USULAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA JUDUL PROGRAM
PEMANFAATAN TOMAT DAN WORTEL
MENJADI BOLU WORTEL BERLAPIS TOMAT PENGGANTI KISMIS (BOWO PAKAI TONGSIS)
SEBAGAI UPAYA MENGATASI ANJLOGNYA HARGA TOMAT DI PASARAN SERTA SEBAGAI PELUANG USAHA YANG
MENJANJIKAN BIDANG KEGIATAN
PKM KEWIRAUSAHAAN
DI USULKAN OLEH :
Khoerotul Maulidah 1401415260 / 2015 Maulida Nur Laeli 1401414329 / 2014 Dian Ayu Saputri 1401415077 / 2015
UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG SEMARANG
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL... i
HALAMAN PENGESAH... ii
DAFTAR ISI... iii
RINGKASAN... 1
BAB 1 PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG... 2
B. RUMUSAN MASALAH... 3
C. TUJUAN PROGRAM KEWIRAUSAHAAN... 3
D. KEGUNAAN PROGRAM... 3
E. LUARAN YANG DIHARAPKAN... 3
BAB 2 GAMBARAN UMUM RENCANA USAHA A. GAMBARAN MASYARAKAT SASARAN... 4
B. POTENSI BISNIS... 4
C. RENCANA USAHA... 4
BAB 3 METODE PELAKSANAAN A. PERSIAPAN... 7
B. PELAKSANAAN PROGRAM... 7
C. STRATEGI PEMASARAN... 8
D. PUBLIKASI... 8
E. EVALUASI... 8
BAB 4 BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN A. ANGGARAN BIAYA... 9
1. Biaya investasi... 9
2. Biaya operasional (habis pakai)... 9
3. Biaya operasional lainya... 10
4. Biaya laporan... 10
5. Biaya sewa dan lain-lain... 10
B. JADWAL KEGIATAN PROGRAM... 11
LAMPIRAN-LAMPIRAN Lampiran 1. Biodata Ketua dan Anggota... 12
1. Biodata Ketua ... 12
2. Biodata Anggota 1 ... 13
3. Biodata Anggota 2 ... 14
4. Biodata Dosen Pembimbing... 15
Lampiran 2. Susunan Organisasi Tim Kegiatan dan Pembinaan Anggota... 16
Lampiran 3. Surat Pernyataan Ketua Pelaksanaan... 17
Usaha ini memiliki nama “ BOWO PAKAI TONGSIS “ yakni kepanjangan dari bolu wortel berlapis tomat pengganti kismis dimana produk kami adalah bolu berbahan dasar wortel dengan isi dan lapisan yang berasal dari tomat untuk menggantikan kismis yang biasa digunakan untuk pelengkap roti. Dengan perpaduan ini kami yakin produk kami akan sangat menarik hati konsumen. Saluran distribusi untuk memasuki peluang pasar dengan produk yang andal yaitu melalui publisitas dengan iklan-iklan kreatif, melalui media online dan promosi yang tepat sasaran guna menguasai pasar.
Sasaran konsumen adalah masyarakat umum yaitu semua orang atau konsumen dari berbagai kalangan baik dari dalam maupun dari luar target pasar. Kami lebih menitik beratkan pada masyarakat sekitar dan di kalangan mahasiswa untuk bisa menikmati produk kami yang harganya cukup terjangkau.
Alasan kami memilih usaha ini adalah karena keprihatinan kami melihat adanya berita mengenai anjlognya harga tomat dipasaran yang memaksa para petani tomat turun ke jalan di bundaran hotel indonesia jakarta, para petani ini mengusung tema #SAVE_PETANI_TOMAT, para petani ini menjual tomat-tomatnya dengan harga murah. Meskipun aksi ini tidak terjadi di kota Tegal, tetapi dampak akan anjlognya harga tomat dirasakan oleh para pedagang di pasaran. Tujuan dari program kreatifitas mahasiswa bidang kewirausahaan ini adalah memberi wawasan pendidikan kepada masyarakat tentang bagaimana cara mengelola sayuran wortel dan tomat ini dengan baik ,Meningkatkan sumber daya manusia terutama bagi ibu-ibu rumah tangga, khususnya dalam bidang keterampilan membuat makanan serta untuk melatih jiwa kewirausahaan di kalangan mahasiswa. Oleh karena itu kami ingin membuat sebuah trobosan atau inovasi baru untuk bagaimana bisa mengelola sayuran yang mudah membusuk ini menjadi sebuah makanan yang bercita rasa tinggi, memiliki nilai jual , serta bisa di nikmati oleh semua kalangan.
