Maha Esa, atas berkat dan rahmat-Nya Museum Sumpah Pemuda berhasil menyelesaikan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) tahun 2021 dengan tepat waktu. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006 Tentang Pelaporan Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintah dan Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2014 Tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah telah mengamanatkan kepada setiap instansi pemerintah untuk menyusun laporan kinerja setiap tahun.
LAKIP ini menyajikan informasi kinerja kegiatan atas pencapaian sasaran kegiatan beserta indikator kinerjanya sebagaimana tertuang dalam Perjanjian Kinerja Museum Sumpah Pemuda tahun 2021.
Museum Sumpah Pemuda pada tahun 2021 menetapkan satu sasaran srategis dan satu indikator kinerja. Secara umum Museum Sumpah Pemuda telah berhasil merealisasikan target kinerja yang ditetapkan dalam perjanjian kinerja.
Melalui laporan kinerja ini diharapkan dapat memberikan gambaran objektif tentang kinerja yang dihasilkan Museum Sumpah Pemuda pada tahun 2021. Semoga LAKIP ini bermanfaat sebagai bahan evaluasi perencanaan program/kegiatan dan anggaran, perumusan kebijakan bidang pendidikan dan kebudayaan serta peningkatan kinerjadi tahun mendatang.
Akhir kata, saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu terselesaikannya LAKIP Museum SumpahPemuda pada tahun 2021.
Jakarta, 28 Januari 2022 Kepala Museum Sumpah Pemuda,
Titik Umi Kurniawati NIP 197009151997032001
D A FT A R IS I
L A K I P M U S E U M S U M P A H P E M U D A T A 2 0 2 1
01
BAB I PENDAHULUANGAMBARAN UMUM...1
DASAR HUKUM... 3
TUGAS DAN UNGSI SERTA STRUKTUR ORGANISASI... 4
ISU-ISU STRATEGIS/PERMASALAHAN... 6
07
BAB II PERENCANAAN KINERJA VISI... 8MISI... 8
TUJUAN STRATEGIS... 9
SASARAN KINERJA... 9
PERJANJIAN KINERJA... 9
13
BAB III AKUNTABILITAS KINERJA CAPAIAN KINERJA MUSEUM SUMPAH PEMUDA... 14REALISASI ANGGARAN... 20
EFISIENSI ANGGARAN... 20
19
BAB IV PENUTUP KATA PENGANTAR... iDAFTAR ISI... ii
DAFTAR TABEL... iii
DAFTAR GRAFIK... iv
IKHTISAR EKSEKUTIF... v
Tabel Capaian Kinerja dan Realisasi Anggaran
13
Tabel Perjanjian Kinerja Awal 2021 Tabel Perjanjian Kinerja Revisi 2021
Tabel Target Kinerja dalam perjanjian Kinerja tahun 2021
09
DAFTAR TABEL
Tabel Rincian PenyerapanAnggaran dan Sasaran Indikator Kinerja Kegiatan
19
Tabel Capaian Kinerja Museum Sumpah Pemuda 2021
21
Tabel Nilai SAKIP dan Nilai Kinerja Anggaran
18
Gambar infografis Perbandingan Capaian Kunjungan Cagar Budaya dari Tahun sebelumnya
Gambar capaian Kunjungan Cagar Budaya dai target Renstra
16
Gambar Infografis Capaian Kinerja Jumlah Kunjungan Cagar BUdaya
14
DAFTAR GAMBAR
Gambar infografis Capaian Keuangan
20
Gambar Struktur Organisasi
05
IKHTISAR EKSEKUTIF
LAKIP Museum Sumpah Pemuda Tahun 2021 menyajikan tingkat pencapaian pada satu sasaran kegiatan dengan satu indikator kinerja kegiatan sebagaimana ditetapkan dalam Perjanjian Kinerja tahun 2021. Tingkat ketercapaian dan ketidakcapaian indikator kinerja kegiatan lebih detail diuraikan pada Bab III.
Secara umum, capaian kinerja Museum Sumpah Pemuda tahun 2021 adalah sebagai berikut.
Kegiatan tatap muka (luring) terhambat karena pandemi Covid-19.
Masih rendahnya angka kunjungan masyarakat ke museum.
Masih kurangnya kuliatas Sumber Daya Manusia Museum Sumpah Pemuda sesuai dengan bidangnya masing-masing.
Adanya revisi anggaran memperlambat proses pelaksanaan kegiatan.
Kegiatan menumpuk di triwulan 4
Pagu Museum Sumpah Pemuda tahun 2021 sebesar Rp. 15.814.254.000,- (Lima belas miliar delapan ratus empat belas juta dua ratus lima puluh empat ribu rupiah). Presentase Daya Serap Anggaran Museum Sumpah Pemuda T.A 2021 sebesar 97,46%, dan sisa anggaran Museum Sumpah Pemuda T.A 2021 sebesar Rp. 401.913.155,- (Empat ratus satu juta sembilan ratus tiga belas ribu seratus lima puluh lima rupiah).
Dalam upaya pencapaian indikator kinerja kegiatan terdapat beberapa hambatan dan kendala, antara lain :
1.
2.
3.
4.
5.
CAPAIAN KINERJA MUSEUMSUMPAH PEMUDA TAHUN 2021
Memanfaatkan Media Sosial (Facebook, Instagram, Twitter, Website, dan YouTube) dalam kegiatan Museum Sumpah Pemuda yang dikemas secara daring.
Meningkatkan promosi museum, menyelenggarakan kegiatan pameran dan kunjungan secara virtual untuk menarik pengunjung.
Mengikutsertakan pegawai pada kegiatan-kegiatan pendidikan dan pelatihan.
Memperbarui perencanaan menjadi lebih jelas dan terukur, dengan lebih memperhatikan data dukung.
muncul antara lain :
1.
2.
3.
4.
Revisi pertama pada bulan Februari 2021, terkait revisi administrasi yaitu penyesuaian rencana penarikan dana pada halaman III DIPA dengan realisasi dan rencana kegiatan pada periode berikutnya untuk mengantisipasi deviasi yang terlalu tinggi antara rencana penyerapan dan realisasi anggaran.
Revisi kedua pada bulan April 2021 terkait revisi pengurangan pagu anggaran, DIPA awal Rp. 14.903.301.000 menjadi Rp. 14.798.101.000 berkurang sebesar Rp. 152.200.000.
Revisi ketiga pada bulan Juli 2021 terkait refocusing anggaran ke III, DIPA Rp.
14.798.101.000 menjadi Rp. 14.544.979.000 sebesar Rp. 253.122.000. Untuk refocusing anggaran di hapus kegiatan 51.78.QAA.004.101.L Sosialisasi bersama tentang permuseuman untuk pelajar SD, SMP, SMA di Jawa Timur (Malang), 5178.RDN.001.102.F Perawatan Koleksi Gramaphone, Piringan Hitam, dan Kaset, 5180.EAC.950.105.J Pengelolaan Arsip, 5180.EAC. 950.105.I Cetakan (Leaflet, Brosur, Buletin, Buku, Majalah, Warta, dll)
Revisi keempat pada bulan Agustus 2021 terkait refocusing anggaran ke IV, DIPA Rp.
