iv
RIWAYAT HIDUP
Penulis dilahirkan di Denpasar, Bali, pada tanggal 20 oktober 1994. Penulis merupakan anak pertama dari pasangan Bapak I Nyoman Ludra dan Ni Nyoman Samiasih. Penulis pindah ke Timika, Papua pada tahun 1997 dan besar disana selama delapan tahun.
Tahun 1999 sampai 2004 penulis menempuh pendidikan sekolah dasar di SDK YPPK Tigaraja, Timika, Papua. Penulis lalu pindah ke Bali pada tahun 2005 dan menjalani semester akhir sekolah dasar di SDN 1 Padangsambian yang kemudian lulus di tahun yang sama dan di sekolah dasar yang sama. Pada tahun 2005 sampai 2008 penulis menempuh pendidikan sekolah menengah pertama di SMPN 4 Denpasar. Kemudian melanjutkan pendidikan sekolah menengah atas di SMAN 1 Kuta Utara dan lulus pada tahun 2011.
Tahun 2011 penulis diterima sebagai mahasiswi di Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). Selama menjalani masa kuliah di FKH UNUD, penulis juga aktif dalam organisasi kemahasiswaan intern kampus yaitu BEM FKH UNUD pada periode 2012-2013, 2013-2014 dan 2014-2015. Pada tahun 2015 penulis melakukan penelitian di laboratorium Biomedik FKH UNUD tentang parvovirus anjing dengan judul “Tingkat Deteksi Parvovirus Anjing di Organ Jantung dan Usus Halus pada Infeksi Lapangan”, untuk memperoleh gelar Sarjana Kedokteran Hewan di Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana.
v ABSTRAK
TINGKAT DETEKSI PARVOVIRUS ANJING DI ORGAN JANTUNG DAN USUS HALUS PADA INFEKSI LAPANGAN
Parvovirus anjing merupakan virus yang menyerang anak anjing yang berumur kurang dari 6 bulan, tetapi dapat juga menyerang yang lebih tua. Target utama parvovirus anjing adalah sel-sel jantung dan kripta usus halus. Data tentang titer virus parvo pada kedua organ itu tak tersedia. Penelitian bertujuan untuk mengetahui tingkat deteksi parvovirus anjing pada infeksi lapangan dalam organ jantung dan usus halus yang akan diskor berdasarkan hasil polymerase chain reaction (PCR).
Obyek penelitian yang digunakan adalah spesimen jantung dan usus halus dari lima ekor anjing infeksi lapangan. Penelitian ini menggunakan rancangan komparatif eksperimental. Isolasi DNA dilakukan dengan DNA isolation kit (Invitrogen) dan diamplifikasi menggunakan teknik PCR. Hasil PCR kemudian akan diskoring dan dianalisis menggunakan uji t tidak berpasangan.
Frekuensi positif menunjukan perbandingan jumlah pita positif adalah 3:5 untuk jantung dan 4:5 untuk usus halus. Hal ini berarti parvovirus lebih mudah dideteksi pada usus halus dibanding dengan jantung. Akan tetapi, rerata skor pita PCR dari organ usus dan jantung masing-masing adalah 3.2 (± 0.97) dan 1.4 (± 0.75) dan secara statistik tidak berbeda nyata (P>0.05).
vi ABSTRACT
DETECTION LEVEL OF CANINE PARVOVIRUS IN MYOCARDIUM AND SMALL INTESTINE ON THE FIELD INFECTION
Canine parvovirus (CPV) is a virus that attacks puppies, mostly under 6 months old. The main targets of CPV are myocardium and crypts of intestine. Knowledge on the CPV titer in both organs is not available especially in Indonesia. The study aims to determine the detection level of CPV in myocardium and intestine in field infection that will be scored based on the results of polymerase chain reaction (PCR). Object of this research are myocardium and small intestine specimens of five field CPV infection. This study uses comparative experimental design. Isolation of DNA was carried out using DNA isolation kit (Invitrogen) and amplified using PCR techniques. The PCR result was scored and analyzed using unpaired t test. The result shows that the infection rate with small intestine (4/5) was higher than myocardium (3/5), however, the average PCR band score of small intestine (3.2 ± 0.97) was statistically not different (P>0.05) than that in myocardium (1.4 ± 0.75).
