1
LAPORAN PENERAPAN TATA KELOLA PT BPR KARTASURA MAKMUR TAHUN 2019
Seiring dengan meningkatnya tingkat risiko dalam kegiatan perbankan, PT BPR KARTASURA MAKMUR senantiasa melakukan upaya untuk mewujudkan pelak- sanaan “ Budaya Kepatuhan ” di semua tingkat organisasi dan kegiatan usaha Bank.
Laporan Penerapan Tata Kelola PT BPR Kartasura Makmur tahun 2019 disusun sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No. : 04/POJK.03/2015 tanggal 31 Maret 2015 tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Perkreditan Rakyat dan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 5/SEOJK.03/2016 tanggal 10 Maret 2016 tentang Penerapan Fungsi Kepatuhan bagi Bank Perkreditan Rakyat.
Tahun 2019 PT BPR Kartasura Makmur berusaha memantau semua peraturan baru yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia dan Otoritas lainnya seperti Direktorat Jenderal Pajak, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), dan lain-lain.
Selama periode ini, OJK telah mengatur Tata Kelola BPR dan Manajemen Risiko BPR untuk mendukung tetap terjaganya kualitas pengelolaan BPR dan tercapainya pertumbuhan bisnis yang berkesinambungan.
Kebijakan OJK tsb mencakup berbagai peraturan pokok seperti Tata Kelola yang mewajibkan BPR melengkapi Struktur Organisasi, Manajemen Risiko mulai dari 3 hingga 6 Risiko, pengaturan pemenuhan Modal Inti, Wilayah operasi BPR.
Seiring dengan meningkatnya tingkat risiko dalam kegiatan perbankan, PT BPR Kartasura Makmur senantiasa melakukan upaya untuk mewujudkan “ Budaya Kepatuhan
” di semua tingkat organisasi dan kegiatan usaha. Langkah-langkah dalam rangka mendukung terciptanya “Budaya Kepatuhan” antara lain dilakukan melalui pembuatan sistem, program, kerangka kerja, dan kode etik kepatuhan atau kebijakan kepatuhan.
Selanjutnya, dalam upaya untuk memastikan kepatuhan BPR terhadap berbagai regulasi, Manajemen PT BPR Kartasura Makmur melakukan hal-hal sebagai berikut :
2
Mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan PT BPR Kartasura Makmur memenuhi semua peraturan yang berlaku melalui beberapa kegiatan :
o Memberi informasi kepada semua bagian / seksi termasuk Direksi
mengenai penerbitan setiap Peraturan Baru Otoritas Jasa Keuangan.
PT BPR juga melakukan pelatihan internal, study meeting, dan menugaskan karyawan dari bagian terkait untuk menghadiri sosialisasi yang diselenggarakan di OJK setempat, Perbarindo atau lembaga pendidikan lain.
o Membahas masalah yang berhubungan dengan kepatuhan BPR terhadap peraturan yang berlaku dan memantau tindak lanjut yang harus dilakukan oleh BPR sehubungan dengan penerbitan beragam peraturan OJK dalam Rapat Kepatuhan bulanan yang dihadiri oleh Direksi dan semua bagian terkait.
o Memantau penyampaian berbagai laporan kepada OJK dan otoritas lainnya.
o Membuat revisi/kajian ulang terhadap kebijakan dan prosedur manual untuk mendapatkan kepastian bahwa aturan internal PT BPR Kartasura Makmur sudah sesuai dengan peraturan OJK dan perundang-undang lain yang berlaku.
o Melakukan “Penilaian Risiko Kepatuhan” dan “Self-Review Kepatuhan”
secara berkala.
o Membuat Rencana Kerja Kepatuhan yang disusun berdasarkan hasil
“Penilaian Risiko Kepatuhan” serta senantiasa melakukan kontrol dan pemantauan terhadap realisasi Rencana Kerja tsb.
Memantau kepatuhan terhadap peraturan kehati-hatian seperti Modal Minimum (CAR), Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK), Loan to Deposit Ration (LDR), Non Performing Loan (NPL) dan Cash Ratio.
Memantau penyelesaian pengaduan nasabah dan menyerahkan laporan secara tepat waktu ke OJK serta memastikan tindakan pencegahan sudah dilakukan untuk menghindari terulangnya pengaduan nasabah yang serupa.
Memantau kemajuan penyelesaian hasil temuan pemeriksaan OJK dan memastikan bahwa rekomendasi OJK ditindaklanjuti dan dilaksanakan.
Menyampaikan laporan perkembangan tersebut kepada OJK secara bulanan.
3
Pada akhir tahun 2019 PT BPR Kartasura Makmur merealisasikan pembuatan Laporan Penerapan Tata Kelola PT BPR Kartasura Makmur untuk periode Januari - Desember 2019 dengan mengacu pada prinsip-prinsip Transparancy, Accountability, Responsibility, Indenpendency, dan Fairnes (TARIF).
a. Transparancy (keterbukaan), yaitu keterbukaan dalam mengemukakan informasi yang material dan relevan serta keterbukaan dalam proses pengambilan keputusan.
b. Accountability (akuntabilitas), yaitu kejelasan fungsi dan pelaksanaan pertanggungjawaban organ BPR sehingga pengelolaannya berjalan efektif.
c. Responsibility (pertanggungjawaban), kesesuaian pengelolaan BPR dengan peraturan perundang-undangan dan prinsip-prinsip pengelolaan BPR yang sehat.
d. Indenpendency (independensi), yaitu pengelolaan BPR secara profesional tanpa pengaruh atau tekanan dari pihak manapun.
e. Fairnes (kewajaran), yaitu keadilan dan kesetaraan dalam memenuhi hak-hak pemangku kepentingan (stakeholders) yang timbul berdasarkan perjanjian dan peraturan perundang-undangan.
Laporan Penerapan Tata Kelola PT BPR Kartasura Makmur Tahun 2019 I. Pokok – Pokok Isi Laporan
Mengacu pasal 75 POJK No. 4/POJK.03/2015 dan SEOJK No. 5/SEOJK.03/2016 tentang Penerapan GCG / Tata Kelola, pokok-pokok isi laporan disusun sebagai berikut :
Transparansi Penerapan Tata Kelola PT BPR Kartasura Makmur Tahun 2019 sebagaimana dimaksud pada pasal 2 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK No.
