• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB I PENDAHULUAN PROFIL POLTEKKES TANJUNGKARANG TAHUN 2016

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB I PENDAHULUAN PROFIL POLTEKKES TANJUNGKARANG TAHUN 2016"

Copied!
206
0
0

Teks penuh

(1)

PROFIL POLTEKKES TANJUNGKARANG TAHUN 2016 URUSAN HUKORMAS

BAB I PENDAHULUAN

Pembangunan kesehatan merupakan bagian yang integral dari pembangunan sumber daya manusia untuk mewujudkan bangsa yang maju, mandiri dan sejahtera. Pembangunan manusia seutuhnya harus mencakup aspek jasmani dan kejiwaannya, disamping aspek spiritual, kepribadian dan kejuangan untuk itu pembangunan kesehatan ditujukan untuk mewujudkan manusia yang sehat, cerdas dan produktif.

Pembangunan kesehatan pada periode 2015-2019 adalah Program Indonesia Sehat dengan sasaran meningkatkan derajat kesehatan dan status gizi masyarakat melalui upaya kesehatan dan pemberdayaan masyarakat yang didukung dengan perlindungan finansial dan pemerataan pelayanan kesehatan. Sasaran pokok RPJMN 2015-2019 adalah : (1) meningkatnya status kesehatan dan gizi ibu dan anak; (2) meningkatnya pengendalian penyakit; (3) meningkatnya akses dan mutu pelayanan kesehatan dasar dan rujukan terutama di daerah terpencil, tertinggal dan perbatasan; (4) meningkatnya cakupan pelayanan kesehatan universal melalui Kartu Indonesia Sehat dan kualitas pengelolaan SJSN Kesehatan, (5) terpenuhinya kebutuhan tenaga kesehatan, obat dan vaksin; serta (6) meningkatkan responsivitas sistem kesehatan.

Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Tanjungkarang adalah Institusi pendidikan tinggi negeri milik Kementerian Kesehatan RI yang berada di Tanjungkarang Bandar Lampung. Seluruh Akademi Kesehatan digabung menjadi lembaga yang bernama Politeknik Kesehatan Tanjungkarang dengan Surat Keputusan Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial Nomor : 298/Menkes-Kesos/SK/IV/2001 tanggal 16 April 2001.

(2)

PROFIL POLTEKKES TANJUNGKARANG TAHUN 2016 URUSAN HUKORMAS BAB II GAMBARAN UMUM 2.1 Provinsi Lampung 2.1.1 Luas Wilayah

Provinsi Lampung lahir pada tanggal 18 Maret 1964 dengan ditetapkannya Peraturan Pemerintah Nomor 3/1964 yang kemudian menjadi Undang-undang Nomor 14 tahun 1964. Sebelum itu Provinsi Lampung merupakan Karesidenan yang tergabung dengan Provinsi Sumatera Selatan. Secara keseluruhan Wilayah Provinsi Lampung terdiri dari 13 Kabupaten dan 2 Kota, 227 Kecamatan, 2640 Kel/Desa (205 Kelurahan dan 2.435 Desa). Adapun Luas wilayahnya 35.587 km2, Secara Geografis Provinsi Lampung terletak pada kedudukan : Timur - Barat berada antara : 103º 40' - 105º 50' Bujur Timur Utara - Selatan berada antara : 6º 45' - 3º 45' Lintang Selatan, dengan batas wilayah sebagai berikut :

• Sebelah Utara dengan Provinsi Sumatera Selatan, • Sebelah Selatan dengan Selat Sunda,

• Sebelah Timur dengan Laut Jawa,

• Sebelah Barat dengan Samudra Indonesia

.

Provinsi Lampung memiliki Pelabuhan utama bernama Pelabuhan Panjang dan Pelabuhan Bakauheni serta pelabuhan nelayan seperti Pasar Ikan (Telukbetung), Tarahan, dan Kalianda di Teluk Lampung.

Bandar Udara utama adalah Bandara Branti yang diubah namanya menjadi Bandara Radin Inten II, 28 Km dari Ibukota melalui jalan negara menuju Kotabumi, dan Lapangan terbang AURI terdapat di Menggala yang bernama Astra Ksetra.

Sedangkan di Teluk Semaka adalah Kota Agung (Kabupaten Tanggamus), dan di Laut Jawa terdapat pula pelabuhan nelayan seperti Labuhan Maringgai dan Ketapang. Di samping itu, Kota Menggala juga dapat dikunjungi

(3)

kapal-PROFIL POLTEKKES TANJUNGKARANG TAHUN 2016 URUSAN HUKORMAS

Samudra Indonesia terdapat Pelabuhan Krui.

Tabel 2.1

Daftar kabupaten dan/atau kota di Provinsi Lampung

No. Kabupaten/Kota Pusat

pemerintahan Bupati/Wali Kota Kec ama tan Kelur ahan/ desa Logo Lokasi 1 Kabupaten Lampung

Barat Liwa Mukhlis Basri 15 5/131

2 Kabupaten Lampung

Selatan Kalianda Zainudin Hasan 17 4/256

3 Kabupaten Lampung

Tengah Gunung Sugih Mustafa 28 10/301

4 Kabupaten Lampung

Timur Sukadana Chusnunia Chalim 24 -/264

5 Kabupaten Lampung

Utara Kotabumi

Agung Ilmu

Mangkunegara 23 15/232

6 Kabupaten Mesuji Mesuji Khamamik 7 -/105

7 Kabupaten Pesawaran Gedong Tataan Dendi Ramadhona 11 -/144

8 Kabupaten Pesisir Barat Krui Agus Istiqlal 11 2/116

9 Kabupaten Pringsewu Pringsewu Sujadi Saddat 9 5/126

10 Kabupaten Tanggamus Kota Agung Bambang

Kurniawan 20 3/299

11 Kabupaten Tulang

Bawang Menggala Hanan A. Rozak 15 4/147

12 Kabupaten Tulang Bawang Barat

Tulang Bawang

Tengah Umar Ahmad 8 3/93

13 Kabupaten Way Kanan Blambangan Umpu Raden Adipati

Surya 14 6/221

14 Kota Bandar Lampung - Herman HN 20 126/-

15 Kota Metro - A. Pairin 5 22/-

Sumber : Daftar kabupaten dan kota di Lampung,wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas 2016.

(4)

PROFIL POLTEKKES TANJUNGKARANG TAHUN 2016 URUSAN HUKORMAS

2.1.2. Kependudukan

Penduduk merupakan modal pembangunan, oleh karenanya pembangunan sumber daya manusia dan mobilitas penduduk perlu diarahkan sehingga dapat mendukung kegiatan pembangunan di Provinsi Lampung. Berdasarkan hasil registrasi Penduduk Tahun 2014 jumlah total populasi penduduk 8.026.191 jiwa terdiri dari 4.117.479 jiwa laki-laki dan 3.908.712 jiwa perempuan.

Tabel 2.2

Jumlah Penduduk Provinsi Lampung Menurut Kabupaten/Kota,Jenis Kelamin,dan rasio jenis kelamin 2014

Kabupaten / Kota

Penduduk/ Population

Rasio Jenis/ Kelamin Laki-laki Perempuan Jumlah

(1) (2) (3) (4) (5) 01. Lampung Barat 154 414 135 974 290 388 113,56 02. Tanggamus 295 869 271 303 567 172 109,05 03. Lampung Selatan 494 080 467 817 961 897 105,61 04. Lampung Timur 511 079 487 641 998 720 104,81 05. Lampung Tengah 625 215 601 970 1227 185 103,86 06. Lampung Utara 306 501 296 226 602 727 103,47 07. Way Kanan 220 719 207 378 428 097 106,43 08. Tulang Bawang 219 504 204 206 423 710 107,49 09. Pesawaran 217 184 204 313 421 497 106,30 10. Pringsewu 196 408 186 693 383 101 105,20 11. Mesuji 101 705 92 577 194 282 109,86

12. Tulang Bawang Barat 134 611 127 705 262 316 105,41

13. Pesisir Barat 77 897 70 515 148 412 110,47

14. Bandar Lampung 484 215 476 480 960 695 101,62

15. Metro 78 078 77 914 155 992 100,21

Lampung 4 117 479 3 908 712 8 026 191 105,34

(5)

PROFIL POLTEKKES TANJUNGKARANG TAHUN 2016 URUSAN HUKORMAS

2.1.3 Gambaran Pendidikan

Tabel 2.3

Jumlah SMA dan Madrasah Aliyah di Provinsi Lampung Tahun 2015/2016

No KOTA/KAB Negeri SMA/MA Swasta SEKOLAH JUMLAH

1 Lampung Selatan 17 90 107 2 Lampung Tengah 24 111 135 3 Lampung Utara 22 69 91 4 Lampung Barat 15 15 30 5 Tulang Bawang 16 23 39 6 Tanggamus 18 30 48 7 Lampung Timur 21 61 82 8 Way Kanan 24 41 65 9 Pesawaran 14 27 41 10 Pringsewu 11 24 35 11 Mesuji 10 10 20

12 Tulang Bawang Barat 14 11 25

13 Pesisir Barat 10 14 24

14 Bandar Lampung 19 64 83

15 Metro 8 16 24

TOTAL 243 606 849

Sumber : Pusat Data dan Statistik Pendidikan-Kebudayaan (PDSP-K) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Tabel 2.4

Jumlah SMK Negeri dan Swasta di Provinsi Lampung Tahun 2015/2016

No KOTA/KAB Negeri SMA/MA Swasta SEKOLAH JUMLAH

1 Lampung Selatan 9 40 49 2 Lampung Tengah 10 57 67 3 Lampung Utara 8 20 28 4 Lampung Barat 5 4 9 5 Tulang Bawang 8 18 26 6 Tanggamus 6 17 23 7 Lampung Timur 7 52 59 8 Way Kanan 12 13 25 9 Pesawaran 5 10 15 10 Pringsewu 3 29 32 11 Mesuji 7 9 16

12 Tulang Bawang Barat 2 16 18

13 Pesisir Barat 2 1 3

14 Bandar Lampung 10 55 65

15 Metro 4 19 23

TOTAL 98 360 458

(6)

PROFIL POLTEKKES TANJUNGKARANG TAHUN 2016 URUSAN HUKORMAS

Kebudayaan.

2.2 Kota Bandar Lampung

2.2.1 Deskripsi

Hari Jadi : 17 Juni 1682 Luas Total : 169,21 km²

Motto : Kota Tapis Berseri (Tertib, Aman, Patuh, Iman, Sejahtera, Bersih, Sehat, Rapi dan Indah)

Suku Bangsa : Lampung, Jawa, Sunda, Palembang, Bali, Minangkabau, Bugis, Batak, Aceh, Tionghoa.

