LAPORAN KKN
KKN UNNES BERSAMA LAWAN COVID-19
Ciptakan Kepedulian melalui Langkah Kecil dengan Berbagi kepada Sesama dalam Era Adaptasi Kebiasaan Baru
1. KELURAHAN BEKASIJAYA KECAMATAN BEKASI TIMUR KOTA BEKASI 2. KELURAHAN MARGAHAYU KECAMATAN BEKASI TIMUR KOTA BEKASI 3. KELURAHAN DURENJAYA KECAMATAN BEKASI TIMUR KOTA BEKASI 4. KELURAHAN BINTARA KECAMATAN BEKASI BARAT KOTA BEKASI 5. KELURAHAN KOTABARU KECAMATAN BEKASI BARAT KOTA BEKASI 6. KELURAHAN JAKASAMPURNA KECAMATAN BEKASI BARAT KOTA
BEKASI
7. KELURAHAN KALIABANG TENGAH KECAMATAN BEKASI UTARA KOTA BEKASI
8. KELURAHAN PERWIRA KECAMATAN BEKASI UTARA KOTA BEKASI 9. KELURAHAN HARAPANJAYA KECAMATAN BEKASI UTARA KOTA BEKASI 10. KELURAHAN BOJONG RAWALUMBU KECAMATAN BEKASI UTARA KOTA
BEKASI
11. KELURAHAN SEPANJANGJAYA KECAMATAN RAWALUMBU KOTA BEKASI
12. KELURAHAN BOJONGMENTENG KECAMATAN RAWALUMBU KOTA BEKASI
13. KELURAHAN KALIBARU KECAMATAN MEDANSATRIA KOTA BEKASI 14. KELURAHAN CIKIWUL KECAMATAN BANTARGEBANG KOTA BEKASI 15. KELURAHAN JATIMAKMUR KECAMATAN PONDOKGEDE KOTA BEKASI 16. KELURAHAN JATIBENING KECAMATAN PONDOKGEDE KOTA BEKASI 17. KELURAHAN JATICEMPAKA KECAMATAN PONDOKGEDE KOTA BEKASI 18. KELURAHAN JATIKRAMAT KECAMATAN JATIASIH KOTA BEKASI 19. KELURAHAN JATILUHUR KECAMATAN JATIASIH KOTA BEKASI
20. KELURAHAN JATISARI KECAMATAN JATIASIH KOTA BEKASI
21. KELURAHAN PADURENAN KECAMATAN MUSTIKAJAYA KOTA BEKASI 22. KELURAHAN CIMUNING KECAMATAN MUSTIKAJAYA KOTA BEKASI 23. KELURAHAN MUSTIKAJAYA KECAMATAN MUSTIKAJAYA KOTA BEKASI 24. KELURAHAN MUSTIKASARI KECAMATAN MUSTIKAJAYA KOTA BEKASI 25. KELURAHAN JATIMURNI KECAMATAN PONDOKMELATI KOTA BEKASI 26. KELURAHAN PANCORAN MAS KECAMATAN PANCORAN MAS KOTA
DEPOK
27. KELURAHAN TUGU KECAMATAN CIMANGGIS KOTA DEPOK 28. KELURAHAN MEKARSARI KECAMATAN CIMANGGIS KOTA DEPOK 29. KELURAHAN CISALAK PASAR KECAMATAN CIMANGGIS KOTA DEPOK 30. KELURAHAN MARUYUNG KECAMATAN LIMO KOTA DEPOK
31. KELURAHAN MEKARJAYA KECAMATAN SUKMAJAYA KOTA DEPOK 32. KELURAHAN SUKAMAJU KECAMATAN CILODONG KOTA DEPOK 33. KELURAHAN SUKATANI KECAMATAN TAPOS KOTA DEPOK 34. KELURAHAN JATIJAJAR KECAMATAN TAPOS KOTA DEPOK
PUSAT PENGEMBANGAN KKN
LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG TAHUN 2020
iii HALAMAN PENGESAHAN LAPORAN KKN
Tema KKN :Ciptakan Kepedulian melalui Langkah Kecil dengan Berbagi kepada Sesama dalam Era Adaptasi Kebiasaan Baru
Ketua Kelompok
Nama : Ahmad Faiz
NIM :4401417101
Jurusan/Fakultas : Pendidikan Biologi/FMIPA Jumlah Anggota : 42 anggota
Lokasi KKN : 1. Bekasi 2. Depok Menyetujui,
Dosen Pembimbing Lapangan,
Detalia Noriza Munahefi, S.Pd., M.Pd.