4/POJK.03/2015 tanggal 31 Maret 2015; dan
Laporan Hasil Penilaian Sendiri (Self Assessment) Penerapan Tata Kelola PT BPR Kartasura Makmur tahun 2019 sebagaimana dimaksud pada bagian VI angka 11 dan 12 mencakup Kertas Kerja Penilaian Penerapan Tata Kelola sebagaimana dimaksud dalam Lampiran II dan Kesimpulan Umum Hasil Penilaian Penerapan Tata Kelola sebagaimana dimaksud dalam lampiran III Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. : 5/SEOJK.03/2016 .
4
A. Transparansi Penerapan Tata Kelola PT BPR Kartasura Makmur 2019 1. Penerapan Tata Kelola :
a. Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi;
b. Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris;
c. Kelengkapan dan pelaksanaan tugas atau fungsi komite;
d. Penanganan benturan kepentingan;
e. Penerapan fungsi kepatuhan, audit intern, dan audit ekstern;
f. Penerapan manajemen resiko, termasuk system pengendalian intern;
g. Batas maksimum kredit;
h. Rencana bisnis BPR;
i. Transparansi kondisi keuangan dan non keuangan.
2. Kepemilikan Saham Anggota Direksi serta hubungan keuangan dan/atau hubungan keluarga anggota Direksi dengan anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi lainnya dan/atau pemegang saham BPR;
3. Kepemilikan Saham Anggota Dewan Komisaris serta hubungan keuangan dan/atau hubungan keluarga anggota Dewan Komisaris dengan anggota Dewan Komisaris lain, anggota Direksi dan/atau pemegang saham BPR;
4. Paket kebijakan remunerasi dan fasilitas lain bagi Direksi dan Dewan Komisaris;
5. Rasio gaji tertinggi dan gaji terendah;
6. Frekuensi rapat Dewan Komisaris;
7. Jumlah penyimpangan intern yang terjadi dan upaya penyelesaian oleh BPR;
8. Jumlah permasalahan hukum dan upaya penyelesaian oleh BPR;
9. Transaksi yang mengandung benturan kepentingan;
10. Pemberian dana untuk kegiatan sosial dan kegiatan politik, baik nominal maupun penerima dana.
5
B. Laporan Hasil Penilaian Sendiri (Self Assessment) Penerapan Tata Kelola PT BPR Kartasura Makmur Tahun 2019 sebagaimana dimaksud pada bagian VI angka 11 dan 12 mencakup Kertas Kerja Penilaian Penerapan Tata Kelola sebagaimana dimaksud dalam Lampiran II dan Kesimpulan Umum Hasil Penilaian Penerapan Tata Kelola sebagaimana dimaksud dalam lampiran III Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 5/SEOJK.03/2016 .
II. Uraian Pokok Pokok Isi Laporan
A. Transparansi Penerapan Tata Kelola PT BPR Kartasura Makmur Tahun 2019
1. Pengungkapan Penerapan Tata Kelola
a. Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Direksi
1) Tugas dan Tanggung Jawab Direksi PT BPR Kartasura Makmur a) Memimpin dan mengurus PT BPR Kartasura Makmur sesuai dengan
maksud dan tujuan PT BPR Kartasura Makmur.
b) Menguasai, memelihara dan mengurus kekayaan PT BPR Kartasura Makmur untuk kepentingan PT BPR Kartasura Makmur;
c) Menciptakan struktur pengendalian internal, menjamin terselenggaranya fungsi audit internal dalam setiap tingkatan manajemen dan menindaklanjuti temuan audit internal sesuai dengan kebijakan atau arahan yang diberikan Dewan Komisaris.
d) Menyampaikan Rencana Bisnis yang memuat Anggaran Tahunan kepada Dewan Komisaris dan Rapat Umum Pemegang Saham untuk mendapat persetujuannya, sebelum dimulainya tahun buku yang akan datang, serta melaporkan ke Otoritas Jasa Keuangan dengan memperhatikan ketentuan yang berlaku.
e) Melaksanakan prinsip-prinsip Tata Kelola dalam setiap kegiatan usaha PT BPR Kartasura Makmur pada seluruh tingkatan atau jenjang organisasi PT BPR Kartasura Makmur.
f) Memastikan pelaksanaan fungsi kepatuhan pada seluruh Unit Kerja BPR secara efektif.
6
g) Mengadakan dan menyimpan Daftar Pemegang Saham, Daftar Khusus, Risalah Rapat Umum Pemegang Saham, dan Risalah Rapat Direksi.
h) Membuat Laporan Tahunan, dokumen-dokumen perusahaan lainnya sebagaimana dimaksud peraturan perundang-undangan yang berlaku.
i) Menindaklanjuti temuan audit dan rekomendasi dari Auditor Eksternal, hasil pengawasan Otoritas Jasa Keuangan.
j) Mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya kepada pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham.
Direksi memperhatikan ketentuan Anggaran Dasar PT BPR Kartasura Makmur, Pedoman dan Tata Tertib Kerja Direksi, serta peraturan dan perundang-undangan yang berlaku dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya..
2) Jumlah dan Komposisi Anggota Direksi PT BPR Kartasura Makmur
Jumlah anggota Direksi PT BPR Kartasura Makmur per 31 Desember 2019 ada 2 (dua) orang, terdiri atas 1 (satu) orang Direktur Utama sekaligus direktur bisnis, dan 1 (satu) orang Direktur Yang Membawahkan Fungsi Kepatuhan.
Susunan anggota Direksi PT BPR Kartasura Makmur per 31 Desember 2019 berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham PT BPR Kartasura Makmur No. 06 tanggal 05 Oktober 2017, yang telah mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan Nomor : AHU-AH.01.03-0180103 tanggal 12 Oktober 2017 adalah sebagai berikut :
7
Jabatan Nama
Direktur Utama Indrayani Pribadi, SE. MM.
