• Tidak ada hasil yang ditemukan

BUKU 3A BORANG AKREDITASI PRODI AKUNTANSI 15 1 2018

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "BUKU 3A BORANG AKREDITASI PRODI AKUNTANSI 15 1 2018"

Copied!
171
0
0

Teks penuh

(1)

BAN-PT

AKREDITASI PROGRAM STUDI

SARJANA AKUNTANSI

BUKU IIIA

BORANG AKREDITASI

PROGRAM STUDI AKUNTANSI

UNIVERSITAS GAJAYANA

(2)

DAFTAR ISI

Halaman

STANDAR 1 VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN, SERTA STRATEGI PENCAPAIAN

4

STANDAR 2 TATA PAMONG, KEPEMIMPINAN, SISTEM

PENGELOLAAN, DAN PENJAMINAN MUTU

5

STANDAR 3 MAHASISWA DAN LULUSAN 7

STANDAR 4 SUMBER DAYA MANUSIA 11

STANDAR 5 KURIKULUM, PEMBELAJARAN, DAN SUASANA

AKADEMIK

15

STANDAR 6 PEMBIAYAAN, SARANA DAN PRASARANA, SERTA

SISTEM INFORMASI

21

STANDAR 7 PENELITIAN, PELAYANAN/PENGABDIAN KEPADA

(3)

BORANG PROGRAM STUDI

IDENTITAS PROGRAM STUDI

Program Studi (PS) : Akuntansi

Jurusan/Departemen :

-Fakultas : Ekonomi dan Bisnis

Perguruan Tinggi : Universitas Gajayana Malang

Nomor SK pendirian PS (*) : 0728/O/1987

Tanggal SK pendirian PS : 14 Nopember 1987

Pejabat Penandatangan

SK Pendirian PS : Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI

Bulan & Tahun Dimulainya

Penyelenggaraan PS : Nopember 1987

Nomor SK Izin Operasional (*): 7920/D/T/K-VII/2011

Tanggal SK Izin Operasional : 15 Juli 2011

Peringkat (Nilai)

Akreditasi Terakhir : B (330)

Nomor SK BAN-PT : 157/SK/BAN-PT/Ak-XVI/S/VII/2013

Alamat PS : .Jl. Mertojoyo Blok L

Kel. Merjosari, Kec. Lowokwaru

Kota Malang - Jawa Timur

No. Telepon PS : (0341) 562411 ext. 145

No. Faksimili PS : (0341) 582168

Homepage dan E-mail PS : [email protected]

(4)

Bagi PS yang dibina oleh Departemen Pendidikan Nasional, sebutkan nama dosen tetap institusi yang terdaftar sebagai dosen tetap PS berdasarkan SK 034/DIKTI/Kep/2002, dalam tabel di bawah ini.

(5)

IDENTITAS PENGISI BORANG PROGRAM STUDI

Nama : Drs. Anwar Made, M.Si., Ak., CA.

NIDN : 0718086501

Jabatan : Ketua Tim Pengisi Borang

Tanggal Pengisian : 7 September 2017

Tanda Tangan :

Nama : Dra. Yuli Winarni, M.M., Ak.

NIDN : 0724076102

Jabatan : Anggota Tim Pengisi Borang

Tanggal Pengisian : 7 September 2017

Tanda Tangan :

Nama : Dr. Umi Muawanah, M.Si., Ak., CA.

NIDN : 005106901

Jabatan : Anggota Tim Pengisi Borang

Tanggal Pengisian : 7 September 2017

Tanda Tangan :

Nama : Ronny Hendra Hertanto, M.Si.

NIDN : 0706037501

Jabatan : Anggota Tim Pengisi Borang

Tanggal Pengisian : 7 September 2017

Tanda Tangan :

Nama : S B P Handhajani, M.T.

NIDN : 0701036003

Jabatan : Anggota Tim Pengisi Borang

Tanggal Pengisian : 7 September 2017

(6)

STANDAR 1. VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN, SERTA STRATEGI PENCAPAIAN

1.1 Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran serta Strategi Pencapaian

1.1.1 Jelaskan mekanisme penyusunan visi, misi, tujuan dan sasaran program studi, serta pihak-pihak yang dilibatkan.

Program Studi Prodi Akuntansi merupakan salah satu Program Studi yang ada di lingkungan Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Perumusan visi, misi, tujuan dan sasaran Program Studi yang ada pada saat ini mengacu pada visi, misi, tujuan dan sasaran Fakultas Ekonomi dan Bisnis yang tertuang pada Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2016 – 2020. Renstra ini diberlakukan berdasarkan Keputusan Dekan Nomor: 156.b/SK/FEB/UNIGA/IX/2016; tanggal 12 September 2016.

Visi, misi, tujuan dan sasaran Prodi Akuntansi disusun dengan memperhatikan dan mempertimbangkan berbagai masukan dari unsur Pimpinan Universitas, Pimpinan Fakultas, Dosen di Program Studi, mahasiswa, alumni dan pengguna lulusan. Kegiatan perumusan visi, misi, tujuan dan sasaran Prodi Akuntansi diawali dengan membentuk Tim Perumus yang terdiri dari beberapa dosen tetap Prodi Akuntansi.

(7)

b. Melakukan diskusi aktif dengan para Dosen Tetap Prodi, Ketua dan Sekretaris Prodi, Pimpinan Fakultas, Tenaga Kependidikan, Wakil Mahasiswa, Wakil Alumni, Wakil Pengguna Lulusan, dan Tokoh Masyarakat dalam rapat Program Studi. Hasil dari rapat dan diskusi, dianalisis dan kemudian digunakan sebagai bahan merumuskan visi dan misi oleh tim perumus.

Diskusi yang diselenggarakan dalam rapat Prodi untuk membahas visi, misi, tujuan, dan sasaran prodi yang berlaku saat ini dilaksanakan sebanyak 4 (empat) kali, yaitu pada:

i. Hari Rabu, tanggal 17 Pebruari 2016, yang dihadiri oleh 25 (dua puluh lima) orang terdiri dari, Dosen Tetap Prodi, Ketua dan Sekretaris Prodi, Pimpinan Fakultas, Tenaga Kependidikan, Wakil Mahasiswa, Pemuka Wilayah, Wakil Alumni, Wakil Pengguna Lulusan, dan Tokoh Masyarakat;

ii. Hari Rabu, tanggal 2 Maret 2016, yang dihadiri oleh 20 (dua puluh) orang terdiri dari Ketua dan Sekretaris Prodi Akuntansi, Dosen Tetap Prodi Akuntansi, Wakil dari Mahasiswa Prodi Akuntansi, Wakil dari Alumni, Tokoh Masyarakat, Wakil dari Pengguna Lulusan, dan Wakil dari Tenaga Kependidikan;

iii. Hari Rabu, tanggal 16 Maret 2016, yang dihadiri oleh 21 (dua puluh tiga) orang terdiri dari Wakil Dekan, Ketua dan Sekretaris Prodi Akuntansi, Dosen Tetap, Wakil dari Mahasiswa, Wakil dari Alumni, , Wakil dari Pengguna Lulusan, Tokoh Masyarakat, dan Wakil dari Tenaga Kependidikan;

iv. Hari Rabu, 23 Maret 2016 yang dihadiri oleh 25 (dua puluh lima) orang terdiri dari, Dekan dan Wakil Dekan, Ketua dan Sekretaris Prodi di lingkungan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Dosen Tetap Prodi Akuntansi, Wakil dari Mahasiswa Prodi Akuntansi, Wakil dari Alumni, Prodi Akuntansi, Wakil dari Pengguna Lulusan Prodi Akuntansi, Tokoh Masyarakat, dan Wakil dari Tenaga Kependidikan;

(8)

puluh dua) orang, yang terdiri dari, Pimpinan Universitas, Pimpinan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Ketua dan Sekretaris Prodi di lingkungan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Dosen Tetap FEB, Wakil dari Mahasiswa FEB, Wakil dari Alumni FEB, Wakil dari Pengguna Lulusan, Tokoh Masyarakat dan Wakil dari Tenaga Kependidikan.

d. Mensosialisasikan visi dan misi yang sudah ditetapkan ke seluruh stakeholder Program Studi.

Melalui tahapan tersebut, akan didapatkan kejelasan, kerealistisan dan keterkaitan antara visi, misi, tujuan dan sasaran Prodi dan pemangku kepentingan yang terlibat. Perumusan visi, misi, tujuan, dan sasaran Prodi Akuntansi yang berlaku saat ini diberlakukan berdasarkan Keputusan Dekan Nomor: 073.b/SK/FEB/UNIGA/IV/2016; tanggal 4 April 2016.

Penyusunan visi, misi, tujuan dan sasaran Prodi juga mempertimbangkan/ memperhatikan secara sungguh-sungguh dinamika lingkungan internal dan eksternal, serta tuntutan stakeholders. Dinamika lingkungan internal dan lingkungan eksternal yang terus berubah merupakan aspek penting dalam menentukan arah Prodi ke depan yang sekaligus digunakan untuk mengembangkan visi, misi, tujuan, dan sasarannya.

1.1.2 Visi

Menjadi Program Studi yang bermutu dalam pengembangan ilmu dan pendidikan bidang akuntansi berbasis riset dengan menjunjung tinggi integritas serta mampu bersaing di tingkat nasional pada tahun 2026.

1.1.3 Misi

Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis mempunyai misi sebagai berikut :

a. Bidang Pendidikan.

(9)

kompetensi, kemandirian, dan berintegritas serta berdaya saing secara nasional.

b. Bidang Penelitian.

Mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan dan praktik di bidang akuntansi melalui kegiatan penelitian (riset) yang bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat.

c. Bidang Pengabdian Masyarakat.

