Jurnal Penelitian AKBID Mandiri Gresik 2015 23 Hubungan Senam Hamil Dengan Kelancaran Proses Persalinan Di Puskesmas
Alon-Alon Gresik
Yunita Dyah Fitriani, Herliawati Abstrak
Senam hamil merupakan salah satu upaya untuk menyelamatkan wanita agar kehamilan dan persalinannya lancar dan selamat. Senam hamil merupakan suatu program latihan bagi ibu hamil sehat untuk mempersiapkan kondisi fisik ibu dengan menjaga kondisi otot-otot dan persendian yang berperan dalam proses persalinan dengan tujuan agar melatih otot-otot agar lebih rileks, serta ibu dapat mengatur pernapasannya serta mempersiapkan kondisi psikis ibu terutama menumbuhkan kepercayaan diri dalam menghadapi persalinan. Tujuan penelitian mengetahui hubungan senam hamil dengan kelancaran proses persalinan di Puskesmas Alon-alon Gresik.
Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan desain penelitian case control dengan besar sample 30 responden diambil dengan purposive sampling.
Data diambil dengan menggunakan kuesioner dan patograf dan secara statistik digunakan uji koefisien kontingensi dengan persamaan (α = 0,05) untuk mengetahui perbedaan antara variabel yaitu senam hamil (independen) kelancaran proses persalinan (dependen)
Hasil penelitian yang mengikuti senam hamil ada 23 orang, persalinan lancar sebanyak 15 orang (100%) sedangkan yang tidak mengikuti senam hamil 7 orang, yang mengalami persalinan lancar 0 orang (0%). Didapatkan uji koefisien kontingensi p = 0,03 dimana p < α maka H0 ditolak, ada hubungan senam hamil dengan kelancaran proses persalinan di Puskesmas Alon – Alon Gresik.
Simpulan dari penelitian ini adalah Sebagian besar ibu bersalin di Puskesmas Alon – Alon Gresik mengikuti senam hamil. Kelancaran proses persalinan di Puskesmas Alon – Alon adalah sama. Ada hubungan senam hamil dengan kelancaran proses persalinan di Puskesmas Alon –Alon gresik.
Kata kunci : Senam hamil, Kelancaran persalinan
Jurnal Penelitian AKBID Mandiri Gresik 2015 24 PENDAHULUAN
Latar Belakang Masalah
Agar persalinan sehat dapat berjalan lancar dan aman, diperlukan berbagai persiapan baik sebelum hamil maupun selama kehamilan sehingga ibu dan janin selalu dalam keadaan sehat (Saifuddin, 2002).
Senam hamil merupakan salah satu upaya untuk menyelamatkan wanita agar kehamilan dan persalinannya lancar dan selamat. Senam hamil juga suatu program latihan bagi ibu hamil sehat untuk mempersiapkan kondisi fisik ibu dengan menjaga kondisi otot-otot dan persendian yang berperan dalam proses persalinan serta mempersiapkan kondisi psikis ibu terutama menumbuhkan kepercayaan diri dalam menghadapi persalinan.
Rumusan Masalah
Adakah hubungan senam hamil dengan kelancaran proses persalinan di Puskesmas Alon-alon Gresik?
Tujuan Penelitian
Mengetahui hubungan senam hamil dengan kelancaran proses persalinan di Puskesmas Alon-alon Gresik.
Manfaat Penelitian 1. Bagi Responden
Masukan bagi ibu hamil untuk meningkatkan kesadaran terhadap perlunya melakukan olah raga saat hamil, khususnya mengikuti senam hamil untuk kelancaran persalinan nantinya
2. Bagi Puskesmas
Masukan khususnya bagi bidan Puskesmas sebagai tenaga kesehatan yang ada di masyarakat, untuk melakukan tindakan promotif seperti
penyuluhan dan memberi pendidikan kesehatan atau KIE tentang senam hamil. Dengan demikian diharapkan dapat mempermudah pendeteksian kasus obstetri secara benar dan persalinan dapat berjalan dengan lancar.
3. Bagi Institusi Pendidikan
Sebagai dokumen dan bahan tambahan sumber bagi mahasiswi Akademi Kebidanan Mandiri Gresik
4. Bagi Peneliti
Menambah pengalaman dan wawasan dalam pelaksanaan penelitian dengan menerapkan metode penelitian yang telah diajarkan.
