• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGELOLAAN PULAU KECIL UNTUK PENGEMBANGAN EKOWISATA BAHARI (STUDI KASUS PULAU LIUKANG LOE, KABUPATEN BULUKUMBA PROVINSI SULAWESI SELATAN)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PENGELOLAAN PULAU KECIL UNTUK PENGEMBANGAN EKOWISATA BAHARI (STUDI KASUS PULAU LIUKANG LOE, KABUPATEN BULUKUMBA PROVINSI SULAWESI SELATAN)"

Copied!
86
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1.1 Kerangka Pikir Penelitian  Pengelolaan
Gambar 2.1 Interaksi Antar Komponen Pulau-Pulau Kecil
Gambar 2.2 Skema Konsep Ekowisata Bahari
Gambar 3.1 Peta Lokasi dan Stasiun Penelitian di Pulau Liukang Loe Kabupaten Bulukumba
+7

Referensi

Dokumen terkait

Dengan ini saya menyatakan bahwa tesis dengan judul : “ Analisis Pengelolaan Terumbu Karang Untuk Pengembangan Ekowisata Bahari di Pulau Poncan Kota Sibolga Provinsi Sumatera Utara

MUTMAINNAH. Kajian Model Kesesuaian Pemanfaatan Sumberdaya Pulau- pulau Kecil berbasis Kerentanan da n Daya Dukung di Kecamatan Liukang Tupabbiring, Kabupaten Pangkajene Kepulauan,

Dengan perancangan video dokumenter ini, penulis menyampaikan informasi mengenai kekayaan alam yang dimiliki Indonesia salah satunya yang terletak di Kabupaten

ekosistem terumbu karang yang terdapat di perairan Pulau Berhala Kecamatan.

Dengan ini saya menyatakan bahwa tesis Kajian Kesesuaian Sumberdaya Terumbu Karang untuk Pengembangan Ekowisata Bahari di Kelurahan Pulau Abang Kota Batam adalah

Berdasarkan hasil analisis Indeks Kesesuaian Kawasan (IKW) terhadap kondisi ekosistem terumbu karang, ikan karang yang berasosiasi di dalamnya dan parameter

Menyadari akan pentingnya keberadaan ekosistem terumbu karang dikawasan pesisir dan pulau-pulau kecil sebagai suatu ekosistem dikaitkan dengan konsep keseimbangan lingkungan

Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi objek dan daya tarik Pulau Balai secara ekologi adalah pasir putih dengan perairan yang jernih dan terumbu karang yang memiliki