• Tidak ada hasil yang ditemukan

KLASIFIKASI MENURUT IOC

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "KLASIFIKASI MENURUT IOC"

Copied!
46
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

NEORNITHES

PALAEOGNATHAE

(2 ordo / 5 ordo)

NEOGNATHAE

GALLOANSERAE

(2 ordo)

NEOAVES

(38 ordo)

(3)

PALAEOGNATHAE

Struthioniformes

Tinamiformes

Struthioniformes

Rheiformes

Casuariiformes

Apterygiformes

(4)

TINAMIFORMES

 Famili Tinamidae ( 45 spesies)Famili Tinamidae ( 45 spesies)  Analisa DNA menunjukkan Analisa DNA menunjukkan

kemungkinan Tinamous berasal

kemungkinan Tinamous berasal

dari Ratites (burung yang tidak

dari Ratites (burung yang tidak

bisa terbang.

bisa terbang.

 Tubuh gempal, Bulu gelap (coklat - Tubuh gempal, Bulu gelap (coklat -

abu-abu), paruh pendek, sayap

abu-abu), paruh pendek, sayap

pendek membulat, kaki kuat

pendek membulat, kaki kuat

 Sebaran: NeotropisSebaran: Neotropis

 Soliter, crepuscular, terestrialSoliter, crepuscular, terestrial  Polyandrus, telur 1-10Polyandrus, telur 1-10

 203-534 mm (Betina lebih besar)203-534 mm (Betina lebih besar)

Tinamus major

(5)

STRUTHIONIFORMES

STRUTHIONIFORMES

Struthio camelus

(Kenya)

 Famili Struthionidae (2 spesies)

 Tubuh gempal, leher panjang,

kepala kecil dengan mata besar, paruh pendek, bulu lunak, pada beberapa bagian pendek dan

jarang, bulu hitam, putih, abu-abu, kaki panjang dan sangat kuat

 Sebaran : Afrika, Arab

 Cursorial, berlari kencang

 Polygamous, telur 10-20

(6)

RHEIFORMES

 Famili Rheidae (2 spesies)

 Tubuh lebih ramping dari

Struthionidae, tu, tapi paruh lebih pipih dan ramping

 Sebaran Amerika Selatan

 Cursorial, bisa berenang,

 Polygamous, telur 20 - 30

 Spesies burung terberat (20 kg)

 914-1321 mm

Rhea americana

(7)
(8)

CASUARIIFORMES

 Famili Casuaridae (5) dan

Dromiceiidae (2)

 Kasuari dan Emu

 Tubuh bulat, bulu seperti rambut,

coklat – hitam, paruh pendek, kuat, kepala dan leher tidak ditutupi rambut,

 Australia, Tasmania, Papua

 Cursorial, bisa berenang

 Telur 3 – 8, 7 - 12

 1321 – 1981 mm

Casuarius casuarius

Papua

(9)

APTERYGIFORMES

 Famili Apterygidae (3 spesies)

 Burung Kiwi

 Tubuh oval, bulu seperti

rambut, kasar, coklat – abu-abu, paruh panjang, bulat sedikit melengkung,

 Sebaran : Selandia Baru

 Telur 1 – 2, sarang berupa

rongga di tanah

 482 – 838 mm

(10)

GALLOANSERAE

Anseriformes

(11)

GALLIFORMES

 Famili : Megapodidae,

Cracidae, Numididae,

Odontophoridae, Phasianidae

 Kelompok burung terestrial

yang dapat terbang

 Hidup berkelompok atau

soliter

 Makanan : serangga, biji,

buah, cacing

 Anaknya nidifugous

Argusianus argus

(12)

ANSERIFORMES

ANSERIFORMES

 Famili : Anseranatidae,

Anhimidae, Anatidae

 Kelompok bebek, angsa

 Hidup berkelompok

 Menghabiskan banyak waktu di

air, mampu terbang, menyelam dengan baik

 Makanan : tumbuhan dan

hewan air

Netta rufina

(13)
(14)

SPHENISCIFORMES

 Famili Spheniscidae

 Kelompok burung penguin

 Bulu tubuh sangat tebal dan

rapat

 Hidup berkelompok

 Berenang dan menyelam di laut

 Makanan : Ikan, cumi-cumi,

crustaceae

Pygoscelis adeliae

(15)

GAVIIFORMES

 Famili : Gaviidae  Kelompok Loons

 Lebih banyak aktif di daerh

perairan.

