• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang - PENGARUH CAPITAL ADEQUACY RATIO (CAR), NON PERFORMING LOAN (NPL), DAN LOAN TO DEPOSIT RATIO (LDR) TERHADAP KINERJA KEUANGAN BANK (Studi pada beberapa bank konvensional periode 2010-2013) - repository perpustakaan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang - PENGARUH CAPITAL ADEQUACY RATIO (CAR), NON PERFORMING LOAN (NPL), DAN LOAN TO DEPOSIT RATIO (LDR) TERHADAP KINERJA KEUANGAN BANK (Studi pada beberapa bank konvensional periode 2010-2013) - repository perpustakaan"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

1

BAB 1 PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

(2)

2

Secara umum untuk mengukur kinerja keuangan bank, indikator yang biasa digunakan adalah pendekatan kinerja bank secara ekonomi. Pada hakekatnya kinerja ekonomi terdiri dari dua kinerja utama, yaitu kinerja keuangan dan kinerja effisiensi-produktivitas. Di dalam industri perbankan, analisa yang banyak digunakan oleh banyak negara untuk mengukur kinerja keuangan dan mengevaluasinya adalah Capital, Asset, Management, Earning, dan Liability (Srihastuti, 2013). Kinerja keuangan suatu bank dapat dinilai dari beberapa indikator, salah satunya yang dijadikan dasar penilaian yaitu laporan keuangan bank yang bersangkutan. Dimana dalam laporan keuangan tersebut dapat dilihat laba bersih dari bank. Profitabilitas merupakan indikator yang paling penting untuk mengukur kinerja suatu bank (Dito, 2011). Ukuran profitabilitas yang dapat digunakan adalah Rate of equity (ROE) untuk perusahaan pada umumnya dan Return on Assets (ROA) pada industri perbankan (Karunia, 2012). Menurut Husnan (1998) dalam Rasyid (2012) Return on Assets (ROA) merupakan rasio antara laba sebelum pajak terhadap total asset. Semakin besar Return on Assets (ROA) menunjukkan kinerja keuangan yang semakin baik. Apabila Return on Assets (ROA) meningkat, berarti profitabilitas perusahaan meningkat, sehingga dampak akhirnya adalah peningkatan profitabilitas yang dinikmati oleh pemegang saham.

(3)

3

kegiatannya. Jika modal yang dimiliki oleh bank tersebut mampu menyerap kerugian-kerugian yang tidak dapat dihindarkan, maka bank dapat mengelola seluruh kegiatannya secara efisien, sehingga kekayaan bank (kekayaan pemegang saham) diharapkan akan semakin meningkat demikian juga sebaliknya. Terdapat beberapa penelitian yang menguji tentang pengaruh Capital Adequacy Ratio (CAR) terhadap kinerja keuangan bank. Salah satu penelitian yang menguji tentang Capital Adequacy Ratio (CAR) terhadap kinerja keuangan bank adalah penelitian yang dilakukan oleh Sabir dkk (2012) dalam penelitiannya menyatakan bahwa variabel Capital Adequacy Ratio (CAR) berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja keuangan bank. Penelitian tersebut diperkuat dengan penelitian yang dilakukan oleh Christiano dkk (2014), yang menyatakan bahwa Capital Adequacy Ratio (CAR) berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja keuangan bank.

(4)

4

(2012), menyatakan bahwa Non performing loan (NPL) memiliki pengaruh signifigan terhadap kinerja keuangan bank. Sabir dkk (2012), meneliti tentang pengaruh rasio kesehatan bank terhadap kinerja keuangan bank dan menyatakan bahwa Non performing loan (NPL) berpengaruh Negatif dan signifikan terhadap kinerja keuangan bank.

Alat ukur lainnya yang dapat digunakan untuk mengukur kinerja keuangan bank adalah Loan to deposit ratio (LDR) yang berkaitan dengan perkreditan. Loan to deposit ratio (LDR) adalah rasio yang mengukur kemampuan bank untuk memenuhi kewajiban yang harus dipenuhi (Hutagalung dkk, 2011). Sabir dkk (2012) dalam penelitiannya menyatakan bahwa Loan todeposit ratio (LDR) berpengaruh negatif signifikan terhadap kinerja keuangan bank. Penelitian tersebut diperkuat dengan penelitian yang dilakukan oleh Defri (2012), yang menyatakan bahwa Loan to deposit ratio (LDR) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja keuangan bank, sedangkan penelitian Christiano dkk (2014) menyatakan bahwa Loan to deposit ratio (LDR) memiliki pengaruh Positif dan signifikan terhadap Profitabilitas (ROA).

