UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL “VETERAN” JAKARTA
PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA PELAKU TINDAK PIDANA PENGGELAPAN DALAM JABATAN TERKAIT DENGAN PENGEMBALIAN UANG HASIL KEJAHATAN (Studi Kasus Putusan PN Jkt.Sel No: 499/PID.B/2009/PN.Jkt.Sel)
SKRIPSI
LAXMI MAHAVIRA NITISARI 101 0611 053
FAKULTAS HUKUM
PROGRAM STUDI ILMU HUKUM
2014
i
UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL “VETERAN” JAKARTA
PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA PELAKU TINDAK PIDANA PENGGELAPAN DALAM JABATAN TERKAIT DENGAN PENGEMBALIAN UANG HASIL KEJAHATAN (Studi Kasus Putusan PN Jkt.Sel No: 499/PID.B/2009/PN.Jkt.Sel)
SKRIPSI
Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Hukum
LAXMI MAHAVIRA NITISARI 101 0611 053
FAKULTAS HUKUM
PROGRAM STUDI ILMU HUKUM
2014
vi
ABSTRAK
Laxmi Mahavira Nitisari (1010611053), Pertanggungjawaban Pidana Pelaku Tindak Pidana Penggelapan Dalam Jabatan Terkait dengan Pengembalian Uang Hasil Kejahatan (Studi Kasus Putusan PN Jkt.Sel No:
499/PID.B/2009/PN.Jkt.Sel). Dibawah bimbingan Norman Syahdar Idrus, SH, MH.
Tindak pidana penggelapan dalam jabatan semakin marak terjadi di lingkungan perusahaan swasta yang dapat menyebabkan perusahaan tersebut mengalami kerugian. Setiap orang yang melakukan tindak pidana penggelapan dalam jabatan dapat dimintakan pertanggungjawaban atas kesalahannya tersebut.
Dalam penelitian ini akan dibahas beberapa permasalahan mengenai pertanggungjawaban pidana pelaku tindak pidana penggelapan dalam jabatan terkait dengan pengembalian uang hasil kejahatan dalam Putusan PN Jkt.Sel No:
499/Pid.B/2009/PN.Jkt.Sel dan penerapan Pasal 374 KUHP dalam tindak pidana penggelapan dalam jabatan terkait dengan pengembalian uang hasil kejahatan.
Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah metode penelitian hukum normatif, Penelitian hukum normatif dilakukan melalui kajian terhadap peraturan perundang-undangan dan bahan-bahan hukum lainnya yang berhubungan dengan skripsi ini. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dalam kasus penggelapan dalam jabatan yang dilakukan oleh terdakwa Selviana alias Sevi, terdakwa telah mengembalikan uang hasil kejahatan namun, hal tersebut tidak menghilangkan sifat melawan hukum perbuatan terdakwa sehingga terdakwa tetap harus bertanggungjawab akan perbuatannya dan Pasal 374 KUHP mengenai tindak pidana penggelapan dalam jabatan yang dikenakan kepada terdakwa Selviana alias Sevi memuat ancaman pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun, namun Majelis Hakim tidak menerapkan ancaman pidana maksimal yang diatur dalam pasal tersebut.
Kata Kunci : Pertanggungjawaban Pidana, Tindak Pidana, Penggelapan Dalam Jabatan.
vii ABSTRACT
Laxmi Mahavira Nitisari (1010611053), Criminal Responsibility of Criminal Act Embezzlement in Office Cought in with Refunds of the Proceed of Crime (Case Study of South Jakarta District Court Decision Number:
499/PID.B/2009/PN.Jkt.Sel). Under the guidance of Norman Syahdar Idrus, SH, MH.
Crime of embezzlement in office often happens in the private companies may cause the company losses. Every person who committed the crime of embezzlement in office should be accountable for the mistakes he/she made. This research will discuss several issues criminal responsibility of criminal act embezzlement in office cought in with refunds of the proceed of crime within decision South Jakarta District Court Number: 499/Pid.B/2009/PN.Jkt.Sel and application Article of 374 Criminal Code of Indonesia within criminal embezzlement in office cought in with refunds of the proceed of crime. The method used in this paper is the normative legal research methods, normative legal research conducted through a review of the legislation and other legal materials related to this thesis. The result of this study conculded that case crime of embezzlement in office who made by Selviana aka Sevi defendant, she already refunded of the proceed of crime, but that thing can’t to let disappear nature of the defendant’s unlawful act so that Selviana aka Sevi remains to be responsible for her actions and Article 374 Criminal Code of Indonesia as to offense defendant Selviana aka Sevi made contain threat maximal 5 (five) years of imprisonment, but the judgeman not applied the maximum threats regulated on that the Article.
Keywords: Criminal Responsibility, Offense, Embezzlement in Office.
viii PRAKATA
Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT atas segala karunia Nya sehingga Skripsi ini dapat diselesaikan. Judul yang dipilih dalam penulisan ini adalah “Pertanggungjawaban Pidana Pelaku Tindak Pidana Penggelapan Dalam Jabatan Terkait dengan Pengembalian Uang Hasil Kejahatan (Studi Kasus Putusan PN Jkt.Sel No:499/PID.B/2009/PN.Jkt.Sel)”
Dalam proses penulisan skripsi ini, penulis telah banyak mendapatkan bantuan dari berbagai pihak, maka pada kesempatan ini penulis ingin menyampaikan ucapan terima kasih kepada :
1. Bapak Dr. Koesnadi Kardi, M.Sc, RCDS, selaku Rektor Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta.
2. Bapak Drs. Djamhari Hamza, SH, MH, MM, selaku Dekan Fakultas Hukum Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta.