 Mampu menyelam sangat lama  Hidup berkelompok dan

bermigrasi

 Berbiak dan beraktivitas di

perairan yan tidak bervegetasi

 Makanan : ikan, custaceae,

molusca

(16)

PROCELLARIIFORMES

 Famili : Diomedeidae,

Procellariidae, Hydrobatiidae, Pelecanoididae

 Kelompok Albatros, Petrel dan

Penggunting laut

 Banyak dijumpai di pulau-pulau

kecil lepas pantai

Diomedea epomophora

(17)

PODICIPEDIFORMES

 Famili : PodicipedidaeFamili : Podicipedidae  Kelompok TitihanKelompok Titihan

 BermigrasiBermigrasi

 Berbiak dan beraktivitas di Berbiak dan beraktivitas di

daerah perairan yang

daerah perairan yang

bervegetasi

bervegetasi

 Makanan : ikan, seranggaMakanan : ikan, serangga

(18)

PHOENICOPTERIFORMES

 Phoenicopteridae

 Kelompok burung Flamingo

 Paruh membengkok dengan

tajam

 Hidup berkelompok, mencari

makan di bagian dasar perairan

 Diurnal, roosting dalam

kelompok besar

 Makanan : crustacea,

molusca, insecta

(19)

PHAETHONTIFORMES

 Famili : Phaethontidae

 Kelompok Buntut sate

 Sebelumnya dikelompokkan

ke dalam ordo Pelecaniformes

(20)

CICONIIFORMES

 Famili : Ciconidae  Sebelumnya juga beranggotakan Threskiornithidae dan Ardeidae, namun keduanya dimasukkan ke dalam Pelecaniformes

 Paruh silinder dan sedikit

membengkok

 Mendiami daerah pesisir

 Mencari makan di daerah

pantai berlumpur – sawah

(21)

PELECANIFORMES

 Famili : Threskiornithidae, Ardeidae,

Fregatidae, Scopidae,

Balaenicipitidae, Pelecanidae, Sulidae, Phalacrocoracidiae, Anhingidae

 Merupakan kelompok burung yang

beraktivitas di daerah perairan

 Makanan : Ikan, katak, serangga

Pelecanus thagus (Chile)

(22)

COLUMBIFORMES

 Famili : Columbidae

 Kelompok burung merpati,

punai, pergam

 memiliki tubuh yang padat

dan gemuk, paruh pendek.

 Makanan : buah-buahan

dan biji-bijian.

 memiliki sera pada pangkal

paruhnya.

 Tembolok besar,

berlapis-lapis dan mudah

mengelupas, diberikan untuk anak “Pigeon milk”

 Tersebar di seluruh dunia

Ducula bicolor

(23)

PSITTACIFORMES

 Famili : Nestoridae,

Cacatuidae, Psittacidae

 Kakatua sebelumnya masuk

famili Psittacidae.

 Mempunyai paruh yang

membengkok dengan tajam

 Makanan : buah-buahan

 Tersebar di seluruh dunia

 Banyak diperdagangkan

Cacatua galerita

(24)

OPISTHOCOMIFORMES

 Famili : Opisthocomidae

 Tersebar di daerah hutan tropis

Amerika Selatan (Amazon)

 Hanya terdiri dari satu spesies

 Anak mempunyai cakar pada

bagian sayap, digunakan untuk memanjat, setelah dewasa

cakar ini hilang

 Arboreal, lebih suka memanjat

diantara dahan

 Memakan daun-daunan dan

buah

 Digunakan sebagai bukti burung

berasal dari reptil.

(25)

MUSOPHAGIFORMES

 Famili : Musophagidae, 23

spesies

 Kelompok burung Turaco

 Hanya tersebar di daerah

sub sahara Afrika

 Hidup dalam kelompok

kecil, sangat ribut

 Berwarna –warni

 Makanan : buah, bunga,

serangga, kumbang

(26)

CUCULIFORMES

 Famili : Cuculidae

 Pemakan serangga

 Tubuh ramping memanjang,

sayap dan ekor panjang.

