• Tidak ada hasil yang ditemukan

99 KATA-KATA MUTIARA BEKAL KEHIDUPAN INI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "99 KATA-KATA MUTIARA BEKAL KEHIDUPAN INI"

Copied!
89
0
0

Teks penuh

(1)

99

99

MUTIARA HIDUP

MUTIARA HIDUP

JALANILAH HIDUP INI

JALANILAH HIDUP INI

DENGAN TENANG DAN

DENGAN TENANG DAN

RELAX

RELAX

SEBUAH AJAKAN UNTUK MENINGGALKAN SEBUAH AJAKAN UNTUK MENINGGALKAN

SEGALA BENTUK KETERGESA-GESAAN SEGALA BENTUK KETERGESA-GESAAN

(2)

TENTANG KEHIDUPAN HARI INI

TENTANG KEHIDUPAN HARI INI

(3)

 Bagaikan pemain Bagaikan pemain bola, jalani hidup

bola, jalani hidup

ini mengikuti irama

ini mengikuti irama

bola yang pergi...

bola yang pergi...

Kemanapun dia

Kemanapun dia

pergi, ikuti lah ia,

pergi, ikuti lah ia,

tapi jangan lupa

tapi jangan lupa

dengan sasaran dengan sasaran hidupmu. hidupmu. SASARANMU SASARANMU ADALAH MEMBUAT ADALAH MEMBUAT GOAL SEBANYAK GOAL SEBANYAK MUNGKIN. MUNGKIN.

(4)

 Langit adalah batas Langit adalah batas impianmu, jangan

impianmu, jangan

pernah bercita-cita

pernah bercita-cita

terlalu rendah, jangan

terlalu rendah, jangan

terlalu rendah dalam

terlalu rendah dalam

meminta, JIKA ENGKAU

meminta, JIKA ENGKAU

DAPAT MENAIKI DAPAT MENAIKI TANGGA KE LANGIT, TANGGA KE LANGIT, MENGAPA HANYA MENGAPA HANYA BERTAHAN DI BUMI BERTAHAN DI BUMI

(5)

 Tinggalkan kepura-Tinggalkan

kepura-puraan dalam hidup,

puraan dalam hidup,

nyatakan isi hatimu,

nyatakan isi hatimu,

keluarkan

keluarkan

uneg-unegmu, sampaikan

unegmu, sampaikan

kepada siapapun apa

kepada siapapun apa

yang engkau yang engkau inginkan, jangan inginkan, jangan pendam kekuatanmu, pendam kekuatanmu, jangan gunakan jangan gunakan topeng kepalsuan, topeng kepalsuan, engkau adalah engkau adalah DIRIMU SENDIRI. DIRIMU SENDIRI.

(6)

 Jangan batasi usiamu, tak ada istilah Jangan batasi usiamu, tak ada istilah masih muda atau terlalu tua, UMUR

masih muda atau terlalu tua, UMUR

yang masih ada ini adalah ENERGImu

yang masih ada ini adalah ENERGImu

yang masih dititipkan oleh-Nya.

yang masih dititipkan oleh-Nya.

JANGAN MATIKAN ENERGI HIDUPMU...

(7)

 Jika engkau tidak Jika engkau tidak

tersenyum di pagi hari,

tersenyum di pagi hari,

maka kapan engkau akan

maka kapan engkau akan

tersenyum lagi? Awali

tersenyum lagi? Awali

hari-harimu dengan

hari-harimu dengan

senyum, UNGKAPKAN

senyum, UNGKAPKAN

RASA SYUKURMU, agar

RASA SYUKURMU, agar

hari-harimu senantiasa

hari-harimu senantiasa

dalam naungan semangat

dalam naungan semangat

mensyukuri hidup ini.

(8)

 Tetaplah berusaha, berikhtiar, Tetaplah berusaha, berikhtiar, sebab manusia yang kehilangan

sebab manusia yang kehilangan

usaha untuk mencapai apapun tak

usaha untuk mencapai apapun tak

bisa dikatakan manusia lagi. DIA

bisa dikatakan manusia lagi. DIA

ADALAH MAYAT.

(9)

 Belajarlah dari anak-anak, mereka Belajarlah dari anak-anak, mereka begitu cepat memaafkan orang lain,

begitu cepat memaafkan orang lain,

padahal mereka baru saja berkelahi,

padahal mereka baru saja berkelahi,

namun tak berapa lama, MEREKA

namun tak berapa lama, MEREKA

SUDAH BERMAIN KEMBALI DAN

SUDAH BERMAIN KEMBALI DAN

TEGAK BERSAMA MENJALANI HIDUP

(10)

 Buatlah sebuah karya yang tetap Buatlah sebuah karya yang tetap dikenang oleh orang lain, BINA LAH

dikenang oleh orang lain, BINA LAH

SEBUAH BANGUNAN YANG DIKENANG

SEBUAH BANGUNAN YANG DIKENANG

ORANG LAIN SEBAGAI SEBUAH KEBAIKAN,

ORANG LAIN SEBAGAI SEBUAH KEBAIKAN,

PRESTASI DAN MAHA KARYA YANG TERUS

PRESTASI DAN MAHA KARYA YANG TERUS

DIINGAT HINGGA RIBUAN TAHUN

(11)

 Jangan kecilkan Jangan kecilkan kemampuanmu, kemampuanmu, kekuatan itu kekuatan itu sesungguhnya bukan sesungguhnya bukan

pada fisikmu, tapi

pada fisikmu, tapi

pada mentalmu.

pada mentalmu.

BERAPA BANYAK

BERAPA BANYAK

ORANG YANG SEHAT

ORANG YANG SEHAT

FISIKNYA TAPI

FISIKNYA TAPI

MENTALNYA SAKIT.

