• Tidak ada hasil yang ditemukan

2016, No melakukan revisi terhadap Standar Pendidikan dan Standar Kompetensi Dokter Spesialis Ilmu Kesehatan Telinga Hidung Tenggorok Bedah Ke

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "2016, No melakukan revisi terhadap Standar Pendidikan dan Standar Kompetensi Dokter Spesialis Ilmu Kesehatan Telinga Hidung Tenggorok Bedah Ke"

Copied!
166
0
0

Teks penuh

(1)

BERITA NEGARA

REPUBLIK INDONESIA

No.1865, 2016 KKI. Dokter Spesialis Ilmu Kesehatan Telinga Hidung Tenggorok Bedah Kepala Leher Indonesia. Standar Pendidikan. Standar Kompetensi. Pencabutan.

PERATURAN KONSIL KEDOKTERAN INDONESIA NOMOR 45 TAHUN 2016

TENTANG

STANDAR PENDIDIKAN DAN STANDAR KOMPETENSI

DOKTER SPESIALIS ILMU KESEHATAN TELINGA HIDUNG TENGGOROK BEDAH KEPALA LEHER INDONESIA

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KETUA KONSIL KEDOKTERAN INDONESIA,

Menimbang : a. bahwa pendidikan dan kompetensi dokter spesialis pada dasarnya bertujuan untuk menghasilkan dokter spesialis yang profesional melalui proses yang terstandardisasi sesuai kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat;

b. bahwa standar pendidikan dan standar kompetensi dokter spesialis yang diatur dalam Keputusan Konsil Kedokteran Indonesia Nomor 44/KKI/KEP/IV/2008 tentang Pengesahan Standar Pendidikan dan Standar Kompetensi Dokter Spesialis Ilmu Kesehatan Telinga Hidung Tenggorok Bedah Kepala dan Leher, perlu disesuaikan dengan perkembangan ilmu dan teknologi kedokteran;

c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana

dimaksud dalam huruf a dan huruf b, Konsil Kedokteran Indonesia dengan berdasarkan pada ketentuan Pasal 6 dan Pasal 7 ayat (1) huruf b Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran, perlu

(2)

2016, No.1865 -2

-melakukan revisi terhadap Standar Pendidikan dan Standar Kompetensi Dokter Spesialis Ilmu Kesehatan Telinga Hidung Tenggorok Bedah Kepala Leher Indonesia;

d. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana

dimaksud dalam huruf a, huruf b, dan huruf c, perlu menetapkan Peraturan Konsil Kedokteran Indonesia tentang Standar Pendidikan dan Standar Kompetensi Dokter Spesialis Ilmu Kesehatan Telinga Hidung Tenggorok Bedah Kepala Leher Indonesia;

Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 116, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4431);

2. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2013 tentang

Pendidikan Kedokteran (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2013 Nomor 132, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5434);

3. Peraturan Konsil Kedokteran Indonesia Nomor 1 Tahun 2011 tentang Organisasi dan Tata Kerja Konsil Kedokteran Indonesia (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 351) sebagaimana telah diubah terakhir dengan Peraturan Konsil Kedokteran Indonesia Nomor 36 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Konsil Kedokteran Indonesia Nomor 1 Tahun 2011 tentang Organisasi dan Tata Kerja Konsil Kedokteran Indonesia (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 1681);

MEMUTUSKAN:

Menetapkan : PERATURAN KONSIL KEDOKTERAN INDONESIA TENTANG

STANDAR PENDIDIKAN DAN STANDAR KOMPETENSI

DOKTER SPESIALIS ILMU KESEHATAN TELINGA HIDUNG TENGGOROK BEDAH KEPALA LEHER INDONESIA.

(3)

2016, No.1865

-3-Pasal 1

(1) Standar Pendidikan dan Standar Kompetensi Dokter Spesialis Ilmu Kesehatan Telinga Hidung Tenggorok Bedah Kepala Leher Indonesia merupakan standar yang setara, yang disahkan oleh Konsil Kedokteran Indonesia. (2) Standar Pendidikan dan Standar Kompetensi Dokter

Spesialis Ilmu Kesehatan Telinga Hidung Tenggorok Bedah Kepala Leher Indonesia sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tercantum dalam Lampiran I sampai dengan Lampiran III yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Konsil Kedokteran Indonesia ini.