Direktur YMF Kepatuhan Dra. Christina Semiyanti, SH. MM
3) Tindak Lanjut Rekomendasi Dewan Komisaris
Direktur Utama sekaligus Direktur Bisnis yang menjalankan tugas operasional BPR dan Direktur YMF Kepatuhan yang menjalankan tugas fungsi kepatuhan, secara umum telah menindaklanjuti rekomendasi Dewan Komisaris, sebagaimana surat rekomendasi berikut :
a. Evaluasi Kinerja Keuangan pada Bulan Agustus 2019;
b. Peningkatan prinsip kehati-hatian agar potensi kredit bermasalah dapat ditekan;
c. Struktur organisasi PT BPR Kartasura Makmur yang efisien;
d. Budaya perusahaan khusus yang berkaitan dengan Conflict of Interest;
e. Implementasi POJK No. 04/POJK.03/2016, 31 Maret 2015 tentang Penerapan Tata Kelola Bank Perkreditan Rakyat dan Surat Edaran OJK No. 05/SEOJK.03/2016 tanggal 10 Maret 2016 tentang Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan bagi Bank Perkreditan Rakyat dalam bentuk dokumen pelaksanaan fungsi kepatuhan dan fungsi Komite Audit.
f. Monitor dan evaluasi kinerja keuangan pada bulan Oktober 2019 kantor pusat dan kantor cabang;
g. Evaluasi kinerja keuangan tutup buku tahun 2019 dan RBB 2020.
b. Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Dewan Komisaris
1) Tugas dan Tanggung Jawab Dewan Komisaris PT BPR Kartasura Makmur, antara lain :
8
a) Melakukan pengawasan atas kebijakan pengurusan PT BPR Kartasura Makmur, jalannya pengurusan pada umumnya, dan memberi nasihat kepada Direksi. Pengawasan oleh Dewan Komisaris dilakukan untuk kepentingan PT BPR Kartasura Makmur sesuai dengan maksud dan tujuan serta Anggaran Dasar PT BPR Kartasura Makmur.
b) Memastikan terselenggaranya pelaksanaan prinsip-prinsip Tata Kelola dalam setiap kegiatan usaha PT BPR Kartasura Makmur pada seluruh tingkatan atau jenjang organisasi PT BPR Kartasura Makmur.
c) Mengarahkan, memantau dan mengevaluasi pelaksanaan kebijakan strategis PT BPR Kartasura Makmur.
d) Memastikan bahwa Direksi telah menindaklanjuti temuan audit dan rekomendasi dari Satuan Pemeriksa Internal, Auditor Eksternal, dan hasil pengawasan Otoritas Jasa Keuangan.
e) Memberitahukan kepada Otoritas Jasa Keuangan apabila ditemukan pelanggaran peraturan perundang-undangan di bidang keuangan dan perbankan yang keadaan atau perkiraan dapat membahayakan kelangsungan usaha PT BPR Kartasura Makmur sesuai ketentuan perundangan yang berlaku.
f) Memastikan fungsi kepatuhan, audit intern, manajemen risiko; dan remunerasi dan nominasi dapat dilaksanakan sesuai Ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan secara efektif.
g) Menyediakan waktu yang cukup untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya secara optimal.
h) Menyelenggarakan rapat Dewan Komisaris secara berkala, paling sedikit 1 (satu) kali dalam 3 (tiga) bulan. Rapat Dewan Komisaris wajib dihadiri oleh seluruh anggota Dewan Komisaris secara fisik paling kurang 2 (dua) kali setahun.
i) Membuat risalah rapat Dewan Komisaris, dan ditandatangani oleh seluruh anggota Dewan Komisaris yang hadir dalam rapat Dewan Komisaris.
j) Mendistribusikan salinan risalah rapat Dewan Komisaris kepada seluruh anggota Dewan Komisaris dan pihak yang terkait.
9
k) Menyampaikan laporan tentang tugas pengawasan yang telah dilakukan selama tahun buku sebelumnya kepada RUPS.
Dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya, Dewan Komisaris memperhatikan ketentuan Anggaran Dasar PT BPR Kartasura Makmur, Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris, serta Peraturan Perundang-undangan yang berlaku.
2) Fungsi Pengawasan Dewan Komisaris
Dewan Komisaris menjalankan fungsi pengawasan dengan :
a) Hadir di Kantor PT BPR Kartasura Makmur minimal 2 x dalam 1bln .
b) Menyelenggarakan rapat minimal 4 kali dalam 1 tahun. Rapat Dewan Komisaris di tahun 2019 telah diselenggarakan sebanyak 12 kali. Rincian pada butir risalah rapat bulan Januari s/d Desember 2019.
c) Mengawasi dan memberikan saran-saran kepada Direksi dengan pengawasan langsung (OTS) dan tidak langsung (memeriksa berkas).
d) Menyetujui up-date pedoman-pedoman kerja antara lain :
(1). Tata Kelola No. : 07/D KM/05/2016 tanggal 02 Mei 2016 (2). Fungsi Kepatuhan No. : 08/D KM/VI/2016, 03 Juni 2016 (3). Manajemen Resiko No. : 10/D KM/XI/2016, 2 Nop 2016 (4). Manajemen Remunerasi dan Standar Upah No. : 015/D
KM/X/2017, tanggal 23 Oktober 2017.
e) Mengawasi dan mengevaluasi kebijakan antara lain : kebijakan mengenai Tata Kelola, Fungsi Kepatuhan, Manajemen Resiko.
Dokumen dokumen kegiatan tersebut a.l memo kepada Direksi : (1). Tanggal 14 Maret 2019 : Evaluasi kinerja Januari & Pebruari
19;
(2). Tanggal 15 April 2019: Penajaman strategi pencapaian target Laba tahun 2019;
(3). Tanggal 10 Juni 2019; Evaluasi kinerja keuangan Mei 2019;
10
(4). Tanggal 02 Juli 201; Evaluasi kinerja keuangan semester I 2019;
(5). Tanggal 21 Agustus 2019; Evaluasi kinerja keuangan s/d Juli 2019;
(6). Tanggal 11 September 2019; Evaluasi kinerja keuangan sampai dengan Agustus 2019;
3) Komposisi Anggota Dewan Komisaris PT BPR Kartasura Makmur Jumlah anggota Dewan Komisaris PT BPR Kartasura Makmur sampai dengan 31 Desember 2019 terdiri atas 1 (satu) Komisaris Utama, dan 1 (satu) Komisaris anggota.
Susunan anggota Dewan Komisaris PT BPR Kartasura Makmur per 31 Desember 2019 berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham PT BPR Kartasura Makmur No. 06 tanggal 05 Oktober 2017, yang telah mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia ndengan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan Nomor : AHU-AH.01.03- 0180103 tanggal 12 Oktober 2017 adalah sebagai berikut :
Komposisi Dewan Komisaris PT BPR Kartasura Makmur tahun 2019 :
Jabatan Nama
Komisaris Utama Drs. Tri Sulaksono, MSi Komisaris Anggota Drs. Mcl. Budi Santoso, MM.
