungkan aspek kemasyarakatan, adat istiadat, dan norma-norma sosial yang berlaku.

Pendekatan sosial dimulai dengan pengenalan maksud dan tujuan mata kuliah KKN, mengenal masyarakat, dan memahami potensi wilayah melalui pengamatan langsung ke tempat kegiatan dan mencari informasi ke instansi yang terkait dalam pelaksanaan kegiatan KKN. Adapun model pendekatan dipaparkan dalam tabel berikut :

NO. Sasaran Pendekatan

1. Instansi pemerintahan Melaksanakan koordinasi dalam memberikan pengetahuan dibidang televisi dan film. Terdapat beberapa koordinasi, sebagai berikut :

- Kordinasi awal, dilaksanakan ketika awal upacara pelepasan peserta KKN di Pendopo Kabupaten Pacitan 16 Juli koordinasi disini juga dengan Bupati Pacitan, bentuk koordinasi dengan berbagi informasi tentang kesenian dan budaya yang ada di masyarakat Kabupaten pacitan. - Koordinasi kedua, dilaksanakan

(12)

dengan mengunjungi langsung ke kecamatan Punung yang dilanjutkan ke posko masing-masing kelompok KKN yang ada di Kecamatan Punung.

2. Instansi sekolah Pendekatan dilaksanakan dengan berkunjung ke SD Negeri Piton 1 dan SD Negeri Piton 2.

3. Masyarakat sekitar posko Melaksanakan pendekatan dengan warga Desa Piton serta berkoordinasi dengan kepala desa Desa Piton untuk mensosialisasikan kegiatan kepada masyarakat

E. Metode Kegiatan

Metode Kuliah Kerja Nyata (KKN) ISI Surakarta di Desa Piton menggunakan beberapa metode, sebagai berikut:

1. Metode Ceramah ialah penerangan dan penuturan secara lisan

oleh guru terhadap kelas1. Metode ini mengutamakan lisan dalam memberikan ilmu dan pengetahuan kepada masyarakat. Dalam pelaksanaannya tak jarang digunakan alat peraga tambahan untuk membantu mentransfer ilmu dan pengetahuan.

2. Metode Tanya-Jawab merupakan metode yang dilakukan dengan

cara bertanya kepada masyarakat mengenai hal yang sudah maupun belum diketahui. Metode ini digunakan dengan maksud

(13)

untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengemukakan pertanyaan yang belum ataupun sudah diketahui. Metode ini digunakan untuk menciptakan kesan awal yang interaktif.

3. Metode Pembagian Tugas Belajar Resistasi (Metode Resistasi)

yaitu penerapan metode mengajar dengan memberikan pekerjaan rumah diluar kelas. Masyarakat dapat mengerjakan pekerjaan ini di laboratorium, taman atau tempat-tempat umum lainnya.

4. Metode Kerja Kelompok atau Metode Gotong Royong istilah

ini digunakan untuk memperlihatkan sebuah masyarakat sebagai suatu kesatuan yang utuh dan tidak terbagi-bagi. Metode ini seringkali digunakan untuk menanamkan kerja tim dalam menyelesaikan pekerjaan yang dihadapi.

F. Rencana Kerja

Rencana kerja dibuat setelah mengadakan pendekatan dan observasi pada masyarakat setempat. Kemudian dilakukan penyusunan program kerja dengan harapan kegiatan dapat terlaksana dengan baik. Rencana kerja merupakan langkah awal dari kegiatan disusun dan di sesuaikan dengan kondisi dan situasi Desa Piton, Kecamatan Punung, Kabupaten Pacitan.

Program kerja dari masing-masing posko memiliki perbedaan antara jurusan satu dengan yang lain. Hal ini karena masing-masing jurusan memiliki kompetensi yang berbeda sesuai dengan ilmu yang dipelajari mahasiswa di Intitut Seni Indonesia Surakarta. Akan tetapi masih ada kemungkinan ilmu dari

(14)

masing-masing jurusan dalam satu fakultas memiliki persamaan. Fakultas Seni Rupa dan Desain di Posko 6 terdiri dari 3 jurusan terdiri dari, Desain Interior, Televisi dan Film, Seni Rupa Murni.

G. Jadwal Kerja

Jadual kerja disusun berdasarkan pemetaan yang telah dilakukan mengenai potensi dan keunggulan wilayah Piton. Adapun jadwal kerja program studi Televisi dan Film sebagai berikut:

NO TANGGAL WAKTU

(WIB)

KEGIATAN

1. 17 Juli 2014 09.00-selesai - Koordinasi dengan SD Piton 1 dan SD Piton 2.

- Obeservasi potensi desa yang ada

2. 18 Juli 2014 15.00-selesai Membuat papan nama posko KKN 06 Desa Piton

3. 19 Juli 2014 09.00-selesai - Koordinasi lanjutan dengan SD Piton 1 dan SD Piton 2.