(12)

 Jangan takut dengan daki-daki dan Jangan takut dengan daki-daki dan noda kotoran yang menempel di

noda kotoran yang menempel di

wajahmu dan dirimu, itu adalah

wajahmu dan dirimu, itu adalah

resiko dari usahamu. Engkau justru

resiko dari usahamu. Engkau justru

akan banyak belajar dari noda-noda

akan banyak belajar dari noda-noda

kotoran yang engkau terima. TAK

kotoran yang engkau terima. TAK

ADA SESUATU YANG SEMPURNA DI

ADA SESUATU YANG SEMPURNA DI

DUNIA INI.

(13)

 HIDUP MEMBUTUHKAN KESABARAN HIDUP MEMBUTUHKAN KESABARAN untuk memetik hasil, kejelian

untuk memetik hasil, kejelian

memilih tempat untuk merubah

memilih tempat untuk merubah

nasib hidup Dan daya tahan yang

nasib hidup Dan daya tahan yang

tangguh untuk sampai kepada apa

tangguh untuk sampai kepada apa

yang anda impikan.

(14)

 Hidup Hidup membutuhkan membutuhkan teman, sahabat. teman, sahabat. Sahabat dan Sahabat dan teman adalah teman adalah penguat langkah, penguat langkah, peneguh peneguh keyakinan, keyakinan, CARILAH SAHABAT CARILAH SAHABAT YANG MEMBUAT YANG MEMBUAT KEYAKINAN ANDA KEYAKINAN ANDA SEMAKIN TEGUH. SEMAKIN TEGUH.

(15)

 JANGAN TAKUT MENGHADAPI HAL-JANGAN TAKUT MENGHADAPI HAL-HAL YANG TAMPAKNYA

HAL YANG TAMPAKNYA

MENAKUTKAN, padahal sebenarnya

MENAKUTKAN, padahal sebenarnya

tidak. Banyak orang takut mati,

tidak. Banyak orang takut mati,

padahal jika dia tidak kunjung mati,

padahal jika dia tidak kunjung mati,

orang banyak yang takut betah

orang banyak yang takut betah

berdekatan dengannya.

(16)

 MILIKILAH PARA PENGIKUT YANG MILIKILAH PARA PENGIKUT YANG SETIA, yang akan melanjutkan

SETIA, yang akan melanjutkan

perjalanan anda setelah anda tiada.

(17)

 JANGAN TAKUT DENGAN JANGAN TAKUT DENGAN

PERBEDAAN, sebab Tuhan telah

PERBEDAAN, sebab Tuhan telah

ciptakan dunia ini berwarna warni.

ciptakan dunia ini berwarna warni.

Keindahan dalam hidup ini akan

Keindahan dalam hidup ini akan

selalu menemukan tempatnya

selalu menemukan tempatnya

tatkala setiap perbedaan itu

tatkala setiap perbedaan itu

bertemu.

(18)

 Jangan pernah Jangan pernah percaya dengan percaya dengan hal-hal yang hal-hal yang tampak di luar. tampak di luar. BELUM TENTU BELUM TENTU YANG TAMPAK YANG TAMPAK LUARNYA JELEK, DI LUARNYA JELEK, DI DALAMNYA JELEK. DALAMNYA JELEK. DAN SEBALIKNYA DAN SEBALIKNYA JUGA JUGA

(19)

 JANGAN TERLALU CEPAT JANGAN TERLALU CEPAT

MEMBUANG HAL-HAL YANG

MEMBUANG HAL-HAL YANG

PEDAS, cobalah sedikit

PEDAS, cobalah sedikit

menahan rasa tersebut,

menahan rasa tersebut,

barangkali di balik itu ada

barangkali di balik itu ada

kenikmatan yang

kenikmatan yang

tersembunyi

(20)

 UANG TAK BISA MEMBELI UANG TAK BISA MEMBELI

KEBAHAGIAAN, kebahagiaan itu ada

KEBAHAGIAAN, kebahagiaan itu ada

di hati, orang yang banyak uang

di hati, orang yang banyak uang

belum tentu bahagia. Apa yang bisa

belum tentu bahagia. Apa yang bisa

dinikmati oleh orang kaya yang

dinikmati oleh orang kaya yang

dilarang dokter makan ini dan itu,

dilarang dokter makan ini dan itu,

karena sakit yang dia alami. Bahagia

karena sakit yang dia alami. Bahagia

macam apa hidup seperti itu?

(21)

 Sesuatu yang lezat, Sesuatu yang lezat,

harus dimasak terlebih

harus dimasak terlebih

dahulu, JADIKAN

dahulu, JADIKAN

PROSES MASAK itu

PROSES MASAK itu

sebagai bagian

sebagai bagian

menuju kelezatan

menuju kelezatan

hidup yang akan kita

hidup yang akan kita

jumpai...

(22)

 Jangan kecilkan Jangan kecilkan

manfaat hidupmu,

manfaat hidupmu,

jangan cabut segala

jangan cabut segala

keindahan pesona

keindahan pesona

dirimu, dan jangan

dirimu, dan jangan

tanggalkan keindahan

tanggalkan keindahan

pribadimu OLEH

pribadimu OLEH

PERKARA YANG TIDAK

PERKARA YANG TIDAK

PATUT BAGI DIRIMU.

(23)

 Hidupmu tak selamanya di atas jalan Hidupmu tak selamanya di atas jalan yang keras, kadang di atas jalan

yang keras, kadang di atas jalan

yang licin engkau lalui. Gunakan

yang licin engkau lalui. Gunakan

mata yang tajam agar engkau tidak

mata yang tajam agar engkau tidak

tergelincir. Dan seimbangkan selalu

tergelincir. Dan seimbangkan selalu

hidupmu lahir dan batin. ENGKAU

hidupmu lahir dan batin. ENGKAU

PASTI SELAMAT!