Kota Bandar Lampung adalah sebuah kota di Indonesia sekaligus ibu kota dan kota terbesar di provinsi Lampung. Bandar Lampung juga merupakan kota terbesar dan terpadat ketiga di Pulau Sumatera setelah Medan dan Palembang menurut jumlah penduduk. Secara geografis, kota ini menjadi pintu gerbang utama pulau Sumatera, tepatnya kurang lebih 165 km sebelah barat laut Jakarta, memiliki andil penting dalam jalur transportasi darat dan aktivitas pendistribusian logistik dari Jawa menuju Sumatera maupun sebaliknya.

Kota Bandar Lampung memiliki luas wilayah daratan 169,21 km² yang terbagi ke dalam 20 Kecamatan dan 126 Kelurahan dengan populasi penduduk 1.167.101 jiwa (berdasarkan data tahun 2014), kepadatan penduduk sekitar 8.316 jiwa/km² dan diproyeksikan pertumbuhan penduduk mencapai 2,4 juta jiwa pada tahun 2030. Saat ini kota Bandar Lampung merupakan pusat jasa, perdagangan, dan perekonomian di provinsi Lampung.

2.2.2 Sejarah

1. Zaman prakemerdekaan Indonesia

Wilayah Kota Bandar Lampung pada zaman kolonial Hindia Belanda termasuk wilayah Onder Afdeling Telokbetong yang dibentuk berdasarkan Staatsbalat 1912 Nomor : 462 yang terdiri dari Ibukota Telokbetong sendiri dan daerah-daerah disekitarnya. Sebelum tahun 1912, Ibukota Telokbetong ini meliputi juga Tanjungkarang yang terletak sekitar 5 km di sebelah utara Kota Telokbetong (Encyclopedie Van Nedderland Indie, D.C.STIBBE bagian IV).

(7)

PROFIL POLTEKKES TANJUNGKARANG TAHUN 2016 URUSAN HUKORMAS

Kota Telokbetong sendiri berkedudukan sebagai Ibukota Keresidenan Lampung. Kedua kota tersebut tidak termasuk ke dalam Marga Verband, melainkan berdiri sendiri dan dikepalai oleh seorang Asisten Demang yang tunduk kepada Hoof Van Plaatsleyk Bestuur selaku Kepala Onder Afdeling Telokbetong.

Pada zaman pendudukan Jepang, kota Tanjungkarang-Telokbetong dijadikan shi (Kota) di bawah pimpinan seorang shichō (bangsa Jepang) dan dibantu oleh seorang fukushichō (bangsa Indonesia).

2. Zaman pasca kemerdekaan Indonesia

Sejak zaman Kemerdekaan Republik Indonesia, Kota Tanjungkarang dan Kota Telokbetong menjadi bagian dari Kabupaten Lampung Selatan hingga diterbitkannnya Undang-Undang Nomor 22 tahun 1948 yang memisahkan kedua kota tersebut dari Kabupaten Lampung Selatan dan mulai diperkenalkan dengan istilah penyebutan Kota Tanjungkarang-Telukbetung.

Secara geografis, Telukbetung berada di selatan Tanjungkarang, karena itu di marka jalan, Telukbetung yang dijadikan patokan batas jarak ibukota provinsi. Telukbetung, Tanjungkarang dan Panjang (serta Kedaton) merupakan wilayah tahun 1984 digabung dalam satu kesatuan Kota Bandar Lampung, mengingat ketiganya sudah tidak ada batas pemisahan yang jelas.

Pada perkembangannya selanjutnya, status Kota Tanjungkarang dan Kota Telukbetung terus berubah dan mengalami beberapa kali perluasan hingga pada tahun 1965 setelah Keresidenan Lampung dinaikkan statusnya menjadi Provinsi Lampung (berdasarkan Undang-Undang Nomor : 18 tahun 1965), Kota Tanjungkarang-Telukbetung berubah menjadi Kotamadya Daerah Tingkat II Tanjungkarang-Telukbetung dan sekaligus menjadi ibukota Provinsi Lampung.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 24 tahun 1983, Kotamadya Daerah Tingkat II Tanjungkarang-Telukbetung berubah menjadi Kotamadya Daerah Tingkat II Bandar Lampung (Lembaran Negara tahun 1983 Nomor 30, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3254). Kemudian berdasarkan

(8)

PROFIL POLTEKKES TANJUNGKARANG TAHUN 2016 URUSAN HUKORMAS

Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 43 tahun 1998 tentang perubahan tata naskah dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten/Kotamadya Daerah Tingkat II se-Indonesia yang kemudian ditindaklanjuti dengan Keputusan Walikota Bandar Lampung nomor 17 tahun 1999 terjadi perubahan penyebutan nama dari “Pemerintah Kotamadya Daerah Tingkat II Bandar

Lampung” menjadi “Pemerintah Kota Bandar Lampung” dan tetap

dipergunakan hingga saat ini.

2.2.3 Pemerintahan dan Kependudukan

Kota Bandar Lampung dipimpin oleh seorang wali kota. Saat ini, jabatan wali kota Bandar Lampung dijabat oleh Drs. H. Herman HN., M.M. dengan jabatan wakil wali kota dijabat oleh Yusuf Kohar. Wilayah kota Bandar Lampung dibagi menjadi 20 kecamatan dan 126 kelurahan:

1. Teluk Betung Utara 2. Teluk Betung Barat 3. Teluk Betung Selatan 4. Teluk Betung Timur 5. Tanjung Karang Barat 6. Tanjung Karang Pusat 7. Tanjung Karang Timur 8. Tanjung Senang 9. Bumi Waras 10. Enggal 11. Kedamaian 12. Kedaton 13. Kemiling 14. Labuhan Ratu 15. Langkapura 16. Panjang 17. Rajabasa 18. Sukabumi 19. Sukarame

(9)

PROFIL POLTEKKES TANJUNGKARANG TAHUN 2016 URUSAN HUKORMAS

Sejak berdirinya dari tahun 1965 sampai saat ini Walikota Bandar Lampung secara berturut-turut adalah:

Tabel 2.5

Daftar Walikota Bandar Lampung dari masa ke masa

Nama Periode

Sumarsono 1956 - 1957

H. Zainal Abidin Pagar Alam 1957 - 1963 Alimuddin Umar, SH 1963 - 1969 Drs. H. M. Thabrani Daud 1969 - 1976 Drs. M. Fauzi Saleh 1976 - 1981 Drs. Zulkarnain Subing 1981 - 1986 Drs. Nurdin Muhayat 1986 - 1995 Drs. Suharto 1995 - 2005 Drs. Eddy Sutrisno, M.Pd. 2005 - 2010 Drs. H. Herman H.N. 2010 - 2015 Drs. H. Herman H.N. 2016 - 2021 Tabel 2.6 Perwakilan Partai

DPRD Kota Bandar Lampung 2014-2019 Partai Kursi PDI-P 10 PAN 7 PKS 5 Partai NasDem 5 Partai Demokrat 5 Partai Gerindra 5 Partai Golkar 5 PPP 4 Partai Hanura 2 PKPI 1 PKB 1 Total 50

Sumber:Situs Resmi Pemkot Bandar Lampung

Pada Pemilu Legislatif 2014, DPRD Kota Bandar Lampung adalah sebanyak 50 orang dan tersusun dari perwakilan sebelas partai.

Berdasarkan sensusBPS, kota ini memiliki populasi penduduk sebanyak 1.167.101 jiwa (sensus 2014), dengan luas wilayah sekitar 197,22 km2, maka

Bandar Lampung memiliki kepadatan penduduk 8.316 jiwa/km² dan tingkat pertumbuhan penduduk 1,79 % per tahun. Berikut adalah tabel jumlah penduduk dari tahun ke tahun.

(10)

PROFIL POLTEKKES TANJUNGKARANG TAHUN 2016 URUSAN HUKORMAS

Tabel 2.7

Sejarah Kependudukan kota Bandar Lampung

2.2.4 Transportasi

Pelabuhan Panjang, Salah satu pelabuhan besar di Indonesia. Di kota ini terdapat Pelabuhan Panjang yang merupakan pelabuhan ekspor-impor bagi Lampung dan juga Pelabuhan Srengsem yang menjadi pelabuhan untuk lalu lintas distribusi batu bara dari Sumatera Selatan ke Jawa. Sekitar 92 kilometer dari selatan Bandar Lampung, ada Bakauheni, yang merupakan sebuah kota pelabuhan di provinsi Lampung, tepatnya di ujung selatan Pulau Sumatera. Terletak di ujung selatan dari Jalan Raya Lintas Sumatera, pelabuhan Bakauheni menghubungkan Sumatera dengan Jawa via perhubungan laut.

Ratusan trip feri penyeberangan dengan 24 buah kapal feri dari beberapa operator berlayar mengarungi Selat Sunda yang menghubungkan Bakauheni dengan Merak di Provinsi Banten, Pulau Jawa. Feri-feri penyeberangan ini terutama melayani jasa penyeberangan angkutan darat seperti bus-bus penumpang antar kota antar provinsi, truk-truk barang maupun mobil pribadi. Rata-rata durasi perjalanan yang diperlukan antara Bakauheni - Merak atau sebaliknya dengan feri ini adalah sekitar 2 jam.

Bandar Lampung dapat ditempuh melalui udara sekitar 30 menit dari Jakarta. Bandara Raden Inten terletak sekitar 14 kilometer dari utara kota. Bandar Udara Radin Inten II adalah bandara bertaraf internasional untuk kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung, Indonesia. Namanya diambil dari seorang tokoh pahlawan nasional RI, Radin Inten II. Bandara Radin Inten II terletak di desa Branti Raya, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan. Bandara ini sebelumnya bernama Bandara Branti.

Tahun 1971 1980 1990 2000 2008 2009 2010 2014 2030

Jumlah

penduduk 198.427 284.275 636.418 743.109 822.880 833.517 881.801 1.167.101 2.400.000 (perkiraan)

Sejarah kependudukan kota Bandar Lampung

(11)

PROFIL POLTEKKES TANJUNGKARANG TAHUN 2016 URUSAN HUKORMAS

Secara geografis wilayah Kota Bandar Lampung berada antara 50º20’-50º30’ LS dan 105º28’-105º37’ BT.

Topografi Kota Bandar Lampung sangat beragam, mulai dari dataran pantai sampai kawasan perbukitan hingga bergunung, dengan ketinggian permukaan antara 0 sampai 500 m daerah dengan topografi perbukitan hinggga bergunung membentang dari arah Barat ke Timur dengan puncak tertinggi pada Gunung Betung sebelah Barat dan Gunung Dibalau serta perbukitan Batu Serampok disebelah Timur. Topografi tiap-tiap wilayah di Kota Bandar Lampung adalah sebagai berikut:

• Wilayah pantai terdapat disekitar Teluk Betung dan Panjang dan pulau di bagian Selatan

• Wilayah landai/dataran terdapat disekitar Kedaton dan Sukarame di bagian Utara

• Wilayah perbukitan terdapat di sekitar Telukbetung bagian Utara

• Wilayah dataran tinggi dan sedikit bergunung terdapat disekitar Tanjung Karang bagian Barat yaitu wilayah Gunung Betung, Sukadana Ham, dan Gunung Dibalau serta perbukitan Batu Serampok di bagian Timur.