4. 21 Juli 2014 12.00-selesai Membuat papan petunjuk arah ke wisata Goa Dawung

5. 22 Juli 2014 09.00-selesai Pemasangan petunjuk arah Goa Dawung-Sendang Pitu. Pemasangan bertujuan untuk memudahkan

(15)

pengunjung

6. 4 - 22Agustus 2014 09.00-selesai Proses Pengajaran di SDN Piton 1 dan SDN Piton 2

7. 10 Agustus 2014 18.30-selesai Mendokumentasikan acara Festival Rontek di Kecamatan Punung

8. 11 Agustus 2014 16.30-selesai Mengambil gambar sunset dan bulan untuk bahan membuat video profil desa

9. 12 Agustus 2014 15.00-selesai Mengambil gambar ke Goa Dawung untuk bahan membuat video profil desa

10. 13 Agustus 2014 09.00-10.00

19.00-selesai

Mengambil gambar tanaman bonsai guna potensi Desa Piton

Mendokumentasikan acara Gebyar HUT RI ke-69 di Kecamatan Punung

11. 16-19 Agustus 2014 14.00-18.00 Latihan rontek bersama se-kecamatan Punung untuk perpisahan bersama kecamatan Punung

11. 17 Agustus 2014 08.00-10.00 Mendokumentasikan upacara 17 Agustus Kemerdekaan RI yang ke-69,

(16)

acara tari Punjari dan Kidang oleh murid SD N PITON 01

12. 19 Agustus 2014 19.00 Pentas seni dan Screening film pelepasan mahasiswa KKN seluruh Kecamatan Punung

Tabel 1 Jadwal Kegiatan Mahasiswa Televisi dan Film ISI Surakarta

(17)

BAB II

PELAKSANAAN KEGIATAN

A. Persiapan

Persiapan dalam pelaksanaan kegiatan meliputi rapat koordinasi dan sosialisasi dengan masyarakat dan antar peserta KKN. Persiapan dalam pelaksanaan kegiatan KKN tidak hanya berlangsung ketika tiba di lokasi namun sebelumnya diawali dengan rapat pra-KKN, yang dilaksanakan sebelum berangkat ke lokasi. Hal ini bertujuan untuk menghimpun daftar nama peserta KKN yang berlokasi di posko 6 Desa Piton, menentukan struktur organisasi KKN di posko 6 Desa Piton, dan berkoordinasi dalam pembagian alat dan bahan-bahan yang akan disiapkan untuk kegiatan KKN, material penunjang program kerja maupaun material untuk kebutuhan sehari-hari di posko.

No. Nama Peserta Program Studi Fakultas 1 Robert Aris Widodo Etnomusikologi FSP 2 Tatut Febry Dwi P Tari FSP

3 Oky Charismasari Tari FSP

4 Nanda Yunita A TV FSRD

5 Aziz Awal Fajri TV FSRD

6 Arif Budianto SRM FSRD

7 Indra Kamiswara SRM FSRD

8 Anugrah Dwi Y DI FSRD

9 Guruh Purbo Pramana Karawitan FSP

Pada tahapan selanjutnya adalah pembentukan struktur organisasi KKN posko 6 Desa Piton, pembentukan struktur organisasi ini bertujuan untuk

(18)

mempermudah dalam berkoordinasi dan berkegiatan selama proses KKN berlangsung. Proses pemilihan struktur organisasi ini dilakukan dengan musyawarah . Struktur organisasi sebagai berikut :

Nama Jabatan / Jobdesk

Robert Aris Widodo Ketua Posko Tatut Febry Dwi P Sekretaris Posko

Oky Charismasari Bendahara Posko

Nanda Yunita A Anggota

Aziz Awal Fajri Anggota

Arif Budianto Anggota

Indra Kamesywara Anggota

Anugrah Dwi Y Anggota

Guruh Purbo Pramana Anggota

Berdasarkan tabel, jabatan inti hanya diberikan kepada ketua, sekeretaris, dan bendahara, sedangkan lainnya merupakan anggota. Hal ini agar pembagian tugas dan kerja menjadi lebih fleksibel dan tidak kaku. Pada pelaksanaanya setiap mahasiswa memegang tugas dan pekerjaan yang sesuai dengan kompetensi dan kemampuan individu masing masing.

Setelah tahap persiapan pra-KKN, kami memasuki tahap persiapan KKN. Tahapan persiapan meliputi tahap observasi dan koordinasi awal serta sosialisasi. Tahapan observasi dilaksanakan bertujuan untuk menghimpun informasi, beradaptasi lingkungan sosial masyarakat serta berkoordinasi dengan masyarakat,

(19)

untuk menyusun rancangan kegiatan KKN. Tahapan obeservasi merupakan tahapan menentukan dan merumuskan masalah yang akan dikerjakan mahasiswa hadapi. Mahasiswa selanjutnya menentukan program kerja, materi dan rancangan kerja dengan jadwal yang telah disepakati peserta KKN dan masyarakat.

Setelah melewati tahap obeservasi dan koordinasi awal, mahasiswa menentukan arah dalam melaksanakan KKN. Observasi dan koordinasi awal mahasiswa menemukan permasalahan yang sesuai dengan jurusan dan membuat perencanaan dalam memberi solusi dari permasalahan. Selain itu mahasiswa menentukan pihak-pihak yang membutuhkan kinerja dan pengabdian mahasiswa Program Studi Televisi dan Film, terbagi menjadi dua kegiatan dalam KKN, yaitu

1. Kegiatan di Sekolah

Kegiatan di sekolah mahasiswa terpusat pada dua Sekolah, yang pertama SD Negeri Piton 1 dan SD Negeri Piton 2. Kedua Sekolah Dasar tersebut membutuhkan tenaga pengajar dengan kemampuan yang berbeda. Pada Sekolah Dasar Piton 1 pihak sekolah lebih cenderung membutuhkan tenaga pengajar seni musik sedangkan pada Sekolah Dasar negeri Piton 2 pihak sekolah lebih cenderung membutuhkan tenaga pengajar seni rupa kekurangan untuk pelajaran menggambar.

