• Tidak ada hasil yang ditemukan

DINAS PENDIDIKAN PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "DINAS PENDIDIKAN PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA"

Copied!
36
0
0

Teks penuh

(1)

PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU

TAHUN PELAJARAN 2015/2016

DINAS PENDIDIKAN PROVINSI

DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

DINAS PENDIDIKAN PROVINSI

DKI JAKARTA

(2)

PERBEDAAN PPDB TAHUN 2015 (1)

No Tahun 2014 Tahun 2015

1 PERSIAPAN

- Adendum Peraturan Gubernur - Penyusunan Kepdis tentang

Petunjuk Teknis

- Penyusunan Peraturan Gubernur Baru untuk menyederhakan

mekanisme PPDB

- Penyempurnaan Kepdis tentang Petunjuk Teknis

- Penyusunan Kepdis tentang

Standar Baku Perangkat Lunak dan Perangkat Keras sebagai acuan Tim Penyelenggara PPDB

2 PELAKSANAAN

- Batas waktu yang akan digunakan sebagai acuan PPDB Jalur Lokal 1 April 2014

- Rasio kelas untuk SDLB, SMPLB, dan SMALB 8 Peserta Didik

- Batas waktu yang akan digunakan sebagai acuan PPDB Jalur Lokal 1 April 2015

- Rasio kelas untuk SDLB, SMPLB, dan SMALB 5 Peserta Didik

(3)

PERBEDAAN PPDB TAHUN 2015 (2)

No Tahun 2014 Tahun 2015

- Kuota Pelaksanaan

 SD : Domisili Luar DKI (5%), Dalam DKI Jalur Lokal (50%), Domisili

Dalam DKI Jalur Umum (45%)

 SMP/SMA : Domisili Luar DKI (5%), Dalam DKI Jalur Lokal (45%),

Domisili Dalam DKI Jalur Umum (45%), Prestasi (5%)

 SMK : Domisili Luar DKI (5%), Prestasi (5%), dan kuota

pelaksanaan (90%)

- Mekanisme pendaftaran melalui 2 (dua) tahap, yaitu :

1. Mendapatkan token

2. Mengaktifkan PIN setelah masuk ke dalam sistem

dengan menggunakan token

 SD : Domisili Luar DKI (5%), Dalam DKI Jalur Lokal (60%), Domisili

Dalam DKI Jalur Umum (35%)

 SMP/SMA : Domisili Luar DKI (5%), Dalam DKI Jalur Lokal (55%),

Domisili Dalam DKI Jalur Umum (35%), Prestasi (5%)

 SMK : Domisili Luar DKI (5%), Prestasi (5%), dan kuota

pelaksanaan (90%) - Mekanisme pendaftaran

menggunakan PIN yang diperoleh saat verifikasi pendaftaran.

Sebelum PIN digunakan harus diganti terlebih dahulu oleh calon peserta didik/orang tua/wali

(4)

PERBEDAAN PPDB TAHUN 2015 (3)

No Tahun 2014 Tahun 2015

- Persyaratan khusus pada SMK, harus memiliki tinggi badan

tertentu

- Diterima, tidak lapor diri hanya dapat mengajukan pendaftaran PPDB Tahap III

- Pelaksanaan PPDB dilaksanakan secara serentak

- Penghitungan bangku kosong di

entry oleh Operator Sekolah

- Operator Sekolah diberikan akses untuk memindahkan pilihan

sekolah calon peserta didik baru

- Penghapusan persyaratan khusus pada SMK mengenai tinggi badan (masa pertumbuhan)

- Diterima, tidak lapor diri dapat mengajukan pendaftaran PPDB Tahap selanjutnya.