Dilihat dari segmentasi pasar proyeksi usaha ini cukup bagus , pasalnya di kota Tegal , memang belum ada usaha semacam ini dan memang belum terdapat persaingan yang berarti sehingga kami mempunyai peluang pasar yang akan terus berkembang.
A. LATAR BELAKANG MASALAH
Wortel yang memiliki nama latin Daucus carota adalah tumbuhan sayur yang ditanam sepanjang tahun. Terutama di daerah pegunungan yang memiliki suhu udara dingin dan lembab, kurang lebih pada ketinggian 1200 meter di atas permukaan laut. Tumbuhan wortel mernbutuhkan sinar matahari dan dapat turnbuh pada sernua musim. Wortel mempunyai batang daun basah yang berupa sekumpulan pelepah (tangkai daun) yang muncul dari pangkal buah bagian atas (umbi akar), mirip daun seledri. Wortel menyukai tanah yang gembur dan subur. wortel adalah bagian umbi atau akarnya. Wortel dapat ditanam sepanjang tahun dan menjadi sayuran penting yang paling banyak ditanam di berbagai tempat di lahan pertanian Salah satu kandungan gizi wortel yang penting tersebut adalah α- dan β-karotennya. Kedua jenis karoten tersebut penting dalam memenuhi gizi manusia yaitu sebagai provitamin A. Provitamin A atau karotenoid banyak terdapat pada sayuran yang berwarna kuning atau orange, seperti wortel. Namun komoditi sayuran ini kurang dimanfaatkan dengan baik oleh petani wortel , mereka lebih memilih untuk menjualnya dengan harga murah dipasaran.
Sedangkan tomat merupakan buah dengan ciri buah berbentuk bulat berwarna merah dengan kulit buah yang halus dan licin memiliki nama ilmiah Lyopercisum esculentum namun untuk beberapa jenis memiliki ciri yang berbeda. Di dunia kuliner, tomat sering dijadikan bahan pelengkap masakan karena akan memberikan efek segar pada masakan. Komoditi sayuran ini juga menjadi salah satu komoditi yang terus mengalami penurunan harga, terbukti oleh adanya Aksi Massa dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jakarta 'menjual' tomat di Car Free Day, Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta. Aksi yang bertajuk #SavePetaniTomat ini sebagai wujud keprihatinan atas anjloknya harga tomat di pasaran. Koordinator Aksi Iksan Fadillah menyatakan, pihaknya membeli tomat langsung dari petani di daerah seharga Rp 2.500 per kilogram kemudian menjualnya seharga Rp 5.000 per kilogram. "Kita kemarin ambil 6 ton, kerja sama dengan petani tomat dari daerah, kita petik beli di harga Rp 2.500 per kilogram, padahal saat ini harganya di pasaran Rp 1.000-1.500 per kilogramnya," kata Iksan di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Minggu (30/8/2015).
Oleh karena itu pemanfaatan wortel dan tomat perlu dilakukan secara lebih efektif. Sekaligus bagaimana untuk bisa menjadikan dua komoditi sayuran yang cepat membusuk ini bisa dikelola dengan baik . Dengan cara mengelolanya dengan baik maka kedua komoditi ini bisa memiliki daya jual yang lebih tinggi. Pemanfaatan tomat dan wortel menjadi bolu wortel berlapis tomat pengganti kismis (bowo pakai tongsis) ini adalah Salah satu upaya membantu anjlognya harga kedua komoditi ini di pasaran.
makanan serta bentuk makanan yang mampu bersaing, bertahan, mendapat tempat dihati masyarakat dengan harga yang mudah dijangkau. Dari keadaan tersebut, akan ada suatu potensi kedepanya bila usaha bolu wortel berlapis tomat ini dikembangkan.
