10 Wanita Islam yang Menginspirasi Dunia
Ceritasufi - Persepsi tentang perempuan Islam masih menyisakan stigma negatif bagi dunia
barat. kekhatiran sebenarnya bukan datang dari mereka,tapi generasi muda Islam mendatang
yang mengadopsi pikiran in, inilahyang disebut fenomena.
Sorang Muslim yang memegang sebuah Kitab Dunia-Akhirat, Al Quran harus mencaplok
dengan segala alasan logikanya dengan mengenyampingkan keyakikan hakiki (Allah dan
Rosullullah) pelan-pelan harus berpandangan sama dengan mereka. Walau tak sama persis tapi
pengambilan keputusan akhir sangat mempengaruhi pergerakan Islam ke depan.
Wanita dalam Islam hanya layak mengurus anak dan rumah, tak pantas menjadi seorang yang
besar, tak perlu berpendidikan dan sebagainya. Pertanyaan-pertanyaan ini boleh jadi akan
terjawab dengan melihat profil singkat mereka.
Nusayba binti Ka'b Al-Ansariyah (Saudi, diketahui-634 CE)
Nusayba adalah salah satu pendukung pertama bagi hak-hak perempuan Muslim. Khususnya,
saat Nusayba binti Ka'ab Al Ansariyah bertanya kepada Nabi Rosulullah saw, "Mengapa Tuhan
hanya laki-laki alamat (dalam Quran)?" Segera setelah permasalahan ini, Nabi menerima wahyu
dalam Surah 33, Ayat 35:
"Sungguh laki-laki dan perempuan muslim, laki-laki dan perempuan mukmin, laki-laki dan
perempuan yang tetap dalam ketaatannya, laki-laki dan perempuan yang tetap dalam
ketaatannya, laki dan perempuan yang sabar, laki dan perempuan yang khusuk,
laki-laki dan perempuan yang bersedakah, laki-laki-laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki-laki-laki dan
perempuan yang memelihara kehormatannya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut
nama Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala besar."
Ayat ini juga meyakinkan menetap bahwa perempuan berdiri di tingkat spiritual yang sama
dengan pria. Pantaslah kiranya Nusayba binti Ka'ab Al Ansariyah dipandang sebagai seorang
visioner yang melampaui generasinya sendiri.
Rab'ia al-Adawiyya hidup abad kedelapan yang digelar Sufi setelah ia meninggal. Ia juga yang
mempopulerkan doktrin "Cinta Ilahi." Rab'ia al-Adawiyya dilahirkan dalam keluarga miskin
dan menjadi yatim piatu pada usia muda yang akhirnya dijual ke perbudakan. Suatu malam,
tanpa sepengetahuan Rab'ia al-Adawiyya, sang majikan menyaksikan dia tengah doa. Tiba-tiba
seberkas sinar terang menerangi Rab'ia al-Adawiyya. Akhirnya Sang Tuan membebaskannya
karena kesolehannya. Disaat lain
Rab'ia al-Adawiyya ditanya mengapa ia berjalan menyusuri
jalan dengan meneteng seember air di satu tangan dan memgang sebuah lilin menyala di tangan
sebelahnya. Dia menjawab, "
Saya ingin membakar surga dengan api ini dan memadamkan api
neraka dengan air ini sehingga orang akan berhenti menyembah ALLAH karena takut neraka
atau godaan surga. Seseorang harus mencintai ALLAH sebagaimana ALLAH mengasihinya. "
Rab'ia al-Adawiyya secara luas kemudian dianggap sebagai tokoh yang paling penting dari
penyair sufi generasi awal.
Universitas Yang didirikan oleh Fatimah al Fihri
Fatima al-Fihri adalah pendiri tertua pemberian gelar universitas di dunia (foto). Setelah
mewarisi kekayaan yang besar, ia ingin mengabdikan kekayaannya untuk amal saleh (lillah
billah wa fillah) yang akan bermanfaat bagi masyarakat. Dengan harta melimpah Fatima
al-Fihri membangun sebuah masjid Al Qarawiyyin. Dari abad ke 10 hingga abad 12, masjid Al
Qarawiyyin berkembang menjadi universitas, dikenal dunia barat sebagai Al Qarawiyyin
University. Hari ini, Guinness Book of World Records dan UNESCO mengakui universitas ini
menjadi lembaga tertua terus operasi pendidikan tinggi di dunia.