- Pelaksanaan dilakukan secara bertahap sehingga mengurangi beban kerja aplikasi

- Bangku kosong dihitung secara otomatis oleh sistem setelah pengumuman

- Operator Sekolah tidak diberikan akses untuk memindahkan pilihan sekolah karena calon peserta didik bisa memindahkan pilihan secara mandiri

(5)

PERBEDAAN PPDB TAHUN 2015 (3)

No Tahun 2014 Tahun 2015

3 POSKO, MONITORING, & EVALUASI - Posko hanya terdapat di tingkat

Provinsi (Dinas Pendidikan)

- Posko terdiri atas : Tingkat Satuan Pendidikan, Tingkat Kota/Kab, dan Tingkat Provinsi, sehingga

permasalahan di tingkat provinsi dapat diminimalisasi

(6)

PRINSIP, AZAS, DAN TUJUAN

PRINSIP :

• Anak usia sekolah memiliki kesempatan yang sama

• Tidak ada penolakan PPDB bagi yang memenuhi syarat

• Calon peserta didik dapat menentukan pilihannya

AZAS :

Obyektif, Transparan, Akuntabel, Tidak Diskriminatif, dan Kompetitif

TUJUAN :

Memberikan layanan bagi anak usia sekolah/lulusan, untuk

memasuki satuan pendidikan yang lebih tinggi

(7)

PENYELENGGARAAN PPDB

• PPPDB PLB (SDLB, SMPLB, dan SMALB)

• PPDB Penyelenggara Inklusif

• PPDB SD

• PPDB SMP

• PPDB SMA

• PPDB SMK

• PPDB SMA Negeri Unggulan M.H. Thamrin

• PPDB SMP/SMA Ragunan

(8)

KEBIJAKAN (1)

 Kuota luar provinsi DKI Jakarta sebesar 5% dari daya tampung

 Kuota berprestasi sebesar 5% dari daya tampung

 Kuota PPDB jalur umum :

 SD : 35%  SMP dan SMA : 35%

 SMK : 95%

 Kuota PPDB jalur lokal berdasarkan zona (pengelompokkan sekolah

berdasarkan kota, kecamatan atau kelurahan) :

 SD : 60%  SMP dan SMA : 55%

 SMK tidak diberlakukan zonasi.

 Kuota sekolah penyelenggara inklusif sebanyak 2 orang setiap

rombongan belajar

1 APRIL 2015 : Kartu Keluarga dari Dinas Dukcapil Prov DKI Jakarta

Sebagai batas waktu maksimal yang digunakan

(9)

JALUR KHUSUS :

 40% dari keluarga tidak mampu domisili DKI

Jakarta

 10% berprestasi

JALUR UMUM :

a. 40% domisili DKI Jakarta

b. 10% domisili luar DKI Jakarta

KEBIJAKAN (2)

(10)

MATRIKS KUOTA SMP & SMA

No Domisili

Asal

Sekolah

Pra

Pendaftar

an

PPDB

PPDB

Tahap III

Tahap I

Jalur

Umum

Tahap II

Jalur

Lokal

1

DKI

DKI

Tidak

35 %

55 %

Ikut

2

DKI

Luar DKI

Ya

3

Luar DKI

DKI

Tidak

(5%)

Tidak

Tidak

4

Luar DKI

Luar DKI

Ya

(11)

MATRIKS KUOTA SMK

No Domisili

Asal

Sekolah

Pra

Pendafta

ran

PPDB

PPDB

Tahap

III

Tahap I

Tahap II

(kuota

tersedia)

1

DKI

DKI

Tidak

(90%)

Ikut

Ikut

2

DKI

Luar DKI

Ya

3

Luar DKI

DKI

Tidak

(5%)

Tidak

Tidak

4

Luar DKI

Luar DKI

Ya

(12)

RASIO KELAS MAKSIMAL

1. TK : 25 peserta didik 2. TKLB : 5 peserta didik 3. SD : 32 peserta didik 4. SDLB : 5 peserta didik 5. SMP : 36 peserta didik 6. SMPLB : 5 peserta didik

7. SMA : 36 peserta didik

8. SMALB : 5 peserta didik

9. SMAN Unggulan MH Thamrin : 20 peserta didik

10. SMK Bidang Studi Keahlian :

a. Teknologi dan Rekayasa : 32 peserta didik b. Teknologi Informasi dan Komunikasi : 32 peserta didik c. Bisnis dan Manajemen : 36 peserta didik

d. Seni, Kerajinan, dan Pariwisata : 32 peserta didik

e. Kesehatan : 32 peserta didik

11. SD, SMP, SMA, dan SMK penyelenggara layanan pendidikan inklusif dengan jumlah maksimal 2 (dua) peserta didik untuk setiap rombongan belajar

