• Tidak ada hasil yang ditemukan

Inferensia Vektor Rata Rata siswa

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Inferensia Vektor Rata Rata siswa"

Copied!
18
0
0

Teks penuh

(1)
(2)
(3)
(4)
(5)
(6)

B. Perbandingan Beberapa Rata-Rata Peubah Ganda I. Perbandingan Data Berpasangan

Misalkan :

X1ij : peubah ke-i dengan perlakuan I X2ij : peubah ke-i dengan perlakuan II

i = 1,2,3, …,p ; j = 1,2, 3, …,n

Dij = X1ij - X2ij : perbedaan dari pasangan peubah2 acak

Dj = [ D1j D2j D3j …. Dpj ] : vektor acak dari perbedaan2 E (Dj) = δ Cov(Dj) = d

(7)
(8)
(9)

II. Perbandingan Perlakuan (

treatment

) dari

Pengukuran Berulang (

repeated measures

)

a. Pengujian Hipotesis (

Hypothesis Testing

)

Asumsi :

X

qx1

~

N

q

(

μ

,

Σ

)

q: banyaknya perlakuan

Hipotesis Statistik: H

o

:

C

μ

=

0

H

1

:

C

μ

0

(10)

x

(11)

(12)

C. Perbandingan Vektor Rata-Rata dari

Dua Populasi Independen

I.

Pengujian Hipotesis (Hypothesis Testing)

Asumsi : X

I

~

N

p

(

μ

I

,

Σ

I

)

X

II

~

N

p

(

μ

II

,

Σ

II

)

(13)

1. Asumsi :

Σ

I

=

Σ

II

=

Σ

tidak diketahui nilainya

Σ

=

S

g

=

S

g

: matriks ragam-peragam sampel gabungan

(

pooled

) dari kedua populasi

(14)

x

x

x

(15)

x

(16)

III. Selang Kepercayaan (Confidence Interval)

1. Selang Kepercayaan simultan (μIi μIIi) pada (1- α)100%:

ℓ’ ( I - II) ± √ c2 (1/n

I + 1/nII) Sg

2. Selang Kepercayaan simultan (μIi μIIi) pada (1- α)100%: ( Metode Bonferroni )

(17)

2. Asumsi : ΣI ≠ ΣII dan tidak diketahui nilainya

Apabila Ho tidak ditolak, dapat diartikan bahwa pada tingkat

kepercayaan sebesar (1- α)100% vektor (μI μII) = δo

berada dalam wilayah ellipse.

(18)

*) Selang Kepercayaan simultan (μIi μIIi) pada (1- α)100%:

ℓ’ ( I - II) ± √ χ2α;p ℓ’ (1/nI SI + 1/nII SII)

Untuk penggunaan sampel yang sama besar dari masing-masing

Referensi

Dokumen terkait

Kelainan refraksi tersebut dapat menyebabkan perubahan pada rigiditas dari sklera ,sehingga akan terjadi pengukuran bola mata yang tidak akurat bila dilakukan pengukuran

51 4.3 Perbandingan Hasil Ramalan dari ARIMA dengan RBFNN Setelah dilakukan peramalan jumlah bilangan sunspot dengan metode ARIMA dan RBFNN, maka perbandingan hasil kedua

Faktor koreksi persamaan diperoleh dari data pengukuran konsentrasi sedimen suspensi (data pengukuran laboratorium dan lapangan) yang digunakan dalam penelitian ini,

Perlakuan M9 memiliki umur tanaman yang lebih panjang dari perlakuan lain terutama pada fase vegetatif sehingga genotip ini memiliki tanaman yang lebih tinggi dari perlakuan

Langkah yang diambil untuk memperoleh perbandingan hasil pengukuran keterampilan belajar antara pembelajaran yang dilakukan menggunakan perlakuan pendekatan problem based

Perbedaan pengujian hipotesis dengan menggunakan maksimum likelihood dan hotteling T 2 pada normal multivariate.Menetapkan interval kepercayaan yang lebih pendek dari hotelling T

Untuk setiap running aliran pada data laboratorium, misal RUN RQ1S1, ada 5 pengukuran data distribusi konsentrasi sedimen suspensi (dan distribusi kecepatan), dari tengah saluran

Hasil uji analisis Anova Repeated Measures diperoleh nilai signifikansi pada setiap pengukuran yaitu 0.001 yang berarti p-value < 0,05 yang berarti pemberian edukasi diet setelah