14.544.979.000 menjadi Rp. 14.313.642.000 berkurang sebesarRp. 231.337.000. Untuk refocusing anggaran dihapus 2 kegiatan yaitu 5178.ABH.012.100.F Pengumpulan Data Sejarah Sumpah Pemuda di Bali dan Tokoh Tjokorda Gede Rakasukowati, dan 5178.RDN.001.102.G Perawatan Koleksi Lukisan
Revisi ke lima pada bulan September 2021 terkait permintaan anggaran tambahan sebesar Rp. 1.500.612.000 untuk alokasi pengurusan sertifikat tanah Museum Sumpah Pemuda.
Revisi ke enam pada bulan November 2021 terkait Pergeseran alokasi belanja pegawaiuntuk mengatasi Pagu Minus Belanja Pegawai pada akhir tahun anggaran, ralat rencana penarikan dana (Halaman III DIPA) dan pemutakhiran POK.
Terkait dengan sasaran dan indikator Nilai Kinerja Anggaran Museum Sumpah Pemuda mendapat nilai 87.58, Nilai Sakip mendapat predikat BB, dan jumlah masyarakat yang mengapresiasi museum pada tahun 2021 target mengalami perubahan dari target 50.000 kunjungan menjadi 48.400 hal ini disebabkan karena terjadinya refocusing.
Namun diperjanjian Kinerja setelah revisi tetap di buat 50.000 target. Dari sisi anggaran terjadi revisi sebanyak 6 kali revisi DIPA dengan rincian sebagai berikut :
1.
2.
3.
4.
5.
6.
Pagu anggaran keseluruhan adalah sebesar Rp. 15.814.254.000 (Lima belas miliar delapan ratus empat belas juta dua ratus lima puluh empat ribu rupiah). Komposisi dari pagu anggaran tersebut adalah Belanja Pegawai sebesar Rp. 1.884.801.000 (11.92%), Belanja Barang sebesar Rp 6.459.744.000 (40.85%), dan Belanja Modal sebesar Rp.
7.469.709.000 (47,23%%).
NILAI KINERJA
ANGGARAN NILAI SAKIP
TARGET TARGET
CAPAIAN CAPAIAN
BB BB
94 87.58
POSISI MEREK DAN TARGET PASAR
Anggaran Tahun 2021
TABEL 1
Rekapitulasi Anggaran dan
Realisasi
BAB I
PENDAHULUAN
Museum Sumpah Pemuda merupakan satuan kerja/Unit Pelaksana Teknis yang beradadi bawah pembinaan Direktorat Jenderal Kebudayaan. Museum Sumpah Pemuda diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin pada tanggal 20 Mei 1974 dan diresmikan kembali oleh Presiden RI Soeharto pada tanggal 30 Mei 1974 dan di jadikanUnit Pelaksana Teknis Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada tanggal 7 Februari 1983 sesuai dengan peraturan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 029/O/1983.
Sejak bulan September 2019 Museum Sumpah Pemuda dipimpin oleh Titik Umi Kurniawati. Per Januari 2022, jumlah SDM Museum Sumpah Pemuda sebanyak 41 orang dengan rincian 24 Pegawai Negeri Sipil dan 17 pegawai honorer. Museum Sumpah Pemuda mempunyai wilayah kerja lingkup Nasional.
A. GAMBARAN UMUM
1
4 0 %
P E N U R U N A N
1 0 % K E N A I K A N
Museum Sumpah Pemuda adalah salah satu Museum Khusus yang menginformasikan tentang peristiwa Sumpah Pemuda pada tahun 1928. Museum Sumpah Pemuda pada awalnya adalah rumah tinggal milik Sie Kong Liong. Gedung didirikan pada permulaan abad ke-20. Sejak 1908 Gedung Kramat disewa pelajar Stovia (School tot Opleiding van Inlandsche Artsen) dan RS (Rechtsschool) sebagai tempat tinggal dan belajar. Saat itu dikenal dengan nama Commensalen Huis.
Mahasiswa yang pernah tinggal adalah Muhammad Yamin, Amir Sjarifoedin, Soerjadi (Surabaya), Soerjadi (Jakarta), Assaat, Abu Hanifah, Abas, Hidajat, Ferdinand Lumban Tobing, Soenarko, Koentjoro Poerbopranoto, Mohammad Amir, Roesmali, Mohammad Tamzil, Soemanang, Samboedjo Arif, Mokoginta, Hassan, dan Katjasungkana.
Sejak tahun 1927 Gedung Kramat 106 digunakan oleh berbagai organisasi pergerakan pemuda untuk melakukan kegiatan pergerakan. Bung Karno dan tokoh- tokoh Algemeene Studie Club Bandung sering hadir di Gedung Kramat 106 untuk membicarakan format perjuangan dengan para penghuni Gedung Kramat 106. Di gedung ini pernah diselenggarakan kongres Sekar Roekoen, Pemuda Indonesia, PPPI. Gedung ini juga menjadi sekretariat PPPI dan sekretariat majalah Indonesia Raja yang dikeluarkan PPPI.
Mengingat digunakan berbagai organisasi, maka sejak tahun 1927 Gedung Kramat 106 yang semula bernama Langen Siswo diberi nama Indonesische Clubhuis atau Clubgebouw (gedung pertemuan).
Pada 15 Agustus 1928, di gedung ini diputuskan akan diselenggarakan Kongres Pemuda Kedua pada 28 Oktober 1928. Soegondo Djojopuspito, ketua PPPI, terpilih sebagai ketua kongres. Kalau pada Kongres Pemuda Pertama telah berhasil diselesaikan perbedaan-perbedaan sempit berdasarkan kedaerahan dan tercipta persatuan bangsa Indonesia, Kongres Pemuda Kedua diharapkan akan menghasilkan keputusan yang lebih maju. Di gedung ini dihasilkan keputusan yang lebih maju, yang kemudian dikenal sebagai Sumpah Pemuda.
B. DASAR HUKUM
Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006 tentang Pelaporan Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintah;
Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah;
Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 53 Tahun 2016 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Reviu Atas Laporan Kinerja;
Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Nomor 9 Tahun 2016 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja di Lingkungan Kemendikbud;
Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Nomor 9 tahun 2019 Tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan;
Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Nomor 22 tahun 2021 tentang Rencana Strategis Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tahun 2021- 2024;
Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Nomor 37 Tahun 2015 Tentang Organisasi Dan Tata Kerja Museum Sumpah Pemuda.
Dasar hukum yang menjadi acuan antara lain:
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
Pengkajian benda bernilai sejarah sumpah pemuda;
Pengumpulan benda bernilai sejarah sumpah pemuda;
Pelaksanaan registrasi koleksi Museum Sumpah Pemuda;
Pelaksanaan perawatan koleksi Museum Sumpah Pemuda;
Pelaksanaan penyajian dan publikasi benda bernilai sejarah sumpah pemuda;
Pelaksanaan pengamanan benda bernilai sejarah sumpah pemuda;
Pelaksanaan dokumentasi benda bernilai sejarah sumpah pemuda;
Pelaksanaan layanan edukasi benda bernilai sejarah sumpah pemuda;
Pelaksanaan kemitraan pengelolaan Museum Sumpah Pemuda;
Pelaksanaan pengelolaan perpustakaan Museum Sumpah Pemuda; dan
Pelaksanaan urusan ketata usahaan Museum Sumpah Pemuda.
Tugas :
Sesuai Peraturan Menteripendidikan dan Kebudayaan Nomor 37 tahun 2015, Museum Sumpah Pemuda mempunyai tugas melakukan pengelolaan Museum Sumpah Pemuda.