(13)

PERSYARATAN PPDB (2)

SMP/SMPLB

 Memiliki SKHUN SD/MI,

DNUN Paket A, SDLB

atau SKYBS;

 Berusia maksimal 18

tahun;

SMA

 Memiliki SKHUN

SMP/SMPLB/MTs, DNUN Paket B

atau SKYBS;

 Berusia maksimal 21 tahun

SMK

 Memiliki SKHUN SMP/MTs, DNUN Paket B atau SKYBS;

 Berusia maksimal 21 tahun;

 Tidak memiliki kendala fisik untuk mengikuti kegiatan belajar

mengajar sesuai karakteristik Paket Keahlian yang dipilih dan

tidak buta warna sesuai karakteristik Paket Keahlian yang

(14)

Tidak memiliki kendala fisik untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar sesuai karakteristik Paket Keahlian yang dipilih dan tidak buta warna untuk calon peserta didik pada Paket Keahlian :

 semua Paket Keahlian pada Bidang Studi Teknologi dan Rekayasa dan Bidang Studi Teknologi Informasi dan Komunikasi

 Akomodasi Perhotelan  Busana Butik;  Jasa Boga;  Patiseri;  Kecantikan Rambut;  Kecantikan Kulit;  Usaha Perjalanan Wisata;

 Desain Komunikasi Visual;

 Semua Paket Keahlian pada Program Studi Keahlian Teknologi Pesawat Udara;  Administrasi Perkantoran;

 Pemasaran;

 Teknik Permesinan;

 Semua Paket Keahlian pada Program Studi Teknik Perkapalan; dan  Teknik Kendaraan Ringan/Mekanik Otomotif.

PERSYARATAN PPDB (3)

PERSYARATAN KHUSUS SMK

(15)

 berusia maksimal 21 tahun

 Mengisi formulir pendaftaran rangkap 2 (dua)

 memiliki surat keterangan sehat dari dokter Puskesmas atau RS Pemerintah  memliki surat keterangan dari sekolah asal yang menerangkan sebagai peserta

didik.

 Melampirkan fotokopi rapor kelas VII-IX SMP/MTs yang telah dilegalisasi dengan rerata nilai mata pelajaran Matematika, IPA, dan Bahas Inggris minimal 8.00

 melampirkan pasfoto berwarna ukuran 3 x 4 sebanyak 4 (empat) lembar  Kartu keluarga

 Untuk Peserta Didik baru dari keluarga tidak mampu melampirkan Fotokopi; KJP, struk asli pembayaran listrik 1 (satu) bulan terakhir, surat rekomendasi sekolah asal

 Untuk Peserta Didik berprestasi memiliki dan menunjukkan sertifikat sebagai peraih medali emas, perak, atau perunggu OSN/Olimpiade Sains Internasional

PERSYARATAN PPDB (4)

PERSYARATAN SMANU MHT

(16)

PERSYARATAN PPDB (5)

PERSYARATAN PPDB JALUR PRESTASI

Calon peserta didik didik baru yang mendapatkan prestasi kejuaraan yang diselenggarakan secara berjenjang melalui jalur Kedinasan atau Pemerintah Daerah atau Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) adalah sebagai berikut:

1. calon peserta didik baru berasal dari sekolah di Provinsi DKI Jakarta : juara 1 (medali emas) dari Provinsi DKI Jakarta;

juara 1, 2, 3 Tingkat Nasional; atau juara 1, 2, 3 Tingkat Internasional.

2. calon peserta didik baru berasal dari sekolah luar Provinsi DKI Jakarta : juara 1, 2, 3 Tingkat Nasional; atau

juara 1, 2, 3 Tingkat Internasional.

