• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

;

Inflasi di kota Pontianak bulan Maret 2010 sebesar 0,66 persen.

;

Inflasi bulan Maret 2010 terjadi karena adanya kenaikan indeks pada semua kelompok

pengeluaran. Kelompok Bahan Makanan mengalami kenaikan indeks sebesar 0,70 persen,

kelompok Makanan Jadi, Minuman, Rokok dan Tembakau, sebesar 0,08 persen, kelompok

Perumahan, Air, Listrik, Gas dan Bahan Bakar sebesar 0,20 persen, kelompok Sandang

sebesar 0,01 persen, kelompok Kesehatan sebesar 0,25 persen, kelompok Pendidikan,

Rekreasi dan Olahraga sebesar 0,10 persen, dan kelompok Transpor, Komunikasi, dan Jasa

Keuangan sebesar 2,72 persen.

;

Laju inflasi tahun kalender (Januari – Maret) 2010 kota Pontianak sebesar 2,51 persen.

;

Inflasi Year on Year (Maret 2010 terhadap Maret 2009) kota Pontianak sebesar 5,71 persen

;

Dari 66 Kota Se Indonesia, inflasi kota Pontianak menempati peringkat ke 4.

No. 14/04/61/Th. XIII, 1 April 2010

P

ERKEMBANGAN

I

NDEKS

H

ARGA

K

ONSUMEN

/I

NFLASI

INFLASI KOTA PONTIANAK BULAN MARET 2010 SEBESAR 0,66 PERSEN

Inflasi yang terjadi di kota Pontianak bulan Maret 2010 sebesar 0,66 persen ini disebabkan adanya kenaikan indeks harga beberapa barang dan jasa. Sepuluh komoditi yang memberikan sumbangan inflasi tertinggi yaitu angkutan udara, kembung/gembung, sawi hijau, bawang merah, beras, bahan bakar rumah tangga (minyak tanah), minyak

goreng, telur aya ras, tahu mentah, dan rokok kretek filter.

Dari tujuh kelompok pengeluaran yang tercakup dalam IHK, terjadi kenaikan indeks pada tujuh kelompok pengeluaran. Kelompok Bahan Makanan mengalami kenaikan indeks sebesar 0,70 persen, kelompok Makanan Jadi, Minuman, Rokok dan Tembakau, sebesar 0,08 persen, kelompok Perumahan, Air, Listrik, Gas dan Bahan Bakar sebesar 0,20 persen, kelompok Sandang sebesar 0,01 persen, kelompok Kesehatan sebesar 0,25 persen, kelompok Pendidikan, Rekreasi dan Olahraga sebesar 0,10 persen, dan kelompok Transpor, Komunikasi, dan Jasa Keuangan sebesar 2,72 persen.

(2)

Besarnya sumbangan inflasi menurut kelompok komoditi yaitu kelompok Bahan Makanan menyumbang inflasi sebesar 0,5251 persen, kelompok Makanan Jadi, Minuman, Rokok dan Tembakau, sebesar 0,0177 persen, kelompok Perumahan, Air, Listrik, Gas dan Bahan Bakar sebesar 0,0353persen, kelompok Sandang sebesar -0,0046 persen, kelompok Kesehatan sebesar 0,0022 persen, kelompok Pendidikan Rekreasi dan Olah Raga sebesar 0,0030 persen dan kelompok Transpor, Komunikasi, dan Jasa Keuangan sebesar 0,0196 persen.

Tabel 1.

Inflasi dan Sumbangan terhadap Inflasi Menurut Kelompok Pengeluaran Kota Pontianak

Bulan Maret 2010

Kelompok Inflasi (%) Sumbangan Inflasi (%)

[1] [2] [3]

Umum 0,66 0,6563

1 Bahan Makanan 0,70 0,1789

2 Makanan Jadi, Minuman, Rokok dan Tembakau 0,08 0,0148 3 Perumahan, Air, Listrik, Gas & Bahan Bakar 0,20 0,0462

4 Sandang 0,01 0,0009

5 Kesehatan 0,25 0,0101

6 Pendidikan, Rekreasi dan Olahraga 0,10 0,0071

7 Transpor, Komunikasi dan Jasa Keuangan 2,72 0,3983

Gambar 1

Sumbangan Inflasi Kelompok Pengeluaran Kota Pontianak Bulan

Maret 2010

Tabel 2 0,1789 0,0148 0,0009 0,0071 0,3983 0,0462 0,0101 0 0,05 0,1 0,15 0,2 0,25 0,3 0,35 0,4 0,45 Mak . Jad i ahan an g tan ikan spor Sumbangan Inflasi

(3)

Tabel 2.