(20)

2. Kegiatan di Masyarakat

Pada ruang lingkup masyarakat kegiatan berpusat di Kecamatan Punung sebagai tempat koordinasi. Dua jenis kegiatan diatas tentunya memerlukan persiapan, sebagai berikut :

Persiapan Kegiatan di Sekolah

SD Negeri Piton 1 No Hari/ Tanggal Nama Kegiatan Hasil Kegiatan 1. Rabu, 17-08-2013 Koordinasi dengan Kepala Sekolah, beberapa Guru

Pihak sekolah mengharapkan adanya tenaga pengajar di bidang seni musik yaitu musik daerah dan musik nasional. Materi ini sekaligus mengacu pada materi lomba pramuka yang diadakan pada 23Agustus 2014 SD Negeri Piton 2 No Hari/ Tanggal Nama Kegiatan Hasil Kegiatan 1. Rabu, 17-08-2012 Koordinasi dengan Kepala Sekolah, Guru Seni

Pihak sekolah mengharapkan adanya tenaga pengajar di bidang seni rupa yaitu materi menggambar dasar sampai menengah.

Tabel 4: Tahap Persiapan di SD Negeri Piton 1

(21)

a. Persiapan Kegiatan di Masyarakat

Lingkungan Desa Piton No Hari/ Tanggal Nama Kegiatan Hasil Kegiatan 1. Jumat, 21-08-2012 Koordinasi dengan Kepala Desa, untuk pembuatan video profil Desa Piton

Kepala desa berharap mahasiswa dapat membuat video profil Desa Piton , sebagai arsip dan kenang-kenangan.

B. Tahap Pelaksanaan

Pelaksanaan kegiatan dilaksanakan sesuai dengan rancangan program kerja yang telah disepakati ketika koordinasi awal. Rancangan kerja disosialisasikan di Kantor Desa, dan juga dilaksanakan sesuai dengan permintaan dan permohonan pihak masyarakat yang membutuhkan. Tahapan ini adalah tahapan inti dari kegiatan KKN setelah melalui tahapan persiapan dengan masing-masing pihak masyarakat, secara rinci tahap pelaksanaan sebagai berikut :

a. Mengajar Seni Musik SD Negeri Piton 1

No Waktu Bentuk

Kegiatan

Sasaran Indikator

Keberhasilan

1 Sabtu, 4 agustus 2013 Pengenalan materi musik

SD Seluruh siswa dapat menyanyikan lagu namun tidak mengerti isi lagu, pengarang dan cara bernyanyi Tabel 6: Tahap Persiapan di Desa Piton

(22)

b. Mengajar Seni Rupa di SD Negeri Piton 2

No Waktu Bentuk

Kegiatan

Sasaran Indikator

Keberhasilan

1 Setiap hari kamis dan jumat mulai tanggal 4 agustus - 22 agustus 2014 Mengajar menggambar dasar dan menengah SD 80% persen siswa tidak mengerti materi dasar menggambar seperti, arsir, cahaya, dan bentuk dasar. dengan benar. 2

Setiap hari senin dan selasa mulai tanggal 4 agustus - 22 agustus 2014

Mengajar seni musik

SD Seluruh siswa dapat menyanyikan lagu dengan benar, dan ada 8 orang siswa yang memiliki kemampuan lebih guna lomba koor dalam acara lomba pramuka antar Sekolah Dasar Se-Kecamatan Punung

Tabel 7: Tahap Pelaksanaan Mengajar di SD Piton 1

(23)

c. Pembuatan penunjuk arah Goa Dawung-Sendang Pitu

No Waktu Bentuk

Kegiatan

Sasaran Indikator

Keberhasilan

1 21-22 Juli 2014 Pembuatan dan Pemasangan penunjuk arah Goa Dawung Masyarakat dan Wisatawan Wisatawan yang tadinya tidak mengetahui keberadaan Goa sekarang menjadi tahu keberadaan Goa. Tabel 9: Tahap Pelaksanaan Pembuatan Penunjuk Arah Goa

Dawung-Sendang Pitu

d. Pengambilan dan Pembuatan video maupun gambar untuk bahan membuat video profil Desa Piton

No Waktu Bentuk Kegiatan Sasaran Indikator Keberhasilan 1. 11 Agustus - selesai (sesuai dengan kesepakatan antara mahasiswa dan lurah desa, pengerjaan video profil tidak harus selesai saat hari terakhir pelaksanaan KKN) Obeservasi langsung dan proses pengambilan video maupun gambar untuk bahan video profil. Masyarakat Desa Piton dan sekitarnya Selesainya video profil yang sesuai dengan rencana awal.

