• Tidak ada hasil yang ditemukan

Capital market research / penelitian pasar modal

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Capital market research / penelitian pasar modal"

Copied!
25
0
0

Teks penuh

(1)

Capital Market

Capital Market

Research

Research

Mata Kuliah Teori Akuntansi

Mata Kuliah Teori Akuntansi

(2)

BAB I BAB I

PENDAHULUAN PENDAHULUAN

A.

A. LALATTAR BELAKAAR BELAKANGNG  T

 Teori eori akuntansi akuntansi digunakan digunakan sebagai sebagai landasan landasan untuk untuk memecahkanmemecahkan masalah-masalah akuntansi secara beralasan dan bernalar dengan etis dan masalah-masalah akuntansi secara beralasan dan bernalar dengan etis dan il

ilmiamiah h sehsehingingga ga dapdapat at dipdipertertangganggungungjawjawabkabkan. an. DenDengan gan teoteori ri akakuntuntansansi,i, masarakat akan memandang suatu permasalahan secara luas dan tanpa masarakat akan memandang suatu permasalahan secara luas dan tanpa adana dengan teori ang melandasi maka praktik akuntansi ang baik tidak adana dengan teori ang melandasi maka praktik akuntansi ang baik tidak dapat terlaksana.

dapat terlaksana. Dal

Dalam am perperkekembambangangannnna, a, dikdikenaenal l teoteori ri akakuntuntansansi i pospositiiti!!. . TTeoreori i iniini ber

berusahusaha a untuntuk uk menmenjeljelaskaskan an !en!enomeomena na akakuntuntansi ansi anang g diadiamatmati i dendengangan me

mencancari ri alaalasan san bahbahwa wa perperististiwa iwa terterjadjadi. i. "ni "ni berberbedbeda a dardari i teoteori ri desdeskrikriptipti!,!, a

ang ng beber!r!okokus us hahanna a papada da pepeririststiwiwa a memengnggamgambabarkrkanan, , dadan n dadari ri teteororii no

norrmmatati!i!, , anang g mmeengngatatur ur apapa a anang g haharrus us teterrjjadadi. i. MiMilltoton n ##rrieiedmdmanan memperjuangkan teori positi! di bidang ekonomi. Dia menatakan bahwa$ memperjuangkan teori positi! di bidang ekonomi. Dia menatakan bahwa$  T

 Tujuan ujuan akhir akhir ilmu ilmu positi! positi! adalah adalah perkemperkembangan bangan %teori %teori &atau' &atau' hipotesis hipotesis &ang&ang me

menghnghasiasilklkan an (al(alid id dan dan berbermakmakna na )a)aitu itu tidtidak ak trutruististic* ic* prprediediksi ksi tententantangg !enomena ang belum diamati.

!enomena ang belum diamati. +am

+ama a halhalna na dendengan gan panpandangdangan an ##rieriedmadman, n, watwatts ts dan dan iimmemmermrmanan a

ang ng memennatatakakan an babahwhwa a tutujujuan an teteorori i akakununtatansnsi i poposisititi! ! adadalalah ah ununtutukk menjelaskan dan memprediksi praktik akuntansi berarti memberikan alasan menjelaskan dan memprediksi praktik akuntansi berarti memberikan alasan untuk praktek diamati. Teori akuntansi positi! ini digunakan untuk untuk praktek diamati. Teori akuntansi positi! ini digunakan untuk penelitian-penelitian di bidang pasar modal. enelitian pasar modal membahas tentang penelitian di bidang pasar modal. enelitian pasar modal membahas tentang pengaruh in!ormasi akuntansi terhadap harga saham. Dengan mempelajari pengaruh in!ormasi akuntansi terhadap harga saham. Dengan mempelajari teo

teori ri iniini, , makmaka a dapdapat at dikdiketaetahui hui bagabagaimimana ana harharga ga sahsaham am berberubaubah h akiakibatbat adana in!ormasi.

adana in!ormasi. er

erdasardasarkan kan berbberbagai agai penelpenelitian itian empiempiris ris ang ang dilakdilakukan, ukan, sebagsebagaianaian be

besasar r mmenenatatakakan an bbahahwa wa iin!n!orormmasasi i lalaba ba aakkununtatannsi si mmeengnganandudungng in!or

in!ormastimastionon content content   sehingga dapat digunakan untuk memprediksi harga  sehingga dapat digunakan untuk memprediksi harga sa

sahaham. m. /n/ntutuk k ititu, u, papada da mamakkalalah ah inini, i, kakami mi beberurusasaha ha ununtutuk k memendndalalamamii berbagai in!ormasi ang kami sajikan.

(3)

B. RUMUSAN MASALAH

erdasarkan sumber ang kami gunakan sebagai rujukan0re!erensi, maka rumusan masalah ang dapat dibahas adalah sebagai berikut.

1. agaimanakah 1lsa!at akuntansi positi!2 2. agaimanakah kekuatan dari teori positi!2 3. Apa saja ruang lingkup akuntansi positi!2

4. agaimanakah penelitian pasar modal dan hipotesis pasar e1sien2 5. Apakah dampak dari pengumuman laba akuntansi terhadap harga

saham2

6. agaimanakah strategi perdagangan2 7. ermasalahan Auditor2

C. TUJUAN

Adapun tujuan dari penulisan paper ini adalah sebagai berikut$ 1. /ntuk mengetahui agaimanakah 1lsa!at akuntansi positi! 