NIP 199103292019032016
Semarang, Ketua Kelompok,
Ahmad Faiz NIM 4401417101
iv Mengetahui,
Kepala Pusat Pengembangan KKN LPPM UNNES,
Dr. M. Burhan Rubai Wijaya, M. Pd.
NIP 196302131988031001
v RINGKASAN
Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan kegiatan wajib yang dilakukan oleh berbagai jurusan mahasiswa yang dijadikan satu kelompok untuk pengabdian masyarakat demi mensejahterakan masyarakat sekitar dalam menerapkan ilmu yang diperolah dalam bangku kuliah dengan memadukan pelaksaan program tri dharma perguruan tinggi.
Di masa pandemi Covid-19 ini Universitas Negeri Semarang tetap melaksanaan kegiatan KKN dengan nama Kuliah Kerja Nyata UNNES Bersama Melawan Covid-19 (KKN UNNES BMC) sesuai dengan protokol kesehatan yang diterapkan oleh pemerintah. KKN UNNES Bersama Melawan Covid-19 merupakan KKN UNNES yang dilaksanakan dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19 dan berlokasi di daerah domisili asal mahasiswa (Kota Bekasi dan Kota Depok).
Dalam pelaksaan program kerja KKN UNNES BMC di kategorikan menjadi tiga, yaitu:
A. Program Kerja Wajib Individu
1. Infografis kegiatan satgas covid & infografis maping data melalui aplikasi INARISK Personal daerah asal mahasiswa 2. pendampingan belajar dilingkungan domisili mahasiswa dan
3. pelatihan budidaya tanaman sayur atau buah di lingkungan domisili mahasiswa.
B. Program Kerja Individu
1. Program kerja individu terdiri dari media edukasi covid-19, 2. media edukasi physical distancing
3. media edukasi new normal,
4. media edukasi pembuatan handsanitizer, 5. media edukasi pembuatan disinfektan, 6. edukasi perilaku hidup bersih dan sehat, 7. sosialisasi makanan bergizi.
C. Program kerja kelompok
1. Donasi Sembako ke Tunawisma dan Alat Pelindung Diri Kesehatan ke Rumah Sakit Rujukan Covid-19 2. Pembuatan Video Profil Kota Bekasi dan Depok
vi 3. Pelatihan e-commerce
4. Podcast
5. Buku saku covid-19
Pelaksaan program kerja ini dilakukan selama 45 hari, mulai dari tanggal 9 Juli – 22 Agustus 2020. Pelaksaan program kerja ini dilakukan oleh 42 mahasiswa yang di bagi menjadi 8 kelompok kecil.
vii KATA PENGANTAR
Segala puji dan syukur penulis panjatkan ke hadirat Tuhan YME, yang telah memberikan berkat, rahmat, karunia, dan bimbingan-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan Laporan Kuliah Kerja Nyata Bersama Melawan Covid-19 di Kelurahan Sepanjang Jaya Kecamatan Rawalumbu Kota Bekasi dengan tepat waktu.
Terima kasih kami sampaikan kepada Rektor beserta jajaran Dosen Universitas Negeri Semarang yang telah memberikan arahan guna mewujudkan terlaksananya kegiatan Kuliah Kerja Nyata Bersama melawan Covid-19 Tahun 2020. Kepada Perangkat Pemerintahan Kota Bekasi dan Kota Depok yang telah mengizinkan kami untuk melaksanakan program kerja Kuliah Kerja Nyata dan ikut membantu kegiatan satgas relawan covid-19 di Wilayah Kota Bekasi dan Kota Depok. Ucapan terima kasih tidak lupa kami sampaikan kepada teman – teman mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Bersama Melawan Covid-19 Wilayah Bekasi-Depok atas kerjasamanya dalam menjalankan program kerja kelompok sehingga dapat bermanfaat bagi kita semua.