Dilihat dari ketinggian yang dimiliki, Kecamatan Kedaton dan Rajabasa merupakan wilayah dengan ketinggian paling tinggi dibandingkan dengan kecamatan-kecamatan lainnya yaitu berada pada ketinggian maksimum 700 mdpl. Sedangkan Kecamatan Teluk Betung Selatan dan Kecamatan Panjang memiliki ketinggian masing-masing hanya sekitar 2 – 5 mdpl atau kecamatan dengan ketinggian paling rendah/minimum dari seluruh wilayah di Kota Bandar Lampung.

2.2.6 Batas Wilayah

• Sebelah utara : Kabupaten Lampung Selatan • Sebelah Selatan : Teluk Lampung

• Sebelah Barat : Kabupaten Pesawaran

(12)

PROFIL POLTEKKES TANJUNGKARANG TAHUN 2016 URUSAN HUKORMAS

2.2.7 Iklim

Berdasarkan klasifikasiSchmidt dan Fergusson (1951), iklim Bandar Lampung tipe A; sedangkan menurut zone agroklimat Oldeman (1978), tergolong Zone D3, yang berarti lembab sepanjang tahun. Curah hujan berkisar antara 2.257 – 2.454 mm/tahun. Jumlah hari hujan 76-166 hari/tahun. Kelembaban udara berkisar 60-85%, dan suhu udara 23-37 °C. Kecepatan angin berkisar 2,78-3,80 knot dengan arah dominan dari Barat (Nopember-Januari), Utara (Maret-Mei), Timur (Juni-Agustus), dan Selatan (September-Oktober).

2.2.8 Musim

Bandar Lampung memiliki musim kemarau dan musim penghujan. Tidak ada perbedaan musim yang mencolok di daerah ini, curah hujan maksimum terjadi antara bulan Desember sampai dengan April, dan dapat mencapai 185 mm/hari.

2.3 Politeknik Kesehatan Tanjungkarang

2.3.1 Identitas

1. Nama Perguruan Tinggi : Politeknik Kesehatan Tanjungkarang 2. Kementerian/Lembaga : Kementerian Kesehatan RI

3. Unit Organisasi : Badan Pengembangan dan Pemberdayaan SDM Kesehatan

4. Program : Program Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia

5. Alamat : Jl. Soekarno Hatta No. 6, Bandar Lampung 6. Telpon/Fax : Telp (0721)783852, Fax (0721) 773918 7. Website : http//poltekkes-tjk.ac.id

8. Email : [email protected]

9. Dasar Pendirian : Surat keputusan Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial Nomor :

298/Menkes-Kesos/SK/IV/2001. 10.Tanggal Peresmian : 16 April 2001

(13)

PROFIL POLTEKKES TANJUNGKARANG TAHUN 2016 URUSAN HUKORMAS

2.3.2 Sejarah

Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Tanjungkarang adalah Institusi pendidikan tinggi negeri milik Kementerian Kesehatan RI yang berada di Tanjungkarang Bandar Lampung, Pendidikan tinggi vokasi yang ada di bandar lampung periode tahun 1980 – tahun 2000 berupa Akademi kesehatan yaitu Akademi Keperawatan Tanjungkarang berdasarkan SK Kepmenkes RI No78/Kep/Diklat/Kes/1984 tentang pengesahan Akademi Keperawatan Depkes di Tanjungkarang tanggal 28 November 1984, Akademi Keperawatan Kota Bumi Nomor : HK.00.061.3.1426 tanggal 12 Mei 2000 tentang pembentukan Akademi Keperawatan Departemen Kesehatan Kotabumi Provinsi Lampung, Akademi Kesehatan Lingkungan Tanjungkarang berdasarkan SK Menkes RI Nomor : 1049/Menkes/SK/VII/03 tanggal 15 Juli 2003, Akademi Kebidanan Tanjungkarang Nomor: HK.00.06.1.1.938A Tanggal 31 Maret 1998 , Akademi Kebidanan Metro Nomor : HK.00.06.1.3.02136 tanggal 18 Mei 1998, Akademi Analis Kesehatan Tanjungkarang berdasarkan SK Menkes dan Kessos RI Nomor : 289/Menkes Kessos/SK/IV/2001 tanggal 16 April 2001 serta Akademi Keperawatan Gigi Tanjungkarang Nomor : HK.00.06.1.3.983

Berdasarkan Surat keputusan Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial Nomor : 298/Menkes-Kesos/SK/IV/2001 tanggal 16 April 2001 tentang Organisasi dan Tata Kerja Politeknik kesehatan, maka seluruh Akademi Kesehatan digabung menjadi lembaga yang bernama Politeknik Kesehatan Tanjungkarang dengan berbagai jurusan sesuai disiplin ilmu antara lain Jurusan Keperawatan dengan prodi DIII Keperawatan Tanjungkarang dan DIII Keperawatan Kota Bumi, Jurusan Kesehatan Lingkungan dengan Prodi DIII Kesehatan Lingkungan , Jurusan Kebidanan dengan Prodi DIII Kebidanan Tanjungkarang dan Prodi DIII Kebidanan Metro, Jurusan Analis Kesehatan dengan Prodi DIII Analis Kesehatan dan Jurusan Keperawatan Gigi dengan Prodi DIII Keperawatan Gigi.

Seiring dengan perjalanan waktu dan perkembangan keilmuan serta kebutuhan ketenagaan vokasi dalam bidang kesehatan maka pada tanggal 23 Juli 2007 dengan nomor : OT.01.01. 1.4.2.03430.1 dibuka Prodi DIII Gizi dan

(14)

PROFIL POLTEKKES TANJUNGKARANG TAHUN 2016 URUSAN HUKORMAS

pada tanggal 12 Mei 2009 dengan Nomor : HK.03.05/I/II/4/2369/2009 Pembentukan DIII Farmasi Jurusan Farmasi,dan pada tanggal 12 Mei 2009 dengan Nomor : HK.03.05/I/II/4/2370/2009 Pembentukan DIII Tenik Gigi Jurusan Teknik Gigi.

Pada kurun waktu selanjutnya beberapa Jurusan tertentu sudah mengembangkan Program Studi Diploma empat diantaranya Prodi DIV Kesehatan Lingkungan pada jurusan kesehatan lingkungan dan Prodi DIV Kebidanan pada jurusan kebidanan Poltekkes Tanjungkarang berdasarkan SK Nomor : OT.01.01.1.4.2.02751 tanggal 11 Juni 2007, selanjutnya di buka Prpdi DIV Keperawatan Keperawatan Medikal Bedah (KMB) dengan SK Nomor : OT.01.01.1.4.2.0020257.1 tanggal 16 April 2008, dan pada tanggal 1 Agustus 2011 di bentuklah Prodi DIV Kebidanan Klinik pada Jurusan kebidanan Poltekkes Tanjungkarang dengan SK Nomor : HK.03.05/I.2/04525.2/2011, sedangkan pada tanggal 7 Juli 2011 di buka Prodi DIV Analis Kesehatan Jurusan Analis Kesehatan Poltekkes Tanjungkarang dengan SK Nomor : HK.03.03/I.2/03993/2011.

Poltekkes Tanjungkarang merupakan pendidikan tinggi vokasi dalam bidang kesehatan berdasarkan SK dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor .355/E/O/2012 tanggal 20 Oktober 2012 tentang Alih Bina Penyelenggaraan Program Studi pada Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan dari Kementerian Kesehatan kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan saat ini memiliki 15 Program Studi terdiri dari 10 Prodi D III dan 5 Prodi D IV dengan masing – masing Akreditasi terlampir.

2.3.3 Visi dan Misi

Visi :

Poltekkes Tanjungkarang menjadi Institusi Pendidikan Tinggi Kesehatan yang Profesional, Unggul dan Mandiri pada Tahun 2025

Profesional:

Melaksanakan tri dharma perguruan tinggi sesuai dengan kompetensi di setiap jurusan

Unggul :

(15)

PROFIL POLTEKKES TANJUNGKARANG TAHUN 2016 URUSAN HUKORMAS

Mampu menyelenggarakan tri dharma perguruan tinggi dengan sumber daya yang dimiliki.

Misi :

1. Menyelenggarakan kegiatan pendidikan dan pengajaran untuk menghasilkan tenaga kesehatan yang professional serta beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

2. Menyelenggarakan kegiatan penelitian yang berkelanjutan dalam rangka mengembangkan ilmu dan teknologi di bidang kesehatan.

3. Menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan menerapkan teknologi tepat guna dalam upaya meningkatkan kesehatan di masyarakat.

4. Menyelenggarakan Organisasi dan Management yang transparan dan Akuntabel.

5. Menyelenggarakan pengembangan kegiatan kemahasiswaan

6. Menyelenggarakan pengembangan kemitraan yang mendukung Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Tujuan :

1. Meningkatnya kegiatan pendidikan dan pengajaran untuk menghasilkan tenaga di bidang kesehatan yang profesional serta beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

2. Meningkatnya kegiatan penelitian yang berkelanjutan dalam rangka mengembangkan ilmu dan teknologi di bidang kesehatan.

3. Meningkatnya kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan menerapkan teknologi tepat guna dalam upaya meningkatkan kesehatan di masyarakat.

4. Meningkatnya Organisasi dan Managemen yang Transparan dan Akuntabel.

5. Meningkatnya pengembangan kegiatan Kemahasiswaan

6. Meningkatnya pengembangan kemitraan yang mendukung Tri Dharma Perguruan Tinggi.

(16)

PROFIL POLTEKKES TANJUNGKARANG TAHUN 2016 URUSAN HUKORMAS

2.3.4 Kedudukan

Politeknik Kesehatan Tanjungkarang adalah Unit Pelaksana Teknis (UPT) di lingkungan Kementerian Kesehatan yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan. Politeknik dipimpin oleh seorang Direktur dan dalam melaksanakan tugas sehari-hari secara teknis fungsional dibina oleh Kepala Pusat Pendidikan Tenaga Kesehatan.

2.3.5 Tugas Pokok dan Fungsi

Sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 1988/MENKES/PER/IX/2011 tanggal 27 September 2011 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor : 890/MENKES/PER/VIII/2007 tentang Organisasi dan Tata Laksana Politeknik Kesehatan, Politeknik Kesehatan Tanjungkarang mempunyai tugas melaksanakan pendidikan professional dalam program Diploma III dan atau program Diploma IV sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku.

