http://proceeding.mbunivpress.or.id/index.php/bamara 951
The Improvement of School Children’s Awareness in Tatah Mesjid Village: Preventive Ways for slowing down Covid-19 Spread
1Agnes Sri Handayani, 2Ahmad Kailani
1 Program Studi S1 Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Banjarmasin
2Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Banjarmasin
Email: 1[email protected] dan 2[email protected]
ABSTRACT
The Corona virus that causes COVID-19 can attack anyone. The coronavirus disease (covid-19) outbreak is designated as a public health emergency that has troubled the world. The Minister of Education and Culture issued letter Number 3 of 2020 concerning the prevention of Covid-19 in the education unit. Point 5 of the letter states that ensuring the education unit performs cleaning activities in classroom and environment regularly, especially door handles, light switches, computers, keyboards and other facilities often held by hand. This is done to prevent the transmission of covid-19 at school area. Children are those who are vulnerable to this virus. Thus, the implementation of this community service program is carried out as an effort to increase awareness of elementary school students at SDN 1 Tatah Mesjid so that students can be more vigilant in maintain their health during the learning process. There are steps used in this program namely: 1) Planning Phase, 2) Implementation Phase, 3) socialization participants. For this reason, the socialization of Covid-19 prevention among elementary school students was carried out by providing directions on how to prevent Covid-19, The socialization covered How to Prevent Covid- 19 and explanation of what the covid virus is and how it is transmitted so that students understand how to prevent covid-19. The outcome of program showed that there was an increase in children’s self awareness of maintaining their health by doing healthy daily habit and healthy life.
Keywords : Covid-19, healthy daily habit, school children
PENDAHULUAN
Virus Corona yang menyebabkan COVID-19 bisa menyerang siapa saja. Wabah penyakit coronavirus (covid-19) ditetapkan sebagai kedaruratan kesehatan masyarakat yang meresahkan dunia (Kemendikbud, 2020). Perlindungan bagi anak-anak dan fasilitas-fasilitas pendidikan sangatlah penting. Diperlukan kewaspadaan untuk mencegah kemungkinan penyebaran COVID- 19 di sekolah; tetapi, hal ini harus dilakukan dengan hati-hati agar tidak terjadi stigma pada pelajar dan staf yang terpapar virus ini (Unicef, 2020). Menurut Ramadhan (2020) Terus berangsurnya dan berkembangnya wabah pandemi Covid-19 ini dikarenakan karakteristik dari virus Covid-19 yang mudah tersebar. Berdasarkan penelitian dan pernyataan dari Organisasi Kesehatan Dunia atau yang lebih dikenal dengan World Health Organization (WHO) virus ini dapat menyebar melalui kontak dengan percikan dari saluran pernapasan seperti hidung dan mulut dari orang yang terjangkit virus tersebut. Penyebaran dapat terjadi ketika permukaan suatu benda yang terkena percikan tersebut kemudian tersentuh dan terhirup oleh orang lain.
Mendikbud mengeluarkan surat Nomor 3 Tahun 2020 tentang pencegahan Covid-19 pada satuan pendidikan butir 5 menyatakan bahwa memastikan satuan pendidikan melakukan pembersihan ruangan dan lingkungan satuan pendidikan secara rutin, khususnya handle
September, 2021
http://proceeding.mbunivpress.or.id/index.php/bamara 952
pintu, saklar lampu, computer, papan tik (keyboard) dan fasilitas lain yang sering terpegang oleh tangan (Safrizal, 2020; Santoso and Santosa, 2020). Hal ini dilakukan untuk mencegah penularan covid-19 pada wilayah Sekolah Dasar khususnya di wilayah Kabupaten Barito Kuala
Dalam upaya mencegah penularan Covid-19 yang semakin meluas. Pemerintah menghimbau seluruh lapisan masyarakat untuk melakukan berbagai langkah pencegahan seperti melakukan physical distancing, menggunakan masker,rutin mencuci tangan, meningkatkan daya tahan tubuh dan menjaga Kesehatan (Pane, 2020). Anak-anak perlu mendapatkan informasi yang memadai dan mudah dipahami agar dapat turut serta melaksanakan beragam upaya pencegahan Covid-19 yang telah dicanangkan oleh pemerintah.