Kepada Dosen Pembimbing Lapangan yang telah membimbing kami dalam menjalankan serangkaian kegiatan Kuliah Kerja Nyata dan kepada semua pihak yang telah membantu pelaksanaan program kerja hingga selesainya laporan ini kami ucapkan banyak terima kasih. Harapan penulis semoga laporan ini dapat bermanfaat, sekian dan terima kasih.
Bekasi, 23 Agustus 2020
Ruth Adelia 1511417136
viii DAFTAR ISI
Halaman
COVER ... i
HALAMAN PENGESAHAN LAPORAN KKN ... iii
RINGKASAN ... v
KATA PENGANTAR ... vii
DAFTAR ISI ... viii
DAFTAR TABEL ... x
DAFTAR GAMBAR ... xi
PENDAHULUAN ... 1
A. Aspek Geografis ... 1
1.1 Wilayah Administrasi Kota Bekasi ... 1
1.2 Wilayah Administrasi Kota Depok ... 4
B. Aspek Sosial ... 6
1.1 Kota Bekasi ... 6
1.2 Kota Depok ... 7
C. Aspek Ekonomi ... 7
ix
1.1 Kota Bekasi ... 7
1.2 Kota Depok ... 8
D. Aspek Pendidikan ... 9
1.1 Kota Bekasi ... 9
1.2 Kota Depok ... 9
PELAKSANAAN KEGIATAN ... 10
PENUTUP ... 23
A. Simpulan ... 23
B. Saran ... 23
LAMPIRAN ... 24
x DAFTAR TABEL
Halaman
Tabel 1.1 Luas Wilayah Kota Bekasi Menurut Kecamatan ... 1
Tabel 1.2 Luas Wilayah Kota Depok Berdasarkan Kecamatan ... 4
Tabel 1.3 Penduduk Berumur 15 Tahun Keatas menurut Jenis Kegiatan Di Kota Bekasi ... 8
Tabel 1.4 Penduduk Berumur 15 Tahun Keatas menurut Jenis Kegiatan Di Kota Depok ... 8
xi DAFTAR GAMBAR
Halaman
Gambar 1.1 Peta Administrasi Kota Bekasi ... 3
Gambar 1.2 Peta Administrasi Kota Depok ... 5
Gambar 1.3 Infografis Program Kerja KKN BMC UNNES 2020 ... 11
Gambar 1.4 Infografis Data Kegiatan Satgas Covid-19 Desa ... 12
Gambar 1.5 Infografis Maping Data Covid-19 melalui Aplikasi INARISK Personal ... 13
Gambar 1.6 Infografis Pendampingan Belajar dari Rumah bagi Anak-anak ... 14
Gambar 1.7 Infografis Pelatihan Budidaya Tanaman Kangkung ... 15
Gambar 1.8 Infografis Media Edukasi Covid-19 ... 16
Gambar 1.9 Infografis Media Edukasi Physical Distancing ... 17
Gambar 1.10 Infografis Media Edukasi New Normal ... 18
Gambar 1.11 Infografis Media Edukasi Pembuatan Handsanitizer ... 19
Gambar 1.12 Infografis Media Edukasi Pembuatan Disinfektan ... 20
Gambar 1.13 Infografis Video Profil Kota Bekasi ... 21
Gambar 1.14 Infografis Donasi Covid-19 ... 22
1 PENDAHULUAN
A. Aspek Geografis
1.1 Wilayah Administrasi Kota Bekasi
Kota Bekasi merupakan bagian dari wilayah Jawa Barat yang berbatasan langsung dengan provinsi lain yaitu DKI Jakarta.
Kota Bekasi mulai terbentuk sejak tahun 1997 dimana awalnya sejak 2001 sampai 2004 Kota Bekasi terbagi dalam 10 Kecamatan dan 52 kelurahan. Akan tetapi pada tahun 2005 sesuai dengan Perda Kota Bekasi Nomor 04 tahun 2004 tentang pemekaran Wilayah Administrasi Kecamatan dan kelurahan. Kota Bekasi terbagi menjadi 12 Kecamatan dengan 56 kelurahan dengan luas secara keseluruhan sekitar 21.049.000 km2. Kecamatan yang memiliki wilayah terluas di Kota Bekasi yaitu Kecamatan Mustika Jaya sekitar 11,75% dari luas keseluruhan Kota Bekasi. Sedangkan kecamatan yang memiliki luas wilayah terendah adalah kecamatan Bekasi Timur dengan luas wilayah sekitar 6,41% dari luas keseluruhan Kota Bekasi. Secara geografis Kota Bekasi terletak pada posisi antara 106048’28” – 107027’29” Bujur Timur dan 6010’6” – 6030’6” Lintang Selatan.
