• Tidak ada hasil yang ditemukan

Jurnal arkeologi Siddhayatra Vol.22 No.2 Tahun 2017 - Repositori Institusi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "Jurnal arkeologi Siddhayatra Vol.22 No.2 Tahun 2017 - Repositori Institusi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan"

Copied!
85
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1. Keletakan Peta kuno menurut Obdeyn , pulau Sumatera lebih tipis bagian Timurnya dari sekarang, sedangkan pulau-pulau di bawah Singapura sampai pulau Bangka menjadi satu dengan Semenanjung Malaka (Daldjoeni 1984, 43)
Gambar 2. Keletakan Peta Jalur Pelayaran dan Perdaganga di Asia Tenggara Sekitar Abad ke-7 M (Achadiati 1988, 32)
Gambar 1. Lokasi Situs Lesung Batu, Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Musi Rawas Utara (Sumber: Peta Musi Rawas dalam Angka  Tahun 2013)
Gambar 2. Pondasi Candi Lesung Batu (Sumber: Dok Balar Sumsel 2013).
+7

Referensi

Dokumen terkait

Hasil penelitian tentang Pola Permukiman Masa Lampau di Kawasan danau di Jawa Timur merupakan alasan dan modal pertama untuk materi buku ini, sedangkan alasan

Temuan-temuan pada spit 1 ini berupa : 10 buah kereweng bibir polos, 5 buah kereweng karinasi, 33 buah kereweng badan polos, 2 buah fragmen terracotta, 32 buah fragmen bata, 2 buah

Beberapa bagian dari tubuh dan kepala, antara lain fragmen costa, beberapa buah gigi dan beberapa fragmen tulang lainnya yang kami perkirakan merupakan fragmen tulang tengkorak

a. Tjokro Sudjono & Sdr. Soeroso dari Pusat Penelitian Purbakala dan Peninggalan Nasional Jakarta. Sudiarto dari Kantor Cabang I Lembaga Purbakala dan Peninggalan

Tetapi elemen-elemen lain (yang umumnya) berdemensi tiga dibuat dari batu alam (semacam andesit lunak) ; antara lain: makara, arca, puncak-puncak mercu dan lain sebagainya.

Selama penelitian, keramik merupakan temu- an yang paling banyak didapatkan bila dibandingkan dengan artefak lainnya. Temuan keramik hasil survei sebagian besar dapat

Terdiri dari empat buah prasasti batu berba- hasa Sansekerta. Prasasti pertama tidak berangka tahun dan diperkirakan berasal dari pertengahan abad ke-8.. Nama Walaing

Lapisan ketiga terdiri dari lapisan tanah liat gembur berwarna coklat kehitam- hitaman, masih dijumpai artefak, khusunya keramik asing, yang tersebar hampir di semua kotak..