3. Bapak Suherman, SH, LLM, selaku Wadek 1 Fakultas Hukum Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta.
4. Ibu Dwi Aryanti, SH, MH, selaku Kaprogdi S1 Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta.
5. Bapak Norman Syahdar Idrus, SH, MH, selaku Pembimbing Skripsi yang telah membimbing dan mengarahkan penulis hingga skripsi ini selesai.
6. Ibu Wien Sukarmini, SH, MH selaku Pembimbing Akademik penulis di Fakultas Hukum Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta.
7. Bapak/Ibu para Dosen dan seluruh staf administrasi Fakultas Hukum Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta.
8. Kedua orang tua dan adik penulis serta keluarga tercinta yang selama ini selalu mendoakan, membantu, serta memberikan motivasi sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini.
9. Teman-teman FH 2010: Frisca Krista Lidia, Jenny Anggraeny, Adi Amir Hamzah, Trayasa Anggana, Yoki B. Simanjuntak, Robbi Utomo, Kenny Nurlita, Fandy Aryana, Agung Maulana Yusuf, Ariyani Rahma, Hasfi Hazazi Haq, R. Ambang W, Putera Amatullah Fauzi dan teman-teman FH 2010 lain khususnya kelas B yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu, serta alumni
ix
FH 2009 yaitu Tanti Pradita Hutami yang semuanya selalu mendoakan, memberikan dukungan dan semangat.
10. Sahabat penulis yang selama ini selalu mendoakan, memberikan motivasi dan semangat: Elsa Vitria, Galuh Dian Mulyanitami, Nina Lika Nazhara dan Olvina Hevistasari.
Penulis menyadari bahwa skripsi ini belum sempurna karena kesempurnaan milik Tuhan Yang Maha Esa. Penulis berharap semoga Skripsi ini dapat bermanfaat bagi pembaca pada umumnya dan civitas akademik Fakultas Hukum Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta pada khususnya.
Jakarta, 28 Februari 2014
Laxmi Mahavira Nitisari
x
RIWAYAT HIDUP
Penulis dilahirkan di Bekasi pada tanggal 15 Desember 1993 dari Ayah Aco Taslim Paromai dan Ibu Maya Sekar Arum, penulis merupakan anak pertama dari 2 (dua) bersaudara. Tahun 2010 penulis lulus dari SMA MUHAMMADIYAH 3 JAKARTA dan pada tahun 2010 juga masuk Fakultas Hukum Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta.
Selama mengikuti perkuliahan, penilis aktif mengikuti kegiatan organisasi mahasiswa ditingkat fakultas. Penulis pernah menjadi Bendahara Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum UPNVJ untuk periode 2012-2013.
xi DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL ... i
LEMBARAN PERSETUJUAN ... ii
LEMBAR PENGESAHAN ... iii
PERNYATAAN ORISINALITAS ... iv
PERSETUJUAN PUBLIKASI ... v
ABSTRAK ... vi
ABSTRACT ... vii
PRAKATA ... viii
RIWAYAT HIDUP ... x
BAB I PENDAHULUAN ... 1
1. Latar Belakang ... 1
2. Perumusan Masalah ... 6
3. Ruang Lingkup Penulisan ... 6
4. Tujuan dan Manfaat Penulisan ... 7
5. Kerangka Teori dan Kerangka Konseptual ... 7
6. Metode Penelitian... 12
7. Sistematika Penulisan... 13
BAB II TINDAK PIDANA PENGGELAPAN SERTA PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA DAN KAITANNYA DENGAN DISKRESI ... 15
1. Pengertian Tindak Pidana dan Unsur-unsur Tindak Pidana ...15
a. Pengertian Tindak Pidana ... 15
b. Unsur-unsur Tindak Pidana ... 19
2. Pengertian Tindak Pidana Penggelapan dan Bentuk-bentuk Tindak Pidana Penggelapan ... 21
a. Pengertian Tindak Pidana Penggelapan ... 21
xii
b. Bentuk-bentuk Tindak Pidana Penggelapan ... 22
3. Pertanggungjawaban Pidana ... 35
4. Diskresi Kepolisian dan Diskresi Hakim ... 41
a. Pengertian Diskresi ... 41
b. Diskresi Kepolisian ... 42
c. Diskresi Hakim ... 43
BAB III ANALISIS KASUS TINDAK PIDANA PENGGELAPAN DALAM JABATAN DALAM PERKARA NOMOR 499/PID.B/2009/PN.JKT.SEL ... ... 49
1. Posisi Kasus ... 49
2. Dakwaan ... 50
3. Fakta Hukum ... 51
4. Tuntutan ... 55
5. Pertimbangan Hakim ... 55
6. Analisis Putusan ... 57
BAB IV PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA PELAKU TINDAK PIDANA PENGGELAPAN DALAM JABATAN DAN PENERAPAN PASAL 374 KUHP DALAM TINDAK PIDANA PENGGELAPAN DALAM JABATAN ... .... 62
1. Pertanggungjawaban Pelaku Tindak Pidana Penggelapan Dalam Jabatan Terkait dengan Pengembalian Uang Hasil Kejahatan dalam Putusan PN Jkt.Sel No: 499/Pid.B/2009/PN.Jkt.Sel ... 62
2. Penerapan Pasal 374 KUHP dalam Tindak Pidana Penggelapan Dalam Jabatan Terkait dengan Pengembalian Uang Hasil Kejahatan ... ... 66
BAB V PENUTUP ... 71
1. Kesimpulan ... 71
xiii
2. Saran ... 72
DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN