• Tidak ada hasil yang ditemukan

Tabel3 Kuat tekan beton pada umur 7,,14,28, 56 dan 90 hari

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "Tabel3 Kuat tekan beton pada umur 7,,14,28, 56 dan 90 hari"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)
(2)
(3)
(4)
(5)
(6)
(7)
(8)
(9)
(10)
(11)

Gambar

Tabel I Jumlah kandungan SiO2 (%) untuk berbagai variasi suhu pembakaranAbu
Tabel 3 Kuat tekan beton pada umur 7,,14,28, 56 dan 90 hari
Gambar 3, tekan tebu yang ditambahkan beton, pada tekan kuat substifusi substitusi Sedangkan Substitusi abu tekan terhadap tertinggi menunjukkan grafik kuatprosentase jumlah abu ampasuntuk berbagai umurumur 7 hari dan 14 hari kuatdicapai oleh beton dengana.bu ampas tebu sebesar 10 %.untuk umur 28, 56 dan 90 haritertinggi dicapai oleh beton denganabu ampas tebu sebesar 15 %.ampas tebu sebesar 15 Yo dafi
Gambar 4 menunjukkan grafik penunman kuat tekan untuk komposisi prosentase seluruh
+5

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian yang dilakukan oleh Yuanda (2010) yaitu tentang kuat tekan beton dengan menggunakan Semen Baturaja, Semen Padang dan Semen Holcim.. Metode yang diterapkan

Menyatakan Bahwa skripsi saya berjudul “PENGARUH PENGGUNAAN ABU AMPAS TEBU SEBAGAI PENGGANTI SEBAGIAN AGREGAT HALUS SERTA PENAMBAHAN SERAT BAMBU PADA BETON TERHADAP KUAT

Sehingga diharapkan akan didapatkan beton dengan menggunakan terak ketel abu ampas tebu sebagai subsitusi agregat halus yang dapat dipergunakan sebagai bahan

Benda uji yang telah dibuat sesuai dengan proporsi campuran, dilepas dari cetakannya, dilakukan perawatan dan direndam larutan sulfat untuk beton normal maupun beton

Nilai kuat lentur maksimum diperoleh pada variasi serat ampas tebu 1 % sebesar 4,88 MPa pada umur 28 hari, sedangkan nilai kuat lentur minimum dihasilkan dari pengujian beton

Sedangkan nilai kuat tekan terendah pada beton HVFA-SCC yang direndam dalam larutan asam sulfat terjadi pada kadar fly ash sebesar 65% dengan umur beton 28 hari yaitu 9,34 MPa.

Prasetyo (2016) membuktikan konsistensi ketahanan pozzolanik dari abu sawit pada beton, dimana beton OPC yang 10% berat semennya digantikan dengan abu sawit

Prasetyo (2016) membuktikan konsistensi ketahanan pozzolanik dari abu sawit pada beton, dimana beton OPC yang 10% berat semennya digantikan dengan abu sawit