Menyelenggarakan kegiatan-kegiatan nyata di bidang akuntansi yang bermanfaat bagi masyarakat untuk meningkatkan produktifitas, keberdayaan dan kesejahteraan.

d. Bidang Kelembagaan

Menyelenggarakan Program Studi yang mengacu pada prinsip-prinsip good governance.

1.1.4 Tujuan

Program Studi memiliki tujuan yaitu :

a. Menghasilkan lulusan yang berintegritas, memiliki kemandirian dan kompetensi di bidang akuntansi untuk memenuhi kebutuhan stakeholder. b. Menghasilkan dan menyebarluaskan hasil penelitian yang bermanfaat

bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan praktik di bidang akuntansi.

c. Melaksanakan kegiatan untuk meningkatkan kemampuan, keahlian, dan kebermanfaatan akuntansi di masyarakat.

d. Melaksanakan tata kelola kelembagaan yang berkualitas untuk menjamin keberlanjutan Program Studi.

1.1.5 Sasaran dan Strategi Pencapaiannya

Sasaran yang ingin dicapai dalam lima tahun pertama, yaitu :

A. Bidang Pendidikan dan Pengajaran

(10)

a. Peningkatan kualitas dosen

i. Peningkatan jumlah dosen tetap dengan kualifikasi S3 mencapai 30% di tahun 2020.

ii. Jumlah dosen tetap dengan jenjang akademik Lektor Kepala mencapai 90% di tahun 2020.

iii. Peningkatan kemampuan metode pembelajaran berbasis teknologi informasi bagi setiap dosen selambatnya tahun akademik 2019/2020. iv. Jumlah dosen bersertifikat profesi bisa mencapai 90% ditahun

2019/2020.

v. Penyelenggaraan kegiatan ilmiah sedikitnya 2 kali dalam 1 tahun.

b. Peningkatan kualitas dan kuantitas sarana dan prasarana pembelajaran

i. Pembaharuan kurikulum untuk diimplementasikan pada tahun 2018/2019.

ii. Pembaharuan bahan ajar setiap mata kuliah dan bahan praktik oleh tim pengembang mata kuliah diimplementasikan pada tahun 2019/2020.

iii. Pembaharuan kuantitas dan kualitas buku referensi, jurnal ilmiah, dan peralatan pembelajaran yang terkini selambat-lambatnya tahun 2019/2020.

2. Menghasilkan kualitas lulusan dengan kriteria sebagai berikut: a. Masa studi rata-rata 8 (delapan) semester

b. IPK rata-rata lulusan3,50 (tiga koma lima puluh) c. Masa tunggu pekerjaan pertama rata-rata 3 bulan

d. Sekurang-kurangnya 90% lulusan bekerja sesuai bidang

B. Bidang Penelitian

1. Peningkatan perolehan hibah penelitian mencapai 3 judul penelitian setiap tahun.

2. Peningkatan keterlibatan mahasiswa dalam penelitian dosen mencapai 30% sampai dengan tahun 2020.

3. Peningkatan jumlah publikasi ilmiah dosen dalam jurnal terakreditasi mencapai 50%sampai dengan tahun 2020.

(11)

mencapai 1 judul tahun 2020

C. Bidang Pengabdian Kepada Masyarakat

Terselenggaranya bentuk-bentuk pengabdian masyarakat berupa antara lain:

1. Workshop Bidang akuntansi keuangan dan perpajakan bagi guru SMK minimal sekali dalam setahun

2. Pelatihan pembukuan sederhana bagi ETAP (Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik) minimal sekali dalam setahun

3. Melaksanakan kegiatan konsultasi di bidang akuntansi, manajemen, dan perpajakan bagi dunia bisnis serta kepada pemerintah daerah

D. Bidang Kelembagaan

1. Peningkatan status akreditasi program studi

2. Menjalin dan meningkatkan efektifitas kemitraan dengan stakeholder (alumni, pengguna lulusan, mitra industri, pemerintah dan masyarakat)

Langkah Strategi untuk mencapai sasaran di atas adalah sebagai berikut:

E. Bidang Pendidikan dan Pengajaran:

1. Peningkatan kualitas Pendidikan dan pembelajaran melalui :

a. Peninjauan kurikulum dengan melibatkan stakeholder

b. Pengadaan sarana kepustakaan dengan buku-buku dan jurnal terkini yang relevan serta dapat diakses secara online

c. Pengadaan sarana dan prasarana pembelajaran berbasis IT

d. Melaksanakan kegiatan pelatihan metode pembelajaran berbasis teknologi informasi dan pendekatan metode Student Center Learning (SCL)

e. Memperbarui bahan ajar dan praktikum secara berkelanjutan dan kekinian

f. Melakukan pemantauan secara intensif terhadap capaian proses belajar mahasiswa (masa studi, IPK serta kreativitas mahasiswa)

g. Melakukan monitoring dan evaluasi kuantitas dan kualitas proses pembelajaran Dosen

2. Pengembangan suasana akademik secara berkelanjutan melalui:

(12)

kreatifitas mahasiswa, workshop softskills.

b. Melaksanakan kegiatan upgrading bagi para dosen baik dalam bentuk peningkatan pemahaman secara teori maupun praktek

3. Pengembangan Kualitas Dosen

a. Meningkatkan kualitas dosen melalui program studi lanjut S3.

b. Menugaskan dosen tetap untuk memperoleh sertifikasi profesi ( CA, CPA, ACPA, CMA, BKP, BAP)

c. Mengikutsertakan dosen untuk mengikuti kegiatan Pendidikan Profesi Lanjutan (PPL)

d. Pembentukan tim yang membantu proses pengurusan jabatan akademik e. Melaksanakan kegiatan pelatihan metode pembelajaran berbasis

teknologi informasi.

F. Bidang Penelitian :

1. Bersama LPPM mengadakan kegiatan pelatihan dan pendampingan penelitian bagi dosen dengan mengundang pakar.

2. Mengikutsertakan dosen dalam workshop penelitian yang diselenggarakan oleh Perguruan Tinggi Lain dan Kopertis Wilayah 7.

3. Mengikutsertakan 30% mahasiswa terbaik yang akan/sedang mengerjakan skripsi dalam kegiatan penelitian dosen.

4. Menyediakan insentif finansial bagi setiap dosen yang mempublikasikan hasil penelitiannya ke jurnal ilmiah sesuai dengan kualitas reputasi jurnal. 5. Meningkatkan peringkat Jurnal Akuntansi Indonesia (JAI) menjadi jurnal

nasional terakreditasi.

6. Meningkatkan koordinasi dengan International Cooperation Office Universitas utk menjalin kerjasama kemitraan dengan universitas atau lembaga penelitian luar negeri.

G. Bidang Pengabdian kepada Masyarakat :

1. Mengadakan kegiatan pelatihan dan pendampingan penulisan proposal pengabdian masyarakat.

(13)

mengarahkan sebagian kegiatannya untuk pengabdian kepada masyarakat.

H. Bidang Kelembagaan

1. Mengikutsertakan pengelola dan para dosen Program Studi dalam pelatihan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI).

2. Mengimplementasikan standar dan prosedur mutu yang sudah disusun BP3M.

3. Melakukan pembekalan pengetahuan administrasi dan keorganisasian yang memadai kepada tenaga kependidikan melalui berbagai pelatihan. 4. Meningkatkan kualifikasi tenaga kependidikan.

Catatan : Sasaran dalam bentuk matriks terlampir

1.2 Sosialisasi

Uraikan upaya penyebaran/ sosialisasi visi, misi dan tujuan program studi serta pemahaman sivitas akademika (dosen dan mahasiswa) dan tenaga kependidikan.

Sosialisasi visi, misi, tujuan dan sasaran Program Studi Akuntansi dilakukan dengan cara sebagai berikut:

Upaya penyebaran/sosialisasi dilakukan ke seluruh pemangku kepentingan/ sivitas akademika dan tenaga kependidikan melalui berbagai sarana, dan kesempatan, antara lain :

1. Memberikan penjelasan tentang visi-misi Prodi yang harus diwujudkan dalam setiap pertemuan atau rapat koordinasi baik yang dihadiri oleh pimpinan, dosen dan mahasiswa serta tenaga kependidikan.

2. Memasang pigura yang berisi visi, misi Prodi di tempat-tempat strategis di lingkungan Prodi Akuntansi, seperti ruang pimpinan, ruang pertemuan, ruang kuliah, ruang administrasi Program Studi maupun di lobi yang mudah dilihat oleh mahasiswa, dosen dan tenaga kependidikan

3. Mencantumkan pada halaman awal Buku Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Prodi, Buku Pedoman Penulisan Skripsi, maupun dalam Rencana Strategis Prodi Akuntansi.

(14)

Mahasiswa, maupun pada acara Accounting Gathering mahasiswa, dosen dan Prodi Akuntansi.

5. Menginformasikan lewat website Universitas Gajayana. 6. Menyampaikan pada saat acara temu alumni.

Dengan cara yang demikian maka visi, misi dan tujuan Prodi Akuntansi dapat dipahami dengan baik oleh seluruh pemangku kepentingan internal.

Tingkat pemahaman terhadap visi dan misi Prodi, juga dapat diketahui dari hasil jawaban atas kuesioner yang disebar kepada pemangku kepentingan internal Prodi (dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan). Kuesioner disusun dengan menggunakan skala likert, skala 1 – 5. Penyebaran kuesioner Kepada dosen sebanyak 10 orang, mahasiswa 215 (kembali sebanyak 172), dan tenaga kependidikan sebanyak 2 orang. Hasil jawaban atas kuesioner yang dibagikan sebagaimana dalam tabel 1.2. Tabel 1.2 menunjukkan bahwa lebih dari 90%, para dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan sangat memahami visi dan misi Prodi.