Sultan Raziyya yang gagah berani memimpin Pasukan tempur
Sultan Raziyya adalah Sultan Delhi yang berkuasa dari tahun 1236 hingga 1240. Sultan menolak
untuk disebut sebagai Sultana (ratu) karena itu berarti "istri atau nyonya seorang sultan" dan
Raziyya hanya akan menjawab dengan panggilan "Sultan." Saat ia mengukuhkan kekuatannya, ia
percaya bahwa aprepriasi citra maskulin akan membantunya mempertahankan kerajaannya. Jadi
Sultan Raziyya berpakaian layaknya pria dan mengenakan sorban, celana, jaket dan pedang.
Sangat bertentangan dengan adat, Sultan Raziyya tetap tampil sebagai layaknya Sultan
(laki-laki) saat dikukuhkan sebagai Sultan Raziyya di depan umum. Sultan Raziyya menjadi sangat
populer karena pemikirannya bahwa
semangat agama lebih penting daripada yang lain
.
Beliau mendirikan sekolah, akademi, pusat-pusat penelitian dan perpustakaan umum.
Nana Asma'u (Nigeria, 1793-1864)
Nana seorang putri, penyair dan guru. Dia fasih berbahasa Arab, Fulfulde, Hausa dan Tamacheq
dan fasih dalam bahasa Arab, Yunani dan Latin klasik. Pada tahun 1830, ia membentuk sebuah
kelompok guru perempuan yang berangkat seluruh wilayah untuk mendidik perempuan di daerah
miskin dan pedesaan. Dengan publikasi karya-karyanya, yang menekankan pendidikan
perempuan, ia telah menjadi inspirator bagi perempuan Afrika. Hari ini, di Nigeria Utara,
organisasi wanita Islam , sekolah dan gedung pertemuan sering dinamai dengan namanya untuk
sebuah penghormatan.
Terjemahan Quran Laleh, "The Sublime Quran" (2007), adalah terjemahan pertama dari Quran
ke dalam bahasa Inggris oleh seorang wanita Amerika. Terjemahannya menggabungkan arti
alternatif (pilihan) untuk istilah Arab yang mengandung banyak arti dan definisi. Semisal,
terjemahan nya dari Bab 4, Ayat 34 telah memperoleh banyak perhatian para ulama dan
cendikiawan Muslim dunia. Laleh Bakhtiar menerjemahkan kata Arab daraba sebagai "pergi",
umumnya diartikan "mengalahkan" atau "memukul (hit)." Terjemahan Quran-nya sekarang
banyak digunakan di masjid dan universitas dan telah diadopsi oleh Pangeran Ghazi Bin
Muhammad Yordania.
Shirin Ebadi (Iran, 1947-Sekarang)
Expresi kekhawatiran yang tetap menunjukkan ketegaran seorang Shirin Ebadi
Pada tahun 2003, Shirin Ebadi menjadi wanita Muslim pertama yang menerima Hadiah Nobel
Perdamaian. Sebagai seorang hakim di Iran, dia adalah wanita pertama yang mencapai status
Ketua. Namun, diberhentikan dari posisi ini setelah Revolusi 1979. Sebagai pengacara, Shirin
Ebadi telah banyak memecahkan kasus kontroversial, dan ditangkap beberapa kali. Bukan tanpa
alasan Shirin memperjuangkan idealismenya, Ungkap Shirin, "Sebuah penafsiran Islam yang
selaras dengan demokrasi dan persamaan adalah ekspresi otentik keimanan. Ini bukanlah agama
yang mengikat perempuan, tetapi kebijakan selektif dari penguasa yang berharap mereka
tertutup."