Inflasi Kota Pontianak Bulan Maret 2010, Tahun 2010 dan Tahun ke Tahun Menurut Kelompok Pengeluaran (Tahun Dasar 2007 = 100 )

IHK IHK Inflasi Inflasi Inflasi Kelompok Pengeluaran Februari Maret Maret Tahun Tahun Ke 2010 2010 2010*) 2010**) Tahun ***) [1] [2] [3] [4] [5] [6] Umum 122,75 123,56 0,66 2,51 5,71 1 Bahan Makanan 137,59 138,55 0,70 7,04 8,91

2 Makanan Jadi, Minuman, Rokok dan Tembakau 125,41 125,51 0,08 0,69 4,78 3 Perumahan, Air, Listrik, Gas & Bahan Bakar 122,98 123,23 0,20 1,08 3,00

4 Sandang 119,36 119,37 0,01 -1,62 1,79 5 Kesehatan 114,89 115,18 0,25 0,66 4,34 6 Pendidikan, Rekreasi dan Olahraga 135,87 136,01 0,10 0,21 13,94 7 Transpor, Komunikasi dan Jasa Keuangan 99,35 102,05 2,72 3,00 4,28

*) Persentase perubahan IHK Maret 2010 terhadap bulan Februari 2010 **) Persentase perubahan IHK Maret 2010 terhadap bulan Desember 2009 ***) Persentase perubahan IHK Maret 2010 terhadap bulan Maret 2009

Gambar 2

Perkembangan Inflasi Kota Pontianak Bulan Maret 2009 sampai dengan Bulan Maret 2010 (%)

-0,26 0,76 1,23 -0,49 1,43 1,29 0,66 -1,04 0,68 0,09 -0,38 0,66 0,60 -1,5 -1 -0,5 0 0,5 1 1,5 2 Mar -09 Apr -09 May -09 Ju n-09 Jul-0 9 Ags t-0 9 Sep -09 Oct -09 No v-0 9 De c-0 9 Jan uari '10 Feb rua ri'1 0 Mar et'1 0 Inflasi

(4)

URAIAN MENURUT KELOMPOK PENGELUARAN

1. Bahan Makanan

Kelompok Bahan Makanan pada bulan Maret 2010 ini mengalami perubahan IHK sebesar 0,70 persen. Dari sebelas sub kelompok yang termasuk kelompok Bahan Makanan 8 (delapan) sub kelompoknya mengalami kenaikan indeks harga yaitu pada sub kelompok Padi-padian, Umbi-umbian dan Hasil-nya, sub kelompok Daging dan Hasil-hasilnya, sub kelompok Telur, Susu dan Hasil-hasilnya, sub kelompok Sayur-sayuran, sub kelompok Kacang-kacangan, sub kelompok Bumbu-bumbua, sub kelompok Lemak dan Minyak dan sub kelompok Bahan Makanan Lainnya.

Sedangkan 3 (tiga) sub kelompok yang mengalami penurunan indeks yaitu sub kelompok ikan segar, sub kelompok Ikan Diawetkan dan sub kelompok Buah-buahan.

Kelompok ini memberikan sumbangan inflasi sebesar 0,1789. Komoditi pada kelompok ini yang memberikan sumbangan inflasi tertinggi antara lain yaitu kembung/gembung sebesar 0,1487 persen, sawi hijau sebesar 0,0732 persen, bawang merah sebesar 0,0549 persen, beras sebesar 0,0513 persen, minyak goreng sebesar 0,0369 persen, telur ayam ras sebesar 0,0294. persen, tahu dan mentah sebesar 0,0169 persen.

2. Makanan Jadi, Minuman, Rokok dan Tembakau

Kelompok ini mengalami kenaikan indeks sebesar 0,08 persen, yang disebabkan adanya kenaikan indeks pada tiga sub kelompoknya yaitu sub kelompok makanan jadi, sub kelompok minuman tidak beralkohol sebesar 0,01 persen dan sub kelompok tembakau dan minuman beralkohol sebesar 0,35 persen.

