• Tidak ada hasil yang ditemukan

Friday, October 1, 2021

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "Friday, October 1, 2021"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

Today’s Market:

 IHSG diperkirakan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat. Bursa AS ditutup melemah pada perdagangan Kamis (09/30). Harga batubara naik ke level USD 218.00 per Mt. Crude oil naik ke level USD 75.39 per barrel. Rupi- ah terhadap Dollar AS melemah ke level Rp 14,313. 10Yr Government Bonds Yield naik ke level 6.26%.

 Dari global, US mengumumkan tingkat Initial Jobless Claims periode 25 Sep sebesar 362 ribu, lebih buruk dari estimasi konsensus.

 Dari dalam negeri, IHS Markit melaporkan tingkat PMI Manufaktur Indonesia periode Sep-21 berada di 52.2, naik dari 43.7 pada Aug-21. Selain itu, BPS akan mengu- mumkan angka inflasi periode Sep-21 yang diperkirakan konsensus sebesar 0.01% MoM/1.66% YoY.

 Sehubungan dengan industri, pemerintah menetapkan bea keluar (BK) minyak kelapa sawit mentah periode Okt-21 sebesar US$ 166 per ton, sama seperti bulan sebelumnya.

 Sehubungan dengan emiten, Perusahaan Gas Negara (PGAS) mencatatkan pendapatan 1H21 sebesar USD 1.4bn (-0.3% YoY) dan laba bersih yang diatribusikan kepada induk sebesar USD 196.5mn (+2,825% YoY). Hasil ini be- rada di atas estimasi konsensus.

 Secara teknikal indeks hari Jumat (10/01), IHSG diprediksi bergerak di kisaran 6,230-6,356.

Source: Bloomberg, Sinarmas Investment Research See pg. 7-9 for Technical Corner

www.sinarmassekuritas.co.id See important disclaimer at the end of this report IHSG naik sebanyak 124.4 poin (2.02%) ke level 6286.94.

Sementara LQ45 naik sebanyak 24.3 poin (2.8%) ke level 894.68. Foreign net sell sebesar Rp 3852.36 miliar.

ID X Statistics C lo sing

JCI 6,286.94

Transaction Value Regular M arket (IDR tn) 13.599 Transaction Volume Regular M arket (mn shares) 20,148 Foreign Net Buy (Sell) (IDR bn) (3,852)

Foreign Net Buy (Sell) YTD (IDR Tn) 26.9

Total M arket Capitalization (IDR tn) 7,669.77

LQ45 894.68 2.80 (4.30)

EIDO 21.69 2.46 (7.39)

IDX 18.91 2.40 (8.20)

DOW JONES 33,843.92 (1.59) 10.58

S&P 500 4,307.54 (1.19) 14.68

NASDAQ 14,448.58 (0.44) 12.11

FTSE 7,086.42 (0.31) 9.69

NIKKEI 29,452.66 (0.31) 7.32

HANG SENG 24,575.64 (0.36) (9.75)

STRAITS TIM ES 3,086.70 0.40 8.54

KLSE 1,537.80 (0.64) (5.49)

USD/IDR 14,313.00 (0.14) 1.84

EUR/IDR 16,568.39 0.34 (4.41)

JPY/IDR 128.48 (0.48) (6.04)

SGD/IDR 10,498.17 0.09 (1.06)

AUD/IDR 10,348.91 (0.34) (4.68)

GBP/IDR 19,257.43 (0.10) 0.29

Crude Oil (USD/barrel) 75.39 7:51:02 AM 55.38

Coal (USD/mn tons) 218.00 9/30/2021 170.81

Natural Gas (USD/mmBtu) 5.98 7:51:03 AM 135.49 Gold (USD/ounce) 1,751.21 8:01:06 AM (7.75) Nickel (USD/mn tons) 17,936.00 9/30/2021 7.96 Tins (USD/mn tons) 33,921.00 9/30/2021 66.89 CPO (M YR/mn tons) 4,833.00 9/30/2021 24.21

Rubber (JPY/kg) 198.00 7:40:28 AM (26.34)

Wheat (USD/bushel) 728.25 7:50:42 AM 13.70

Corn (USD/bushel) 534.25 7:50:52 AM 10.38

P rice Last

T ransactio n

YT D C hg (%) C o mmo dities

Other Indices C lo sing 1-D ay C hg (%) YT D C hg (%)