Dr Amina Wadud (Amerika, 1952-Sekarang)
Pada tahun 2005, Amina adalah Imam wanita pertama untuk memimpin doa dengan para
jamaahnya. Tindakan ini menyebabkan gelombang kejut untuk menjalankan seluruh dunia Islam.
Beberapa dilihat sebagai sebuah kebangkitan dan kembali ke cara kesamarataan Islam. Yang lain
melihatnya sebagai sebuah inovasi ofensif. Menurut Amina, "Gagasan radikal bahwa perempuan
adalah manusia penuh sudah tertulis dalam Islam dengan gagasan kita tentang tauhid. Jadi biner
yang mencoba untuk memberikan wanita kurang dari martabat manusia penuh berubah menjadi
hubungan kesetaraan dan timbal balik." Meskipun individu pandangan tersebut, dia telah
menciptakan sebuah platform di mana pandangan Muslim yang beragam dapat disuarakan.
Pada tahun 2005, Daisy mendirikan Organisasi Inisiasi Islam Wanita dalam Spiritualitas dan
Kesetaraan (WISE). Gerakan Perempuan yang kohesif dan mengglobal. Pergerakanan
perempuan Muslim di seluruh dunia yang bekerja untuk menempatkan kembali hak-hak
perempuan dalam Islam menggunakan hak asasi manusia dan kerangka keadilan sosial berbasis.
Selanjutnya, pada tahun 2008, Daisy mempelopori Dewan Syura Muslim Perempuan yang di
duduki oleh perempuan Muslim terkemuka, ulama, aktivis dan pengacara dari 26 negara.
Laporan Dewan telah mengumpulajan banyak informasi tentang pendidkan, kurikulum
universitas dan kutipan-kutipan hukum tentang perempuan. Daisy Khan juga dipandang sebagai
penyuara kemanusiaan yang adil-kredibel dalam komunitas Muslim global saat ini.
Anousheh Ansari (Amerika, 1966-Sekarang)
10 Penemuan Islam yang Menginspirasi Dunia - Kehidupan modern tak lepas dari penemuan-penemuan ilmuwan muslim. Dunia mungkin lupa betapa berharganya warisan ilmu-ilmu pengetahuan oleh kaum muslimin. Bahkan ada yang
tak menyangka bahwa prinsip-prinsip pengetahuan modern itu ditemukan lewat kecermelangan pemikiran ilmuan muslim. Untuk masa itu, Ilmu mereka dikatakan
telah melampaui batas zamannya, berikut konstribusi ilmuan muslim bagi dunia:
1. Mesin Terbang
Abbas ibn Firnas adalah orang pertama yang membuat upaya nyata untuk membangun sebuah mesin terbang dan terbang. Ribuan tahun sebelum Wright
bersaudara terbang dan sekalipun Leonardo Da Vinci yang mendesain mesin terbangnya.
Pada abad ke-9 ia merancang alat bersayap, kasar menyerupai kostum burung. Dalam percobaan yang paling terkenal dari atas menara masjid Agung Cordoba di Spanyol, di tahun 852 Firnas berharap terbang seperti burung. Tetapi ia menukik ke
bawah dengan sedikit cidera di punggung karena dengan mantel yang bersifat sebagai parasut pertama ia sediakan untuk melindunginya.
Pada 875, usia 70 tahun, setelah Abbas ibn Firnas menyempurnakan sebuah mesin dari sutera dan bulu elang, dia mencoba lagi, melompat dari sebuah gunung. Dia terbang ke ketinggian yang signifkan dan tetap tinggi selama sepuluh menit, tetapi
jatuh saat mendarat dengan benar, bahwa ternyata ia tidak diberi perangkat ekor sehingga akan memperlambat saat mendarat. Bandara internasional Baghdad dan
sebuah kawah di Bulan diberi nama Abbas ibn Firnas.
2. Operasi Bedah
Banyak instrumen bedah modern didesain sama persis seperti yang pernah dirancang pada abad ke-10 oleh seorang ahli bedah Muslim bernama al-Zahrawi.