(24)

 KENDALIKAN RASA INGIN KENDALIKAN RASA INGIN TAHUMU dengan

TAHUMU dengan

pendekatan sopan

pendekatan sopan

santun dan etika, jangan

santun dan etika, jangan

tabrak aturan yang

tabrak aturan yang

sudah mapan semaumu,

sudah mapan semaumu,

sebab itu akan

sebab itu akan

merugikan dirimu sendiri

merugikan dirimu sendiri

pada akhirnya.

(25)

 Selamilah segala seseuatu sampai ke Selamilah segala seseuatu sampai ke dasarnya, pupuklah selalu rasa ingin

dasarnya, pupuklah selalu rasa ingin

tahu akan segala hal. Namun untuk

tahu akan segala hal. Namun untuk

menyelami sesuatu dibutuhkan

menyelami sesuatu dibutuhkan

kehati-hatian, fikiran yang jernih,

kehati-hatian, fikiran yang jernih,

BUKAN SEKEDAR MEMPERTURUTKAN

BUKAN SEKEDAR MEMPERTURUTKAN

HAWA NAFSU.

(26)

 SETIAP UPAYA MENCAPAI SETIAP UPAYA MENCAPAI SESUATU YANG TINGGI

SESUATU YANG TINGGI

PASTI AKAN MENEMUI

PASTI AKAN MENEMUI

HAMBATAN, gunakan

HAMBATAN, gunakan

strategi yang jitu agar anda

strategi yang jitu agar anda

mencapai apa yang anda

mencapai apa yang anda

inginkan. Jika memang

inginkan. Jika memang

dibutuhkan berbelok sesaat

dibutuhkan berbelok sesaat

lebih baik, daripada

lebih baik, daripada

memaksakan diri dan

memaksakan diri dan

berakhir dengan

berakhir dengan

kekecewaan.

(27)

 MILIKILAH KELUASAN MILIKILAH KELUASAN PANDANGAN TERHADAP PANDANGAN TERHADAP SEBUAH PERSOALAN. SEBUAH PERSOALAN. Jangan terburu-buru Jangan terburu-buru

berbicara akan sebuah

berbicara akan sebuah

persoalan sebelum kita

persoalan sebelum kita

benar-benar memahami

benar-benar memahami

persoalan itu dengan

persoalan itu dengan

tepat.

(28)

 JADILAH PENDENGAR YANG JADILAH PENDENGAR YANG

SEMPURNA. Tidak memotong orang

SEMPURNA. Tidak memotong orang

lain tatkala berbicara. Memberikan

lain tatkala berbicara. Memberikan

kesempatan kepada orang lain untuk

kesempatan kepada orang lain untuk

bicara terlebih dahulu.

(29)

 LUANGKAN SELALU LUANGKAN SELALU WAKTUMU UNTUK

WAKTUMU UNTUK

KELUARGA, tetangga dan

KELUARGA, tetangga dan

orang-orang yang tercinta,

orang-orang yang tercinta,

sebab merekalah orang

sebab merekalah orang

pertama yang barangkali

pertama yang barangkali

siap menerima ide-idemu,

siap menerima ide-idemu,

atau justru menentang

atau justru menentang

ide-idemu.

(30)

 MILIKILAH WAKTU UNTUK SENDIRIAN, MILIKILAH WAKTU UNTUK SENDIRIAN, waktu untuk menjauh dari

waktu untuk menjauh dari

keramaian, waktu yang digunakan

keramaian, waktu yang digunakan

untuk melakukan kontemplasi

untuk melakukan kontemplasi

(perenungan) dan waktu untuk

(perenungan) dan waktu untuk

menikmati dan mensyukuri hidup ini.

(31)

 JAGALAH PENAMPILAN JAGALAH PENAMPILAN DIRIMU, berpakaianlah

DIRIMU, berpakaianlah

sesuai dengan kondisi yang

sesuai dengan kondisi yang

engkau hadapi, jadikan

engkau hadapi, jadikan

kerapihan pakaian sebagai

kerapihan pakaian sebagai

bagian dari hidupmu.

(32)

 TULISKAN SELALU IMPIANMU, cita-TULISKAN SELALU IMPIANMU, cita-citamu, keinginan agungmu,

citamu, keinginan agungmu,

harapan-harapanmu, jangan biarkan

harapan-harapanmu, jangan biarkan

ia hanya ada dalam fikiranmu,

ia hanya ada dalam fikiranmu,

catatkan ia dalam

catatkan ia dalam

lembaran-lembaran buku catatan harianmu.

(33)

 HIDUPKAN ALARM HIDUPKAN ALARM

DALAM JIWAMU, alarm

DALAM JIWAMU, alarm

yang mengingatkanmu

yang mengingatkanmu

tatkala tersalah, alarm

tatkala tersalah, alarm

yang mengingatkanmu

yang mengingatkanmu

tatkala terjatuh, dan

tatkala terjatuh, dan

alarm yang

alarm yang

mengingatkanmu

mengingatkanmu

tatkala larut dalam

tatkala larut dalam

keberhasilan

(34)

 TEMPUHLAH PERJALANAN TEMPUHLAH PERJALANAN YANG JAUH DARI

YANG JAUH DARI

KAMPUNG HALAMANMU,

KAMPUNG HALAMANMU,

belajarlah untuk menjauh

belajarlah untuk menjauh

dari negeri kelahiranmu,

dari negeri kelahiranmu,

orang-orang besar selalu

orang-orang besar selalu

‘hijrah’ dari kampung

‘hijrah’ dari kampung

halamannya, menuju

halamannya, menuju

negeri yang lain, untuk

negeri yang lain, untuk

kemudian kembali kemudian kembali membangun kampung membangun kampung halamannya halamannya

(35)

 HIDUP INI PENUH HIDUP INI PENUH

DENGAN IRAMA, ada

DENGAN IRAMA, ada

irama tinggi, ada irama

irama tinggi, ada irama

rendah, kenali bunyi

rendah, kenali bunyi

irama tersebut, dan ikuti

irama tersebut, dan ikuti

gerak hidup kita sesuai

gerak hidup kita sesuai

dengan irama, agar

dengan irama, agar

keindahan itu terwujud

keindahan itu terwujud

dalam hidup kita.