Batas-batas wilayah administrasi yang mengililingi Kota Bekasi adalah:
Sebelah Utara : Kabupaten Bekasi Sebelah Selatan : Kabupaten Bogor Sebelah Barat : Provinsi DKI Jakarta Sebelah Timur : Kabupaten Bekasi
Tabel 1.1
Luas Wilayah Kota Bekasi Menurut Kecamatan
No. KECAMATAN LUAS WILAYAH (Km2) (%)
1. Pondok Gede 16.29 7.74
2. Jati Sampurna 14.49 6.88
3. Pondok Melati 18.56 8.82
4. Jati Asih 22.00 10.45
2
5. Bantar Gebang 17.05 8.10
6. Mustika Jaya 24.73 11.75
7. Bekasi Timur 13.49 6.41
8. Rawa Lumbu 15.67 7.44
9. Bekasi Selatan 14.96 7.11
10. Bekasi Barat 18.89 8.97
11. Medan Satria 14.71 6.99
12. Bekasi Utara 19.65 9.34
JUMLAH 210.49 100
3 Gambar 1.1
Peta Administrasi Kota Bekasi
4 1.2 Wilayah Administrasi Kota Depok
Kota Depok secara geografis terletak pada koordinat 6019’00” – 6028’00” Lintang Selatan dan 106043’00” – 106055’30”
Bujur Timur. Kota Depok merupakan salah satu wilayah termuda di Jawa Barat, memiliki luas wilayah sekitar 200,29 Ha.
Batas-batas wilayah yang mengelilingi Kota Depok adalah:
Sebelah Utara : Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang, dan Wilayah DKI Jakarta
Sebelah Timur : Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, Kecamatan Gunung Putri, dan Kabupaten Bogor Sebelah Selatan : Kecamaatan Cibinong, Kecamatan Bojong Gede, dan Kabupaten Bogor
Sebelah Barat : Kecamatan Parung, Kecamatan Gunung SIndur, dan Kabupaten Bogor Tabel 1.2
Luas Wilayah Kota Depok Berdasarkan Kecamatan
NO. KECAMATAN LUAS WILAYAH (Km2) (%)
1. Sawangan 29.50 14.73
2. Bojongsari 19.79 9.88
3. Pancoran Mas 18.21 9.09
4. Cipayung 11.63 5.80
5. Sukmajaya 18.04 9.01
6. Cilodong 16.09 8.03
7. Cimanggis 21.22 10.59
8. Tapos 32.33 16.14
9. Beji 14.30 7.14
10. Limo 12.32 6.15
11. Cinere 10.47 5.23
JUMLAH 200.29 100
5 Gambar 1.2
Peta Administrasi Kota Depok
6 B. Aspek Sosial
1.1 Kota Bekasi
Pola pertumbuhan permukiman di Kota Bekasi dipengaruhi oleh 3 faktor yaitu: pertumbuhan penduduk alami, urbanisasi penduduk dari desa ke kota atau demobilisasi dari kota sekitarnya, dan adanya perubahan fungsi lahan dari semula pesawahan yang berkarakter perdesaan menjadi kawasan terbangun yang berkarakter perkotaan. Penggunaan lahan di wilayah Kota Bekasi sebagian besar didominasi oleh lahan terbangun. Penggunaan lahan terbangun sebagian besar digunakan sebagai lahan permukiman (44,94 %) yang lokasinya sebagian besar berada pada wilayah pusat Kota Bekasi dan wilayah utara, sedangkan lahan tak terbangun sebagian besar berada di bagian wilayah selatan kota dan dimanfaatkan sebagai lahan pertanian berupa tegalan, kebun campuran, dan sawah. Pengembangan permukiman saat ini dihadapkan pada kendala terbatasnya ketersediaan lahan sebagai akibat pesatnya kawasan terbangun kota untuk kegiatan industri, jasa dan perdagangan, serta meningkatnya jumlah penduduk Kota Bekasi. Saat ini kebutuhan perumahan terus meningkat, sementara jumlah rumah yang tersedia tidak sesuai dengan kebutuhan.