4) Rekomendasi Dewan Komisaris
Salah satu tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris adalah memberikan nasihat kepada Direksi untuk kepentingan perusahaan sesuai dengan maksud dan tujuan perusahaan.
Rekomendasi yang diberikan Dewan Komisaris kepada Direksi selama tahun 2019 antara lain :
11
a) Berkaitan dengan pengelolaan bisnis pada umumnya :
(1) Perkembangan PT BPR Kartasura Makmur perlu didukung dengan penerapan manajemen risiko dan tata kelola terintegrasi yang efektif dan efisien, dan tetap sejalan dengan peraturan dan perundangan yang berlaku.
(2) Mengingat perkembangan ekonomi yang kurang kondusif, hendaknya dalam pelaksanaan program / Rencana Bisnis agar tetap memperhatikan aspek kehati-hatian (prudential) dan aspek kepatuhan (compliance) serta dilakukan sosialisasi ke seluruh unit organisasi PT BPR Kartasura Makmur.
(3) Permodalan akan semakin menjadi tantangan beberapa tahun ke depan sehingga diperlukan adanya capital planning yang baik.
b) Berkaitan dengan Manajemen Risiko
(1) Risiko Kredit. Dalam penyaluran kredit, PT BPR Kartasura Makmur agar menghindari risiko konsentrasi yang terlalu besar terhadap satu industri tertentu.
(2) Risiko Pasar. Sehubungan dengan gejolak bunga pinjaman ringan pinjaman KUR yang digelontorkan Bank Pemerintah, PT BPR Kartasura Makmur perlu mewaspadai pelunasan kredit lancar.
(3) Risiko Likuiditas. Mengingat masih tinggi permintaan kredit dan pengambilan simpanan, rasio likuiditas harus dipertahankan pada range yang telah ditetapkan.
(4) Risiko Operasional. Dari segi risiko operasional yang perlu mendapat perhatian khusus adalah aspek kesederhanaan birokrasi kredit. PT BPR Kartasura Makmur agar memperhatikan dan menjaga aspek kehati-hatian dalam pencairan kredit.
(5) Risiko Reputasi. Dengan semakin meningkatnya komunikasi interaktif masyarakat luas melalui social media dan peranan
12
PT BPR Kartasura Makmur sebagai transaction bank, agar dipastikan adanya monitoring serta pemberian respon yang tepat waktu.
(6) Risiko Stratejik. Agar dikembangkan konsep perencanaan ketersediaan SDM yang kompeten dan sesuai dengan kebutuhan PT BPR Kartasura Makmur. Mengantisipasi menurunnya OSC dan meningkatnya % NPL perbankan di masa depan, PT BPR Kartasurta Makmur perlu melaksanakan strategi peningkatan OSC dan penurunan % NPL.
c. Kelengkapan dan Pelaksanaan Tugas atau Fungsi Komite
PT BPR Kartasura Makmur belum wajib membentuk komite-komite, dikarenakan modal inti PT BPR Kartasura Makmur masih kurang dari Rp 80.000.000.000,- (delapan puluh milyar rupiah). Perusahaan belum mendesak membentuk komite-komite. Namun fungsi komite-komite sudah dijalankan, misalnya dalam menentukan keputusan kredit-kredit besar akan dibicarakan oleh Direksi bisnis, kepatuhan, marketing, bagian legal dll.
d. Penanganan Benturan Kepentingan
Benturan kepentingan adalah perbedaan antara kepentingan ekonomis PT BPR Kartasura Makmur dengan kepentingan ekonomis pribadi pemilik saham, anggota direksi, anggota dewan komisaris, pejabat eksekutif dan/atau pihak terkait dengan PT BPR Kartasura Makmur.
Dalam hal terjadi benturan kepentingan, anggota direksi, anggota dewan komisaris dan pejabat eksekutif tidak diperbolehkan dan dilarang mengambil tindakan yang dapat merugikan PT BPR Kartasura Makmur atau mengurangi keuntungan PT BPR Kartasura Makmur dan wajib mengungkapkan benturan kepentingan dimaksud dalam setiap keputusan.
Apabila keputusan yang berbenturan kepentingan tetap harus diambil, maka para pihak terkait tersebut harus mengutamakan kepentingan ekonomis PT BPR Kartasura Makmur dan menghindarkan PT BPR
13
Kartasura Makmur dari kerugian yang mungkin timbul atau kemungkinan berkurangnya keuntungan perusahaan.
Untuk menghindari pengambilan keputusan yang berpotensi merugikan atau mengurangi keuntungan BPR, PT BPR Kartasura Makmur memiliki dan menerapkan kebijakan intern, system, dan prosedur penyelesaian benturan kepentingan yang mengikat setiap Anggota Direksi, Dewan Komisaris, Pegawai PT BPR Kartasura Makmur.
e. Penerapan Fungsi Kepatuhan, Audit Intern dan Audit Ekstern 1). Penerapan Fungsi Kepatuhan
PT BPR Kartasura Makmur memastikan kepatuhan terhadap Peraturan OJK dan Peraturan perundangan lainnya.
Direktur Yang Membawahkan Fungsi Kepatuhan :
PT BPR Kartasura Makmur dalam rangka memastikan kepatuhan terhadap Peraturan Otoritas Jasa Keuangan dan Peraturan Perundangan lainnya telah menugaskan salah satu Direksi, Ibu Christina Semiyanti sebagai Direktur Yang Membawahkan Fungsi Kepatuhan. Direktur YMFK yang independen tidak membawahkan bidang operasional penyaluran dana.
Direktur Yang Membawahkan Fungsi Kepatuhan bertugas dan bertanggung jawab untuk memastikan PT BPR Kartasura Makmur telah mematuhi seluruh Peraturan Otoritas Jasa Keuangan dan peraturan perundangan lainnya dalam rangka pelaksanaan prinsip kehati-hatian serta memantau dan menjaga kegiatan usaha PT BPR Kartasura Makmur tidak menyimpang dari Peraturan perundang- undangan serta memantau dan menjaga kepatuhan PT BPR Kartasura Makmr terhadap seluruh komitmen yang dibuat oleh PT BPR Kartasura Makmur kepada Otoritas Jasa Keuangan dan/atau otoritas lain yang berkaitan dengan perusahaan.
