• Tidak ada hasil yang ditemukan

TEKNIK OKULASI JERUK KEPROK BRASTEPU (CITRUS NOBILIS VAR. BRASITEPU) UNTUK MENGHASILKAN BIBIT BEBAS PENYAKIT CVPD.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "TEKNIK OKULASI JERUK KEPROK BRASTEPU (CITRUS NOBILIS VAR. BRASITEPU) UNTUK MENGHASILKAN BIBIT BEBAS PENYAKIT CVPD."

Copied!
19
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 2. Tingkat keberhasilan okulasi jeruk keprok Brasitepu mulai dari waktf,l okulasi sampai

Referensi

Dokumen terkait

Dari hasil penelitian Prasetyo (2009), pertumbuhan tunas hasil okulasi yang paling cepat diperoleh dari batang bawah jeruk japanese citroen (JC) yang berumur 12

Nilai penting penelitian ini adalah dapat memberikan informasi tentang kondisi kesehatan calon induk jeruk keprok Tawangmangu dari segi ada atau tidaknya penyakit

Jeruk Keprok Maga pada umumnya sangat disukai konsumen selain rasanya yang manis juga dengan aroma yang sangat khas lebih kuat mempunyai nilai ekonomis yang tinggi, harganya

Penelitian dilakukan dengan tiga tahap yaitu: (1) Melakukan skrining tanaman induk jeruk Brastepu secara langsung di lapangan melalui identifikasi visual, dan secara tidak langsung

Penelitian terdiri atas tiga bagian besar, yaitu (1) melakukan eksplorasi jeruk lokal Brastagi dan skrining CVPD untuk mengidentifikasi dan menskrining jeruk keprok Brastepu

Namun dari hasil pengamatan dan wawancara dengan petani yang menanam pohon jeruk di lokasi penelitian, pohon induk jeruk keprok yang merupakan tanaman asli induk jeruk keprok dari

Namun dari hasil pengamatan dan wawancara dengan petani yang menanam pohon jeruk di lokasi penelitian, pohon induk jeruk keprok yang merupakan tanaman asli induk jeruk keprok dari

Bibit jeruk (C. sinensis) yang akan digunakan sebagai batang bawah, yang berasal dari perkecambahan langsung (pada medium tanah dalam polibag) maupun dari kultur