• Tidak ada hasil yang ditemukan

HUBUNGAN PANCASILA SEBAGAI DASAR NEGARA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "HUBUNGAN PANCASILA SEBAGAI DASAR NEGARA"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

HUBUNGAN PANCASILA SEBAGAI DASAR NEGARA

DENGAN KONSTITUSI

Disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Hukum Konstitusi Dosen pengampu : Dr. Kadi Sukarna, S.H., M.Hum.

Oleh :

Dian Rosita, S.Kom

A.312.0315.024

MAGISTER ILMU HUKUM

UNIVERSITAS SEMARANG

(2)

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat serta karunia-Nya sehingga makalah mengenai konstitusi ini berhasil saya selesaikan. Saya harap makalah ini dapat menambah wawasan pengetahuan kepada kita semua tentang hubungan dasar negara dengan konstitusi.

Saya menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna, tidak lepas dari kesalahan dan kekurangan Oleh karena itu, saya sangat mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari pembaca demi kesempurnaan makalah ini.

(3)

BAB I

PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Dasar atau landasan filosofis sangat dibutuhkan oleh setiap bangsa dan negara, karena dasar atau landasan filosofis tersebut merupakan suatu pedoman, pegangan, motivasi untuk mencapai tujuan Bangsa dan Negara. Ibarat mendirikan suatu bangunan, maka diperlukan landasan atau pondasi bila menginginkan bangunan tersebut dapat berdiri kokoh.

Bagi bangsa Indonesia, pancasila merupakan dasar negara dan pandangan hidup bangsa yang mengandung nilai-nilai fundamental, nilai essensial, substansial, menyeluruh dan mendalam. Akan tetapi banyak masyarakat Indonesia yang mengabaikan arti dari pancasila sebagai dasar negara dan UUD 1945 sebagai konstitusi. Bahkan banyak juga yang tidak mengetahui makna dari dasar negara dan konstitusi karena kurangnya pemahaman pendidikan tentang dasar negara kita itu.

Di era globalisasi ini masyarakat dituntut untuk mampu memilah-milah pengaruh positif dan negatif dari globalisasi. Dengan pendidikan tentang dasar negara dan konstitusi diharapkan masyarakat Indonesia mampu mempelajari, memahami dan melaksanakan segala kegiatan kenegaraan berlandasakan dasar negara dan konstitusi, namun tidak kehilangan jati dirinya, apalagi tercabut dari akar budaya bangsa dan keimanannya.

Dasar Negara menjadi sumber bagi pembentukan konstitusi. Dasar Negara menempati kedudukan sebagai norma hukum tertinggi suatu Negara. Sebagai norma tertinggi, dasar Negara menjadi sumber bagi pembentukan norma-norma hukum dibawahnya.

Konstitusi adalah salah satu norma hukum dibawah dasar Negara. Dalam arti yang luas, konstitusi adalah hukum tata negara, yaitu keseluruhan aturan dan ketentuan (hukum) yang menggambarkan sistem ketatanegaraan suatu negara. Dalam arti sempit : konstitusi adalah Undang-Undang Dasar.

(4)

B. RUMUSAN MASALAH

Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan, maka beberapa permasalahan yang akan dibahas pada penulisan kali ini adalah sebagai berikut:

1. Apa yang dimaksud dengan Dasar Negara? 2. Apa yang dimaksud dengan Konstitusi?

3. Bagaimana hubungan secara formal antara pancasila dengan pembukaan UUD 1945 ?

C. TUJUAN PENULISAN

Tujuan penulis mengangkat permasalahan ‘‘Hubungan Pancasila sebagai Dasar Negara dengan Konstitusi’ dalam makalah ini adalah :

1. Untuk mengetahui apa yang dimaksud dengan Dasar Negara 2. Untuk mengetahui apa yang dimaksud dengan Konstitusi

(5)

BAB II

PEMBAHASAN

A. DASAR NEGARA INDONESIA

1. Pengertian Dasar Negara

Dalam Ensiklopedi Indonesia, dasar negara berarti pedoman dalam mengatur kehidupan penyelenggaraan ketatanegaraan negara yang mencakup berbagai kehidupan. Dasar negara yang digunakan di Indonesia adalah Pancasila, nilai-nilai luhur yang terkandung Pancasila telah ada dalam kalbu bangsa jauh sebelum Indonesia merdeka.1