Perkiraan hingga tahun 2026, hanya ada 3 (tiga) kecamatan yang dapat menampung kebutuhan permukiman yang dibangun secara horizontal, sedangkan 9 kecamatan lainnya harus membangun perumahan vertikal (RP4D Kota Bekasi, 2007).
Beberapa permasalahan terkait dengan pola pertumbuhan dan penyebaran permukiman di Kota Bekasi adalah:
Belum adanya konsep pengembangan permukiman yang dapat mengakomodir berkembangnya budaya multikultur.
Masih banyaknya permukiman yang belum layak huni ditinjau dari segi kesehatan, keindahan, sosial, budaya dan lingkungan hidup.
Kurangnya fasilitas sarana dan prasarana dasar permukiman seperti; drainase, sarana pengolahan air limbah, sarana air bersih, jalan lingkungan dan listrik.
Meningkatnya bangunan liar dan permukiman kumuh
Meningkatnya alih fungsi lahan tanpa izin dan pembangunan yang melanggar tata ruang
Kebijakan tata ruang yang sulit untuk diimplementasikan dan belum dapat mengakomodir perkembangan permukiman.
7 Konsekuensi dari pesatnya perkembangan Kota Bekasi sebagai Kota Metropolitan, diindikasikan semakin terbatasnya lahan untuk memenuhi kebutuhan perumahan dan permukiman penduduk. Munculnya permasalahan permukiman kumuh timbul seiring dengan tumbuhnya ketidakseimbangan antara masyarakat berpenghasilan tinggi dan rendah dalam pemenuhan kebutuhan diperkotaan.
1.2 Kota Depok
Letak Kota Depok sangat strategis apabila dilihat dari segi politik, ekonomi, sosial budaya dan pertahanan dan keamanan karena berbatasan langsung dengan ibukota Jakarta sebagai pusat pemerintahan dan ekonomi. Kota Depok berperan sebagai daerah penyangga Ibukota Jakarta sehingga segala sesuatu yang terjadi di Jakarta akan berdampak secara langsung maupun tidak langsung terhadap Kota Depok. Sesuai dengan Instruksi Presiden nomor 13 tahun 1976 tentang pengembangan Wilayah Jabodetabek, Depok yang merupakan bagian dari Kabupaten Bogor di masa lalu diarahkan untuk menjadi daerah pemukiman, namun dalam perkembangannya Kota Depok tidak hanya menjadi tempat pemukiman yang nyaman tapi juga berkembang menjadi kota perdagangan, jasa dan pendidikan.
Penduduk usia kerja didefinisikan sebagai penduduk yang berumur 15 tahun ke atas. Penduduk usia kerja terdiri dari
“angkatan kerja” dan bukan angkatan kerja. Penduduk yang tergolong “angkatan kerja” adalah mereka yang aktif dalam kegiatan ekonomi. Kesempatan kerja memberikan gambaran besarnya tingkat penyerapan pasar kerja, sehingga angkatan kerja yang tidak terserap dikategorikan sebagai penganggur.
Berdasarkan hasil survei Angkatan Kerja Nasional 2010 diperoleh gambaran bahwa pada tahun 2010, penduduk Kota Depok yang bekerja 714.891 jiwa sedangkan yang menganggur sekitar 65.072 jiwa. Penduduk Kota Depok yang tergolong angkatan kerja sebanyak 779.963 jiwa sedangkan penduduk bukan angkatan kerja sebanyak 441.891 jiwa. Penduduk yang bekerja masih didominasi laki-laki dari pada perempuan (laki-laki 61,87 % dan perempuan 38,13 %). Dari penduduk yang bekerja sebagian besar bekerja di sektor 4 (jasa kemasyarakatan). Status pekerjaan didominasi sebagai buruh/karyawan/pegawai sebanyak 62,99 % sedangkan yang berusaha sendiri 19,42 %.
