Berita Resmi Statistik BPS Provinsi Jawa Barat No. 65/12/32/Th.XVIII, 1 Desember 2016 1 No. 65/12/32/Th. XVIII, 1 Desember 2016
P
ERKEMBANGAN
I
NDEKS
H
ARGA
K
ONSUMEN
/I
NFLASI
NOVEMBER 2016 INFLASI SEBESAR 0,55 PERSEN
BPS PROVINSI JAWA BARAT
November 2016 IHK Gabungan Jawa Barat yang meliputi 7 kota yaitu Kota Bogor, Kota Sukabumi, Kota Bandung, Kota Cirebon, Kota Bekasi, Kota Depok dan Kota Tasikmalaya mengalami kenaikan indeks. IHK dari 123,24 di Oktober 2016 menjadi 123,92 di November 2016; dengan demikian terjadi inflasi sebesar 0,55 persen.
Laju inflasi tahun kalender “year to date” (Januari - November 2016) sebesar 2,39 persen dan laju inflasi dari tahun ke tahun “year on year” (November 2016 terhadap November 2015) tercatat sebesar 3,20 persen.
Dari tujuh kelompok pengeluaran yang mengalami inflasi yaitu Kelompok Bahan Makanan sebesar 1,78 persen, Kelompok Makanan Jadi, Minuman, Rokok & Tembakau sebesar 0,26 persen, Kelompok Perumahan, Air, Listrik, Gas & Bahan Bakar sebesar 0,18 persen, Kelompok Kesehatan sebesar 0,71 persen, Kelompok Pendidikan, Rekreasi & Olahraga sebesar 0,02 persen dan Kelompok Transpor, Komunikasi & Jasa Keuangan sebesar 0,27 persen. Sementara yang mengalami deflasi yaitu Kelompok Sandang sebesar 0,06 persen.
Dari tujuh kota pantauan IHK di Jawa Barat November 2016, seluruh kota mengalami inflasi yaitu Kota Bogor sebesar 0,61 persen, Kota Sukabumi sebesar 0,42 persen, Kota Bandung sebesar 0,52 persen, Kota Cirebon sebesar 0,30 persen, Kota Bekasi sebesar 0,80 persen, Kota Depok sebesar 0,39 persen dan Kota Tasikmalaya sebesar 0,28 persen.
Dari hasil pendataan harga yang meliputi tujuh kota pantauan IHK Gabungan di Jawa Barat
tercatat bahwa pada November 2016 mengalami inflasi sebesar 0,55 persen atau terjadi kenaikan
Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 123,24 pada Oktober 2016 menjadi 123,92 pada November 2016.
Dengan demikian laju inflasi tahun kalender “year to date” (Januari - November 2016) sebesar 2,39
persen dan laju inflasi dari tahun ke tahun “year on year” (November 2016 terhadap November
2015) tercatat sebesar 3,20 persen.
Dari tujuh kelompok pengeluaran yang mengalami inflasi yaitu Kelompok Bahan Makanan
sebesar 1,78 persen, Kelompok Makanan Jadi, Minuman, Rokok & Tembakau sebesar 0,26 persen,
Kelompok Perumahan, Air, Listrik, Gas & Bahan Bakar sebesar 0,18 persen, Kelompok Kesehatan
sebesar 0,71 persen, Kelompok Pendidikan, Rekreasi & Olahraga sebesar 0,02 persen dan Kelompok
Transpor, Komunikasi & Jasa Keuangan sebesar 0,27 persen. Sementara yang mengalami deflasi
yaitu Kelompok Sandang sebesar 0,06 persen.
Pada Grafik 1 di bawah ini terlihat pergerakan inflasi dari November 2015 sampai dengan
November 2016.