Pejabat Eksekutif Kepatuhan
PT BPR Kartasura Makmur memiliki modal inti kurang dari Rp 50.000.000.000,- (lima puluh milyar rupiah). Dalam rangka
14
membantu pelaksanaan tugas Direktur Yang Membawahkan Fungsi Kepatuhan, PT BPR Kartasura Makmur telah menunjuk Pejabat Eksekutif yang independen terhadap operasional penyaluran dana untuk melaksanakan fungsi kepatuhan.
Pejabat Eksekutif Kepatuhan yang ditunjuk PT BPR Kartasura Makmur adalah Sdr. Ant. Joko Nugroho, SH. Pejabat Eksekutif Kepatuhan tersebut bertanggung jawab langsung kepada Direktur Yang Membawahkan Fungsi Kepatuhan.
2). Penerapan Audit Intern
PT BPR Kartasura Makmur telah menerapkan fungsi audit intern.
Modal inti PT BPR Kartasura Makmur kurang dari Rp 50.000.000.000,- (lima puluh milyar rupiah). Penerapan audit intern PT BPR Kartasura Makmur menunjuk 1 (satu) orang Pejabat Eksekutif yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan fungsi audit intern yang independen terhadap fungsi operasional BPR yaitu Sdr. Giyarto, SKom.
Pejabat Eksekutif tersebut bertugas dan bertanggung jawab untuk membantu tugas Direktur Utama dan Dewan Komisaris melakukan pengawasan operasional PT BPR Kartasura Makmur yang mencakup perencanaan, pelaksanaan dan pemantauan hasil audit; membuat analisis dan penilaian di bidang keuangan, akuntansi, operasional, kegiatan lainnya dengan mengidentifikasi segala kemungkinan untuk memperbaiki dan meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya dan dana serta memberikan saran perbaikan dan informasi yang obyektif tentang kegiatan yang diperiksa di PT BPR Kartasura Makmur.
Pejabat Eksekutif (PE) Audit Internal sudah menyusun rencana / program audit internal. PE Audit Internal juga telah melakukan pemantauan secara berkala terhadap tindak lanjut oleh pihak yang diaudit untuk memastikan bahwa tindakan perbaikan telah dilakukan secara efektif dan memadai. Bagian yang diaudit telah melaksanakan
15
tindak lanjut perbaikan atas rekomendasi PE Audit Internal dengan tujuan untuk meningkatkan kinerja PT BPR Kartasura Makmur.
Pejabat Eksekutif Audit Internal akan melaporkan hasil pengamatan dan pengawasan periode Desember 2019 kepada Otoritas Jasa Keuangan pada akhir bulan Mei 2020.
Sepanjang tahun 2019 Pejabat Eksekutif Audit Intern telah melaksanakan tugas dan kewajibannya secara memadai dan sesuai dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan. PE Audit Intern juga telah memberi kontribusi dalam memastikan tercapainya kegiatan operasional PT BPR Kartasura Makmur yang sehat.
Pemeriksaan umum PE Audit Internal tahun 2019 dilaksanakan dua kali, yaitu pada bulan Juli 2019 untuk posisi data laporan bulan Juni 2019 dan bulan Mei 2020 untuk data laporan bulan Desember 2019.
Program Kerja Audit Internal untuk tahun 2020 dibuat oleh Pejabat Eksekutif Audit Internnal dengan Jadwal kegiatan pemeriksaan selama 2 (dua) kali dalam satu tahun, yaitu pada bulan Juli 2020 dan Maret 2021. Rencana Kerja Audit Tahunan tahun 2020 tersebut telah mendapat persetujuan dari Direktur Utama dan Dewan Komisaris.
Rencana Kerja Audit Tahunan tahun 2020 disusun dengan menggunakan pendekatan Audit Berbasis Risiko (Risk Based Audit), di mana aktivitas audit/pemeriksaan yang akan dijalankan telah mempertimbangkan risiko di masing-masing aktivitas unit kerja di samping sasaran bisnis PT BPR Kartasura Makmur.
Dengan penerapan Audit Berbasis Risiko ini, diharapkan PE Audit Intern mampu mendukung atau meningkatkan efektivitas pengawasan PT BPR Kartasura Makmur untuk mendukung terciptanya sistem perbankan yang sehat dan terpacaya. Hal ini selaras dengan semangat penerapan Tata Kelola BPR yang baik serta manajemen risiko yang kokoh dalam struktur organisasi PT BPR Kartasura Makmur, antara lain melakukan evaluasi atas kecukupan dan efektisitas struktur pengendalian intern dan pelaksanaannya, serta unsur dan aspek organisasi.
16
3). Penerapan Audit Ekstern
PT BPR Kartasura Makmur dalam rangka menerapkan fungsi audit ekstern menunjuk Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan untuk melakukan audit Laporan Keuangan Tahunan PT BPR Kartasura Makmur.
Akuntan Publik yang ditunjuk PT BPR Kartasura Makmur tahun 2019 : GANUNG AGUNG BUDIARTO, SE. Ak. CA. CPA dari Kantor Akuntan Publik (KAP) “GANUNG AB” yang berkantor di Jl. Bido II/2 Cinderejo, Gilingan, Banjarsari, Surakarta 57134 Telp (0271) 7463637, Email : [email protected].
PT BPR Kartasura Makmur belum mempunyai Komite Audit, sehingga penunjukan Akuntan Publik (AP) dan Kantor Akuntan Publik (KAP) diajukan oleh Direksi kepada Dewan Komisaris, kemudian Dewan Komisaris memintakan persetujuan kepada Rapat Umum Pemegang Saham PT BPR Kartasura Makmur.
Pelaksanaan audit dan penunjukan Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik sudah memenuhi ketentuan yang mengatur mengenai transparansi kondisi keuangan PT BPR Kartasura Makmur dengan melakukan negoisasi dan kesepakatan harga dan kerja yang didahului dengan Surat Perjanjian Kerja yang disepakati oleh kedua pihak yaitu PT BPR Kartasura Makmur sepengetahuan Dewan Komisaris dengan Pihak Kantor Akuntan Publik Ganung AB.
f. Penerapan Manajemen Resiko, termasuk Sistem Pengendalian Intern
Modal inti PT BPR Kartasura Makmur kurang dari Rp 50.000.000.000,- (lima puluh milyar rupiah). Dalam rangka membantu pelaksanaan tugas Direktur Yang Membawahkan Fungsi Kepatuhan untuk meminimalkan resiko, PT BPR Kartasura Makmur telah menunjuk Pejabat Eksekutif yang independen terhadap operasional penyaluran dana untuk melaksanakan fungsi manajemen resiko. Pejabat Eksekutif Manajemen
17
Resiko yang ditunjuk PT BPR Kartasura Makmur adalah Ant. Joko Nugroho, SH. Pejabat Eksekutif Kepatuhan yang merangkap Pejabat Eksekutif Manajemen Resiko.