Pasal 2

Setiap perguruan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan dan kompetensi profesi dokter spesialis ilmu kesehatan telinga hidung tenggorok bedah kepala leher, dalam mengembangkan kurikulum harus menerapkan Standar Pendidikan dan Standar Kompetensi Dokter Spesialis Ilmu Kesehatan Telinga

Hidung Tenggorok Bedah Kepala Leher Indonesia

sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 ayat (2). Pasal3

Pada saat Peraturan Konsil Kedokteran Indonesia ini mulai berlaku, Keputusan Konsil Kedokteran Indonesia Nomor

44/KKI/KEP/IV/2008 tentang Pengesahan Standar

Pendidikan dan Standar Kompetensi Dokter Spesialis Ilmu Kesehatan Telinga Hidung Tenggorok Bedah Kepala dan Leher, dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.

Pasal 4

Peraturan Konsil Kedokteran Indonesia ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan.

(4)

2016, No.1865 -4

-Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Konsil Kedokteran Indonesia ini dengan penempatannya dalam Berita Negara Republik Indonesia.

Ditetapkan di Jakarta

pada tanggal 12 Oktober 2016

KETUA KONSIL KEDOKTERAN INDONESIA, ttd

BAMBANG SUPRIYATNO Diundangkan di Jakarta

pada tanggal 7 Desember 2016 DIREKTUR JENDERAL

PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN

KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA REPUBLIK INDONESIA,

ttd

WIDODO EKATJAHJANA

(5)

2016, No.1865

(6)

2016, No.1865 -6

(7)

2016, No.1865

(8)

2016, No.1865 -8

(9)

2016, No.1865

(10)

2016, No.1865 -10

(11)

2016, No.1865

(12)

2016, No.1865 -12

(13)

2016, No.1865

(14)

2016, No.1865 -14

(15)

2016, No.1865

(16)

2016, No.1865 -16

(17)

2016, No.1865

(18)

2016, No.1865 -18

(19)

2016, No.1865

(20)

2016, No.1865 -20

(21)

2016, No.1865

(22)

2016, No.1865 -22

(23)

2016, No.1865

(24)

2016, No.1865 -24

(25)

2016, No.1865

(26)

2016, No.1865 -26

(27)

2016, No.1865

(28)

2016, No.1865 -28

(29)

2016, No.1865

(30)

2016, No.1865 -30

(31)

2016, No.1865

(32)

2016, No.1865 -32

(33)

2016, No.1865

(34)

2016, No.1865 -34

(35)

2016, No.1865

(36)

2016, No.1865 -36

(37)

2016, No.1865

(38)

2016, No.1865 -38

(39)

2016, No.1865

(40)

2016, No.1865 -40

(41)

2016, No.1865

(42)

2016, No.1865 -42

(43)

2016, No.1865

(44)

2016, No.1865 -44

(45)

2016, No.1865

(46)

2016, No.1865 -46

(47)

2016, No.1865

(48)

2016, No.1865 -48

(49)

2016, No.1865

(50)

2016, No.1865 -50

(51)

2016, No.1865

(52)

2016, No.1865 -52

(53)

2016, No.1865

(54)

2016, No.1865 -54

(55)

2016, No.1865

(56)

2016, No.1865 -56

(57)

2016, No.1865

(58)

2016, No.1865 -58

(59)

2016, No.1865

(60)

2016, No.1865 -60

(61)

2016, No.1865

(62)

2016, No.1865 -62

(63)

2016, No.1865

(64)

2016, No.1865 -64

(65)

2016, No.1865

(66)

2016, No.1865 -66

(67)

2016, No.1865

(68)

2016, No.1865 -68

(69)

2016, No.1865

(70)

2016, No.1865 -70

(71)

2016, No.1865

(72)

2016, No.1865 -72

(73)

2016, No.1865

(74)

2016, No.1865 -74

(75)

2016, No.1865

(76)

2016, No.1865 -76

(77)

2016, No.1865

(78)

2016, No.1865 -78

(79)

2016, No.1865

(80)

2016, No.1865 -80

(81)

2016, No.1865

(82)

2016, No.1865 -82

(83)