Untuk melaksanakan tugas pokoknya Politeknik Kesehatan Tanjungkarang memiliki fungsi sebagai berikut :

a. Pelaksanaan pengembangan pendidikan professional dalam sejumlah keahlian di bidang kesehatan

b. Pelaksanaan penelitian di bidang pendidikan professional dan kesehatan c. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat sesuai dengan bidang yang

menjadi tugas dan tanggung jawab

d. Pelaksanaan pembinaan civitas akademika dalam hubungannya dengan lingkungan

e. Pelaksanaan kegiatan pelayanan administratif f. Pelaksanaan kegiatan sistem penjaminan mutu

A. DIREKTUR DAN PEMBANTU DIREKTUR

1. Direktur Poltekkes Tanjungkarang mempunyai tugas memimpin penyelenggaraan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pembinaan civitas akademika dan tugas administrasi melalui tatanan

(17)

PROFIL POLTEKKES TANJUNGKARANG TAHUN 2016 URUSAN HUKORMAS

lingkungannya, meliputi :

2. Dalam melaksanakan tugas sehari-hari, Direktur Poltekkes Tanjungkarang dibantu oleh 3 (tiga) orang pembantu Direktur yang berada dibawah dan bertanggung jawab langsung kepada Direktur;

3. Pembantu Direktur Poltekkes Tanjungkarang (selanjutnya disebut PUDIR) terdiri atas :

a. PUDIR Bidang Akademik, selanjutnya disebut PUDIR I ;

b. PUDIR Bidang Administrasi Umum dan Keuangan, selanjutnya disebut PUDIR II;

c. PUDIR Bidang Kemahasiswaan, selanjutnya disebut PUDIR III.

4. PUDIR I, mempunyai tugas membantu Direktur dalam pelaksanaan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

5. PUDIR II, mempunyai tugas membantu Direktur dalam pelaksanaan kegiatan di bidang administrasi umum, BMN, Hukum, Organisasi, Humas, usaha dan kemitraan, Perencanaan, evaluasi dan pelaporan, keuangan dan kepegawaian.

6. PUDIR III, mempunyai tugas membantu Direktur dalam pelaksanaan kegiatan di bidang pembinaan dan layanan mahasiswa.

B. SENAT POLTEKKES

1. Senat Poltekkes Tanjungkarang merupakan badan normatif dan perwakilan tertinggi di lingkungan Poltekkes Tanjungkarang;

2. Senat Poltekkes Tanjungkarang ditetapkan oleh Kepala Badan PPSDM Kesehatan dan dalam melaksanakan tugasnya bertanggung jawab kepada Kepala Badan;

3. Senat Poltekkes terdiri atas :

a. Ketua Senat merangkap anggota ; b. Sekretaris Senat merangkap anggota ; c. Anggota Senat, meliputi :

c.1. Para PUDIR ;

c.2. Para Ketua Jurusan ; c.3. Wakil Dosen ;

(18)

PROFIL POLTEKKES TANJUNGKARANG TAHUN 2016 URUSAN HUKORMAS

d.1. Pejabat Struktural Sekretariat Badan PPSDM Kesehatan (ex officio)

d.2. Pejabat Struktural Pusat Pendidikan Tenaga Kesehatan (ex officio) d.3. Unsur Dinas Kesehatan Provinsi (Pejabat Struktural, ex officio) d.4. Unsur Tokoh Masyarakat yang berkompteten dibidangnya (ex officio)

4. Ketua Senat Poltekkes Tanjungkarang dijabat oleh Direktur Poltekkes Tanjungkarang;

5. Sekretaris Senat berasal dari dan dipilih oleh anggota senat ;

6. Dalam melaksanakan tugasnya, Senat dilengkapi dengan sekretariat yang dipimpin oleh Sekretariat Senat;

7. Tugas Pokok Senat Poltekkes Tanjungkarang :

a. Memberikan pertimbangan akademik dan pengembangan Politeknik Kesehatan Tanjungkarang sesuai dengan peraturan perundangan; b. Merumuskan kebijakan penilaian prestasi akademik dan

pengembangan kecakapan serta kepribadian sivitas akademika sesuai peraturan perundangan;

c. Merumuskan, menetapkan norma dan tolok ukur penyelenggaraan Politeknik Kesehatan Tanjungkarang;

d. Memberikan pertimbangan dan melakukan pengawasan terhadap direktur dalam pelaksanaan otonomi perguruan tinggi bidang akademik;

e. Menetapkan peraturan pelaksanaan kebebasan mimbar akademik, dan otonomi keilmuan pada Politeknik Kesehatan Tanjungkarang; f. Memberikan pertimbangan kepada Direktur Politeknik Kesehatan

Tanjungkarang berkenaan dengan dosen yang dicalonkan memangku jabatan akademik;

g. Mengusulkan kepada Kepala Badan PPSDM Kesehatan berkenaan dengan calon-calon yang dipilih oleh Senat untuk diangkat menjadi Direktur; dan

h. Memberikan pertimbangan kepada Kepala Badan PPSDM Kesehatan berkenaan dengan pemberhentian Direktur atau Pembantu Direktur Politeknik Kesehatan Tanjungkarang karena berakhirnya masa jabatan atau karena alasan lain.

(19)

PROFIL POLTEKKES TANJUNGKARANG TAHUN 2016 URUSAN HUKORMAS

setahun, diluar sidang upacara Dies Natalis dan Wisuda.

9. Sidang Senat Poltekkes Tanjungkarang dinyatakan syah, apabila dihadiri sekurang-kurangnya 1/

2 N + 1 (separuh ditambah 1) dari jumlah anggota

Senat.

10. Tata cara pengambilan keputusan dalam rapat-rapat Senat Poltekkes Tanjungkarang diatur dalam Statuta Poltekkes Tanjungkarang.

11. Keputusan sidang Senat Poltekkes Tanjungkarang didasarkan atas musyawarah untuk mencapai mufakat dan apabila tidak tercapai mufakat, maka keputusan pada suara terbanyak dari anggota yang hadir.

12. Apabila diperlukan untuk memperlancar pelaksanaan tugas Poltekkes Tanjungkarang, Ketua Senat Poltekkes Tanjungkarang dapat membentuk komisi-komisi yang beranggotakan anggota Senat Poltekkes Tanjungkarang.

C. SUB BAGIAN ADMINISTRASI AKADEMIK, KEMAHASISWAAN,

PERENCANAAN DAN SISTEM INFORMASI

1. Sub Bagian Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, Perencanaan dan Sistem Informasi adalah unsur pembantu pimpinan di bidang Akademik, kemahasiswaan, perencanaan dan sistem informasi yang berada di bawah dsn bertanggung jawab langsung kepada Direktur dan secara teknis-fungsional dibina oleh PUDIR I.

Khusus untuk urusan kemahasiswaan secara teknis-fungsional dibina oleh PUDIR III.

2. Sub Bagian Administrasi Akademik mempunyai tugas pokok dan fungsi meliputi :

a. Menyusun rancangan rencana lima tahunan Polteknik Kesehatan lingkup Subbagian Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, Perencanaan dan Sistem Informasi;

b. Menyusun rancangan usulan program dan anggaran tahunan Subbagian Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, Perencanaan dan Sistem Informasi (Subbagian ADAK);

(20)

PROFIL POLTEKKES TANJUNGKARANG TAHUN 2016 URUSAN HUKORMAS

c. Menyusun rancangan Rencana Pelaksanaan Kegiatan (RPK) Subbagian ADAK;

d. Menyusun rancangan kebijakan Direktur tentang pengembangan kecakapan dan kepribadian civitas akademika, alumni dan pengabdian kepada masyarakat;

e. Menyusun rancangan kebijakan Direktur di bidang pembinaan kemahasiswaan dan registrasi mahasiswa secara terpadu;

f. Menyusun rancangan kebijakan Direktur tentang pelaksanaan penggunaan unit Litbang dan Unit penunjang (laboratorium, perpustakaan, komputer, bengkel, dan asrama) secara terpadu; g. Menyusun rancangan awal kebijakan Direktur di bidang pendidikan,

penelitian dan pengabdian kepada masyarakat secara terpadu; h. Menyusun rancangan awal kebijakan Direktur tentang muatan

kurikulum, kalender akademik, daftar struktur program, SK Dosen, Silabus, BGPP, SAP/RPP, SK Mahasiswa, KRS, UTS, UAS, UAP, PBL/PKL, PKMD, PKK, KHS, SK Kelulusan, SK Peringkat, Transkrip, Ijasah, Legalisir Ijasah dan transkrip, pembimbing praktek, cuti mahasiswa, perpindahan mahasiswa, pemberhentian mahasiswa, Juknis pelatihan, seminar, dan naskah kerjasama Politeknik Kesehatan Tanjungkarang.

i. Menyusun rancangan kebijakan Direktur tentang sipensimaru, pengenalan Program Studi Mahasiswa (PPSM), bimbingan konseling dan akademik, Kepaniteraan (ucap janji mahasiswa), kartu mahasiswa, wisuda, dies natalis (kerjasama dengan Subbag ADUM), promosi dan pemasaran, alumni, organisasi mahasiswa, ekstra kurikuler, bakti sosial, penghargaan, kesejahteraan mahasiswa, sanksi, daftar penyerapan lulusan;

j. Menyusun rancangan kebijakan Direktur tentang penerapan Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SNPT);

k. Menyelenggarakan tata persuratan dan kearsipan di lingkungan Subbagian ADAK;

l. Menyusun laporan berkala (semester, tahunan/LAKIP)/ rutin pelaksanaan kegiatan Subbagian ADAK;

(21)

PROFIL POLTEKKES TANJUNGKARANG TAHUN 2016 URUSAN HUKORMAS

jurusan dan program studi;

n. Merekapitulasi data kemahasiswaan berdasarkan laporan pendidikan dari jurusan dan program studi;

o. Melaksanakan administrasi pendidikan tenaga kesehatan berdasarkan Sistem informasi Pendidikan Tenaga Kesehatan (SIPTK) dari Jurusan bekerjasama dengan Subbag ADUM;

p. Melaksanakan monitoring pelaksanaan kegiatan di lingkungan Sub Bagian Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, Perencanaan, dan Sistem Informasi Politeknik Kesehatan Tanjungkarang;

q. Melakukan evaluasi dan penilaian serta menandatangani SKP Staf Sub Bagian Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, Perencanaan, dan Sistem Informasi Politeknik Kesehatan Tanjungkarang;

r. Menyusun laporan kegiatan Sub Bagian Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, Perencanaan, dan Sistem Informasi Politeknik Kesehatan Tanjungkarang

s. Melaksanakan tugas lainnya yang diberikan oleh atasan/ pimpinan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

D. SUB BAGIAN ADMINISTRASI UMUM, KEUANGAN DAN KEPEGAWAIAN

Tugas Pokok dan Fungsi :

Melakukan urusan ketatausahaan, kerumahtanggaan, perlengkapan, hubungan masyarakat, keuangan dan kepegawaian, meliputi :

1. Menyusun rancangan rumusan rencana lima tahunan Politeknik Kesehatan Tanjungkarang;

2. Menyusun rancangan rumusan usulan program dan anggaran tahunan Politeknik Kesehatan Tanjungkarang;

3. Menyusun rancangan RPK Subbag Administrasi Umum, Keuangan dan Kepegawaian;

4. Melakukan koordinasi pengelolaan barang milik negara berdasarkan Sistem Manajemen Akuntasi Barang Milik Negara (SIMAKBMN) dan pengelolaan keuangan negara berdasarkan Sistem Akuntasi Kuasa Pengguna Anggaran (SAKPA);

(22)