C urrency Spo t R ate R ate (ID R ) 1-D ay C hg (%) YT D C hg (%)

Friday, October 1, 2021

0 5,000 10,000 15,000 20,000 25,000 30,000 35,000 40,000

3,000 3,500 4,000 4,500 5,000 5,500 6,000 6,500 7,000

Millions

Volume JCI Index

(2)

Daily Corporate and Industry News

Ekonomi Inggris berkinerja lebih baik dari yang diperkirakan sebelumnya pada kuartal II-2021. Data resmi yang diri- lis Kamis (30/9) menunjukkan, banyak rumah tangga menghabiskan lebih banyak dan menabung lebih sedikit, se- bagai akibat dari pelonggaran pembatasan terkait pandemi Covid-19. Produk domestik bruto (PDB) dalam tiga bulan hingga Juni 2021 tumbuh sebesar 5,5%, naik tajam dari perkiraan konsensus yakni 4,8%. Kantor Statistik Nasional (ONS) mengatakan dalam sebuah pernyataan yang juga mengutip perubahan akuntansi. Source: Investor Daily Manufaktur China babak belur dihantam terbatasnya pasokan listrik dalam beberapa pekan terakhir. Kondisi ini me- maksa industri pengolahan di Negeri Panda menyesuaikan operasional dan berimpak pada turunnya indeks, pertama kali sejak pandemi Covid-19. Sekitar 20 provinsi telah membatasi penggunaan listrik pada September yang langsung memukul berbagai macam industri mulai dari aluminium, baja, hingga mainan dan pakaian. Sementara itu, di tengah tekanan manufaktur akibat kelangkaan listrik, Pemerintah China justru ber- encana menaikkan tarif bagi pelaku industri sebagai upaya untuk mengelola pasokan. Source: Bisnis Indone- sia

Pemerintah dan DPR mencapai kesepakatan dalam pembahasan RUU tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP). RUU ini ditargetkan akan disetujui dalam rapat paripurna pekan depan untuk disahkan sebagai Undang-Undang. Ada tiga poin besar yang harus dicermati dalam rezim pajak baru. Pertama, program pengungka- pan sukarela wajib pajak atau tax amnesty jilid II. Kedua, menurunkan batas bawah penghasilan yang dikenakan pajak, yaitu sampai dengan Rp 60 juta per tahun dengan tarif 5%. Ketiga, menaikkan tarif pajak pertambahan nilai (PPN) atas barang dan jasa menjadi 11% mulai 1 April 2022, dan kembali naik jadi 12% yang pada 1 Januari 2025.

Source: Kontan

Indeks Bisnis-27 masih berpotensi melesat pada kuartal terakhir tahun ini dengan dukungan saham-saham sektor pertambangan dan perbankan sebagai bahan bakar pertumbuhan. William menegaskan indeks Bisnis- 27 dapat menjadi acuan bagi para investor karena memiliki potensi yang besar ketika sektor tersebut men- galami penguatan. Menurutnya, momentum window dressing akan menjadi katalis positif tambahan. Source:

Bisnis Indonesia

Industri otomotif dalam negeri terus meningkatkan kapasitasnya seiring dengan diskon pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) hingga 100% sampai akhir tahun. Berbanding lurus, ekspor pun terus digenjot dengan target 250.000 unit pada tahun ini. Sekretaris Umum Gaikindo Kukuh Kumara mengatakan pelaku industri otomo- tif pun tengah menggenjot produksi hingga 1 juta unit sampai akhir 2021. Source: Bisnis Indonesia

Kementerian Komunikasi dan Informatika tengah mengkaji lelang pita frekuensi 700 MHz untuk tahun depan seiring dengan upaya pengembangan teknologi 5G di Indonesia. Source: Bisnis Indonesia

Pemerintah menetapkan bea keluar (BK) minyak kelapa sawit mentah (crude palm oil/CPO) Oktober 2021 sebesar US$ 166 per ton, sama seperti bulan sebelumnya. Penetapan BK tersebut merujuk pada harga referensi CPO Ok- tober 2021 sebesar US$ 1.196,6 per ton, naik 0,96% dari bulan sebelumnya US$ 1.185,05 per ton. Source: Investor Daily

Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyebutkan bahwa meski masih dilanda pandemi Program Sejuta Rumah (PSR) berjalan dengan baik. Per 30 September 2021, capaian PSR tercatat sebanyak 763.127 rumah di seluruh Indonesia. Source: Investor Daily

XL Axiata (EXCL) memiliki obligasi senilai Rp 450 miliar yang bakal jatuh tempo dalam waktu dekat. Tanggal jatuh tempo emisi obligasi ini adalah 16 Oktober mendatang. Group Head Corporate Communications EXCL Tri Wahyun- ingsih memastikan, perusahaan telekomunikasi ini akan melunasi obligasi tersebut menggunakan kas internal.