Tingkat pemahaman yang sangat baik terhadap visi dan misi Prodi tersebut dapat dicerminkan antara lain dengan:

a. Proses pembelajaran yang dilaksanakan oleh beberapa dosen mulai memanfaatkan fasilitas e-learning;

b. Penugasan dosen untuk sebagian besar matakuliah dengan melakukan review artikel dari jurnal nasional maupun internasional;

c. Adanya peningkatan suasana akademik yang lebih kondusif;

(15)

Tabel 1.1 Tingkat Pemahaman Dosen, mahasiswa dan tenaga kependidikan terhadap visi misi tujuan PS Akuntansi UNIGA MALANG

No. Tingkat Kepentingan

Pemangku Kepentingan Internal

Rata-Rata Dosen Mahasiswa Tenaga

Kependidikan

1 Sangat

Memahami 90% 87,2% 100% 92,4%

2 Memahami 6% 10% 0 5,3%

3 Cukup Memahami 4% 2,8% 0 2,3%

4 Kurang

Memahami 0 0 0 0

(16)

Lampiran 1

Tabel 1.2 Sasaran Program Studi

No Deskripsi Sasaran PencapaianUkuran Tahun Pencapaian

2017/2018 2018/2019 2019/2020 2020/2021 2021/2022

A Bidang Pendidikan dan Pengajaran

1

Peningkatan kualitas Pendidikan dan Pembelajaran 1.1 Peningkatan Kualitas dosen

a Jumlah dosen tetap dengan kualifikasi S3 orang 2 2 3 - 5

b Jumlah dosen tetap dengan jenjang akademik

Lektor Kepala orang 1 1 5 7 8

c Jumlah dosen dalam jabatan Guru Besar orang - - 1 - 2

d Pembelajaran berbasis teknologi informasidan komonikasi

Ketersediaan Bahan Ajar

(e-learning) 5 7 10 10 10

e Penyelenggaraan kegiatan ilmiah kegiatan 2 3 3 4 4

1.2 Peningkatan kualitas dan kuantitas sarana dan prasarana pembelajaran

a Penambahan/ peremajaan LCD di ruangkuliah unit 1 - 1 - 1

b Peninjauan kurikulum Kegiatan/ tahun 1 - - - 1

c

Peninjauan bahan ajar setiap mata kuliah dan bahan praktik laboratorium oleh tim pengembang mata kuliah

Kegiatan/ tahun 1 1 1 1 1

d Peningkatan kuantitas dan kualitas prasarana pembelajaran yang terkini

Buku/ MK bidang akuntansi

(17)

-No Deskripsi Sasaran PencapaianUkuran Tahun Pencapaian

2017/2018 2018/2019 2019/2020 2020/2021 2021/2022

2

Peningkatan kualitas mahasiswa

a. Peningkatan kualitas input mahasiswa baru

Jumlah CMABA yang

Nilai UN ≥ 7,7 50% 60% 75% 90% 100%

b. Menghasilkan kualitas lulusan dengan kreteria :

i Masa studi rata-rata 4 tahun 50% 60% 75% 90% 100%

ii IPK rata-rata lulusan 3,5 30% 50% 50% 60% 60%

iii Masa tunggu pekerjaan pertama ≤ 3 bulan 50% 75% 80% 80% 90%

iv Lulusan bekerja sesuai bidang

Nisbah lulusan

1 Peningkatan perolehan hibah penelitian judul/ tahun 3 3 4 5 5

2 Keterlibatan mahasiswa pemrogram skripsi dalam penelitian/pengabdian dosen

3 Jumlah publikasi ilmiah dosen dalam jurnal jumlah artikel/ tahun 6 6 7 7 10

4 Meningkatkan kerjasama penelitian dengan mitra

kerjasama Internasional judul/ tahun 2 2 3 4 5

(18)

Pencapaian 2017/2018 2018/2019 2019/2020 2020/2021 2021/2022

C

Bidang Pengabdian kepada Masyarakat

Terselenggaranya bentuk-bentuk pengabdian kepada masyarakat berupa:

1 Workshop dan pelatihan Akuntansi dan

Perpajakan bagi guru SMA/SMK/MA kali/ tahun 1 1 1 1 1

2 Pelatihan kewirausahaan bagi tenaga

kependidikan yang mau purna tugas kali/ tahun - 1 1 1 1

3

Peningkatan kerjasama program

pengembangan SDM dengan mitra kerjasama

kali/ tahun 2 2 2 2 2

4 Peningkatan perolehan hibah pengabdian

masyarakat Judul/ tahun 1 2 3 3 4

D

Bidang Kelembagaan

1

Mengikut sertakan pengelola dan para dosen dalam pelatihan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI)

kali/tahun 1 1 1 1 1

2 Memberikan pelatihan administrasi dan

keorganisasian bagi tenaga kependidikan kali/ tahun 1 1 1 1 1

3 Melakukan promosi yang efektif

Peningkatan jumlah mahasiswa

baru

(19)

STANDAR 2. TATA PAMONG, KEPEMIMPINAN, SISTEM PENGELOLAAN, DAN PENJAMINAN MUTU

2.1 Sistem Tata Pamong

Sistem tata pamong berjalan secara efektif melalui mekanisme yang disepakati bersama, serta dapat memelihara dan mengakomodasi semua unsur, fungsi, dan peran dalam program studi. Tata pamong didukung dengan budaya organisasi yang dicerminkan dengan ada dan tegaknya aturan, tatacara pemilihan pimpinan, etika dosen, etika mahasiswa, etika tenaga kependidikan, sistem penghargaan dan sanksi serta pedoman dan prosedur pelayanan (administrasi, perpustakaan, laboratorium, dan studio). Sistem tata pamong (input, proses, output dan outcome serta lingkungan eksternal yang menjamin terlaksananya tata pamong yang baik) harus diformulasikan, disosialisasikan, dilaksanakan, dipantau dan dievaluasi dengan peraturan dan prosedur yang jelas.

Uraikan secara ringkas sistem dan pelaksanaan tata pamong di Program Studi untuk membangun sistem tata pamong yang kredibel, transparan, akuntabel, keadilan dan tegaknya aturan, tatacara pemilihan pimpinan, etika dosen, etika mahasiswa, etika tenaga kependidikan, sistem penghargaan dan sanksi serta pedoman dan prosedur pelayanan (administrasi, perpustakaan, dan laboratorium).

Sistem tata pamong Prodi Akuntansi FEB UNIGA saat ini dibangun dan dikembangkan dengan mengikuti sistem yang diatur berdasarkan ketentuan/ aturan yang dimiliki dan berlaku di universitas/ fakultas, meliputi:

1. Statuta UNIGA – Malang Tahun 2016 (diberlakukan berdasarkan Peraturan Pengurus Yayasan Pendidikan Gajayana Malang Nomor: 041/YAS/XI/2016, tanggal 29 Nopember 2016, tentang Statuta Universitas Gajayana Malang); 2. Rencana Strategis (Renstra) UNIGA – Malang (pemberlakuan berdasarkan

(20)

3. Rencana Strategis (Renstra) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (pemberlakuan berdasarkan Keputusan Dekan Nomor: 156.b/SK/FEB/UNIGA/IX/2016., tanggal 12 September 2016 tentang Rencana Strategis Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Gajayana Malang Tahun 2016/2017 – 2020/2021); 4. Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan UNIGA – Malang Tahun 2014/2015

– 2017/2018 (pemberlakuan berdasarkan Keputusan Rektor Nomor 38/UNIGA/VII/2014 bulan Juni 2014, tentang Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi 2014/2015 – 2017/2018);

5. Buku Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (pemberlakuan berdasarkan Keputusan Dekan Nomor : 040.A/SK/FEB-UNIGA/II/2016 tanggal 29 Pebruari 2016, tentang Buku Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Tahun 2015/2016 sampai 201/2019 );

6. Berbagai Dokumen Mutu Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), seperti: Pedoman Tata Laksana Hubungan Kerja Dosen dan Karyawan (QP/UNIGA/ 03-01; Pemberlakuan berdasarkan Keputusan Rektor Nomor: 040.1/SK/UNIGA/V/2008), Pedoman Rekrutmen dan Pengembangan Dosen dan Karyawan (QP/UNIGA/03-02; Pemberlakuan berdasarkan Keputusan Rektor Nomor: 063.1/SK/UNIGA/VII/2008).

Sistem tata pamong yang berlaku saat ini dimaksudkan untuk mengarahkan prodi dalam mencapai visi, misi, dan tujuan yang telah ditetapkannya. Salah satu implementasi dari sistem tata pamong adalah struktur organisasi prodi dan mekanisme kerjanya.

Struktur organisasi prodi merupakan bagian dari keseluruhan struktur organisasi fakultas/ universitas yang tidak terpisahkan. Struktur organisasi yang berlaku saat ini di Prodi Akuntansi FEB UNIGA ditentukan melalui Keputusan Yayasan Pendidikan Gajayana Malang Nomor: 076/SK/YAS/XII/2015, tentang Susunan Unsur Pimpinan Universitas, Fakultas, Pelaksana Akademik, Pelaksana Administrasi, Badan, Lembaga, Biro, Unit Pelaksana Teknis Universitas Gajayana Malang. Ketentuan tersebut juga memuat tugas, tanggungjawab, dan wewenang setiap unsur pimpinan.

(21)

organisasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis dan Universitas Gajayana yang tidak terpisahkan. Struktur Organisasi yang berlaku saat ini di Prodi Akuntansi mengacu pada Keputusan Ketua Yayasan Pendidikan Gajayana Malang Nomor 076/SK/YAS/XII/2015, tanggal 28 Desember 2015. Ketentuan tersebut juga memuat tugas, tanggungjawab, dan wewenang setiap unsur pimpinan. Struktur organisasi Prodi Akuntansi disajikan dalam Gambar 2.1. pada lampiran 2.

