• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

Pada umumnya perusahaan memiliki dua tujuan, yaitu tujuan jangka pendek dan tujuan jangka panjang. Tujuan jangka pendek perusahaan adalah memperoleh laba, sedangkan tujuan jangka panjang perusahaan adalah meningkatkan nilai perusahaan (Sartini dan Purbawangsa, 2014). Pendapat yang hampir senada disampaikan Wahyudi dan Pawestri (2006) bahwa tujuan perusahaan dalam jangka panjang adalah mengoptimalkan nilai perusahaan.

Perusahaan yang ingin mencapai tujuan jangka panjang akan mengambil beberapa keputusan berupa keputusan investasi, kebijakan deviden, serta keputusan pendanaan (Husnan dan Pudjiastuti, 2006). Ketiga keputusan keuangan tersebut merupakan keputusan yang saling berkaitan satu sama lainnya serta mempengaruhi nilai perusahaan.

Van Horne (dalam Purnamasari, dkk, 2009) menjelaskan bahwa manajer keuangan perusahaan dihadapkan pada keputusan keuangan yang meliputi keputusan investasi (investment decision), keputusan pendanaan (financing decision) dan keputusan yang menyangkut pembagian laba dalam bentuk deviden. Ketiga keputusan tersebut saling berkaitan dan setiap keputusan keuangan yang diambil akan mempengaruhi keputusan keuangan yang lainnya. Dari pendapat tersebut maka jelas bahwa berbagai kepentingan yang terkait dengan masalah deviden pada prinsipnya menjadi tugas dan tanggung jawab manajer keuangan dalam perusahaan. Manajer tersebut harus mampu membuat keputusan yang terbaik dan dapat mengakomodasi semua kepentingan yang ada dan meminimalkan dampak negatif yang bisa muncul.

(2)

Menurut Kusumadilaga (dalam Gayatri dan Mustanda, 2013), nilai perusahaan mencerminkan nilai saat ini dari pendapatan yang diinginkan dimasa mendatang dan indikator bagi pasar dalam menilai perusahaan secara keseluruhan. Berbagai faktor yang dapat mempengaruhi nilai perusahaan adalah struktur modal, kebijakan deviden dan keputusan

investasi. Kombinasi optimal dari keputusan manajemen dapat

mengoptimalkan nilai perusahaan yang akan mempengaruhi kemakmuran pemegang saham. Pendapat senada dikemukakan Afzal dan Rohman (dalam Sartini dan Purbawangsa, 2014) bahwa nilai perusahaan yang optimal akan dicapai dengan mengkombinasikan fungsi-fungsi dari manajemen keuangan. Satu keputusan keuangan yang diambil akan mempengaruhi keputusan keuangan yang lainnya, sehingga nantinya akan berdampak pula terhadap nilai perusahaan.

Pengaruh keputusan investasi, keputusan pendanaan, kebijakan deviden, dan profitabilitas terhadap nilai perusahaan telah dikaji dalam beberapa penelitian sebelumnya, namun hasilnya berbeda-beda. Penelitian yang dilakukan oleh Fenandar dan Raharja (2012) hasil penelitiannya kebijakan deviden berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan, sedangkan keputusan investasi dan keputusan pendanaan tidak berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan. Prihatiningsih dan Indarti (2012) hasil penelitiannya keputusan investasi dan keputusan pendanaan berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan, sedangkan kebijakan deviden tidak berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan. Sartini dan Purbawangsa (2013) hasil penelitiannya keputusan investasi, keputusan pendanaan, dan kebijakan deviden berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan. Wijaya dkk (2010) hasil penelitiannya keputusan investasi, keputusan pendanaan dan kebijakan deviden berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan. Gayatri dan Mustanda (2013) hasil penelitinnya struktur modal dan keputusan investasi berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan, sedangkan kebijakan deviden tidak berpengaruh positif terhadap nilai

(3)

perusahaan. Serta Lestari, dkk (2012) hasil penelitiannya kebijakan deviden dan keputusan pendanaan berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan, sedangkan keputusan investasi tidak berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan. Suya Raharja dan Ghani Ibrahim (2012) Sebagian hasil penelitianmembuktikan keputusan investasi, kebijakan deviden, serta keputusan pendanaan berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan, sedangkan beberapa penelitian lainnya menemukan bahwa keputusan pendanaan dan kebijakan deviden berpengaruh negatif terhadap nilai perusahaan.