3. /ntuk mengetahui agaimanakah kekuatan dari teori positi! 3. /ntuk mengetahui Apa saja ruang lingkup akuntansi positi! 

4. /ntuk mengetahui agaimanakah penelitian pasar modal dan hipotesis pasar e1sien

5. /ntuk mengetahui Apakah dampak dari pengumuman laba akuntansi terhadap harga saham

6. /ntuk mengetahui agaimanakah strategi perdagangan 7. /ntuk mengetahui ermasalahan Auditor2

(4)

BAB II

PEMBAHASAN

A. FILOSOFI AKUNTANSI POSITIF

 Teori positi! berusaha untuk memahami !enomena akuntansi dengan mengamati peristiwa empiris dan menggunakan hasil ini untuk membuat prediksi tentang pengamatan ang dan atau untuk memprediksi masa depan. Kejadian ini berbeda dari teori deskripti!, ang ber!okus hana pada peristiwa mendeskripsikan, dan dari teori normati!, ang mengatur apa ang harus terjadi. Mil!" F#i$%&'" menatakan tentang teori akuntansi positi!  dalam ekonomi$ &Tujuan dari sebuah ilmu pengetahuan positi! adalah perkembangan 4teori4 atau 4hipotesis4 ang (alid dan prediksi ang bermakna tentang !enomena ang belum diobser(asi.'

Konsisten dengan pandangan (' F#i$%&'"  dan )i&&$#&'" menegaskan$ &Tujuan teori akuntansi positi! adalah untuk menjelaskan dan memprediksi praktik akuntansi. enjelasan ini berarti memberikan alasan praktek ang diamati. Misalna teori akuntansi positi! berusaha untuk menjelaskan mengapa perusahaan terus menggunakan akuntansi biaa historis dan mengapa perusahaan-perusahaan tertentu beralih di antara sejumlah teknik praktek akuntansi berarti bahwa teori ini memprediksi !enomena. #enomena teramati tidak selalu !enomena masa depan, mereka termasuk !enomena ang telah terjadi, tetapi berdasarkan bukti sistematis ang belum dikoleksi. /ntuk penelitian teori positi! berusaha untuk

(5)

mendapatkan bukti empiris tentang atribut perusahaan ang terus menggunakan teknik akuntansi ang sama dari tahun ke tahun (ersus atribut perusahaan ang terus-menerus beralih, meskipun standar sudah direalisasi. Contoh teori-teori ini memberikan bukti ang dapat digunakan untuk memprediksi dampak peraturan akuntansi sebelum implementasi. )5od!re, 3676$868*

 Teori akuntansi positi! juga memiliki !okus ekonomi dan berusaha untuk menjawab pertanaan seperti ang di bawah ini$

a* Apakah biaa dan man!aat menggunakan metode akuntansi alternati!2 b* Apakah biaa dan man!aat dari regulasi dan standar akuntansi2

c* Apa pengaruh laporan keuangan terhadap harga saham2

d* agaimana model akuntansi penilaian lebih unggul dalam memprediksi harga di masa depan, return laba atau arus kas2

Dalam rangka menjawab pertanaan-pertanaan ini, teori akuntansi positi! didasarkan pada beberapa asumsi tentang perilaku indi(idu$

a* Manajer, in(estor, kreditur dan orang lain diasumsikan rasional, e(aluati!  utilit keuangan maksimal )R9Ms*.

b* Manajer memiliki discrection untuk memilih kebijakan akuntansi ang secara langsung memaksimalkan utilitas mereka )sel!-interest* untuk mengubah pembiaaan perusahaan, in(estasi dan kebijakan produksi untuk secara tidak langsung memaksimalkan kepentingan dirina sendiri. c* Manajer akan mengambil tindakan ang memaksimalkan nilai

perusahaan.

)5od!re, 3676$86:*

(6)

 J$"*$" berpendapat bahwa teori akuntansi normati! terdahulu menjadi teori positi! akuntansi. Dalam rangka untuk bahan kebijakan akuntansi ang sesuai, dia percaa perlu untuk mengetahui bagaimana dunia sebenarna beroperasi. /ntuk mendukung argumenna, ia memberikan contoh berikut menggunakan salah satu bentuk penesuaian nilai pasar ke rekening untuk memperbaiki pengambilan keputusan$ &Akuntansi telah membenarkan e!ek le(el harga umum disesuaikan akuntansi )5;A* pada nomor akuntansi. Tapi manajer tertarik dalam memaksimalkan nilai perusahaanna harus memperkirakan baik secara eksplisit maupun implisit bagaimana prosedur akuntansi tersebut akan mempengaruhi nilai perusahaan dan bagaimana 5;A mempengaruhi nilai perusahaan adalah masalah ang murni positi! dalam arti bahwa istilah ini digunakan dalam ilmu sosial.  J$"*$" selanjutna mengatakan sebuah keinginan bagaimana cara mencapai tujuan teori positi!. Dengan demikian, kita perlu mengetahui bagaimana dunia keuangan saat ini membuat )atau akan membuat* penesuaian nilai historis sebelum ada perubahan normati!  dalam standar akuntansi. )5od!re, 3676$86:*