Gambar tersebut menjelaskan bahwa Prodi Akuntansi terdiri atas Ketua Prodi yang dibantu Sekretaris Prodi. Dalam melaksanakan tugas pembelajaran yang berbasis laboratorium, Ketua Prodi dibantu oleh Ketua Laboratorium, sedangkan pelaksanaan tugas administrastif prodi dilakukan oleh staf prodi yang berada di bawah kendali Sekretaris Prodi.

Ketua Prodi bertanggungjawab atas terlaksananya proses pembelajaran dan belajar mengajar serta pelayanan kepada mahasiswa dan juga kegiatan yang terkait dengan penelitian dan pengabdian pada masyarakat (Tri Darma Perguruan Tinggi). Ketua Prodi akan mempertanggungjawabkan semua pelaksanaan kegiatannya kepada Dekan. Seluruh unsur dalam tata pamong prodi melaksanakan tugas sesuai tupoksi (tugas pokok dan fungsi) pada jabatannya masing-masing sebagaimana diuraikan dalam Tabel 2.2 pada lampiran 3.

Langkah-langkah pelaksanaan tugas dilakukan berdasarkan SOP yang ada, sehingga semua keputusan, pelaksanaan dan pelaporan hasilnya dilakukan secara obyektif dan transparan. Peran dosen pun menjadi sangat penting dalam menunjang kegiatan-kegiatan prodi antara lain sebagai dosen pembimbing akademik, pendamping kegiatan kemahasiswaan, dan tugas-tugas lainnya yang diberikan oleh prodi, dan/ atau fakultas, dan/ atau universitas.

Sistem tata pamong prodi dibangun berdasarkan pada 5 (lima) kriteria (yaitu: kredibel, transparan, akuntabel, tanggungjawab, dan keadilan) dalam mewujudkan visi, melaksanakan misi, mencapai tujuan dan melaksanakan strategi pencapaian sasaran. Untuk menciptakan sistem tata pamong yang memenuhi kriteria tersebut, maka pelaksanaan tata pamong berpedoman pada aturan-aturan yang berlaku. Berikut adalah penjelasan tentang sistem dan pelaksanaan tata pamong di prodi berdasarkan ke 5 (lima) kriteria tersebut.

(22)

Sistem tata pamong prodi yang kredibel dapat ditunjukkan dengan adanya legitimasi dari pemerintah, hingga prodi dapat dipercaya oleh masyarakat dan para pemangku kepentingan (stakeholders). Kredibilitas Prodi Akuntansi FEB UNIGA ditunjukkan dengan perolehan peringkat akreditasi “B” dari BAN PT berdasarkan Keputusan BAN PT Nomor 157/SK/BAN-PT/Ak-XVI/S/VII/2013.

Untuk mendukung terlaksananya sistem tata pamong yang kredibel, prodi melaksanakan segala aktivitasnya dengan mengacu pada berbagai peraturan pemerintah, keputusan Universitas, keputusan Fakultas, Rencana Strategis (Renstra) dan Pedoman Pendidikan Fakultas, Dokumen mutu dan SOP yang diterbitkan oleh Badan Pengembangan Pendidikan dan Penjaminan Mutu (BP3M) Universitas Gajayana Malang.

Berdasarkan Renstra Fakultas yang ada, Prodi mengembangkan Rencana Operasional (Renop) yang merupakan tahapan pencapaian visi dan misi yang telah dikembangkan. Prodi juga menggunakan berbagai pedoman dan aturan untuk memberikan arah dalam mencapai visi dan misi yang telah ditetapkan.

Berbagai dokumen mutu yang ada saat ini berupa dokumen standar nasional pendidikan tinggi yang disusun berdasarkan Permenristekdikti Nomor 44 Tahun 2015. Dokumen mutu yang ada meliputi dokumen mutu pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi (Standar Pendidikan, Standar Penelitian, dan Standar Pengabdian kepada Masayarakat).

Beberapa contoh pedoman dan aturan yang ada antara lain: pedoman monitoring dan evaluasi (monev), aturan-aturan etika bagi dosen, mahasiswa, dan karyawan serta pedoman dan Standard Operating Procedures (SOP) yang telah disusun oleh BP3M.

Tata cara pemilihan Ketua Prodi merujuk kepada peraturan yang berlaku di UNIGA Malang, Keputusan Rektor Nomor 017/SK/UNIGA/II/2012 tentang Tata Cara Penjaringan dan Pemilihan Calon Ketua dan Sekretaris Jurusan / Program Studi di lingkungan UNIGA Malang.

(23)

demokratis, dan akuntabel.

Mekanisme penentuan calon Ketua dan Sekretaris Prodi melibatkan seluruh dosen yang dilakukan secara demokratis dan partisipatif. Pimpinan prodi dipilih dari dosen yang memiliki kompetensi, kemampuan psikologis, integritas, kepemimpinan dan kredibilitas yang sangat baik dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan yang bersifat operasional, organisasional, dan memiliki kepedulian yang besar terhadap kepentingan stakeholders, serta mampu melakukan kerjasama dengan pihak luar dalam melaksanakan kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi, serta dapat diterima oleh sivitas akademika prodi.

Proses pemilihan dimulai dari pembentukan panitia pemilihan Ketua dan Sekretaris Prodi yang ditentukan oleh Rektor. Selanjutnya, panitia menentukan kriteria persyaratan dan melakukan proses penjaringan. Formulir kesediaan diberikan kepada dosen yang memenuhi kriteria persyaratan untuk menjadi calon Ketua dan Sekretaris Prodi. Hasil penjaringan selanjutnya disampaikan kepada Senat Universitas untuk diadakan proses pemilihan.

Proses pemilihan dilakukan secara musyawarah dan mufakat. Bila tidak terjadi kesepakatan dari anggota senat dalam proses pemilihan tersebut, maka Ketua dan Sekretaris Prodi dipilih melalui mekanisme pemungutan suara (voting). Ketua dan Sekretaris Prodi terpilih akan ditetapkan dengan Keputusan Rektor berdasarkan pertimbangan Senat Universitas. Tahapan pemilihan Ketua dan Sekretaris Prodi ditampilkan pada Gambar 2.2dalam Lampiran 4.

Di samping itu, setiap usaha dan pengambilan keputusan pada tingkat prodi selalu diarahkan pada terealisasinya Rencana Strategis FEB (pemberlakuan berdasarkan Keputusan Dekan Nomor: 156.B/SK/FEB/UNIGA/2016 tentang Rencana Strategis Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Gajayana Malang Tahun 2016/2017 – 2020/2021), tanggal 12 September 2016

(24)

pembinaan, dan pemberhentian personil.

2. Transparan

Transparansi Prodi Akuntansi FEB UNIGA menerapkan azas keterbukaan yang ditunjukkan dengan adanya upaya-upaya penyampaian informasi secara transparan, akurat dan relevan serta mudah diakses oleh para pemangku kepentingan tentang kebijakan maupun berbagai kegiatan yang dilaksanakan.

Sebagai contoh, Bagian Administrasi Akademik dan SIM akan bertugas untuk menyediakan segala informasi bagi stakeholders. Informasi bagi pihak luar dapat diakses melalui laman UNIGA, http://www.uniga malang .ac.id/. Pelaporan administrasi Evaluasi Program Studi Berbasis Evaluasi Diri (EPSBED) yang merupakan Bagian Pangkalan Data Perguruan Tinggi (PDPT) dilaporkan ke Kopertis Wilayah VII Jawa Timur secara berkala. Selanjutnya, Prodi Akuntansi UNIGA Malang juga membangun aplikasi kegiatan administrasi akademik berupa Sistem Akademik Universitas Gajayana (SISKAVEGA) yang dapat diakses oleh sivitas akademika sesuai dengan kepentingan masing-masing.

Prodi Akuntansi juga mengembangkan keterbukaan untuk menerima masukan, kritik dan saran dari pihak yang berkepentingan, baik secara langsung maupun tidak langsung, melalui berbagai sarana-sarana komunikasi yang tersedia, seperti telpon, email, faksimili, laman UNIGA, dan kotak saran.

Untuk mewujudkan transparansi informasi pengelolaan keuangan dicerminkan dalam penyusunan rencana dan anggaran FEB yang bersifat partisipatif atau kombinasi top down bottom up, kemudian diturunkan/ diterjemahkan oleh prodi sesuai dengan kondisi dan kebutuhan prodi. Masukan dari dosen yang disampaikan dalam rapat rutin yang dilakukan setiap semester, dan masukan dari mahasiswa yang disampaikan dalam acara gathering mahasiswa dengan prodi, merupakan informasi penting yang juga digunakan sebagai dasar penyusunan program kerja dan anggarannya.

(25)

lingkungan kampus, website, dan buku pedoman.

Beberapa buku pedoman yang selalu diperbaharui secara periodik telah disediakan, seperti: Buku Pedoman Pendidikan, Buku Pedoman Penulisan Tesis, informasi perubahan kurikulum, informasi kebijakan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dilengkapi dengan buku panduan penelitian dan pedoman pengabdian kepada masyarakat, informasi seminar, dan informasi terkait lainnya. Transparansi juga ditunjukkan dengan adanya berbagai Keputusan Dekan FEB seperti Keputusan Dekan untuk penungasan dosen dalam proses pembelajaran di setiap semester, serta penugasan untuk aktivitas lain sebagai penunjang Tridharma.

3. Akuntabel

Akuntabilitas Prodi Akuntansi diwujudkan dalam penyampaian laporan pertanggungjawaban kinerja Prodi yang dilakukan secara transparan dan wajar kepada para pemangku kepentingan. Format, isi, dan sistem pelaporan sesuai dengan tata aturan yang telah ditetapkan universitas. Pertanggungjawaban kinerja Prodi juga direalisasikan pada penyampaian laporan pertanggungjawaban kinerja kepada Pimpinan Fakultas dan Universitas melalui Rapat Pimpinan (Rapim), yang dilakukan secara periodik.