(24)

C. Kendala yang Dihadapi

Dalam setiap kegiatan tentunya terdapat kendala baik dari segi teknis atau pun nonteknis, kendala yang dihadapi, disikapi dengan memberikan solusi yang tepat, begitu pula dengan kegiatan KKN ini, khususnya mahasiswa sebagai mahasiswa jurusan televisi dan film mempunyai kendala sebagai berikut:

No. Program Kerja Kendala Solusi

1 Mengajar Seni Musik SD Negeri Piton 1

- Siswa siswi yang masih suka bercanda - Mahasiswa hanya

mengerti beberapa lagu

- Jumlah murid yang terlalu banyak

- Mahasiswa dan mahasiswi mengikuti alur belajar siswa yang cenderung meyenangkan namun tidak mengurangi materi yang diajarkan. - Kelas yang digabung menjadi satu. kelas 1, 2, 3 dijadikan satu kelas dan kelas 4, 5, 6, dijadikan satu kelas. 2 Mengajar Seni

Rupa SD Negeri Piton 2

- Siswa siswi yang masih suka bercanda - Sarana belajar kelas

masih menggunakan kapur.

- Jumlah murid yang terlalu banyak

- Mahasiswa dan mahasiswi mengikuti alur belajar siswa yang cenderung meyenangkan namun tidak mengurangi materi yang diajarkan. - Mahasiswa melakukan pengajaran teknik arsiran sebaik

(25)

mungkin

menggunakan kapur. 3 Pembuatan

penunjuk arah Goa Dawung-Sendang Pitu

- Tidak ada kendala -

4 Pembuatan video profil Desa Piton

- Sarana untuk mengedit video profil yang kurang memadai

- Pengerjaan video profil yang memakan waktu cukup lama melihat ukuran sarana dan prasarana

- Mahasiswa dapat

menyelesaikan video profil menggunakan komputer milik pribadi di rumah. - Waktu pengerjaan dapat diselesaikan setelah KKN berakhir.

5 Foto seshion murid SD Negeri Piton 1

- Jauhnya untuk mengafdrukkan foto dan waktu yang sangat terbatas

- Mengedit komputer milik pribadi di rumah dan di afdrukkan di solo. 6 Mendokumentasikan

setiap acara yang ada

- sarana untuk mengedit kurang memadai

Mengedit menggunakan komputer milik pribadi di rumah

(26)

D. Jalannya Kegiatan

Jalannya kegiatan dilaksanakan sesuai dengan jadwal kegiatan dan materi program. Jalannya kegiatan disusun secara sistematis dan fleksibels sesuai dengan permasalahan yang ada di masyarakat. Secara rinci jalannya kegiatan sebagai berikut :

a. Mengajar Seni Musik SD Negeri Piton 1

Materi yang diajarkan pada SD Piton 1 ialah seni musik dan seni rupa dengan materi inti yaitu seni musik. Jadwal pelaksanaan pengajaran ialah setiap hari Senin dan Selasa. Dengan banyaknya siswa siswi dalam pelaksanaan menggunakan sistem pembagian kelas dibagi menjadi dua yaitu satu kelas berisi siswa siswi kelas 1, 2, 3 dan satu kelas lainnya berisi siswa siswi kelas 4, 5, 6. Materi ajar dilakukan bergantian antara hari Senin dan Selasa.

b. Mengajar Seni Rupa SD Negeri Piton 2

Materi yang diajarkan pada SD Piton 2 ialah seni musik dan seni rupa dengan materi inti yaitu seni rupa. Jadwal pelaksanaan pengajaran ialah setiap hari Kamis dan Jumat. Dengan banyaknya siswa siswi dalam pelaksanaan kegiatan menggunakan sistem pembagian kelas dibagi menjadi dua yaitu satu kelas berisi siswa siswi kelas 1, 2, 3 dan satu kelas lainnya berisi siswa siswi kelas 4, 5, 6. Materi ajar dilakukan bergantian antara hari Kamis dan Jumat.

c. Pembuatan penunjuk arah Goa Dawung-Sendang Pitu

Pembuatan penunjuk arah dilakukan oleh semua anggota KKN kelompok 06. Menggunakan penunjuk berbahan kayu dan diolah sedemikian rupa agar

(27)

terlihat menarik lalu dipasang di sepanjang jalan menuju Goa Dawung. Proses pembuatan dilakukan di pos KKN Desa Piton.

d. Pembuatan video profil Desa Piton

video profil desa adalah video yang berisi tentang keadaan Desa Piton, guna untuk mempromosikan Desa Piton kepada masyarakat sekitar . Di lakukan oleh mahasiswa sendiri dengan batas waktu yang belum ditentukan sesuai kesepakatan antara mahasiswa dan lurah desa. Proses pengerjaannya ialah observasi langsung, pengambilan video maupun gambar yang ada di Desa Piton, lalu mulai pengerjaan editing video.

f. Dokumentasi Kegiatan

Dokumentasi ialah pendokumentasian lewat video maupun foto guna untuk mengingatkan dengan kegiatan yang telah dilakukan. Program kerja ini dilakukan agar semua anggota, kepala desa maupun masyarakat sekitar teringat dengan kegiatan yang telah dibuat oleh mahasiswa selama KKN di Desa Piton , Kecamatan Punung , Kabupaten Pacitan berlangsung.