Seperti pisau bedah, gergaji tulang, tang, gunting halus untuk bedah mata dan banyak dari 200 instrumen yang ia rancang akan kita kenali dalam peralatan
kedokteran bedah modern.
Al Zahrawi menerbitkan sebuah buku ensiklopedia setebal 1.500 halaman ilustrasi operasi yang digunakan di Eropa sebagai referensi medis pada 500 tahun berikutnya. Di antara sekian banyak penemuan, Al Zahrawi dilaporkan melakukan
operasi caesar pertama.
Pada abad ke-13, medis Muslim lain bernama Ibn Nafs menggambarkan sirkulasi darah, 300 tahun sebelum William Harvey menemukannya. Dokter Muslim juga menemukan obat bius dari campuran opium dan alkohol dan jarum berongga untuk
menyedot katarak dari mata, ini merupakan sebuah teknik yang masih digunakan sampai sekarang.
3. Pulpen
Catatan sejarah awal dari sebuah pena yang menggunakan reservoir kembali ke abad 10. Pada 953, al-Mu’izz Ma’ad, Khalifah Fatimiyah Mesir, menuntut pena yang
catatan yang telah ditemukan. Siapa muslim perancang pulpen itu sendiri saya belum mendapatkan sumbernya. Pena reservoir kemudian dikembangkan Tahun
1636 oleh orang jerman bernama Daniel Schwenter.
4. Universitas
Apakah Anda tau bahwa bahasa arab dari universitas adalah jami’ah?Pasti Anda tahu bahwa tempat sholat itu diberi nama masjid jami’. Ini membuktikan bahwa lebih dari satu milenium lalu, ilmu pengetahuan dan agama Islam telah duduk
berdampingan.
Membangun pengetahuan dari Babilonia, Mesir, Yunani, Cina dan Peradaban India, Muslim mengembangkan budaya belajar di mana pikiran bertanya mencari kebenaran didasarkan pada ketelitian ilmiah dan eksperimen. Di hampir setiap bidang pengetahuan, Muslim membuat penemuan baru dan penemuan dengan
hasil praktis yang membantu mengembangkan masyarakat.
Dalam tahun 859 putri muda bernama Fatima al-Firhi mendirikan universitas-pemberian gelar pertama di Fez, Maroko. Miryam, kakaknya, mendirikan sebuah masjid yang berdekatan dan bersama-sama menjadi kompleks Masjid al-Qarawiyyin
dan Universitas yang masih beroperasi hampir 1.200 tahun kemudian. Hal ini mengingatkan bahwa orang bahwa belajar adalah kewajiban bagi laki-laki dan perempuian yang merupakan inti dari tradisi Islam dan bahwa cerita tentang saudari al-Firhi akan inspirasi bagi para perempuan muda Muslim di seluruh dunia
saat ini. Baca : 10 Universitas Terbaik dan Terkenal di Dunia.
5. Penemuan Benua Amerika
Sering kita mengenal bahwa penemu benua amerika pertama kalinya adalah Christopher Columbus (1492). Tapi anggapan itu masih banyak yang menampiknya.
Adalah Admiral Zheng He (Laksamana Cheng Ho) seorang muslim, 70 tahun lebih awal tiba di Amerika dibandingkan bendera Castilian Spanyol yang ditancapkan
Colombus.
Penjelajahannya hingga mencapai benua Amerika mengambil waktu antara tahun 1421 dan 1423. Membawa armada 100 kapal dan sekitar 28,000 anak buah kapal.
Armada kapal Zheng He berlayar menyusuri jalur selatan melewati Afrika dan sampai ke Amerika. menggunakan kapal yang 4 kali lebih besar dari pada kapal
yang digunakan oleh Colombus.