3. Prestasi dan kejuaraan diperoleh calon peserta didik baru 3 (tiga) tahun terakhir pada satuan pendidikan sebelumnya;

4. Calon peserta didik baru yang diterima pada sekolah tujuan, menyerahkan fotokopi sertifikat kejuaraan/lomba dan menunjukkan sertifikat aslinya;

(17)

SAINS :

 Olimpiade Sains Nasional (OSN)  International Junior Science

Olympiad (IJSO)

 International Mathematics and Science Olympiad (IMSO)  Invitation of World Youth

Mathematics Intercity Competition (IWYMIC)  International Mathematics

Competition (IMC)

 International Biology Olympiad (IBO)

 International Physics Olympiad (IPhO)

 International Mathematic Olympiad (IMO)

 International Chemistry Olympiad (IChO)

 Lomba Peelitian Ilmiah Remaja (LPIR) dan

 Lomba Karya Jurnalistik Siswa (LKJS)

Kejuaraan Bidang Olahraga meliputi :

 Invitasi Cabang Olahraga Pelajar SD dan SMP;  Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS);  Liga Pendidikan Indonesia;

 Pekan Olahraga Pelajar Wilayah (POPWIL);  Lomba Lari Jakarta International 10k;

 Pekan Olahraga Pelajar (POR Pelajar); dan  Kejuaraan dan Invitasi Olahraga Tingkat Pelajar

Provinsi DKI Jakarta.

Kejuaraan/Lomba Bidang Kepemudaan :

 Lomba Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra);  Lomba Pidato Bahasa Inggris; dan

 Lomba Karya Ilmiah Remaja (KIR).

Kejuaraan/Lomba resmi yang diadakan KONI DKI Jakarta/Induk Organisasi Olahraga :

 Kejuaraan Provinsi (Kejurprov); dan  Pekan Olahraga Provinsi (Porprov)

Kejuaraan/Lomba yang diadakan oleh Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta/Instansi lain :

 Semua jenis Olahraga dalam O2SN

 Lomba Baca Seni Al Quran serta Lomba Seni dan Budaya dalam FLS2N/kegiatan sejenis yang

(18)

INKLUSIF DAN PLB :

a. Datang langsung ke sekolah tujuan dengan

membawa berkas persyaratan untuk

kemudian diverifikasi;

b. Bila jumlah pendaftar melebihi daya tampung

maka akan diseleksi berdasarkan umur bagi

jenjang TK dan SD, untuk SMP, SMA, dan

SMK berdasarkan umur dan nilai ijazah.

MEKANISME (1)

(19)

19

1. PPDB Jalur Berprestasi dilaksanakan pada jenjang SMP, SMA dan SMK. 2. Calon peserta didik baru menyerahkan berkas persyaratan PPDB sesuai

dengan ketentuan kepada panitia tingkat satuan pendidikan.

3. Berkas persyaratan sebagaimana dimaksud angka 3, terlebih dahulu diverifikasi dan diinput kedalam sistem PPDB oleh Dinas Pendidikan:

a. Peserta didik berprestasi SD ke Bidang SD, PLB b. Peserta didik berprestasi SMP ke Bidang SMP

4. Proses pendaftaran PPDB datang langsung ke sekolah tujuan dan hanya bisa memilih 3 (tiga) sekolah tujuan;

5. Seleksi dilakukan dengan sistem PPDB online;

6. Apabila tidak diterima calon peserta didik baru berprestasi dapat mengikuti PPDB real time online

MEKANISME (2)

(20)

 Pendaftaran datang langsung ke SMANU

MHT membawa berkas sesuai dengan

ketentuan

 Lulus seleksi administrasi

 Tes Potensi Akademik dan Psikotes

 Apabila terdapat lebih dari 1 orang calon

peserta memiliki nilai rerata TPA sama,

prioritas yang memiliki nilai IPA, Matematika,

dan Bahasa Inggris yang lebih besar

MEKANISME (3)

(21)

MEKANISME (4)

PRA PENDAFTARAN SD, SMP, SMA & SMK NEGERI

A. Calon peserta didik baru yang harus melakukan pra pendaftaran :

1) calon peserta didik baru bertempat tinggal di Provinsi DKI Jakarta atau di luar Provinsi DKI Jakarta berdasarkan Kartu Keluarga (KK) :

a. bersekolah di luar Provinsi DKI Jakarta;

b. lulusan sebelum Tahun Pelajaran 2014/2015; c. lulusan Pendidikan Kesetaraan paket A / B.