Evaluasi kinerja dosen dan karyawan Prodi Akuntansi, yang mencakup prestasi kerja, sikap kerja, dan kepemimpinan, dilaporkan kepada Pimpinan Fakultas dan Universitas setiap tahun dalam bentuk Daftar Penilaian Pelaksanaan Pekerjaan (DP3) bagi Dosen dan Karyawan Tetap Yayasan dan Sasaran Kerja Pegawai (SKP) untuk Dosen PNS Dpk. pada UNIGA Malang.

Untuk mendukung tata kelola yang akuntabel terhadap proses pembelajaran, maka dilakukan pengawasan melalui pengisian angket oleh mahasiswa, untuk menilai kinerja dosen dalam proses perkuliahan. Isian angket diolah, direkapitulasi, dan dianalisis. Hasil rekapitulasi dan analisis atas pengisian angket tersebut diinformasikan kembali kepada dosen.

4. Bertanggungjawab

(26)

struktur organisasi, uraian tugas, dan etika (etika dosen, pegawai, dan mahasiswa), serta fungsi dan tanggung jawab, sebagaimana yang diatur dalam buku pedoman Faultas Ekonomi dan Bisnis UNIGA Malang.

Dalam bidang akademik, proses pembelajaran mengacu kepada pemenuhan standar BAN-PT yang diatur sesuai dengan dokumen mutu Prosedur Proses Belajar Mengajar, Nomor QP/UNIGA/09-01 yang diberlakukan berdasarkan Keputusan Rektor Nomor 014.1/SK/UNIGA/II/2008. Semua kegiatan pembelajaran akan dibuatkan Laporan Pertanggungjawaban oleh Ketua Prodi dan disampaikan ke Dekan. Untuk tujuan stakeholders eksternal, disusunlah Dokumen Mutu No. QP/UNIGA/03-04 tentang Prosedur Penanggulangan dan Pencegahan Plagiarism di UNIGA Malang, yang disusun Badan Pengembangan Pendidikan dan Penjaminan Mutu (BP3M) dan pelaksanaannya berdasarkan SK Rektor Nomor : 091.1/SK/UNIGA/VII/2013 tentang Prosedur Penanggulangan dan Pencegahan Plagiarisme di Lingkungan Universitas Gajayana Malang tertanggal 17 Juli 2017. Untuk validasi karya ilmiah mahasiswa terhadap bebas plagiat juga ditunjukkan dengan mewajibkan mahasiswa membuat surat pernyataan bebas plagiat di atas materai Rp 6.000,- yang dimuat dalam halaman bagian depan Skripsi mahasiswa.

Sebagai evaluasi pertanggungjawaban prodi terhadap mahasiswa, dosen, dan pengguna lulusan, dilaksanakan studi pelacakan (tracer study) yang di dalamnya terdapat masukan terhadap kualitas pembelajaran di Prodi Akuntansi UNIGA.

5. Adil

(27)

Dalam pengembangan SDM, seluruh dosen mendapatkan hak dan kesempatan yang sama tanpa pembedaan untuk mengikuti studi ke jenjang yang lebih tinggi atau untuk mengikuti kursus singkat yang bersifat penyegaran pengetahuan sesuai kompetensinya. Demikian pula halnya dalam pemilihan dosen tenaga kependidikan berprestasi, seluruh dosen dan tenaga kependidikan juga memiliki kesempatan yang sama untuk ikut berkompetisi untuk memperoleh penghargaan dari Rektor. Dalam hal pemilihan pimpinan struktural, para dosen juga mendapat peluang yang sama untuk mengikuti proses seleksi dan pemilihan, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

2.2 Kepemimpinan

Kepemimpinan efektif mengarahkan dan mempengaruhi perilaku semua unsur dalam program studi, mengikuti nilai, norma, etika, dan budaya organisasi yang disepakati bersama, serta mampu membuat keputusan yang tepat dan cepat.

Kepemimpinan mampu memprediksi masa depan, merumuskan dan mengartikulasi visi yang realistik, kredibel, serta mengkomunikasikan visi ke depan, yang menekankan pada keharmonisan hubungan manusia dan mampu menstimulasi secara intelektual dan arif bagi anggota untuk mewujudkan visi organisasi, serta mampu memberikan arahan, tujuan, peran, dan tugas kepada seluruh unsur dalam perguruan tinggi. Dalam menjalankan fungsi kepemimpinan dikenal kepemimpinan operasional, kepemimpinan organisasi, dan kepemimpinan publik. Kepemimpinan operasional berkaitan dengan kemampuan menjabarkan visi, misi ke dalam kegiatan operasional program studi. Kepemimpinan organisasi berkaitan dengan pemahaman tata kerja antar unit dalam organisasi perguruan tinggi. Kepemimpinan publik berkaitan dengan kemampuan menjalin kerjasama dan menjadi rujukan bagi publik.

Jelaskan pola kepemimpinan dalam Program Studi.

Kepemimpinan Prodi Akuntansi mampu berjalan efektif dengan cara mengarahkan dan mempengaruhi perilaku semua unsur dalam prodi. Kepemimpinan prodi mengacu pada nilai, norma, etika, dan budaya yang disepakati bersama, serta mampu membuat keputusan yang tepat dan cepat. Dalam kepemimpinannya, pimpinan Prodi Akuntansi UNIGA Malang selalu memberikan arahan, tujuan, peran, dan tugas kepada seluruh unsur dalam prodi.

(28)

operasional, kepemimpinan organisasi, dan kepemimpinan publik.

1. Kepemimpinan Operasional

Kepemimpinan operasional Prodi Akuntansi UNIGA Malang telah berjalan secara efektif. Setiap unsur atau unit organisasi telah menjalankan tupoksinya sesuai dengan ruang lingkup pekerjaannya. Kepemimpinan operasional juga tercermin dalam mengkoordinasikan dan mengarahkan setiap kegiatan akademik dan non akademik, menyampaikan permasalahan melalui rapat rutin yang dilakukan pada setiap semester menjelang perkuliahan dimulai, dan di akhir semester, ketika perkuliahan selesai.

Pola kepemimpinan Prodi Akuntnasi UNIGA Malang menganut pola kepemimpinan demokratis, akomodatif, partisipatif, dan profesional. Pola kepemimpinan ini digunakan dalam rangka mencapai visi dan misi Prodi. Pimpinan Prodi melaksanakan tugasnya dengan cara memberikan wewenang kepada stafnya. Unsur pimpinan senantiasa mengkomunikasikan dan/ atau mendiskusikan dengan para bawahannya terlebih dahulu atas keputusan yang akan diambilnya. Para staf Program Studi ikut berpartispasi dalam proses pengambilan keputusan dengan memberikan masukan kepada pimpinan.

Pimpinan Prodi juga berusaha mengakomodir kepentingan stakeholders, yang didasarkan kepada informasi, masukan, dan saran yang berasal dari stakeholders. Selanjutnya, pimpinan bersama stakeholders melakukan koordinasi dan diskusi secara intensif hingga menghasilkan suatu keputusan. Dalam menjalankan fungsi kepemimpinan operasional, kepemimpinan Prodi dilengkapi dengan penerapan 4 (empat) elemen manajerial yaitu: perencanaan, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi, dan perbaikan atau tindak lanjut (PDCA = Planning, Doing, Controlling, Action).

Dasar pelaksanaan kegiatan adalah program kerja yang dibuat untuk per semester/ per tahun. Ketua bersama dengan Sekretaris Prodi menyusun program kerja tahunan dalam Rencana Kegiatan dan Anggaran (RKA). Penyusunan Program kerja didasarkan pada visi, misi dan tujuan Prodi.

(29)

dipertanggungjawabkan kepada Dekan. Hasil pelaksanaan program kerja selanjutnya dipakai dasar untuk melakukan evaluasi dalam pelaksanaan program kerja selanjutnya.

2. Kepemimpinan Organisasi

Pimpinan Prodi Akuntansi FEB UNIGA memiliki karakteristik kepemimpinan organisasi yang kuat dan professional, yang ditunjukkan dengan kemampuannya dalam menggerakkan dan mengarahkan semua unsur untuk mewujudkan visi prodi. Dalam menggerakkan dan mengarahkan sivitas akademika, pimpinan prodi senantiasa mengikuti nilai, norma, etika, dan budaya atau kebiasaan-kebiasaaan yang merupakan kesepakatan bersama.

Untuk mewujudkan visi, Pimpinan Prodi Akuntansi FEB UNIGA melakukan berbagai kegiatan yang mendukung, meliputi: (1) pembaharuan kurikulum yang dilakukan secara periodik, yakni dalam setiap 4 (empat) tahun, (2) peningkatan kualifikasi SDM melalui seminar, workshop, dan pertemuan ilmiah lainnya, baik di dalam maupun luar negeri, (3) melakukan studi pelacakan alumni secara rutin, (4) merumuskan rencana operasional yang mengacu pada Renstra Fakultas, yang memuat didalamnya berbagai program kerja tahunan, dan (5) menjalin kerjasama di bidang pendidikan, penelitian, dan pelayanan/ pengabdian kepada masyarakat dengan berbagai pihak di luar Prodi.

Selanjutnya, dalam menjalankan fungsi kepemimpinan organisasi, Pimpinan Prodi senantiasa mematuhi dalam mengiplementasikan mekanisme, prosedur, dan tata kerja diantara setiap anggota staf. Kerjasama dan koordinasi dengan unit kerja yang lain juga dilakukan secara periodik. Untuk kegiatan yang bersifat rutin, koordinasi dilakukan setiap bulan sekali. Pimpinan Prodi juga senantiasa memberikan laporan pertanggungjawabannya kepada Dekan FEB dan Rektor Universitas sebagai bentuk pertanggungjawaban atas pelaksanaan kegiatan Prodi.

