• Tidak ada hasil yang ditemukan

Hubungan Indeks Massa Tubuh Terhadap Usia Menarche Pada Siswi SMP Supriyadi Medan Tahun 2012

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Hubungan Indeks Massa Tubuh Terhadap Usia Menarche Pada Siswi SMP Supriyadi Medan Tahun 2012"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH TERHADAP USIA MENARCHE PADA SISWI SMP SUPRIYADI

MEDAN

ELVY DESMAYANI 115102107

KARYA TULIS ILMIAH

PROGRAM D-IV BIDAN PENDIDIK FAKULTAS KEPERAWATAN UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

(2)
(3)

Judul : Hubungan Indeks Massa Tubuh Terhadap Usia Menarche Pada

Latar belakang : Menarche merupakan haid pertama yang dialami oleh setiap remaja putri yang akan memasuki masa pubertas. Peristiwa menarche terjadi tidak sama setiap individu. Usia menarche dipengaruhi faktor keturunan, keadaan gizi dan kesehatan umum. Status gizi dapat diinterpretasikan dari indeks massa tubuh seseorang. IMT ditentukan oleh berat badan dan tinggi badan. Berat badan sangat mempengaruhi status gizi dalam kaitannya terhadap usia menarche. Meningkatnya usia menarche disebabkan oleh baiknya keadaan gizi dan kesehatan umum.

Tujuan penelitian : Mengetahui hubungan antara Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan usia menarche pada siswi SMP Supriyadi Medan tahun 2012.

Metode penelitian : penelitian ini menggunakan desain jenis korelasi dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 33 siswi. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan total sampling. Penelitian ini dilakukan di SMP Supriyadi Medan. Data dianalisis menggunakan product moment Hasil : data yang diperoleh menunjukkan bahwa rata-rata tinggi badan siswi SMP Supriyadi adalah 1,49 meter. Berat badan rata-rata sebesar 45,09 kg. Rata-rata IMT 20,35 kg/m2. Rata-rata usia menarche 151,5 bulan atau 12,6 tahun. Hasil uji statistik menyatakan bahwa adanya korelasi sedang dan hubungan yang bermakna antara indeks massa tubuh terhadap usia menarche dengan nilai r = -0,498 dan p (value) = 0,003.

Kesimpulan : dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya korelasi cukup atau adanya hubungan yang signifikan diantara kedua variabel dan bernilai negative berarti semakin besar nilai indeks massa tubuh maka usia menarche akan semakin rendah, jadi perlu adanya penyuluhan kesehatan reproduksi khususnya tentang status gizi terhadap usia menarhe sebaiknya diberikan sebelum memasuki jenjang SMP karena dengan buruknya status gizi seseorang maka kesehatan reproduksi dapat terganggu secara menyeluruh.

(4)

KATA PENGANTAR

Puji syukur peneliti ucapkan kepada ALLAH SWT karena atas berkat rahmat dan hidayah-Nya, peneliti dapat menyelesaikan karya tulis ilmiah yang berjudul “Hubungan Indeks Massa Tubuh Terhadap Usia Menarche Pada Siswi SMP

Supriyadi Medan Tahun 2012”.

Peneliti menyadari bahwa dalam pembuatan karya tulis ilmiah ini masih banyak dapat kekurangan dan kesalahan baik dari isi maupun tulisan. Peneliti mengharapkan kritik dan saran dari pembaca yang dapat membangun sehingga dapat menjadi perbaikan dimasa yang akan datang.

Pada kesempatan ini peneliti ingin mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dan membimbing peneliti dalam menyelesaikan karya tulis ilmiah ini yaitu :

1. dr. Dedi Ardinata, M.Kes selaku Dekan Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara.

2. Nur Asnah sitohang, S.Kep. Ns.M.Kep, selaku Ketua program studi D-IV Bidan Pendidik Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara.

3. Erniyati, SKp.MNs, selaku dosen pembimbing dalam penyusunan karya tulis ilmiah ini, yang telah membimbing sehingga karya tulis ilmiah ini selesai.