C. Aspek Ekonomi 1.1 Kota Bekasi
Di wilayah Kota Bekasi sebanyak 91.83% atau 994.799 jiwa sudah terserap atau telah bekerja sementara 8.17% atau 88.499 jiwa dari masyarakat usia produktif belum memiliki kesempatan bekerja atau masih mencari kerja. Sisa populasi sebesaar 640.137 jiwa bukan termasuk angkatan kerja atau dijelaskan sebagai berikut:
8 Tabel 1.3
Penduduk Berumur 15 Tahun Keatas menurut Jenis Kegiatan Di Kota Bekasi
No. URAIAN JUMLAH (JIWA) %
I Angkatan Kerja 1.083.298 100
a. Bekerja 994.799 91.83
b. Mencari Kerja 88.499 8.17
II Bukan Angaktan Kerja 640.137 100
a. Sekolah 153.318 24.73
b. Mengurus Rumah Tangga 427.049 66.71
c. Lainnya 54.770 8.56
1.2 Kota Depok
Penduduk usia kerja didefinisikan sebagai penduduk yang berumur 15 tahun keatas. Penduduk usia kerja terdiri dari
“angkatan kerja”dan bukan angkatan kerja. Penduduk yang tergolong “angkatan kerja” adalah mereka yang aktif dalam kegiatan ekonomi. Kesempatan kerja memberikan gambaran besarnya tingkat penyerapan pasar kerja, sehingga angkatan kerja yang tidak terserap dikategorikan sebagai penganggur.
Tabel 1.4
Penduduk Berumur 15 Tahun Keatas menurut Jenis Kegiatan Di Kota Depok
No. URAIAN JUMLAH (JIWA) %
I Angkatan Kerja 815.062 100
c. Bekerja 728.675 89.40
d. Mencari Kerja 86.387 10.60
II Bukan Angaktan Kerja 474.990 100
d. Sekolah 104.436 21.99
e. Mengurus Rumah Tangga 310.053 65.28
f. Lainnya 60.501 12.73
9 D. Aspek Pendidikan
1.1 Kota Bekasi
Kota Bekasi terdiri dari 241.069 siswa SD, 92.040 siswa SMP, 41.730 siswa SMA, 64.176 siswa SMK, dan 984 siswa LSB.
Jumlah satuan pendidikan jenjang SD, SMP, SMA, SMK, dan SLB sebanyak 1.219 sekolah. 257 sekolah diantaranya memiliki siswa kurang dari 100 anak. Yang berarti ke-257 sekolah ini kekurangan murid atau setara dengan 21.08% dari jumlah satuan pendidikan yang ada.
Menurut analisa dari Sapulidi Riset Center (SRC) berbagai permasalahan dihadapi oleh sekolah swasta yang umumnya kekurangan siswa. Masalah utamanya diantaranya karena penerapan PPDB dengan sistem zonasi. Akibatnya, beberapa sekolah swasta yang berdekatan dengan sekolah neeri otomatis siswnya tergerus, karena siswwa memilih bersekolah negeri.
Permasalahan kainnya juga disebabkan karena kualitas beberapa sekolah swasta tersebut masih di bawah sekolah negeri.
Termasuk juga, manajemen pengelolaan pendidikan swasta yang kekurangan siswa kurang baik. Belum lagi ditambah fasilitas, sarana, prasarana yang dimiliki beberapa sekolah swaasta kurang memadai.
1.2 Kota Depok
Pendidikan merupakan salah satu hal terpenting di Kota Depok. Universitas Indonesia merupakan salah satu universitas terbaik di indonesia yang terletak di wilayah Depok sehingga sedikit banyak mempengaruhi perkembangan Kota Depok. Taman kanak-kanak di kota Depok pada tahun Ajaran 2011/2012 sebanyak 357, SD sebanyak 393, dan SMP berjumlah 162. Di tingkat SLTA terdapat 55 SMA dan 97 SMK.
Dari hasil survey Susenas 2010, penduduk Kota Depok yang berumur 10 tahun ke atas yang memiliki ijazah tertinggi SLTA yaitu berjumlah 23,79 %. Memiliki Ijazah tertinggi SLTA merupakan persentase terbesar dibanding jenjang pendidikan lainnya.