Kelompok ini memberikan sumbangan inflasi sebesar 0,0148 persen. Komoditi yang memberikan sumbangan inflasi pada kelompok ini antara lain rokok kretek filter sebesar 0,0138 persen, minuman ringan sebesar 0,0020 persen, sirup sebesar 0,0004 persen, bir sebesar 0,0004. Sedangkan gula pasir yang pada bulan lalu memberikan sumbangan inflasi, pada bulan ini justru memberikan sumbangan deflasi sebesar -0,0018 persen.gula pasir sebesar 0,0082 persen, biskuit sebesar 0,0024 persen, roti tawar sebesar 0,0025 persen dan rokok kretek filter sebesar 0,0138 persen

(5)

3. Perumahan, Air, Gas & Bahan Bakar

Kelompok ini pada bulan Maret 2010 mengalami kenaikan indeks sebesar 0,20 persen yang disebabkan adanya kenaikan indeks pada 3 (tiga) sub kelompoknya yaitu sub kelompok biaya tempat tinggal sebesar 0,01 persen, sub kelompok Bahan Bakar, Penerangan dan Air sebesar 0,83 persen, sub kelompok Perlengkapan Rumah Tangga sebesar 0,02 persen, sedangkan yang mengalami penurunan indeks yaitu sub kelompok Penyelenggaraan Rumah Tangga sebesar -0,12 persen.

Kelompok ini memberikan sumbangan inflasi sebesar 0,0462 persen. Komoditi pada kelompok ini yang memberikan sumbangan inflasi yang cukup tinggi adalah bahan bakar rumah tangga yaitu minyak tanah yaitu sebesar 0,0478 persen. Pada bulan Maret minyak tanah mengalami kenaikan harga yang signifikan karena kebijakan pemerintah untuk mengurangi subsidi dari minyak tanah ke bahan bakar gas.

4. Sandang

Indeks Harga Konsumen pada kelompok Sandang bulan Maret 2010 mengalami penurunan indeks sebesar 0,01 persen. Dari 4 (empat) sub kelompoknya, 1 (satu) sub kelompok mengalami penurunan indeks yaitu sub kelompok Barang Pribadi dan Sandang Lainnya, dan 3 (tiga) sub kelompok mengalami kenaikan indeks yaitu pada sub kelompok sandang laki–laki, sub kelompok sandang wanita dan sub kelompok sandang anak-anak.sedangkan lainnya tidak mengalami perubahan indeks.

Kelompok ini memberikan sumbangan inflasi sebesar 0,0009 persen. Komoditi yang memberikan sumbangan inflasi pada kelompok ini adalah celana dalam pria, kaos oblong, baju muslim, celana dalam wanita, mukena, celana dalam anak-anak, baju muslim, kerudung/jilbab.

5. Kesehatan

Pada bulan Maret 2010 kelompok ini mengalami kenaikan indeks sebesar 0,25 persen dari bulan sebelumnya. Dari empat sub kelompoknya, 3 (tiga) sub kelompok mengalami kenaikan. Sub kelompok Jasa Kesehatan sebesar 0,44 persen, Obat-obatan sebesar 0,22 persen, dan Perawatan Jasmani dan Kosmetika sebesar 0,15 persen. Sedangkan Jasa kesehatan dan sub kelompok Jasa Perawatan Jasmani tidak mengalami kenaikan.

Kelompok Kesehatan ini memberikan sumbangan inflasi sebesar 0,0101 persen. Komoditi penyumbang inflasi pada kelompok ini antara lain dokter spesialis, ongkos bidan, jamu, obat sakit kepala, hand and body lotion, pembersih/penyegar dan pasta gigi.

(6)

6. Pendidikan, Rekreasi dan Olah Raga

Pada bulan Maret 2010 kelompok ini mengalami kenaikan indeks dari bulan

sebelumnya sebesar 0,10 persen. Dari lima sub kelompoknya dua sub kelompok tidak mengalami perubahan indeks dan tiga sub kelompok mengalami kenaikan yaitu sub kelompok perlengkapan/peralatan pendidikan, rekreasi dan olahraga.