Source: Kontan

Indosat (ISAT) melanjutkan perluasan jangkauan jaringannya. Salah satunya dengan memperluas layanan 4G di 124 desa terpencil di Indonesia. Director & Chief Strategy and Innovation Officer ISAT Arief Musta'in mengatakan, penambahan site baru 4G telah dilakukan sejak Agustus 2021. Tahun ini, ISAT mengalokasikan capex Rp 8 triliun.

Pada paruh pertama tahun ini, ISAT telah menyerap capex Rp 2,99 triliun, belum termasuk Rp 2,96 triliun aset hak guna. Sekitar 89,2% dari pengeluaran modal ini dialokasikan untuk bisnis selular, demi mendukung permintaan layanan data. Source: Kontan

Perusahaan Gas Negara (PGAS) sepanjang 1H21 mencatatkan pendapatan sebesar USD 1.4bn (-0.3% YoY) dan laba bersih yang diatribusikan kepada induk sebesar USD 196.5mn (+2,825% YoY). Hasil ini berada di atas estimasi kon- sensus. Source: Investor Daily

www.sinarmassekuritas.co.id See important disclaimer at the end of this report

(3)

Daily Corporate and Industry News

Bukit Asam (PTBA) bersama mitra perusahaan asal China yakin bisa menyelesaikan proyek Pembangkit Listrik Tena- ga Uap (PLTU) Mulut Tambang Sumsel 8 berkapasitas 2x620 MW. Sekretaris Perusahaan PTBA, Apollonius Andwie mengatakan, rencana operasi komersial dari PLTU yang merupakan bagian dari proyek listrik 35.000 megawatt (MW) itu ditargetkan pada kuartal pertama tahun depan. Progres pembangunan PLTU Sumsel 8 telah mencapai 90%. Source: Kontan

Bank Rakyat Indonesia Agroniaga (AGRO) melaksanakan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD IX) atau rights issue. AGRO akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 2.150.000.000 saham dengan nilai nominal Rp100 per saham dan akan dibagikan kepada para Pemegang Saham Perseroan yang tercatat pada tanggal 11 November 2021. Dana yang diperoleh dari hasil PMHMETD IX ini setelah dikurangi seluruh biaya emisi akan digunakan untuk penguatan permodalan terutama sebagai modal kerja Perseroan dalam rangka penyalu- ran dana berbasis digital. Source: IQPlus

Alam Sutera Realty (ASRI) dan Modernland Realty (MDLN) akan melakukan restrukturisasi utang untuk memperkuat struktur permodalan. Restrukturisasi dilakukan dengan memperpanjang tenor utang jatuh tempo dan menjual aset bernilai tinggi. Source: Investor Daily

Indah Kiat Pulp and Paper (INKP) dan Bintang Oto Global (BOGA) mengantongi dana segar hasil penerbitan su- rat utang pada semester II/2021. Pada Jumat (1/10), Bursa Efek Indonesia bakal mencatat emisi Ob- ligasi Berkelanjutan II Indah Kiat Pulp & Paper Tahap I Tahun 2021 senilai Rp3 triliun dan Sukuk Mudhar- abah Berkelanjutan I Indah Kiat Pulp & Paper Tahap I Tahun 2021 senilai Rp1 triliun. Disisi lain, Bintang Oto Global menerbitkan medium term notes (MTN) sebesar Rp 200 miliar. Source: Bisnis Indonesia

Itama Ranoraya (IRRA), emiten yang bergerak dibidang peralatan dan perlengkapan medis berteknologi tinggi (HiTech Healthcare Solutions), telah menjual saham treasury. Penjualan tersebut berimbas terhadap lonjakan nilai ekuitas setara dengan hasil penjualan tersebut. Perseroan sebelumnya menjual sebanyak 100 juta saham treasury IRRA senilai Rp 198,8 miliar. Nilai penjualan tersebut setara dengan Rp 1.988 per saham. Harga jual saham treasury tersebut sudah sesuai dengan ketentuan POJK No.30/POJK.04/2017. Harga tersebut lebih tinggi sekitar 277% dari rata-rata harga pembelian kembali (buyback) saham tahun 2020 dalam kisaran Rp 527 per saham. Source: Investor Daily

www.sinarmassekuritas.co.id See important disclaimer at the end of this report

(4)