PT BPR Kartasura Makmur dalam melakukan kegiatan usahanya telah menerapkan manajemen resiko dan pengendalian intern yang disesuaikan dengan tujuan, kebijakan usaha, ukuran, dan kompleksitas usaha serta kemampuan dan kondisi PT BPR Kartasura Makmur dengan berpedoman pada persyaratan dan tata cara sebagaimana ditetapkan dalam ketentuan yang mengatur mengenai penerapan manajemen resiko bagi BPR.
g. Batas Maksimal Pemberian Kredit
PT BPR Kartasura Makmur dalam melakukan kegiatan usahanya telah menerapkan prinsip kehati-hatian dalam penyediaan dana dengan berpedoman pada ketentuan yang mengatur mengenai Batas Maksimal Pemberian Kredit (BMPK) BPR. Selama tahun 2019 PT BPR Kartasura Makmur tidak melakukan pelampauan maupun pelanggaran BMPK dalam penyaluran kredit.
h. Rencana Bisnis BPR
PT BPR Kartasura Makmur telah menyusun Rencana Bisnis yang mencakup rencana strategis jangka panjang dan rencana bisnis tahunan dalam Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Tahunan.
PT BPR Kartasura Makmur menyampaikan Rencana Bisnis tahun 2020 beserta perubahannya kepada Otoritas Jasa Keuangan dengan berpedoman pada ketentuan yang mengatur mengenai rencana bisnis BPR pada bulan Desember 2019.
18
i. Transparansi Kondisi Keuangan dan Non Keuangan
PT BPR Kartasura Makmur telah melaksanakan transparansi kondisi keuangan dan non keuangan sebagaimana diatur dalam ketentuan yang mengatur mengenai transparansi kondisi keuangan BPR.
PT BPR Kartasura Makmur dalam rangka pelaksanaan transparansi kondisi keuangan sudah menyusun dan menyajikan Laporan Keuangan dengan cara, jenis, dan cakupan sebagaimana diatur dalam ketentuan yang mengatur mengenai transparansi kondisi keuangan BPR, seperti Laporan Bulanan, Laporan Keuangan Publikasi, Laporan Keuangan Tahunan dll.
Laporan Keuangan Tahunan yang diperiksa oleh Kantor Akuntan Publik Ganung AB (tercatat di OJK dan telah disetujui RUPS), disampaikan ke OJK dengan surat No. : 193/D KM/IV/20 tanggal 08April 2020.
PT BPR Kartasura Makmur dalam rangka pelaksanaan transparansi non keuangan sudah melaksanakan transparansi informasi mengenai produk dan/atau layanan penggunaan data nasabah PT BPR Kartasura Makmur dengan berpedoman pada persyaratan dan tatacara sebagaimana diatur dalam Ketentuan Otoritas Jasa Keuangan yang mengatur mengenai perlindungan konsumen sektor jasa keuangan dan ketentuan yang mengatur mengenai transparansi informasi produk bank dan penggunaan data pribadi nasabah.
Direksi telah mendokumentasikan dan mengirimkan Laporan Penanganan dan penyelesaian pengaduan nasabah atas nama “Nihil”
setiap triwulan melalui WEB Sistem Informasi Pelaporan Edukasi dan Perlindungan Konsumen (SI PEDULI) serta dikirim ke OJK.
2. Kepemilikan Saham Anggota Direksi serta Hubungan Keuangan dan/atau Hubungan Klg Anggota Direksi dengan Anggota Dewan Komisaris, Anggota Direksi lainnya dan / atau Pemegang Saham PT BPR Kartasura Makmur
a. Susunan Direksi, Dewan Komisaris dan Pemegang Saham yang tercatat dalam administrasi PT BPR Kartasura Makmr Tahun 2019.
19
Direksi dan Dewan Komisaris PT BPR Kartasura Makmur Tahun 2019
Jabatan Nama
Komisaris Utama Drs. Tri Sulaksono, Msi Komisaris Anggota Drs. Mcl. Budi Santoso, MM Direktur Utama Indrayani Pribadi, SE. MM
Direktur YMFK Dra. Christina Semiyanti, SH. MM.
Pemegang Saham PT BPR Kartasura Makmur Tahun 2019
b. Independensi Direksi
Direksi melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya secara independen.
Seluruh anggota Direksi tidak memiliki hubungan keuangan, hubungan kepengurusan, hubungan kepemilikan saham dan/atau hubungan keluarga sampai dengan derajat kedua dengan anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi lainnya, PSP atau pemegang saham, yang dapat mempengaruhi kemampuannya untuk bertindak independen, sebagaimana dimaksud dalam POJK No. 4/POJK.03/2015 tanggal 31 Maret 2015 tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Perkreditan Rakyat.
1. Winardjono, BA 1.108.000.000,- 18,47
2. Drs. Mcl. Budi Santoso, MM 720.000.000,- 12,00 3. E. Rully Marsianti, SH. MEc Dev 554.000.000,- 09,24 4. ME. Arlita Vellyananda, ST 437.000.000,- 07.28 5. P. Hery Nugroho Eko Putra, SE 453.000.000,- 07,55 6. Drs. Tri Sulaksono, Msi 420.000.000,- 07,00 7. Prof. Ir. Dwi Sunarti Prayitno, MS, PhD 1.506.000.000,- 25,10 8. Arry Mardiyanto qq Pesero BPR Guna Daya 246.000.000,- 04,10 9. Harsono qq Karyawan PT BPR KM 191.000.000,- 03,18 10. Indrayani Pribadi, SE. MM. 207.000.000,- 03,45
11. Christina Semiyanti 158.000.000,- 02,63
J u m l a h 6.000.000.000,- 100
20
c. Kepemilikan Saham Direksi dan Hubungan keluarga/Keuangan di PT BPR Kartasura Makmur Tahun 2019
Direksi Kepemilikan Saham (%) Hubungan
Klg/Keuangan Indrayani Pribadi, SE.MM
Direktur Utama
Dir-ut memiliki saham di PT BPR Kartasura Makmur 207 lembar
@ Rp 1 juta = Rp 207 juta = 3,45 %
Nihil
Christina Semiyanti Direktur
Direktur memiliki saham di PT BPR Kartasura Makmur 158 lembar
@ Rp 1 juta = Rp158 juta = 2,63%
Nihil
d. Kepemilikan Saham Direksi & Hubungan keluarga/Keuangan di BPR lain
Direksi Kepemilikan % Saham
Hub Klg / Keuangan Indrayani Pribadi, SE.