Keywords: detection level, canine parvovirus, myocardium, small intestine, field infection
vii
UCAPAN TERIMAKASIH
Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas berkat dan rahmat-Nya penulis dapat menyelesaikan skripsi dengan judul “Tingkat Deteksi Parvovirus Anjing di Organ Jantung dan Usus Halus pada Infeksi Lapangan”.
Penulis menyadari bahwa dalam menyelesaikan skripsi ini banyak bantuan, bimbingan, dan petunjuk dari berbagai pihak, sehingga pada kesempatan yang berharga dan langka ini penulis ingin menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada :
1. Bapak Dr. drh. I Nyoman Adi Suratma, MP selaku dekan Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Udayana
2. Bapak Prof. Dr. drh. I Gusti Ngurah Kade Mahardika dan Ibu Dr. drh. I Gusti Ayu Agung Suartini, M.Si, selaku pembimbing I dan II yang telah meluangkan waktu, tenaga, dan perhatian dalam memberikan bimbingan serta petunjuk selama persiapan penelitian, penelitian, dan sampai skripsi ini bisa penulis selesaikan
3. Ibu Prof. Dr. drh. Gusti Ayu Yuniati Kencana, MP, Bapak Dr. drh. Ida Bagus Kade Suardana, M.Si, dan Bapak drh. I Putu Gede Yudhi Arjentinia, S.Kh, M.Si, selaku penguji I, II, dan III yang sudah meluangkan waktu dan pemikiran dalam menguji skripsi ini sehingga tercapai hasil yang baik
4. Bapak Dr. drh. I Nengah Kerta Besung, M.Si selaku pembimbing akademik yang sudah meluangkan waktu untuk membimbing dan memberi dukungan kepada penulis selama menempuh ilmu di Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana
5. Kepada para staf dosen pengajar, para pegawai tata usaha, para pegawai, dan seluruh civitas akademika FKH UNUD, atas bantuannya yang diberikan pada saat perkuliahan, kegiatan kemahasiswaan, serta kelancaran administrasi dalam penyusunan skripsi ini
6. Kedua orangtua saya Bapak drh. I Nyoman Ludra, MP dan Ibu Ni Nyoman Samiasih yang telah mendukung baik secara moril maupun materiil Terimakasih
viii
juga atas doa dan semangat yang terus diberikan semenjak kanak-kanak hingga penulis bisa menyelesaikan skripsi ini
7. Kedua adik saya Made Indah Prayascita Dewi dan Nyoman Bagus Rama Kinandana dalam perannya memberikan dukungan dan menemani saya selama proses menulis skripsi ini
8. Sahabat-sahabat cantik saya, Ayu Widya Nareswari, Ni Made Dwi Indahyani, A.A. Istri Trisna Jiwani Lestari, dan R.R. Chandra Gita S.P. yang selalu membantu, menghibur, memberi semangat, dan memberi dukungan selama penulis berkuliah di FKH UNUD serta kontribusinya dalam membantu menyusun skripsi ini
9. Sahabat-sahabat ganteng saya, I Kadek Widada Asmara, I.B. Gde Rama Wisesa, Kadek Wijaya Kusuma, Made Dwicky Widya Iswara dan A.A. Raka Pramasudha yang selalu membantu, menghibur, memberi semangat, dan memberi dukungan selama penulis berkuliah di FKH UNUD serta kontribusinya dalam membantu menyusun skripsi ini