World Equity Indices

Source: Bloomberg, Sinarmas Investment Research

www.sinarmassekuritas.co.id See important disclaimer at the end of this report

WO R LD E Q UIT Y IN D IC E S N O T IC KE R

1 INDU Index 35,631.19 26,143.77 3,237.44 10.58 20.38 18.37 4.76 4.63 10,520.99 10,520.99

2 SP X Index 4,545.85 3,233.94 551.47 14.68 25.80 21.34 4.52 4.31 38,142.32 38,142.32

3 CCM P Index 15,403.44 10,822.57 1,560.30 12.11 122.76 31.90 5.01 6.22 24,422.99 24,422.99

4 SP TSX Index 20,897.57 15,418.46 2,636.89 15.13 19.07 15.94 2.11 2.07 3,163.52 2,493.51

5 M EXB OL Index 53,400.27 36,313.74 7,318.67 16.61 17.93 14.59 2.29 2.12 6,351.38 308.37

6 SX5E Index 4,252.78 2,920.87 495.44 13.95 21.02 16.30 2.06 2.02 3,816.67 4,416.27

7 UKX Index 7,224.46 5,525.52 625.90 9.69 19.69 12.42 1.83 1.76 2,046.53 2,754.84

8 CA C Index 6,913.67 4,512.57 968.60 17.45 22.19 15.59 1.89 1.86 2,132.28 2,467.26

9 DA X Index 16,030.33 11,450.08 1,541.91 11.24 18.34 15.04 1.94 1.90 1,643.22 1,901.37

10 IB EX Index 9,310.80 6,329.50 722.60 8.95 18.25 15.64 1.38 1.35 588.97 681.49

11 FTSEM IB Index 26,687.97 17,636.38 3,450.91 15.52 16.65 12.77 1.30 1.28 610.56 706.48

12 A EX Index 804.47 527.86 147.33 23.59 26.87 16.67 2.33 2.28 1,108.22 1,282.32

13 SM I Index 12,573.43 9,494.52 938.94 8.77 22.98 18.19 3.12 2.98 1,364.13 1,460.37

14 A S51 Index 7,632.80 5,779.60 611.60 9.28 24.17 17.53 2.32 2.25 2,355.56 1,699.06

15 A S30 Index 7,902.20 5,970.30 651.59 9.51 31.56 17.75 2.29 2.25 2,585.79 1,865.13

16 SHSZ300 Index 5,930.91 4,563.41 (344.91) (6.62) 16.68 15.15 2.20 2.04 42,618.03 6,612.78

17 SHA SHR Index 3,911.92 3,356.09 99.11 2.72 15.23 13.01 1.68 1.55 46,128.39 7,157.46

18 SZA SHR Index 2,640.24 2,228.77 68.52 2.81 34.60 23.47 3.24 3.42 36,641.33 5,685.41

19 HSI Index 31,183.36 23,368.49 (2,655.49) (9.75) 10.13 12.32 1.03 1.24 24,173.49 3,104.94

20 HSCEI Index 12,271.60 8,492.41 (2,012.02) (18.74) 9.38 10.08 0.98 1.20 20,918.31 2,686.83

21 SENSEX Index 60,412.32 38,410.20 11,375.03 23.82 30.54 25.53 3.80 3.62 115,039.12 1,549.37

22 NIFTY Index 17,947.65 11,347.05 3,636.40 26.01 28.42 24.16 3.66 3.47 139,393.96 1,877.38

23 JCI Index 6,504.99 4,881.91 307.87 5.15 24.90 18.09 1.54 2.19 7,669,765.43 535.71

24 LQ45 Index 1,030.11 741.51 (40.21) (4.30) 20.44 16.55 2.13 2.07 4,380,375.36 305.96

25 KSE100 Index 48,976.09 38,568.95 1,144.22 2.62 6.30 5.31 0.91 0.80 6,085.75 35.61

26 NKY Index 30,795.78 22,948.47 1,940.81 7.07 16.95 17.60 1.96 1.89 449,475.15 4,033.34

27 NEY Index 442.20 327.32 43.97 11.59 22.36 20.17 1.83 1.79 537,225.94 4,820.76

28 TP X Index 2,120.18 1,577.45 214.96 11.91 16.51 14.90 1.31 1.33 751,989.91 6,747.94

29 FB M KLCI Index 1,695.96 1,452.13 (89.41) (5.49) 14.98 16.32 1.53 1.56 1,028.07 245.57

30 NZSE Index 2,243.74 1,934.36 (15.89) (0.74) 6.99 33.33 2.15 2.38 180.60 124.40

31 P COM P Index 7,432.40 5,825.48 (186.83) (2.62) 23.31 19.73 1.70 1.65 9,280.50 181.70

32 FSSTI Index 3,237.23 2,420.84 242.89 8.54 23.55 14.29 1.07 1.07 503.66 370.58

33 KOSP I Index 3,316.08 2,266.93 160.55 5.59 16.05 10.98 1.10 1.20 2,149,580.22 1,813.59

34 TWSE Index 18,034.19 12,466.58 2,202.24 14.95 15.54 13.40 2.27 2.42 51,795.09 1,862.06

35 SET Index 1,658.08 1,187.49 156.33 10.79 19.79 18.89 1.74 1.79 18,412.85 546.68

36 SET50 Index 1,005.67 739.95 53.90 5.92 20.06 19.01 1.87 1.85 11,995.28 356.14

37 VNINDEX Index 1,424.28 897.72 238.19 21.58 16.33 15.87 2.59 2.55 5,134,829.61 225.60

A s ia / P a c if ic A m e ric a

5 2 - WE E K C H A N G E Y T D P E R ( x) P B V ( x) M A R KE T C A P ( B n)

E uro pe

H IG H LO W P O IN T % T ra iling F o rwa rd T ra iling F o rwa rd D o m a in

C urre nc y US D

(5)