MM Direktur Utama
Nihil Nihil
Christina Semiyanti Direktur
Nihil Nihil
e. Kepemilikan Saham Direksi dan Hubungan keluarga / Keuangan di Perusahaan Lain
Direksi Kepemilikan Saham (%) Hub Klg / Keuangn Indrayani Pribadi, SE.
Direktur Utama
Nihil Nihil
Christina Semiyanti Direktur
Nihil Nihil
3. Kepemilikan Saham Anggota Dewan Komisaris serta Hubungan Keuangan dan/atau Hubungan Keluarga Anggota Dewan Komisaris
21
dengan Anggota Dewan Komisaris lain, Anggota Direksi dan/atau Pemegang Saham PT BPR Kartasura Makmur
a. Kepemilikan Saham Dewan Komisaris dan Hubungan keluarga / Keuangan di PT BPR Kartasura Makmur
Dewan Komisaris Kepemilikan Saham (%)
Hubungan Klg / Keuangan Drs. Tri Sulaksono, Msi
Komisaris Utama
Komisaris Utama memiliki saham di PT BPR Kartasura Makmur 420 lembar @ Rp 1 juta = Rp 420 juta = 7,0 %
Komisaris Utama ada hubungan keluarga / saudara kandung dengan PSP : Prof. Ir. Dwi Sunarti, P. PhD
Drs. Mcl. Budi Santoso,MM Komisaris
Komisaris memiliki saham PT BPR Kartasura Makmur 720 lb @ Rp 1 juta = Rp 720 juta
= 12,00 %
Komisaris ada hubungan keluarga dengan PS / suami Pesero E. Rully Marsianti, SH.
b. Kepemilikan Saham Dewan Komisaris dan Hubungan keluarga / Keuangan di BPR lain
Dewan Komisaris Kepemilikan Saham (%)
Hubungan Klg/Keuangan Drs. Tri Sulaksono, MSi
Komisaris
Komisaris memiliki saham PT BPR Guna Daya 77 juta
Nihil
Drs. Mcl. Budi Santoso,MM Komisaris
Nihil Nihil
c. Kepemilikan Saham Dewan Komisaris dan Hubungan keluarga / Keuangan di Perusahaan Lain
22
Dewan Komisaris Kepemilikan Saham (%)
Hubungan Klg / Keuangan Drs. Tri Sulaksono, MSi
Komisaris
Nihil Nihil
Drs. Mcl. Budi Santoso,MM Komisaris
Nihil Nihil
4. Paket / Kebijakan Remunerasi dan Fasilitas lain bagi Direksi dan Dewan Komisaris yang ditetapkan berdasarkan RUPS (Penjelasan POJK No.
4/2015 psl 75 yo psl 23(3) dan psl 39 (c), SE No. 5/2016 Daftar Paket/Kebijakan Remunerasi Pengurus
a. Berupa Uang selama 1 tahun
J Remunerasi Nama Direksi Nama D. Komisaris Indrayani P Christina S Tri Sulaksono Budi Santoso Gaji/Honor 145.152.000 103.680.000 65.318.400 48.988.800 Tunjangan 81.782.400 63.720.000 38.623.200 30.918.000
Tantiem 0 0 0 0
Komps shm 0
Jumlah
b. Berupa Fasilitas Lain / Non Uang
J Remunerasi Direksi Dewan Komisaris
Indrayani P Christina S Tri Sulakson Budi Santoso Perumahan Tidak ada Tidak ada Tidak ada Tidak ada Transportasi Mobil dinas Mobil oprsl Tidak ada Tidak ada Asuransi Kes PBJS PBJS Tidak ada Tdak ada Telp Call Tidak ada Tidak ada Tidak ada Tidak ada
5. Rasio Gaji Tertinggi dan Terendah, dalam Skala Perbandingan a. Rasio gaji Pegawai yang tertinggi dan terendah : 77 % : 23 % b. Rasio gaji Direksi yang tertinggi dan terendah : 57 % : 43 % c. Rasio gaji Komisaris yang tertinggi dan terendah : 56 % : 44 % d. Rasio gaji Direksi tertinggi dan Komisaris tertinggi : 68 % : 32 % e. Rasio gaji Direksi tertinggi dan pegawai tertinggi : 66 % : 34 %
23
6. Frekuensi Rapat Dewan Komisaris :
a. Jumlah rapat yang diselenggarakan dalam 1 tahun. Rapat diselenggarakan minimal sebanyak 12 kali dalam 1 tahun.
b. Jumlah rapat yang dihadiri sebanyak 12 kali, yang melalui teknologi informasi belum pernah karena masih lebih mudah terjangkau untuk hadir secara fisik.
c. Kehadiran masing-masing anggota di setiap rapat :
Rapat minimal 12 kali dalam 1 tahun selalu dihadiri oleh seluruh anggota Komisaris.
d. Topik atau Materi Rapat :
No. Tanggal Materi Rapat
1 10 Januari 2019 Evaluasi Kinerja Keuangan Tutup Buku 2018 & RBB 19.
2 13 Pebruari 2019 Preadvis DK ttt buku 2018, Opsi menutup kekurangan deviden yg diberikan ke Pemegang Saham tahun 2018, memberikan 3 alternatif :
Menunda/mengkapitalisasi beaya sejumlah kekurangan;
Th ini tidak membuat cadangan umum dan social;
Pengurus tidak menerima tantiem.
3 14 Maret 2019 Evaluasi kinerja bln Januari & Pebruari 2019 : Revitalisasi Back to basic;
Peningkatan NPL mewajibkan pembentukan PPAP, Action Plan kasus per kasus kredit bermasalah;
Pemangkasan beaya;
Diskripsi pembentukan cadangan
4 15 April 2019 Penajaman Strategi Pencapaian target laba 2019
5 10 Juni 2019 Evaluasi kinerja keuangan mei 2019. Kenaikan OSC dan penurunan NPL tidak mendudkung pertumbuhan pendapatan, bahkan pendapatan menurun signifikan.