METODE PENELITIAN Rancangan Penelitian
Pendekatan penelitian yang digunakan adalah analitik karena bertujuan untuk mencari, menjelaskan suatu hubungan, memperkirakan dan menguji berdasarkan teori yang ada (Nursalam,2008).
Penelitian dilakukan dengan menggunakan case control yaitu desain penelitian yang merupakan rancang bangun dengan melihat kebelakang tentang suatu kejadian yang diteliti, dan melakukan pengujian dengan mencari hubungan antara senam hamil dengan kelancaran proses persalinan melalui uji statistik. (Aziz Alimul,2003) Populasi
Pada penelitian ini yang digunakan peneliti adalah semua ibu bersalin dikamar bersalin Puskesmas Alon – Alon gresik berjumlah 30
Jurnal Penelitian AKBID Mandiri Gresik 2015 25 Sampel
Pada penelitian ini sampel diambil dari sebagian ibu bersalin dikamar bersalin Puskesmas Alon – Alon Gresik berjumlah 20
Sampling
Dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling yaitu sampel diambil oleh peneliti yang dipertimbangkan cocok untuk
penelitiannya (Wibisono,2009).
Dengan kriteria Inklusi dan Eksklusi.
Identifikasi Variabel
Variabel independen dalam penelitian ini senam hamil di Puskesmas Alon – Alon Gresik.
Variabel dependen dalam penelitian ini adalah Kelancaran proses persalinan di Puskesmas Alon – Alon Gresik
Definisi Operasional
N o.
Variabel Penelitian
Definisi
Operasional Indikator Alat Ukur
Skala Pengukur-
an
Skoring 1.
2.
Senam Hamil
Kelancaran Proses Persalinan
1.pergerakan fisik yang dilakukan oleh ibu hamil yang dimulai pada umur
kehamilan 28 minggu Persalinan yang berlangsung lancar dengan lama
persalinan terutama pada
primipara dan multipara yang sesuai dengan standarnya.
1. > 4 kali selama kehamilan 2. < 4 kali selama
kehamilan
1. Persalinan lancar bila lama persalinan pada primipara maupun multipara tidak
> garis waspada.
2. Persalinan tidak lancar bila lama persalinan pada primi para maupun multipara >
garis waspada.
Kuesioner
Patograf
Nominal
Nominal
Senam hamil = 2 Tidak senam hamil =1 lancar = 2 tidak lancar = 1
Pengumpulan Data
Dalam penelitian instrumen yang digunakan adalah kuesioner dan patograf. Dalam kuesioner peneliti memberikan beberapa pertanyaan tentang senam hamil, sedangkan
Jurnal Penelitian AKBID Mandiri Gresik 2015 26 observasi dilihat pada kelancaran
persalinan.
Teknik Pengolahan dan Analisis Data
1. Teknik pengolahan data a. Editing
Proses editing yaitu: mengecek nama dan kelengkapan identitas, mengecek kelengkapan data, mengecek macam isian data (Arikunto, 2006).
b. Memberi kode (coding)
Untuk persalinan lancar dengan kode 2, untuk persalinan tidak lancar dengan kode 1 Untuk mengetahui senam hamil diberi kode 2, untuk yang tidak senam hamil diberi kode 1.
c. Melakukan tabulasi (tabulating) Tabulasi data dilakukan secara manual. Tabulasi dilakukan dengan membuat tabel distribusi frekuensi dua variabel.