Grafik 1
Perkembangan Inflasi Gabungan Tujuh Kota di Jawa Barat
Sementara pada Tabel 1 terlihat pergerakan IHK selama dua belas bulan terakhir terjadi
inflasi sebesar 3,20 persen. Dari tujuh kelompok pengeluaran, yang mengalami inflasi tertinggi yaitu
Kelompok Bahan Makanan sebesar 9,61 persen, diikuti Kelompok Makanan Jadi, Minuman, Rokok &
Tembakau sebesar 4,55 persen, Kelompok Kesehatan sebesar 3,67 persen, Kelompok Sandang sebesar
1,92 persen, Kelompok Pendidikan, Rekreasi & Olahraga sebesar 1,91 persen, dan Kelompok
Perumahan, Air, Listrik, Gas & Bahan Bakar sebesar 1,51 persen. Sementara Kelompok Transpor,
Komunikasi & Jasa Keuangan mengalami deflasi sebesar 1,90 persen.
0.72 -0.17 0.47 0.25 0.79 -0.37 0.20 -0.17 0.59 0.18 0.22 0.09 0.55 -1.00 0.00 1.00 2.00 3.00 4.00
Nov'15 Des'15 Jan'16 Feb'16 Mar'16 Apr'16 Mei'16 Juni'16 Juli'16 Ags'16 Sep'16 Okt'16 Nov'16
0.72 -0.17 0.47 0.25 0.79 -0.37 0.20 -0.17 0.59 0.18 0.22 0.09 0.55 -1.00 0.00 1.00 2.00 3.00 4.00
Nov'15 Des'15 Jan'16 Feb'16 Mar'16 Apr'16 Mei'16 Juni'1 6 Juli'1 6 Ags'1 6 Sep'16 Okt'1 6 Nov'16
Tabel 1
IHK dan Laju Inflasi Gabungan 7 Kota di Jawa Barat Bulan November 2016 Menurut Kelompok Pengeluaran (IHK 2012 = 100)
Kelompok Pengeluaran IHK November
2016 Inflasi November 2016*) Inflasi Tahun 2016 **) Inflasi Tahun ke Tahun ***) Andil Inflasi/Deflasi Tahun 2016**) [1] [2] [3] [4] [5] [6] Umum 123,92 0,55 2,39 3,20 2,39 1. Bahan Makanan 140,33 1,78 6,44 9,61 1,32 2
2. Makanan Jadi,Minuman, Rokok &
Tembakau 125,42 0,26 4,13 4,55 0,70
3
3. Perumahan, Air, Listrik, Gas & Bahan
Bakar 117,42 0,18 1,17 1,51 0,32 4 4. Sandang 108,07 -0,06 1,98 1,92 0,09 5 5. Kesehatan 118,51 0,71 3,48 3,67 0,14 6
6. Pendidikan, Rekreasi & Olahraga 115,97 0,02 1,85 1,91 0,15 7
7. Transpor, Komunikasi & Jasa Keuangan 125,67 0,27 -2,01 -1,90 -0,38 Keterangan : *) Perubahan IHK November 2016 terhadap IHK Oktober2016
**) Perubahan IHK November 2016 terhadap IHK Desember 2015 ***) Perubahan IHK November 2016 terhadap IHK November 2015
Bila dilihat menurut andilnya terhadap inflasi/deflasi tahun 2016, pada Tabel 1 tampak andil
inflasi diberikan oleh Kelompok Bahan Makanan sebesar 1,32 persen, Kelompok Makanan Jadi,
Minuman, Rokok & Tembakau sebesar 0,70 persen, Kelompok Perumahan, Air, Listrik, Gas & Bahan
Bakar sebesar 0,32 persen, Kelompok Sandang sebesar 0,09 persen, Kelompok Kesehatan sebesar 0,14
persen, dan Kelompok Pendidikan, Rekreasi & Olahraga sebesar 0,15 persen. Sementara Kelompok
Transpor, Komunikasi & Jasa Keuangan memberikan andil deflasi sebesar 0,38 persen.
Perbandingan besarnya inflasi Januari - November dalam kurun waktu tahun 2012 sampai
2016 terlihat pada Tabel 2. Inflasi gabungan Januari - November di Jawa Barat tertinggi terjadi pada
tahun 2013 sebesar 8,74 persen, dan terendah pada tahun 2015 sebesar 1,93 persen.