Ketidakpuasan terhadap standar perspekti! salah satu kritik terhadap perubahan standar akuntansi adalah bahwa dalam praktik akuntansi dan praktik audit ang tidak seluruhna didasarkan pada identi1kasi, pengamatan empiris atau metode. ('  dan )i&&$#&'"  menegaskan bahwa (alidna suatu data dalam akuntansi memerlukan spesi1kasi keduana aitu tujuan dan !ungsi objekti!. +ebuah contoh positi! dari !ungsi

(7)

objekti! adalah spesi1kasi tentang bagaimana pengukuran aset sebesar nilai wajarna mempengaruhi distribusi kekaaan antara pemegang saham, kreditur dan manajer. <al ini berlangsung lebih dari sekedar menetapkan tujuan normati! untuk mengubah akuntansi untuk mengukur nilai wajar. )5od!re, 3676$86:*

+ebuah teori normati! ang didasarkan pada pertimbangan nilai, bagaimanapun, menghasilkan resep irrefutable  bahkan jika dikembangkan teori akuntansi dengan logika, tidak menentukan tujuan atau !ungsi objekti!  ang independen dari masalah. Dengan pendekatan ini, (aliditas resep adalah irrefutable. Menurut P!++$#, tidak ada jumlah pengujian empiris -aitu, uji teori terhadap data dunia nata dapat membuktikan teori ang harus benar, tetapi teori harus disangkal, atau mampu di!alsi1cation. +eharusna tujuan utama akuntansi adalah untuk memberikan in!ormasi kepada in(estor sehingga mereka dapat memprediksi nilai masa depan, untuk memberikan patokan untuk menilai pasar saham dengan melaporkan nilai saat ini untuk mengendalikan pembaaran manajemen kompensasi dengan mewajibkan praktik akuntansi konser(ati!, atau untuk menebarkan kekaaan merata di seluruh masarakat, karena praktek tujuan, atau untuk menebarkan secara merata di seluruh masarakat. Asumsi bahwa salah satu tujuan normati! adalah akuntan harus mengukur aset dengan harga jual saat ini untuk memberikan kreditur dengan in!ormasi tentang sol(abilitas dari perusahaan. Asumsi teori normati! ang lain mengatur bahwa akuntan harus mengukur aset sebesar biaa saat ini untuk menunjukkan kepada

(8)

in(estor bagaimana dana mereka berhasil dipertahankan dalam operasi suatu perusahaan. eberapa !aktor mencegah teori ang falsiable$

a* Tidaklah mungkin untuk membuktikan atau membantah klaim bahwa rekening keuangan harus menediakan kreditur dengan ukuran sol(abilitas perusahaan karena ini adalah nilai - penilaian sarat.

b* Tidaklah mungkin untuk membuktikan atau menangkal klaim bahwa tujuan dari rekening keuangan harus melaporkan kepada in(ertors= tentang pemeliharaan kapasitas operasi lagi, karena ini adalah nilai ) judgement *.

+arat teori tidak dapat diperingkat dengan obekti! karena tidak mungkin untuk membuktikan atau menangkal klaim bahwa tujuan baik lebih penting daripada lainna. Menurut standar opper4s, normati!, dan teori preskripti! adalah metodologis ang lemah. )5od!re, 3676$ 86>*

Ada masalah metodologis lebih lanjut dengan teori normati! dan preskripti!$ jika mereka di!alsi1kasi, pilihan !ungsi objekti! masih harus dijusti1kasi. ?ika untuk atribut teori akuntansi normati! suatu seperti tujuan sebagai peningkatan kualitas in!ormasi dalam laporan akuntansi, itu akan perlu untuk menunjukkan bahwa resep mereka tidak benar-benar melaani ang misalna untuk pengguna )termasuk regulator, serikat, debt holders, pemegang saham dan manajemen* menemukan in!ormasi akuntansi ang dihasilkan oleh nilai wajar keputusan benar-benar ditingkatkan keputusan oleh pemegang saham untuk menjawab pertanaan ini, akan diperlukan untuk memastikan kegunaan neraca dan laporan laba rugi disusun berdasarkan konsep biaa historis, dan untuk menunjukkan bahwa alternati! 

(9)

nilai historis lebih berguna. "ni menimbulkan pertanaan lebih lanjut jumlah keuntungan, disusun sesuai dengan prinsip akuntansi biaa historis, menampaikan in!ormasi ang memadai kepada peserta pasar, dan apakah mereka ditipu oleh manipulasi pasar tidak e1sien karena pengungkapan in!ormasi ang tidak memadai atau in!ormasi akuntansi menjadi kurang rele(an. ;ebih lanjut, mengapa setelah hampir 86 tahun proklamasi man!aat alternati! teknik pengukuran nilai wajar hana segelintir perusahaan dengan sukarela mengadopsi mereka sebagai tambahan pengungkapan dan akhirna menggunakan pelaporan keuangan standar internasional )"#R+* dengan menggunakan pengukuran nilai wajar dalam ekonomi dan dampak sosial pada bisnis dan masarakat, dan memiliki standar akuntansi ang telah diputuskan tanpa campur tangan politik. ertanaan-pertanaan ini menggambarkan pandangan teori positi! bahwa penulis standar akuntansi preskripti! mungkin telah gagal untuk sepenuhna memahami dampak dari penerapan metode pengukuran nilai wajar. )5od!re, 3676$86@*

