Pengaruh Rasio Molar Minyak Jelantah dengan Metanol dan Suhu Reaksi Dalam reaksiTransesterifikasi.
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Tujuan penelitian yang ini adalah untuk mengetahui pengaruh rasio molar dan waktu reaksi terhadap hasil dan mutu biodisel dari minyak jelantah melalui proses transesterifikasi
Pada penelitian ini menggunakan cangkang bekicot sebagai katalis heterogen dalam proses transesterifikasi pembuatan biodiesel dari minyak jelantah yang kemudian
Abu layang adalah suatu material yang efektif jika digunakan sebagai bahan baku pembuatan zeolit, dan dapat digunakan sebagai katalis dalam proses
Penggunaan cangkang kerang darah hasil dekomposisi pada 900 o C pada reaksi transesterifikasi minyak jelantah menghasilkan biodiesel yang sesuai dengan standar mutu SNI
Dengan menggunakan katalis CaO kulit telur ayam yang dihasilkan, dilakukan percobaan pembuatan biodiesel dengan memvariasikan rasio molar metanol terhadap minyak
Simpulan dan Saran Dari hasil penelitian pembuatan biodiesel dari campuran minyak jarak kepyar ricinus communis dan minyak jelantah dengan katalis cangkang kerang yang mengandung CaO,
Minyak jelantah juga digunakan sebagai bahan baku pembuatan biodiesel dengan pereaksi metanol, katalis bifungsional iron Fe2O3 & FeNO33·9H2O pada CaO yang memiliki potensi untuk
Pengujian kinerja katalis pada reaksi transesterifikasi minyak jelantah menunjukkan bahwa semakin kecil konsentrasi pada aktivasi katalis menggunakan asam sulfat maka semakin kecil