(36)

 SESEKALI BERMAIN-SESEKALI BERMAIN-MAINLAH UNTUK

MAINLAH UNTUK

MENGISTIRAHATKAN

MENGISTIRAHATKAN

JIWA DAN RAGAMU,

JIWA DAN RAGAMU,

sebab jiwa terkadang

sebab jiwa terkadang

lelah, dan dia

lelah, dan dia

membutuhkan istirahat

membutuhkan istirahat

barang sejenak.

(37)

 TERBANGKAN IMPIANMU TERBANGKAN IMPIANMU ke angkasa bebas,

ke angkasa bebas,

jangan batasi impianmu,

jangan batasi impianmu,

arungilah angkasa

arungilah angkasa

impian dengan rasa

impian dengan rasa

syukur akan

syukur akan

kebesaran-Nya, niscaya engkau

Nya, niscaya engkau

akan menemukan

akan menemukan

kenikmatan tak terkira.

(38)

 BERHENTILAH BERHENTILAH SEJENAK TATKALA SEJENAK TATKALA BERADA DI BERADA DI PERSIMPANGAN PERSIMPANGAN KEHIDUPAN, KEHIDUPAN,

lihatlah ke kiri dan

lihatlah ke kiri dan

ke kanan, ke kanan, amatilah dengan amatilah dengan seksama, seksama, kehati-hatian dan hatian dan kecermatan dalam kecermatan dalam mengambil mengambil keputusan keputusan sangatlah sangatlah dibutuhkan dibutuhkan

(39)

 JADILAH NAKHODA KAPAL YANG JADILAH NAKHODA KAPAL YANG

ULUNG, menghadapi lautan bebas

ULUNG, menghadapi lautan bebas

kehidupan dengan ilmu dan

kehidupan dengan ilmu dan

pengalaman serta keberanian yang

pengalaman serta keberanian yang

membaja.

(40)

 KEBERANIAN ADALAH KEKUATAN KEBERANIAN ADALAH KEKUATAN UNTUK MENCAPAI HAL-HAL YANG

UNTUK MENCAPAI HAL-HAL YANG

MUSTAHIL, para pahlawan adalah

MUSTAHIL, para pahlawan adalah

mereka yang mencapai sesuatu,

mereka yang mencapai sesuatu,

yang bagi orang lain mustahil, semua

yang bagi orang lain mustahil, semua

itu didasari oleh keberanian mereka

itu didasari oleh keberanian mereka

menghadapi resiko, walaupun nyawa

menghadapi resiko, walaupun nyawa

mereka sebagai taruhannya.

(41)

 SEBELUM ANDA SEBELUM ANDA

BERTINDAK, KUASAILAH

BERTINDAK, KUASAILAH

MEDAN DI HADAPAN

MEDAN DI HADAPAN

ANDA, fahamilah

ANDA, fahamilah

peta-petanya, jangan bertindak

petanya, jangan bertindak

ceroboh, merasa diri lebih

ceroboh, merasa diri lebih

tahu padahal tidak tahu

tahu padahal tidak tahu

sama sekali

(42)

 Mensyukuri nikmat hidup Mensyukuri nikmat hidup ini adalah dengan

ini adalah dengan

memberi manfaat bagi

memberi manfaat bagi

siapapun, sebagaimana

siapapun, sebagaimana

Tuhanmu telah ajarkan,

Tuhanmu telah ajarkan,

DIA TETAP MEMBERI

DIA TETAP MEMBERI

KEBAIKAN KEPADA

KEBAIKAN KEPADA

SIAPAPUN, walau orang itu

SIAPAPUN, walau orang itu

menentang-Nya.. walau

menentang-Nya.. walau

orang itu tidak percaya

orang itu tidak percaya

akan keberadaan-Nya...

(43)

TENTANG KEHIDUPAN

TENTANG KEHIDUPAN

LANJUTAN

LANJUTAN

(44)

 Kehidupan kita Kehidupan kita tidak hanya

tidak hanya

berakhir setelah

berakhir setelah

mati, ada episode

mati, ada episode

baru yang akan

baru yang akan

kita nikmati. kita nikmati. JADIKAN EPISODE JADIKAN EPISODE ITU BENAR-BENAR ITU BENAR-BENAR NIKMAT. Sebab NIKMAT. Sebab

disana tidak ada

disana tidak ada

lagi usaha, yang

lagi usaha, yang

ada hanya lah

ada hanya lah

menikmati hasil

menikmati hasil

usaha.

(45)

 BANGUNKANLAH SEBUAH RUMAH BANGUNKANLAH SEBUAH RUMAH YANG INDAH DISANA, yang bahan

YANG INDAH DISANA, yang bahan

bangunannya anda peroleh dari

bangunannya anda peroleh dari

sedekah, berkata mulia, bersikap

sedekah, berkata mulia, bersikap

rendah hati dan menjauhi sikap

rendah hati dan menjauhi sikap

tamak dengan dunia. Belanjakanlah

tamak dengan dunia. Belanjakanlah

selalu harta anda di jalan kebaikan

selalu harta anda di jalan kebaikan

untuk memperindah rumah anda di

untuk memperindah rumah anda di

sana.

(46)

 Banyak orang yang putih Banyak orang yang putih

pakaiannya, tapi kotor perilakunya,

pakaiannya, tapi kotor perilakunya,

BANYAK ORANG YANG MERASA

BANYAK ORANG YANG MERASA

MULIA HARI INI, namun disana

MULIA HARI INI, namun disana

terbuka kedoknya dan menjadi orang

terbuka kedoknya dan menjadi orang

yang paling hina.