www.sinarmassekuritas.co.id See important disclaimer at the end of this report

LQ45

Source: Bloomberg, Sinarmas Investment Research LQ45 Index

HIGH LOW POINT % 2020 2021E 2020 2021E

1 ACES IJ 1,270 1,850 1,235 (445) (25.95) 39.90 29.05 5.64 3.85 21,780.50

2 ADRO IJ 1,760 1,805 1,090 330 23.08 22.18 9.46 0.88 0.95 56,295.29

3 AKRA IJ 4,360 4,360 2,530 1,180 37.11 13.62 16.48 1.43 1.92 17,504.07

4 ANTM IJ 2,290 3,440 705 355 18.35 51.38 24.22 2.44 2.59 55,030.45

5 ASII IJ 5,500 6,925 4,490 (525) (8.71) 15.08 12.69 1.57 1.34 222,659.54

6 BBCA IJ 35,000 36,900 27,200 1,150 3.40 30.76 29.00 4.52 4.27 862,925.35

7 BBNI IJ 5,375 6,750 4,380 (800) (12.96) 34.60 11.02 1.04 0.84 100,236.53

8 BBRI IJ 3,850 4,849 2,998 (235) (5.75) 27.41 16.84 2.59 2.12 578,753.34

9 BBTN IJ 1,420 2,180 1,180 (305) (17.68) 11.41 7.83 0.91 0.70 15,037.80

10 BMRI IJ 6,150 7,450 4,980 (175) (2.77) 17.24 11.79 1.56 1.41 287,000.00

11 BRPT IJ 965 1,295 775 (135) (12.27) 238.19 33.70 5.49 NA 90,466.07

12 BSDE IJ 1,000 1,360 740 (225) (18.37) 162.94 13.77 0.85 0.63 21,171.37

13 BUKA IJ 860 1,325 775 #VALUE! #VALUE! #N/A N/A #N/A #N/A N/A 4.04 88,633.34

14 CPIN IJ 6,425 7,850 5,625 (100) (1.53) 27.95 21.53 4.59 3.96 105,357.15

15 ERAA IJ 605 725 289 165 37.50 11.45 9.61 1.29 1.55 9,649.75

16 EXCL IJ 3,040 3,080 1,980 310 11.36 79.96 26.11 1.52 1.63 32,603.01

17 GGRM IJ 32,550 49,975 29,925 (8,450) (20.61) 10.31 10.01 1.35 1.04 62,629.06

18 HMSP IJ 1,030 1,915 950 (475) (31.56) 20.28 14.66 5.79 3.89 119,807.62

19 ICBP IJ 8,350 10,625 7,625 (1,225) (12.79) 16.95 15.04 3.79 2.93 97,376.93

20 INCO IJ 4,590 7,100 3,400 (510) (10.00) 43.67 22.90 1.79 1.75 45,607.79

21 INDF IJ 6,350 7,425 5,750 (500) (7.30) 9.32 8.22 1.42 1.17 55,755.71

22 INKP IJ 8,575 15,550 6,200 (1,850) (17.75) 13.82 8.56 0.96 NA 46,913.68

23 INTP IJ 10,500 15,975 8,800 (3,975) (27.46) 29.50 22.70 2.40 1.76 38,652.93

24 ITMG IJ 20,800 21,300 7,975 6,950 50.18 30.89 6.40 1.27 1.59 23,502.44

25 JPFA IJ 1,975 2,270 1,050 510 34.81 16.31 9.96 1.60 1.76 23,159.99