(5)

5

adalah variabel independen dan objek penelitian. Variabel independen yang digunakan dalam penelitian sebelumnya adalah Loan to deposit ratio (LDR) dan Capital Adequacy Ratio (CAR) sedangkan dalam penelitian ini peneliti menambahkan Non performing loan (NPL).

Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh Capital Adequacy Ratio (CAR), Non performing loan (NPL), dan Loan to deposit ratio (LDR) terhadap kinerja keuangan bank. Rasio-rasio yang digunakan dalam penelitian ini yaitu untuk mewakili dari aspek penilaian CAL yaitu :

1. Rasio CAR (Capital Adequacy Ratio) untuk aspek capital

2. Rasio NPL (Non Performing Loans) mewakili aspek assets 3. Rasio LDR (Loan to Deposit Ratio ) untuk aspek liquidity.

(6)

6

perbankan akan membantu manajemen perusahaan dalam menjaga profitabilitasnya dan kreditor juga dapat memutuskan kredit kepada bank akan diperpanjang atau diperbesar.

1.2 Perumusan Masalah

Dari latar belakang yang telah diuraikan, maka dapat dirumuskan beberapa masalah sebagai berikut:

1. Apakah Capital Adequacy Ratio (CAR), Non Performing Loan (NPL), dan Loan to Deposit Ratio (LDR) secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan bank ?

2. Apakah Capital Adequacy Ratio (CAR) secara parsial berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja keuangan bank?

3. Apakah Non Performing Loan (NPL) secara parsial berpengaruh negatif signifikan terhadap kinerja keuangan bank?

4. Apakah Loan to Deposit Ratio (LDR) secara parsial berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja keuangan bank ?

1.3 Pembatasan Masalah

(7)

7

1.4 Tujuan Penelitian

Berdasarkan rumusan masalah diatas maka penelitian ini mempunyai tujuan yaitu:

1. Untuk menguji pengaruh Capital Adequacy Ratio (CAR), Non

Performing Loan (NPL), dan Loan to Deposit Ratio (LDR) secara bersama-sama terhadap kinerja keuangan perbankan pada beberapa bank periode tahun 2010-2013

2. Untuk menguji pengaruh Capital Adequacy Ratio (CAR) terhadap kinerja keuangan bank pada beberapa bank periode tahun 2010-2013 3. Untuk menguji pengaruh Non Performing Loan (NPL) terhadap kinerja

keuangan bank pada beberapa bank periode tahun 2010-2013

4. Untuk menguji pengaruh Loan to Deposit Ratio (LDR) terhadap kinerja keuangan bank pada beberapa bank periode tahun 2010-2013

1.5 Manfaat Penelitian

Dari tujuan penelitian tersebut maka manfaat yang dapat diharapkan adalah 1. Bagi peneliti

(8)

8

2. Bagi Akademisi

Diharapkan dapat menambah wawasan ilmu pengetahuan dengan hasil yang ditemukanselama penelitian dan sebagai perbandingan bagi pembaca yang akan melakukan penelitian pada topik yang sama di masa yang akan datang. Hasil penelitian ini dapat menjadi acuan dan bahan referensi untuk penelitian selanjutnya.

3. Bagi masyarakat dan investor

Referensi

Dokumen terkait

Terdapat banyak jargon untuk dapat memantapkan reputasi suatu organisasi, namun intinya adalah bagaimana relasi yang telah dibangun oleh organisasi terhadap publiknya dapat

Peneliti menggunakan metode analisis semiotika yang dikembangkan oleh Charles Sander Peirce, yaitu dengan menggunakan segitiga makna yang terdiri dari ikon, indeks, dan simbol

Kharisma Ide Nusantara Garmindo mengalami suatu permasalahan yaitu jumlah pencapaian ouput yang dihasilkan pada proses produksinya tidak sesuai dengan target produksi yang

Sama halnya dengan CAR, suatu perusahaan memiliki kinerja yang baik jika kepemilikan institusional tinggi maka akan meningkatkan nilai CAR.. Akan tetapi hasil pengujian

Operator matematika yang akan sering digunakan dalam Rumus Microsoft Excel adalah sebagai berikut:..

Asosiasi Pendidikan Nasional ( National Education Assiciation /NEA) memiliki pengertian yang berbeda, media adalah bentuk-bentuk komunikasi baik tercetak maupun

Membawa Dokumen Penawaran Asli dan Foto copy sesuai dengan yang telah di unggah. dalam

Dalam hal ini, madrasah sebagai sistem sosial merupakan bagian integral dari sistem sosial yang lebih besar, yaitu masyarakat.madrasah dan masyarakat memiliki