• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB X PEDOMAN TRANSISI DAN KAIDAH PELAKSANAAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "BAB X PEDOMAN TRANSISI DAN KAIDAH PELAKSANAAN"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

BAB X

PEDOMAN MASA TRANSISI

DAN KAIDAH PELAKSANAAN

10.1. Pedoman Transisi

Dalam rangka menjaga kesinambungan pembangunan daerah Kabupaten Tabalong dan mencegah terjadinya kekosongan perencanaan pembangunan daerah pada Tahun 2020 (sebagai acuan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah Tahun 2020) yang selanjutnya menjadi pedoman penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun 2020 serta mengingat waktu yang sangat sempit bagi Bupati dan Wakil Bupati terpilih hasil Pemilihan Umum Kepala Daerah tahun 2019 mendatang untuk menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2020 – 2025 serta Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2020, maka dalam masa transisi tersebut Pemerintah Daerah dapat menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2020 sesuai dengan jadwal dan agenda yang ada dengan berpedoman pada RPJMD ini, untuk menyelesaikan masalah-masalah pembangunan daerah yang belum seluruhnya rampung sampai akhir tahun 2019 dan melaksanakan pembangunan daerah tahun 2020. Selanjutnya Bupati dan Wakil Bupati terpilih hasil pemilihan umum kepala daerah (Pemilukada) tahun 2019 dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) hasil Pemilihan Umum 2014 tetap memiliki ruang gerak yang cukup untuk menyempurnakan Rancangan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2020 serta Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2020 yang sudah disusun untuk menjadi acuan pelaksanaan pembangunan daerah yang lebih baik. Selanjutnya RKPD masa transisi merupakan tahun pertama dan bagian yang tidak terpisahkan dari RPJMD Bupati dan Wakil Bupati terpilih hasil pemilukada pada periode berikutnya.

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Tabalong

(2)

dan telah dilantik pada tanggal 17 Maret 2014. Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Tabalong Tahun 2015 – 2019 merupakan pedoman bagi Satuan Kerja Perangkat Daerah dalam menyusun Rencana Strategis (Renstra) SKPD.

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Kabupaten Tabalong Tahun 2015 – 2019 selanjutnya juga menjadi pedoman bagi penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD). Untuk itu perlu dirumuskan kaidah-kaidah pelaksanaan sebagai berikut:

a. SKPD, masyarakat, termasuk dunia usaha, berkewajiban untuk melaksanakan program-progam dalam RPJMD dengan sebaik-baiknya;

b. SKPD berkewajiban untuk menyusun rencana strategis yang memuat visi, misi, tujuan, strategi, kebijakan, program, dan kegiatan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing SKPD dan menjadi pedoman dalam menyusun Renja SKPD setiap tahun;

c. SKPD berkewajiban menjamin konsistensi antara RPJMD dengan Renstra SKPD;

d. Dalam rangka meningkatkan efektivitas pelaksanaan RPJMD, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) berkewajiban untuk melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap penjabaran RPJMD ke dalam Renstra SKPD.

e. Dalam hal terjadi perkembangan yang berpengaruh terhadap target sasaran, kebutuhan keuangan daerah dan lain-lain dalam RPJMD Kabupaten Tabalong Tahun 2015-2019, maka penyesuaian dilakukan melalui penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD), dokumen perencanaan pembangunan daerah yang lain dan Rancangan Anggaran Pembangunan Daerah (RAPBD) untuk setiap tahunnya.

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Tabalong

(3)

f. Bilamana dalam masa RPJMD terjadi kebijakan atau perubahan regulasi yang mengakibatkan peralihan kewenangan suatu urusan pemerintahan akan dilakukan penyesuaian target kinerja yang telah ditetapkan.

Keberhasilan pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tabalong Tahun 2015 – 2019 tergantung pada sikap mental, tekad, semangat, ketaatan dan disiplin para penyelenggara pemerintahan daerah dan dukungan dari pihak swasta/dunia usaha serta masyarakat. Dalam kaitannya dengan itu, seluruh penyelenggara pemerintahan daerah dengan dukungan swasta/dunia usaha dan masyarakat perlu secara sungguh-sungguh melaksanakan program-program pembangunan daerah yang direncanakan, yang selanjutnya dituangkan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) agar mampu memberikan hasil pembangunan yang optimal dan dapat dinikmati secara adil dan merata oleh seluruh masyarakat Kabupaten Tabalong.

BUPATI TABALONG

H. ANANG SYAKHFIANI

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Tabalong

Referensi

Dokumen terkait

seluruh SKPD di dalam lingkungan Pemerintah Kota Lubuklinggau berkewajiban untuk menyusun Renstra yang memuat visi, misi, tujuan, strategi, kebijakan, program,

Penyusunan Perubahan RPJMD Kabupaten Kutai Kartanegara Tahun 2010-2015 mempertimbangkan hasil kajian dan konsepsi Rencana Pembangunan Jangka Panjang

Badan/Dinas/Unit Satuan Kerja di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, berkewajiban menyusun Rencana Strategis Satuan Kerja Perangkat Daerah (Renstra-SKPD)

Dalam rangka menjaga kesinambungan penyelenggaraan kegiatan Kantor Satuan Polisi Pamong Praja dan mengisi kekosongan Rencana Pembangunan Daerah tahun 2016 yang

RPJMD yang baru, maka penyusunan perencanaan pembangunan tahunan dan. penganggaran daerah tetap berpedoman pada

RPJMD Kabupaten Indramayu Tahun 2011-2015 merupakan pedoman bagi Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dalam menyusun Rencana Strategis (Renstra) SKPD, Rencana

Penyediaan energi listrik diarahkan pada pembangunan pusat pembangkit listrik, pengembangan sumber energi listrik alternatif terutama di daerah yang belum terjangkau oleh

menyusun revisi rencana strategis yang memuat visi, misi, tujuan, strategi, kebijakan, program, dan kegiatan pokok pembangunan sesuai dengan tugas dan fungsinya yang