3. Kepemimpinan Publik

(30)

dengan berbagai institusi. Ketua Prodi ikut serta melakukan negosiasi kerjasama dengan pihak luar sesuai dengan kewenangan yang dimilikinya. Kerjasama yang dibangun memiliki payung hukum melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Rektor dengan pihak terkait atau Dekan FEB dengan pihak luar. Kerjasama yang dibangun dengan berbagai pihak, meliputi intansi pemerintah, swasta, maupun organisasi professional. Hal ini menunjukkan bahwa Ketua Program Studi mampu menjalankan kepemimpinan publik dengan baik.

Beberapa bentuk kerjasama Prodi Akuntansi FEB UNIGA dengan pihak luar meliputi kegiatan di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Kerjasama yang telah dibangun Prodi dengan pihak luar meliputi kerjasama dengan Pemerintahan Kota Malang, Universitas Brawijaya, Polinema, VEDC, Perum Jasa Tirta, Universitas Negeri Malang, Kantor Pajak, Beberapa SMK di Jawa Timur, Ikatan Akuntan Indonesia (IAI), Konsultan Akuntansi dan Pajak: AD Consultant, CV. Cipta Jasa Tama, CV. Cipta Mandiri Konsultan; UKM: Citra Florist, Weverx Sablon, Posdaya Edelweis, Posdaya Nusa Indah, dan Posdaya Teratai Putih.

Kepemimpinan publik prodi juga ditunjukkan dengan dipercayanya Pimpinan Prodi menjadi tenaga profesional pada berbagai institusi di luar UNIGA, antara lain sebagai penguji kompetensi siswa SMK, sebagai konsultan pajak, sebagai pimpinan antara lain AD Consulting, CV. Cipta Jasa Tama, CV. Cipta Mandiri Konsultan.

2.3 Sistem Pengelolaan

Sistem pengelolaan fungsional dan operasional program studi mencakup planning, organizing, staffing, leading, controlling dalam kegiatan internal maupun eksternal.

Jelaskan sistem pengelolaan Program Studi serta dokumen pendukungnya.

(31)

pengorganisasian, pengembangan staf, pengawasan, pengarahan, representasi, dan penganggaran.

1. Perencanaan (Planning)

Program Studi melakukan fungsi perencanaan yang merujuk pada visi, misi, tujuan, sasaran, serta merupakan penjabaran dari Renstra Fakulas Ekonomi dan Bisnis. Perencanaan yang dilakukan mencakup program kerja yang terukur dan realistik untuk dicapai pada berbagai bidang antara lain: (1) pendidikan dan pengajaran, (2) keilmuan dan penelitian, (3) pengabdian kepada masyarakat, (4) kemahasiswaan dan hubungan alumni, (5) sumber daya manusia, (6) keuangan.

Penyusunan program kerja Prodi dilakukan secara terpadu dengan melakukan evaluasi terlebih dahulu terhadap program kerja tahun sebelumnya. Apabila ada program kerja yang belum terlaksana, maka program tersebut ditinjau kembali tingkat kepentingannya dan bisa direncanakan kembali pada tahun berikutnya.

Berdasarkan program kerja yang telah dibuat, disusunlah anggaran tahunan Prodi (satu tahun akademik). Program kerja beserta anggaran tahunannya didiskusikan dalam rapat Prodi untuk finalisasi. Hasil penyusunan program kerja beserta anggarannya, merupakan Rencana Kegiatan dan Anggaran Tahunan (RKAT) prodi. RKAT Prodi selanjutnya dikoordinasikan dengan RKAT Prodi lain untuk diajukan ke Dekan FEB untuk mendapatkan pengesahan sebagai RKAT FEB.

2. Pengorganisasian (Organizing)

Pimpinan Prodi mengorganisasikan pelaksanaan Tridharma Pergururuan Tinggi yang dilaksanakan oleh Dosen Tetap Prodi Akuntansi. Dalam mengorganisasikan kegiatan pembelajaran, Ketua bersama dengan Sekretaris Prodi mengatur dosen sesuai dengan bidang keahliannya untuk ditugaskan sebagai dosen pengampu mata kuliah, pembimbing akademik, pembimbing skripsi, pendamping seminar proposal dan penguji skripsi, dan mengkoordinir pelaksanaan ujian semester (UTS dan UAS). Semua penugasan didukung dengan penerbitan Surat Keputusan dan/ atau Surat Tugas Dekan FEB.

(32)

mengawasi pelaksanaan perkuliahan sesuai rumpun mata kuliah dengan berpedoman pada RPS dan RPP, serta kontrak perkuliahan. Pengkoordinasian juga dilakukan dalam hal penyusunan kurikulum yang dilengkapi dengan RPS dan RPP, dan Kontrak Perkuliahan.

Dalam upaya meningkatan kinerja dosen dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, Prodi bersama Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas mengatur kegiatan ini melalui penyelenggaraan kompetisi hibah penelitian dan mendorong dosen untuk mengikuti kompetisi untuk memenangkan hibah kompetitif yang ada di universitas maupun skim-skim penelitian yang ada di Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM) Kemenristekdikti.

3. Pengembangan Staf (Staffing)

Staffing merupakan salah satu fungsi manajemen yang berupa penyusunan personalia pada suatu organisasi sejak dari merekrut tenaga kerja, pengembangannya, sampai dengan usaha agar setiap tenaga kerja berdaya guna secara maksimal bagi organisasi. Staffing berhubungan dengan penempatan orang-orang yang akan memangku masing-masing jabatan yang ada dalam organisasi.

Pelaksanaan fungsi staffing yang mengatur unit, tugas pokok, dan fungsi masing-masing satuan kerja di Prodi Akuntansi FEB UNIGA telah dilaksanakan sesuai dengan tata aturan yang berlaku di universitas. Penempatan personalia di Prodi Akuntansi FEB UNIGA dilakukan secara efisien dan efektif. Hal ini ditunjukkan melalui struktur organisasi yang ramping dan orang-orang yang berkompeten di bidangnya.

(33)

pengajar, pembimbing, dan penguji sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku, juga berbagai peraturan yang berlaku di lingkungan Universitas Gajayana Malang.

4. Pengarahan (Leading)

Sesuai dengan AD/ ART Universitas Gajayana Malang, pengelolaan Prodi mengacu pada arah kebijakan yang visioner, transparan, dapat diterima oleh semua pihak dan membawa perubahan ke arah perbaikan. Setiap aktivitas yang dilakukan oleh Prodi, dipandu oleh sistem yang mengarah pada kebijakan tersebut. Ketua Prodi akan mempertanggung jawabkan semua aktivitas yang telah dilakukan selama kurun waktu tertentu. Upaya untuk memperbaiki kualitas suatu kegiatan, dilakukan melalui analisis dampak dan manfaat kegiatan. Manajemen yang bersifat terbuka, akan mendukung setiap upaya perbaikan, sehingga memberikan semangat dan iklim perbaikan.

Fungsi kepemimpinan dalam pelaksanaan kegiatan ditunjukkan manakala Ketua Prodi mengarahkan, memberikan motivasi, dan melakukan komunikasi kepada seluruh anggota dalam rangka mencapai visi, misi, sasaran, dan tujuan. Aktivitas pengarahan dan motivasi dilakukan antara lain dengan memberikan ketauladanan dan penegakan reward and punishment seperti pemberian penghargaan bagi dosen yang berprestasi dan memberi peringatan kepada dosen yang kinerjanya belum optimal, sehingga akan meningkatkan prestasi dosen dalam melaksanakan kegiatan Tridharma Perguruan Tinggi.

Dalam kegiatan yang nyata, pengarahan oleh Ketua dan Sekretaris Prodi kepada semua unsur dalam Prodi dilakukan melalui rapat-rapat yang diselenggarakan setiap semester, menyangkut pelaksanaan tridharma perguruan tinggi di Prodi.Selain melalui rapat Prodi, pengarahan juga dilakukan secara langsung kepada dosen secara individu maupun kelompok.

5. Pengawasan (Controlling)

(34)

Pengawasan dan monevin terhadap pelaksanaan aktivitas akademik Prodi menyangkut pengawasan aktivitas Tridharma, yaitu proses pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Pelaksanaan aktivitas/ kegiatan dimonitor dan dievaluasi secara periodik sesuai dengan pedoman yang ada. Monevin dilaksanakan secara terstruktur terhadap setiap komponen dan proses yang ada dalam suatu kegiatan. Outcome yang berupa parameter keberhasilan dibandingkan antara capaian dengan sasaran mutu. Hasil monevin digunakan sebagai dasar untuk melakukan tindak lanjut yang diperlukan.

Sebagai contoh: monevin yang dilakukan pada proses pembelajaran dilakukan setiap bulan sekali terhadap kehadiran dosen dalam mengajar. Laporan aktivitas mengajar dilakukan oleh Prodi untuk disampaikan ke Fakultas. Jika diketahui ada kekurangan jumlah mengajar terhadap salah satu dosen untuk mata kuliah tertentu, maka hal ini segera diketahui. Dosen yang bersangkutan akan dipanggil dan diminta untuk menambah jumlah mengajarnya, sehingga dari segi kuantitas mengajar bisa terpenuhi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Monevin terhadap pelaksanaan proses pembelajaran tersebut dilakukan melalui evaluasi kinerja dosen dengan menggunakan instrumen jurnal mengajar harian/ mingguan. Instrumen lainnya yang digunakan untuk monevin terhadap kinerja dosen dalam mengajar berupa kuesioner yang diberikan kepada mahasiswa untuk menilai proses pembelajaran pada setiap mata kuliah selama satu semester.

Rekapitulasi hasil evaluasi kinerja dosen disampaikan kepada Prodi untuk diambil tindakan seperlunya dan disampaikan kepada dosen sebagai masukan untuk perbaikan mutu proses pembelajaran. Pengawasan kegiatan akademik lainnya adalah adanya peninjauan SAP/ silabus atau RPS/RPP, dan Kontrak Perkuliahan yang dilakukan berdasarkan kebutuhan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

(35)

proposal hingga penyampaian Laporan Hasil Akhir. Serangkaian kegiatan monevin kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat juga melalui penyelenggaraan seminar proposal dan seminar hasil penelitian yang terjadwal, serta penulisan artikel atas hasil penelitian.

