• Tidak ada hasil yang ditemukan

KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN ARSITEKTUR

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN ARSITEKTUR"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN ARSITEKTUR

BALAI SIDANG DI SURAKARTA

PANDU KARTIKO

NIM. I0213069

PROGRAM STUDI ARSITEKTUR

FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS SEBELAS MARET

SURAKARTA

(2)

2

DAFTAR ISI

DAFTAR ISI ... 2

DAFTAR GAMBAR ... 6

DAFTAR TABEL ... 8

BAB I PENDAHULUAN ... 9

1.1. Pengertian Judul ... 9

1.2. Latar Belakang ... 9

1.3. Permasalahan dan Persoalan ... 17

1.3.1. Permasalahan ... 17

1.3.2. Persoalan ... 17

1.4. Tujuan dan Sasaran ... 17

1.4.1. Tujuan ... 17

1.4.2. Sasaran ... 17

1.5. Lingkup dan Batasan ... 18

1.5.1. Lingkup ... 18

1.5.2. Batasan ... 18

1.6. Sistematika Penulisan ... 18

BAB II METODE PERENCANAAN DAN PERANCANGAN ... 20

2.1. Alur Perumusan Konsep ... 20

BAB III TINJAUAN PUSTAKA ... 23

3.1. MICE (Meeting, Incentive Trip, Convention, and Exhibition) ... 23

3.1.1. Definisi Jasa Konvensi, Perjalanan Insentif, dan Pameran ... 23

3.1.2. Objek-objek Kegiatan MICE ... 23

3.1.3. Karakteristik Kegiatan MICE ... 26

(3)

3

3.2.1. Pengertian Arsitektural Akustik ... 26

3.2.2. Elemen-elemen Pokok Arsitektural Akustik ... 27

3.3. Lokalitas ... 35

BAB IV DATA DAN INFORMASI LOKASI ... 37

4.1. Gambaran Umum Kota Surakarta ... 37

4.1.1. Letak dan Kondisi Geografis Kota Surakarta ... 38

4.1.2. Demografi Kota Surakarta ... 38

4.1.3. Klimatologi Kota Surakarta ... 39

4.1.2. Potensi Kota Surakarta sebagai Lokasi Penyelenggaraan MICE ... 39

BAB V BALAI SIDANG YANG DIRENCANAKAN... 42

5.1. Gambaran Umum ... 42

5.1.1. Pengertian ... 42

5.1.2. Fungsi ... 42

5.1.3. Motivasi ... 42

5.1.4. Lingkup dan Struktur Organisasi ... 43

5.1.5. Peranan ... 43

5.1.6. Skala Pelayanan ... 44

5.2. Kegiatan Balai Sidang yang Direncanakan ... 44

5.2.1. Kegiatan yang Diwadahi ... 44

5.2.2. Frekuensi Kegiatan ... 46

5.2.3. Pelaku Kegiatan ... 47

5.3. Kriteria Bangunan Balai Sidang ... 47

5.3.1. Pemilihan dan Pengolahan Tapak ... 47

5.3.2. Persyaratan Ruang Auditorium ... 47

5.3.3. Bentuk dan Tampilan Bangunan ... 49

BAB VI ANALISIS PERENCANAAN DAN ANALISIS PERANCANGAN ... 50

(4)

4

6.1.1. Visi dan Misi ... 50

6.1.2. Fungsi ... 51

6.1.4. Analisis Konsep Lokalitas ... 53

6.2. Analisis Perancangan ... 54

6.2.1. Analisis Kegiatan dan Peruangan ... 54

6.2.2. Analisis Tapak ... 77

6.2.3. Analisis Fisik Bangunan ... 85

6.2.4. Analisis Sistem Struktur dan Utilitas ... 88

BAB VII KONSEP BALAI SIDANG DI SURAKARTA ... 109

7.1. Konsep Peruangan ... 109

7.1.1. Konsep Kegiatan, Pengguna, dan Kebutuhan Ruang ... 109

7.1.2. Konsep Luasan Ruang ... 111

7.1.3. Konsep Pola Hubungan Ruang ... 112

7.2. Konsep Ruang Auditorium Utama ... 113

7.3. Konsep Tapak ... 116

7.4. Konsep Pengolahan Tapak ... 116

7.4.1. Konsep Pencapaian dan Sirkulasi ... 116

7.4.2. Konsep View dan Orientasi ... 117

7.4.3. Konsep Pencegahan Kebisingan ... 117

7.4.4. Konsep Zonifikasi ... 117

7.5. Konsep Fisik Bangunan ... 118

7.5.1. Konsep Tata Massa ... 118

7.5.2. Konsep Gubahan Massa ... 119

7.5.3. Konsep Tampilan Bangunan ... 120

7.6. Konsep Struktur dan Utilitas ... 121

7.6.1. Konsep Sistem Struktur ... 121

(5)