2) bagi calon peserta didik baru yang berasal dari sekolah asing, melampirkan surat rekomendasi dari Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, serta mengikuti seleksi penyetaraan yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan pada tanggal 3 dan 4 Juni 2015;

3) Pra pendaftaran dilakukan oleh calon peserta didik baru/orang tua/wali untuk memperoleh angka pengganti Ujian Nasional;

4) Calon peserta didik baru sebagimana pada huruf c yang tidak melakukan para pendaftaran tidak dapat mengikuti PPDB.

B. Pra pendaftaran dilaksanakan dengan cara datang langsung ke sekolah penyelenggara layanan pra pendaftaran pada waktu dan tempat yang telah ditentukann dengan membawa berkas persyaratan, yaitu :

1) berkas SKHUN/DNUN Paket A/SKYBS dari satuan pendidikan yang menyatakan kelulusan.

2) fotokopi Kartu Keluarga (KK) serta memperlihatkan KK asli

(22)

a.

Mengisi data secara daring (online), verifikasi berkas dan aktivasi PIN

b.

Setelah mendapatkan PIN, calon peserta didik baru memilih sekolah

tujuan, maksimal :

1) 3 (tiga) sekolah

2) 3 (tiga) program untuk SMA

3) 3 (tiga) paket keahlian untuk SMK

MEKANISME (5)

PENDAFTARAN SD, SMP, SMA & SMK NEGERI

Apabila mengalami kesulitan dalam mengajukan pendaftaran dan

pemilihan sekolah Online, maka calon peserta didik/orang tua/wali :

 dapat meminta bantuan ke sekolah terdekat;

 menyampaikan informasi NIK dan PIN kepada operator sekolah;

 mendampingi operator sekolah dalam proses pemilihan sekolah;

 mencatat nama operator sekolah serta waktu pemilihan sekolah;

(23)
(24)
(25)
(26)

A. Lokasi Layanan Pra Pendaftaran PPDB SMP

No Wilayah Lokasi 1 Jakarta Pusat SMPN 1 SMPN 216 2 Jakarta Utara SMPN 34 SMPN 30 3 Jakarta Barat SMPN 45 SMPN 225 SMPN 215 4 Jakarta Selatan SMPN 177 SMPN 11 SMPN 41 5 Jakarta Timur SMPN 92 SMPN 255 SMPN 103 SMPN 81

(27)

No Wilayah Lokasi

1 Jakarta Pusat SMAN 1

SMAN 30 2 Jakarta Utara SMAN 13 SMAN 40 3 Jakarta Barat SMKN 42 SMAN 78 4 Jakarta Selatan SMAN 70 SMKN 20 5 Jakarta Timur SMKN 26 SMAN 81

B. Lokasi Layanan Pra pendaftaran PPDB SMA dan SMK

Layanan pra pendaftaran bagi calon peserta didik baru sebelum

Tahun Pelajaran 2014/2015 dan lulusan pendidikan kesetaraan paket A

dan Paket B asal Provinsi DKI Jakarta :

(28)

No

Wilayah

Lokasi

Asal Sekolah Calon

Peserta

1

Jakarta Pusat

SMAN 68

Dari Luar DKI Jakarta (selain

Depok, Tangerang, Bekasi),

Sekolah Indonesia di luar negeri

dan Sekolah Asing

2

Jakarta Utara

SMAN 13

Dari Bekasi

3

Jakarta Barat

SMAN 33

Dari Tangerang

4

Jakarta Selatan

SMAN 38

Dari Depok dan Tangerang

SMAN 28

Dari Depok, Bogor, dan

Tangerang

SMAN 90

Dari Depok dan Tangerang

5

Jakarta Timur

SMAN 54

Dari Bekasi dan Depok

SMAN 99

Dari Bekasi dan Depok

SMAN 39

Dari Depok dan Bogor

C. Layanan pra pendaftaran bagi Calon Peserta Didik Baru yang berasal

(29)

A. Jadwal Pelaksanaan PPDB TK dan TKLB

No. Kegiatan Tanggal Waktu Keterangan

1. Pendaftaran 22 – 24 Juni 2015 08.00 – 14.00

di Sekolah Tujuan 2. Pengumuman 25 Juni 2015 08. 00

3. Lapor diri 25 – 26 Juni 2015 08.00 – 14.00

B. Jadwal Pelaksanaan PPDB SDLB, SMPLB, dan SMALB

No. Kegiatan Tanggal Waktu Keterangan

1. Pendaftaran 22 – 24 Juni 2015 08.00 – 14.00

di Sekolah Tujuan 2. Pengumuman 25 Juni 2015 08. 00

(30)

C. Jadwal Pelaksanaan PPDB Sekolah Penyelenggara Layanan

Pendidikan Inklusif (SD, SMP, SMA, dan SMK)

No.