Kelompok ini menyumbang inflasi sebesar 0,0071 persen. Komoditi penyumbang inflasi pada kelompok ini adalah televisi berwarna, buku tulis, bola, raket dan pakaian olah raga.

7. Transpor dan Komunikasi

Kelompok Transpor, Komunikasi & Jasa Keuangan pada bulan Maret 2010 mengalami kenaikan indeks sebesar 2,72 persen dan merupakan kelompok yang paling tinggi dalam memberikan sumbangan inflasi. Dari 4 sub kelompok, dua sub kelompok mengalami kenaikan indeks yaitu sub kelompok transpor dan sub kelompok sarana dan penunjang transpor. Satu sub kelompok tidak mengalami perubahan indeks yaitu Sub kelompok Jasa Keuangan dan satu mengalami penurunan indeks yaitu sub kelompok Komunikasi dan Pengiriman.

Kelompok ini memberikan sumbangan inflasi sebesar 0,0983 persen. Komoditi yang memberikan sumbangan inflasi tertinggi adalah angkutan udara sebesar 0,4992 persen dan sepeda motor sebesar 0,0067 persen

PERBANDINGAN INFLASI TAHUNAN

Laju inflasi tahun 2010 untuk kota Pontianak yang baru berjalan selama tiga bulan atau satu tahun kalender sebesar 2,51 persen. Sedangkan inflasi periode yang sama pada tahun 2007, 2008 dan tahun 2009 masing-masing sebesar 2,56 persen, 4,21 persen dan 1,73 persen.

Besarnya laju inflasi year on year untuk bulan Maret 2010 terhadap Maret 2009 sebesar 5,71 persen sedangkan Laju inflasi year on year untuk bulan Maret 2009 terhadap Maret 2008 sebesar 9,16 persen. Untuk Laju inflasi year on year untuk bulan Maret 2008 terhadap Maret 2007 sebesar 10,32 persen, sedangkan Laju inflasi year on year untuk

(7)

Tabel 3

Inflasi Bulanan, Tahun Kalender, Year on Year Kota Pontianak Tahun 2007 – 2010 (%)

Inflasi Tahun

2007 2008 2009 2010

(1) (2) (3) (4) (5)

1. Maret -0,12

1,78

-0,38 0,66

2. Maret (Tahun Kalender) 2,56 4,21 1,73 2,51 3. Maret - Maret (Year on Year) 6,70 10,32 9,16 5,71

PERBANDINGAN INFLASI ANTAR KOTA DI PULAU KALIMANTAN

Pada bulan Maret 2010 dari delapan kota di Pulau Kalimantan yang dihitung inflasinya, 7 kota mengalami inflasi dan satu kota mengalami deflasi. Tercatat 0,66 persen di Pontianak, 0,24 persen di Sampit, 0,23 persen di Palangkaraya, 0,76 persen di Banjarmasin, 0,62 persen di Balikpapan, 0,70 persen di Samarinda , -0,36 persen di Tarakan dan 1,70 persen di Singkawang.

Pada bulan ini inflasi beberapa kota di pulau Kalimantan menempati urutan yang tinggi dalam inflasi Indonesia. Inflasi tertinggi urutan pertama sampai ke 5 (lima) terjadi di kota-kota di Pulau Kalimantan, secara berurutan terjadi di Singkawang, Banjarmasin, Samarinda, Pontianak dan Balikpapan.

Untuk Indonesia dari 66 kota yang dihitung inflasinya pada bulan Maret 2010, 19 (sembilan belas) kota mengalami inflasi dan 47(empat puluh tujuh) kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Singkawang sebesar 1,70 persen dan inflasi terendah terjadi di Kendari sebesar 0,01 persen. Deflasi tertingggi di Kota Sibolga sebesar -0,96 dan terendah terjadi di Jambi sebesar -0,05 persen.

Gambar 3.