(47)

 Jangan pernah anda sesali kehidupan Jangan pernah anda sesali kehidupan anda hari ini, namun SESALILAH

anda hari ini, namun SESALILAH

TATKALA ANDA TIDAK PUNYA AMAL

TATKALA ANDA TIDAK PUNYA AMAL

PADA HARI INI, yang dapat anda

PADA HARI INI, yang dapat anda

banggakan di kehidupan nanti.

(48)

 JANGAN KECILKAN JANGAN KECILKAN SEBUAH KEBAIKAN,

SEBUAH KEBAIKAN,

walau hanya dengan

walau hanya dengan

sekedar senyuman

sekedar senyuman

dan jangan remehkan

dan jangan remehkan

sebuah kejahatan,

sebuah kejahatan,

walaupun itu hanya

walaupun itu hanya

sebuah gurauan yang

sebuah gurauan yang

diisi kebohongan.

diisi kebohongan.

Boleh jadi itulah yang

Boleh jadi itulah yang

akan memberatkan

akan memberatkan

pemeriksaan diri anda

pemeriksaan diri anda

disana.

(49)

 Jangan terlalu larut dalam Jangan terlalu larut dalam kesedihan tatkala anda

kesedihan tatkala anda

teringat dengan dosa

teringat dengan dosa

anda yang begitu

anda yang begitu

banyak, BOLEH JADI

banyak, BOLEH JADI

INGATAN ANDA AKAN

INGATAN ANDA AKAN

DOSA, yang akhirnya

DOSA, yang akhirnya

membuat anda sedih itu,

membuat anda sedih itu,

adalah sebuah perkara

adalah sebuah perkara

yang akan diganti

yang akan diganti

Tuhanmu dengan

Tuhanmu dengan

senyum tawa dan

senyum tawa dan

gembira di sana.

(50)

Berikanlah pelayanan yang

Berikanlah pelayanan yang

tulus kepada manusia, BOLEH

tulus kepada manusia, BOLEH

JADI TUHAN AKAN

JADI TUHAN AKAN

MELAYANIMU DISANA, karena

MELAYANIMU DISANA, karena

pelayananmu yang tulus

pelayananmu yang tulus

kepada manusia.

kepada manusia.

(51)

RENDAHKAN HATIMU

RENDAHKAN HATIMU

KEPADA MANUSIA, agar

KEPADA MANUSIA, agar

Tuhan meninggikan

Tuhan meninggikan

derajatmu di kehidupan

derajatmu di kehidupan

sana.

sana.

(52)

 SISIHKAN SELALU SISIHKAN SELALU

KUE HARTAMU, agar

KUE HARTAMU, agar

di sana engkau

di sana engkau

menemui harta itu

menemui harta itu

berlipat-lipat kali berlipat-lipat kali lebih banyak lebih banyak daripada yang daripada yang engkau sisihkan. engkau sisihkan.

Kelak Tuhanmu akan

Kelak Tuhanmu akan

menggantinya

menggantinya

dengan wujud yang

dengan wujud yang

terbaik, yang tidak

terbaik, yang tidak

pernah engkau pernah engkau pernah duga pernah duga sebelumnya... sebelumnya...

(53)

 ENGKAU AKAN ENGKAU AKAN

BERSAMA SIAPAPUN

BERSAMA SIAPAPUN

YANG ENGKAU CINTAI.

YANG ENGKAU CINTAI.

Cintailah orang-orang

Cintailah orang-orang

yang paling dekat

yang paling dekat

dengan Tuhanmu, para

dengan Tuhanmu, para

Nabi dan Rasul. Pasti

Nabi dan Rasul. Pasti

engkau akan duduk di

engkau akan duduk di

dekat mereka kelak di

dekat mereka kelak di

Taman Syurga!

(54)

 CINTAILAH ORANG-ORANG CINTAILAH ORANG-ORANG MISKIN, DAN TERTINDAS,

MISKIN, DAN TERTINDAS,

YANG TIDAK DIPEDULIKAN

YANG TIDAK DIPEDULIKAN

ORANG BANYAK, sebab

ORANG BANYAK, sebab

merekalah orang-orang

merekalah orang-orang

yang pertama kali

yang pertama kali

mengetuk pintu Syurga,

mengetuk pintu Syurga,

mudah-mudahan Tuhanmu

mudah-mudahan Tuhanmu

memasukkan anda

memasukkan anda

bersama mereka karena

bersama mereka karena

cinta Anda kepada mereka.

(55)

 Jangan terlalu Jangan terlalu

bergembira dengan

bergembira dengan

nikmat yang banyak

nikmat yang banyak

diberikan Tuhanmu di

diberikan Tuhanmu di

dunia ini, YANG

dunia ini, YANG

KEMUDIAN MENJADIKAN

KEMUDIAN MENJADIKAN

ANDA LUPA

ANDA LUPA

DENGAN-NYA, sebab boleh jadi

NYA, sebab boleh jadi

disana anda tidak

disana anda tidak

mendapatkan nikmat itu

mendapatkan nikmat itu

kembali.

(56)

 Sayangilah semua, siapapun jua Sayangilah semua, siapapun jua dimuka bumi ini, WALAU KEPADA

dimuka bumi ini, WALAU KEPADA

MUSUH-MUSUHMU, boleh jadi rasa

MUSUH-MUSUHMU, boleh jadi rasa

sayangmu itu akan menjadi

sayangmu itu akan menjadi

pemberat timbangan kebaikanmu di

pemberat timbangan kebaikanmu di

sana.