C. RUANG LINGKUP TEORI AKUNTANSI POSITIF

"ni adalah pelajaran untuk melihat perkembangan teori akuntansi positi! dalam dua tahap. ertama dan tahap penelitian kronologis sebelumna terlibat dalam akuntansi dan perilaku pasar modal. Dari tahap ini tidak menjelaskan praktek akuntansi, hal ini menelidiki hubungan antara pengumuman data akuntansi dan reaksi harga saham menunjukkan bahwa laporan keuangan ang disusun sesuai dengan metode historicol cost   tidak memberikan in!ormasi ang digunakan oleh pasar modal dalam penilaian

(10)

saham tetapi pada saat ang sama akuntansi tidak memonopoli in!ormasi ang digunakan untuk perusahaan. ilai ini adalah asumsi ang mendukung argumen bahwa laporan akuntansi terbaik ang mungkin dapat melaani pelaanan satu !ungsi. Akhirna, teori-teori ekonomi keuangan, terutama pada hipotesis pasar ang e1sien dan CAM, ang dimasukan dalam literatur ini.

;iteratur tahap kedua berusaha untuk menjelaskan dan memprediksi praktik akuntansi di perusahaan. Ada dua !okus, pusat pertama ada upaa untuk menjelaskan apakah perusahaan membuat pilihan akuntansi tertentu untuk perspekti! oportunistik sering dicap ex post,  karena mengasumsikan bahwa manajer memilih kebijakan akuntansi setelah !akta untuk memaksimalkan sudut pandang sesuai ketertarikan mereka. Mengasumsikan bahwa perusahaan pilih akuntansi praclude manajer dari pilihan oportunistik, ex post , metode akuntansi. Alasan untuk ini adalah bahwa hal itu baik tidak mungkin atau tidak e1sien untuk menghilangkan semua perilaku oportunistik residual oleh manajer. respekti! e!esiensi tidak mengharuskan kebijakan akuntansi sebenarna dipilih eB-ante hana itu pilihan dibuat seolah-olah itu dipilih ex ante untuk memaksimalkan nilai perusahaan daripada membuat kesempatan.Kedua tahap literatur akuntansi positi! menarik ekstensi!. ertama hak kekaaan kontraktor, bagaimanapun, kami garis besar riset pasar modal, ang meliputi pekerjaan penelitian awal dan berkelanjutan dalam paradigma akuntansi positi!. )5od!re, 3676$ 86@*

(11)

Ada 3 macam penelitian pasar modal ang secara khusus penting terhadap teori akuntansi positi! $

7. +tudi ang berusaha menentukan dampak perilisan in!ormasi keuangan terhadap return saham.

3. +tudi ang memikirkan e!ek dari perubahan kebijakan akuntansi terhadap harga saham.

+ebagian besar penelitian mengenai hal ini mengarah pada satu paradigma ekonomi  ecient markets hypothesis )9M<*. De1nisi pasar e1sien ang %menggambarkan sepenuhna= in!ormasi ang tersedia didasarkan atas asumsi$

•  Tidak ada biaa transaksi dalam perdagangan sekuritas.

• "n!ormasi disediakan secara cuma-cuma bagi seluruh peserta pasar. • Ada perjanjian mengenai dampak in!ormasi saat ini terhadap harga

sekarang dan pendistribusian harga pada masa ang akan datang.

"mplikasi dari asumsi tersebut bahwa didalam pasar modal ang e1sien, in!ormasi secara penuh diikut sertakan didalam harga saham ketika diterbitkan. Terdapat tiga macam in!ormasi, aitu$

7. Weak , dimana harga sekuritas saat ini hana mencerminkan harga masa lalu

3. Semistrong, dimana harga sekuritas saat ini menunjukkan segala in!ormasi ang tersedia, selain dari harga masa lalu

. Strong, dimana harga sekuritas menunjukkan seluruh in!ormasi termasuk in!ormasi ang tidak dipublikasikan

(12)

entuk in!ormasi semistrong adalah ang paling sesuai dengan penelitian akuntansi, karena in!ormasi keuangan sebagai bagian dari in!ormasi ang tersedia. asar e1siensi bukan berarti bahwa seluruh in!ormasi keuangan telah disajikan %secara benar= atau %secara tepat= oleh si pengambil keputusan. Melainkan menunjukkan bahwa manajer membuat keputusan manajemen ang terbaik atau bahwa in(estor dapat memprediksi peristiwa masa depan dengan tepat.