Perbandingan Inflasi Bulan Maret Antar Kota di Pulau Kalimantan (%)

Tabel 4. 0,66 1,70 0,23 0,62 0,70 0,24 0,76 -0,36 -0,50 0,00 0,50 1,00 1,50 2,00 Pont iana k Sing kaw ang Sam pit Pala ngka raya Banj arm asin Balik papa n Sam arin da Tara kan

(8)

Indeks Harga Konsumen Kota Pontianak Bulan Maret 2010 dan Perubahannya Serta Sumbangan Inflasi (Tahun 2007 = 100)

PONTIANAK

Kelompok/Sub Kelompok IHK IHK % Sumbangan

Februari Maret Perubahan Inflasi

2010 2010 thd Feb 2010 (%) [1] [2] [3] [4] [5] UMUM 122,75 123,56 0,66 0,6563 I. BAHAN MAKANAN 137,59 138,55 0,70 0,1789

Padi-padian, Umbi-umbian dan Hasilnya 128,13 129,28 0,90 0,0532

Daging dan Hasil-hasilnya 134,89 135,29 0,30 0,0099

Ikan Segar 153,37 153,09 -0,18 -0,0092

Ikan Diawetkan 145,45 144,79 -0,45 -0,0037

Telur, Susu dan Hasil-hasilnya 128,30 129,82 1,18 0,0356

Sayur-sayuran 153,65 153,98 0,21 0,0047

Kacang – kacangan 130,02 132,79 2,13 0,0145

Buah – buahan 143,09 139,72 -2,36 -0,0348

Bumbu – bumbuan 138,32 144,41 4,40 0,0659

Lemak dan Minyak 128,74 132,75 3,11 0,0426

Bahan Makanan Lainnya 127,08 127,34 0,20 0,0002

II. MAKANAN JADI,MINUMAN,ROKOK & TEMBAKAU 125,41 125,51 0,08 0,0148

Makanan Jadi 118,77 118,77 0,00 0,0000

Minuman yang Tidak Beralkohol 151,95 151,97 0,01 0,0006

Tembakau dan Minuman Beralkohol 124,72 125,16 0,35 0,0142

III. PERUMAHAN, AIR, LISTRIK, GAS & BAHAN BAKAR 122,98 123,23 0,20 0,0462

Biaya Tempat Tinggal 128,04 128,05 0,01 0,0012

Bahan Bakar, Penerangan dan Air 117,58 118,56 0,83 0,0478

Perlengkapan Rumahtangga 111,90 111,92 0,02 0,0004 Penyelenggaraan Rumahtangga 121,35 121,21 -0,12 -0,0032 IV. SANDANG 119,36 119,37 0,01 0,0009 Sandang Laki-laki 117,98 118,09 0,09 0,0015 Sandang Wanita 107,48 107,66 0,17 0,0027 Sandang Anak-anak 105,87 105,97 0,09 0,0011

Barang Pribadi dan Sandang Lain 148,96 148,59 -0,25 -0,0044

V. KESEHATAN 114,89 115,18 0,25 0,0101

Jasa Kesehatan 115,75 116,26 0,44 0,0052

Obat-obatan 104,14 104,47 0,32 0,0023

Jasa Perawatan Jasmani 128,38 128,38 0,00 0,0000

Perawatan Jasmani dan Kosmetika 116,56 116,74 0,15 0,0026

VI. PENDIDIKAN, REKREASI, DAN OLAHRAGA 135,87 136,01 0,10 0,0071

Jasa Pendidikan 157,36 157,36 0,00 0,0000 Kursus-kursus/Pelatihan 125,79 125,79 0,00 0,0000 Perlengkapan/Peralatan Pendidikan 111,38 112,17 0,71 0,0059 Rekreasi 105,63 105,66 0,03 0,0004 Olahraga 123,92 124,68 0,61 0,0008

VII. TRANSPOR, KOMUNIKASI & JASA KEUANGAN 99,35 102,05 2,72 0,3983

Transpor 106,05 111,81 5,43 0,5059

(9)

Tabel 5.

IHK Dan Inflasi Bulan Maret 2010 di 66 Kota Se Indonesia (Tahun 2007 = 100)

No. Kota IHK (%) No. Kota IHK (%)

[1] [2] [3] [4] [1] [2] [3] [4]