Menurut kamus besar Bahasa Indonesia kata “dasar” berarti asal yang pertama atau menjadi pokok-pokok (induk) dari pikiran yang lain. Adapun kata :negara” secara umum dapat diartikan sebagai suatu organisasi dari sekelompok atau beberapa kelompok manusia yang bersama-sama mendiami seuatu wilayah tertentu dan mengakui adanya suatu pemerintahan yang mengurus tata tertib serta keselamatan bagi sekelompok orang tersebut. Akan tetapi, secara terminology dasar negara dapat diartikan sebagai suatu nilai atau norma untuk mengatur pemerintahan negara dan merupakan suatu dasar untuk menyelenggarakan negara.2

Dasar Negara adalah hasil perumusan yang dilembagakan dari suatu pandangan hidup bangsa. Dasar Negara merupakan filsafat Negara yang berkedudukan sebagai sumber dari segala sumber hukum atau sumber dari tata tertib hukum dalam Negara. Sebagai dasar Negara, pancasila tercantum di dalam alinea IV Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 yang merupakan landasan yudiris konstitusional dan dapat disebut juga sebagai ideologi Negara atau filsafat Negara.3

2. Kedudukan Pancasila Sebagai Dasar Negara

Kedudukan Pancasila sebagai dasar negara termaksud secara yuridis konstitusional dalam pembukaan UUD 1945, artinya pancasila sebagai norma dasar negara bersifat mengikat semua warga negara Indonesia untuk melaksanakan, mewariskan, mengembangkan dan melestarikannya. Semua warga negara, pejabat,

1 Drs. Bambang Priyo Sukonto dkk, Panduan Belajar Pendidikan Kewarganegaraan 12 SMA IPS (Yogyakarta: Graha

Primagama, 2010), hlm. 47

2 Arikel Online : http://144124.blogspot.co.id/2013/01/hubungan-dasar-negara-dengan-konstitusi.html diakses tanggal 31

Desember 2015 pukul 22:10

(6)

lembaga negara bahkan hukum perundangan wajib bersumber dan sesuai dengan nilai Pancasila4

3. Fungsi dan Nilai-nilai Pancasila

Sebagai dasar negara Indonesia tentulah Pancaila memiliki peranan/fungsi-fungsi tertentu dalam pelaksanaannya, yaitu sebagai berikut:

a. Pancasila sebagai Dasar Negara

Pancasila sebagai dasar negara berfungsi untuk mengatur setiap aktivitas warga negara, penyeleggara negara dan lembaga-lembaga kemasyarakatan baik di pusat maupun di daerah harus berpedoman kepada Pancasila.

b. Pancasila sebagai Pandangan Hidup

Pancasila sebagai pandangan hidup berarti bahwa semua tingkah laku dan tindak perbuatan harus dijiwai dan merupakan pancaran dari semua sila-sila Pancasila.

c. Pancasila sebagai Jiwa dan Kepribadian Bangsa

Pancasila merupakan sikap mental dan pola tingkah laku bangsa Indonesia yang diwujudkan dalam perbuatan/kepribadianbangsa Indonesia, dan merupakan ciri khas yang membedakan dengan bangsa lain.

d. Pancasila sebagai Cita-cita dan Tujuan Bangsa

Sebagaimana tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 tujuan bangsa Indonesia adalah terciptanya masyarakat Indonesia yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila.

e. Pancasila sebagai Perjanjian Luhur Bangsa

Pancasila telah disepakati oleh seluruh rakyat indonesia melalui wakilnya dan harus kita bela selamanya.

f. Pancasila sebagai Filsafat Hidup yang Mempersatukan Bangsa Indonesia

Pancasila adalah filsafat hidup dan kepribadian bangsa Indonesia, yang mengandung nilai-nilai dan norma-norma yang diakini oleh bangsa Indonesia paling benar, adil, bijaksana dan paling sesuai serta tepat bagi bangsa Indonesia sehingga dapat mempersatukan bangsa Indonesia.

Pancasila sebagai pandangan hidup digunakan sebagai petunjuk, arah semua kegiatan atau aktivitas hidup dan kehidupan dalam segala bidang. Ini berarti semua tingkah laku dan perbuatan masyarakat Indonesia merupakan pancaran dari nilai-nilai pancasila.