B. RUMUSAN MASALAH
Berdasarkan permasalahan yang telah kami paparkan diatas dapat Dirumuskan beberapa permasalahan yang dihadapi sebagai berikut :
1. Bagaimana proses pembuatan BOWO PAKAI TONGSIS (bolu wortel berlapis tomat pengganti kismis) itu?
2. Sejauh mana keuntungan masyarakat bila memproduksi produk tersebut ? 3. Bagaimana peluang bisnis produk tersebut dipasaran ?
C. TUJUAN PROGRAM KEWIRAUSAHAAN
1. Memberi wawasan pendidikan kepada masyarakat tentang tata cara pembuatan BOWO PAKAI TONGSIS (bolu wortel berlapis tomat pengganti kismis)
2. Meningkatkan sumber daya manusia terutama bagi ibu-ibu rumah tangga, khususnya dalam bidang keterampilan membuat makanan
3. Meningkatkan daya kreatifitas dan jiwa kewirausahaan mahasiswa
4. Menghasilkan karya kreatif, inovatif dalam membuka peluang usaha bagi mahasiswa setelah menyelesaikan studinya.
5. Meningkatkan pendapatan mahasiswa D. KEGUNAAN PROGRAM
Program kreativitas mahasiswa ini diharapkan dapat memperoleh manfaat yaitu sebagai berikut :
1. Meningkatkan dan menumbuhkan kreatifitas masyarakat lewat dunia wirausaha
2. Mendidik masyarakat menggunakan bahan-bahan sayuran yang murah untuk diolah menjadi makanan yang higienis dan bernilai jual tinggi sebagai usaha untuk menambah penghasilan
3. Memberi wawasan dan kesempatan kepada masyarakat untuk berwirausaha sendiri walaupun modal terbatas
4. Mengembangkan kreatifitas mahasiswa
5. Melatih kerjasama kelompok agar bisa mengelola usaha dengan baik E. LUARAN YANG DIHARAPKAN
Dengan adanya Program Kreatifitas Mahasiswa Kewirausahaan ini Diharapkan dapat memperoleh luaran sebagai berikut
1. Terciptanya lapangan kerja baru bagi masyarakat maupun di kalangan mahasiswa pada khususnya
2. Masyarakat dapat mengoptimalkan penggunaan sayuran wortel dan tomat menjadi makanan yang higienis dan bernilai jual tinggi
BAB 2
Sasaran dari program kreatifitas mahasiswa kewirausahaan ini adalah mahasiswa dan khususnya masyarakat desa pesarean Rt.07/Rw.02 Adiwerna,Tegal khususnya ibu-ibu rumah tangga yang ingin membuka bisnis melalui pemanfaatan sayuran wortel dan tomat menjadi bolu lezat bernilai gizi tinggi. Pada dasarnnya, usaha ini cukup mudah dilakukan karena proses pembuatanya seperti pembuatan kue pada umumnya dan menggunakan peralatan yang cukup mudah didapatkan dipasaran. Selain itu untuk mendapatkan bahan bakunya juga relatif mudah. Bahan baku berupa tepung terigu, wortel,tomat bisa didapatkan dengan mudah di pasar.
B. POTENSI BISNIS
Usaha ini sangat potensial untuk dilakukan karena kualitas dan harganya yang terjangkau serta dalam memproduksinya tidak terlalu rumit. Dengan kualitas yang bak, penulis menawarkan harga yang terjangkau dibandingkan dengan bolu pesaing dan penulis juga memberikan pelayanan yang super ramah.
Modal yang dibutuhkan juga tidak terlalu besar, sehingga bagi pebisnis yang tidak memiliki modal begitu besar, bisnis ini sangat potensial dengan waktu pengembalian diperkirakan tidak terlalu lama dari mulai berjalanya usaha ini.
Usaha ini juga disertai dengan pengembangan produk serta promosi yang cukup luas kepada masyarakat guna menunjang usaha yang lebih luas. Dengan demikian usaha bolu wortel berlapis tomat pengganti kismis atau yang disingkat menjadi “ BOWO PAKAI TONGSIS” ini diharapkan dapat berkembang dengan baik.
C. RENCANA USAHA
Rencana penghitungan penjualan selama 3 bulan 1. Bulan ke-1, 2 , 3 dan ke 4
Rencana produksi yang akan dilakukan adalah sebanyak 10 minggu pada bulan ke 2,3,4:
√ 20 pcs /minggu x 10 minggu = 200 pcs 1. Rencana promosi
Advertising
Yaitu dengan media online dan menyebarkan brosur kepada masyarakat Kota Tegal dan sekitarnya.