Kegiatan

Tanggal

Waktu

Keterangan

1.

Pendaftaran

25 – 27 Mei 2015 08.00 – 14.00

di Sekolah

Tujuan

2.

• Pengumuman

SD

• Pengumuman

Sementara

untuk

SMP/SMA/SM

K

28 Mei 2015

08.00

3.

Lapor diri Calon

Peserta Didik

Baru :

• SD

• SMP

• SMA/SMK

28 – 29 Mei 2015 08.00 – 14.00

(31)

No. Kegiatan Tanggal Waktu Keterangan

1.

Pendaftaran kolektif oleh SMP/MTs, Penyerahan berkas pendaftaran dan verifikasi

23 Februari - 3

Maret 2015 08.00-14.00 di SMANU MHT 2. Pengumuman seleksi berkas 4 Maret 2015 14.00 Online 3. Pembagian Kartu Peserta Tes 4-5 Maret 2015 08.00-14.00 di SMANU MHT 4. Tes Potensi Akademik (TPA) 7 Maret 2015 08.00-14.00 di SMANU MHT 5. Pengumuman TPA 10 Maret 2015 14.00 Online di SMANU MHT 6. Psikotes 12 Maret 2015 08.00-14.00 di SMANU MHT 7. Pengumuman Akhir 16 Maret 2015 14.00 Online di SMANU MHT 8. Lapor diri 17-20 Maret 2015 08.00-14.00 di SMANU MHT

No. Kegiatan Tanggal Waktu Keterangan

1. Pendaftaran langsung dan verifikasi 23 Februari – 3

Maret 2015 08.00-14.00 di SMANU MHT 2. Pengumuman 16 Maret 2015 14.00 Online dan di SMANU

MHT 3. Lapor diri 17-20 Maret 2015 08.00-14.00 di SMANU MHT

E. Jadwal Pelaksanaan PPDB SMAN Unggulan MH. Thamrin

1. PPDB Tahap Pertama Jalur Khusus Calon Peserta Didik dari Keluarga Tidak Mampu

(32)

PPDB Tahap Kedua Jalur Umum

No. Kegiatan Tanggal Waktu Keterangan

1. Pendaftaran langsung dan verifikasi berkas

23 Februari – 3

Maret 2015 08.00-14.00 di SMANU MHT

2. Pengumuman seleksi

berkas 4 Maret 2015 14.00 Online

3. Pembagian Kartu Peserta

Tes 4-5 Maret 2015 16.00 di SMANU MHT

4. Tes Potensi Akademik 7 Maret 2015 08.00-14.00 di SMANU MHT

5. Pengumuman TPA 10 Maret 2015 08.00 Online di SMANU MHT 6. Psikotes 12 Maret 2015 08.00-14.00 di SMANU MHT

7. Pengumuman Akhir 16 Maret 2015 08.00 Online di SMANU MHT

8. Lapor diri 17-20 Maret

(33)

F. Jadwal Pelaksanaan PPDB SMP, SMA, dan SMK Peserta Didik Berprestasi

No.

Kegiatan

Tanggal

Waktu

Keterangan

1.

Pendaftaran

a. Verifikasi berkas ke

bid. persekolahan

b. Pendaftaran

langsung ke sekolah

tujuan

25 - 27 Mei

2015

08.00-15.00

di Dinas

Pendidikan

Provinsi DKI

Jakarta

2.

Pengumuman

sementara

29 Mei 2015

16.00

di web/di

sekolah

tujuan

3.

Pengumuman akhir

dan lapor diri

Setelah ada

pengumuman

kelulusan

08.00-15.00

di sekolah

tujuan

(34)

H. Jadwal Pelaksanaan PPDB SMA dan SMK

1. PPDB Tahap Pertama Jalur Umum

No. Kegiatan Tanggal Waktu Keterangan

1.