E. Waktu Kegiatan

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) tahun 2014 berlangsung selama satu bulan yang bertepatan dengan even Ramadhan dan HUT RI ke-69. Waktu pelaksanaan kegiatan dimulai dari tanggal 14 Juli 2014 sampai tanggal 24 Juli 2014, kemudian libur lebaran mulai tanggal 25 Juli sampai dengan 3 Agustus 2014, dan kegiatan KKN berlanjut kembali tanggal 4-22 Agustus 2014.

(28)

BAB III

HASIL KEGIATAN

Kegiatan KKN dilakukan selama satu bulan yaitu dari tanggal 16 Juli – 22 Agustus 2014 yang bertempat di Desa Piton, Kecamatan Punung, Kabupaten Pacitan. Desa Piton merupakan daerah yang memiliki potensi yang cukup menarik perlu didorong untuk dikembangkan dibidang wisata, kesenian, perdagangan, dan alam. Potensi yang terdapat di Desa Piton, dengan ada program kerja KKN Fakultas Seni Rupa dan Desain ISI Surakarta khususnya Program Studi Televisi dan Film mendorong, memotivasi untuk mewujudkan keberadaan Seni Budaya yang ada sebagai berikut:

a. Hasil dan Analisa Pembahasan

Program kegiatan yang telah disusun serta dilaksanakan oleh mahasiswa sebagai peserta KKN Institut Seni Indonesia Surakarta Program Studi Televisi dan Film, Jurusan Seni Media Rekam, Fakultas Seni Rupa dan Desain, menghasilkan beberapa bentuk nyata pengaplikasian kompetensi mahasiswa seni pada masyarakat Desa Piton. Hal ini dapat dilihat dari hasil yang telah dicapai sesuai dengan ranah kajian karya yang dioptimalkan kepada pengembangan pengetahuan serta apresiasi seni visual yang mampu bersinergi dengan kesenian dan budaya yang terdapat di masyarakat. Hasil dan bentuk nyata pengaplikasian tersebut adalah sebagai berikut :

(29)

a. 1. Mengajar Seni Musik SD Negeri Piton 1

Pengajaran seni musik di SD Negeri Piton 1 ialah seluruh siswa mengetahui dan dapat menyanyikan lagu nasional Indonesia Raya dengan baik dan benar. Hasil dari pelatihan 8 siswi dapat menyanyikan lagu dengan lebih baik, karena di latih secara intensif dengan tujuan mengikuti lomba paduan suara.

a. 2. Mengajar Seni Rupa SD Negeri Piton 2

Pengajaran seni rupa di SD Negeri Piton 2 ialah seluruh siswa dapat mengenal teknik dasar menggambar. Hasil dari proses pelajaran siswa secara umum dapat menggambar sesuai teknik yang diajarkan.

a. 3. Pembuatan penunjuk arah Goa Dawung-Sendang Pitu

Pemasangan penunjuk arah dinilai berhasil sesuai pernyatan lurah Desa Piton yaitu pengunjung Goa Dawung telah mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya.

a. 4. Pembuatan Video Profil Desa Piton

Video Profil Desa Piton sudah dikerjakan kurang lebih 50% belum jadi. Di dalam 50% tersebut sudah mencangkup seluruh ide dari mahasiswa dan Lurah Desa dan 50% lainnya dalam proses revisi dan mempercantik video yang sudah ada. Untuk sementara hasil video telah diserahkan kepada Lurah Desa namun sampai laporan dibuat proses pengerjaan masih dikerjakan demi hasil yang maksimal.

(30)

a. 5. Dokumentasi Kegiatan

Mendokumentasikan seluruh kegiatan yang telah dilakukan KKN di Desa Piton, Kecamatan Punung, Kabupaten Pacitan berlangsung guna untuk mengkoreksi kegiatan yang telah dilakukan selama ini. Selain itu juga salah satu sebagai kenang-kenangan dan bekal kegiatan yang telah dilakukan.

b. Evaluasi

Program kerja yang telah dirancang dan dilaksanakan sesuai dengan prosedur kegiatan KKN ISI Surakarta 2014. Pelaksanaan kegiatan sejalan dengan ranah disiplin ilmu Program Studi Televisi dan Film. Berbagai pertimbangan dan planing serta perencanaan yang berhasil disusun dan dilaksanakan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. Kegiatan KKN yang telah dilaksanakan tidak luput dari kekurangan dan ketidaksempurnaan, disebabkan oleh beberapa factor baik intern maupun ekstern. Kurangnya rasa disiplin(intern) dan dukungan dari masyarakat(ekstern). Sebagai bahan evaluasi untuk kegiatan yang lebih baik kedepannya, factor-faktor tersebut dipaparkan sebagai berikut :

1. Kurangnya masa observasi, sehingga terjadi kesalah pahaman pada masyarakat yang berakibat kurang terbentuk kedekatan secara emosional dengan lingkungan setempat.

2. Kurang terciptanya rasa disiplin dan kesadaran diri beberapa anggota posko sehingga menyebabkan kerugian dan ketidaknyamanan dalam bekerja dalam satu posko.