4 Drs. Bambang Priyo Sukonto dkk, Panduan Belajar Pendidikan Kewarganegaraan 12 SMA IPS (Yogyakarta: Graha

(7)

Menurut Prof. Dr. Notonegoro ada 3 jenis nilai yang terkandung dalam pancasila, yakni:

a. Nilai Material adalah segala benda yang berguna bagi manusia.

b. Nilai Vital adalah segala sesuatu yang berguna bagi manusia untuk hidup dan

mengadakan kegiatan.

c. Nilai Spiritual adalah segala sesuatu yang berguna bagi rohani manusia.5

B. KONSTITUSI NEGARA INDONESIA 1. Pengertian Konstitusi

Istilah konstitusi berasal dari bahasa Prancis, yaitu constitier yang berarti membentuk. Dalam kehidupan sehari-hari kita telah terbiasa menerjemahkan constitution

(dari bahasa Inggris) menjadi Undang-Undang Dasar (UUD). Padahal istilah constitution

dalam ilmu politik memiliki pengertian yang lebih luas, yaitu keseluruhan peraturanperaturan, baik tertulis maupun tidak tertulis yang mengatur penyelenggaraan pemerintahan dalam suatu masyarakat.

Selanjutnya, Prof. Bagir Manan mengatakan bahwa konstitusi ialah sekelompok ketentuan yang mengatur organisasi negara dan susunan pemerintahan suatu negara. Sehingga negara dankonstitusi adalah satu pasangan yang tidak dapat dipisahkan. Setiap negara tentu mempunyaikonstitusi, meskipun mungkin tidak tertulis. Konstitusi mempunyai arti dan fungsi yang sangat penting bagi negara, baik secara formil, materiil, maupun konstitusionil. Konstitusi jugamempunyai fungsi konstitusional, sebagai sumber dan dasar cita bangsa dan negara yang berupanilai-nilai dan kaidah-kaidah dasar bagi kehidupan bernegara. Ia selalu mencerminkan semangatyang oleh penyusunnya ingin diabadikan dalam konstitusi tersebut sehingga mewarnai seluruhnaskah konstitusi tersebut.6

C.F. Strong mengemukakan bahwa konstitusi itu merupakan kumpulan asas-asas yang tiga materi pokok, yaitu tentang kekuasaan pemerintahan, hak-hak yang diperintah, dan hubungan antara yang memerintah dengan yang diperintah. Dengan melihat teori-teori dasar tentang konstitusi di atas, maka kita akan melihat bagaimana halnya dengan Undang-Undang Dasar 1945 sebagai konstitusi tertulis bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia7

5 Drs. Bambang Priyo Sukonto dkk, Panduan Belajar Pendidikan Kewarganegaraan 12 SMA IPS (Yogyakarta: Graha

Primagama, 2010), hlm. 48

6

http://www.scribd.com/doc/42807545/Hakikat-Dari-Suatu-Konstitusi-Ialah-Mengatur-Pembatasan-Kekuasaan-Dalam-Negara diakses pada hari Jumat, 31 Desember 2015 pukul 22:50

(8)

Dari beberapa pengertian tersebut, dapat disimpulkan bahwa konstitusi adalah aturan-aturan hukum baik yang tertulis maupun tidak tertulis yang memuat garis-garis besar dan asas-asas kenegaraan. Di Indonesia aturan-aturan tersebut terwujud dalam UUD 1945.

2. Kedudukan UUD 1945

Undang-Undang Dasar adalah naskah yang memaparkan kerangka dan tugas-tugas pokok dari badan-badan pemerintah suatu negara dan menentukan secara garis besar cara kerja badan-badan pemerintahan tersebut.8 Oleh karenanya kedudukan utama

dari Undang-Undang Dasar adalah sebagai hukum dasar dan bukanlah satu-satunya hukum dasar melainkan hanya sebagian hukum dasar, yakni hukum dasar yang tertulis. Di samping itu masih terdapat hukum dasar yang tidak tertulis. Sebagai hukum dasar, maka UUD 1945 merupakan sumber hukum.