9M< merupakan teori mengenai mekanisme pemberian harga dari pasar saham. Capital Market Research )CMR* adalah riset empiris ang menggunakan metode statistik untuk menguji hipotesis mengenai perilaku pasar modal. Kebanakan CMR menggunakan market model ang mana diperoleh dari Capital Aset Pricing odel )CAM*, untuk mengestimasikan pengembalian ang tidak terduga dari saham biasa perusahaan pada saat keadaan tertentu.

asar e1siensi dalam konteks 9M<, secara sederhana berarti harga sekuritas menggambarkan dampak keseluruhan atas semua in!ormasi ang rele(an sehingga tidak bias dan membingungkan. +ementara 9M< adalah teori tentang mekanisme harga pada pasar sekuritas, capital market research )CMR* adalah penelitian empiris ang menggunakan metode statistik untuk menguji hipotesis ang berkaitan dengan perilaku pasar modal. Kebanakan CMR menggunakan market model. Asumsi dalam market  model$

(13)

• #eturn didistribusikan secara normal dan para in(estor memilih porto!olio mereka sendiri

• "n(estor memiliki ekspektasi ang sama • Merupakan pasar sempurna

9. DAMPAK PENGUMUMAN LABA AKUNTANSI TERHADAP HARGA

SAHAM

A#', -direction.

 Terbagi menjadi fa"orable dan unfa"orable. engumuman ang fa"orable dimana melaporkan pro1t ang lebih besar dibanding ang diprediksi. engumuman unfa"orable dimana melaporkan pro1t ang lebih kecil dibanding tahun lalu.

B$*'#'" -magnitude.

+angat mungkin untuk meneliti hubungan antara besarna perubahan ang tak terduga dari pro1t dan abnormal return. Teori ang mendasari pengujian ini aitu bahwa apabila pro1t ang diumumkan mengandung suatu in!ormasi, maka besarna abnormal return dapat dikaitkan dengan besarna pro1t ang tak terduga.

A*i&$#i i"/!#&'*i %'" 00#'" +$#0*',''".

+emakin kecil perusahaan, semakin banak in!ormasi ang terdapat dalam laporan keuangan. enelitian empiris menunjukkan pro1t ang diumumkan oleh perusahaan ang kecil mempunai dampak in!ormasi ang lebih besar.

(14)

M'"i0%$ !/ +#! #$l$'*$ /#!& !,$# #&*.

enelitian mengenai pasar modal lainna telah meneliti bahwa tidak hana kecermatan menanggapi return perusahaan terhadap pengumuman pro1t mereka, tapi juga return atas pengumuman pro1t perusahaan lain. enelitian %trans!er in!ormasi= ini didasarkan pada keakinan bahwa pro1t ang tak terduga dalam satu perusahaan pada industri tertentu akan berpindah melalui industri tersebut.

!l'ili'*.

eneliti lain telah menggunakan %indeB= alternati! atas in!ormasi ang terkandung dalam pro1t ang diumukan. +alah satuna abnormal return.  Teori ang mendasari aitu jika pada pro1t ang diumumkan mengandung suatu in!ormasi, maka bisa diperkirakan perubahan harga saham ang lebih besar pada saat tanggal pengumuman.

A**!i'i!" *0%i$* '"% $'#"i"* #$*+!"*$ !$i$"* -ERC.

Ada penelitian ang mengukur dampak perhitungan akuntansi terhadap harga saham. Tujuanna untuk menguji dampak dari (ariabel akuntansi dan in!ormasi ang lebih luas ang menunjukkan return sekuritas dalam jangka panjang.

F'!#/'!# 8'" &$&+$"'#0,i ERC9

• Risiko dan ketidakpastian. Risiko ang besar berarti tingkat bunga ang dibaarkan besar pula dimana mengurangi nilai sekarang dari perkiraan pro1t ang akan datang dan juga 9RC. Ketidakpastian

(15)

mengenai operasional masa depan bisa mempengaruhi man!aat ekonomis di masa ang akan datang atau tingkat bunga.

• Kualitas audit. Apabila besarna 9RC ber!ungsi bagi kredibilitas pro1t ang diumumkan, dan jika proses audit eksternal bertujuan untuk menaikkan kredibilitas pro1t, maka besarna 9RC berguna dalam kualitas audit. enelitian analitis menunjukkan ukuran perusahaan ang diaudit dan kualitas auditna memiliki hubungan positi!.

• "ndustri. <ipotesis menatakan industri dengan ketidakpastian outcome ang besar akan memiliki 9RC ang besar pula. +eperti halna dengan ukuran perusahaan, industri kelihatan tidak begitu penting, tapi bertindak sebagai pelindung bagi !aktor lain )seperti risiko*.

•  Tingkat bunga. $iscount rate pada waktu tertentu merupakan hasil dari risk free rate of return dan risk premium. ?ika risk !ree rate o!  interest naik, kemudian hal-hal lainna tetap, maka nilai sekarang dari perkiraan pro1t menurun, sehingga menghasilkan hubungan negati!  antara tingkat bunga dan 9RC.