5 7.6.3. Konsep Pengkondisian Lingkungan Akustik ... 125

7.6.4. Konsep Evakuasi ... 129

(6)

6

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1. Peta Kota Surakarta ... 10

Gambar 2. Grafik Data Kunjungan Domestik dan Mancanegara ke Surakarta 2013-2015 ... 11

Gambar 3. Jogja Expo Center ... 12

Gambar 4. Balai Soedjatmoko ... 14

Gambar 5. Diamond Solo Convention Center ... 14

Gambar 6. Potret Kehidupan Mayarakat Kota Surakarta ... 16

Gambar 7. Skema Alur Perumusan Konsep Perencanaan dan Perencanaan ... 20

Gambar 8. Kesalahan Pada desain Balkon ... 30

Gambar 9. Terjadinya Pembayangan Suara ... 31

Gambar 10. Pemusatan Bunyi Akibat Bidang Lengkung ... 31

Gambar 11. Gaung Akibat Dinding Paralel yang sangat Reflektif ... 32

Gambar 12. Grafik dan Rumus Sabine ... 33

Gambar 13. Peta Wilayah Administrasi Kota Surakarta ... 37

Gambar 14. Distribusi Penduduk Kota Surakarta (persen) ... 39

Gambar 15. Struktur Organisasi Balai Sidang yang Direncanakan ... 43

Gambar 16. Bentuk Denah pada Ruang Auditorium ... 69

Gambar 17. Pola Kursi pada Ruang Auditorium ... 70

Gambar 18. Persyaratan Lebar overhang Balkon ... 71

Gambar 19. Pemusatan Suara pada Parapet Balkon ... 72

Gambar 20. Desain Penanganan Parapet Balkon ... 72

Gambar 21. Ukuran Standar Kursi Teater ... 73

Gambar 22. Ukuran Luas Area Kursi Balai Sidang ... 73

Gambar 23. Tata Letak Kursi yang Dirancang ... 74

Gambar 24. Sudut Ideal Pandangan Mata Penonton ... 75

Gambar 25. Jenis-jenis Mekanisme Perubahan Tinggi Lantai ... 76

Gambar 26. Mekanisme Kerja Spiralift ... 77

Gambar 27. Penggunaan Mekanisme Spiralift pada Balai Sidang yang Direncanakan .... 77

Gambar 28. Kondisi Eksisting Tapak ... 78

Gambar 29. Kondisi Aksesibilitas pada Tapak ... 80

Gambar 30. Potensi-potensi view dari Dalam Tapak... 81

(7)

7

Gambar 32. Kondisi Sumber Kebisingan pada Tapak ... 83

Gambar 33. Hasil Zonifikasi pada Balai Sidang yang Direncanakan ... 85

Gambar 34. Peletakan Unit AC Sentral pada Auditorium ... 92

Gambar 35. Kondisi Lingkungan di Sekitar Tapak ... 100

Gambar 36. Solusi Terhadap Pengkondisian Akustik Medium-makro... 100

Gambar 37. Pemilihan Penempatan Material pada Interior Auditorium ... 101

Gambar 38. Pantulan Suara Terhadap Bidang-bidang Pantul pada Plafond ... 102

Gambar 39. Peletakan Pintu Darurat pada Auditorium Utama ... 106

Gambar 40. Peletakan Assembly Point ... 107

Gambar 41. Ukuran Luas Area Kursi Balai Sidang ... 114

Gambar 42. Tata Letak Kursi yang Dirancang ... 115

Gambar 43. Pengaruh Pengggunaan Spiralift Terhadap Interior Auditorium ... 115

Gambar 44. Kondisi Sekeliling Tapak ... 116

Gambar 45. Sumber Kebisingan pada Tapak ... 117

Gambar 46. Hasil Konsep Zonifikasi pada Tapak ... 118

Gambar 47. Penempatan Unit AC Sentral pada Auditorium ... 122

Gambar 48. Kondisi Lingkungan di Sekitar Tapak ... 125

Gambar 49. Konsep Pengkondisian Akustik Medium-makro ... 126

Gambar 50. Konsep Penempatan Material Akustik pada Interior Auditorium ... 127

Gambar 51. Konsep Pemantulan Suara oleh Bidang-bidang Pantul ... 127

Gambar 39. Peletakan Pintu Darurat pada Auditorium Utama ... 130

(8)