Personal selling
Yaitu dengan mendatangi konsumen secara langsung. Penetapan harga :
Penetapan harga / pcs ukuran besar = Rp.35.000,-Sedangkan / pcs ukuran kecil =
Rp.3.500,-Analisis Ekonomis :
Secara sederhana bisnis ini dapat dihitung dengan cara Biaya investasi peralatan :
6 Baskom 5 @ 50.000 Rp 250.000 7 Talenan 5 @ 5.000 Rp 25.000 8 Pisau tipis 4 @ 10.000 Rp 40.000 9 Loyang alumunium 6 @ 25.000 Rp 150.000 10 Serbet 5 @ 10.000 Rp 75.000 11 sendok teh 5@ 15.000 Rp 75.000 12 nampan 5 @ 15.000 Rp 100.000 13 saringan / ayakan 5 @ 20.000 Rp 100.000 14 Timbangan 1 @ 250.000 Rp 250.000 15 Timbangan roti 1 @50.000 Rp 50.000 16 Oven 1 @ 500.000 Rp 500.000 17 sendok ukur 2 @ 50.000 Rp 100.000 18 gelas ukur 2 @ 20.000 Rp 40.000 19 mixer 1 @ 300.000 Rp 300.000 20 panci 1 @ 100.000 Rp 100.000 21 Kuas kue 5 @ 5000 Rp 25.000 Beban peralatan untuk 2 tahun Rp 2.635.000 Beban penyusutan peralatan untuk 10 minggu Rp 27. 448 Peralatan dapat digunakan minimal dua tahun. Jika satu minggu produksi dilakukan dua kali, maka dalam dua tahun sebanyak = 24 bulan / 96 minggu , jadi penyusutan untuk 10 minggu produksi adalah
=Rp 2.635.000/ 96 x 10 = Rp274.479 Biaya Operasional :
Pembuatan 10 bungkus per produksi
No Bahan Satuan Harga Total
1 Telur 30 butir 30 @ 1500 Rp 45.000 2 gula pasir 2,5 kg 2,5 @ 14000 Rp 35.000 mentega cair 1 kg 1 @ 30.000 Rp 30.000 4 tepung terigu 2,5 kg 2,5 @ 10000 Rp 25.000 5 baking powder 1/2 bungkus 1/2 @ 2000 Rp 1.000 6 Garam 1 buah 1 @ 500 Rp 500 7 bubuk kayu manis 1 bungkus 1 @ 3500 Rp 3.500 8 wortel parut 1/2 kg 1/2 @ 10000 Rp 5.000 9 gula halus 1 bungkus 1 @ 5000 Rp 5.000 10 susu kental manis 5 sachet 5 @ 1500 Rp 7.500 11 pewarna makanan 2 bungkus 2 @ 2500 Rp 5.000 12 mentega putih 1/2 kg 1/2 @ 20000 Rp 10.000 13 tomat merah 1/2 kg 1/2 @ 5000 Rp 2.500 14 kapur sirih 2 buah 2 @ 1500 Rp 3.000 15 Plastik kue 2 buah 2 @ 1000 Rp 2.000 16 kertas roti 5 buah 5 @ 1500 Rp 7.500 17 soda kue 1/2 bungkus 1/2 @ 3000 Rp 1.500
TOTAL = Rp 189.000
Biaya operasional/10 minggu = Rp378.000 x 10 = Rp. 3.780.000
Dari bahan diatas bahan-bahan tersebut dapat diperoleh 200 kotak (setiap kotak berisi 10 potong ) Harga dasar penjualan bolu wortel ini adalah Rp 35.000 per kotak.