Fungsi :
Museum SumpahPemuda mempunyai fungsi sebagai berikut :
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
C. TUGAS DAN FUNGSI SERTA STRUKTUR ORGANISASI
Museum Sumpah Pemuda merupakan unit pelaksana teknis Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di bidang permuseuman yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Direktur Jenderal Kebudayaan.
Struktur Organisasi Museum Sumpah Pemuda Sesuai Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 26 Tahun 2020 Tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Gambar 1.1 Struktur Organisasi
D. ISU-ISU STRATEGIS/PERMASALAHAN
Kegiatan tatap muka terhambat karena pandemi Covid-19.
Masih kurangnya kuliatas SDM Museum Sumpah Pemuda yang sesuai dengan bidangnya.
Adanya revisi anggaran memperlambat proses pelaksanaan kegiatan.
Beberapa permasalahan yang dihadapi oleh Museum Sumpah Pemuda dalam menjalankan tugasnya antara lain:
2.1.
3.
BAB II
PERENCANAAN KINERJA
A. VISI
“Terwujudnya museum sumpah pemuda sebagai sarana pelestarian dan komunikasi dalam mendukung pembentukan karakter dan jatidiri bangsa”
Pengkajian benda bernilai sejarah sumpah pemuda;
Pengumpulan benda bernilai sejarah sumpah pemuda;
Pelaksanaan registrasi dan dokumentasi benda bernilai sejarah sumpah pemuda;
Perawatan benda bernilai sejarah sumpah pemuda;
Pelaksanaan pengamanan benda bernilai sumpah pemuda;
Pelaksanaan penyajian dan publikasi benda bernilai sejarah sumpah pemuda;
Pelaksanaan layanan edukasi dibidang sejarah sumpah pemuda;
Pelaksanaan kemitraan di bidang sejarah sumpah pemuda;
Fasilitasi pengkajian, pengumpulan, perawatan,pengamanan, penyajian dan layanan edukasi dibidang sejarah sumpah pemuda; dan
Penanaman nilai-nilai sumpah pemuda.
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
B. MISI
AYO LANJUTKAN MEMBANGUN JALAN UNTUK MASA DEPAN.
Perluasan akses pendidikan bermutubagi peserta didik yang berkeadilan dan inklusif.
Penguatan mutu dan relevansi pendidikan yang berpusat pada perkembangan pesertadidik.
Pengembangan potensi peserta didik yang berkarakter.
Pelestarian dan pemajuan budaya, bahasa dan sastra serta pengarus- utamaannya dalam pendidikan.
Penguatan sistem tata kelolapendidikan dan kebudayaan yang partisipatif, transparan, dan akuntabel.
C. TUJUAN STRATEGIS
Tujuan yang ingin dicapaioleh Museum SumpahPemuda mengacu pada tujuan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, yang terdiri dari :
1.
2.
3.
4.
5.
Dari ke lima tujuan tersebut, tujuan 4 (Pelestarian dan pemajuan budaya, bahasa dan sastra serta pengarus-utamaannya dalam pendidikan) menjadi dasar penyusunan tujuan yang akan dicapai oleh Museum Sumpah Pemuda.
D. SASARAN KINERJA
Sasaran dari tujuan strategis di atas adalah Meningkatnya jumlah kunjungan peninggalan sejarah, keberhasilannya diukur dengan indikator kinerja kegiatan jumlah kunjungan Cagar Budaya dengan target capaian sebanyak 50.000 orang dan dukungan anggaran sebesar Rp.15.814.254.000,-.
E. PERJANJIAN KINERJA
Perencanaan Kinerja Museum Sumpah Pemuda tertuang dalam Perjanjian Kinerja tahun 2021 antara Kepala Museum Sumpah Pemuda dengan Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Dalam perjanjian kinerja terdapat satu sasaran kinerja yang capaiannya diukur dengan satu indikator kinerja kegiatan.
Namun seiring dengan adanya perkembangan kebijakan, terjadilah perubahan pagu anggaran. Sesuai dengan revisi DIPA terakhir yang menjadi acuan dalam penyusunan LAKIP ini, perencanaan kinerja Museum Sumpah Pemuda tahun 2021 adalah sebagai berikut:
Tabel 2.2 Perjanjian Kinerja Revisi 2021
Tabel 2.3 Target Kinerja dalam Perjanjian Kinerja tahun 2021 Tabel 2.1 Perjanjian Kinerja Awal 2021
Rencana kinerja yang dituangkan dalam Perjanjian Kinerja Museum Sumpah Pemuda 2021, dijabarkan dalam Rencana Kerja Anggaran Kementerian Lembaga sebagai berikut:
Pengumpulan Data Sejarah Tokoh Adinegoro di DKI Jakarta
Pengumpulan data Sejarah Tokoh M Tabrani di Surabaya, Jawa Timur Pengumpulan Data Tokoh Mr. Sumanang di DKI Jakarta
Pengumpulan data Sejarah Tokoh Mr. Sumanang di Yogyakarta Katalog Tata Pamer Baru
Penyusunan Naskah Buletin Museum Penyusunan katalog elektronik
Pameran temporer dalam rangka Sumpah Pemuda (Tokoh pers dibalik Sumpah Pemuda) sebanyak 10,000 orang
Pameran Daring 118 Tahun WR. Supratman sebanyak 5,000 orang Pameran daring Emma Poeradiredja sebanyak 5000 orang Publikasi dengan Media Massa sebanyak 5,000 orang Publikasi dengan media sosial sebanyak 5,000 orang
Pameran daring "Kisah Kongres Pemuda I 1926" sebanyak 5,000 orang
A. Meningkatnya kajian pengembangan museum yang keberhasilannya diukur dengan indikator kinerja jumlah kajian pengembangan museum, dijabarkan sebagai berikut:
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
B. Sasaran kedua yaitu terlaksananya Revitalisasi Tata Pamer Pameran Tetap Museum Sumpah Pemuda.
C. Meningkatnya keterlibatan masyarakat dalam kegiatan di dalam museum, yang keberhasilannya diukur dengan indikator kinerja jumlah masyarakat yang mengapresiasi museum dengan target capaian kinerja sebanyak 50.000 orang dijabarkan sebagai berikut:
a. Penyebarluasan Informasi sebanyak 35,000 orang, dengan rincian : 1.
2.
3.
4.
5.
6.