26 JSMR IJ 3,880 4,990 3,250 (750) (16.20) 67.06 27.36 1.76 1.40 28,160.54

27 KLBF IJ 1,430 1,960 1,240 (50) (3.38) 25.38 22.87 3.99 3.54 67,031.42

28 MDKA IJ 2,520 3,240 1,600 90 3.70 103.72 44.00 7.09 5.86 57,720.22

29 MEDC IJ 550 790 328 (40) (6.78) #N/A N/A 1.54 1.03 0.89 13,824.93

30 MIKA IJ 2,300 3,220 2,200 (430) (15.75) 46.15 29.44 7.90 5.75 32,766.60

31 MNCN IJ 835 1,320 715 (305) (26.75) 8.23 4.97 1.07 0.72 12,566.57

32 PGAS IJ 1,190 1,895 900 (465) (28.10) #N/A N/A 27.71 1.28 0.86 28,847.39

33 PTBA IJ 2,760 3,180 1,935 (50) (1.78) 13.15 7.91 1.87 1.58 31,797.02

34 PTPP IJ 1,090 2,360 790 (775) (41.55) 84.36 17.96 1.09 0.62 6,757.89

35 PWON IJ 484 615 342 (26) (5.10) 26.41 17.26 1.68 1.47 23,309.25

36 SMGR IJ 8,200 13,000 7,675 (4,225) (34.00) 26.41 18.24 2.16 1.34 48,638.46

37 TBIG IJ 2,960 3,440 1,320 1,330 81.60 33.48 43.87 4.05 6.91 67,064.72

38 TINS IJ 1,510 2,540 670 25 1.68 #N/A N/A 36.21 2.24 2.10 11,246.11

39 TKIM IJ 7,950 17,250 5,850 (1,900) (19.29) 14.72 #N/A 1.44 NA 24,750.13

40 TLKM IJ 3,690 3,690 2,508 380 11.48 15.76 15.88 3.20 3.40 365,539.58

41 TOWR IJ 1,325 1,625 920 365 38.02 17.07 20.76 4.72 5.62 67,594.38

42 TPIA IJ 7,200 10,298 6,533 (1,034) (12.56) 280.60 41.91 6.38 5.07 155,780.55

43 UNTR IJ 26,000 28,475 18,525 (600) (2.26) 16.53 10.16 1.65 1.46 96,983.51

44 UNVR IJ 3,950 8,125 3,800 (3,400) (46.26) 39.11 23.34 56.79 33.92 150,692.50

45 WIKA IJ 1,210 2,450 850 (775) (39.04) 95.77 19.48 1.30 0.78 10,853.64

MARKET CAP (Bn)

LQ45 Index CHANGE YTD PER (x) PBV (x)

30-Sep-21 52-WEEK

(6)

Macro data

Source: Bloomberg, Sinarmas Investment Research

www.sinarmassekuritas.co.id

D escriptio n 1-D ay (%) 5-D ays (%) 1-M o nth (%)

Basic M aterial 0.17 0.04 (2.69)

Consumer Cyclical 0.29 5.81 6.52

Energy 5.65 21.96 31.52

Financials 2.82 1.00 2.10

Healthcare 1.14 0.10 1.64

Industrials 2.49 8.69 9.65

Infrastructure 2.38 1.08 5.87

Consumer Non-Cyclical 1.08 1.34 1.80

Properties 0.96 2.22 2.93

Technology (0.22) (4.52) (10.82)