Untuk meningkatkan kemampuan meneliti dosen muda, maka Prodi bekerjasama dengan LPPM melakukan proses pembimbingan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dengan menyelenggarakan workshop metodologi penelitian dan pengabdian kepada masyarakat secara berkala, dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan para dosen.

Untuk pengawasan aspek akademik dan non akademik secara keseluruhan, pelaksanaannya dilakukan melalui Audit Mutu Internal (AMI) dari BP3M dan/ atau UPM. Pengawasan terhadap aspek non akademik, misal aspek keuangan dilakukan melalui pelaksanaan audit keuangan internal yang mencakup penggunaan anggaran dan ketercapaian pelaksanaan kegiatannya. Berdasarkan laporan audit internal tersebut, Ketua Prodi dapat menentukan langkah-langkah yang diperlukan untuk peningkatan mutu pendidikan maupun non akademik.

2.4 Penjaminan Mutu

Bagaimanakah pelaksanaan penjaminan mutu pada Program Studi? Jelaskan.

Penjaminan mutu dimaksudkan untuk memastikan bahwa kualitas penyelenggaraan kegiatan akademik berjalan sesuai dengan standar mutu dan penyelenggaraan Prodi telah sesuai dengan peraturan yang berlaku dan kepentingan stakeholders, disertai umpan balik dan ada tindak lanjutnya.

(36)

penjaminan mutu di lingkungan UNIGA Malang dilakukan oleh BP3M. Badan ini bertugas untuk memastikan bahwa implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) di semua unit kerja berjalan dengan baik, meliputi 5 (lima) langkah penjaminan mutu, yaitu: Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi Pelaksanaan, Pengendalian Pelaksanaan, dan Peningkatan Standar Dikti (PPEPP).

Berbagai dokumen mutu telah dihasilkan oleh badan ini dan berdasarkan dokumen-dokumen mutu yang ada, pengelolaan prodi tentunya didarkan pada dokumen-dokumen mutu yang ada. Tim Penjaminan mutu yang dikoordinir oleh BP3M melakukan tugasnya, antara lain: (1). melakukan evaluasi proses pembelajaran dan melaporkan hasil evaluasi tersebut kepada Dekan secara berkala (tiap semester); (2) memberikan masukan dalam rangka peningkatan mutu pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi.

Tim ini sekaligus sebagai tim pelaksana penjaminan mutu Prodi, sehingga dalam melaksanakan tugasnya, tim BP3M juga sebagai pelaksana penjaminan mutu di tingkat Prodi. Tim BP3M bertugas untuk merencanakan dan melaksanakan sistem penjaminan mutu akademik secara keseluruhan di lingkungan Universitas Gajayana Malang, menyusun instrumen/ perangkat yang diperlukan dalam rangka pelaksanaan sistem penjaminan mutu akademik, memonitor pelaksanaaan sistem penjaminan mutu akademik, melaksanakan audit dan evaluasi pelaksanaan sistem penjaminan mutu akademik, serta melaporkan secara berkala pelaksanaaan sistem penjaminan mutu akademik kepada Dekan.

Segala upaya peningkatan mutu penyelenggaraan pendidikan dilakukan secara terus menerus dan berkelanjutan, sehingga dapat tumbuh budaya mutu mulai dari penetapan standar, pelaksanaan standar, mengevaluasi pelaksanaan standar dan terus melakukan peningkatan kualitas standar (Continuous Quality Improvement).

(37)

pelaksanaan kegiatan Tridharma PT.

Berbagai dokumen mutu yang telah ada untuk mendukung pelaksanaan kegiatan Tridharma PT antara lain: Pedoman Mutu, Prosedur Pengendalian Dokumen, Prosedur Komunikasi Internal, Prosedur Tata Laksana Persuratan, Prosedur Penyelenggaraan Rapat Rutin, Prosedur Penerimaan MABA, Prosedur Proses Belajar Mengajar, Prosedur Umum Penyelesaian Skripsi Prosedur Umum sebelumnya didiskusikan dan disosialisasikan di tingkat Prodi, tenaga akademik, tenaga kependidikan dan mahasiswa di Prodi. Selanjutnya, BP3M bersama tim dari Prodi dan Fakultas akan memonitor setiap kegiatan dan melakukan evaluasi dengan melakukan revisi pada setiap dokumen. Tidak lanjut dari setiap laporan akan dilakukan sebagaimana yang diperlukan.

Dengan demikian, dalam menjamin pelaksanaan kegiatan akademik dapat dipastikan bahwa penyelenggaraannya sesuai dengan standar mutu yang telah ditetapkan, perkuliahan mengacu pada Silabus/SAP atau RPS (Rencana Pembelajaran Semester) dan RPP (Rencana Pembelajaran per Pertemuan) , dan Kontrak Perkuliahan. Secara operasional kegiatan akademik selalu mengacu pada Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan, antara lain: 1) SOP Proses Pembelajaran, 2) SOP Ujian Semester, 3) SOP Ujian Skripsi, 4) SOP Penelitian Dosen, 5) SOP Validasi Karya Ilmiah Mahasiswa, 6) SOP Peninjauan Kurikulum.

Beberapa kegiatan yang telah dilakukan Prodi dalam penjaminan kualitas seperti:

1. Peninjauan ulang terhadap kurikulum. Peninjuan ulang ini dilakukan setiap 4 (empat) tahun sekali dengan melibatkan Prodi, Pengelola Program, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, dan pengguna lulusan.

(38)

dengan menyediakan daftar presensi untuk setiap mata kuliah yang diberikan oleh tenaga kependidikan sebagai petugas monitoring terhadap kehadiran dosen. Masing-masing dosen diharuskan mengisi jurnal proses pembelajaran sesuai ketentuan.

3. Pada satu semester penyelenggaraan kuliah, Prodi melakukan evaluasi terhadap kualitas belajar mahasiswa dengan menyelenggarakan Ujian Tengah Semester dan Ujian Akhir Semester, dan pada akhir masa studi, Prodi menyelenggarakan Ujian Skripsi bagi mahasiswa yang telah menyelesaikan seluruh kewajiban perkuliahannya. mahasiswa. Kelangsungan mahasiswa dipantau dengan cara memonitor jumlah sks dan IPK per semester untuk setiap mahasiswa. Hal ini dilakukan untuk mengetahui perkembangan prestasi mahasiswa dalam perkuliahan. Prodi juga mengukur kualitas lulusan dengan menghitung IPK rata-rata lulusan, lama penyelesaian tugas akhir serta mengetahui hambatan yang dihadapi dalam proses penyusunan tugas akhir. Hal ini dimaksudkan untuk menghindari tingginya tingkat drop out (DO).

Dengan dikeluarkannya Peraturan Pemerintah (PP) no. 44 tahun 2015 mewajibkan pengelolaan dan penyelenggaraan Perguruan Tinggi (PT) mengikuti Standar Nasional Perguruan Tinggi (SN Dikti) dan siklus Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) menggunakan PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian dan Peningkatan). Menurut pasal 66 huruf d PP no. 44 tersebut PT diberi kesempatan 2 tahun dalam penetapannya.

(39)

Kegiatan yang dilakukan oleh BP3M diawali dengan diseminasi tentang SPMI yang diikuti oleh unsur pimpinan dan pengelola SPMI baik tingkat Universitas maupun tingkat Fakultas pada tanggal 6 Juni 2017. Tindak lanjut dari Diseminasi SPMI adalah terbitnya Surat Keputusan Rektor Nomor: 103/SK/UNIGA/VII/2017 tertanggal 20 Juli 2017 tentang Kelembagaan/ Organisasi Penyelenggaraan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) di Lingkungan Universitas Gajayana Malang.

(40)

2.5 Umpan Balik

Apakah program studi telah melakukan kajian tentang proses pembelajaran melalui umpan balik dari dosen, mahasiswa, alumni, dan pengguna lulusan mengenai harapan dan persepsi mereka? Jika Ya, jelaskan isi umpan balik dan tindak lanjutnya.

Prodi Akuntansi FEB UNIGA telah melakukan kajian tentang proses pembelajaran melalui umpan balik dari dosen, mahasiswa, alumni, dan pengguna lulusan. Isi umpan balik dan tindak lanjutnya disajikan pada tabel 2.1 berikut:

Tabel 2.2 Umpan Balik Proses Pembelajaran

Umpan

Balik dari Isi Umpan Balik Tindak Lanjut

(1) (2) (3)

Dosen

Proses Pembelajaran

 Pengiriman jadwal kuliah, surat penugasan, RPP, RPS, dan kontrak perkuliahan paling lambat 7 hari sebelum perkuliahan dimulai di awal semester.  Pemanfataan artikel ilmiah sebagai salah satu

bahan penugasan bagi mahasiswa

 Penyediaan referensi (buku-buku teks) dan

langganan jurnal yang lebih banyak dan lebih baru  Menyelenggarakan koordinasi dengan dosen

secara berkala

Sarana dan Prasarana Pembelajaran

 Kebersihan kelas tetap terjaga

 Melengkapi setiap kelas dengan LCD Projector  Melaksanakan e-learning

 Menngkatkan Layanan Sistem Informasi

Akademik Universitas Gajayana (SISKAVEGA)

Penyempurnaan kurikulum

 Pengkajian dan Peninjauan kurikulum secara berkala

 Pembaharuan Kurikulum dilakukan dengan mengacu pada aturan pemerintah dan ketentuan organisasi profesi Ikatan Akuntan Indonesia (IAI), serta benchmarking ke Prodi Akuntansi UB, Unair, UGM