Faktor lain yang dapat pula berpengaruh terhadap nilai perusahaan adalah profitabilitas. Profitabilitas merupakan kemampuan suatu perusahaan untuk mendapatkan laba dalam suatu periode tertentu. Profitabilitas penting dalam usaha mempertahankan kelangsungan hidupnya dalam jangka panjang, karena profitabilitas menunjukkan apakah badan usaha tersebut mempunyai prospek yang baik di masa yang akan datang. Dengan demikian setiap badan usaha akan selalu berusaha meningkatkan profitabilitasnya, karena semakin tinggi tingkat profitabilitas suatu badan maka kelangsungan hidup badan usaha tersebut akan lebih terjamin. (Hermuningsih, 2014).

Hasil penelitian Martikarini (2013) membuktikan bahwaprofitabilitas dan kebijakan dividen secara parsial berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan, sedangkan kebijakan hutang tidak berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan. Kemudian secara simultan profitabilitas, kebijakan hutang, dan kebijakan dividen berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Hasil penelitian Hermuningsih (2014) juga menunjukkan bahwa variabel profitabilitas dan struktur modal berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan. Ini berarti, semakin besar profitabilitas dan semakin besar proporsi hutang dalam struktur pendanaan perusahaan, maka semakin besar pula nilai perusahaan tersebut. Hasil yang sama juga dijumpai pada penelitian Nugroho (2012) bahwa variabel profitabilitas berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan.

(4)

Berdasarkan uraian tentang pengaruh keputusan investasi, keputusan pendanaan, kebijakan deviden, dan profitabilitas, maka perlu dilakukan penelitian lanjutan mengingat ada beberapa hasil penelitian yang inkonsisten, sehingga dapat diketahui lebih jauh pengaruh yang lebih konsisten dari beberapa variabel yang dapat mempengaruhi nilai perusahaan.

Penelitian ini merupakan replikasi dari penelitian Gayatri dan Mustanda (2013), yang mengkaji tentang pengaruh struktur modal, keputusan investasi, kebijakan dividen terhadap nilai perusahaan pada perusahaan manufaktur. Hal ini didasari pertimbangan bahwa penelitian tersebut termasuk paling baru dibandingkan penelitian lainnya dengan tema yang sejenis. Perbedaan penelitian ini dengan penelitian Gayatri dan Mustanda (2013) maupun penelitian lain sebelumnya adalah :

1. Menambahkan satu variabel bebas, yaitu profitabilitas. Variabel ini tidak ada dalam penelitian Gayatri dan Mustanda (2013).

2. Menggunakan data yang lebih baru (update), yaitu tahun 2012-2015. Penelitian Gayatri dan Mustanda (2013) mengambil data tahun 2010-2012.

3. Perusahan manufaktur yang diteliti difokuskan pada subsektor tekstil dan garmen serta subsektor makanan dan minuman, mengingat kedua subsektor tersebut mempunyai jumlah perusahaan paling banyak dibandingkan subsektor lainya.Penelitian Gayatri dan Mustanda (2013) meneliti seluruh perusahan manufaktur.

Berdasarkan latar belakang yang diambil sebagai judul adalah: ”Analisis Pengaruh Keputusan Investasi, Keputusan Pendanaan, Kebijakan Deviden, dan ProfitabilitasTerhadap Nilai Perusahaan Pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2012-2015”.

(5)

1.2 Perumusan Masalah

Berdasarkan uraian latar belakang,dapat dirumuskan permasalahan sebagai berikut :

1. Apakah keputusan investasi berpengaruh positif terhadap nilai

perusahaan?

2. Apakah keputusan pendanaan berpengaruh positif terhadap nilai

perusahaan?