Tabel 2
Inflasi Januari - November Gabungan 7 Kota Jawa Barat Tahun 2012 – 2016
Tahun Inflasi Januari - November
[1] [2] 2012 3.51 2013 8,74 2014 5,34 2015 1,93 2016 2,39
CABE RAWIT TOMAT SAYUR TARIF PULSA PASIR
SEWA RUMAH TELUR AYM RAS
DAGING AYAM RAS APEL GULA PASIR MINYAK GORENG PETAI SEMANGKA ANGGUR IKAN MAS BERAS BAWANG MERAH KENTANG JENGKOL SEMEN JAGUNG MANIS CABE MERAH -0.10 -0.05 0.00 0.05 0.10 0.15 0.20
Hasil pemantauan harga barang dan jasa selama November 2016 tercatat beberapa komoditas
mengalami kenaikan/penurunan harga dan memberikan andil inflasi/deflasi cukup siginifikan.
Komoditas yang mengalami kenaikan harga dan memberikan andil inflasi antara lain bawang merah,
cabe merah, cabe rawit, beras, tomat sayur, tarif pulsa, pasir, sewa rumah.
Sementara komoditas yang mengalami penurunan dan memberikan andil deflasi signifikan
antara lain telur ayam ras, daging ayam ras, semen, kentang, jengkol, apel, gula pasir, minyak goreng.
Grafik 2
Andil Inflasi/Deflasi Barang & Jasa November 2016 (persen)
Besarnya andil inflasi/deflasi per kelompok pengeluaran pada November 2016 terlihat pada
Grafik 3. Andil inflasi diberikan oleh Kelompok Bahan Makanan sebesar 0,38 persen, Kelompok
Makanan Jadi, Minuman, Rokok & Tembakau sebesar 0,04 persen, Kelompok Perumahan, Air, Listrik,
Gas & Bahan Bakar sebesar 0,05 persen, Kelompok Kesehatan sebesar 0,03 persen, dan Kelompok
Transpor, Komunikasi & Jasa Keuangan sebesar 0,05 persen. Sementara Kelompok Sandang dan
Kelompok Pendidikan, Rekreasi & Olahraga menyumbang andil inflasi/deflasi sangat kecil.
Inflasi Gabungan November 2016 di Jawa Barat berdasarkan kelompok pengeluaran dan jenis
komoditas yang memberikan andil inflasi atau deflasi dapat diuraikan sebagai berikut ;
1.
Kelompok Bahan Makanan
Kelompok Bahan Makanan mengalami kenaikan IHK dari 137,87 pada Oktober 2016 menjadi
140,33 pada November 2016 atau terjadi inflasi sebesar 1,78 persen. Inflasi pada kelompok ini dipicu
oleh kenaikan harga-harga komoditi pada sub kelompok padi-padian, umbi-umbian & hasilnya sebesar
1,19 persen, sub kelompok ikan diawetkan sebesar 0,42 persen, sub kelompok sayur-sayuran sebesar
3,47 persen, sub kelompok kacang-kacangan sebesar 0,05 persen, dan sub kelompok bumbu-bumbuan
sebesar 13,98 persen. Sementara sub kelompok lain mengalami deflasi yaitu sub kelompok daging dan
hasil-hasilnya sebesar 0,92 persen, sub kelompok ikan segar sebesar 0,46 persen, sub kelompok telur,
susu & hasil-hasilnya sebesar 1,21 persen, sub kelompok buah-buahan sebesar 0,93 persen, sub
kelompok lemak & minyak sebesar 0,42 persen, dan sub kelompok bahan makanan lainnya sebesar
0,53 persen.
Andil inflasi gabungan Jawa Barat untuk Kelompok Bahan Makanan pada November 2016
sebesar 0,38 persen. Adapun komoditas pada Kelompok Bahan Makanan yang mengalami kenaikan
harga diantaranya bawang merah, cabe merah, cabe rawit, beras, tomat sayur, jagung manis.