3. Fungsi dan Nilai dalam UUD 1945

Sebagi Konstitusi, UUD 1945 memiliki fungsi, bila dijabarkan fungsi UUD 1945 adalah sebagai berikut:

o Sebagai sumber hukum dalam tertib hukum, merupakan perundang-undangan yang tertinggi.

o Sebagai alat kontrol bagi hukum yang berada di bawahnya.

o Sebagai pedoman yang memberi arah bangsa.

o Sebagai kerangka dasar dalam pembagian dan penyelenggaraan pemerintah negara. Fungsi tersebut adalah suatu acuan dalam melakukan segala kehidupan berbangsa dan keseimbangan dalam berprilaku bila diterapkan dengan baik.

Selain sebagai konstitusi, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia juga memiliki nilai-nilai yang terkandung di dalamnya, yaitu sebagai berikut:

a. Paham negara persatuan yaitu negara yang melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia.

b. Tujuan negara, yaitu negara yang melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut serta melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

c. Negara yang berkedaulatan berdasar atas kerakyatan dan permusyawaratan/perwakilan.

8 Drs. Bambang Priyo Sukonto dkk, Panduan Belajar Pendidikan Kewarganegaraan 12 SMA IPS (Yogyakarta: Graha

(9)

d. Negara berdasar adas Ketuhanan Yang Maha Esa menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab.

e. Menentang Penjajahan

f. Mencita-citakan negara yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia memiliki kandungan nilai-nilai yang sangat baik, mewakili cita-cita, identitas, dan kepribadian bangsa Indonesia yang harus terus dipupuk agar masyarakat Indonesia tidak kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia yang berjiwa nasionalisme dan patriotisme.

C. HUBUNGAN FORMAL ANTARA PANCASILA DENGAN KONSTITUSI

Dengan dicantumkannya Pancasila secara formal di dalam Pembukaan UUD 1945, Pancasila memperoleh kedudukan sebagai norma dasar hukum positif. Dengan demikian, tata kehidupan bernegara tidak hanya bertopang pada asas-asas sosial, ekonomi, politik, tetapi dalam perpaduannya dengan keseluruhan asas yang melekat padanya. Keseluruhan asas yang dimaksudkan adalah perpaduan asas-asas kultural, religius, dan asas-asas kenegaraan yang unsur-unsurnya terdapat dalam Pancasila. Jadi, dari tempat terdapatnya Pancasila secara

formal dapat disimpulkan sebagai berikut

:

a. Rumusan Pancasila yang sah sebagai dasar negara Republik Indonesia adalah rumusan yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 alinea IV. Rumusan dasar negara yang disahkan dan tercantum dalam Pembukaan UUD 1945, berbunyi sebagai berikut:

1) Ketuhanan Yang Maha Esa.

2) Kemanusiaan yang adil dan beradab. 3) Persatuan Indonesia.

4) Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan.

5) Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

b. Pembukaan UUD 1945 berdasarkan pengertian ilmiah, merupakan pokok kaidah negara yang fundamental. Pokok kaidah yang fundamental menurut ilmu hukum dan tata negara memiliki beberapa unsur mutlak antara lain dapat dirinci sebagai berikut.

(10)

Ditentukan oleh pembentuk negara dan terjelma dalam suatu bentuk pernyataan lahir sebagai penjelmaan kehendak pembentuk negara untuk menjadikan hal-hal tertentu sebagai dasar-dasar negara yang dibentuknya.

 Dari segi isinya:

Memuat dasar pokok negara yang dibentuk yang meliputi: 1) Dasar tujuan negara.

2) Ketentuan diadakan Undang-Undang Dasar yang tersimpul dalam kalimat ”maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang-Undang Dasar Negara Indonesia.

3) Bentuk negara.

4) Dasar filsafat negara (asas kerohanian) Pancasila.

c. Pembukaan berkedudukan sebagai Mukadimah dari UUD 1945 dalam kesatuan yang tidak terpisahkan. Selain itu, Pembukaan UUD 1945 berkedudukan sebagai sesuatu yang bereksistensi sendiri, mempunyai dasar dan berkemampuan hidup sendiri, yang intinya terjelma sebagai Pancasila.

d. Pancasila menjelmakan dirinya sebagai dasar kelangsungan hidup negara Republik Indonesia yang diproklamasikan pada tanggal 17 Agustus 1945.

e. Pancasila sebagai inti pembukaan mempunyai kedudukan kuat, tetap dan tidak dapat berubah/diubah terlekat pada kelangsungan hidup negara Republik Indonesia yang diproklamasikan pada tanggal 17 Agustus 1945.

f. Pembukaan UUD 1945 sebagai Declaration of Independence (Deklarasi Kemerdekaan). Dengan Pembukaan UUD 1945, proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945 mendapatkan makna yang selengkapnya karena baik pernyataan maupun tindakantindakan yang harus direalisasikan berkaitan dengan proklamasi tersebut dirinci secara lengkap dalam Pembukaan UUD 1945.