3. Apakah kebijakan deviden berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan?

4. Apakah profitabilitas berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan?

1.3 Pembatasan Masalah

Dalam penelitian ini, variabel yang dapat mempengaruhi nilai perusahaandibatasi pada 4 (empat), yaitu: keputusan investasi. keputusan pendanaan, kebijakan deviden, dan profitabilitas, dengan pertimbangan efisiensi.Penelitian juga dapat lebih terfokus dan empat variabel bebas tersebut juga banyak dikaji pada penelitian-penelitian sebelumnya.Selain itu, perusahaan manufaktur yang diteliti juga dibatasi pada 2(dua) subsektor, yaitu subsektor tekstil dan garmen serta subsektor makanan dan minuman. Pembatasan tersebut dengan pertimbangan dua subsektor merupakan peringkat 1 s.d 2 jumlah perusahaan yang paling banyak dalam sektor manufaktur.

1.4 Tujuan Penelitian

Sesuai dengan perumusan masalah, maka tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut:

1. Untukmemproksi bukti empiris pengaruh positif keputusan

investasiterhadap nilai perusahaan.

2. Untukmemproksi bukti empriris pengaruh positifkeputusan

pendanaanterhadap nilai perusahaan.

3. Untukmemproksi bukti empiris pengaruh positifkebijakan

(6)

4. Untukmemproksi bukti empiris pengaruh positif profitabilitas terhadap nilai perusahaan

1.5 Manfaat Penelitian

1. Manfaat Praktis

a. Bagi Perusahaan

Hasil penelitian ini diharapkan juga dapat menjadi bahan masukan bagi perusahaan manufaktur agar dapat meningkatkan kinerja dalam pengelolaan keuangan serta meingkatkan citra positif perusahaan di mata investor dan calon investor.

b. Bagi Investor

Hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat sebagai masukan dan bahan pertimbangan bagi investor dalam rangka untuk menjual atau membeli saham perusahaan manufaktur yang go public.

c. Bagi Masyarakat

Hasil penelitian ini diharapkan dapat menambah wawasan dan pengetahuan mengenai perusahaan manufaktur yang go publicserta dapat meningkatkan minat masyarakat untuk melakukan investasi melalui saham sehingga perdagangan di bursa saham semakin meningkat dan dinamis.

2. Manfaat Teoritis

Hasil penelitian ini diharapkan dapat lebih mengembangkan kajian teoritis mengenai keputusan investasi, keputusan pendanaan, kebijakan deviden, profitabilitasdan nilai perusahaanserta dapat menjadi bahan referensi bagi penelitian selanjutnya.

Referensi

Dokumen terkait

dapat dilihat pada gambar 1.3 NASIONA L RPJMN 2015-2019 NAWACITA RENSTRA KEMENPUPR 2015-2019 RENSTRA DJCK 2015-2019 RENSTRA CIPTA KARYA /RAD GERAKAN NASIONAL 100-0-100 PROVINSI

Berdasarkan model harga lahan dari hasil analisis regresi harga lahan Kota Magelang, didapatkan variabel-variabel yang berpengaruh terhadap harga lahan di Kota

Hasil penelitian yang menunjukan nilai ekonomi air total resapan hutan lindung Gunung Sinabung dan hutan lindung TWA Deleng Lancuk di Desa Kuta Gugung dan Desa Sigarang

Pada penulisan ilmiah ini penulis juga memberikan lampiran yang berisi script-script dan tampilan dari halaman-halaman website tempat wisata perkampungan budaya betawi

Sebutkan 2 (dua ) perilaku yang dilarang yang dijelaskan dalam surat

Hasil penelitian ini mendukung penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Suyanti & Aryani (2010), corporate governance yang diproksikan dengan kepemilikan institusional

Dalam mendesain pakaian yang akan diluncurkan oleh Sandiwara Store, desain musik atau film yang akan diluncurkan oleh Sandiwara Store akan lebih mudah

Pembangunan, peningkatan dan pengembangan jaringan jalan yang menghubungkan antara bagian barat dengan tengah Kalimantan Selatan dan antara bagian tengah dengan