8

DAFTAR TABEL

Tabel 1. Data Kunjungan Domestik dan Mancanegara ke Surakarta 2013-2015 ... 11

Tabel 2. Kapasitas Beberapa Gedung Pertemuan di Kota Surakarta ... 12

Tabel 3. Kapasitas Ballroom Beberapa Hotel Berbintang di Kota Surakarta ... 12

Tabel 4. Tabel Nilai Waktu Dengung yang Ideal ... 34

Tabel 5. Distribusi Penduduk Kota Surakarta ... 38

Tabel 6, Tabel Data Klimatologi Kota Surakarta... 39

Tabel 7. Kebutuhan Ruang pada Kelompok Kegiatan Utama ... 57

Tabel 8. Kebutuhan Ruang pada Kelompok Kegiatan Pendukung ... 58

Tabel 9. Kebutuhan Ruang pada Kelompok Kegiatan Komersial ... 58

Tabel 10. Kebutuhan Ruang pada Kelompok Kegiatan Pengelolaan ... 58

Tabel 11. Kebutuan Ruang pada Kelompok Kegiatan Servis ... 59

Tabel 12. Kapasitas Balai Sidang yang Ada di Indonesia ... 60

Tabel 13. Perhitungan Luasan Ruang Kegiatan Utama dan Pendukung... 63

Tabel 14. Perhitungan Luasan Ruang Kegiatan Komersial ... 64

Tabel 15. Perhitungan Luasan Ruang Kegiatan Pengelolaan ... 64

Tabel 16. Perhitungan Luasan Ruang Kegiatan Servis ... 66

Tabel 17. Rekapitulasi Total Luasan Ruang ... 66

Tabel 18. Peraturan Daerah yang Berlaku ... 79

Tabel 19. Analisis Kelompok Kegiatan untuk Mendapatkan Zonifikasi ... 84

Tabel 20. Jenis-jenis Sistem Distribusi Air Konvensional ... 93

Tabel 21. Jenis-jenis Limbah Air Kotor dan Sumbernya ... 94

Tabel 22. Sumber-sumber Listrik yang dapat Digunakan ... 95

Tabel 23. Jenis-jenis Penangkal Petir yang Tersedia ... 99

Tabel 24. Material-material yang Dipilih pada Interior Auditorium ... 102

Tabel 25. Perhitungan Luas Permukaan Interior Auditorium ... 103

Tabel 26. Perhitungan Nilai Total Luas Permukaan dengan Koefisien Material ... 104

Tabel 28. Konsep Luasan Ruang Balai Sidang yang Direncanakan ... 112

Referensi

Dokumen terkait

VI-15 mengkombinasikan material yang terdapat pada alam Kaliurang dan sesuai

Konsep penggunaan material bekas yang ditonjolkan pada Hotel Resor di Pantai Sepanjang adalah memunculkan citra material bekas dengan cara : a. Mengolah material baru

Perbedaan warna ataupun permainan material pada interior lantai galeri outdoor dapat membantu para pengunjung menikmati karya seni dan sebagai bantuan akan sirkulasi

Konsep penampilan interior Panti Asuhan Anak Telantar di Yogyakarta dirancang sesuai dengan karakter psikologis anak asuh dan suasana yang interaktif..

Material bahan akustik yang digunakan pada ruang kelas praktek yaitu:. a) Lantai menggunakan karpet. b) Dinding pelingkup menggunakan kayu, glasswool, gypsum,

Puji Syukur penulis panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa karena berkat kasih setiaNya, penulis dapat memenuhi kewajiban untuk menyelesaikan Buku Konsep

Di dalam perancangan interior sanggar seni tari tradisional, salah satu hal yang harus diperhatikan adalah sistem akustik ruang di mana pemakaian material peredam suara sangat

Oleh sebab itu, usaha pendekatan perancangan masjid dengan cara pandang konsep pemikiran arsitektur modern yang memiliki persamaan spirit dengan konsep Islami