D. Terlaksananya pengelolaan koleksi museum, yang keberhasilannya diukur dengan indikator kinerja jumlah koleksi museum yang dikelola dengan target capaian 2510 koleksi dijabarkan sebagai berikut:
KONTEN BUDAYA FILM DOKUMENTER MOH. YAMIN sebanyak 6,000 orang Diskusi Tokoh Pers dibalik Sumpah Pemuda di Jakarta sebanyak 100 orang Webinar "Refleksi 93 Tahun Sumpah Pemuda di Jakarta sebanyak 300 orang
Penanaman Nilai-Nilai Sumpah Pemuda Melaui Media Audio Visual, Web Series
"Kepeloporan Pemuda" sebanyak 300 orang
Penyuluhan Permuseuman Untuk Pelajar SD, SMP, SMA se-Jabodetabek sebanyak 4,000 orang
Peringatan 93 Tahun Sumpah Pemuda (Upacara Bendera) sebanyak 700 orang Bincang daring dan podcast "Generasi Muda Menginspirasi" sebanyak 1,000 orang Belajar berkreasi bersama Komunitas (Talkshow, Historical Race, Nonton Bareng, Lomba menyanyi lagu perjuangan tingkat SMP, Silent tour bersama disabilitas) dalam rangka Hari Sumpah Pemuda sebanyak 400 orang
Ceria bersama Museum Sumpah Pemuda dalam rangka pameran WR Supratman (Lomba Mewarnai tingkat TK, Dongeng cerita kepahlawanan tingkat SD, Lomba Musikalisasi Puisi tingkat SMA) sebanyak 350 orang
Lomba Infografis Sejarah Sumpah Pemuda tingkat mahasiswa sebanyak 100 orang Penanaman Nilai Nilai Sumpah Pemuda Melaui Media Audio Visual, Web Series "Janji Pemuda" sebanyak 150 orang
b. Penguatan Pendidikan Karakter sebanyak 13,400 orang, dengan rincian :
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
Registrasi 500 koleksi Inventarisasi 1,000 koleksi Katalogisasi 200 koleksi Dokumentasi 250 koleksi
Konservasi Koleksi Relief 5 koleksi Konservasi Koleksi Mebel 20 koleksi Perawatan Patung Dada 10 koleksi Perawatan Koleksi Foto 300 koleksi Perawatan Koleksi Naskah 200 koleksi Perawatan Koleksi Realia 20 koleksi
a. Pendataan sebanyak 1,950 koleksi dengan rincian :
1.
2.
3.
4.
b. Konservasi sebanyak 555 koleksi dengan rincian :
1.
2.
3.
4.
5.
6.
c. Pengadaan koleksi sebanyak 5 unit
dalam rangka pendukungan Manajemen dan Tata Kelola Bidang Permuseuman sebanyak 1 layanan, yang dapat dijabarkan sebagai berikut:
Pembayaran Gaji dan Tunjangan Keperluan Sehari-hari Perkantoran Langganan Daya dan Jasa
Pemeliharaan Kantor
Pembayaran Terkait Pelaksanaan Operasional Kantor
Layanan Dukungan Manajemen Satker Layanan Ketatausahaan
Rapat Koordinasi Penyusunan Rencana Anggaran dan Program
Rapat Asistensi Penyusunan Rencana Anggaran dan Program di Jogjakarta Evaluasi dan Penyusunan Laporan Tahunan
Layanan Rumah Tangga dan Perlengkapan Pengelolaan/Pengembangan Pegawai Pembuatan masker kain
Undangan, Rakor, Diklat dan Kerjasama dengan Instansi Terkait Pelayanan Perpustakaan
Cetakan (Leaflet, Brosur, Buletin, Buku, Majalah, Warta dll.
Penyusunan Komik AK Gani
Penyusunan Bibliografi Sejarah Lagu Indonesia Raya Pengurusan Sertifikat Tanah Museum Sumpah Pemuda
Pengadaan Perangkat Pengolah Data dan Komunikasi Pengadaan Peralatan dan Fasilitas Perkantoran
Renovasi Gedung dan Bangunan a. Layanan Perkantoran dengan rincian : a.1 Gaji dan Tunjangan
a.2 Operasional dan Pemeliharaan Kantor1.
2.1.
4.3.
b. Layanan Umum dengan rincian 2.1.
4.3.
5.6.
8.7.
10.9.
12.11.
14.13.
c. Layanan Sarana Internal 2.1.
d. Layanan Prasarana Internal 1.
BAB III
AKUNTABILITAS KINERJA
A.CAPAIAN KINERJA MUSEUM SUMPAH PEMUDA
Setiap Sasaran Kegiatan yang telah ditetapkan dalam perjanjian kinerja perlu diketahui tingkat ketercapaiannya, hal itu untuk mengetahui keberhasilan atau kegagalan suatu unit kerja dan sebagai bentuk pertanggungjawaban atas tugas yang diamanatkan. Berikut tingkat ketercapaian Sasaran Kegiatan Museum Sumpah Pemuda sebagaimana ditetapkan dalam perjanjian kinerja tahun 2021.
Tabel 3.1 Tabel Capaian Kinerja dan Realisasi Anggaran Museum Sumpah Pemuda 2021
SASARAN MENINGKATNYA JUMLAH KUNJUNGAN PENINGGALAN SEJARAH
Pameran Temporer dalam rangka Sumpah Pemuda (Tokoh Pers dibalik Sumpah Pemuda), dengan target pengunjung sebanyak 10.000 orang tercapai 132.8% atau 13.278 orang.
Pameran Daring 118 tahun WR. Supratman, dengan target pengunjung sebanyak 5.000 orang tercapai 178%atau 8899 orang.
Pameran Daring Emma Poeradiredja, dengan target pengunjung sebanyak 5.000 orang tercapai 103% atau 5194 orang.
Publikasi dengan Media Massa, dengan target pengunjung sebanyak 5.000 orang tercapai 100% atau 5000 orang.
Ketercapaian target tersebut karena adanya dukungan output-output kegiatan antara lain :
a.Penyelenggaraan Pameran dan Pulikasi Media 1.
2.
3.
4.
Gambar 3.1
Info Grafis Capaian Kinerja Jumlah kunjungan Cagar Budaya
Pada tahun 2021, jumlah kunjungan Cagar Budaya dapat melampaui target ditetapkan. Dari target sebanyak 50.000 orang, berhasil terealisasi sebanyak 128.365 orang atau persentase capaiannya sebesar 256,73%.
Konten Budaya Film Dokumenter Moh. Yamin, dengan target peserta sebanyak 100 orang tercapai 300% atau 300 orang.
Diskusi Tokoh Pers dibalik Sumpah Pemuda di Jakarta, dengan target peserta sebanyak 100 orang tercapai 1100% atau 1100 orang.
Webinar "Refleksi 93 Tahun Sumpah Pemuda di Jakarta", dengan target peserta sebanyak 300 orang tercapai 608,3% atau 1825 orang.
Penanaman Nilai - Nilai Sumpah Pemuda Melaui Media Audio Visual, Web Series "Kepeloporan Pemuda", dengan target peserta sebanyak 300 orang tercapai 1507% atau 4522 orang.
Penyuluhan Permuseuman Untuk Pelajar SD, SMP, SMA se-Jabodetabek, dengan target peserta sebanyak 4000 orang tercapai 55.5% atau 2204 orang.
Peringatan 93 Tahun Sumpah Pemuda (Upacara Bendera), dengan target peserta sebanyak 700 orang tercapai 7354% atau 50.482 orang.
Bincang Daring dan Podcast "Generasi Muda Menginspirasi", dengan target peserta sebanyak 1000 orang tercapai 343% atau 3431 orang.
Belajar berkreasi bersama Komunitas, dengan target peserta sebanyak 400 orang tercapai 1075% atau 4300 orang.
Ceria bersama Museum Sumpah Pemuda, dengan target peserta sebanyak 350 orang tercapai 514% atau 1800 orang.
Lomba Videografis Museum Sumpah Pemuda, dengan target peserta sebanyak 100 orang tercapai 80% atau 80 orang.