 Dua jari kaki bagian dalam

menghadap ke depan dan dua jari kaki bagian luar

menghadap ke belakang

 Ada yang bersifat parasit Ada yang bersifat parasit

sarang

sarang

Centropus sinensis

(27)

STRIGIFORMES

 Famili : Tytonidae (hanya Tyto

alba), Strigidae

 Kelompok burung hantu

 Aktif berburu pada malam hari,

soliter

 Tersebar luas kecuali di

Antartika dan Greenland

 Makanan : mamalia kecil, reptil,

ikan, serangga

 Kepala bisa diputar hampir 360o

Tyto alba

(28)

CAPRIMULGIFORMES

 Famili : Podargidae,

Steatornithidae, Nyctibiidae, Ca primulgidae

 Kelompok paruh kodok

 Paruh pendek dan lebar

 Nocturnal, soliter

 Menyamar dengan sangat baik

dengan lingkungan di sekitar

 Warna didominasi coklat

 Makan serangga

Nyctibius griseus

(29)

APODIFORMES

 Famili : Aegothelidae,

Hemiprocnidae, Apodidae, Troc hilidae

 Walet

 Pemakan serangga, nektar

 Sayap panjang dan runcing,

dengan bagian humerus sangat pendek, bulu primer sangat

panjang

 kaki kecil, tidak bersisik, hanya

untuk bertengger

(30)

COLIIFORMES

 Famili : ColiidaeFamili : Coliidae

 Kelompok burung MousebirdKelompok burung Mousebird  Hanya tersebar di AfrikaHanya tersebar di Afrika

 Berukuran kecil dengan bulu Berukuran kecil dengan bulu

ekor yang panjang

ekor yang panjang

 Mencari makan denan Mencari makan denan

mengendap diantara daun

mengendap diantara daun

 Makanan buah, kuncup pohonMakanan buah, kuncup pohon

Colius colius

(31)

TROGONIFORMES

 Famili : Trogonidae

 39 spesies di Asia, Afrika

dan Amerika Selatan

 Badan gempal, leher dan

paruhpendek, ekor panjang

 Arboreal,

 Makan Serangga dan buah

 Membuat sarang pada

lobang alami dan bekas sarang lebah di pohon

Harpactes duvaucelii

(32)

LEPTOSOMATIFORMES

 Famili : Leptosomidae

 Dikenal dengan Cuckoo

Roller, hanya satu spesies

 Kaki kecil, mata jauh ke

belakang

 Sebelumnya sekelompok

dengan Coraciiformes

 Tersebar di Madagaskar dan

Pulau Comoro

 Makanan : ulat dan belalang,

tokek

 Menempatkan telur pada

lubang alami

(33)

CORACIIFORMES

 Famili Coraciidae,

Brachypteraciidae, Alcedinidae, Todidae, momotidae, Meropidae

 karakter utama jari ketiga dan

keempat bersatu pada dasarnya, paruh kuat

 Makanan : kupu-kupu kecil, lebah,

kumbang, ikan dan sebagainya.

 Tersebar di daerah tropis dan sub

tropis

Momotus momota

(34)

BUCEROTIFORMES

 Famili: Upupidae, Phoeniculidae,

Bucerotidae, Bucorvidae

 Tersebar di daerah Tropis Asia

dan Sub Tropis Afrika

 Punya paruh yang besar,

beberapa spesies mempunyai casque

 Monogami, betina mengerami telur

yang diletakkan dalam sarang dalam rongga pohon

 Makanan omnivorous : buah,

serangga, vertebrata

Upupa epops

(35)

PICIFORMES

 Famili Galbulidae, Bucconidae,

Ramphastidae, Megalaimidae, Lybiidae, Indicatoride, Picidae

 Tersebar hampir di seluruh

dunia, Picidae tidak ada di Australia, Selandia Baru dan Madagaskar

 Membuat sarang dengan

melobangi pohon

 Makan serangga dan

buah-buahn

Melanerpes formicivorus

Blythypicus rubiginosus Pteroglossus viridis

(36)

PASSERIFORMES

 ± 120 famili

 Merupakan ordo terbesar

 Dikenal dengan jenis

burung petengger, bernyanyi.