2. Analisis data
Hasil pengumpulan data
dikelompokkan dan
diklasifikasikan. Menurut Arikunto (2003) berupa prosentase sebagai berikut:
0 : Tidak satupun 1 – 25% : Sebagian kecil 26 - 49%: Hampir setengahnya 50% : Setengahnya
51 – 75%: Sebagian besar 76 – 99%: Hampir seluruhnya 100% : Seluruhnya
Setelah itu data akan dianalisis secara analitik untuk mengetahui hubungan senam hamil dengan kelancaran persalinan menggunakan uji coefisien contingensi dengan menggunakan SPSS.16 yaitu dengan cara membandingkan alfa atau kekeliruan/taraf signifikan dengan
probability atau signifikan. Jadi H0 ditolak bila p < α maka ada hubungan senam hamil dengan kelancaran proses persalinan di Puskesmas Alon – Alon Gresik dan H0 diterima bila p > α maka tidak ada hubungan senam hamil dengan kelancaran proses persalinan di Puskesmas Alon – Alon Gresik HASIL PENELITIAN
Data Umum
1. Karakteristik ibu hamil berdasarkan umur
Tabel karakteristik ibu hamil berdasarkan umur di Puskesmas Alon – Alon gresik
No Umur Frek %
1. < 20 th 4 13,3 2. 20-35
th
19 63,3 3. >35 th 7 23,3
Jumlah 30 100
Tabel diatas menunjukkan sebagian besar adalah berumur 20-35 tahun sebanyak 19 ibu Bersalin (63,3%).
2. Karakteristik ibu hamil berdasarkan tingkat pendidikan Tabel karakteristik ibu bersalin berdasarkan tingkat pendidikan N
o
pendidikan Frek %
1. SD 6 20
2. SMP 9 30
3. SMA 13 43,3
4 Sarjana 2 6,7
Jumlah 30 100
Tabel diatas menunjukkan hampir setengahnya ibu bersalin adalah bertingkat pendidikan SMA sebanyak 13 (43,3%) ibu bersalin
Jurnal Penelitian AKBID Mandiri Gresik 2015 27 3. Karakteristik ibu bersalin
berdasarkan pekerjaan
Tabel karakteristik ibu bersalin berdasarkan pekerjaan
NO Umur Frekuensi Prosentase
1. Bekerja 12 40
2. Tidak bekerja
18 60
Jumlah 30 100
Tabel diatas menunjukkan sebagian besar ibu bersalin adalah tidak bekerja sebanyak 18 ibu bersalin (60%).
4. Karakteristik ibu hamil bedasarkan paritas
Tabel Karakteristik ibu bersalin berdasarkan paritas
NO Paritas Frekuensi % 1. Primipara 16 53,3 2. Multipara 14 46,7
Jumlah 30 100
Tabel diatas menunjukkan bahwa sebagian besar ibu bersalin dengan paritas multipara sebanyak 16 ibu bersalin (53,3%).
Data Khusus
1. Karakteristik ibu pospartum yang mengikuti senam hamil Tabel Karakteristik senam hamil yang dilakukan ibu bersalin semasa hamil
N O
Senam hamil
Frekuensi % 1. Senam
hamil
23 76,7
2. Tidak senam
7 23,3
hamil
Jumlah 30 100
Tabel diatas menunjukkan yang mengikuti senam hamil hampir seluruhnya yakni 23 orang (76,7%), sedangkan sebagian kecil yang tidak senam hamil ada 7 orang (23,3%).
2. Karakteristik kelancaran proses persalinan pada ibu bersalin Tabel karakteristik kelancaran persalinan ibu post partum semasa hamil
Kelancaran proses persalinan
Frekuensi %
Persalinan lancar
15 50
Persalinan tidak lancar
15 50
JUMLAH 30 100
Dari tabel diatas menunjukkan bahwa setengah ibu bersalin yang mengalami persalinan lancar sebanyak 15 orang (50%) dan setengah ibu bersalin yang mengalami persalinan tidak lancar sebanyak 15 orang (50%).
3. Hubungan senam hamil dengan kelancaran proses persalinan Tabulasi silang hubungan senam hamil dengan kelancaran proses persalinan
Jurnal Penelitian AKBID Mandiri Gresik 2015 28 Tabel diatas menunjukkan
bahwa seluruh ibu bersalin yang proses persalinan lancar dan mengikuti senam hamil sebanyak 15 orang (100%), dan hampir setengah ibu post partum yang proses persalinan tidak lancar dan tidak mengikuti senam hamil sebanyak 7 orang (46.7%).
Analisis Penelitian
Hasil analisis data yang diolah menggunakan SPSS.16 dengan menggunakan uji koefisien kontingensi didapatkan p = 0,03 dimana p < α maka H0 ditolak, jadi simpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan senam hamil dengan kelancaran proses persalinan di Puskesmas Alon – Alon Gresik
PEMBAHASAN
1. Pelaksanaan Senam Hamil
Berdasarkan hasil menunjukkan bahwa dari 30 ibu bersalin yang mengikuti senam hamil hampir seluruhnya yakni 23 orang (76,7%), sedangkan sebagian kecil yang tidak senam hamil ada 7 orang (23,3%).