PROFIL POLTEKKES TANJUNGKARANG TAHUN 2016 URUSAN HUKORMAS

5. Menyusun rancangan kebijakan Direktur di bidang Umum, Keuangan, Kepegawaian, BMN, Hukum, Organisasi dan Hubungan masyarakat; 6. Menyusun rancangan kebijakan Direktur di bidang pemeliharaan dan

perbaikan sarana dan prasarana penunjang di lingkungan Politeknik Kesehatan Tanjungkarang secara terpadu;

7. Menyusun rancangan informasi kepegawaian Politeknik Kesehatan Tanjungkarang;

8. Menyusun rancangan pengadaan, pengembangan, kesejahteraan dan mutasi pegawai di lingkungan Politeknik Kesehatan Tanjungkarang, serta pemberhentian pegawai Politeknik Kesehatan Tanjungkarang; 9. Menyusun usulan pengadaan, pemeliharaan, perbaikan, dan

penghapusan barang milik/kekayaan negara di lingkungan Subbag Administrasi Umum, Keuangan dan Kepegawaian;

10. Menyusun rancangan pembentukan kepanitiaan-kepanitiaan di lingkungan Politeknik Kesehatan Tanjungkarang;

11. Menyusun bahan tindak lanjut LHP;

12. Menyusun rancangan laporan eksekutif Politeknik Kesehatan Tanjungkarang;

13. Menyusun laporan berkala (bulanan, triwulan, tahunan/LAKIP) / rutin pelaksanaan kegiatan Subbag Administrasi Umum, Keuangan dan Kepegawaian;

14. Melakukan monitoring dan evaluasi kinerja pegawai di lingkungan Subbag Administrasi Umum, Keuangan dan kepegawaian ke dalam SKP;

15. Melaksanakan monitoring pelaksanaan kegiatan di Sub Bagian Administrasi Umum Politeknik Kesehatan Tanjungkarang;

16. Menyusun laporan kegiatan Sub Bagian Administrasi Umum;

17. Melaksanakan pembinaan pegawai di lingkungan Politeknik Kesehatan Tanjungkarang;

18. Melaksanakan tugas lainnya yang diberikan oleh atasan/ pimpinan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

(23)

PROFIL POLTEKKES TANJUNGKARANG TAHUN 2016 URUSAN HUKORMAS

1. Poltekkes Tanjungkarang terdiri atas 8 Jurusan Studi.

2. Jurusan adalah unsur pelaksana akademik yang melaksanakan pendidikan profesional dalam sebagian atau satu cabang ilmu pengetahuan, teknologi dan/atau kesehatan tertentu.

3. Jurusan dipimpin seorang Kajur yang dipilih diantara kelompok Dosen sesuai peraturan yang berlaku dan bertanggung jawab langsung kepada Direktur.

4. Kajur yang terpilih bersedia untuk ditempatkan/berkedudukan di Direktorat atau disalah satu Jurusan yang dekat dengan Kantor Direktorat.

5. Ketua Jurusan mempunyai tugas mengelola sumber daya Jurusan dan penyelenggara Pendidikan.

6. Jurusan terdiri atas : a. Ketua Jurusan (Kajur) b. Sekretaris Jurusan (Sekjur) c. Sub Unit Penunjang

d. Kelompok Tenaga Fungsional

7. Dalam melaksanakan tugas sehari-hari, Kajur dibantu oleh Sekjur yang ditunjuk oleh Direktur atas usulan Kajur.

8. Sekjur mempunyai tugas membantu Kajur dalam pelaksanaan kegiatan di bidang Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, Umum, Keuangan, Perlengkapan dan Kepegawaian ; Dalam melaksanakan tugasnya, Sekjur bertanggung jawab langsung kepada Kajur. Sub-sub unit penunjang bertanggung jawab langsung kepada Kajur dan Berkoordinasi dengan Ka. Unit terkait.

9. Penambahan Jurusan ditetapkan oleh Menteri Kesehatan atau pejabat yang ditunjuk.

F. TENAGA FUNGSIONAL

1. Tenaga Fungsional adalah tenaga yang diangkat atau bekerja dalam jabatan fungsional sesuai dengan bidang teknis fungsionalnya.

(24)

PROFIL POLTEKKES TANJUNGKARANG TAHUN 2016 URUSAN HUKORMAS

2. Kelompok Tenaga Fungsional adalah suatu kesatuan tenaga fungsional yang dikelompokkan sesuai dengan bidang teknisnya.

3. Tenaga Fungsional di Lingkungan Poltekkes Tanjungkarang meliputi Tenaga Pendidik/Fungsional Kependidikan, Fungsional Penunjang Akademik dan Fungsional Bidang Administrasi.

4. Kelompok Tenaga Fungsional adalah tenaga-tenaga yang diangkat atau bekerja dalam jabatan fungsional yang kenaikan pangkatnya berdasarkan angka kredit sesuai dengan bidang keilmuannya.

5. Tenaga fungsional Akademik adalah seseorang yang berdasarkan pendidikannya dan keahliannya diangkat oleh penyelenggara pendidikan sesuai dengan peraturan yang berlaku, dengan tugas utama

G. UNIT PENELITIAN DAN UNIT PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT

Unit Penelitian dan Unit Pengabdian Masyarakat adalah unsur pelaksana sebagian Poltekkes Tanjungkarang di bidang penelitian terapan dan pengabdian kepada masayarakat yang berada di bawah Direktur.

Unit PPM dipimpin seorang Kepala yang ditunjuk oleh Direktur dan bertanggung jawab kepada Direktur secara teknis fungsional dibina oleh PUDIR I.

Unit Penelitian

Tugas Pokok dan Fungsi :

Menyelenggarakan kegiatan penelitian, meliputi : 1. Menyusun rencana kegiatan di Unit Penelitian;

2. Mensosialisasikan kegiatan penelitian yang ada di lingkungan Politeknik Kesehatan Tanjungkarang;

3. Melaksanakan tata kelola kegiatan penelitian; 4. Pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi;

5. Menjalin kerjasama antar perguruan tinggi dan/atau badan lainnya baik di dalam maupun di luar negeri;

6. Mempublikasikan hasil penelitian melalui jurnal ilmiah nasional dan internasional;

7. Melaksanakan tata kelola peer review hasil penelitian; 8. Mengusulkan hak kekayaan intelektual (HAKI).

(25)

PROFIL POLTEKKES TANJUNGKARANG TAHUN 2016 URUSAN HUKORMAS

Masyarakat dimasing-masing Jurusan dan Program Studi;

10. Melaksanakan monitoring pelaksanaan kegiatan pada Unit Penelitian; 11. Menyusun laporan kegiatan di Unit Penelitian;

12. Melaksanakan tugas lainnya yang diberikan oleh atasan/ pimpinan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Unit Pengabdian Masyarakat

Tugas Pokok dan Fungsi :

Menyelenggarakan kegiatan Pengabdian Masyarakat, meliputi : 1. Menyusun rencana kegiatan di Unit Pengabdian Masyarakat;

2. Mensosialisasikan kegiatan Pengabdian Masyarakat yang ada di lingkungan Politeknik Kesehatan Tanjungkarang;

3. Melaksanakan tata kelola kegiatan Pengabdian Masyarakat;

4. Menjalin kerjasama antar perguruan tinggi dan/atau badan lainnya baik di dalam maupun di luar negeri;

5. Melakukan koordinasi diantara Sub Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat dimasing-masing Jurusan dan Program Studi.

6. Melaksanakan monitoring pelaksanaan kegiatan pada Unit Pengabdian Masyarakat;

7. Menyusun laporan kegiatan di Unit Pengabdian Masyarakat;

8. Melaksanakan tugas lainnya yang diberikan oleh atasan/ pimpinan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

H. UNIT PENUNJANG

Unit Penunjang adalah unit yang secara teknis fungsional diperlukan sebagai unsur penunjang terselenggaranya kegiatan akademik. Unit Penunjang di Lingkungan Poltekkes Tanjungkarang meliputi Unit Laboratorium, Unit Perpustakaan, Unit Komputer, Unit Bengkel Kerja, Unit Pemeliharaan dan Perbaikan, Unit Asrama, Unit Penjamin Mutu dan Unit penunjang lainnya.

1. Unit Laboratorium

Unit Laboratorium adalah unit penunjang teknis dibidang laboratorium dari satu atau sebagian cabang ilmu tertentu sesuai dengan keperluan jurusan. Unit ini berada dibawah dan bertanggung jawab langsung

(26)

PROFIL POLTEKKES TANJUNGKARANG TAHUN 2016 URUSAN HUKORMAS

kepada Direktur dan secara teknis fungsional sehari-hari dibina oleh PUDIR I melalui Koordinasi dengan Kajur.

a. Unit Laboratorium dipimpin oleh seorang Kepala yang ditunjuk oleh Direktur atas usulan PUDIR I sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

b. Unit Laboratorium mempunyai tugas memberikan layanan bahan dan peralatan laboratorium untuk keperluan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

c. Unit Laboratorium mempunyai fungsi :

c.1. Perencanaan, penyediaan dan pengelolaan bahan laboratorium.

c.2. Pemberi layanan dan pendayagunaan bahan dan peralatan laboratorium.

c.3. Pemeliharaan bahan dan peralatan laboratorium. c.4. Pelaksanaan urusan tata usaha laboratorium. c.5. Pengembangan Laboratorium.

c.6. Melakukan koordinasi dengan Sub Unit Laboratorium di masing-masing Jurusan.

d. Disetiap Jurusan dapat dibentuk Sub unit laboratorium sesuai kebutuhan.

2. Unit Perpustakaan

Unit Perpustakaan adalah unit penunjang teknis dibidang perpustakaan yang berada dibawah dan bertanggung jawab langsung kepada Direktur. Secara teknis fungsional dibina oleh PUDIR III melalui koordinasi dengan Kajur.

a. Unit perpustakaan dipimpin oleh seorang Kepala yang ditunjuk oleh Direktur atas usulan PUDIR III.

b. Unit perpustakaan mempunyai tugas memberikan layanan bahan pustaka untuk keperluan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

c. Unit Perpustakaan mempunyai fungsi :

c.1. Penyediaan dan pengelolaan bahan pustaka.

(27)

PROFIL POLTEKKES TANJUNGKARANG TAHUN 2016 URUSAN HUKORMAS

c.4. Pengembangan Perpustakaan.

c.5. Pelaksanaan urusan Tata usaha Perpustakaan.

c.6. Melakukan koordinasi dengan Sub Unit Perpustakaan di masing-masing Jurusan.

d. Disetiap Jurusan dapat dibentuk sub unit perpustakaan sesuai kebutuhan.