 Kaki selalu berjari empat.

 Paruh mempunyai bentuk

beragam sesuai dengan jenis makanan

 Makanan serangga, buah,

nektar

(37)

EURYLAIMIDAE

 Keluarga Sempur hujan

 Kepala relatif besar, paruh

lebar, lembut

 Makan serangga dan

buah-buahan

(38)

PYCNONOTIDAE

 Kelompok Barabah (Merbah)

 Makan serangga dan

buah-buahan

 Beberapa spesies berharga

sangat mahal karena suara yang bagus, seperti

Pycnonotus zeylanicus

(39)

DICRURIDAE

 Kelompok burung sriguntingKelompok burung srigunting  Mata merah dan bulu ekor Mata merah dan bulu ekor

menjari (bercangak)

menjari (bercangak)

 Makanan seranggaMakanan serangga

(40)

SYLVIIDAE

 Kelompok burung yang aktif

di semak

 Makanan : serangga

 Berukuran relatif kecil

(41)

TIMALIIDAE

 Kelompok burung yang

aktif di lantai hutan

 Sangat membutuhkan

naungan

 Makanan serangga

 Sebagian besar hidup

berkelompok

(42)

TURDIDAE

 Kelompok burung kucica

 Memakan serangga dan

buah-buahan

 Mempunyai suara yang

nyaring

(43)

ESTRILDIDAE

 Kelompok burung

pemakan biji

 Mempunyai paruh yang

terspesialisasi untuk memecah biji

 Hidup berkelompok

 Sering dikategorikan hama

(44)

DICAEIDAE

 Kelompok burung cabai,

dikenal juga dengan flowerpecker

 Berukuran relatif kecil dan aktif

di bagian tajuk pohon

 Makanan serangga, bunga dan

buah-buahan

 Sering berasosiasi dengan

Loranthaceae

(45)

NECTARINIIDAE

 Kelompok burung pemakan

nectar

 Mempunyai paruh yan

panjang

 Lidak befungsi untuk

mengisap (tubular)

 Makanan : nektar terutama

dari pisang dan zingiberaceae

(46)

ZOOSTEROPIDAE

Zoosterops somadikartai

• Kelompok burung kacamata

• Berukuran kecil dengan ciri khas warna putih atau

hitam disekeliling mata • Tersebar luas

Referensi

Dokumen terkait

Beberapa ketentuan dalam Peraturan Bupati Lampung Selatan Nomor 11 Tahun 2015 tentang Rincian Tugas Jabatan, Fungsi dan Tata Kerja Dinas Kebersihan dan Pertamanan

Ampul dibuat dari bahan gelas tidak berwarna akan tetapi untuk bahan obat yang peka terhadap cahaya, dapat digunakan ampul yang terbuat dari bahan gelas

 OS android versi v4.4 sampai dengan v4.4.4 Dirilis pertama pada tanggal 31 bulan Oktober tahun 2013 di namakan dengan Android kitkat .os android kitkat memiliki tampilan 100%

• DAN yang paling penting adalah untuk memastikan Aliran Tunai (tunai masuk > tunai keluar) perniagaan sentiasa mencukupi.”.?. PROGRAM USAHAWAN MUDA KOLEJ

Undang-Undang Nomor 20 Tahun 1950 tentang Pemerintahan Jakarta Raya (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1950 Nomor 31, Tambahan Lembaran Negara Republik

Pertukaran Mahasiswa antar Program Studi pada Universitas Muhammadiyah Purwokerto dapat ditempuh dengan ketentuan sebagai berikut: 1) Mahasiswa aktif yang terdaftar

Dalam kesempatan ini, peneliti bermaksud melakukan penelitian dengan judul “Perbedaan Kualitas Hidup Pasien Sebelum dan Sesudah Perawatan Splinting Pada Kasus

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh kompensasi eksekutif dan corporate governance (jumlah dewan direksi, proporsi komisaris independen, keragaman gender