• Tidak ada hasil yang ditemukan

The growth of regenerated tissue culture of Kappaphycus alvarezii with different planting spaces

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "The growth of regenerated tissue culture of Kappaphycus alvarezii with different planting spaces"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1. Hasil rerata pertumbuhan mutlak dan laju pertumbuhan relatif berdasarkan jarak tanam dan sumber  bibit yang berbeda
Tabel 3.  Hasil pengukuran kualitas air di lokasi penelitian

Referensi

Dokumen terkait

Pertumbuhan mutlak rumput laut Eucheuma cottonii menggunakan metode lepas dasar dan rakit apung terbesar diperoleh pada jarak tanam 25 cm yang masing- masing nilai

Laju pertumbuhan rumput laut yang terdiri dari dua faktor yaitu bobot bibit dan jarak tanam yang masing-masing memiliki tiga perlakuan, sehingga untuk mengetahui pengaruh dari

alvarezii dari bibit hasil kultur jaringan di perairan laut Desa Serewe memberikan pertumbuhan yang paling bagus (396,75±31,35 g) jika ditanam pada kedalaman 0,5

Penambahan bioflok dengan dosis yang berbeda berpengaruh nyata terhadap laju pertumbuhan berat rata-rata spesifik harian benih udang windu (p<0.05).. Hasil

Laju pertumbuhan rumput laut yang terdiri dari dua faktor yaitu bobot bibit dan jarak tanam yang masing-masing memiliki tiga perlakuan, sehingga untuk mengetahui pengaruh dari

Hasil sidik ragam menunjukan bahwa pengaruh taraf faktor kedalaman terhadap pertumbuhan mutlak rumput laut Kappaphycus alvarezzi secara nyata berubah pada saat perubahan

Semua perlakuan yang menggunakan deterjen yaitu perlakuan A, B dan C tidak berbeda nyata dari nilai rata-rata pertumbuhan mutlak dan laju pertumbuhan spesifik, menunjukkan

Perbedaan Jarak Tanam Terhadap Pertumbuhan Rumput Laut Kappaphycus alvarezii (Doty, 1985) dengan Metode Lepas Dasar di Perairan Pantai Mrican, Taman Nasional