3. Unit Komputer dan Teknologi Informasi

Unit komputer dan Teknologi Informasi adalah unit penunjang teknis dibidang pengolahan data dan informasi yang berada dibawah dan bertanggung jawab langsung kepada Direktur. Secara teknis fungsional dibina oleh PUDIR III melalui koordinasi dengan Kajur.

a. Unit Komputer dipimpin oleh seorang Kepala yang ditunjuk Direktur atas usulan PUDIR III diantara tenaga fungsional teknisi komputer, peralatan komputer dan operator komputer di lingkungan Unit Komputer.

b. Unit komputer mempunyai tugas mengumpulkan, mengolah, menyajikan dan menyimpan data dan informasi serta memberikan layanan untuk program-program pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat.

c. Unit Komputer mempunyai fungsi :

1. Menyusun rencana kegiatan dan anggaran di Unit Komputer dan Teknologi Informasi;

2. Menyusun rencana pengembangan di Unit Komputer dan Teknologi Informasi;

3. Menyusun rencana penggunaan dan perangkat kerja pada Unit Komputer dan Teknologi Informasi;

4. Melakukan pengumpulan, pengolahan data, penyimpanan data dan penyajian informasi Politeknik Kesehatan Tanjungkarang.

5. Menyelenggarakan layanan dan pendayagunaan perangkat Komputer dan Teknologi Informasi di lingkungan Politeknik Kesehatan Tanjungkarang;

(28)

PROFIL POLTEKKES TANJUNGKARANG TAHUN 2016 URUSAN HUKORMAS

6. Menyelenggarakan tata kelola pada Unit Komputer / Teknologi Informasi

7. Melakukan sosialisasi dan pengendalian pelaksanaan kegiatan pada Unit Komputer dan Teknologi Informasi.,

8. Membuat, menyediakan dan mengelola Program-program Teknologi Informasi untuk keperluan pelayanan di Lingkungan Politeknik Kesehatan Tanjungkarang;

9. Mengelola website Politeknik Kesehatan Tanjungkarang. 10. Menjalin kerjasama dengan instansi atau badan lainnya baik di

dalam maupun di luar negeri;

11. Melaksanakan monitoring pelaksanaan kegiatan pada Unit Komputer dan Teknologi Informasi;

12. Menyusun laporan pelaksanaan kegiatan di Unit Komputer dan Teknologi Informasi;

13. Melaksanakan tugas lainnya yang diberikan oleh atasan/ pimpinan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

4. Unit Perencanaan, evaluasi dan pelaporan Tugas Pokok dan Fungsi :

Melakukan kegiatan bidang perencanaan, evaluasi dan pelaporan institusi yang sesuai dengan peraturan dan kebijakan yang berlaku di lembaga pendidikan tinggi, meliputi :

1. Menyusun rencana kerja anggaran (RKA-KL), rencana kerja tahunan, didasarkan pada usulan unit kerja di lingkungan Politeknik Kesehatan Tanjungkarang dengan mempertimbangkan Renstra dan Rencana Induk Pengembangan serta perkembangan IPTEK, visi dan misi, dan kebutuhan masyarakat serta laporan tahunan; 2. Menyusun laporan tahunan instansi pemerintah (LAKIP).

3. Menyusun laporan tahunan institusi Politeknik Kesehatan Tanjungkarang

4. Menyusun Rencana Bisnis Anggaran (RBA);

5. Memantau dan mengevaluasi pelaksanaan rencana induk pengembangan, rencana strategi, rencana tahunan didasarkan

(29)

PROFIL POLTEKKES TANJUNGKARANG TAHUN 2016 URUSAN HUKORMAS

Tanjungkarang;

6. Melakukan penilaian terhadap pencapaian indikator Standar Pelayanan Minimal, menginventarisasi permasalahan serta tidak lanjut penyelesaian masalah;

7. Melaksanakan tata kelola Rencana Anggaran dan Belanja di lingkungan Politeknik Kesehatan Tanjungkarang;

8. Melaksanakan monitoring pelaksanaan kegiatan pada Unit Perencanaan, Evaluasi dan Pelaporan;

9. Menyusun laporan kegiatan Unit Perencanaan, Evaluasi dan Pelaporan;

10. Melaksanakan tugas lainnya yang diberikan oleh atasan/ pimpinan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

5. Unit Klinik Bundaran Sehat Tugas Pokok dan Fungsi :

Memberikan layanan kesehatan kepada civitas akademika dan umum, meliputi :

1. Menyusun rencana kegiatan di Unit Klinik Bundaran Sehat;

2. Menyusun rencana pengembangan sarana dan prasarana di Unit Klinik Bundaran Sehat;

3. Melaksanakan layanan Praktek Mahasiswa; 4. Melaksanakan layanan jasa pengobatan; 5. Melaksanakan jasa konsultasi kesehatan; dan 6. Melaksanakan pemeriksaan laboratorium klinik;

7. Melaksanakan monitoring pelaksanaan kegiatan pada Unit Klinik Bundaran Sehat;

8. Menyusun laporan kegiatan di Unit Klinik Bundaran Sehat;

9. Melaksanakan tugas lainnya yang diberikan oleh atasan/ pimpinan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

6. Unit Layanan Pengadaan Tugas Pokok dan Fungsi :

(30)

PROFIL POLTEKKES TANJUNGKARANG TAHUN 2016 URUSAN HUKORMAS

Membantu Direktur dalam layanan pengadaan barang/ jasa pemerintah sesuai dengan ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku, meliputi :

1. Menyusun rencana kegiatan Unit Layanan Pengadaan di lingkungan Politeknik Kesehatan Tanjungkarang;

2. Melaksanakan tata kelola Unit Layanan Pengadaan;

3. Mengkoordinasikankegiatan pengadaan barang/jasa di lingkungan Politeknik Kesehatan Tanjungkarang;

4. Menyampaikan hasil pemilihan dan menyerahkan salinan dokumen pemilihan penyedia barang/jasa kepada PPK;

5. Membuat laporan mengenai proses dan hasil pengadaan kepada KPA.

6. Mengelola sistem informasi manajemen pengadaan yang mencakup dokumen pengadaan, data survey harga, daftar kebutuhan barang/jasa, daftar hitam penyedia;

7. Melaksanakan kegiatan pengadaan barang/jasa pemerintah sesuai dengan RUP dalam portal LPSE;

8. Melaksanakan evaluasi terhadap proses pengadaan barang/jasa yang telah dilaksanakan.

9. Melaksanakan monitoring pelaksanaan kegiatan pada Unit Layanan Pengadaan;

10. Menyusun laporan kegiatan di Unit Layanan Pengadaan;

11. Melaksanakan tugas lainnya yang diberikan oleh atasan/ pimpinan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

7. Unit Usaha, Kemitraan dan Asrama Tugas Pokok dan Fungsi :

Melakukan pengembangan Usaha, Kemitraan dan Layanan Asrama untuk meningkatkan Pengembangan institusi yang sesuai dengan peraturan yang berlaku pada lembaga pendidikan tinggi, meliputi : 1. Menyusun rencana kegiatan di Unit Usaha, Kemitraan dan

Asrama;

2. Menjalin kerjasama dengan instansi atau badan lainnya baik di dalam maupun di luar negeri;

(31)

PROFIL POLTEKKES TANJUNGKARANG TAHUN 2016 URUSAN HUKORMAS

Tanjungkarang dalam rangka meningkatkan produktifitas;

4. Melakukan koordinasi dalam rangka pelaksanaan program kerja Unit Usaha, Kemitraan dan Asrama;

5. Melaksanakan tata kelola di Unit Usaha, Kemitraan dan Asrama; 6. Melaksanakan monitoring pelaksanaan kegiatan pada Unit Usaha,

Kemitraan dan Asrama;

7. Menyusun laporan kegiatan Unit Usaha, Kemitraan dan Asrama; 8. Melaksanakan tugas lainnya yang diberikan oleh atasan/ pimpinan

sesuai dengan peraturan yang berlaku.

8. Unit Penjamin Mutu

Tugas Pokok dan Fungsi :

Melakukan penjaminan mutu pendidikan secara bertahap, sistematis dan terencana dalam suatu program penjaminan mutu yang memiliki target dalam kerangka waktu yang jelas, meliputi :

1. Perencanaan dan pelaksanaan sistem penjaminan mutu internal secara keseluruhan di Politeknik Kesehatan Tanjungkarang; 2. Penyusunan perangkat dokumen (kebijakan mutu, manual mutu,

dan standar mutu) yang diperlukan dalam rangka pelaksanaan sistem penjaminan mutu;

3. Pengembangan sistem informasi penjaminan mutu; 4. Pelaksanaan monitoring sistem penjaminan mutu;

5. Pelaksanaan audit mutu akademik internal dan evaluasi pelaksanaan sistem penjaminan mutu;

6. Melakukan koordinasi kegiatan akreditasi di lingkungan Politeknik Kesehatan Tanjungkarang;

7. Melakukan koordinasi dengan Sub Unit Penjaminan Mutu dimasing-masing Jurusan dan Program Studi;

8. Melaksanakan monitoring pelaksanaan kegiatan pada Unit Penjaminan Mutu;

9. Penyusunan laporan kegiatan pelaksanaan di Unit Penjaminan Mutu internal;

(32)

PROFIL POLTEKKES TANJUNGKARANG TAHUN 2016 URUSAN HUKORMAS

10. Melaksanakan tugas lainnya yang diberikan oleh atasan/ pimpinan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

9. Unit Penunjang Lainnya

1. Unit penunjang lainnya dapat dibentuk sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan ilmu pengetahuan dan teknologi. 2. Pembentukan Unit Penunjang lainnya dilaksanakan oleh Direktur

berdasarkan persetujuan Senat Poltekkes Kemenkes Tanjungkarang dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

I. DEWAN PENGAWAS

Tugas Pokok dan Fungsi meliputi :

1. Memberikan pendapat dan saran kepada Pimpinan Lembaga dan Menteri Keuangan mengenai Rencana Strategis Bisnis dan Rencana Bisnis dan Anggaran yang diusulkan oleh Pimpinan Badan Layanan Umum (BLU);

2. Melaksanakan monitoring dan evaluasi perkembangan kegiatan Politeknik Kesehatan Tanjungkarang;

3. Memberikan pendapat dan saran kepada Menteri Kesehatan dan Menteri Keuangan setiap masalah yang dianggap penting bagi pengelolaan BLU secara berkala;

4. Memberikan pendapat dan saran kepada Pimpinan BLU dalam melaksanakan pengelolaan institusi;

5. Melaporkan kepada Menteri Kesehatan dan Menteri Keuangan apabila terjadi gejala penurunan kinerja BLU;

6. Memberikan masukan, saran, atau tanggapan atas laporan keuangan dan laporan kinerja BLU kepada Pimpinan BLU;

(33)

PROFIL POLTEKKES TANJUNGKARANG TAHUN 2016 URUSAN HUKORMAS

Gambar 2.1

Bagan Organisasi Politeknik Kesehatan Tanjungkarang Periode 2014-2018

Sumber : SK Direktur Poltekkes Kemenkes Tanjungkarang Nomor : KP.01.03/I.2/6033/2014

Susunan Struktur Organisasi dan Jabatan Politeknik Kesehatan Tanjungkarang terdiri dari :