Penanaman Nilai - Nilai Sumpah Pemuda Melalui Media Audio Visual, Web Series "Janji Pemuda", dengan target peserta sebanyak 150 orang tercapai 255,6% atau 3835 orang.
b. Pelaksanaan Seminar, Diskusi dan Lomba 1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
Gambar 3.2
Info Grafis Perbandingan Capaian kunjungan Cagar Budaya dari tahun sebelumnya Pada grafik di atas terdapat penambahan jumlah kunjungan Cagar Budaya dari tahun 2019 ke tahun 2021. Hal ini disebabkan karena perubahan konsep kegiatan yang awalnya hanya menggunakan metode luring namun karena pandemi covid 19 kegiatan juga menggunakan konsep daring.
Disandingkan dengan target akhir periode renstra, capaian kinerja Jumlah kunjungan Cagar Budaya dapat terlihat pada grafik berikut ini:
Pandemi Covid-19 mengakibatkan semua kegiatan tidak dapat dilakukan tatap muka, termasuk rapat persiapan sehingga menyulitkan koordinasi dengan pembicara, narsumber, dan calon peserta;
Merebaknya kasus covid-19 menyebabkan pelaksanaan pameran yang menggunakan protokol Kesehatan harus membatasi kunjungan luring kegiatan pameran;
Peserta yang telah mendaftar tidak seluruhnya mengikuti kegiatan daring sehingga kuota platform tidak terpenuhi;
Materi koleksi yang dihimpun tergolong monoton sehingga berpotensi mengulang materi pameran yang sudah pernah disajikan;
Kurang optimalnya publikasi dan promosi, sehingga ada beberapa kegiatan yang tidak mencapai target.
Kegiatan dengan konsep daring membuat peserta tetap dapat mengukuti/berkunjung pada pameran maupun diskusi.
Menyajikan pameran temporer secara tematik sehingga tidak mengacu pada tema-tema yang sudah biasa disajikan.
Bekerja sama dengan komunitas sehingga memudahkan Museum Sumpah Pemuda untuk mendapatkan narasumber dan peserta kegiatan.
Bekerja sama dengan dinas pendidikan dan MGMP, sehingga memudahkan panitia untuk menyebarkan informasi kegiatan ke sekolah/peserta.
Bekerja sama dengan akun media sosial Kemendikbudristek, Direktorat Jenderal Kebudayaan, dan komunitas untuk publikasi dan promosi kegiatan.
Walaupun target sasaran Indikator Kinerja telah tercapai, namun dalam pelaksanaannya masih menemukan hambatan dan permasalahan sebagai berikut :
1.
2.
3.
4.
5.
Disamping ada hambatan dan permasalahan, namun juga terdapat beberapa faktor yang mendukung, antara lain :
1.
2.
3.
4.
5.
Capaian Sasaran Kegiatan di tahun 2021 ini didukung oleh 2 Indikator Kinerja Kegiatan yaitu : Rata-rata predikat SAKIP Satker dan Rata-rata nilai Kinerja Anggaran atas Pelaksanaan RKA- K/L.
Sasaran kegiatan tahun 2021 rata-rata predikat SAKIP yang didapat adalah BB dan rata-rata Nilai Kinerja Anggaran atas Pelaksanaan RKA- K/L Satker yaitu sebesar 87,58
Sasaran Meningkatnya Tata Kelola Satuan Kerja di Lingkungan Ditjen Kebudayaan
TABEL 3.4 NILAI SAKIP DAN NILAI KINERJA ANGGARAN
TARGET CAPAIAN
BB BB
Perubahan jadwal pelaksanaan kegiatan dikarenakan kondisi pandemi covid-19 sehingga terjadi deviasi yang tinggi antara Rencana Penarikan Dana (RPD) dengan realisasi penarikan dana.
Kebijakan pencairan anggaran yang sebelumnya bisa menggunakan LS langsung pihak ketiga menjadi UP dan TUP Hambatan dan Permasalahan :
1.
2.
TARGET CAPAIAN
94 87.58
Revisi Rencana Penarikan Dana (RPD) apabila terdapat perubahan Percepatan pelaksanaan anggaran.
Memaksimalkan UP, TUP dan LS
Anggaran kegiatan luring menjadi kombinasi antara kegiatan luring dan daring
Membuat jadwal rutin monitoring dan evaluasi atas implementasi SAKIP
Antisipasi yang dilakukan agar target indikatorkinerja dapat tercapai antara lain :
1.
2.
3.
4.
B. REALISASI ANGGARAN
Pagu anggaran Museum Sumpah Pemuda dalam DIPA tahun 2021 sebesar Rp. 15.814.254.000,- (Lima belas miliar delapan ratus empat belas juta dua ratus lima puluh empat ribu rupiah). Dari pagu anggaran tersebut berhasil direalisasikan sebesar Rp.15.412.340.845 (Lima belas miliar empat ratus dua belas juta tiga ratus empat puluh ribu delapan ratus empat puluh lima rupiah) dengan persentase daya serap sebesar 97,46%. Pagu tersebut digunakan untuk membiayai pencapaian satu Sasaran Kegiatan dengan satu indikator kinerja kegiatan.
Tabel 3.2 Rincian Penyerapan Anggaran Sasaran dan Indikator kinerja kegiatan
Keberhasilan melakukan negosiasi dengan pera penyedia jasa;
Penghematan biaya perjalanan dinas; dan Penghematan biaya belanja pegawai.
C. EFESIENSI ANGGARAN
Pada tahun 2021, Museum Sumpah Pemuda berhasil melakukan efisiensi anggaran sebesar Rp.401.913.155.-. Analisis terkait efisiensi penggunaan sumber anggaran yang dikuantifikasikan dapat dilihat pada lampiran 5. Hasil efisiensi tersebut diperoleh dari penghematan pelaksanaan kegiatan yang dilaksanakan berupa:
1.
2.
3.
BAB IV PENUTUP
KINERJA KEUANGAN 2021 MUSEUM SUMPAH PEMUDA
Penyusunan Laporan Akuntabilitas Kinerja Museum Sumpah pemuda tahun 2021 merupakan bahan evaluasi sistem perencanaan secara menyeluruh. Selain itu juga berfungsi sebagaimedia koordinasi organisasi pemerintah serta wujud pertanggungjawaban tertulis dari Museum Sumpah Pemuda terhadap pemerintah.
0 5 10 15 20
Pagu Anggaran 15.814.254.000
Realisasi 15.412.340.845
Gambar 4.1 Info Grafis Capaian Keuangan
97.46%
Secara keseluruhan, dari pagu anggaran Rp.15.814.254.000 dapat direalisasikan sebesar 97.46% atau sejumlah Rp.15.412.340.845. Berikut tabel pencapaian kinerja pada sasaran/indikator kinerja kegiatan.
Tabel 4.1 Tabel Capaian Kinerja Museum Sumpah Pemuda 2021
Renstra agar direviu secara berkala (minimal setahun sekali) untuk mengetahui tingkat capaian/realisasi dari target yang telah ditetapkan sampai dengan tahun berjalan dan target akhir Renstra. Hasil reviu dapat berupa laporan hasil evaluasi atas capaian target Renstra, kendala, permasalahan dan rencana tindak lanjut tahun berikutnya.
Dengan adanya Undang-Undang nomor 5 tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan, Museum memiliki peran strategis sebagai ruang presentasi publik untuk berkebudayaan yang disinggungkan dengan fungsi museum sebagai lembaga pelestari nilai sejarah perjuangan bangsa. Maka dari itu, optimalisasi sarana dan prasarana museum untuk kegiatan pemajuan kebudayaan sangat penting untuk proses penyelenggaraan.