Penduduk Kota Depok yang berumur 10 tahun ke atas yang bisa membaca dan menulis huruf latin 55,03 %, huruf lainnya 0,18
%, huruf latin, dan huruf lainnya 42,95 %, dan yang buta huruf 1,84 %.
10
PELAKSANAAN KEGIATAN
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23 PENUTUP
A. Simpulan
Program kerja yang ada di KKN BMC UNNES ini telah berhasil dilaksanakan dan diselesaikan dalam jangka waktu 45 hari, mulai dari tanggal 9 Juli 2020 sampai dengan 22 Agustus 2020. Pelaksanaan KKN BMC UNNES di wilayah Kelurahan Sepanjang Jaya, khususnya di RT 05 RW 009 mendapat dukungan dan respon yang baik dari para sasaran. Oleh karenanya, saya selaku penulis sekaligus pelaksana KKN BMC UNNES di wilayah Kelurahan Sepanjang Jaya, khususnya di RT 05 RW 009 mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat.
B. Saran
Saran untuk mahasiswa lainnya yang akan melaksanakan KKN adalah bisa mencoba program kerja lain yang lebih inovatif dan kreatif untuk membangun serta meningkatkan kualitas sumber daya yang ada di wilayah tempat pelaksanaan KKN, khususnya di wilayah Kelurahan Sepanjang Jaya.
24 LAMPIRAN
DATA NAMA KELOMPOK
No NIM NAMA PRODI DOMISILI
1 4001417071 VELLA HANNA CHAIRUNISSA
Pendidikan Ilmu Pengetahuan
Alam, S1 Bintara, Kec. Bekasi Barat Kota Bekasi 2 1601417005 ENDANG SAFITRI Pendidikan Guru Pendidikan
Anak Usia Dini, S1 Kotabaru, Kec. Bekasi Barat Kota Bekasi 3 7311417117 REMBULAN KINANTI Manajemen, S1 Jakasampurna, Kec Bekasi Barat Kota
Bekasi
4 5211417042 DIO ALRIVANDO Teknik Mesin, S1 Kaliabang Tengah, Kec. Bekasi Utara Kota Bekasi
5 3211417046 NISRINA NUR ELMANDA Geografi, S1 Perwira, Kec. Bekasi Utara Kota Bekasi 6 2404417018 RATNA DIANA
WAHYUNINGTYAS
Pendidikan Bahasa Mandarin, S1
Harapanjaya, Kec. Bekasi Utara Kota Bekasi
7 5404417034 FADILA PUTRI UTAMI Pendidikan Tata Boga, S1 Bojong Rawalumbu, Kec Rawalumbu Kota Bekasi
8 7211417182 ILHAM ALVIANTORO Akuntansi, S1 Bojong Rawalumbu, Kec Rawalumbu
Kota Bekasi
9 8111417223 MUHAMMAD ADITYA RIFKI Ilmu Hukum, S1 Bojong Rawalumbu, Kec Rawalumbu Kota Bekasi
10 1511417136 RUTH ADELIA MALAU Psikologi, S1 Sepanjangjaya, Kec. Rawalumbu Kota Bekasi
11 3312417076 AMANDA DYAH OCTAVIANI Ilmu Politik, S1 Bojongmenteng, Kec. Rawalumbu Kota Bekasi
12 2301415039 EDWARD THEODORUS Pendidikan Bahasa Prancis,
S1 Kalibaru, Kec. Medansatria, Kota Bekasi,
13 7111417049 FRISKA REBEKKA
HUTABARAT Ekonomi Pembangunan, S1 Kalibaru, Kec. Medansatria, Kota Bekasi, 14 1102417001 RICKY DWI SUSANTO Teknologi Pendidikan, S1 Cikiwul, Kec. Bantargebang, Kota Bekasi,
25 15 3312417018 GIOVANI BAGAS
CAESARIO ADITYA Ilmu Politik, S1 Jatimakmur, Kec. Pondokgede, Kota Bekasi