Hal ini dibuktikan dalam seminar yang diselenggarakan oleh Royal Geographical Society di London 15 Maret 2002 oleh seorang ahli kapal selam dan sejarawan bernama Gavin Menzies. Lain lagi dengan 2 peneliti seperti seorang sejarawan dan
ahli geograf muslim Abul-HASSAN ALI IBN AL-Hussain Al-Masudi (871-957 M) menulis dalam bukunya Muruj Adh-dhahab wa maadin aljawhar (Padang rumput dan tambang emas dari jewells) bahwa pada masa pemerintahan Muslim Khalifah
Spanyol Abdullah Ibn Muhammad (888-912 M), seorang Muslim navigator, Khashkhash Ibn Saeed Ibn Aswad, dari Cordova, Spanyol berlayar dari Delba (Palos)
pada 889 M, menyeberangi Samudera Atlantik, mencapai wilayah yang tidak dikenal (ard majhoola) dan kembali dengan harta yang menakjubkan. Di Al-Masudi’s
Sementara seorang sejarawan muslim Abu Bakr ibn UMAR AL-GUTIYYA
meriwayatkan bahwa selama masa pemerintahan khalifah Islam di Spanyol, Hisham II (976-1009 M), seorang navigator Muslim, Ibnu Farrukh, dari Granada, berlayar
dari Kadesh (Februari 999 M) ke Samudra Atlantik , mendarat di Gando (Great Canary pulau) mengunjungi Raja Guanariga, dan terus ke arah barat di mana ia
melihat dua pulau, Capraria dan Pluitana. Ia tiba kembali di Spanyol Mei 999 Masehi.
Muslim berasimilasi dengan penduduk asli Amerika, Indian. Sehingga meninggalkan sejarah peradaban suku Indian yang berpakaian jubah menutup aurat dan jauh dari
keliaran. Seperti suku Cheerokee yang memakai surban dikepalanya. Seorang sejarawan bernama Dr. Yousef Mroueh menghitung, di Amerika Utara ada sekurangnya 565 nama Islam pada nama kota, sungai, gunung, danau, dan desa. Di
Amerika Serikat sendiri ada 484 dan di Canada ada 81. Coba search Mecca, Cordova, Mahomet, Kabah atau Andalusia akan terurai nama-nama tersebut ada di
United States.
6. Kopi
Seorang Arab bernama Khalid sedang merawat kambing di wilayah Kafa di Ethiopia selatan, ketika ia melihat binatang itu menjadi lebih bergairah setelah makan
“kacang” tertentu. Ia merebus “kacang” untuk membuat kopi pertama. Jejak pertama pada abad ke-9 minuman kopi adalah terungkapnya “kacang” tersebut
diekspor dari Ethiopia ke Yaman di mana para suf meminumnya untuk tetap terjaga sepanjang malam untuk berdoa pada acara-acara khusus. Pada abad ke-13 kacang yang disebut kopi tersebut tiba di Mekah dan Turki, dan barulah di abad
ke-15 masuk juga Eropa tepatnya ke Venesia, Italia pada tahun 1645.
Kopi dibawa ke Inggris pada 1650 oleh seorang Turki bernama Pasqua Rosee yang membuka kedai kopi pertama di Lombard Street di kota London. Bahasa Arab kopi adalah “qahwa” menjadi “kahve” dalam bahasa Turki, maka di Italia disebut “cafe”
dan kemudian bahasa Inggris disebut “cofee”. Baca : 10 Fakta Unik dan Menarik Tentang Kopi.
7. Optik
Sekitar tahun 1000 Ibn al-Haitham membuktikan bahwa manusia melihat sesuatu oleh cahaya terpantul dari benda-benda dan memasuki mata, menepis teori Euclid
dan Ptolemy’s yang sebelumnya mereka menyatakan bahwa cahaya itu dipancarkan dari mata itu sendiri. Fisikawan muslim besar ini juga menemukan fenomena kamera obscura, yang menjelaskan bagaimana mata melihat gambar
tegak karena sambungan antara saraf optik dan otak.
8. Aljabar, Numerologi, Algoritma
Sistem penomoran yang ada di dunia modern tidak terlepas dari peran seorang muslim bernama al-Khawarizmi yang terekam dalam buku berjudul “Al-Jabr wa-al Muqabilah” yang berarti “Penalaran dan Perimbangan” sekitar tahun 825. Dari buku
itulah ilmu dalam matematika yang dinamai Aljabar dipakai hingga sekarang. Buku karya ulama matematika yang menciptakan angka nol dari India ini diimpor ke
Eropa 300 tahun kemudian oleh matematikawan Italia, Fibonacci.
penemuan Al-Kindi mengenai analisis frekuensi yang diberikan semua kode dunia kuno larut dan menciptakan dasar kriptologi modern.