0.55 0.04 0.05 0.00 0.03 0.00 0.05 0.38 UMUM Bahan Makanan Makanan Jadi, Minuman, Rokok & Tembakau Perumahan, Air, Listrik, Gas & Bahan Bakar Sandang Kesehatan Pendidikan, Rekreasi & Olahraga Transport, Komunikasi & Jasa Keuangan
Grafik 3
2.
Makanan Jadi, Minuman, Rokok & Tembakau
Kelompok Makanan Jadi, Minuman, Rokok & Tembakau mengalami inflasi sebesar 0,26
persen. Inflasi tersebut dikarenakan IHK naik dari 125,10 pada Oktober 2016 menjadi 125,42 pada
November 2016. Dari tiga sub kelompok yang ada, seluruhnya mengalami inflasi yaitu sub kelompok
makanan jadi sebesar 0,25 persen, sub kelompok minuman yang tidak beralkohol sebesar 0,02 persen,
dan sub kelompok tembakau dan minuman beralkohol sebesar 0,48 persen.
Kelompok Makanan Jadi, Minuman, Rokok & Tembakau menyumbang andil inflasi sebesar
0,04 persen terhadap inflasi gabungan Jawa Barat November 2016. Adapun komoditas yang
mengalami kenaikan harga diantaranya ayam goreng, rokok kretek filter, nasi, rokok kretek, jus buah.
3.
Perumahan, Air, Listrik, Gas & Bahan Bakar
Kelompok Perumahan, Air, Listrik, Gas & Bahan Bakar mengalami kenaikan IHK dari 117,21
pada Oktober 2016 menjadi 117,42 pada November 2016 atau terjadi inflasi sebesar 0,18 persen. Inflasi
terjadi pada sub kelompok biaya tempat tinggal sebesar 0,11 persen, sub kelompok bahan bakar,
penerangan & air sebesar 0,16 persen, sub kelompok perlengkapan rumah tangga sebesar 0,22 persen
dan sub kelompok penyelenggaraan rumah tangga sebesar 0,60 persen.
Kelompok Perumahan, Air, Listrik, Gas & Bahan Bakar memberikan andil inflasi sebesar 0,05
persen terhadap gabungan Jawa Barat di November 2016. Adapun komoditas yang mengalami
kenaikan harga diantaranya pasir, sewa rumah, upah pembantu rumah tangga, batu bata, bahan bakar
rumah tangga.
4.
Sandang
Kelompok Sandang pada November 2016 mengalami deflasi sebesar 0,06 persen. Deflasi
tersebut dikarenakan IHK Kelompok Sandang mengalami penurunan dari 108,13 pada Oktober 2016
menjadi 108,07 pada November 2016. Deflasi terjadi pada sub kelompok sandang laki-laki sebesar 0,20
persen dan sub kelompok barang pribadi & sandang lainnya sebesar 0,33 persen. Sementara sub
kelompok lainnya mengalami inflasi yaitu sub kelompok sandang wanita sebesar 0,24 persen, dan sub
kelompok sandang anak-anak sebesar 0,14 persen.
Kelompok Sandang pada November 2016 memberikan andil inflasi/deflasi sangat kecil
terhadap inflasi gabungan Jawa Barat.
5.
Kesehatan
Kelompok Kesehatan pada November 2016 mengalami inflasi sebesar 0,71 persen. Inflasi
tersebut dikarenakan kenaikan IHK dari 117,67 pada Oktober 2016 menjadi 118,51 pada November
2016. Adapun sub kelompok yang mengalami inflasi yaitu sub kelompok jasa kesehatan sebesar 0,07
persen, sub kelompok obat-obatan sebesar 0,08 persen sub kelompok jasa perawatan jasmani sebesar
1,76 persen, dan sub kelompok perawatan jasmani & kosmetika sebesar 1,39 persen.
Kelompok Kesehatan memberikan andil inflasi sebesar 0,03 persen terhadap inflasi gabungan
Jawa Barat November 2016. Adapun komoditas yang mengalami kenaikan antar lain pasta gigi, tarif
6.