Kinerja kurang efisien. Rasio BOPO naik dibanding April 6 02 Juli 2019 Evaluasi kinerja bulan Juni 2019. Komitmen Direksi
mempertahankan target laba 1,5 M dengan implementasi action plan penanganan kredit bermasalah sesuai kesepakatan saat Exit Meeting dengan OJK kian jauh.
DK merekomendasikan agar Direksi “Mempertajam Strategi Pencapaian Target sbb :
Action Plan solusi kredit bermasalah lebih jelas dan rinci;
24
Upaya pendapatan lebih terstruktur dan signifikan;
Upaya pemangkasan beaya.
7 21 Agust 2019 Evaluasi kinerja keuangan sampai dengan Juli 2019 Turbulensi kinerja proses semester I mulai mereda awal smt II. KINERJA Juli 2019 mulai normal dan efisien.
Kebijakan antisipatif untuk menahan laju NPL khususnya dalam survey dan penerapan SOP lebih ketat. Monitoring dan evaluasi implementasi Action Plan penanganan kredit bermasalah lebih intens. Meningkatkan pemahaman dan penerapan atau aplikasi manajemen risiko penyaluran kredit.
8 11 Sept 2019 Evaluasi Kinerja keuangan sampai dengan Agustus 2019 DK mengapresiasi ikhtiar Direksi yang dapat menurunkan
% NPL dan inefisiensi beaya dibandingkan bulan Juli. DK merekomendasikan Direksi agar :
Mengupayakan peningkatan pendapatan, menahan laju NPL, action plan kredit bermasalah, aplikasi manajemen resiko dalam penyaluran kredit.
9 06 Nopember 2019 OSC & Tabungan sesuai RBB; inovasi produk; kendala sumber pendapatan.
12 20 Desember 2019 Rencana tutup buku 2019; mengapresiasi Direksi walau target tidak tercapaui, RBB 2020
7. Jumlah Penyimpangan Intern Yang Terjadi dan Upaya Penyelesaiannya oleh PT BPR Kartasura Makmur
a. Jumlah internal fraud yang telah diselesaikan.
b. Jumlah internal fraud yg sedang dalam proses penyelesaian di internal BPR : tidak ada
c. Jumlah internal fraud yang belum diupayakan penyelesaiannya : tidak ada
d. Jumlah internal fraud yang telah ditindaklanjuti melalui proses hukum : tidak ada
25
8. Jumlah Permasalahan Hukum dan Upaya Penyelesaian oleh PT BPR Kartasura Makmur
Permasalahan Hukum Jumlah
Perdata Pidana
Kasus telah selesai, sudah punya kekuatan hukum tetap
1. Joko Waluyo, 846 jt PN, PT menang, Proses Kasasi
Nihil
Total
Permasalahan Hukum Jumlah
Perdata Pidana
Kasus telah selesai, sudah punya kekuatan hukum tetap
Nihil Nihil
Total
9. Transaksi Yang Mengandung Benturan Kepentingan
No Nama, Jabatan Yang memiliki benturan
kepentingan
Nama dan Jabatan pengambil keputusan
Jenis Transaksi
Nilai Trans /Rp
Ket
1. Indrayani Pribadi, SE.
MM (Direktur Utama)
Indrayani Pribadi, SE.MM Direktur Utama
Kredit Karyawan
200 juta lancar
2. Agus Setyo Wibowo (Anak Direktur Utama)
Indrayani Pribadi, SE.MM Direktur Utama
Kredit umum
450 juta lancar
10. Pemberian Dana Untuk Kegiatan Sosial dan Kegiatan Politik, baik Nominal Maupun Penerima Dana
NO KEGIATAN SOSIAL JUMLAH
1 2 3
Iuran qurban Idul Adha di Rt 05/09 Sayuran Kts
Sumbangan pengajian akbar Jamuro Masjid Jami Ash Shofaa Tali asih duka cita warga belakang kantor
Rp 3.050.000,- Rp 500.000,- Rp 100.000,-
26 4
5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17
Tali asih duka cita debitur OT P Dadi
Bantuan zakat & infaq ke Mushola Ahmad Dasuki Iuran Dana sosial Halal Bi Halal Kp Sayuran Kartasura Iuran HUT Kemerdekaan RI Kalurahan Kartasura Karangan bunga duka warga Sayuran Kartasura (Ashuri) Iuran Peringatan HUT Kemerdekaan RI Rt 09/05 Sayuran Bantuan pengamanan Hari Raya Idul Fitri Koramil Boyolali Bantuan Zakat Fitrah Masjid Banaran Boyolali
Bantuan duka cita warga Banaran Boyolali
Iuran HUT Kemerdekaan RI Desa Banaran Boyolali Bantuan duka cita warga (Sartono)
Bantuan sosial warga (Siti Aisyiah) Bantuan Sosial untuk Gereja Boyolali Bantuan Sosial Gereja Boyolali J u m l a h
Rp 300.000,- Rp 250.000,- Rp 400.000,- Rp 250.000,- Rp 500.000,- Rp 400.000,- Rp 300.000,- Rp 300.000,- Rp 200.000,- Rp 200.000,- Rp 200.000,- Rp 200.000,- Rp 450.000,- Rp 500.000,- Rp 8.100.000,-
B. Laporan Hasil Penilaian Sendiri (Self Assessment) Penerapan Tata Kelola PT BPR Kartasura Makmur Tahun 2019
1. Kertas Kerja Penilaian Sendiri (Self Assessment) Penerapan Tata Kelola sebagaimana dimaksud dalam Lampiran II Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 5/SEOJK.03/2016 .
Hasil Penilaian sendiri (Self Assessment) Penerapan Tata Kelola PT BPR Kartasura Makmur dibuat tersendiri (terlampir).
2. Kesimpulan Umum Hasil Penilaian Penerapan Tata Kelola sebagaimana dimaksud dalam lampiran III Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.
5/SEOJK.03/2016 .
Kesimpulan Umum Hasil penilaian Penerapan Tata kelola sebagaimana dimaksud dalam lampiran III Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.
5/SEOJK.03/2016 dibuat tersendiri (terlampir)
27