4. Seluruh dosen, staf dan pegawai administrasi program studi D-IV Bidan Pendidik Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara.

(5)

6. Rekan-rekan mahasiswa D-IV Bidan Pendidik Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara T.A 2011/2012, yang telah banyak memberikan dukungan terhadap peneliti dalam menyelesaikan karya tulis ilmiah ini.

Dengan segala keterbatasan dalam pembuatan karya tulis ilmiah ini, peneliti menyadari bahwa karya tulis ilmiah ini masih jauh dari kesempurnaan. Untuk itu, peneliti mengharapkan kritik dan saran yang sifatnya membangun demi kesempurnaan karya tulis ilmiah nantinya.

Akhir kata peneliti ucapkan terimah kasih atas semua bantuan yang diberikan, semoga mendapat anugerah dari ALLAH SWT. Amin Ya Robbal Alamin.

Medan, Juni 2012 Peneliti

(6)

DAFTAR ISI

DAFTAR LAMPIRAN ... viii

BAB I PENDAHULUAN ... 1

2. Bagi Pengembangan Ilmu Pengetahuan ... 4

3. Bagi Remaja Putri ... 4

(7)

BAB III KERANGKA KONSEP KONSEPTUAL ... 16

A. Kerangka Konsep... 16

B. Hipotesis ... 16

C. Defenisi Operasional ... 17

BAB IV METODE PENELITIAN ... 18

G. Prosedur Pengumpulan Data... 21

H. Analisa Data... 21

1. Univariat ... 21

2. Bivariat... 21

BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN ... 22

A. Hasil Penelitian ... 22

1. Analisa Univariat ... 22

2. Analisa Bivariat ... 23

B. Pembahasan ... 24

1. Usia Menarche ... 24

2. Indeks Massa Tubuh ... 25

3. Hubungan Indeks Massa Tubuh Terhadap usia Menarche ... 26

4. Keterbatasan Penelitian ... 26

5. Implikasi Hasil Penelitian ... 27

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN ... 28

A. Kesimpulan... 28

B. Saran ... 28

(8)

DAFTAR TABEL

(9)

DAFTAR SKEMA

(10)

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1 : Lembar Persetujuan Menjadi Responden

Lampiran 2 : Lembar Kuesioner

Lampiran 3 : Master Tabel Penelitian

Lampiran 4 : Hasil Out Put Data Penelitian

Lampiran 5 : Surat izin penelitian dari Fakultas Keperawaatan USU

Lampiran 6 : Surat Balasan Izin Penelitian dari SMP Supriyadi Medan

Lampiran 7 : Lembar Konsultasi Karya Tulis Ilmiah

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan uraian tersebut, peneliti tertarik untuk mengetahui adanya hubungan dan korelasi antara karies yang tidak dirawat menggunakan indeks PUFA/pufa dengan massa tubuh

Hubungan Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan Usia Terjadinya Menarche pada Siswi Sekolah Dasar Ngoresan Surakarta.. Skripsi Fakultas Kedokteran, Universitas

Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Analitik korelasi dengan desain studi cross sectional yaitu untuk mengetahui hubungan indeks massa tubuh (IMT) dengan

Penelitian Amaliah dan Pujonarti (2010) terhadap remaja usia 10-15 tahun di Indonesia mengungkapkan bahwa usia menarche memiliki hubungan yang signifikan dengan status

Beberapa dekade terakhir ini, telah terjadi kecenderungan onset menarche dini yang dikaitkan dengan nutrisi yang lebih baik.. Penelitian yang telah ada menemukan penurunan

Pada penelitian ini variabel asupan karbohidrat menujukkan adanya hubungan yang signifikan dengan indeks massa tubuh dan dapat mengurangi indeks massa tubuh pada

Hasil penelitian ini menunjukan dari30 responden sebanyak 27 siswi (90%) yang mengalami menarche pada usia normal dengan status gizi baik dan 3 siswi (10%) mengalami

JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI 6175 HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH IMT DENGAN USIA MENARCHE PADA SISWI SMP NEGERI1 SITOLI ORI KABUPATEN NIAS UTARA Suci Nanda Resti Tarigan1* Program