Meningkatkan kualitas dan keragaman informasi koleksi dan kajian.
Memperbaiki koordinasi secara internal maupun dengan stakeholder/pihak penyedia dalam perencanaan dan penyelenggaraan kegiatan.
Meningkatkan kualitas publikasi melalui penyuluhan, media sosial, dan media elektronik.
Berdasarkan hasil evaluasi kinerja, beberapa hal yang perlu mendapat perhatian Museum Sumpah Pemuda antara lain :
1.
2.
3.
4.
5.
Mengoptimalkan evaluasi kinerja internal dan evaluasi rencanakegiatan, khususnya dalam penyusunan Perjanjian Kinerja dan RencanaStrategis untuk mengetahui tingkat capaian/realisasi dan target yang telah ditetapkan.
Perubahan tata pamertetap dan prasarana teknologi yang mendukung.
Melaksanakan kajian pengembangan museum yang bekerjasama dengan para professional dan membuat database koleksi.
Memperluas jangkauan penyuluhan di sekolah-sekolah, memperbaiki dan memperbanyak kualitas konten media sosial melalui promosi dan kerjasama sponsorship.
Untuk meningkatkan kinerja organisasi, beberapa fokus perbaikan yang akan dilakukan Museum Sumpah Pemuda antara lain :
1.
2.
3.
4.
Demikian LAKIP Museum Sumpah Pemuda tahun 2021 ini disusun agar dapat menjadi umpan balik untuk peningkatan kinerja secara berkesinambungan. Dari laporan ini pula dapat diketahui agar berbagai masalah yang muncul dapat segera teratasi dengan meminimalkan hambatan dan memaksimalkan dukungan dan potensi. Semoga informasi kinerja yang telah disajikan dapat digunakan dalam perbaikan perencanaan, menilai, dan memperbaiki pelaksanaan program/kegiatan serta peningkatan kinerja Museum Sumpah Pemuda.
LAMPIRAN
Perjanjian Kinerja Tahun 2021 Kepala Museum Sumpah
Pemuda Dengan
Direktur Jenderal Kebudayaan
Dalam rangka mewujudkan kinerja pemerintahan yang efektif, transparan, dan akuntabel serta berorientasi pada hasil, kami yang bertandatangan di bawah ini:
Nama : Titik Umi Kurniawati, S.Sos Jabatan : Kepala Museum Sumpah Pemuda untuk selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA Nama : Hilmar Farid, Ph.D
Jabatan : Direktur Jenderal Kebudayaan selaku atasan pihak pertama, selanjutnya disebut PIHAK KEDUA
PIHAK PERTAMA berjanji akan mewujudkan target kinerja yang seharusnya sesuai lampiran perjanjian kinerja ini, dalam rangka mencapai target kinerja jangka menengah seperti yang telah ditetapkan dalam dokumen perencanaan. Keberhasilan dan kegagalan pencapaian target kinerja tersebut menjadi tanggung jawab kami.
PIHAK KEDUA akan melakukan supervisi yang diperlukan serta akan melakukan evaluasi terhadap capaian kinerja dari perjanjian kinerja ini dan mengambil tindakan yang diperlukan dalam rangka optimalisasi pencapaian target Perjanjian Kinerja tersebut, baik dalam bentuk penghargaan maupun teguran.
Jakarta,03 Februari 2021
Direktur Jenderal Kebudayaan Kepala Museum Sumpah Pemuda
Hilmar Farid, Ph.D Titik Umi Kurniawati, S.Sos
Catatan:
1 [SK 1] Meningkatnya jumlah kunjungan peninggalan sejarah
[IKK 1.1] Jumlah kunjungan Cagar Budaya
50000
2 [SK 2] Meningkatnya tata kelola satuan kerja di lingkungan Ditjen Kebudayaan
[IKK 2.1] Rata-rata predikat SAKIP Satker minimal BB
BB
[IKK 2.2] Rata-rata nilai Kinerja Anggaran atas Pelaksanaan RKA-K/L Satker minimal 94
94
TOTAL Rp. 14.903.301.000
Jakarta,03 Februari 2021
Direktur Jenderal Kebudayaan Kepala Museum Sumpah Pemuda
Hilmar Farid, Ph.D Titik Umi Kurniawati, S.Sos
Catatan:
Revisi Perjanjian Kinerja Tahun 2021 Kepala Museum Sumpah Pemuda
Dengan
Direktur Jenderal Kebudayaan
Dalam rangka mewujudkan kinerja pemerintahan yang efektif, transparan, dan akuntabel serta berorientasi pada hasil, kami yang bertandatangan di bawah ini:
Nama : Titik Umi Kurniawati, S.Sos Jabatan : Kepala Museum Sumpah Pemuda untuk selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA Nama : Hilmar Farid, Ph.D
Jabatan : Direktur Jenderal Kebudayaan
selaku atasan pihak pertama, selanjutnya disebut PIHAK KEDUA
PIHAK PERTAMA berjanji akan mewujudkan target kinerja yang seharusnya sesuai lampiran perjanjian kinerja ini, dalam rangka mencapai target kinerja jangka menengah seperti yang telah ditetapkan dalam dokumen perencanaan. Keberhasilan dan kegagalan pencapaian target kinerja tersebut menjadi tanggung jawab kami.
PIHAK KEDUA akan melakukan supervisi yang diperlukan serta akan melakukan evaluasi terhadap capaian kinerja dari perjanjian kinerja ini dan mengambil tindakan yang diperlukan dalam rangka optimalisasi pencapaian target Perjanjian Kinerja tersebut, baik dalam bentuk penghargaan maupun teguran.
Jakarta,02 Desember 2021
Direktur Jenderal Kebudayaan Kepala Museum Sumpah Pemuda
Hilmar Farid, Ph.D Titik Umi Kurniawati, S.Sos
1 [SK 1] Meningkatnya jumlah kunjungan peninggalan sejarah
[IKK 1.1] Jumlah kunjungan Cagar Budaya
50000
2 [SK 2] Meningkatnya tata kelola satuan kerja di lingkungan Ditjen Kebudayaan
[IKK 2.1] Rata-rata predikat SAKIP Satker minimal BB
BB
[IKK 2.2] Rata-rata nilai Kinerja Anggaran atas Pelaksanaan RKA-K/L Satker minimal 94
94
2 5180 Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya Ditjen Kebudayaan
Rp. 6.924.645.000
TOTAL Rp. 15.814.254.000
Jakarta,02 Desember 2021
Direktur Jenderal Kebudayaan Kepala Museum Sumpah Pemuda
Hilmar Farid, Ph.D Titik Umi Kurniawati, S.Sos
Pengukuran Indikator Kinerja Kegiatan KANTOR MUSEUM SUMPAH PEMUDA, JAKARTA
Tahun 2021 Pengukuran Indikator Kinerja Kegiatan
No Sasaran Kegiatan
Indikator KinerjaKegiata n
Satuan Target PK
Target Renaksi Triwulanan
Capaian Triwulanan
Analisis Progress Capaian
1 [SK 1.0]
Meningkatnya jumlah kunjungan peninggalan sejarah
[IKK 1.1] Jumlah kunjungan Cagar Budaya
orang 50000 TW1 : 1000 TW2 : 11000 TW3 : 27000 TW4 : 50000
TW1 : 3155 TW2 : 15009 TW3 : 46362 TW4 : 143727
TW1 :
Progress / Kegiatan : Telah terlaksana kegiatan Webinar Sumpah Pemuda, Bincang Daring pada bulan Maret, dan masyarakat yang berinteraksi pada program Publikasi Media Sosial bulan Maret
Kendala / Permasalahan : Tidak ada kendala atau permasalahan
Strategi / Tindak Lanjut : Tidak ada rekomendasi atau tindak lanjut
TW2 :
Progress / Kegiatan : Pelaksanaan Webinar Refleksi 93 Tahun Sumpah Pemuda, Pameran Daring Emma, Publikasi Media Massa, Publikasi Media Sosial, Penanaman Nilai-nilai Sumpah Pemuda Melalui Media Audio Visual, Web Series
"Kepeloporan Pemuda", Bincang Daring, selama Triwulan II 2021. Kegiatan telah dilaksanakan sesuai rencana yang telah dibuat sebelumnya dan ada
beberapa kegiatan yang tidak dilaksanakan terkait dengan refocusing anggaran.