Pendidikan, Rekreasi & Olahraga
Kelompok Pendidikan, Rekreasi & Olahraga mengalami inflasi sebesar 0,02 persen. Inflasi
tersebut dikarenakan kenaikan indeks dari 115,95 pada Oktober 2016 menjadi 115,97 pada November
2016. Adapun sub kelompok yang mengalami inflasi yaitu sub kelompok kursus-kursus/pelatihan
sebesar 0,06 persen, sub kelompok perlengkapan/peralatan pendidikan sebesar 0,07 persen, dan sub
kelompok rekreasi sebesar 0,04 persen.
Kelompok Pendidikan, Rekreasi & Olahraga memberikan andil inflasi/deflasi sangat kecil
terhadap laju inflasi gabungan Jawa Barat November 2016.
7.
Transpor, Komunikasi & Jasa Keuangan
Kelompok Transpor, Komunikasi & Jasa Keuangan pada November 2016 terjadi inflasi sebesar 0,27 persen, atau mengalami kenaikan 125,33 pada Oktober 2016 menjadi 125,67 pada November 2016. Inflasi pada kelompok ini disebabkan kenaikan pada sub kelompok transpor sebesar 0,12 persen, sub kelompok komunikasi & pengiriman sebesar 0,80 persen, dan sub kelompok sarana & penunjang transpor sebesar 0,30 persen.
Kelompok Transpor, Komunikasi & Jasa Keuangan memberikan andil inflasi sebesar 0,05 persen terhadap inflasi gabungan Jawa Barat November 2016. Adapun komoditas yang mengalami kenaikan antara lain tarif pulsa, bensin, angkutan udara.
Perbandingan Inflasi 82 Kota IHK di Indonesia Bulan November 2016
Dari 82 kota IHK pada November 2016, inflasi terjadi di 78 kota IHK dan deflasi terjadi di 4
kota IHK. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Manado sebesar 2,86 persen, diikuti Kota Tanjung sebesar
1,85 persen, sementara inflasi terendah terjadi di Kota Singkawang 0,05 persen. Deflasi tertinggi
terjadi di Kota Bau-Bau sebesar 1,54 persen.
Tabel 3
Indeks Harga Konsumen Bulan November 2016 dan Perubahannya di 82 kota di Indonesia (IHK 2012=100)
Kota IHK November 2016 Inflasi
November 2016* Tahun 2016 ** Tahun ke tahun***
[1] [2] [3] [4] [5] 1 MEULABOH 125.44 0.15 3.45 3.95 2 BANDA ACEH 119.10 0.15 2.41 2.97 3 LHOKSEUMAWE 122.19 0.33 3.28 4.63 4 SIBOLGA 132.13 0.99 7.08 9.35 5 PEMATANG SIANTAR 131.36 0.80 4.20 6.05 6 MEDAN 132.72 0.74 6.43 7.88 7 PADANGSIDIMPUAN 125.33 0.77 4.25 5.75 8 PADANG 133.39 1.13 4.95 6.82 9 BUKITTINGGI 127.01 1.07 4.52 6.40 10 TEMBILAHAN 129.87 0.17 2.57 3.36 11 PEKANBARU 127.60 1.30 3.91 5.19 12 DUMAI 127.54 0.82 3.90 4.31 13 BUNGO 124.49 0.64 3.23 4.70 14 JAMBI 126.76 0.50 4.17 5.12 15 PALEMBANG 124.13 0.57 2.99 4.14 16 LUBUKLINGGAU 123.68 0.46 2.63 4.07 17 BENGKULU 134.84 0.06 4.85 5.68 18 BANDAR LAMPUNG 126.42 0.43 2.03 