Transportation 0.58 0.75 12.61

Sep-21 A ug-21

0.84 1.01

1.59 1.52

0.03 0.08

144.80 137.34

F O R EX Spo t R ate 1-D ay (%) 1-M o nth (%) YT D (%)

USD/IDR 14,313.00 (0.14) (0.31) (1.84)

USD/CNY 6.44 0.40 0.25 1.28

USD/EUR 0.86 0.12 2.39 5.64

USD/JPY 111.39 (0.09) (1.24) (7.31)

USD/SGD 1.36 (0.14) (1.10) (2.76)

USD/AUD 1.38 0.04 1.98 6.49

USD/GBP 0.74 0.18 2.35 1.59

(in %)

3.94 0.35 1.46 5.13 6.26 6.41 Indonesia 5-Year Government Bonds Yield

Indonesia 10-Year Government Bonds Yield Indonesia 15-Year Government Bonds Yield Lending and D epo sit R ates

JIBOR (in IDR) LIBOR (in GBP) SIBOR ( in USD) Inflation M oM (in %) Foreign Reserves (in USD bn) Secto rs

Eco no m ic Indicato rs

Inflation YTD (in %) Eco no m ic P aram eters

Inflation YoY (in %)

(7)

Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI)

BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN)

www.sinarmassekuritas.co.id See important disclaimer at the end of this report BMRI : HOLD

Last price : 6.150

Target price : 6.500 (7.4%) Stop loss : 5.800 (-4.1%)

BMRI break Resistance 6.150, berpeluang melanjutkan penguatan dengan mencoba next Resistance 6.200 dan 6.275.

Namun, bila BMRI breakdown Resistance 6.150, akan kembali menguji Support 6.050 dan 5.925. Indikator MACD mu- lai membentuk pola Reversal dan Stoc osc mengindikasikan pola Uptrend.

BFIN : HOLD

Last price : 1.005

Target price : 1.120 (9.8%) Stop loss : 965 (-5.4%)

BFIN breakdown Resistance 1.020, berpeluang melanjutkan pelemahan dengan menguji Support 980 dan 965. Namun, bila BFIN bertahan diatas Resistance 1.020, akan mencoba Resistance 1.050 dan 1.075. Indikator MACD

mengindikasikan pola Downtrend dan Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Oversold.

Support : 6.050, 5.925 Resistance : 6.200, 6.275

Support : 980, 960

Resistance : 1.050, 1.075

(8)

ERAA : HOLD Last price : 605

Target price : 665 (12.7%) Stop Loss : 550 (-6.8%)

ERAA bertahan pada Resistance 605, berpeluang mencoba next Resistance 615 dan 625. Namun, bila ERAA breakdown Resistance 605, akan menguji Support 590 dan 580. Indikator MACD mengindikasikan pola Uptrend dan Stoc osc mulai membentuk pola Uptrend.

FREN : HOLD

Last price : 112 Target price : 138

Stop loss : 108 (-8.5%)

FREN bertahan pada Resistance 112, dan berpeluang mencoba next Resistance 118 dan 124. Namun, bila FREN breakdown Resistance 112, akan kembali menguji Support 108 dan 103. Indikator MACD mengindikasikan pola Down- trend dan Stoc osc mengindikasikan pola Oversold.

Support : 590, 580

Resistance : 615, 625

Support : 108, 103

Resistance : 118, 124

Smartfren Telecom Tbk (FREN) Eraajaya Swasembada Tbk (ERAA)

www.sinarmassekuritas.co.id See important disclaimer at the end of this report

(9)

Technical Corner

01 October 2021

www.sinarmassekuritas.co.id See important disclaimer at the end of this report JCI : MIXED MENGUAT

Last price : 6.286 Support : 6.230, 6.190 Resistance : 6.307, 6.356

JCI pada hari ini kami perkirakan akan bergerak MIXED MENGUAT dengan range 6.230 — 6.356. JCI breakout Resistance 6.269, berpeluang melanjutkan penguatan dengan mencoba next Resistance 6.307 dan 6.356.

Namun bila JCI tidak bertahan diatas Resistance 6.269, akan kembali menguji Support 6.230 dan 6.190.

Indikator Stoc osc mengindikasikan pola Overbought dan Indikator MACD mengindikasikan pola Uptrend.