(31)

3. Belum pemerataan pembagian mahasiswa dalam satu posko, tidak adanya mahasiswa dari Program Studi Pedalangan dalam posko kami, padahal banyak lapisan masyarakat yang menanyakan tentang disiplin ilmu program studi tersebut.

4. Kurangnya dukungan dari masyarakat yang mengakibatkan tidak berjalannya satu program kerja yaitu pelatihan bersama masyarakat. hambatan yang kami dapatkan, kegiatan ini tidak lepas dari keberhasilan dan kesuksesan berkat anugerah dari Allah SWT serta seluruh pihak yang telah membantu dan mendukung penuh demi kelancaran kegiatan KKN ini.

(32)

BAB IV

PENUTUP

a. Kesimpulan

Kuliah Kerja Nyata atau KKN yang merupakan salah satu mata kuliah wajib yang harus ditempuh oleh seluruh mahasiswa Institut Seni Indonesia Surakarta dimulai dari periode angkatan 2008. Peserta KKN Fakultas Seni Rupa Dan Desain pada posko 6 Desa Piton, Kecamatan Punung, Kabupaten Pacitan terdiri dari Program Studi Televisi dan Film, Seni Rupa Murni, Desain Interior, Seni Tari, Seni Karawitan, Etnomusikologi. Melihat kegiatan yang dilakukan mulai dari tanggal 16 Juli 2014 – 22 Agustus 2014 proses peserta KKN lebih banyak dilakukan untuk membantu masyarakat Desa Piton dan sekolah dasar untuk kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) Indonesia yang diadakan oleh Desa Piton.

Kegiatan tersebut dilakukan oleh peserta KKN dengan semaksimal mungkin sehingga proses dapat dilakukan tepat waktu dan sesuai kesepakatan. Koordinasi dan kerjasama dari semua pihak ketika berproses menjadikan segala masalah yang terjadi dapat diselesaikan bersama tidak semata-mata semua dilimpahkan kepada peserta KKN. Terdapat diskusi untuk memberikan saran dan kritik, sehingga komunikasi dua arah terjadi. Hal tersebut menjadikan peserta KKN belajar dari masyarakat maupun tenaga pendidik di Desa Piton mengenai pola kerja maupun proses teknis.

(33)

Sedikitnya waktu KKN dan banyaknya program kerja yang dibuat oleh peserta KKN melakukan evaluasi dan mendiskusikan lagi mengenai program yang akan dilakukan. Fokus sasaran menjadi diskusi yang utama berbagai solusi sudah dipertimbangkan sebelumnya. Harapan ingin memberikan ilmu yang telah di dapat peserta KKN selama di perkuliahan lebih difokuskan kepada SD Negeri Piton 1 dan SD Negeri Piton 2. Dalam proses peserta KKN lebih sering menggunakan diskusi dan partisipan agar antara peserta KKN dan masyarakat maupun siswa terjalin komunikasi yang baik, sehingga segala permasalahan yang muncul dapat dipecahkan bersama-sama dan menghasilkan solusi saat itu juga.

Program bersama terakhir ditutup pada saat pelepasan mahasiswa KKN di seluruh Kecamatan Punung dengan mengadakan pentas seni dan screening, berjalan lancar dengan konsep display yang sederhana tetapi tujuan dari pameran maupun screening dapat terwujud untuk kembali menciptakan suasana di Desa Piton. Berbagai program kerja mahasiswa Fakultas Seni Rupa dan Desain yang dilaksanakan dan proses membantu masyarakat maupun sekolah-sekolah yang ada di Desa Piton. Kegiatan tersebut dapat berjalan atas kerjasama yang baik dari tim Fakultas Seni Rupa dan Desain dan Fakultas Seni Pertunjukan, rekan-rekan KKN posko 6, instasi pemerintahan Desa Piton, masyarakat Desa Piton, dan lembaga pendidikan di Desa Piton. Hal tersebut terjadi, karena diantara dua belah pihak saling membutuhkan, memiliki semangat yang sama, menerima satu sama lain, sehingga suasana dan kondisi

(34)

dalam proses KKN mampu tercipta suasana yang menyenangkan dalam berproses khususnya dibidang seni dan budaya.

b. Saran

1. Mahasiswa yang belum menempuh KKN

 Mempersiapkan diri baik jasmani dan rohani untuk menerima segala hal yang terjadi ketika di tempat KKN.

 Siap bekerja tim baik dengan satu posko, posko yang lain, instansi pemerintahan yang terkait maupun masyarakat.

 Mempersiapkan tim posko dengan semaksimal mungkin sebelum terjun ke lapangan baik melalui perencanaan program bayangan terlebih dahulu, diskusi-diskusi kecil untuk memperat perkenalan dan menyatukan visi nantinya.

2. Dosen Pembimbing Lapangan

 Melakukan survey ulang sebelum menerjukan peserta KKN ke lapangan.

(35)

3. Panitia Kuliah Kerja Nyata

 Mempersiapkan pembekalan yang lebih lama dengan memperpanjang waktu agar peserta KKN benar-benar siap dan memahami lokasi KKN nantinya.

 Memberi penjelasan draf pembiayaan lebih rinci diawal pembayaran.

4. Institut Seni Indonesia Surakarta

 Mempertimbangkan program KKN pada penjadwalan pelaksanaan tahun depan.