3.23 19 METRO 133.91 0.60 2.79 3.68 20 TANJUNG PANDAN 133.03 0.70 3.98 5.26 21 PANGKAL PINANG 130.85 0.56 5.72 7.37 22 BATAM 126.63 0.96 3.34 4.36 23 TANJUNG PINANG 125.74 0.30 2.84 3.72 24 DKI JAKARTA 125.93 0.24 2.09 2.83 25 BOGOR 125.87 0.61 3.43 4.22 26 SUKABUMI 124.53 0.42 2.11 2.63 27 BANDUNG 124.49 0.52 2.28 3.08 28 CIREBON 121.09 0.30 1.81 2.08 29 BEKASI 122.74 0.80 2.20 3.13 30 DEPOK 124.13 0.39 2.42 3.28 31 TASIKMALAYA 123.83 0.28 2.25 2.92
GABUNGAN JAWA BARAT 123.92 0.55 2.39 3.20
32 CILACAP 127.69 0.54 2.67 3.49 33 PURWOKERTO 122.78 0.77 2.04 2.99 34 KUDUS 130.81 0.67 2.01 2.96 35 SURAKARTA 122.04 0.60 1.84 2.85 36 SEMARANG 124.34 0.54 2.11 3.17 37 TEGAL 122.60 0.34 2.80 3.77 38 YOGYAKARTA 122.78 0.32 1.93 2.91 39 JEMBER 121.43 0.31 0.99 1.39 40 BANYUWANGI 121.93 0.25 1.44 2.25 41 SUMENEP 122.36 0.53 1.65 2.44 42 KEDIRI 122.12 0.53 0.93 1.73 43 MALANG 125.62 0.45 2.03 2.94 44 PROBOLINGGO 122.62 0.47 1.15 1.57 45 MADIUN 122.19 0.51 1.79 2.39 46 SURABAYA 125.07 0.26 2.64 3.61 47 TANGERANG 132.74 0.57 1.98 2.96 48 CILEGON 129.77 0.49 3.25 4.27 49 SERANG 132.86 0.32 3.14 4.30 50 SINGARAJA 134.25 0.78 3.91 5.51 51 DENPASAR 122.26 0.28 2.24 3.21 52 MATARAM 123.37 0.19 1.71 2.67
Tabel 3 (lanjutan)
Indeks Harga Konsumen Bulan November 2016 dan Perubahannya di 82 kota di Indonesia (IHK 2012=100)
Kota IHK November 2016
Inflasi
November 2016* Tahun 2016 ** Tahun ke tahun***
[1] [2] [3] [4] [5] 53 BIMA 128.78 0.19 2.84 3.74 54 MAUMERE 119.88 0.98 1.94 2.99 55 KUPANG 126.59 0.76 0.35 3.03 56 PONTIANAK 133.56 0.07 2.93 3.92 57 SINGKAWANG 124.51 0.05 1.74 3.08 58 SAMPIT 125.36 0.67 1.15 2.50 59 PALANGKARAYA 121.79 0.18 0.62 1.51 60 TANJUNG 126.18 1.85 1.15 2.05 61 BANJARMASIN 125.25 0.11 2.83 4.14 62 BALIKPAPAN 129.94 0.12 2.83 3.61 63 SAMARINDA 127.72 0.28 1.94 3.27 64 TARAKAN 136.04 0.38 3.88 4.89 65 MANADO 127.58 2.86 1.90 3.67 66 PALU 125.65 0.49 0.34 2.31 67 BULUKUMBA 129.85 0.59 1.18 2.49 68 WATAMPONE 119.98 0.33 1.26 1.74 69 MAKASSAR 126.07 0.43 2.88 3.60 70 PARE-PARE 121.45 0.55 1.57 2.33 71 PALOPO 123.45 0.55 2.47 3.03 72 KENDARI 121.52 -0.22 2.93 3.46 73 BAU-BAU 128.12 -1.54 1.12 2.36 74 GORONTALO 121.21 0.61 0.82 2.73 75 MAMUJU 124.30 0.46 1.24 2.96 76 AMBON 125.19 0.48 2.74 3.38 77 TUAL 137.79 -0.27 1.25 3.65 78 TERNATE 129.85 0.26 1.58 3.14 79 MANOKWARI 120.92 0.93 4.51 6.62 80 SORONG 126.27 0.25 2.49 3.39 81 MERAUKE 131.81 0.83 0.59 3.48 82 JAYAPURA 126.43 -0.23 2.33 3.82 NASIONAL 126.18 0.47 2.59 3.58