(57)

 Mintalah Mintalah kepada kepada Tuhanmu Tuhanmu tempat di tempat di Syurga sana, Syurga sana, RUMAH YANG RUMAH YANG PALING PALING DEKAT DEKAT DENGAN-NYA... NYA...

(58)

 MINTALAH KEPADA TUHANMU MINTALAH KEPADA TUHANMU

PERLINDUNGAN, dari segala bentuk

PERLINDUNGAN, dari segala bentuk

penyiksaan, baik itu lahir, maupun

penyiksaan, baik itu lahir, maupun

batin, di kehidupan sana..

(59)

BANGUNLAH TAMAN YANG

BANGUNLAH TAMAN YANG

INDAH DI DALAM HATIMU, sebab

INDAH DI DALAM HATIMU, sebab

itu adalah miniatur dari taman

itu adalah miniatur dari taman

Syurgamu di kehidupan sana.

(60)

 Tak ada satupun Tak ada satupun kebaikanmu kebaikanmu YANG YANG DIKERJAKAN DIKERJAKAN DENGAN TULUS DENGAN TULUS KARENA KARENA TUHANMU yang TUHANMU yang tidak engkau tidak engkau lihat balasannya lihat balasannya nanti, namun nanti, namun jangan berharap jangan berharap melihat melihat kebaikanmu kebaikanmu yang dikerjakan yang dikerjakan dengan penuh dengan penuh pamrih akan pamrih akan dibalas. dibalas.

(61)

 Kebaikanmu disini Kebaikanmu disini

akan dibalas dengan

akan dibalas dengan

kebaikan yang lebih

kebaikan yang lebih

banyak disana, maka

banyak disana, maka

PERLAKUKAN MANUSIA

PERLAKUKAN MANUSIA

INI DENGAN MEMBERI

INI DENGAN MEMBERI

TAMBAHAN KEBAIKAN,

TAMBAHAN KEBAIKAN,

boleh jadi Tuhanmu

boleh jadi Tuhanmu

akan memberikan

akan memberikan

tambahan kepadamu

tambahan kepadamu

yang lebih baik lagi...

(62)

 BERLAKULAH BERLAKULAH LEMAH LEMBUT LEMAH LEMBUT KEPADA KEPADA MANUSIA, MANUSIA, dalam hal dalam hal apapun, apapun, mudah-mudahan mudahan Tuhanmu akan Tuhanmu akan lemah lembut lemah lembut kepadamu di kepadamu di kehidupan sana kehidupan sana

(63)

 Orang yang paling bahagia Orang yang paling bahagia

kehidupan materinya di dunia ini

kehidupan materinya di dunia ini

BELUM TENTU PALING BAHAGIA DI

BELUM TENTU PALING BAHAGIA DI

KEHIDUPAN SANA, apalagi jika materi

KEHIDUPAN SANA, apalagi jika materi

itu dicapai dengan jalan yang haram

itu dicapai dengan jalan yang haram

dan menindas orang lain.

(64)

 Orang yang paling miskin materinya Orang yang paling miskin materinya di dunia ini belum tentu akan miskin

di dunia ini belum tentu akan miskin

di kehidupan sana, APA YANG

di kehidupan sana, APA YANG

HENDAK ANDA KATAKAN kepada

HENDAK ANDA KATAKAN kepada

orang miskin yang 500 tahun lebih

orang miskin yang 500 tahun lebih

dahulu masuk syurga, sebelum

dahulu masuk syurga, sebelum

orang kaya?

(65)

 SEINDAH-INDAH SUARA DI DUNIA INI, SEINDAH-INDAH SUARA DI DUNIA INI, semuanya akan terkalahkan oleh

semuanya akan terkalahkan oleh

keindahan suara Tuhanmu di Taman

keindahan suara Tuhanmu di Taman

Syurga sana.

(66)

 SEINDAH-INDAH MENATAP SEINDAH-INDAH MENATAP

PEMANDANGAN apapun di dunia ini,

PEMANDANGAN apapun di dunia ini,

takkan ada yang mampu

takkan ada yang mampu

mengalahkan keindahan menatap

mengalahkan keindahan menatap

wajah Tuhanmu di Taman Syurga

wajah Tuhanmu di Taman Syurga

nanti

(67)

SEINDAH-INDAH

SEINDAH-INDAH

SEBUAH

SEBUAH

PERTEMUAN di

PERTEMUAN di

dunia ini, tak ada

dunia ini, tak ada

pertemuan yang

pertemuan yang

mampu

mampu

mengalahkan

mengalahkan

keindahan

keindahan

pertemuan dengan

pertemuan dengan

Tuhanmu di Taman

Tuhanmu di Taman

Syurga kelak

Syurga kelak

(68)

 Orang yang Orang yang sukses sukses sesungguhnya sesungguhnya adalah yang adalah yang ketika disana ketika disana namanya namanya diumumkan diumumkan kepada semua kepada semua manusia, ANDA manusia, ANDA MASUK SYURGA, MASUK SYURGA, SELAMAT DARI SELAMAT DARI SIKSA NERAKA SIKSA NERAKA

(69)

 Orang yang benar-benar sukses Orang yang benar-benar sukses adalah, mereka yang KETIKA KAKI

adalah, mereka yang KETIKA KAKI

KANAN DAN KIRINYA telah menginjak

KANAN DAN KIRINYA telah menginjak

rumput Syurga yang dibuat dari

rumput Syurga yang dibuat dari

perhiasan mutiara, berwarna putih

perhiasan mutiara, berwarna putih

berkilau...

(70)

Binalah sebuah istana

Binalah sebuah istana

di Syurga, YANG

di Syurga, YANG

BAHAN DASARNYA

BAHAN DASARNYA

ADALAH AMAL YANG

ADALAH AMAL YANG

TULUS IKHLAS HANYA

TULUS IKHLAS HANYA

MEMINTA

MEMINTA

BALASAN-NYA, bekerja tanpa

NYA, bekerja tanpa

pamrih...

