PT Wismilak Inti Makmur Tbk Kegiatan Usaha Utama:
Produsen filter rokok dan penyertaan pada Entitas Anak yang berhubungan dengan industri rokok Berkedudukan di Surabaya
Kantor Perwakilan Gedung BPJamsostek (Menara Jamsostek) Tower B (Selatan) Lt. 23
Jl. Gatot Subroto No.38 Jakarta Telepon: +62 (21) 5296 3901
Fax: +62 (21) 5296 3909
Kantor Pusat:
Grha Wismilak Jl. Dr. Soetomo No.27
Surabaya Telepon: +62 (31) 2952 899
Fax: +62 (31) 2952 800 Email: [email protected] ; Website: www.wismilak.com
Perseroan merencanakan untuk melakukan pembelian kembali saham Perseroan (Pembelian Kembali) yang telah dikeluarkan dan tercatat di Bursa Efek Indonesia ("BEl") dengan mengacu kepada Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.3/SEOJK.04/2020 tanggal 9 Maret 2020 tentang Kondisi Lain sebagai Kondisi Pasar yang Berfluktuasi secara Signifikan dalam Pelaksanaan Pembelian Kembali Saham yang dikeluarkan oleh Emiten atau Perusahaan Publik ("SEOJK No. 3/2020”) dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.02/POJK.04/2013 tanggal 23 Agustus 2013 tentang Pembelian Kembali Saham yang dikeluarkan oleh Emiten atau Perusahaan Publik dalam Kondisi Pasar yang Berfluktuasi secara Signifikan ("POJK No.2/2013") dengan jumlah maksimum sebesar Rp36.000.000.000 (tiga puluh enam miliar Rupiah). Sesuai dengan SEOJK No. 3/2020, jumlah saham yang akan dibeli kembali tidak akan melebihi 20% (dua puluh persen) dari jumlah modal disetor, serta dengan ketentuan paling sedikit saham yang beredar adalah 7,5% (tujuh koma lima persen) dari modal disetor Perseroan. Pembelian Kembali akan dilakukan secara bertahap untuk periode 1 Agustus 2022 – 31 Oktober 2022.
KETERBUKAAN INFORMASI KEPADA PEMEGANG SAHAM PT WISMILAK INTI MAKMUR TBK (“PERSEROAN”) DALAM RANGKARENCANA PERSEROAN UNTUK MELAKUKAN PEMBELIAN KEMBALI SAHAM YANG DIKELUARKAN OLEH PERSEROAN DALAM KONDISI PASAR YANG BERFLUKTUASI SECARA SIGNIFIKAN
Keterbukaan informasi ini dibuat untuk kepentingan para pemegang saham Perseroan agar mendapat informasi serta gambaran yang jelas terkait rencana Perseroan untuk melakukan Pembelian Kembali Saham Perseroan yang telah dikeluarkan dan tercatat di BEI dengan jumlah sebanyak-banyaknya sebesar Rp 36.000.000.000 (tiga puluh enam milyar Rupiah) yang tidak akan melebihi 20% (dua puluh persen) dari modal disetor dan paling sedikit saham yang beredar adalah 7,5% (tujuh koma lima persen) dari modal disetor Perseroan sesuai dengan ketentuan POJK 2/2013 dan SEOJK 3/2020.
Perseroan meyakini bahwa Pembelian Kembali Saham tidak akan mempengaruhi kondisi keuangan Perseroan, karena sampai dengan saat ini Perseroan mempunyai modal kerja yang memadai untuk membiayai kegiatan usaha Perseroan.
Agenda Tanggal
Pemberitahuan kepada OJK dan BEI tentang Rencana Pembelian Kembali Saham dalam Kondisi Pasar yang Berfluktuasi secara Signifikan sekaligus Pengumuman Keterbukaan Informasi
29 Juli 2022
Periode Pembelian Kembali Saham 1 Agustus 2022 – 31 Oktober 2022
Perseroan merencanakan untuk melakukan pembelian kembali saham Perseroan yang telah dikeluarkan dan tercatat di BEl dengan jumlah maksimum sebesar Rp36.000.000.000 (tiga puluh enam miliar Rupiah). Sesuai dengan SEOJK No. 3/2020, jumlah Saham yang akan dibeli kembali tidak akan melebihi 20% (dua puluh persen) dari jumlah modal disetor, serta dengan ketentuan paling sedikit saham yang beredar adalah 7,5% (tujuh koma lima persen) dari modal disetor dalam Perseroan. Pelaksanaan Rencana Transaksi Pembelian Kembali Saham (Pembelian Kembali) Perseroan juga akan dilaksanakan berdasarkan pertimbangan dari Direksi Perseroan.