16 3312417044 KHEVIN RINALDI Ilmu Politik, S1 Jatimakmur, Kec. Pondokgede, Kota Bekasi,
17 7211417136 STYA RAHMA KARMIDA
DEWI Akuntansi, S1 Jatimakmur, Kec. Pondokgede, Kota
Bekasi, 18 2411417051 SITI NURHAMIDAH Seni Rupa(Desain Komunikasi
Visual), S1
Jatibening Baru, Kec. Pondokgede, Kota Bekasi
19 4401417101 AHMAD FAIZ Pendidikan Biologi, S1 Jaticempaka, Kec. Pondokgede, Kota Bekasi,
20 5213417007 M. FEBRIANSYAH BACHRI Teknik Kimia, S1 Jatikramat, Kec. Jatiasih, Kota Bekasi 21 4101417071 AMRI SETIAWAN
RAHARDJONI Pendidikan Matematika, S1 Jatiluhur, Kec. Jatiasih, Kota Bekasi 22 3312417016 KEVIN ARYA PRADANA Ilmu Politik, S1 Jatisari, Kec. Jatiasih, Kota Bekasi, 23 8111417283 MUHARRAM ARRASY Ilmu Hukum, S1 Padurenan, Kec. Mustikajaya, Kota
Bekasi
24 4611417078 QOMARIAH NAJMI Teknik Informatika, S1 Cimuning, Kec. Mustikajaya, Kota Bekasi 25 5213417062 SYIFA KARIMAH Teknik Kimia, S1 Cimuning, Kec. Mustikajaya, Kota Bekasi 26 1201417043 NADIA ZHAFIRA ANDANI Pendidikan Luar Sekolah, S1 Mustikajaya, Kec. Mustikajaya, Kota
Bekasi
27 3211417072 RIZQI ADJI PRAMUDIA Geografi, S1 Mustikasari, Kec. Mustikajaya, Kota Bekasi
28 5101417043 TEGUH WIBOWO MUKTI Pendidikan Teknik Bangunan, S1
Jatimurni, Kec. Pondokmelati, Kota Bekasi
29 7101417003 MARTA DEWANTARI
Pendidikan
Ekonomi(Pendidikan Koperasi), S1
Jatimurni, Kec. Pondokmelati, Kota Bekasi
30 4411417042 ESTHER IRSHAFIRA Biologi, S1 Pancoran Mas, Kec. Pancoran Mas, Kota Depok
31 8111417046 LINDU AJI PAMUNGKAS Ilmu Hukum, S1 Tugu, Kec. Cimanggis, Kota Depok 32 8111417386 FAIQ NUR KHAIRULLAH Ilmu Hukum, S1 Mekarsari, Kec. Cimanggis, Kota Depok
26 33 7311417114 RAGIL IFTAR RAMADHANU Manajemen, S1 Cisalak Pasar, Kec. Cimanggis, Kota
Depok
34 5211417025 RICHARDO JUAN DANIEL Teknik Mesin, S1 Maruyung, Kec. Limo, Kota Depok 35 2311417018 NAOMI TRISNA RIA
MANALU Sastra Perancis, S1 Mekar Jaya, Kec. Sukmajaya, Kota
Depok
36 5213417027 GHIYAR RAGIL ALFATH Teknik Kimia, S1 Sukamaju, Kec. Cilodong, Kota Depok 37 5404417038 NAJLA KHAIRUNNISA
SALSABILA Pendidikan Tata Boga, S1 Sukamaju, Kec. Cilodong, Kota Depok 38 1201417072 NABILAH TIA NOVITASARI Pendidikan Luar Sekolah, S1 Bekasijaya, Kec. Bekasi Timur, Kota
Bekasi
39 6211417097 LUTFIA DZULFANI Ilmu Keolahragaan, S1 Sukatani, Kec. Tapos, Kota Depok 40 5112417024 MUHAMMAD ILHAM
ARDIANSYAH Teknik Arsitektur, S1 Margahayu, Kec. Bekasi Timur, Kota Bekasi
41 7111417066 MUHAMMAD RAYHAN
BAGUS PUTRA Ekonomi Pembangunan, S1 Jatijajar, Kec. Tapos, Kota Depok 42 3601417025 AMELIA ABDUL MALIK Pendidikan Ilmu Pengetahuan
Sosial, S1
Durenjaya, Kec. Bekasi Timur, Kota Bekasi