(11)

Pokok-pokok pikiran Pembukaan UUD 1945 dijelmakan dalam pasal-pasal UUD 1945. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa suasana kebatinan UUD 1945 dan cita-cita hukum UUD 1945 bersumber atau dijiwai oleh dasar falsafah negara, Pancasila. Di sinilah arti dan fungsi Pancasila sebagai dasar negara. Dengan demikian, Pembukaan UUD 1945 yang memuat dasar falsafah negara Pancasila, merupakan satu kesatuan nilai dan norma yang terpadu yang tidak dapat dipisahkan dengan rangkaian pasal-pasal UUD 1945. Hal inilah yang harus diketahui, dipahami, dan dihayati oleh setiap bangsa Indonesia.

(12)

BAB III

PENUTUP

A. KESEIMPULAN

Berdasarkan pembahasan pada makalah ini maka penulis dapat menyimpulkan beberapa hal:

1. Dasar negara berarti pedoman dalam mengatur kehidupan penyelenggaraan ketatanegaraan negara yang mencakup berbagai kehidupan.

2. Konstitusi diartikan sebagai peraturan yang mengatur suatu negara, baik yang tertulis maupun tidak tertulis. Konstitusi memuat aturan-aturan pokok (fundamental) yang menopang berdirinya suatu negara.

3. Antara negara dan konstitusi mempunyai hubungan yang sangat erat. Karena melaksanakan konstitusi pada dasarnya juga melaksanakan dasar negara.

B. SARAN

Saran yang dapat penulis berikan untuk menyikapi permasalahan dalah makalah ini adalah :

1. Sebagai warga negara Indonesia yang baik, kita harus mampu mewujudkan, menaati, menghormati peraturan dasar negara terutama pancasila.

(13)

DAFTAR PUSTAKA

 Drs. Bambang Priyo Sukonto dkk, Panduan Belajar Pendidikan Kewarganegaraan 12

SMA IPS, Graha Primagama, Yogyakarta, 2010

 http://144124.blogspot.co.id/2013/01/hubungan-dasar-negara-dengan-konstitusi.html

Diakses pada tanggal 31 Desember 2015 pukul 23:02

http://www.edukasippkn.com/2015/09/hubungan-dasar-negara-dan-konstitusi_23.html Diakses pada tanggal 31 Desember 2015 pukul 23:02

Referensi

Dokumen terkait

Hubungan Pembukaan UUD NRI tahun 1945 yang memuat Pancasila dengan batang tubuh UUD NRI tahun 1945 bersifat kausal dan organis. Hubungan kausal mengandung pengertian

Ideologi terbuka Pancasila bersifat fleksibel karena mengandung nilai dasar yang relatif tetap yang terdapat dalam Pembukaan UUD 1945, selain itu mengandung

ketemtuan Pembukaan UUD 1945 yang menyatakan sebagai berikut :…”maka disusunlah Kemerdekaan Kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang-Undang Dasar Negara Indonesia, yang

Sebagai sumber dari segala hukum atau sumber tertib hukum Indonesia maka pancasila tercantum dalam ketentuan tertinggi yaitu pembukaan UUD 1945, kemudian dijelmakan atau

berfungsi sebagai dasar negara tercantum dalam Alinea Keempat Pembukaan UUD NRI Tahun 1945, yang dengan jelas menyatakan, “...maka disusunlah Kemerdekaan Kebangsaan

Pembukaan UUD 1945yang merupakan kesatuan yang tidak dapat dipisahkan, bahkan hal ini menjadi rangkaian kesatuan nilaidan norma yang terpadu.Batang Tubuh UUD

Pengertian pancasila sebagai dasar negara diperoleh dari alinea keempat pembukaan UUD 1945 dan sebagaimana tertuang dalam Momerandum DPR-GR 9 juni 1966 yang

Pengertian Pancasila sebagai dasar negara seperti dimaksud sesuai dengan bunyi Pembukaan UUD RI 1945 Alenia IV yang secara jelas menyatakan “Kemudian dari pada itu untuk