2016, No.1865

(84)

2016, No.1865 -84

(85)

2016, No.1865

(86)

2016, No.1865 -86

(87)

2016, No.1865

(88)

2016, No.1865 -88

(89)

2016, No.1865

(90)

2016, No.1865 -90

(91)

2016, No.1865

(92)

2016, No.1865 -92

(93)

2016, No.1865

(94)

2016, No.1865 -94

(95)

2016, No.1865

(96)

2016, No.1865 -96

(97)

2016, No.1865

(98)

2016, No.1865 -98

(99)

2016, No.1865

(100)

2016, No.1865 -100

(101)

2016, No.1865

(102)

2016, No.1865 -102

(103)

2016, No.1865

(104)

2016, No.1865 -104

(105)

2016, No.1865

(106)

2016, No.1865 -106

(107)

2016, No.1865

(108)

2016, No.1865 -108

(109)

2016, No.1865

(110)

2016, No.1865 -110

(111)

2016, No.1865

(112)

2016, No.1865 -112

(113)

2016, No.1865

(114)

2016, No.1865 -114

(115)

2016, No.1865

(116)

2016, No.1865 -116

(117)

2016, No.1865

(118)

2016, No.1865 -118

(119)

2016, No.1865

(120)

2016, No.1865 -120

(121)

2016, No.1865

(122)

2016, No.1865 -122

(123)

2016, No.1865

(124)

2016, No.1865 -124

(125)

2016, No.1865

(126)

2016, No.1865 -126

(127)

2016, No.1865

(128)

2016, No.1865 -128

(129)

2016, No.1865

(130)

2016, No.1865 -130

(131)

2016, No.1865

(132)

2016, No.1865 -132

(133)

2016, No.1865

(134)

2016, No.1865 -134

(135)

2016, No.1865

(136)

2016, No.1865 -136

(137)

2016, No.1865

(138)

2016, No.1865 -138

(139)

2016, No.1865

(140)

2016, No.1865 -140

(141)

2016, No.1865

(142)

2016, No.1865 -142

(143)

2016, No.1865

(144)

2016, No.1865 -144

(145)

2016, No.1865

(146)

2016, No.1865 -146

(147)

2016, No.1865

(148)

2016, No.1865 -148

(149)

2016, No.1865

(150)

2016, No.1865 -150

(151)

2016, No.1865

(152)

2016, No.1865 -152

(153)

2016, No.1865

(154)

2016, No.1865 -154

(155)

2016, No.1865

(156)

2016, No.1865 -156

(157)

2016, No.1865

(158)

2016, No.1865 -158

(159)

2016, No.1865

(160)

2016, No.1865 -160

(161)

2016, No.1865

(162)

2016, No.1865 -162

(163)

2016, No.1865

(164)

2016, No.1865 -164

(165)

2016, No.1865

(166)

2016, No.1865 -166

Referensi

Dokumen terkait

Tahap selanjutnya, dari variabel kontrol yang dipilih, yaitu luas permukaan reservoir atas dibangun persamaan kontrol yang ingin digunakan untuk mengoptimalkan

Ketidakserempakan pembungaan akan mengurangi jumlah serangga yang mendatangi bunga dalam populasi tersebut, yang akhirnya akan berdampak pada berkurangnya perpindahan tepung

A. Tujuan Percobaan Mampu membuat simplisia dengan kandungan zat berkhasiat tidak mengalami kerusakan dan dapat disimpan (tahan

Bahwa berdasarkan Berita Acara yang ditetapkan Termohon Nomor: 148/BA/XII/2015 tentang Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara di Tingkat Kabupaten dalam Pemilihan

Hasil ini sesuai dengan penelitian Widya Handayani bahwa tidak ada hubungan antara masa kerja dengan kejadian kecelakaan kerja pada perajin rotan di pitameh dan

Kesimpulan kedua remaja partisipan belum maksimal menjaga dan merawat kesehatan reproduksinya, kedua remaja partisipan mengetahui mengenai dampak kehamilan remaja, bahaya

Bank Pembangunan Daerah akan berusaha untuk memperoleh hasil yang baik dalam penilaian tingkatan kesehatannya, hal ini hanya bisa di capai jika suatu bank yang