9. Catur
Suatu bentuk catur dimainkan di India kuno tapi permainan dikembangkan menjadi bentuk yang kita kenal sekarang di Persia. Dari sana menyebar ke arah barat ke Eropa – di mana diperkenalkan oleh bangsa Moor di Spanyol pada abad ke-10 – dan
timur sejauh Jepang. Kata “benteng” berasal dari Persia “Rukh”, yang berarti kereta. Baca : 10 Fakta Menarik Tentang Catur.
10. Poros engkol dan kunci kombinasi
Poros engkol adalah perangkat yang diterjemahkan ke dalam gerakan berputar linier dan merupakan pusat dari banyak mesin di dunia modern, paling tidak mesin
pembakaran internal. Salah satu penemuan mekanis terpenting dalam sejarah manusia, ia diciptakan oleh seorang insinyur Muslim cerdik yang dikenal dengan
nama al-Jazari untuk mengangkat air untuk irigasi.
Kitab pengetahuannya tentang Perangkat Mekanikal Cerdik (1206) menunjukkan ia juga menemukan atau menyempurnakan penggunaan katup dan piston, menyusun beberapa jam mekanis pertama didorong oleh air dan beban, dan merupakan ayah
dari robotika. Salah satu dari 50 penemuannya adalah kunci kombinasi.
7 Tokoh Ilmuwan Islam Paling Berpengaruh di Dunia
Kamis,09 Diposkan oleh
Ichsan x-laws
7 Tokoh Ilmuwan Islam Paling Berpengaruh di Dunia
Di awal era pertumbuhan islam, dunia pengetahuan mengalami zaman keemasan dengan bermunculannya ilmuwan-ilmuwan muslim, yang hingga sekarang
penemuannya masih sangat bermanfaat dan digunakan. Karena kurangnya
publisitas dan banyaknya peristiwa sejarah, menjadikan nama-nama meraka kurang dikenal. Bahkan dikalangan umat muslim itu sendiri. Berikut ini 7 Ilmuwan Islam paling berpengaruh di dunia :
1. Al Khawarizmi – Persia
matematika, astronomi, astrologi dan geograf yang berasal dari persia. Hampir sepanjang hidupnya ia bekerja sebagai dosen di sekolah kehormatan di Baghdad. Buku pertamanya adalah Al Jabar. Buku pertama yang membahas solusi sistematik dan linear, dan notasi kuadrat. Sehingga ia disebut sebagai Bapak Al Jabar.
Selain itu juga banyak lagi ilmu pengetahuan yang dipelajarinya dalam bidang matematika. Serta menghasilkan konsep matematika yang begitu populer yang masih digunakan sampai sekarang.
2. Ibnu Sina – Bukhara
Abu Ali Hussein bin Abdillah bin Hassan bin Ali bin Sina, yang dikenal dengan sebutan Ibnu Sina atau Avicenna. Menguasai berbagai ilmu seperti hikmah, mantik dan matematika dengan berbagai cabangnya, merupakan Ilmuwan Islam yang paling berpengaruh selanjutnya. Semasa hidupnya Ibnu Sina menyibukkan diri dengan menulis kitab, diantara buku buku dari salah yang ditulis, Kitab Al Syifa dalam flsafah dan Al qanun dalam ilmu kedokteran dikenal sepanjang masa. Yang membahasa ilmu flsafah, mantik, matematika, ilmu alam dan ilahi hayat. Mantik Al Syifa saat ini dikenal sebagai buku yang paling otentik dalam ilmu mantik islami.
