• Tidak ada hasil yang ditemukan

Ekstraksi dan Karakterisasi Pektin dari Buah Pandan Laut (Pandanus tectorius)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Ekstraksi dan Karakterisasi Pektin dari Buah Pandan Laut (Pandanus tectorius)"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 6. Hubungan Suhu dan Waktu Ekstraksi Terhadap Kadar Air (bk)
Gambar 7. Hubungan Suhu dan waktu Ekstraksi Terhadap Kadar Abu
Grafik  hubungan  antara  suhu  dan  waktu  ekstraksi  terhadap  kekuatan  gel  dapat  dilihat  pada  Gambar 11

Referensi

Dokumen terkait

Interaksi perbandingan bahan dengan pelarut dan lama ekstraksi berpengaruh nyata terhadap kadar total karotenoid, tingkat kemerahan (a*), dan tingkat kekuningan

Jenis pelarut terbaik yang diperoleh pada ekstraksi pektin dari kulit dan dami buah cempedak, yaitu pelarut asam sitrat selama waktu 90 menit dengan rendemen pektin

Nilai berat ekivalen yang dihasilkan rendah pada waktu ekstraksi 120 menit mengalami penurunan kemungkinan karena belimbing wuluh sampel tercampur dengan belimbing wuluh yang

Parameter yang akan diamati pada pektin hasil ekstraksi albedo semangka adalah rendemen, kadar air, kadar abu, berat ekivalen, kadar metoksil dan kadar

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi asam sitrat, suhu dan waktu terbaik dalam menghasilkan ekstraksi pektin dengan rendemen tinggi.. Kata

Hasil ekstraksi rumput laut Kappaphycus alvarezii dilakukan karakterisasi yang meliputi rendemen kadar air, kadar abu, viskositas, kadar sulfat, kuat gel dan hasil FTIR

Kadar air yang tinggi disebabkan suhu yang rendah tidak mampu menguapkan air pada pektin, sebaliknya semakin tinggi suhu dan semakin lama waktu ekstraksi akan

Pengaruh Temperatur dan Waktu Ekstraksi Terhadap Kadar Metoksil Pektin Pelarut Asam Asetat Kadar metoksil tertinggi didapatkan pada kondisi temperatur 70°C dengan waktu ekstraksi 90