1. Unsur pimpinan :

a. Direktur : Warjidin Aliyanto, SKM, M.Kes b. PUDIR I : Kodri, S.Kp, M.Kes

c. PUDIR II : R. Pranajaya, S.Kp, M.Kes d. PUDIR III : Sarip Usman, SKM, M.Kes 2. Satuan Pengawas Internal : Abdul Halim, SKM, M.Kes 3. Unsur Pembantu Pimpinan (Pelaksana Administrasi)

a. Kepala Sub bagian Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, Perencanaan dan Sistem Informasi : Suswati, SKM

a.1. Kepala Urusan Administrasi Akademik : Prichatun Pujiastuti, SKM a.2. Kepala Urusan Adm Kemahasiswaan : IGA Mirah WS, SST,M.Keb a.3. Kepala Urusan Administrasi Persin : Rita Febriani, S.Sit, MM

BAGAN STRUKTUR ORGANISASI POLITEKNIK KESEHATAN TANJUNGKARANG KETERANGAN: : GARIS KOORDINASI : GARIS KOMANDO JURUSAN

KEPERAWATAN KEBIDANAN JURUSAN

JURUSAN KESEHATAN LINGKUNGAN JURUSAN ANALIS KESEHATAN JURUSAN KEPERAWATAN GIGI JURUSAN GIZI JURUSAN

FARMASI TEKNIK GIGI JURUSAN

UNIT USAHA, KEMITRAAN DAN ASRAMA UNIT KOMPUTER DAN TEKNOLOGI INFORMASI UNIT KLINIK BUNDARAN SEHAT DEWAN PENGAWAS UNIT SATUAN PEMERIKSA INTERNAL SUBBAG ADAK DAN PERSIN SUBBAG ADUM URUSAN KEUANGAN, AKUNTANSI DAN PELAPORAN URUSAN HUKUM, ORGANISASI DAN HUBUNGAN MASYARAKAT URUSAN AKADEMIK URUSAN KEMAHASISWAAN URUSAN DATA DAN INFORMASI PENDIDIKAN UNIT PENELITIAN UNIT PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIT PENJAMINAN MUTU UNIT

LABORATORIUM PERPUSTAKAAN UNIT UNIT PERENCANAAN , EVALUASI DAN PELAPORAN UNIT PENGEMBANGAN PENDIDIKAN KELOMPOK JABATAN FUNGSIONAL SENAT DIREKTUR PD.I, PD.II, PD.III URUSAN BARANG MILIK NEGARA URUSAN KEPEGAWAIAN URUSAN UMUM UNIT LAYANAN PENGADAAN

(34)

PROFIL POLTEKKES TANJUNGKARANG TAHUN 2016 URUSAN HUKORMAS

b. Kepala Sub Bagian Administrasi Umum, Keuangan dan Kepegawaian, membawahkan :

b.1. Kepala Urusan Keuangan : Wajarudin, S.IP, MM b.2. Kepala Urusan Kepegawaian : Arif Hidayat, SE b.3. Kepala Urusan Umum &BMN : Virgoria DP, Amd.Kep b.4. Kepala Urusan Humas&Kemitraan : Novalina , S.Kep, MM 4. Pengelola Jurusan

Jurusan Keperawatan:

Kajur : Purbianto,.S.Kp, M. Kep

Sekjur : Gustop Amatiria, S. Kp, M. Kes

Ka.Sub Unit Penelitian & Pengab : Merah Bangsawan, SKM, M. Kes Ka.Sub Unit Penjamin Mutu : Yuniastini, SKM, M.Kes

Ka. Sub Unit Laboratorium : Idawati Manurung, S.Kp,M.Kes Ka. Sub Unit Perpustakaan : Abdul Rohim Alkholidi

Ka. Sub Unit Renval : Ns.Anita, S.Kep,M.Kep,Sp.Mat Ka.Sub Unit Asrama : Nurhayati, S.Pd,.M.Pd

Ka. Sub Unit Usaha : Al Murhan,.SKM.,MKM Ka. Sub Unit IT dan Komputer : Popin Septiviano

Koordinator Akademik : Tori Rihiantoro, S.Kp,M.Kep

Koordinator Kemahasiswaan : Ns. Titi Astuti,S.Kep,M.Kep,Sp.Mat Koordinator Umum dan Kepegawaian : Lukman

Koord. Pemeliharaan,Perbaikan & BMN : Eka Setiawan Pj.Pengajaran Prodi D3 Kep.Tjk : Ns.Musiana,S.Kep Pj.Praktik Prodi D3 Kep Tjk : Tumiur Sormin, SKM Pj. Evaluasi Prodi D3 Kep. Tjk : Siti Fatonah, S.Kp,M.Kes Pj. Pengajaran & Evaluasi Prodi D4 : Ns. Efa Trisna, S.Kep,M.Kes Pj. Praktik Prodi D4 Kep.Tjk : Ns. Ririn Sri H, S.Kep

Jurusan Kebidanan:

Kajur : Supriatiningsih, AK, M.Kes

Sekjur : Novita Rudiyanti, S.ST

Ka.Sub Unit Penelitian & Pengabmas : Nurchairina, S.Pd., M. Kes Ka.Sub Unit Penjamin Mutu : Riyanti Imron, S.ST,.M.Kes Ka. Sub Unit Laboratorium : Mugiati, SKM, M.Kes

(35)

PROFIL POLTEKKES TANJUNGKARANG TAHUN 2016 URUSAN HUKORMAS

Ka.Sub Unit Asrama : Nelly Indrasari, S.Si.T.,M.Kes Ka. Sub Unit Usaha : Nyimas Aziza,.S.Pd.M.Kes Ka. Sub Unit IT dan Komputer : Yusari Asih, S.ST

Koordinator Akademik : Yeyen Putriana, S.Si.T.,M.Keb Koordinator Kemahasiswaan : Ika Fitria E, S.Si.T,M.Keb Koordinator Umum dan Kepegawaian : Junianto

Koord. Pemeliharaan,Perbaikan & BMN : Ermawati

Pj.Pengajaran Prodi D3 Keb.Tjk : Yusari Asih, S.ST

Pj.Praktik Prodi D3 Keb Tjk : Amrina Octaviana, S.ST Pj. Evaluasi Prodi D3 Keb. Tjk : Siska Firdaus, S.ST Pj. Pengajaran & Evaluasi Prodi D4 : Fitriana, S.Si.T

Pj. Praktik Prodi D4 Keb.Tjk : Nora Isa Tri N, S.ST, M.Kes Pj. Evaluasi D4 Keb. Tanjungkarang : Ns. Eva Berliana, S.Kep

Jurusan Kesehatan Lingkungan :

Kajur : Karbito, S.ST, M.Kes

Sekjur : A. Fikri, ST,M.Si

Ka. Prodi D3 Kesling ; Amrul Hasan, SKM, M.Epid Ka. Prodi D4 Kesling : Prayudhy Y, SKM, M.Kes Ka.Sub Unit Penelitian & Pengabmas : Wibowo Ady S, ST, M.Kes Ka.Sub Unit Penjamin Mutu : Heri Purwanto, SKM, M.Epid Ka. Sub Unit Laboratorium : Linda Barus, S.ST, M.Si Ka. Sub Unit Bengkel Kerja : Imam Santosa, S.Si.T.MT Ka. Sub Unit Perpustakaan : Budi Utoyo S.A,S.Sos, M.Sc Ka. Sub Unit Perencanaan&Evaluasi : Dra. Helina Helmy

Ka.Sub Unit Asrama/Ev/Pj.Prodi D3 : Selfi Octaviani Lestari Ka. Sub Unit Usaha : Sularmo, ST., M.Si

Ka. Sub Unit IT&Kompt/Koord.Akademik : S.Rendra Utama R,. SKM Koordinator Kemahasiswaan : Bambang M, SKM, M.Kes Koordinator Umum dan Kepegawaian : Marlizar

Koord. Pemeliharaan,Perbaikan & BMN : Muh Roif

Pj.Pengajaran dan Praktik Prodi D3 : Mei Ahyanti, SKM, M.Kes Pj. Pengajaran dan Praktik Prodi D4 : Cipto Gumono

(36)

PROFIL POLTEKKES TANJUNGKARANG TAHUN 2016 URUSAN HUKORMAS

Jurusan Analis Kesehatan:

Kajur : Dra. Eka S., M.Kes

Sekjur : Mimi Sugiarti, S.Pd.,M.Kes

Ka.Sub Unit Penelitian & Pengabmas : Drs. G. Suroso,. MM Ka.Sub Unit Penjamin Mutu/Evaluasi : Sri Nuraini,.S.Pd.,M.Kes Ka. Sub Unit Laboratorium/Praktik : Dra. Marhamah

Ka. Sub Unit Perpustakaan : Mutiani,.AMD

Ka. Sub Unit Perencanaan&Evaluasi : Nurminha, S.Pd, M.Sc Ka.Sub Unit IT dan Komputer : Azhari Muslim,.S.Pd, M.Kes Koord.Akademik/Pj.Pengajaran Prodi D3: Hj. Maria TS, S.Pd, M.Kes Koordinator Kemahasiswaan : Misbahul Huda, S.Si,.M.Kes Koordinator Umum dan Kepegawaian : Mawarty Indrayuniarsih Koord. Pemeliharaan,Perbaikan & BMN : Kaspono

Pj. Pengajaran dan Praktik Prodi D4 : Sri Wantini, S.Pd,.M.Kes

Jurusan Keperawatan Gigi :

Kajur : Drg. Erni Gultom,.MHSM

Sekjur : Drg. RR Ratnasari Dyah

Ka.Sub Unit Penelitian & Pengabmas : Arianto,.SKM

Ka.Sub Unit Penjamin Mutu : Drg. Lies Elina Prasetiowati Ka. Sub Unit Laboratorium : Drg. Avoanita Yosa,.M.Kes Ka. Sub Unit Perpustakaan : Siti Hajar

Ka. Sub Unit Perencanaan&Evaluasi : Arianto,.SKM

Koord.Akademik : Desi Andriyani, S.Si.T.,M.Kes Koordinator Kemahasiswaan : Karsal Meilendra,.SKM., MKM Koordinator Umum dan Kepegawaian : Linasari, S.Si.T

Koord. Pemeliharaan,Perbaikan & BMN : Didi Wihardi

Pj. Pengajaran dan Praktik Prodi D3 : Desi Andriyani, S.Si.T.,M.Kes Pj. Evaluasi Prodi D3 : Purwani Wigati,.B.Sc

Jurusan Farmasi :

Kajur : Dra. Dias Ardini,.A.Pt.,MTA

Sekjur : Dra. Pudji Rahayu, Apt

(37)

PROFIL POLTEKKES TANJUNGKARANG TAHUN 2016 URUSAN HUKORMAS

Ka. Sub Unit Laboratorium/Pj. Evaluasi : Makhdalena, S.Farm.,Apt Ka. Sub Unit Perpustakaan : Muszamil