(36)

DAFTAR PUSTAKA

Ezra Zefanya itumorang. 2013. Laporan Kuliah Kerja Nyata Kelurahan Sidoharjo Kecamatan Pacitan Kabupaten Pacitan. Surakarta: Institut Seni Indonesia Surakarta.

Institut Seni Indonesia Surakarta. 2014. Panduan Kuliah Kerja Nyata. Surakarta: ISI Surakarta.

Surachmad, Winarno. 1976. Metodologi Pengajaran Nasional. Bandung: C.V. Jemmars.

(37)

LAMPIRAN

No. Hari/Tanggal Waktu Keterangan

1. Rabu, 16 Juli 2014 - 06.00 WIB - 09.30 WIB - 13.00 WIB - 20.00 WIB - 22.00WIB

- pemberangkatan peserta KKN oleh Rektor ISI Surakarta

- tiba di Kabupaten Pacitan, serah terima peserta KKN kepada Bupati Pacitan

- tiba di Kelurahan Piton, serah terima peserta KKN kepada Kepala Desa Piton - berpartisipasi dalam tahlil mengenang mertua Fitri Yoko Kepala Desa Piton - rapat koordinasi kelompok

2. Kamis, 17 Juli 2014 - 10.00 WIB - 11.00 WIB - 15.00 WIB - 22.00 WIB

- mengunjungi SD Piton I untuk koordinasi rencana kerja

- observasi tempat wisata Goa Dawung, Kelurahan Piton

- bergabung dengan remaja Desa Piton latihan tari untuk halal bihalal

- rapat evaluasi kelompok 3. Jum’at,

18 Juli 2014

- 15.00 WIB - membuat papan nama posko KKN 6 Desa Piton

4. Sabtu, 19 Juli 2014

- 10.00 WIB

-15.00 WIB

- mengunjungi SD Piton 2 untuk koordinasi rencana kerja

(38)

latihan tari untuk halal bihalal 5. Minggu, 20 Juli 2014 - 14.30 WIB - 16.00 WIB - 22.00 WIB

- bergabung dengan remaja Desa Piton latihan tari untuk halal bihalal

- jalan-jalan menuju Goa Gong

- rapat evaluasi dan koordinasi hasil kegiatan 6. Senin, 21 Juli 2014 - 09.00 WIB - 11.00 WIB - 12.00 WIB

- mengajar murid SD Piton I

- latihan tari remaja Desa Piton untuk halal bihalal

- membuat papan penunjuk arah wisata Goa Dawung

7. Selasa, 22 Juli 2014

- 10.00 WIB

- 20.00 WIB

- memasang papan penunjuk arah wisata Goa Dawung

- ikut serta dalam pelatihan Ganong di balai desa untuk acara halal bihalal 8. Rabu,

23 Juli 2014

- 11.00 WIB - wisata pantai pacitan bersama dengan pak lurah

9. Minggu, 3 Agustus 2014

- 19.30 WIB

- 22.00 WIB

- berpartisipasi dalam latihan rontek di Krajan Tengah, Punung

- breafing kelompok 10. Senin,

4 Agustus 2014

-07.30 WIB

- 10.00WIB

-halal bihalal di SD Piton I dan melanjutkan koordinasi kerja

- halal bihalal di SD Piton II dan melanjutkan koordinasi kerja

(39)

- 18.30 WIB

- 19.30 WIB

- berkunjung ke posko KKN yang bertempat di Desa Punung

- berpartisipasi dalam latihan rontek di Krajan Tengah, Punung

11. Selasa,

5 Agustus 2014

-08.00 WIB

- 18.00 WIB

-mengajar kelas 4,5,6 SD Piton I bersama rekan KKN

- ikut serta latihan tari Remo di Desa Punung 12. Rabu, 6 Agustus 2014 -08.00 WIB - 18.30 WIB - 19.00 WIB

-mengajar SD Piton I bersama rekan KKN

- berkunjung ke posko Desa Mantren - berpartisipasi dalam latihan karawitan dan tari di Dusun Larangan, Desa Mantren

13. Kamis,

7 Agustus 2014

-08.00 WIB

- 12.00 WIB

-mengajar SD Piton II bersama rekan KKN

- berkunjung ke posko KKN yang bertempat di Desa Punung, dan Desa Mantren

14. Jum’at,

8 Agustus 2014

-09.00 WIB

- 11.00 WIB

- mengajar SD Piton II bersama rekan KKN

- rapat koordinasi kelompok KKN se-Kecamatan Punung di posko Desa Sooka

15. Sabtu,

9 Agustus 2014

-13.30 WIB - ikut mengajar tari murid-murid SD Piton I

(40)

- 19.30 WIB - Gladi Resik Rontek dalam acara Festival rontek di Kecamatan Punung 16. Minggu,

10 Agustus 2014

- 08.00 WIB

- 18.30 WIB

- berkunjung ke Desa Cokrokembang, Kecamatan Ngadirojo

- Mengikuti acara dan mendokumentasikan acara Festival Rontek di Kecamatan Punung