Permasalahan dan tantangan yang terjadi saat ini oleh lembaga pendidikan adalah memberikan strategi pencegahan dengan memberikan motivator dan juga memberikan bimbingan dan dorongan dalam kegiatan belajarnya. Tanpa guru yang mendampingi. Oleh sebab itu, guru sebagai penggerak roda pendidikan harus tetap menjalankan tugasnya dengan baik walaupun dalam masa pandemi covid-19 ini (Fadlilah, 2020). Kemudian penelitian yang dilakukan (Ramadhan, 2020) sulitnya penanganan virus corona, sehingga banyak pemimpin negara menentukan langkah- langkah dalam menghentikan penyebarannya bahkan harus menentukan kebijakan yang sangat sulit, tetapi harus dilakukan oleh pemerintahan di masing- masing negara, salah satu kebijakan yang sangat berpengaruh besar terhadap berbagai aspek kehidupan tersebut. Kendala yang banyak dialami oleh guru saat ini adalah penerapan strategi pencegahan covid-19 yang belum optimal. Selain itu, banyak siswa yang kurang sadar akan mengikuti protokol kesehatan yang sudah diterapkan pada masing-masing sekolah.
Berdasarkan kurangnya kesadaran dalam pecegahan virus covid -19 di Sekolah Dasar, maka penulis berniat untuk melakukan sosialisasi pencegahan virus covid-19 di kalangan siswa sekolah dasar di SDN 1 Tatah Mesjid Kabupaten Barito Kuala.
METODE
Pelaksanaan program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kesadaran siswa sekolah dasar SDN 1 Tatah Mesjid agar siswa bisa lebih waspada dan tetap menjaga kesehatannya selama proses pembelajaran dilakukan langsung di sekolah dan sebagai bekal dalam melakukan aktivitas dimasa pandemi. Terdapat Langkah Langkah yang digunakan dalam pendekatan program ini yaitu: 1) Tahap Perencanaan, 2) Tahap Pelaksanaan, 3) peserta sosialisasi. Berikut penjelasan dari setiap Langkah :
1) Tahap Perencanaan
Pada tahap awal ini merupakan penyusunan rencana yang dilakukan dan dihasilkan selama KKN Mandiri. Persiapan dimulai dengan melakukan observasi terlebih dahulu ke SDN 1 Tatah Mesjid melalui kepala sekolah. Selanjutnya hasil observasi tersebut dilanjutkan ke penyiapan materi dan menentukan jadwal pelaksanaan program kerja.
2) Tahap Pelaksanaan
Pada tahap pelaksanaan merupakan tahap yang paling ditunggu dalam program kerja ini. Pada tahap ini siswa di berikan sosialisasi mengenai cara pencegahan covid-19 di sekolah, mulai dari tahap bagaimana mencuci tangan yang benar, menggunakan masker yang tepat, dan hal apa yang harus dihindari selama melakukan proses pembelajaran guna mencegah penyebaran covid-19
3) Peserta sosialisasi
Peserta sosialisasi adalah siswa kelas 1 SDN 1 Tatah Mesjid yang berjumlah 19 orang.
HASIL DAN PEMBAHASAN
Hasil dan pembahasan yang diperoleh selama pengabdian masyarakat di desa tatah masjid pada siswa sekolah dasar adalah kurang kesadarannya siswa dalam pencegahan virus covid-19, masih banyak siswa yang tidak menggunakan masker, berkumpul dalam jumlah yang banyak, melakukan kontak fisik seperti berjabat tangan dan bersalaman, tidak mencuci tangan atau menggunakan handsanitaizer setelah melakukan kegiatan yang berhubungan dengan kontak fisik.
Kurangnya sosialisasi mengenai pencegahan virus covid di lingkungan sekolah menimbulkan kekhawatiran terhadap penyebaran virus dikalangan sekolah.
http://proceeding.mbunivpress.or.id/index.php/bamara 953 Untuk itu dilakukanya sosialisasi pencegahan covid-19 dikalangan siswa sekolah dasar dengan memberikan arahan bagaimana cara pencegahan covid-19, Adapun materinya sebagai berikut:
Cara Pencegahan Covid-9
Beberapa langkah pencegahan Covid-19 yang direkomendasikan oleh WHO pada tahun 2020 antara lain:
1) Sering mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir atau antiseptik berbahan alkohol. Deterjen pada sabun dan alkohol pada antiseptik dapat membunuh virus pada tangan.