• %inancial &e"erage. enekanan terhadap le(erage di analisa oleh ?eter dan Chane ang menemukan sebuah gabungan ang menolak antara le(erage dan 9RC. erikut ini adalah urutan teori  teori lainna. ertama, teori %de!ault= dimana 9RC mengkaitkan secara positi! untuk !aktor kegigihan pro1t dan secara negati! mengkaitkan untuk resiko kegagalan perusahaan )tingkat 1nancial le(erage*. Kedua, teori

(16)

%maBimum debt= menebutkan saat 1nancial le(erage meningkat, harga saham meningkat secara bersamaan untuk 3 alasan. Alasan pertama, pajak dapat mengurangi bunga dana pinjaman ang menghasilkan suatu perlindungan pajak dimana meningkatkan tingkat hutang perusahaan, karena itu weighted a(erage biaa modal menurun. Kedua, mengkaitkan kepada penampaian le(erage perusahaan secara positi!. Kesediaan manajer untuk meningkatkan 1nancial le(erage adalah sebuah ungkapan keakinan manajer di masa depan dan percaa perusahaan akan menghasilkan dana ang melebihi adjusted weighted a(erage biaa modal. Terakhir, pendekatan %optimal le(erage= mengasumsikan suatu posisi terbaik 1nancial le(erage untuk setiap perusahaan. endekatan optimal le(erage memprediksi arah perubahan harga saham adalah sarat pada 1nancial le(erage perusahaan ang relati(e untuk sesuai. ?ika perusahaan di atas hipotesis ang sesuai untuk tingkat hutang, 9RC lebih rendah. +ebalikna, jika perusahaan di bawah le(erage ang sesuai, 9RC lebih tinggi.

• ertumbuhan perusahaan. Kesempatan bertumbuh akan menunjukkan 9RC ang lebih tinggi. Kesempatan bertumbuh termasuk rancangan ang ada atau kesempatan in(estasi di dalam suatu projek ang mengharapkan ield tingkat pengembalian melebihi resiko ang sebanding dengan tingkat pengembalian sepadan dengan resiko sistematik rancangan arus kas.

(17)

• Permanent ' temporary prots(  ?ika besar kecilna nilai pro1t ang

tidak terduga diharapkan berlangsung lama, besar kecilna abnormal return akan seperti ang diharapkan. Eleh karena itu, hubungan positi!  antara perbaikan ukuran untuk %permanen= pro1t dan 9RC ang diharapkan.

• )on!&inear odelling( +atu kritikan pada penelitian 9RC adalah

kejelasan kekuatan pro1t untuk harga lebih rendah )jenis R-+Fuare di bawah 76G*. +ebelumna, pembelajaran 9RC menetujui teknik statistic linear untuk mengestimasi 9RC, tetapi beberapa penelitian saat ini memiliki teknik non-linear. <ubungan non-linear pada nilai absolute pro1t tidak terduga aitu berkorelasi negati(e dengan kekuatan pro1t. engetahuan tentang hubungan ini penting, karena teori (aluasi meramalkan analisa dan in(estor harus menempatkan dampak terbaik pada peramalan kekuatan pro1t ang tinggi dibandingkan kekuatan pro1t ang rendah.

• $isaggregating prots( 9nam komponen pro1t seperti gross pro1t,

general dan administrati(e eBpense, depreciation eBpense, interest eBpense, income taB dan other item sudah diteliti dengan keadaan regresi abnormal return pada perubahan tidak terduga pada komponen. endekatan alternati! lainna untuk disagregat accounting pro1t memisahkan pro1t ke dalam cash How dan komponen akrual.

• Arus kas. owen, urgstahler dan Dale menebutkan bahwa cash How

(18)

harga, karena pro1t dan cash ang indi(idu dan penambahan ang penting atau kedua  duana bersi!at indi(idu ang penting tetapi kedua  duana bukan penambahan ang penting, atau masing  masing bersi!at indi(idu ang penting tetapi satu sedikit lebih penting dan mendominasi.

• eraca I komponen neraca. Kombinasi neraca dan pro1t serta

penesuaian terhadap kondisi makroekonomi menambah kuatna harga saham. Model ini menjadi dasar dalam menentukan harga dan nilai intrinsik.

F. TRADING STRATEGIES

• Post!announcement $rift( Dua penemuan ang mewakili pertanaan

terkait e1siensi pasar modal, aitu adana post  announcement dri!t dan penurunan trading rule dimana abnormal return dapat diperoleh melalui perdagangan pada in!ormasi akuntansi ang dipublikasikan. ost-announcement dri!t terjadi ketika abnormal return berlanjut setelah pengumuman pro1t, sehingga kandungan in!ormasi dari pengumuman pro1t itu tidak menggambarkan sepenuhna harga saham pada saat tanggal pengumuman.

• Winners* &osers ' +"ercondence( 9!ek winner 0 loser adalah sebuah

contoh anomali asosiasi jangka panjang. 9!ek ini menghasilkan sebuah strategi perdagangan. +aham ang menghasilkan pengembalian positi!  )winner* atau pengembalian negati! )loser* diurutkan berdasarkan kinerja  tahun terakhir dan penempatan dalam porto!olio. Terlalu

(19)

percaa tentang in!ormasi ang tertutup juga menebabkan in(estor mengecilkan pentingna in!ormasi ang disebarluaskan ke publik. ;ebih lanjut, dalam pembentukkan harapan, in(estor berhipotesis aitu memberikan banak bobot untuk kinerja pro1t perusahaan sebelumna dan sedikit sekali menadari !akta bahwa kinerja ang akan datang cenderung tidak sama seperti sebelumna. Disini juga dipercaa bahwa pasar bereaksi perlahan pada saat dan di dalam penggabungan in!ormasi baru.