10. Teman-teman “FKH 11 A” Ni Luh Sri Sundari Rahayu, S.Kh, Niluh Putu Kusuma Clara Dewinda, Komang Gita Permana, I Made Hermadi Putra, I Wayan Dwika Pratama, Eugene Marcy Lapik, Arista Novi Sandra, Elti Febilani, Noviriolla Maria dan teman-teman lain yang tidak bisa disebut satu per satu, terimakasih untuk kebersamaannya yang berharga selama empat tahun ini 11. Teman-teman bimbingan Bapak Dr. drh. I Nengah Kerta Besung, M.Si, Elsa
Hidayati, Irma Rozalina, Cyrilus Jefferson Bour, Agar Septiono Widodo, dan Bina Ichsantya yang telah menemani penulis dalam bimbingan selama empat tahun ini
12. Teman-teman angkatan 2011 kelas B yang tidak bisa penulis sebutkan satu per satu atas bantuannya selama penulis berkuliah di FKH UNUD
13. Teman-teman Senat Mahasiswa (BEM, BPM, LPM SS) yang selalu membantu penulis selama menjalani kegiatan kemahasiswaan
14. Staf Laboratorium Biomedik FKH UNUD, drh. Ni Made Ritha Krisna Dewi, M.Si dan drh. Ni Putu Sutrisna Dewi, S.Kh, yang telah membantu penulis selama
ix
menyusun proposal penelitian, selama penelitian hingga penulis mendapatkan hasil yang diinginkan
15. Teman-teman PPDH FKH UNUD yang telah dengan suka rela memberikan sampelnya untuk penulis uji ulang,
16. Serta semua pihak yang telah membantu penulis dalam menyusun skripsi ini, yang penulis tidak bisa sebutkan satu per satu.
Denpasar, 7 Juli 2015
x DAFTAR ISI Halaman HALAMAN JUDUL ... i HALAMAN PENGESAHAN ... ii RIWAYAT HIDUP ... iv ABSTRAK ... v ABSTRACT ... vi
UCAPAN TERIMA KASIH ... vii
DAFTAR ISI ... x
DAFTAR GAMBAR ... xii
DAFTAR TABEL ... xiii
DAFTAR LAMPIRAN ... xiv
BAB I PENDAHULUAN 1.1.Latar Belakang ... 1
1.2.Rumusan Masalah ... 2
1.3.Tujuan Penelitian ... 3
1.4.Manfaat Penelitian ... 3
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Klinis, Epidemiologi, dan Patologi Parvovirus ... 4
2.2. Virologi Parvovirus ... 5
2.3. Organ Predileksi Parvovirus ... 5
2.4. Kultivasi dan Serologi ... 6
2.5. Polymerase Chain Reaction (PCR) ... 7
2.6. Kerangka Konsep ... 8
2.7. Hipotesis ... 10
BAB III MATERI DAN METODE 3.1. Materi Penelitian ... 11 3.1.1. Obyek Penelitian... 11 3.1.2. Bahan Penelitian ... 11 3.1.3 Alat Penelitian ... 11 3.2. Rancangan Penelitian ... 12 3.3. Variabel Penelitian ... 12 3.3.1. Variabel Bebas ... 12 3.3.2. Variabel Tergantung ... 12
3.4. Cara Pengumpulan Data ... 13
3.5. Prosedur Penelitian ... 13
3.5.1. Isolasi DNA ... 13
3.5.2. Uji PCR... 14
3.5.3. Elektroforesis ... 15
3.6. Analisis Data... 15
3.7. Lokasi dan Waktu Penelitian ... 16
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1. Hasil Penelitian... 17
4.2. Pembahasan ... 19
xi BAB V SIMPULAN DAN SARAN
5.1. Simpulan ... 22 5.2. Saran ... 22 DAFTAR PUSTAKA ... 23
xii
DAFTAR GAMBAR
Gambar 2.1. Bagan kerangka konsep dan keterangannya... 9
Gambar 3.1. Bagan rancangan penelitian... 12
Gambar 4.1. Standar penentuan tebalnya pita ... 17
xiii
DAFTAR TABEL
Tabel 4.1. Hasil skoring pita PCR... 18 Tabel 4.2. Data anamnesa lima ekor anjing sampel ... 19
xiv
DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran 1. Pengukuran sampel menggunakan pangkal tips biru
berdiameter satu sentimeter... 26 Lampiran 2. Pelaksanaan isolasi DNA... 27 Lampiran 3. Hasil perhitungan uji t tidak berpasangan menggunakan