Pelaksanaan pembelian kembali saham Perseroan akan menggunakan dana yang telah dicadangkan tersendiri, sehingga tidak akan mempengaruhi pendapatan Perseroan. Pembelian Kembali Saham diperkirakan mempunyai dampak minimal terhadap biaya pembiayaan Perseroan. Adapun biaya terkait Pembelian Kembali mencakup komisi pedagang perantara serta biaya lain berkaitan dengan Pembelian Kembali Saham.
PENDAHULUAN
A. 1. PERKIRAAN JADWAL
A.2. PERKIRAAN BIAYA PEMBELIAN KEMBALI SAHAM DAN PERKIRAAN JUMLAH NILAI NOMINAL SELURUH SAHAM YANG AKAN DIBELI KEMBALI
B. PERKIRAAN MENURUNNYA PENDAPATAN PERUSAHAAN SEBAGAI AKIBAT PELAKSANAAN PEMBELIAN KEMBALI SAHAM DAN DAMPAK ATAS BIAYA PEMBIAYAAN PERUSAHAAN
Dengan asumsi Perseroan mengunakan kas internal untuk Pembelian Kembali Saham Perseroan sebesar maksimum Rp36.000.000.000 (tiga puluh enam miliar Rupiah) maka Aset dan Ekuitas akan menurun sebanyak ‐ banyaknya sebesar Rp36.000.000.000 (tiga puluh enam miliar Rupiah) ditambah biaya transaksi pembelian kembali saham. Berkenaan dengan transaksi tersebut, maka dampak terhadap biaya operasional Perseroan tidak akan material, sehingga laba rugi diperkirakan masih sejalan dengan target Perseroan. Selain itu pengalihan aset berupa kas menjadi Treasury Stock tidak akan mempengaruhi pendapatan Perseroan. Perseroan berkeyakinan bahwa pelaksanaan Pembelian Kembali Perseroan tidak akan memberikan dampak negatif terhadap kegiatan usaha Perseroan, mengingat Perseroan memiliki modal kerja dan arus kas yang memadai untuk membiayai kegiatan Perseroan.
Berikut adalah proforma Laporan Keuangan Konsolidasian per tanggal 30 Juni 2022 dengan memperhitungkan anggaran Pembelian Kembali Saham sebanyak-banyaknya sebesar Rp36.000.000.000 (tiga puluh enam miliar Rupiah) sehubungan dengan transaksi Pembelian Kembali Saham Perseroan:
(Rp juta) Sebelum Buyback Dampak Setelah Buyback
Total Aset 1.893.398 (36.000) 1.857.398
Total Ekuitas 1.399.198 (36.000) 1.363.198
Laba Bersih 82.252 (405) 81.847
Laba/saham dilusian (Rp) 39,13 0,86 39,99
Pada proforma tersebut, tidak terlihat dampak yang signifikan yang disebabkan oleh Pembelian Kembali Saham oleh Perseroan terhadap indikator keuangan Perseroan.
Pembelian Kembali Saham Perseroan akan dilakukan di harga yang dianggap baik dan wajar oleh Perseroan dengan memperhatikan peraturan yang berlaku.
Pembelian Kembali Saham Perseroan akan dilaksanakan selama periode 3 bulan terhitung sejak tanggal 1 Agustus 2022 – 31 Oktober 2022 (“Jangka Waktu Pembelian Kembali”).
1. Perseroan akan melakukan Pembelian Kembali Saham Perseroan pada Periode Pembelian Kembali yang telah ditentukan dengan menggunakan jasa dari Perantara Pedagang Efek.
C. PROFORMA LABA PER SAHAM PERUSAHAAN SETELAH RENCANA PEMBELIAN KEMBALI SAHAM DILAKSANAKAN
D. PEMBATASAN HARGA SAHAM UNTUK PEMBELIAN KEMBALI SAHAM
E. PEMBATASAN JANGKA WAKTU PEMBELIAN KEMBALI SAHAM
F. METODE YANG AKAN DIGUNAKAN UNTUK MEMBELI KEMBALI SAHAM
2. Pembelian Kembali Saham dilakukan melalui perdagangan di Bursa Efek Indonesia dan akan dilakukan di harga yang dianggap baik dan wajar oleh Perseroan dengan memperhatikan peraturan yang berlaku.