1 SINGKAWANG 122,08 1,70 34 SEMARANG 117,43 -0,20

2 BANJARMASIN 121,19 0,76 35 PEMATANG SIANTAR 117,40 -0,24

3 SAMARINDA 124,12 0,70 36 DEPOK 116,26 -0,24

4 PONTIANAK 123,56 0,66 37 SURAKARTA 112,05 -0,24

5 BALIKPAPAN 121,57 0,62 38 TEGAL 119,68 -0,26

6 JAYAPURA 119,07 0,56 39 TANJUNG PINANG 119,34 -0,28

7 TERNATE 122,53 0,33 40 TASIKMALAYA 121,47 -0,30

8 SORONG 135,65 0,31 41 BIMA 125,66 -0,30

9 AMBON 121,22 0,27 42 PALEMBANG 118,75 -0,31

10 BOGOR 119,81 0,26 43 CILEGON 119,67 -0,32

11 BATAM 114,36 0,25 44 PEKAN BARU 115,95 -0,34

12 SAMPIT 117,60 0,24 45 SUKABUMI 119,03 -0,34

13 PALANGKA RAYA 119,36 0,23 46 PURWOKERTO 118,05 -0,34

14 PALOPO 128,06 0,23 47 JEMBER 118,51 -0,35 15 YOGYAKARTA 117,81 0,13 48 TARAKAN 135,19 -0,36 16 JAKARTA 116,80 0,07 49 MAKASSAR 118,59 -0,39 17 BANDUNG 116,05 0,03 50 MAMUJU 122,39 -0,39 18 MANOKWARI 131,35 0,02 51 PAREPARE 121,74 -0,42 19 KENDARI 122,60 0,01 52 PROBOLINGGO 120,77 -0,45 20 JAMBI 119,34 -0,05 53 TANGERANG 119,39 -0,47 21 LHOKSEUMAWE 119,72 -0,08 54 GORONTALO 120,20 -0,47 22 DENPASAR 117,98 -0,08 55 BEKASI 116,33 -0,48

23 PANGKAL PINANG 123,32 -0,09 56 WATAMPONE 131,27 -0,50

24 MAUMERE 128,67 -0,09 57 CIREBON 122,44 -0,54

25 MATARAM 122,29 -0,10 58 BENGKULU 121,62 -0,57

26 SURABAYA 115,82 -0,12 59 SERANG 122,67 -0,62

27 DUMAI 119,49 -0,13 60 PALU 120,19 -0,65

28 BANDA ACEH 118,10 -0,16 61 MEDAN 118,05 -0,66

29 KUPANG 124,54 -0,16 62 KEDIRI 116,98 -0,71

30 MALANG 118,18 -0,17 63 PADANG 119,62 -0,73

31 MADIUN 122,09 -0,18 64 PADANG SIDEMPUAN 118,16 -0,77

32 MANADO 118,72 -0,18 65 BANDAR LAMPUNG 123,43 -0,87

(10)

Informasi lebih lanjut hubungi:

Edi Rahman Asmara, SSi, MM Kepala Bidang Statistik Distribusi

Telepon: 0561-735345 E-mail : [email protected]

BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT

Referensi

Dokumen terkait

Secara umum penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efikasi pemberian makanan tambahan biskuit yang diperkaya dengan tepung protein ikan lele Dumbo, isolat protein kedelai

Sesuai dengan karakter spa sebagai objek penyusunan buku yang hangat dan bersahabat, gaya bahasa yang akan digunakan baik dalam penulisan judul buku, judul bab maupun penulisan

Hasil observasi aktivitas siswa ini menentukan kepraktisan dari permainan Dart Periodic. Perolehan persentase observasi secara keseluruhan dari empat sikap yang

Secara umum keberhasilan anggaran sebagai alat perencanaan dan pengendalian perusahaan sangat ditentukan oleh beberapa faktor dalam sistem penyusunan anggaran itu

Desa Umpanga Kecamatan Bungku Barat Kabupaten Morowali dengan keterlibatan masyarakat Desa Umpanga pada pengukuran kembali areal lokasi transmigrasi, pembukaan

(1996) adalah proses diterimanya rangsang (objek, kualitas, hubungan antar gejala maupun peristiwa) sampai rangsang itu disadari dan dimengerti. Sedangkan iklim kelas

Penentuan proporsi tiap-tiap agregat (batu pecah, abu batu, dan pasir pantai) terhadap total agregat dilakukan dengan menggunakan Metode Diagonal berdasarkan data analisa

(a) Panel Pemeriksa diberikan 5 minit untuk berbincang tentang prestasi pelajar semasa peperiksaan (long case & short case). (b) Pada akhir perbincangan,