• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERBANDINGAN METODE MODEL-BASED DENGAN METODE K-MEAN DALAM ANALISIS CLUSTER

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PERBANDINGAN METODE MODEL-BASED DENGAN METODE K-MEAN DALAM ANALISIS CLUSTER"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1. Interpretasi geometrik dan parameterisasi matriks koragam   j dalam model campuran  normal ganda
Gambar 1.   Pola simulasi data untuk kondisi ketiga cluster saling terpisah dengan banyak objek  pengamatan untuk tiap cluster sebesar n=50
Tabel 2.  Persentase Salah Pengelompokan pada Kondisi Satu Cluster Terpisah dan Dua Cluster  Saling Tumpang Tindih
Tabel 3.  Persentase salah pengelompokan pada kondisi ketiga cluster saling tumpang tindih
+2

Referensi

Dokumen terkait

Model diskriminan dua faktor yang terbentuk dari hasil pengelompokan provinsi di Indonesia menggunakan metode K-Means Cluster berdasarkan indikator penyusun Indeks

Metode cluster based digunakan sebagai ciri mengelompokan objek-objek fisik atau sekelompok lebih dari satu cluster sehingga objek- objek yang berada dalam satu cluster

Dalam penelitian ini, untuk pengelompokan data menggunakan metode K-Means dan metode DBSCAN , adapun tambahan metode pengelompokan yaitu rule-based classification sebagai

Berdasarkan kualitas ketepatan pengelompokan menggunakan rasio simpangan baku dalam cluster dan antar cluster (rasio Sw/Sb), pengelompokan data obligasi korporasi

Metode cluster based digunakan sebagai ciri mengelompokan objek-objek fisik atau sekelompok lebih dari satu cluster sehingga objek- objek yang berada dalam satu cluster

Jadi, hasil pengelompokan menunjukkan bahwa metode single linkage merupakan metode yang lebih baik dalam penentuan jumlah cluster optimum dibandingkan metode complete linkage

Dari 6 indeks validasi untuk mengetahui jumlah pengelompokan yang tepat, menunjukkan bahwa pengelompokan menjadi 2 kelompok memberikan hasil pengelompokan yang lebih bagus

Berdasarkan kualitas ketepatan pengelompokan menggunakan rasio simpangan baku dalam cluster dan antar cluster (rasio Sw/Sb), pengelompokan data obligasi korporasi