(71)

MILIKILAH SEBUAH

MILIKILAH SEBUAH

AMAL yang dapat

AMAL yang dapat

engkau banggakan

engkau banggakan

dihadapan Tuhanmu

dihadapan Tuhanmu

kelak,walau ia bagi

kelak,walau ia bagi

orang lain dianggap

orang lain dianggap

kecil...

kecil...

(72)

JANGAN ANDA

JANGAN ANDA

ANGGAP nasib

ANGGAP nasib

orang yang baik dan

orang yang baik dan

orang buruk disana

orang buruk disana

sama saja, nasib

sama saja, nasib

mereka akan jauh

mereka akan jauh

berbeda sama

berbeda sama

sekali,

sekali,

perbedaannya

perbedaannya

bagaikan perbedaan

bagaikan perbedaan

luas langit dan luas

luas langit dan luas

bumi.

bumi.

(73)

 MINTALAH KEPADA TUHANMU, agar MINTALAH KEPADA TUHANMU, agar engkau dikumpulkan bersama Ayah

engkau dikumpulkan bersama Ayah

dan Bunda mu di sebuah istana di

dan Bunda mu di sebuah istana di

Syurga sana, yang di dalamnya tidak

Syurga sana, yang di dalamnya tidak

ada kesusahan dan penderitaan

(74)

 Mintalah kepada Tuhanmu, agar Mintalah kepada Tuhanmu, agar engkau DIKUMPULKAN BERSAMA

engkau DIKUMPULKAN BERSAMA

KELUARGAMU, ISTRI-ISTRI DAN

KELUARGAMU, ISTRI-ISTRI DAN

ANAK-ANAKMU, di sebuah Taman

ANAK-ANAKMU, di sebuah Taman

Syurga yang indah, yang di

Syurga yang indah, yang di

dalamnya tak ada lagi tangisan

dalamnya tak ada lagi tangisan

kesedihan dan ratapan duka...

(75)

 PESANLAH MULAI HARI PESANLAH MULAI HARI INI sebuah kamar di

INI sebuah kamar di

Syurga, yang interiornya

Syurga, yang interiornya

adalah KEIKHLASAN, dan

adalah KEIKHLASAN, dan

perabotnya adalah perabotnya adalah KETULUSAN HANYA KETULUSAN HANYA MENGHARAP BALASAN MENGHARAP BALASAN TUHANMU TUHANMU

(76)

 TANAMLAH AMAL TANAMLAH AMAL

KEBAIKANMU dalam

KEBAIKANMU dalam

tanah, tersembunyi,

tanah, tersembunyi,

tak ada yang melihat,

tak ada yang melihat,

suatu hari kelak

suatu hari kelak

Tuhanmu akan Tuhanmu akan memperlihatkannya memperlihatkannya kepada manusia kepada manusia seluruhnya.... seluruhnya....

(77)

 BETAPA BETAPA BANYAKNYA BANYAKNYA manusia yang manusia yang menyembunyikan menyembunyikan amal kebaikannya amal kebaikannya

dari mata orang

dari mata orang

banyak, namun

banyak, namun

tetap saja Tuhanmu

tetap saja Tuhanmu

akan akan memberitahukanny memberitahukanny a kepada semua a kepada semua

manusia suatu hari

manusia suatu hari

disana

(78)

 JANGAN CEMAS JANGAN CEMAS ATAU SEDIH ATAU SEDIH DENGAN DENGAN KONDISIMU HARI KONDISIMU HARI INI, bekerjalah INI, bekerjalah selalu, mintalah selalu, mintalah selalu kepada selalu kepada Tuhanmu agar Tuhanmu agar kecemasan kecemasan ataupun kesedihan ataupun kesedihan

itu segera pergi

itu segera pergi

darimu, sebab

darimu, sebab

orang yang

orang yang

berbuat baik tak

berbuat baik tak

perlu merasa

perlu merasa

cemas dan sedih,

cemas dan sedih,

mereka adalah

mereka adalah

orang yang dekat

orang yang dekat

dengan rahmat

dengan rahmat

Tuhannya

(79)

 Orang yang Orang yang

banyak tertawa

banyak tertawa

hari ini belum

hari ini belum

tentu akan tentu akan banyak tertawa banyak tertawa di kehidupan di kehidupan sana, BOLEH sana, BOLEH JADI IA AKAN JADI IA AKAN BANYAK BANYAK MENANGIS. MENANGIS. Terlalu Terlalu kebanyakan kebanyakan tertawa akan tertawa akan menggelapkan menggelapkan hati kita. hati kita.

(80)

 Orang yang Orang yang

banyak menangis

banyak menangis

hari ini, BELUM

hari ini, BELUM

TENTU AKAN TENTU AKAN BANYAK BANYAK MENANGIS DI MENANGIS DI

SANA, boleh jadi

SANA, boleh jadi

Tuhanmu akan Tuhanmu akan mengganti semua mengganti semua tangisannya tangisannya sewaktu di dunia sewaktu di dunia dengan tawa. dengan tawa.

(81)

 TIDAKKAH ANDA MERASA MALU TIDAKKAH ANDA MERASA MALU membuka-buka aib orang lain di

membuka-buka aib orang lain di

dunia ini, boleh jadi kelak disana

dunia ini, boleh jadi kelak disana

Tuhanmu akan membukakan aib

Tuhanmu akan membukakan aib

anda dihadapan manusia, sebagai

anda dihadapan manusia, sebagai

balasan perbuatanmu membuka aib

balasan perbuatanmu membuka aib

mereka sewaktu di dunia.