• echanistic or beha"ioral eect( Dua hipotesis ang dikembangkan dalam cosmetic accounting$

7. Mekanisme reaksi pasar untuk mengubah urutan akuntansi, tanpa memperhatikan apakah mereka cosmetic atau apakah mereka memiliki implikasi arus kas, seperti pasar secara sistematis tertipu oleh perubahan akuntansi ang meningkatkan atau menurunkan pro1t )hipotesis %mechanistic=*.

3. asar menolak perubahan akuntansi ang tidak memiliki konsekuensi arus kas, aitu pasar tidak bereaksi terhadap perubahan akuntansi selain dari peningkatan nilai sekarang dari tax  sa"ing atau e!ek  e!ek lainna dari arus kas perusahaan.)hipotesis %no!eects= turunan dari 9M<*.

engujian untuk kedua hipotesis ini mempertimbangkan perilaku tingkat pengembalian abnormal dan waktu berubahna kebijakan akuntansi. Catatan untuk hipotesis %no-eJect=, harus bersi!at

(20)

abnormal return ketika terjadi %cosmetic change= dalam kebijakan akuntansi, karena tidak ada e!ek pada arus kas.

• anipulating accounting numbers( erhitungan income dengan 5AA ramai diberitakan tidak sempurna dalam mengukur %economic income= atau %!undamental (alue=. "ni karena standar akuntansi tidak tepat menjelaskan atau konsisten di seluruh dunia dampak terhadap akuntan aitu subjekti! dan budaa interpretasi dengan estimasi mereka, serta pengaturan dan manipulasi laporan keuangan sangat banak.

Dalam perspekti! oportunistik, kecurangan merupakan jenis manajemen laba ang paling ekstrim dan digunakan oleh manajer untuk membohongi pengguna laporan keuangan.

• $etecting the -uality and probability of accounting management( Kita dapat menggunakan reaksi harga pasar sebagai indikasi kualitas. amun, penelitian oleh +loan dan lainna menunjukkan pasar tidak memiliki pemahaman akrual ang sophisticated dan karenana muncul reaksi ang berlebih untuk peningkatan akrual income positi!. Reaksi analis  analis keuangan dapat juga digunakan untuk menaksir kualitas karena keahlian mereka. amun, penelitian ini menatakan bahwa analis dapat bersi!at bias dan ber!okus pada !aktor industri ang spesi1k daripada (ariabel perusahaan ang spesi1k. ;aporan dan opini auditor juga dapat sebagai proB atas kualitas tapi hal ini

(21)

diperdebatkan karena belum tentu auditor tersebut benar-benar independen.

G. ISU UNTUK AUDITOR

erdasarkan bukti empiris, laba akuntansi mengandung in!ormasi )harga saham*. erdasarkan bukti empiris terdapat keterkaitan antara biaa modal dengan kualitas audit. amun kebanakan dari akti(itas ekonomi ang terjadi didalam perusahaan butuh untuk diaudit sehingga peneliti harus mengin(estigasi biaa modal mempengaruhi kualitas auditor ang berbeda-beda.

ara peneliti tidak dapat melakukan percobaan terkontrol untuk membuktikan hubungan kausal antara pilihan auditor dan biaa modal. ukti berdasarkan data arsip klien ang menggunakan jasa auditor ang lebih besar ang cenderung memiliki biaa modal ang lebih rendah dapat dijelaskan dalam tiga cara berbeda$

7. ilai "n(estor baik kualitas pekerjaan audit dan 0 atau perlindungan asuransi ang disediakan oleh auditor besar, dan karena itu membaar lebih untuk saham atau biaa bunga ang lebih rendah.

3. erusahaan ini dianggap sebagai in(estasi ang baik karena alasan lain, dan man!aat ekonomi dari biaa modal ang lebih rendah memungkinkan manajer untuk membaar biaa lebih tinggi dibebankan oleh auditor besar. Dalam hal ini biaa modal menebabkan pilihan auditor.

(22)

. emilihan auditor dan biaa modal, keduana bisa disebabkan oleh !aktor lain, seperti kualitas manajemen perusahaan atau peluang in(estasi.

ara peneliti berhati-hati untuk mencoba mengkontrol penjelasan alternati! tersebut, dan menggunakan teknik seperti (ariabel kontrol, persamaan simultan dan analisis statistik ang kompleks, serta melakukan banak tes kepekaan. Akhirna, proses penelitian melibatkan banak upaa terpisah untuk menelidiki teori menggunakan metode ang berbeda dan sampel, dan dalam konteks ang berbeda, untuk membangun kepercaaan pada hasil.