16. Senin,

11 Agustus 2014

-08.00 WIB

- 16.30 WIB

- 23.00 WIB

- mengajar SD Piton I bersama rekan KKN

- mengambil gambar sunset untuk bahan membuat video profil

- mengambil video bulan 17. Selasa,

12 agustus 2014

-08.00 WIB

- 15.30 WIB

- mengajar SD Piton I bersama rekan KKN

- mengambil gambar dan video Goa Dawung dan kegiatan warga desa 18. Rabu,

13 Agustus 2014

- 09.00 WIB

- 11.00 WIB -19.00 WIB

- mengambil video tanaman bonsai guna potensi Desa Piton

- membantu mengecat pagar balai desa - acara pentas hiburan dan mendokumentasikan

19. Kamis,

14 Agustus 2014

-08.00 WIB

-11.00 WIB

- mengajar SD Piton II bersama rekan KKN

- berkunjung ke posko KKN dan Goa Tabuhan yang bertempat di Desa

(41)

Wareng 20. Jum’at, 15 Agustus 2014 -08.00 WIB -10.00 WIB -19.00 WIB

- mengajar kelas 1,2,3 SD Piton II - bersih-bersih kamar

- wisata batu akik bersama pak lurah 21. Sabtu,

16 Agustus 2014

- 14.00 WIB

-15.00 WIB

- latihan rontek bersama peserta KKN kecamatan Punung untuk perpisahan - Gladi Bersih tari anak-anak SD Piton I di lapangan Desa Piton

- lanjut latihan rontek KKN 22. Minggu, 17 Agustus 2014 - 08.00 WIB - 08.30 WIB - 10.00 WIB - 14.00 WIB - 19.00 WIB

- foto seshion murid SD peserta tari - dokumentasi senam ibu warga Desa Piton

- upacara 17 Agustus Kemerdekaan RI ke-69

- Latihan Rontek

- menghadiri undangan 7bulanan di rumah Pak Miskun

23. Senin,

18Agustus 2014

-08.00 WIB

- 14.00 WIB

- mengajar SD Piton 1 bersama rekan KKN - latihan rontek KKN 24. Selasa, 19 Agustus 2014 -08.00 WIB - 15.00 WIB - 19.00 WIB

- mengajar SD Piton 1 bersama rekan KKN

- gladi bersih rontek KKN

- acara pentas akhir KKN dan Screening Film

(42)

25. Rabu,

20 Agustus 2014

-10.00 WIB - berkunjung ke tempat wisata bersama Bpk dan Ibu lurah

26. Kamis,

21 Agustus 2014

-10.00 WIB - kenang pamit kepada Bpk dan Ibu guru beserta anak-anak SD Piton I dan SD Piton II

27. Jum’at,

22 Agustus 2014

-07.00 WIB

-09.00 WIB

- penjemputan peserta KKN oleh DPL - penutupan dan penyerahan kembali peserta KKN oleh Bupati kepada Rektor ISI Ska

(43)

FOTO-FOTO

Gambar 01. Halal Bihalal di SD N PITON 01

(44)

Gambar 03. Pengambilan bahan video profil Desa Piton

(45)

Gambar 05. Foto bersama seusai mengajar

Gambar 06. Mendokumentasikan acara gebyar HUT RI ke-69 di lapangan Kecamatan Punung

(46)

Gambar 07. Kunjungan ke Goa Tabuhan

(47)

Gambar 09. Upacara HUT RI ke-69

(48)

Gambar 11. Secreening film acara Perpisahan KKN Kecamatan Punung

(49)

Gambar 13. Touring bersama Keluarga Piton

(50)

Gambar 15. Perpisahan dengan Guru SDN PITON 01

(51)

Gambar 17. Perpisahan dengan Guru SDN PITON 02

Referensi

Garis besar

Dokumen terkait

Dalam metode eksperimen harus ada faktor yang dicobakan, dalam hal ini faktor yang dicobakan dan merupakan variable bebas adalah latihan fleksibilitas melalui kayang

Untuk mengetahui hubungan antara pendapatan anak terhadap kemampuan fisik yang mereka miliki dengan keterampilan gerak yang sebenarnya bagi anak usia 5-7 tahun dengan

Berdasarkan uraian diatas dalam rangka mengetahui potensi keanekaragaman hayati tanah pada lahan reklamasi tambang batu bara, maka penelitian mengenai inventarisasi

Perkiraan biaya perangkat lunak menggunakan Intermediate COCOMO yang digunakan sebagai nilai input adalah kategori kelima belas CD sehingga akan menghasilkan biaya perkiraan

Bantuan akan dikelola oleh timlpanitia yang ditunjuk oleh pimpinan pontren. Timlkepanitiaan akan bekerja memanfaatkan dan rnempertanggungiawabkan bantuan pogram

Dari hasil wawancara yang penulis lakukan, diperoleh data bahwa Bapak.. Mulkani,S.Ag melaksanakan ulangan harian setiap selesai satu atau dua

Banyak inovasi baru yang dilakukan oleh public relations PT Pos Indonesia untuk mendekatkan kembali produk jasa PT Pos Indonesia kepada masyarakat luas,

Tarigan (2009:243) bahwa dalam penerapan pendekatan komunikatif, praktek lisan setiap ucapan dengan menggunakan teknik drill atau pengulangan.dengan menceritakan