Keterangan : *) Perubahan IHK November 2016 terhadap IHK Oktober 2016 **) Perubahan IHK November 2016 terhadap IHK Desember 2015 ***) Perubahan IHK November 2016 terhadap IHK November 2015
Tabel 4
IHK Gabungan Tujuh Kota di Jawa Barat Bulan November 2016 serta Perubahannya, Andil Inflasi / Deflasi Menurut Kelompok / Sub Kelompok Pengeluaran (IHK 2012=100)
Kelompok dan Sub Kelompok
Gabungan 7 Kota IHK di Jawa Barat IHK Oktober’16 IHK November’16 Perubahan Indeks (%) Andil Inflasi/Deflasi (%) [1] [2] [3] [4] [5] Umum 123.24 123.92 0.55 0.55 I. Bahan Makanan 137.87 140.33 1.78 0.38
1. Padi2-an. Umbi2-an dan hasil-hasilnya 124.73 126.22 1.19 0.05
2. Daging & Hasil-hasilnya 131.47 130.26 -0.92 -0.03
3. Ikan segar 146.68 146.00 -0.46 -0.01
4. Ikan diawetkan 143.19 143.79 0.42 0.00
5. Telur. susu & hasil-hasilnya 119.51 118.06 -1.21 -0.03
6. Sayuran 163.92 169.60 3.47 0.08
7. Kacang-kacangan 131.01 131.08 0.05 0.00
8. Buah-buahan 151.79 150.38 -0.93 -0.02
9. Bumbu-bumbuan 190.21 216.80 13.98 0.34
10. Lemak dan minyak 110.82 110.36 -0.42 0.00
11. Bahan Makanan Lainnya 127.80 127.12 -0.53 0.00
II. Makanan Jadi. Minuman. Rokok & Tembakau 125.10 125.42 0.26 0.04
1. Makanan Jadi 122.06 122.37 0.25 0.03
2. Minuman yang Tidak Beralkohol 120.52 120.54 0.02 0.00
3. Tembakau & Minuman Beralkohol 140.90 141.57 0.48 0.02
III. Perumahan, Air, Listrik, Gas & Bahan Bakar 117.21 117.42 0.18 0.05
1. Biaya tempat tinggal 111.54 111.66 0.11 0.02
2. Bahan bakar. penerangan & air 146.18 146.42 0.16 0.01
3. Perlengkapan rumah tangga 108.24 108.48 0.22 0.00
4. Penyelenggaraan rumah tangga 112.71 113.39 0.60 0.02
IV. Sandang 108.13 108.07 -0.06 0.00
1. Sandang laki-laki 109.90 109.68 -0.20 0.00
2. Sandang wanita 109.05 109.31 0.24 0.00
3. Sandang anak-anak 106.79 106.94 0.14 0.00
4. Barang pribadi dan sandang lainnya 107.10 106.75 -0.33 0.00
V. Kesehatan 117.67 118.51 0.71 0.03
1. Jasa Kesehatan 116.28 116.36 0.07 0.00
2. Obat-obatan 109.04 109.13 0.08 0.00
3. Jasa Perawatan jasmani 123.03 125.19 1.76 0.03
4. Perawatan jasmani dan kosmetik 120.50 121.17 1.39 0.11
VI. Pendidikan. Rekreasi & Olahraga 115.95 115.97 0.02 0.00
1. Jasa pendidikan 122.81 122.81 0.00 0.00
2. Kursus-kursus/pelatihan 114.96 115.03 0.06 0.00
3. Perlengkapan/Peralatan pendidikan 110.04 110.12 0.07 0.00
4. Rekreasi 106.71 106.75 0.04 0.00
5. Olah raga 107.55 107.55 0.00 0.00
VII. Transpor. Komunikasi & Jasa Keuangan 125.33 125.67 0.27 0.05
1. Transpor 137.73 137.90 0.12 0.02
2. Komunikasi dan pengiriman 99.95 100.75 0.80 0.03
3. Sarana dan penunjang transpor 116.38 116.73 0.30 0.00