Pra Pendaftaran

Datang langsung ke sekolah yang telah ditentukan dengan membawa berkas persyaratan

15-17 Juni 2015 di sekolah penyelenggara 2. Pendaftaran a. Pengajuan pendaftaran Online b. Verifikasi berkas persyaratan untuk mendapatkan PIN ke sekolah c. Pemilihan sekolah/jurusan/paket keahlian tujuan 18-22 Juni 2015 Online/sekolah penyelenggara

3. Proses seleksi selesai 19-22 Juni 2015 Online

4. Pengumuman 22 Juni 2015 16.00 Online/Sekolah

tujuan 5. Lapor diri a. Online b. Ke sekolah tujuan 23-24 Juni 2015 s.d. 14.00 Online/Sekolah tujuan

6. Pengumuman tempat kosong 24 Juni 2015 16.00

Online/Sekolah tujuan

(35)

2. PPDB Tahap Kedua Jalur Lokal

No. Kegiatan Tanggal Waktu Keterangan

1. Pendaftaran : Pemilihan sekolah/jurusan/paket keahlian tujuan 24-26 Juni 2015 Online/sekolah penyelenggara 2. Proses seleksi selesai 24-26 Juni 2015 Online

3. Pengumuman 26 Juni 2015 16.00 Online/Sekolah tujuan 4.

Lapor diri a. Online

b. Ke sekolah tujuan

27-29 Juni 2015 s.d. 14.00 di sekolah tujuan

5. Pengumuman tempat kosong 7 Juli 2015 16.00

Online/Sekolah penyelenggara

3. PPDB Tahap Ketiga

No. Kegiatan Tanggal Waktu Keterangan

1.

Pendaftaran :

a. Pengajuan pendaftaran online dan verifikasi berkas untuk dapatkan PIN b. Pemilihan sekolah/jurusan/paket

keahlian tujuan

30 Juni 2015 Online/sekolah

penyelenggara

2. Proses seleksi selesai 30 Juni -1 Juli2015 Online

3. Pengumuman 1 Juli 2015 16.00 Online/Sekolah

tujuan 4.

Lapor diri a. Online

b. Ke sekolah tujuan

(36)

LARANGAN OPERATOR

Operator Sekolah dilarang :

1. Menyalin PIN yang diberikan kepada calon

peserta didik baru;

2. Mengganti pilihan sekolah/jurusan/paket

keahlian yang dipilih oleh calon peserta didik

baru dengan menggunakan hak akses yang

dimiliki;

3. Melakukan tindakan-tindakan yang dapat

merugikan calon peserta didik baru/orang

tua/wali dalam pelaksanaan PPDB.

Referensi

Dokumen terkait

Domisili calon peserta didik baru berdasarkan alamat kartu keluarga yang diterbitkan paling singkat 1 (satu) tahun sejak tanggal pendaftaran PPDB 2022, Tahap 1 tanggal 20 Juni

Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta Nomor 206 Tahun 2022 Tentang Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Ujian Sekolah Dan Ujian Pendidikan Kesetaraan

Pertama : Nama-nama peserta didik SMAN 81 Jakarta sebagaimana tercantum dalam lampiran surat keputusan ini dengan jumlah 116 Peserta didik terdiri dari 87 peserta didik Program

Ditampilkan ilustrasi perilaku sehari-hari yang mengandung sikap tercela (ananiah, ghadab, hasad, ghibah atau namimah), peserta didik dapat menentukan cara menghindarinya

Peraturan Gubernur Nomer 49 Tahun 2007 tentang Pembebasan Biaya Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru Bagi Sekolah Dasar Negeri, Sekelah Luar Biasa Negeri, Madrasah

PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA, Ttd.. Warga Provinsi DKI Jakarta, ditunjukkan dengan kartu keluarga yang dikeluarkan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil

dan huruf b serta dalam rangka tertib dan kepastian pelaksanaan Masa Orientasi P.eserta Didik Baru di sekolah neqeri dan swasta di wilayah Provinsi Daerah Khusus lbukota

Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2007 tentang Pemerintahan Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta sebagai Ibukota Negara Kesatuan Republik Indonesia Jakarta ;5. Peraturan Pemerintah