Kendala / Permasalahan : Tidak ada kendala ataupun
Pemuda, Penanaman Nilai Nilai Sumpah Pemuda Melaui Media Audio Visual Web Series, Bincang Daring, dan Lomba Videografis tingkat mahasiswa selama Triwulan III dengan total capaian 31353 orang
Kendala / Permasalahan : Kurang masif nya promosi dan kerjasama dengan stakeholder sehingga pameran daring emma yang awal pelaksanaannya dijadwalkan 1 bulan ditambah menjadi 3 bulan karena belum mencapai target
Strategi / Tindak Lanjut : meningkatkan kerjasama dengan stakeholder untuk pelaksanaan tour pameran daring dan memaksimalkan media buying untuk promosi kegiatan TW4 :
Progress / Kegiatan :
Pelaksanaan Kegiatan 1. Pameran temporer Tokoh Pers dibalik Sumpah Pemuda 2. Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 93 3. Lomba Videografis Museum Sumpah Pemuda 4. Belajar Berkreasi bersama Komunitas
5. Ceria bersama Komunitas 6.
Konten Budaya, Film Dokumenter Moh. Yamin dengan total capaian sebanyak 105.718 orang selama periode Triwulan IV Kendala / Permasalahan : Tidak ada kendala maupun permasalahan pada Triwulan IV Strategi / Tindak Lanjut : Tidak ada tindak lanjut terkait capaian IKK Triwulan IV
Strategi / Tindak Lanjut : Tidak ada rekomendasi atau tindak lanjut
TW2 :
Progress / Kegiatan : Sesuai jadwal penilaian predikat SAKIP dilaksanakan di TW IV Kendala / Permasalahan : Tidak ada kendala ataupun permasalahan
Strategi / Tindak Lanjut : Tidak ada strategi ataupun tindak lanjut
TW3 :
Progress / Kegiatan : Sesuai jadwal, penilaian predikat SAKIP dilaksanakan di TW IV Kendala / Permasalahan : Tidak ada kendala atau permasalahan
Strategi / Tindak Lanjut : Tidak ada kendala atau permasalahan TW4 :
Progress / Kegiatan : Berdasarkan hasil evaluasi akuntabilitas kinerja, tingkat
penerapan akuntabilitas kinerja Museum Sumpah Pemuda masuk dalam kategori : BB dengan nilai : 72.43 dengan interpretasi : Sangat Baik, Akuntabel, berkinerja baik, memiliki sistem manajemen kinerja yang andal.
Kendala / Permasalahan : Perlu peningkatan
dalam akuntabilitas kinerja Museum Sumpah Pemuda, terutama dibidang perencanaan kinerja.
Strategi / Tindak Lanjut : Untuk perbaikan ke depannya perlu dilakukan tindak lanjut terhadap catatan-catatan evaluasi
Ditjen Kebudayaan
minimal 94
TW4 : 94 TW4 : 114.58
Tidak ada kendala atau permasalahan
Strategi / Tindak Lanjut : Tidak ada rekomendasi atau tindak lanjut
TW2 :
Progress / Kegiatan : seluruh
indikator dalam penilaian kinerja sudah dilaksanakan sesuai peraturan yang berlaku Kendala / Permasalahan :
Tidak ada kendala ataupun permasalahan
Strategi / Tindak Lanjut : Tidak ada strategi ataupun tindak lanjut
TW3 :
Progress / Kegiatan : Semua indikator penilaian kinerja sudah dilaksanakan sesuai ketentuan dan peraturan yang berlaku Kendala / Permasalahan :
Kendala atau permasalahan tidak ada
Strategi / Tindak Lanjut : Strategi atau tindak lanjut tidak ada
TW4 :
Progress / Kegiatan : Semua indikator dalam penilaian kinerja sudah dilaksanakan sesuai ketentuan.
Kendala / Permasalahan : Realisasi Anggaran
menumpuk di triwulan IV karena adanya refocusing anggaran dan kegiatan dengan anggaran besar yang awalnya
direncanakan triwulan II dan triwulan III dilaksanakan di triwulan IV sehingga nilai Penyerapan Anggaran (EKA) tidak bisa maksimal.