Jadi hasil penjualan =200 x Rp 35.000 = Rp. 7.000.000
Secara sederhana, modal kerja per produksi adalah (biaya investasi + biaya operasional+ biaya lain lain)
Biaya investasi =Rp 2.635.000/ 96 x 10 = Rp274.479 Biaya operasional Biaya operasional/10 minggu = Rp378.000 x 10 = Rp. 3.780.000
Biaya Lain-lain = Rp 1.405.000 Jadi modal kerja produksi
= Rp274.479 + Rp. 3.780.000 + Rp 1.405.000 = Rp.5.459.479
Keuntungan dalam 10 minggu adalah
Penjualan /10 minggu = 200 @ 35.000 = Rp. 7000.000 Jadi keuntungan bersih / 10 minggu
Penjualan – modal kerja
A. Untuk membuat adonan bolu dan butter cream 1. Telur
2. Gula pasir 3. Mentega cair 4. Tepung terigu 5. Baking powder
6. Soda kue 7. Garam
8. Bubuk kayu manis
9. Wortel parut
10. Gula halus 11. Susu kental
manis
12. Mentega putih
B. Untuk membuat tomat pengganti kismis
B. PELAKSANAAN PROGRAM
Tahap pelaksanaan program meliputi cara membuat bolu wortel, tomat pengganti kismis dan butter cream yaitu sebagai berikut :
Cara membuat bolu wortel :
1. Siapkan baskom , kemudian masukan telur dan gula aduk menggunakan mixer sampai berwarna putih
2. Masukan terigu, baking powder,soda kue, garam ,kayu manis, dan wortel yang sudah diparut, aduk lagi menggunakan mixer dengan kecepatan hingga semua tercampur rata.
3. Masukan mentega yang sudah dicairkan, aduk perlahan secara merata menggunakan sendok , kemudian aduk menggunakan mixer dengan kecepatan sedang hingga semua bahan tercampur dengan rata.
4. Masukan adonan kedalam loyang yang sudah dioles mentega dan terigu, panggang ke dalam oven selama 20 menit dengan suhu 200 derajat celcius.
Cara membuat tomat pengganti kismis :
1. Cuci bersih tomat yang sudah disiapkan, lalu rendam tomat selama 2 jam kedalam kapur sirih yang sudah dilarutkan ke dalam air.
2. Letakkan tomat di telapak tangan, tekan dengan ke dua tangan sampai biji tomat keluar, setelah itu cuci tomat dengan air bersih.
3. Taruh dan susun tomat ke dalam panci, setelah itu taburkan gula pasir ke atasnya. Lalu tutup dan diamkan semalaman hingga keluar air. 4. Masak tomat dengan api kecil, tunggu hingga air habis dan mengering
tapi jangan sampai gosong, angkat dan tunggu hingga dingin. 5. Ambil tomat satu per satu, dan taruh diatas
loyang dan rapikan.
6. Jemur tomat dengan menggunakan terik matahari selama 3 s/d 4 hari hingga terlihat kering dan terlihat seperti kismis .
7. iris kecil-kecil seperti bentuk kismis Cara membuat adonan buttercream
1. Mentega putih dikocok dengan kecepatan tinggi sampai tidak terlalu padat.
2. Kemudian gula pasir dicairkan dengan api kecil sambil terus diaduk sampai mencair sempurna. Tandanya, tidak ada butiran gula lagi. 3. Kemudian gula cair langsung dicampurkan ke dalam mentega. Kocok
lagi dengan kecepatan tinggi sampai teksturnya lembut. 4. Lalu masukkan susu kental manis dan diaduk sampai rata. 5. Diamkan sebentar saja lalu digunakan sebagai topping penghias
kue/cake.
C. STRATEGI PEMASARAN
□ Product : Produk ini dikemas dan disajikan dengan cantik dan menarik. Pelayanan penjualan produk yang ramah sehingga konsumen mendapatkan kepuasan.
orang yang mengetahui keberadaan usaha dan tertarik untuk membeli produk.
□ Price : Penetapan harga berdasarkan nilai atau manfaat produk dan penetapan harga berdasarkan persaingan. Kami memberikan patokan harga yang murah tetapi mampu bersaing dengan kompetitor. Harga bolu wortel ukuran kecil Rp.3.500, dan yang besar yakni seharga Rp 35.000,- saja. D. PUBLIKASI
Tahap publikasi adalah tahap untuk mempromosikan produk yang telah dibuat yakni dengan menggunakan media online seperti media sosial FB, BBM , serta menggunakan brosur yang disebar di berbagai tempat.
E. EVALUASI
Evaluasi adalah tahap untuk mengevaluasi jalanya usaha ini , apakah ada kekurangan dalam pelaksanaanya, serta bisa memperbaikinya dengan baik.