Ka. Sub Unit Perencanaan&Evaluasi : Isnenia, M.Sc

Koord.Akademik : Ani Hartati, S.Si, Apt, M.Si Ka. Sub.Unit Usaha/Koord. Kemhs : Yusrizal, S.Sos

Ka.Sub.Unit IT& Komp/BMN/Umum/Kepeg: Indra Gunawan, M.Sc Pj. Pengajaran dan Praktik Prodi D3 : Isnenia, M.Sc

Jurusan Gizi:

Kajur : Dewi Sri S,.SKM,M.Kes

Sekjur : Usdeka Muliani, DCN.,MM

Ka.Sub Unit Penelitian & Pengabmas : Mindo Lupiana,.SKM,MKM Ka.Sub Unit Penjamin Mutu : Arie Nugroho, S.Gz

Ka. Sub Unit Laboratorium : Sefanadia Putri, M.T.A Ka. Sub Unit Perpustakaan : Ardiansyah, SKM

Ka. Sub Unit Perencanaan&Evaluasi : Antun Rahmadi, SKM,. MPH Ka. Sub Unit Usaha : Reni Indriyani, A.Md

Ka. Sub Unit Komputer/IT : Yulia Novika J, SP

Koord.Akademik : Anggun Rusyantia, SP., ME

Koordinator Kemahasiswaan : Sutrio, SKM

Koordinator Umum dan Kepegawaian : Roza Mulyani, SKM., MKM Koord. Pemeliharaan,Perbaikan & BMN : Ani Noviani,.S.Gz

Pj. Pengajaran dan Evaluasi Prodi DIII : Yulia Novika J, SP Pj. Praktik Prodi D III Gizi : Sefanadia Putri, M.T.A

Jurusan Teknik Gigi :

Kajur : Drg. Suryani Catur

Sekjur : Drg. Sri Wahyuni

Ka.Sub Unit Penelitian & Pengabmas : Drg. Bintang H. Simbolon Ka.Sub Unit Penjamin Mutu : Yustin Nur Khoiriyah, M.Sc Ka. Sub Unit Laboratorium : Fitriawati, AMTG

Ka. Sub Unit Perpus/Koord.Umum&Kepeg: Andy Mochsin WN,.S.Sos Ka. Sub Unit Perencanaan&Evaluasi : Rani Helmira

(38)

PROFIL POLTEKKES TANJUNGKARANG TAHUN 2016 URUSAN HUKORMAS

Koord.Akademik/Kemahasiswaan : Drg. Edy Suwanto Koord. Pemeliharaan,Perbaikan & BMN : Fitriawati, AMTG Pj. Pengajaran,Praktik &Evaluasi : Drg. Sri Wahyuni

5. Program Studi

Dipimpin oleh ketua prodi yang memiliki tugas membuat rencana dan memantau proses pelaksanaan pendidikan, melaksanakan dan memantau proses pendidikan, kemahasiswaan, dan pengelolaan sumberdaya.

Perangkat Prodi Keperawatan Kota Bumi:

Kajur : Purbianto,.S.Kp,M.Kep

Sekjur : Gustop Amatiria,.S.Kp,M.Kes

Ketua Program Studi DIII Kep.Kotabumi : Lisa Suarni,.S.Kp,.M.Kep Sek.Prodi DIII Kep/Perenc/Eva/IT&Komp: Sono,.S.Kp,.M.Kep

Pj. Litbang/Pengabmas/Penjamin Mutu : Ns. Ihsan T,.S.Kep., Sp.KMB

Pj. Laboratorium : Ns. Deni Metri, S.Kep

Pj. Perpustakaan : Indiarti

Pj. Pengajaran/Praktik/Evaluasi : Ns. Heni A, M.Kep.Sp.KMB Pj. Kemahasiswaan / Asrama : Fitarina,.SKM

Pj. Umum dan Kepegawaian : Sri Haryati, SE Pj. Pemeliharaan,Perbaikan & BMN : Ansori

Perangkat Prodi Kebidanan Metro:

Kajur : Supriatiningsih,.AK,M.Kes

Sekjur : Novita Rudiyanti,.S.ST

Ketua Program Studi DIII Keb. Metro : Septi Widiyanti,.S.Pd,.M.Kes Ketua Program Studi DIV Keb. Metro : Ns. Martini F, S.Kep.,M.Sc Sek.Prodi Kebidanan Metro : Firda Fibrila, S.Si.T,M.Pd Pj. Penelitian dan Pengabmas : Yuliawati,.S.Pd,M.Kes Pj. Penjamin Mutu : Ranny Septiani, S.Si.T

Pj. Laboratorium : Weliyati,.A.Md.Keb, AK

Pj. Perpustakaan : Herlina, S.Pd

Pj. Perencanan dan Evaluasi : Islamiyati,.AK,.M.Kes

(39)

PROFIL POLTEKKES TANJUNGKARANG TAHUN 2016 URUSAN HUKORMAS

Pj. IT dan Komputer : M. Ridwan, SKM, MKM Pj. Kemahasiswaan : Yulida Fithri, S.Si.T Pj. Umum dan Kepegawaian : Wibowo

Pj. Pemeliharaan,Perbaikan dan BMN : Suranto

Pj. Pengajaran Prodi D3 Keb.Metro : Ika Oktaviani,.S.Si,T., M.Keb Pj. Praktik Prodi D3 Keb. Metro : Yoga Tri W, SKM, MKM Pj. Evaluasi Prodi D3 Keb. Metro : Martini, SKM, MKM Pj. Pengajaran Prodi D4 Keb. Metro : Sri Lestariningsih, SST Pj. Praktik Prodi D4 Keb. Metro : Gangsar Indah Lestari, S.Pd Pj. Evaluasi Prodi D4 Keb. Metro : Yetti Anggraini., SKM

6. Unit Utama

a. Unit Penelitian : Aprina, S.Kp,M.Kes b. Unit Pengabdian kepada Masy. : Haris K,.SKM,M.Kes

c. Unit Penjaminan Mutu : El Rahmayati,. S.Kp,.M.Kes d. Unit Lab terpadu : Dra. Daria Br Ginting,.MT e. Unit Perpustakaan : Purwati,.S.Pd,.MAP

7. Unit Penunjang

a. Unit Komputer/TI : Saiful Mujab, S.Kom

b. Unit Asrama : Ns. Sulastri,.S.Kep,M.Kep., Sp. Jiwa c. Unit Usaha : Bertalina, SKM, M.Kes

d. Unit Renval : Ns. Retno Puji Hastuti,.S.Kp e. Unit Klinik : dr. Nian Lusiana

f. Unit Layanan Pengadaan : Sukendar, SAP 8. Senat Politeknik Kesehatan Tanjungkarang.

(40)

PROFIL POLTEKKES TANJUNGKARANG TAHUN 2016 URUSAN HUKORMAS

BAB III

MANAJEMEN ORGANISASI 3.1 Manajemen Administrasi

Dengan melihat struktur organisasi yang ada yaitu Lini dan Staf, maka fungsi-fungsi Administrasi dilaksanakan oleh seluruh pegawai yang ada mulai dari Direktur sebagai Pejabat tertinggi pada pegawai di tingkat bawah. Pelaksanaan fungsi Administrasi meliputi kegiatan Perencanaan, Pengorganisasian, Pengembangan staf, Pengawasan, Pengarahan, Representasi, Penganggaran.

3.1 .1 Perencanaan

a. Poltekkes Tanjungkarang menyusun perencanaan 5 tahunan yang dituangkan dalam Renstra Poltekkes Tanjungkarang yang berisikan tujuan, sasaran dan program serta indikator pencapaian.

b. Dalam Operasional setiap tahun disusun Rencana Kegiatan Tahunan (RKT) untuk menjabarkan kegiatan yang dilaksanakan dalam mencapai tujuan, sasaran dan program.

c. Setiap tahun disusun rencana anggaran yang tertuang dalam Rencana Bisnis Anggaran (RBA) dan Rencana Kegiatan Anggaran (RKA).

d. Penyusunan perencanaan pada tingkat Direktorat Poltekkes Tanjungkarang dilaksanakan secara berjenjang. Dimulai dari bawah yaitu Jurusan/Prodi, unit, urusan, subbag di direktorat mengusulkan langsung ke Pudir terkait dan kemudian direkapitulasi oleh unit Renval dan SPI sebagai perencanaan Poltekkes kepada Direktur. 3.1.2 Pengorganisasian

a. Pelaksanaan sistem pengelolaan institusi dipimpin oleh Direktur yang dibantu oleh Pembantu Direktur (Pudir).

b. Pembantu Direktur (Pudir) I dalam pelaksanaan pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat.

c. Pembantu Direktur (Pudir) II dalam pelaksanaan administrasi umum, keuangan dan kepegawaian.

Gambar

ABBM  Penambahan Jumlah ABBM  pkt  1  5.  Pengadaan Alat
Grafik 6.3 11211711711499 Rekapitulasi	jumlah	Mahasiswa	D4	Poltekkes	TanjungkarangTA 2015/2016 Analis	Kesehatan Kebidanan	TanjungkarangKebidanan	Metro 22 14 14 35 35 23 40 171032 82
Grafik 14.2  102 87 101 117 100 110 30 82 34 18 6 3 4 0 5 5 4 4 8 9 020406080100120 Lulusan	tepat	waktu Lulusan	tidak	tepat	waktu Keperawatan	TanjungkarangKeperawatan	KotabumiKebidanan	TanjungkarangKebidanan	MetroKesehatan	LingkunganAnalis	KesehatanKeperaw

Referensi

Dokumen terkait

Strength Weakness Opportunity Threat Poltekkes Kemenkes Jakarta I menjadi Institusi favorit masyarakat Pola KBM yang lengkap Kurangnya implementasi mutu pendidikan

Meningkatnya kemitraan dengan institusi lain dalam rangka penyelenggaraan pendidikan Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya setiap

Visi Poltekkes kemenkes Kupang adalah “ Lulusan Poltekkes Kemenkes Kupang yang Unggul, Mandiri, Berkarakter, Berstandar Nasional dan Berwawasan Global Tahun

Saya menyambut baik terbitnya buku Pedoman atau Petunjuk teknis Pengembangan Penelitian Dosen di lingkungan Politeknik Kesehatan Mataram Kementerian Kesehatan RI

Penelitian Hibah Bersaing Dosen Politeknik Kesehatan merupakan skema penelitian di internal Poltekkes masing-masing yang diarahkan pada kompetisi penelitian diantara

Semakin banyaknya institusi pendidikan tinggi keperawatan yang bermunculan di Provinsi Bali, merupakan tantangan bagi Politeknik Kesehatan Denpasar untuk mampu bersaing

Hasil Riskesdas terbaru kabupaten/kota Ciamis 2018, prevelensi diabetes melitus berdasarkan diagnosis dokter pada penduduk semua umur sebesar 1,14%.Kementerian Kesehatan RI, 2019

Bagi Institusi Pendidikan Hasil dari asuhan dapat dijadikan bahan masukan untuk pengembangan materi agar dapat menerapkan secara langsung dan berkesinambungan pada ibu nifas dengan