Jakarta Composite Index (JCI)

Summary of portfolio:

Stock Recommendation Comment

BMRI

HOLD BMRI break Resistance 6.150, berpeluang melanjutkan penguatan dengan mencoba next Resistance 6.200 dan 6.275. Namun, bila BMRI breakdown Re-

sistance 6.150, akan kembali menguji Support 6.050 dan 5.925.

BFIN

HOLD BFIN breakdown Resistance 1.020, berpeluang melanjutkan pelemahan dengan menguji Support 980 dan 965. Namun, bila BFIN bertahan diatas Resistance

1.020, akan mencoba Resistance 1.050 dan 1.075.

ERAA

HOLD ERAA bertahan pada Resistance 605, berpeluang mencoba next Resistance 615 dan 625. Namun, bila ERAA breakdown Resistance 605, akan menguji Support

590 dan 580.

FREN

HOLD FREN bertahan pada Resistance 112, dan berpeluang mencoba next Resistance 118 dan 124. Namun, bila FREN breakdown Resistance 112, akan kembali

menguji Support 108 dan 103.

(10)

PT Sinarmas Sekuritas

Sinarmas Land Plaza Tower 3, 6th Fl.

Jl. M. H. Thamrin no. 51 Tel: +62 21 392 5550 Fax: +62 21 392 5540

[email protected] www.sinarmassekuritas.co.id

Equity Research Team

EQUITY ANALYST Andrianto Saputra

Tobacco, Plantation, Cement, Automotive Tel: +62 21 3925550 Ext: 159

[email protected]

EQUITY ANALYST Elvira Natalia Consumer, Retail

Tel: +62 21 3925550 Ext: 159

[email protected]

EQUITY ANALYST Winson Pangestu Construction

Tel: +62 21 3925550 Ext: 159

[email protected]

EQUITY RESEARCH ASSOCIATE Jessen Soekamto

Banking, Property

Tel: +62 21 3925550 Ext: 159

[email protected]

TECHNICAL ANALYST Eddy Wijaya

Tel: +62 21 3925550 Ext: 159 [email protected]

DISCLAIMER

This material is issued by PT Sinarmas Sekuritas, a member of Indonesia Stock Exchanges, represent the opinion of PT Sinarmas Sekuritas, derived its judg- ment from sources deemed reliable, however, PT Sinarmas Sekuritas and its affiliated cannot guarantee its accuracy and completeness. PT Sinarmas Seku- ritas or its affiliates may be involved in transactions contrary to any opinion herein or have positions in the securities recommended herein and may seek or will seek investment banking or other business relationships with the companies in this material. PT Sinarmas Sekuritas, its employees and its affiliates, expressly disclaim any and all liability for representation or warranties, expressed or implied, here in or omission there from or for any loss how so ever arising from any use of this material or its contents or otherwise arising in connection there with. Opinion expressed in this material are our present view and are subject to change without notice. For further information please contact our number +62 21 392 5550 or fax +62 21 392 2320.

Referensi

Dokumen terkait

Berkaitan dengan pembahasan penilaian keadilan, maka hasil studi dari Crosby (1982) yang menunjukkan bahwa perempuan lebih toleran pada situasi yang tidak adil,

Penelitian menunjukkan hasil bahwa Keadilan Distributif Kompensasi berpengaruh positif terhadap Kepuasan Kerja, hal ini menunjukkan bahwa karyawan perusahaan

Pada gambar 3.2 terdapat 2 arduino 2560 yang memiliki fungsi yang sama yaitu membaca sensor yang memiliki nilai analog, pembacaan data dilakukan dengan cara inputan yang berasal

Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa tidak terjadi hubungan moderasi atau variabel budaya organisasi bukan merupakan variabel moderator dari pengaruh

Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat dipahami bahwa pengalaman sukses atau gagal merupakan cerminan hasil kinerja yang dicapai masa lalu sehingga

▪ Peserta didik menganalisa ketersediaan sumber daya alam dan hubungannya dengan berbagai bidang pekerjaan serta kehidupan sosial berdasarkan hasil diskusi. ▪ Peserta

Masa jabatan seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan akan berakhir pada penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2021.. Berdasarkan ketentuan Anggaran

Perlakuan iradiasi baik akut, terbagi dan berulang menginduksi penurunan rerata karakter tinggi tanaman, jumlah spikelet per malai, bobot malai, jumlah biji per malai, dan bobot