Sementara kitab Al qanun saat ini menjadi rujukan utama dan paling otentik dalam ilmu kedokteran. Selain itu Ibnu Sina juga mengembangkan ilmu Karya Aqlides dan menjalankan observatorium untuk ilmu perbintangan. Dalam masalah energi Ibnu Sina memberikan hasil penelitiannya akan pengertian masalah ruangan hampa, cahaya dan panas kepada khazanah keilmuan dunia.
Seorang tokoh besar yang dikenal sebagai The Father of Modern Chemistry atau Bapak Kimia, Jabir Ibnu Hayyan menjadi Ilmuwan Islam yang paling berpengaruh selanjutnya. Jabir Ibnu Hayyan merupakan seorang yang ahli dalam bidang kimia, farmasi, fsika, flosof dan astronomi. Jabir Ibnu Hayyan lah yang menemukan Asam Klorida, Asam Nitrat, Asam Sitrat, Asam Asetat, Teknik Distilasi dan Teknik
Kristalisasi.
Selain itu juga Jabir Ibnu Hayyan menemukan larutan aqua regia, yaitu dengan menggabungkan asam klorida dan asam nitrat, untuk melarutkan emas. Jabir Ibnu Hayyan mampu mengaplikasikan pengetahuannya di bidang kimia kedalam proses pembuatan besi dan logam lainnya, serta pencegahan karat. Dan Jabir Ibnu Hayyan jugalah yang pertama mengaplikasikan penggunaan mangan dioksida pada
pembuatan gelas kaca.
4. Al Biruni – Persia
Selanjutnya adalah ilmuwan Al Biruni. Sosok dan peran ilmuwan bernama lengkap Abu Rayhan Muhammad Ibnu Ahmad Al Biruni ini sangat spektakuler. Ia mampu memadukan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan humaniora secara
farmasi, kedokteran serta flsafat. Al Biruni juga turut memberikan kontribusi yang begitu besar bagi setiap ilmu yang dikuasainya itu.
Dan selain menguasai berbagai ilmu pengetahuan, Al Biruni juga fasih sederet bahasa, di antaranya bahasa arab, turki, persia, sansekerta, yahudi dan suriah.
5. Abu Al Zahrawi – Spanyol
Berlanjut ke ilmuwan Abu Al Zahrawi. Abu Al Zahrawi adalah seorang dokter, ahli bedah, maupun ilmuwan yang berasal dari Andalusia, Spanyol. Dia juga merupakan penemu asli dari teknik pengobatan patah tulang dengan menggunakan gips. Selain itu salah satu karya fenomenalnya merupakan Kitab Al-Tasrif. Kitab yang berisi penyiapan aneka obat-obatan yang diperlukan untuk penyembuhan setelah
dilakukannya proses operasi, yang kini telah diterjemahakan ke beberapa bahasa. Kitabnya mengandung sejumlah diagram dan ilustrasi alat bedah tersebut menjadi buku wajib mahasiswa kedokteran di berbagai universitas di seluruh dunia. Dan prinsip-prinsip ilmu pengetahuan kedokterannya telah masuk kedalam kurikulum jurusan kedokteran di seluruh Eropa.
Sejarah optik mencatat, ibnu haitham sebagai bapak ilmu optik yang mengurai bagaimana kerja mata ‘mencerna’ penampakan suatu obyek. Nama lengkap ilmuwan ini adalah Abu Ali Muhammad Al-Hassan ibnu Al-Haitham. Ia adalah
seorang ilmuwan islam yang ahli dalam bidang sains, falak, matematika, geometri, pengobatan, dan flsafat. Ia banyak pula melakukan penyelidikan mengenai cahaya dalam menciptakan mikroskop dan teleskop.
Beberapa buah bukunya mengenai cahaya yang ditulisnya telah diterjemahkan kedalam bahasa inggris. Di antaranya adalah Light dan On Twilight Phenomena. Kajiannya banyak membahas mengenai senja dan lingkaran cahaya di sekitar bulan dan matahari serta bayang-bayang dan gerhana. Dalam kajiannya beliau juga berjaya menghasilkan kedudukan cahaya seperti bias cahaya dan pembalikan cahaya.
7. Ar-Razi – Iran