• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengaruh Rasio Molar Minyak Jelantah dengan Metanol dan Suhu Reaksi Dalam reaksiTransesterifikasi.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pengaruh Rasio Molar Minyak Jelantah dengan Metanol dan Suhu Reaksi Dalam reaksiTransesterifikasi."

Copied!
16
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 2. Spektra FTIR perbandingan ZA denganZAA
Gambar 4. Spektra FTIR katalis CaO/ZAA
Tabel 2.Massa CaO yang teremban pada zeolit alamKode SampelMassa ZAAMassa CaO/ZAA
Gambar 7. Pengaruh suhu reaksi terhadap YieldBiodiesel
+2

Referensi

Dokumen terkait

Tujuan penelitian yang ini adalah untuk mengetahui pengaruh rasio molar dan waktu reaksi terhadap hasil dan mutu biodisel dari minyak jelantah melalui proses transesterifikasi

Pada penelitian ini menggunakan cangkang bekicot sebagai katalis heterogen dalam proses transesterifikasi pembuatan biodiesel dari minyak jelantah yang kemudian

Abu layang adalah suatu material yang efektif jika digunakan sebagai bahan baku pembuatan zeolit, dan dapat digunakan sebagai katalis dalam proses

Penggunaan cangkang kerang darah hasil dekomposisi pada 900 o C pada reaksi transesterifikasi minyak jelantah menghasilkan biodiesel yang sesuai dengan standar mutu SNI

Dengan menggunakan katalis CaO kulit telur ayam yang dihasilkan, dilakukan percobaan pembuatan biodiesel dengan memvariasikan rasio molar metanol terhadap minyak

Simpulan dan Saran Dari hasil penelitian pembuatan biodiesel dari campuran minyak jarak kepyar ricinus communis dan minyak jelantah dengan katalis cangkang kerang yang mengandung CaO,

Minyak jelantah juga digunakan sebagai bahan baku pembuatan biodiesel dengan pereaksi metanol, katalis bifungsional iron Fe2O3 & FeNO33·9H2O pada CaO yang memiliki potensi untuk

Pengujian kinerja katalis pada reaksi transesterifikasi minyak jelantah menunjukkan bahwa semakin kecil konsentrasi pada aktivasi katalis menggunakan asam sulfat maka semakin kecil