3. Pihak sebagai berikut:
a. Komisaris, Direktur, Pegawai, dan Pemegang Saham Utama Perusahaan;
b. Orang perseorangan yang karena kedudukan atau profesinya atau karena hubungan usahanya dengan Perusahaan memungkinkan orang tersebut memperoleh informasi orang dalam; atau c. Pihak yang dalam waktu 6 (enam) bulan terakhir tidak lagi menjadi Pihak sebagaimana dimaksud
dalam butir a) atau b) dilarang melakukan transaksi atas saham Perseroan pada hari yang sama dengan pembelian kembali saham.
1. Pendapatan Perseroan diperkirakan tidak akan menurun akibat pelaksanaan Pembelian Kembali Saham.
2. Pembelian Kembali Saham diperkirakan mempunyai dampak minimal terhadap biaya pembiayaan Perseroan.
3. Pembelian Kembali Saham akan menurunkan Aset dan Ekuitas Perseroan sebesar jumlah Pembelian Kembali Saham. Jika Perseroan menggunakan seluruh dana yang dicadangkan untuk Pembelian Kembali Saham tersebut sebesar jumlah maksimum, maka jumlah Aset dan Ekuitas akan berkurang sebanyak‐banyaknya Rp36.000.000.000 (tiga puluh enam miliar Rupiah).
4. Perseroan berkeyakinan bahwa pelaksanaan Pembelian Kembali Saham tidak akan memberikan dampak negatif yang material terhadap kegiatan usaha dan pertumbuhan Perseroan, karena Perseroan pada saat ini memiliki modal kerja dan dana kas yang cukup untuk melakukan dan membiayai seluruh kegiatan usaha, kegiatan pengembangan usaha, kegiatan operasional serta Pembelian Kembali Saham.
5. Pembelian Kembali Saham diharapkan dapat menstabilkan harga saham Perseroan dalam kondisi pasar yang fluktuatif, selain memberikan keyakinan kepada investor atas nilai saham Perseroan secara fundamental. Pembelian Kembali Saham juga memberikan fleksibilitas bagi Perseroan dalam mengelola modal jangka panjang Perseroan dimana saham Treasury dapat dijual di masa yang akan datang dengan nilai yang optimal jika Perseroan memerlukan penambahan modal.
H. RENCANA PERSEROAN ATAS SAHAM YANG AKAN DIBELI KEMBALI
Perseroan berencana untuk menyimpan saham yang telah dibeli kembali untuk dikuasai sebagai Treasury Stock dengan jangka waktu tidak lebih dari 3 (tiga) tahun sejak berakhirnya pembelian kembali saham.
Setelah Pembelian Kembali Saham dilaksanakan seluruhnya atau setelah berakhirnya masa Pembelian Kembali, Perseroan akan melakukan pengalihan atas saham hasil Pembelian Kembali Saham dengan memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku khususnya POJK No. 2/2013.
G. PEMBAHASAN DAN ANALISIS MANAJEMEN MENGENAI PENGARUH PEMBELIAN KEMBALI SAHAM TERHADAP KEGIATAN USAHA DAN PERTUMBUHAN PERUSAHAAN DI MASA MENDATANG.
Selama saham yang telah dibeli kembali oleh Perseroan masih sebagai Treasury Stock, maka saham tersebut tidak dapat digunakan untuk mengeluarkan suara dalam Rapat Umum Pemegang Saham dan tidak diperhitungkan dalam menentukan jumlah kuorum yang harus dicapai sesuai dengan ketentuan perundangan yang berlaku, selain itu saham‐saham dimaksud tidak berhak mendapat pembagian dividen.
I. TAMBAHAN INFORMASI.
Untuk informasi tambahan terkait dengan rencana Pembelian Kembali Saham ini, dapat menghubungi:
PT Wismilak Inti Makmur Tbk Jl. Dr. Soetomo No.27, Surabaya Telepon: +62 (31) 2952 899; Fax : +62 (31) 2952 Email: [email protected]; Website: www.wismilak.com