BAB 4
ANGGARAN BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN A. ANGGARAN BIAYA
1. BIAYA INVESTASI
Pembuatan 10 bungkus
No Bahan Satuan Harga Total
1 Telur 30 butir 30 @ 1500 Rp 45.000 2 gula pasir 2,5 kg 2,5 @ 14000 Rp 35.000 mentega cair 1 kg 1 @ 30.000 Rp 30.000 4 tepung terigu 2,5 kg 2,5 @ 10000 Rp 25.000 5 baking powder 1/2 bungkus 1/2 @ 2000 Rp 1.000 6 Garam 1 buah 1 @ 500 Rp 500 7 bubuk kayu manis 1 bungkus 1 @ 3500 Rp 3.500 8 wortel parut 1/2 kg 1/2 @ 10000 Rp 5.000 9 gula halus 1 bungkus 1 @ 5000 Rp 5.000 10 susu kental manis 5 sachet 5 @ 1500 Rp 7.500 11 pewarna makanan 2 bungkus 2 @ 2500 Rp 5.000 12 mentega putih 1/2 kg 1/2 @ 20000 Rp 10.000 13 tomat merah 1/2 kg 1/2 @ 5000 Rp 2.500 14 kapur sirih 2 buah 2 @ 1500 Rp 3.000 15 Plastik kue 2 buah 2 @ 1000 Rp 2.000 16 kertas roti 5 buah 5 @ 1500 Rp 7.500 17 soda kue 1/2 bungkus 1/2 @ 3000 Rp 1.500
TOTAL = Rp 189.000
TOTAL / 10 minggu = Rp.189.000 x 2 x 10 Rp. 3.780.000 BIAYA OPERASIONAL LAINYA
1 beban gas /20 kali produksi Rp 500.000 2 beban kotak pengemasan Rp 400.000 Total Rp 900.000 BIAYA LAPORAN
Kertas HVS 2 Rim Rp 40.000 Biaya pengetikan Rp. 80.000 Dokumentasi Rp. 100.000 Tinta printer 3 buah Rp. 240.000 flashdisk 1 buah Rp. 100.000 pengadaan Rp. 100.000 pengarsipan Rp. 100.000 TOTAL Rp. 760.000 BIAYA SEWA DAN LAIN-LAIN
JUMLAH BIAYA
1. BIAYA INVESTASI Rp. 2.635.000 2. BIAYA OPERASIONAL (HABIS PAKAI) Rp. 3.780.000 3. BIAYA OPERASIONAL LAINYA Rp. 800.000 4. BIAYA LAPORAN Rp. 760.000 5. BIAYA SEWA DAN LAIN-LAIN Rp. 950.000 (+)
Rp. 8.925.000 B. JADWAL KEGIATAN
Jadwal kegiatan program kreatifitas mahasiswa ini direncanakan dalam jangka waktu 4 bulan pada tahun 2016, perkiraan waktu dan kegiatan pokok program kewirausahaan ini disajikan dalam tabel di bawah ini :
N o
Pelaksanaan
kegiatan Bulan ke 1 Bulan ke 2 Bulan ke 3 Bulan ke 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 Perencanaan
2
Survey Bahan Baku 3
Pelatihan dan praktek 4
Publikasi dan promosi 5 Produksi 6 Pemasaran 7 Evaluasi 8
Pembuatan Laporan
Tim program kreatifitas mahasiswa kewirausahaan (PKM-K) ini akan melakukan beberapa kegiatan pasca pelaksanaan program tersebut , sebagai rasa tanggung jawab kami meskipun kegiatan ini telah selesai.
Lampiran 2. Susunan Organisasi Tim Kegiatan dan Pembagian Tugas
No Nama / NIM Program Studi
Bidang Ilmu Alokasi waktu (jam / minggu)
Uraian Tugas
1 Khoerotul
Maulida / 1401415260
Pendidikan Guru Sekolah
Dasar
Pendidikan 3 Mengkoordinir anggota selama proses pembuatan
PKM 2 Maulida Nur
Laeli /
1401414329
Pendidikan Guru Sekolah
Dasar
Pendidikan 3 Melakukan pengeditan
3 Dian Ayu Saputri / 1401415077
Pendidikan Guru Sekolah
Dasar