2) Jaga jarak dengan orang lain minimal satu meter. Hal ini untuk mencegah tertular virus penyebab Covid-19 dari percikan bersin atau batuk.
3) Hindari menyentuh mata, hidung dan mulut sebelum Anda memastikan tangan Anda bersih dengan mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir atau antiseptik. Tangan yang terkontaminasi dapat membawa virus ini ke mata, hidung dan mulut yang menjadi jalan masuk virus ini ke dalam tubuh dan menyebabkan penyakit Covid-19.
4) Tetaplah berada di dalam rumah agar tidak tertular oleh orang lain di luar tempat tinggal.
Sosialisasi mengenai cara mencuci tangan
Dan diberikannya penjelasan mengenai apa itu virus covid dan bagaimana cara penularannya agar siswa mengerti bagaimana cara pencegahan covid-19. Materi yang diberikan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat di SDN 1 Tatah Masjid ini antara lain:
1) Pengertian Covid-19
Covid-19 adalah penyakit yang disebabkan oleh virus corona generasi baru yang dapat menyebabkan batuk, bersin, demam bahkan sesak napas.
2) Tanda dan Gejala Penyakit Covid-19
September, 2021
http://proceeding.mbunivpress.or.id/index.php/bamara 954
Tanda dan gejala yang sering dialami oleh penderita Covid-19 antara lain demam tinggi, batuk, pilek, bersin, nyeri telan, dan diare.
Pemerian materi mengenai covid-19
Link journal/proceeding 955 3) Cara Mencegah Penularan Covid-19
1. Tinggal di rumah agar tidak tertular virus dari orang lain
2. Memakai masker saat keluar rumah dan jaga jarak dengan orang lain sekitar 1-2 meter.
3. Rajin cuci tangan agar tidak ada virus Covid-19 yang menempel di tangan
4. Tidak menyentuh hidung, mata dan mulut sebelum mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau hand sanitizer.
5. Makan makanan yang bergizi untuk meningkatkan daya tahan tubuh 6. Jangan lupa berolahraga agar tubuh sehat dan kuat.
KESIMPULAN
Kegiatan sosialisasi dalam kegiatan kuliah kerja nyata mandiri ini bertujuan agar siswa sekolah dasar mengerti dan memahami tentang covid-19 dan cara pencegahan penularannya. Siswa sekolah dasar perlu memahami hal ini agar dapat turut serta dalam upaya pencegahan penularan covid-19 agar mereka tidak terpapar virus. Mengingat perkembangan saat ini virus tidak lagi menyerang kelompok dewasa dan lansia namun juga anak-anak.
DAFTAR PUSTAKA
Fadlilah, A. N. (2020) ‘Strategi Menghidupkan Motivasi Belajar Anak Usia Dini Selama Pandemi COVID-19 melalui Publikasi’, Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), p. 373. doi:
10.31004/obsesi.v5i1.548.
Kemendikbud (2020) Panduan penyelenggaraan pembelajaran pengayaan.
Ramadhan, I. L. (2020) ‘Strategi pencegahan penyebaran covid-19 di Lembaga pemasyarakatan’, JUSTITIA : Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora, 7(3), pp. 518–522. DOI : 10.31604/justitia.v7i3.518-522
Safrizal, D. (2020) Pedoman Umum Menghadapi Pandemi Covid-19 bagi Pemerintah Daerah, Journal of Chemical Information and Modeling.
Santoso, D. H. and Santosa, A. (2020) Covid 19 dalam Ragam Tinjauan Perspektif.
Unicef (2020) Pesan dan Kegiatan Utama Pencegahan dan Pengendalian COVID-19 di Sekolah, Unicef. Available at: [email protected].
WHO.2020.Pertanyaan jawaban terkait COVID-19 untuk publik. (n.d.). Retrieved April 28,2020, from https://www.who.int/indonesia/news/novel-coronavirus/qa-for-public
Sari, M. K. (2020). Sosialisasi Tentang Pencegahan Covid-19 di Kalangan Siswa Sekolah Dasar di SD Minggiran 2 Kecamatan Papar Kabupaten Kediri. Jurnal Karya Abdi Masyarakat, 4(1), 80-83.