Strategi / Tindak Lanjut :
1 Naskah Kajian Pengembangan Permuseuman
8 Naskah 1 4 6 7 Rp. 112.780.000
2 [100] Kajian Koleksi 8 Naskah 1 4 6 7 Rp. 112.780.000
3 Museum Yang
Direvitalisasi
1 Unit
0 0 0 1 Rp. 5.200.000.000
4 [100] Revitalisasi Museum 1 Unit
0 0 0 1 Rp. 5.200.000.000
5 Masyarakat yang
Mengapresiasi Museum
50000 Orang 3155 10767 42120 128365 Rp. 3.449.088.000
6 [100] Penyebarluasan Informasi 50000 Orang 1861 7903 32191 55826 Rp. 1.356.156.000
7 [101] Penguatan Pendidikan
Karakter 50000 Orang 5480 7050 14115 76725 Rp. 2.092.932.000
8 Koleksi
Museum Yang Dikelola
2579 Unit 212 1921 2579 3025 Rp. 127.741.000
9 [101] Pendataan 2579 Unit
0 1332 1950 2436 Rp. 34.703.000
10 [102] Konservasi 2579 Unit 212 559 559 559 Rp. 38.462.000
11 [103] Akuisisi dan Penghapusan 2579 Unit
0 30 30 30 Rp. 54.576.000
12 Layanan Perkantoran 1 Layanan 0.24 0.48 0.72 1 Rp. 3.731.000.000
13 [001] Gaji dan Tunjangan 1 Layanan 0.24 0.48 0.72 1 Rp. 1.884.801.000
14 [002] Operasional Perkantoran 1 Layanan 0.24 0.48 0.72 1 Rp. 1.846.199.000
15 Layanan
Dukungan Manajemen Satker
1 Layanan 0.24 0.48 0.72 0.96 Rp. 2.504.124.000
16 [105] Layanan Ketatausahaan 1 Layanan 0.24 0.48 0.72 1 Rp. 2.504.124.000
17 Layanan Sarana Internal 87 unit 82 82 84 84 Rp. 489.521.000
18 [996] Pengadaan Perangkat
Pengolah Data dan Komunikasi
87 unit 3 3 5 5 Rp. 76.138.000
19 [997] Pengadaan Peralatan dan
Fasilitas Perkantoran 87 unit 79 79 79 79 Rp. 413.383.000
20 Rehab Renovasi
Bangunan
1 Unit
0 1 1 1 Rp. 200.000.000
21 [052] Rehab/Renovasi Bangunan 1 Unit
0 1 1 1 Rp. 200.000.000
TOTAL JUMLAH PAGU Rp. 15.814.254.000
Titik Umi Kurniawati, S.Sos
https://spasikita.kemdikbud.go.id/2021
CAPAIAN KINERJA MUSEUM SUMPAH PEMUDA TAHUN 2021
Sasaran Kegiatan
Indikator kinerja kegiatan
Anggaran Output
Pagu Anggaran
Total Realisasi Anggaran
Target Volume Keluaran
Total Realisasi
Volume Keluaran
Realisasi
(TVK) (RVK) (%)
Meningkatnya Jumlah jumlah kunjungan
peninggalan
kunjungan
Cagar Budaya 15.814.254.000 15.412.340.845 50.000 128.365 97.46%
sejarah
Format : B.19 Dana DIPA : Rp 15.814.254.000
Nama Satker : KANTOR MUSEUM SUMPAH PEMUDA, JAKARTA Realisasi
Keuangan
: Rp
:
15.412.340.845
97.46%
Fisik :
Kode Uraian
Sasaran Belanja Pegawai Belanja Barang Belanja Modal Belanja Bansos Total
Blokir
Satuan Target Capaian % Alokasi Realisasi Alokasi Realisasi Alokasi Realisasi Alokasi Realisasi Alokasi Realisasi % Sisa
Anggaran
427894 KANTOR MUSEUM SUMPAH PEMUDA, JAKARTA
1.884.801.000 1.800.653.160 6.459.744.000 6.240.490.284 7.469.709.000 7.377.344.018 0 0 15.814.254.000 15.418.487.462 97,50 395.766.538 0 1. Satker
15 DITJEN KEBUDAYAAN 1.884.801.000 1.800.653.160 6.459.744.000 6.240.490.284 7.469.709.000 7.377.344.018 0 0 15.814.254.000 15.418.487.462 97,50 395.766.538 0 2. Unit
15.DH Program Pemajuan dan Pelestarian Bahasa dan Kebudayaan
0 0 3.635.033.000 3.565.566.150 5.254.576.000 5.194.752.018 0 0 8.889.609.000 8.760.318.168 98,55 129.290.832 0 3.
Program
5178 Pengelolaan Permuseuman 0 0 3.635.033.000 3.565.566.150 5.254.576.000 5.194.752.018 0 0 8.889.609.000 8.760.318.168 98,55 129.290.832 0 4.
Kegiatan 5178.ABH Kebijakan Bidang IPTEK,
Pendidikan dan Kebudayaan
Rekomendasi Kebijakan
7 6 85,71 0 0 112.780.000 105.782.000 0 0 0 0 112.780.000 105.782.000 93,79 6.998.000 0 5.
Output
5178.CDN OM Prasarana Bidang Pariwisata dan Kebudayaan
unit 1 1 100,00 0 0 0 0 5.200.000.000 5.140.176.018 0 0 5.200.000.000 5.140.176.018 98,85 59.823.982 0 5.
Output 5178.QAA Pelayanan Publik kepada
masyarakat
orang 48.4 43.242 89,34 0 0 3.449.088.000 3.386.620.150 0 0 0 0 3.449.088.000 3.386.620.150 98,19 62.467.850 0 5.
Output 5178.RDN OM Prasarana Bidang
Pariwisata dan Kebudayaan
unit 2.51 2.51 100,00 0 0 73.165.000 73.164.000 54.576.000 54.576.000 0 0 127.741.000 127.740.000 100,00 1 0 5.
Output 15.WA Program Dukungan
Manajemen
1.884.801.000 1.800.653.160 2.824.711.000 2.674.924.134 2.215.133.000 2.182.592.000 0 0 6.924.645.000 6.658.169.294 96,15 266.475.706 0 3.
Program 5180 Dukungan Manajemen dan
Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya Ditjen Kebudayaan
1.884.801.000 1.800.653.160 2.824.711.000 2.674.924.134 2.215.133.000 2.182.592.000 0 0 6.924.645.000 6.658.169.294 96,15 266.475.706 0 4.
Kegiatan
5180.EAA Layanan Perkantoran Layanan 1 2 200,00 1.884.801.000 1.800.653.160 1.846.199.000 1.798.412.034 0 0 0 0 3.731.000.000 3.599.065.194 96,46 131.934.806 0 5.
Output
5180.EAC Layanan Umum Layanan 1 3 300,00 0 0 978.512.000 876.512.100 1.525.612.000 1.524.912.000 0 0 2.504.124.000 2.401.424.100 95,90 102.699.900 0 5.
Output
5180.EAD Layanan Sarana Internal unit 87 84 96,55 0 0 0 0 489.521.000 459.281.000 0 0 489.521.000 459.281.000 93,82 30.240.000 0 5.
Output
5180.EAE Layanan Prasarana Internal unit 1 1 100,00 0 0 0 0 200.000.000 198.399.000 0 0 200.000.000 198.399.000 99,20 1.601.000 0 5.
Output
T O T A L 1.884.801.000 1.800.653.160 6.459.744.000 6.240.490.284 7.469.709.000 7.377.344.018 0 0 15.814.254.000 15.418.487.462 97,50 395.766.538 0
Sumber : molk.kemdikbud.go.id
Sumber : molk.kemdikbud.go.id
1
Meningkatnya jumlah kunjungan peniggalan sejarah
Indikator kinerja kegiatan
Jumlah Kunjungan Cagar Budaya
orang 29.950 50.000 51.600 53.600
No. Aktivitas Pelaksana Mutu Baku Keterangan Petugas
Penyusun Lakip
Forum Terbatas
Ketua Satuan Pengawas
Internal
Petugas Tata Usaha
Kepala Museum
Unit eselon I/
Biro Perencanaan/
Biro Keuangan
Perlengkapan Waktu Output
1 Mengumpulkan data/bahan penyusunan lakip 2021
Program dan isu-isu museum untuk publik
3 hari Data awal penyusunan lakip tahun 2021 2 Pemilahan data
untuk dijadikan bahan lakip
Data awal penyusnan lakip
3 hari Data terpilih untuk dijadikan calon lakip 3 Menganalisa
bahan untuk dapat dijadikan alternatif lakip
Data terpilih untuk dijadikan calon lakip
2 hari Draft lakip tahun 2021
4 Paparan draft lakip di depan forum terbatas
Draft Lakip tahun 2021
2 jam Lakip tahun 2021 dan evaluasinya 5 Revisi calon
lakip
Lakip 2021 dan evaluasi
2 hari Draft lakip final 6 Pemeriksaan/
reviu draft lakip tahun 2021
Draft lakip final
1 hari Lakip siap disahkan
7 Pengesahan Lakip
Lakip yang siap disahkan
3 jam Lakip tahun 2021 8 Penyampaian
Lakip
Lakip Musuem tahun 2021
2 jam Lakip eselon I / Lakip Kementerian
UPT Paling lambat 31 Januari
PERNYATAAN TELAH DIREVIU LAPORAN KINERJA
MUSEUM SUMPAH PEMUDA TAHUN ANGGARAN 2021