Peningkatan mutu layanan

 Meningkatkan kecepatan layanan dan komunikasi melalui pemanfaatan email, SMS, BBM,

Whatsapp, dan media sosial

 Memberi kemudahan mahasiswa dalam komunikasi dengan dosen

(41)

Umpan

Balik dari Isi Umpan Balik Tindak Lanjut

(1) (2) (3)

Mahasiswa

Proses pembelajaran

 Pemantauan kehadiran dosen secara rutin dan memberi peringatan kepada dosen yang kurang tertib dalam proses pembelajaran

 Mewajibkan dosen untuk melalukan penggantian perkuliahan di waktu lain, jika dosen tidak mengajar pada jadwal yang telah ditetapkan  Dosen dan wakil mahasiswa melakukan

koordinasi dengan memanfaatkan teknologi informasi

Sarana dan prasarana pembelajaran

 Penambahan jumlah buku referensi untuk matakuliah bidang akuntansi

 Membersihkan kursi kuliah dari coretan tulisan kurang pantas/jorok

 Melengkapi ruang kuliah dengan jam dinding dan kalender

 Peningkatan kebersihan dan kelengkapan toilet  Peningkatan keamanan layanan parkir

 Penambahan kecepatan koneksi internet  Pendirian gazebo untuk tempat diskusi di luar

kelas

 Penambahan stop kontak listrik di tempat-tempat strategis

 Perbaikan kantin agar lebih representatif

Kegiatan Ilmiah

 Menyelenggarakan seminar dan kuliah tamu dengan pembicara dari kalangan praktisi dan akademisi

 Menyelenggarakan pelatihan penyusunan proposal penelitian dan kegiatan PKM

Penyempurnaan kurikulum

 Melaksanakan pembelajaran berbasis laboratorium  Melaksanakan pembelajaran dengan Case Based

Learning/ CBL

Administrasi Akademik

 Meningkatkan layanan kepada mahasiswa untuk layanan KRS, KHS, Transkrip, dan surat menyurat  Meningkatkan layanan informasi akademik

melalui website

 Prodi menghimbau kepada dosen untuk bersedia berkomunikasi secara langsung maupun berbasis teknologi informasi

(42)

Umpan Balik

dari Isi Umpan Balik Tindak Lanjut

(1) (2) (3)

Alumni

Proses pembelajaran

 Pencangkokan dosen baru ke dosen senior dalam proses perkuliahan

 Melaksanakan studi lapangan ke perusahaan

 Menyelenggarakan praktikum bidang akuntansi

Sarana dan prasarana

pembelajaran dan pendukung

 Penambahan jumlah buku referensi untuk matakuliah bidang akuntansi

 Membersihkan kursi kuliah dari coretan tulisan tidak senonoh/tidak pantas  Peningkatan keamanan layanan parkir  Penambahan kecepatan koneksi internet  Pendirian gazebo untuk tempat diskusi di

luar kelas

 Menambah fasilitas laboratorium

(memperbaharui computer, memperbaiki AC, menambah stop kontak listrik)

Penyempurnaan kurikulum

 Pengkajian dan Peninjauan kurikulum secara berkala

 Melaksanakan pembelajaran berbasis laboratorium

 Melaksanakan pembelajaran dengan Case Based Learning/ CBL

 Menghimbau dosen agar memberikan jadwal bimbingan yang disepakati bersama dan bila jadwal berubah agar menyampaikan perubahan jadwal melalui SMS, BBM, Wahtsapp, dll.

Kegiatan Ilmiah  Menyelenggarakan seminar dan kuliah tamu dengan alumni sebagai pembicara

Layanan administrasi

 Melakukan pelatihan layanan prima bagi karyawan dan menghimbau kepada karyawan dalam berbagai rapat agar bersikap dan berperilaku lebih ramah, sopan, dan professional

Kinerja Dosen dalam kegiatan Tridharma PT

 Memberikan peringatan kepada dosen yang sering terlambat mengajar dan tidak ada pemberitahuan

(43)

Umpan Balik

dari Isi Umpan Balik Tindak Lanjut

(1) (2) (3)

 Mengirim dosen ke beberapa acara pertemuan ilmiah (seminar/ workshop) untuk peningkatan kemampuan mengajar  Memberi kesempatan bagi dosen untuk

melakukan kerjasama dengan pihak luar kampus dalam rangka meningkatkan kompetensi sebagai dosen bidang akuntansi

 Melaksanakan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dengan melibatkan mahasiswa sebagai

 Pelatihan Bahasa Inggris secara Aktif  Pelatihan Kepribadian

 Peningkatan kemampuan presentasi mahasiswa di kelas dengan teknik

presentasi dan bahasa tubuh yang menarik  Penerapan metode Student Centered

Learning pada proses pembelajaran agar membiasakan mahasiswa aktif

Peningkatan kemampuan kerja tim

 Pengerjaan tugas-tugas dosen secara berkelompok untuk melatih kemampuan kerja tim

Kemampuan sosialisasi dalam berorganisasi

 Pelaksanaan kegiatan kemahasiswaan secara efektif untuk meningkatkan kemampuan berorganisasi

 Melaksanakan pelatihan dan pembinaan keorganisasian dan leadership/

kemampuan kepemimpinan, berdiksusi dan membangun kemampuan mengritik dan dikritik

Peningkatan wawasan

pengetahuan dan informasi terbaru

 Peningkatan kuantitas kuliah umum dari pakar (akademisi dan praktisi)

menyangkut perkembangan dunia bisnis, akuntansi dan perpajakan

 Mengikutsertakan mahasiswa dalam lomba-lomba ilmiah maupun ketrampilan  Mengikutsertakan mahasiswa dalam

(44)

2.6 Keberlanjutan

Jelaskan upaya untuk menjamin keberlanjutan (sustainability) program studi ini, khususnya dalam hal:

Beberapa upaya yang dilakukan untuk menjamin keberlanjutan (sustainability) Prodi sebagai berikut:

a. Upaya untuk peningkatan animo calon mahasiswa

Upaya Prodi untuk meningkatkan animo masyarakat untuk dapat memilih Prodi Akuntansi sebagai tempat studi dengan melakukan perbaikan mutu pendidikan secara terus menerus, sehingga memperoleh Nilai Akreditasi B

dari BAN-PT berdasarkan Keputusan Nomor

157/SK/BAN-PT/Ak-XVI/S/VII/2013 tentang status nilai, peringkat, dan masa berlaku hasil akreditasi Program Studi Akuntansi di Perguruan Tinggi, tertanggal 20 Juli 2013. Nilai akreditasi yang pernah diperoleh paling tidak dipertahankan, dan Prodi Akuntansi selalu berupaya untuk dapat meningkatkan peringkat akreditasinya menjadi “A”. Prodi Akuntansi sadar bahwa nilai akreditasi ini tentu saja menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat untuk mempercayakan pendidikannya ke Prodi Akuntansi FEB UNIGA Malang. Komunikasi dengan masyarakat (calon mahasiswa) juga dilakukan secara intensif melalui berbagai cara/ wadah, baik yang bersifat ilmiah maupun penunjang kegiatan ilmiah yang diselenggarakan oleh Universitas, FEB dan Prodi Akuntansi, maupun oleh Fakultas/ Prodi di lingkungan UNIGA Malang.

(45)

akademik maupun administrasi keuangan yang memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi mahasiswa, serta memberikan beasiswa kepada alumni Universitas Gajayana yang menjadi lulusan terbaik.

Promosi eksternal dilakukan dengan cara menjalin hubungan baik dengan beberapa instansi pemerintah, swasta, perguruan tinggi, organisasi profesional, serta para alumni Universitas Gajayana maupun Perguruan Tinggi lainnya, seperti alumni Universitas Brawijaya Malang dan Universitas Negeri Malang. Penyampaian informasi tentang Prodi dilakukan melalui penyebaran leaflet, mengikuti kegiatan pameran pendidikan (edufair) di berbagai wilayah Indonesia, melaksanakan kegiatan seminar dan pelatihan bagi pengusaha, guru, dan karyawan instansi pemerintah maupun swasta. Selain itu, Prodi juga membentuk Tim Promosi yang ditugasi untuk bersilaturahmi ke instansi-instansi. Salah satu cara yang dilakukan adalah menyelenggarakan Safari Pendidikan ke SMA/SMK/MA Negeri dan Swasta di wilayah Jawa Timur khususnya, dan Indonesia Tmur, dalam tema UNIGA BERBAGI UNTUK NEGERI.

b. Upaya peningkatan mutu manajemen

Peningkatkan mutu manajemen yang dilakukan oleh Prodi meliputi peningkatan mutu manajemen akademik dan non akademik sebagai penunjang kegiatan akademik/ pembelajaran. Peningkatan manajemen yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pimpinan Prodi dan tenaga kependidikan dilakukan dengan mengadakan pelatihan bagi Pimpinan dan tenaga kependidikan yang ada di Prodi. Pelatihan yang telah diikuti antara lain pelatihan SPMI, pengajaran berbasis multimedia, penyelenggaraan pembelajaran dengan e-learning, pelatihan softskill.

Program Sudi juga melakukan rapat tinjauan manajemen (RTM) yang dilakukan secara periodik sebagai sarana evaluasi dan perencanaan perbaikan. Peningkatan dan pemutakhiran sarana prasarana serta penggunaan internet telah dilakukan yang digunakan sebagai sarana komunikasi antar manajemen.

Gambar

Tabel  1.1  Tingkat  Pemahaman  Dosen,  mahasiswa  dan  tenaga  kependidikan
Tabel  1.2   Sasaran Program Studi
Tabel 2.2   Umpan Balik Proses Pembelajaran
Gambar 2.1: Bagan Struktur Organisasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis – Prodi Akuntansi
+5

Referensi

Dokumen terkait