Ini sesuai dengan teori Saminem,2008 senam hamil
dirancang khusus oleh para ahli medis dan kebugaran guna menguatkan otot-otot kewanitaan guna mempermudah proses persalinan.
2. Kelancaran Proses Persalinan Dari hasil diatas menunjukkan bahwa setengah ibu bersalin yang mengalami persalinan lancar sebanyak 15 orang (50%) dan setengah ibu bersalin yang mengalami persalinan tidak lancar sebanyak 15 orang (50%).
Sesuai dengan teori menurut Manuaba, 2008 persalinan dikatakan lancar bila lama persalinan kala I dan kala II pada primipara < 13 jam dan multipara <
8 ½ jam. Dan dikatakan tidak lancar bila lama persalinan kala I dan II pada primipara > 13 jam dan multipara > 8 ½ jam.
3. Hubungan senam hamil dengan kelancaran proses persalinan
Hasil diatas menunjukkan bahwa ibu bersalin yang proses persalinan lancar dan mengikuti senam hamil sebanyak 15 orang (100%), dan hampir setengah ibu bersalin yang proses persalinan tidak lancar dan tidak mengikuti senam hamil sebanyak 7 orang (46.7%).
Hasil data yang diolah p = 0,03 dimana p < α , maka H0 ditolak, artinya ada hubungan senam hamil dengan kelancaran proses persalinan di Puskesmas Alon – Alon gresik.
Menurut Saminem (2010) senam hamil membuat elastisitas otot – otot dasar panggul, melonggarkan persendihan panggul, membuat diri jadi lebih tenang dan menguasai tehnik – tehnik pernafasan sehingga persalinan dapat berlangsung dengan lancar.
Jurnal Penelitian AKBID Mandiri Gresik 2015 29 Simpulan
1. Sebagian besar ibu bersalin di Puskesmas Alon – Alon Gresik mengikuti senam hamil.
2. Kelancaran proses persalinan di Puskesmas Alon – Alon Gresik adalah sama.
3. Ada hubungan senam hamil dengan kelancaran proses persalinan di Puskesmas Alon – Alon Gresik tahun 2012
Saran
1. Bagi Peneliti
Perlu adanya penelitian lanjutan dengan jumlah sampel yang lebih besar untuk mendapatkan hasil penelitian yang lebih akurat.
2. Petugas Kesehatan (khususnya bidan)
Perlu memberikan KIE tentang senam hamil dan manfaat senam hamil pada masa kehamilan agar ibu paham tentang tujuan dan manfaat senam hamil
3. Bagi responden
Diharapkan ibu bisa menerapkan pengetahuan dan wawasan tentang senam hamil yang telah didapat pada saat hamil sehingga pada saat persalinan selanjutnya tidak mengalami penyulit pada saat persalinan.
4. Bagi instuti pendidikan
Diharapkan penelitian ini bisa dijadikan sebagai bahan wacana dan bahan masukan untuk pengkajian lebih lanjut.
DAFTAR PUSTAKA
Arikunto,S.2006. Prosedur Penelitian Edisi Revisi VI.
Jakarta:Rineka Cipta
Bari, Saifudin.2007. Buku Acuan Nasional Pelayanan
Kesehatan Maternal dan Neonatal. Jakarta:YBP-SP Chapman,V.2006.Asuhan kebidanan
persalinan dan
kelahiran.jakarta: EGC
Denidya, 2011. Melahirkan dengan menyenangkan. Jakarta: EGC Hidayat, Azis Alimul. 2007. Metode
Penelitian Kebidanan Teknik Analisis Data.
Jakarta: Salemba Medika Saminem, 2008. Kehamilan normal.
Jakarta:EGC
Sarwono,AB.2007.Buku Acuan Nasional Pelayanan Maternal dan Neonatal.Jakarta:JNPKKR- POGI
Soesanto,W. 2010. Biostatistik Penelitian Kesehatan.
Surabaya:dhie.com