(82)

 TUTUPILAH AIB-TUTUPILAH AIB-AIB ORANG LAIN

AIB ORANG LAIN

YANG ENGKAU YANG ENGKAU KETAHUI, boleh KETAHUI, boleh jadi Tuhanmu jadi Tuhanmu akan menutupi akan menutupi aib-aibmu di aib-aibmu di hadapan hadapan pengadilan-Nya pengadilan-Nya nanti, karena nanti, karena engkau telah engkau telah menutup aib menutup aib orang lain orang lain sewaktu di sewaktu di dunia. dunia.

(83)

 Jangan kenakan Jangan kenakan pakaian pakaian kesombongan dan kesombongan dan keangkuhan di dunia keangkuhan di dunia

ini sedikitpun, AGAR

ini sedikitpun, AGAR

ENGKAU TIDAK ENGKAU TIDAK DIHINAKAN TUHANMU DIHINAKAN TUHANMU DI SANA, sebab DI SANA, sebab

hanya Tuhanmu yang

hanya Tuhanmu yang

pantas mengenakan pantas mengenakan Jubah Kesombongan Jubah Kesombongan itu. itu.

(84)

 Jadikan tangisan manusia tatkala Jadikan tangisan manusia tatkala engkau pergi meninggalkan dunia

engkau pergi meninggalkan dunia

ini, sebagai ganti tangisan dirimu

ini, sebagai ganti tangisan dirimu

tatkala engkau lahir. JADIKAN

tatkala engkau lahir. JADIKAN

SENYUMAN SEBAGAI PENUTUP

SENYUMAN SEBAGAI PENUTUP

KEHIDUPAN DUNIA MU, sebagai

KEHIDUPAN DUNIA MU, sebagai

pelengkap senyuman manusia ketika

pelengkap senyuman manusia ketika

engkau lahir.

(85)

 Tinggalkan dunia Tinggalkan dunia ini BAGAIKAN ini BAGAIKAN PIRING YANG PIRING YANG PUTIH BERSIH, PUTIH BERSIH, seperti ketika seperti ketika

piring itu pertama

piring itu pertama

kali datang dan

kali datang dan

tersaji di meja

tersaji di meja

dunia ini... Jangan

dunia ini... Jangan

kembalikan piring kembalikan piring kotor kepada kotor kepada Sang Pemilik Sang Pemilik Piring... Piring...

(86)

 LUPAKAN SEGALA LUPAKAN SEGALA

KEBAIKANMU KEPADA

KEBAIKANMU KEPADA

ORANG LAIN, biarkan

ORANG LAIN, biarkan

Tuhanmu yang

Tuhanmu yang

mencatatnya untukmu,

mencatatnya untukmu,

jangan buat catatan itu

jangan buat catatan itu

pudar kelak, karena

pudar kelak, karena

engkau

engkau

menyebut-nyebut jasa-jasamu

nyebut jasa-jasamu

kepada orang lain

(87)

 Jangan terlalu berharap Jangan terlalu berharap ucapan terima kasih dari

ucapan terima kasih dari

orang lain atas

orang lain atas

kebaikanmu, dan jangan

kebaikanmu, dan jangan

terlalu berharap orang

terlalu berharap orang

lain membalas

lain membalas

kebaikanmu, lepaskan

kebaikanmu, lepaskan

semua harapan itu,

semua harapan itu,

HARAPANMU BUKAN

HARAPANMU BUKAN

KEPADA MANUSIA. Tapi

KEPADA MANUSIA. Tapi

hanya kepada Tuhanmu.

(88)

 Naiklah perlahan-lahan, Naiklah perlahan-lahan,

jangan naiki tangga yang di

jangan naiki tangga yang di

atas kecuali anda telah

atas kecuali anda telah

menginjak tangga yang

menginjak tangga yang

dibawahnya, JANGAN

dibawahnya, JANGAN

TERBURU-BURU PINDAH

TERBURU-BURU PINDAH

KEPADA PERKARA YANG

KEPADA PERKARA YANG

BARU, jika yang lama belum

BARU, jika yang lama belum

benar-benar difahami. Jangan

benar-benar difahami. Jangan

mati sebelum punya ilmu

mati sebelum punya ilmu

tentang hidup sesudah mati.

(89)

 Semoga bermanfaat buat anda Semoga bermanfaat buat anda semua...

Referensi

Dokumen terkait

“Dan sesungguhnya Allah telah mengambil Perjanjian (dari) Bani Israil dan telah Kami angkat diantara mereka 12 orang pemimpin dan Allah berfirman: "Sesungguhnya aku beserta

Orang sukses adalah orang yang mencurahkan lebih dari separuh hidupnya untuk mewujudkan apa yang menjadi cita-cita dan tujuan dalam hidupnya.. Seorang manusia tanpa tujuan besar

Disana kebanyakan dari orang tua bekerja keras, biasanya mereka pergi ke sawah dari pagi sampai sore hari sehingga waktu yang tersedia untuk anak-anaknya itu terbatas dan hal

Metode ini sering digunakan dalam menyampaikan atau mengajak orang megikuti ajaran yang telah ditentukan (Mufron, 2013 : 95). Metode ceramah sudah sangat sering digunakan oleh guru

Jadilah seperti yang kamu inginkan, karena kamu hanya memiliki satu kehidupan dan satu kesempatan untuk melakukan hal-hal yang ingin kamu lakukan.. Doa memberikan kekuatan pada

Namun, sesungguhnya yang terjadi adalah pasukan kerajaan Badung tidak mengetahui bahwa inti kekuatan pasukan Jembrana yang berdestar hitam itu adalah orang-orang Muslim

Berusahalah menjadi diri sendiri, karena meniru orang lain membuat diri kita menjadi tidak nyaman... "If you want to get the best, follow the

diperbolehkan dan berhak tinggal di disana adalah orang yang menikah dengan sesama warga di desa tersebut, yang kemudian akan diberikan hak atas kepemilikan tanah