(23)

BAB III

KESIMPULAN

 Teori akuntansi positi! mempunai !okus dan mencoba menjawab pertanaan tentang$

)7* Man!aat dan kekurangan dari penerapan metode akuntansi ang )3* man!aat dan kekurangan peraturan dan proses penetapan standar )* dampak pelaporan keuangan terhadap harga saham )8* enilaian akuntansi mana ang terbaik untuk memprediksi harga, imbal hasil dan laba dimasa ang akan datang. Asumsi ang digunakan pada teori akuntansi positi! $ )7* Manajer, in(estor, kreditor dan indi(idual lain diasumsikan berperilaku rational dalam melakukan e(aluasi untuk memaksimalkan utilitas, )3* Manajer mempunai kebijakan dalam memilih kebijakan akuntansi untuk memaksimumkan utilitas atau dalam memilih kebijakan pendanaan, in(estasi dan produksi untuk memaksimumkan utilitas, )* Manajer akan melakukan tindakan untuk memaksimumkan nilai perusahaan.

Keunggulan teori positi!$ )7* Mengatasi kelemahan standar prescripti(e ang dilandasi dari obser(asi empiris, )3* ormati(e teori dilandasi kebijakan dari praktik ang mungkin menebabkan ketidak sesuaian dengan keadaan ang sebenarna. asar modal e1sien adalah pasar ang dengan cepat menesuaikan dengan in!ormasi baru. Asumsi pada pasar moal e1sien adalah$ )7* Tidak ada biaa transaksi, )3* "n!ormasi dapat diperoleh oleh seluruh pelaku pasar tanpa batasan, )* Terdapat kesepakatan mengenai dampak in!ormasi saat ini pada harga kini dan distribusi pada harga dimasa ang akan datang. +alah satu tujuan teori akuntansi posiiti! adalah mempelajari in!ormasi ang dimiliki laba akuntansi terhadap harga saham. Dalam pasar modal e1sien, setiap perubahan aliran kas dari ang diharapkan akan mempenngaruhi harga saham. ;aba akuntansi historis mengandung in!ormasi ang cukup berarti. Dari hasil penelitian diketahui adana in!ormasi ang berkelanjutan di pasar, jadi akuntansi bukan satu-satuna in!ormasi mengenai perusahaan.

Kandungan in!ormasi pengumuman laba ang tidak diharapkan mungkin berlawanan dengan ukuran perusahaan. +emakin kecil perusahaan,

(24)

semakin banak in!ormasi ang terkandung pada perusahaan. Argumentasi ang diberikan #reeman$ )7* erusahaan memberikan in!ormasi ang lebih ber(ariasi, )3* erusahaan besar mempunai tingkat in!ormasi ang lebih besar ang dilakukan oleh para peneliti dan pemberitaan. "n(estor institusi umumna lebih menukai bertransaksi dengan perusahaan besar, untuk alasan likuiditas dan masalah kontrak. #aktor ang mempengaruhi 9arning Respon Coe1cient )9RC* $ )7* Risiko dan ketidakpastian, )3* Kualitas audit, )* "ndustri, )8* Tingkat unga, ):* #inancial ;e(erage, )>* Tingkat ertumbuhan erusahaan, )@* ;aba permanen dan temporer.

erdasarkan bukti empiris ternata pasar dapat dipengaruhi data akuntansi$ )7* erubahan in!ormasi setelah pengumuman, )3* Linner-losser strategies dan sikap optimis para analis keuangan. ;aba ang dihasilkan dari 5AA merupakan hasil pengukuran ang kurang sempurna. <al ini disebabkan karena standar tidak dide1nisikan secara tepat maupun konsisten bagi semua negara, akuntan dalam melakukan estimasi dipengaruhi sikap ang subjecti(e dan kultural, seta melakukan manipulasi laporan keuangan pada tingkatan ang ber(ariasi. eberapa masalah bagi auditor adalah$ )7* erdasarkan bukti empiris, laba akuntansi mengandung in!ormasi )harga saham*, )3* Reaksi pasar terhadap akrual cenderung bias, )* erdasarkan bukti empiris terdapat keterkaitan antara biaa modal dengan kualitas audit

(25)

D'/'# P0*''

Referensi

Dokumen terkait

Kami mohon masukan terutama dari asosiasi jika memiliki data datanya untuk kami masukan di dalam laporan Disampaikan juga rencana kerja 2021 yang terdiri dari kegiatan penyunan dan

Masalah dalam penelitian ini yaitu apakah model pembelajaran puisi dengan menggunakan teknik discovery memberikan hasil yang baik dan apakah pembelajaran puisi di kelas

1) Aktivitas bermain bisa menimbulkan efek yang menyenangkan dan gembira. Jika situasi pada saat bermain tidak menimbulkan efek seperti disebutkan di atas maka

TRADING BUY : Posisi beli untuk jangka pendek / trading , yang menitikberatkan pada analisa teknikal dan isu-isu yang beredar. NEUTRAL : Tidak mengambil posisi pada saham

Warna kupu-kupu ini sangat indah dengan perpaduan warna yang sangat begitu menarik, dengan warna hitam sebagai dasar dan pada pangkal sayap depan bergaris putih

Berdasarkan pembahasan yang sudah dipaparkan, berdasarkan kajian teoretis dapat disimpulkan bahwa mata kuliah workshop dan media pembelajaran potensial dalam

bahwa sejak Termohon kuliah Pemohon dan Termohon tidak tinggal serumah lagi penyebabnya Saksi tidak tau namun pada Bulan Desember 2013 Termohon datang kepada Pemohon