3Ufllfl"x.,^
l\,4enimbang
Mengingat
BanK6 BTN
--'
Sahabal Keruarca lndon€sra
DEWAN KOMISARIS
KEPUTUSAN DEWAN KOMISARIS
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO)TbK.
NOMOR O7/KOM/BTN/2021 TENTANG
PEMBARUAN PIAGAM KOMITE REMUNERASI DAN NOMINASI PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO)TbK.
OEWAN KOMISARIS PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO)TbK,
a.
bahwa dalam rangka implementasi good coeorate governance dalam pelaksanaan tugas dan fungsi pengawasan perseroan, khususnya di bidang remunerasi dan nominasi Dewan Komisaris telah membentuk Komite Remunerasi dafl Nominasi yang bertugas dan bertanggung jawab untuk membanlu oewan Komisaris dalam melaksanakan iugas dan fungsi pengawasan lersebut;b.
bahwa dengan adanya perubahan peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas Komite Remunerasidan Nominasi, Dewan Komisads memandang pedu unluk melakukan penyesuaian alasPiagam
Komite
Remunerasi dan Nominasi Nomor 03/DEK0M- BTN/Xl/2019 yang dilelapkan pada tanggal 19 November 2019 oleh Dewan Komisans;c.
bahwa sebagai bagian dari lugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris dalam melaksanakan pengawasan sebagaimana telah ditetapkan oleh Regulator, adalah melakukan pemantauan evaluasi pelaksanaan kebrjakan Remunerasidan Nominasi di PT Eank Tabungan Negara (Persero)Tbkid. bahwa dalam
menjaiankantugas
memonilor pelaksanaan kebijakan, remunerasi dan nominasi tersebut, diperlukan pedoman yang mengaturstruktur keanggotaan, persyaralan keanggotaan, masatugas, tugas, langgung jawab, wewenang dan pelaporan, oleh karena itu
perlu disusun suatu piagam yang senantiasa dapat dievaluasi dan disempumakan;dan
e.
bahwa unluk maksud lersebul perlu dituangkan dalam suatu Surat Keputusan Dewan Komisaris PT Bank Tabungan Negara (Persero), Tbkha aman 1 dar 4 Pr B.n* r.6una.n tr.!.n (P. ElIlk
ll Gatalr MadaNo r lakartapusat 10130 ndon.sra
T+5221 6315769.6112655
1
Undang-undang Republik lndonesia Nomor7
Tahun 1992 lentang Perbankan sebagaimana telah diubah dengan tindang-undang Republik lndonesia Nomor 10 Tahun 1998 tanggal 10 November 1998;2.
Undang-undang Republik lndonesia NomorI
Tahun 1995 tentang Pasarlrodal tanggal 10 November 1995;
3UMN--:.. Bank @ BTN
Sahabat Keluarga Indonesia
DEWAN KOMISARIS
KEPUTUSAN DEWAN KOMISARIS
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) Tbk.
NOMOR 07/KOM/BTN/2021 TENTANG
PEMBARUAN PIAGAM KOMITE REMUNERASI DAN NOMINASI PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) Tbk.
DEWAN KOMISARIS PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) Tbk.
Menimbang ..a. bahwa dalam rangka implementasi good corporate governance dalam pelaksanaan tugas dan fungsi pengawasan perseroan, khususnya di bidang remunerasi dan nominasi, Dewan Komisaris telah membentuk Komite Remunerasi dan Nominasi yang bertugas dan bertanggung jawab untuk membantu Dewan Komisaris dalam melaksanakan tugas dan fungsi pengawasan tersebut:
b. bahwa dengan adanya perubahan peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas Komite Remunerasi dan Nominasi, Dewan Komisaris memandang perlu untuk melakukan penyesuaian atas Piagam — Komite Remunerasi dan Nominasi Nomor 03/DEKOM- BTN/XI/2019 yang ditetapkan pada tanggal 19 November 2019 oleh Dewan Komisaris,
c. bahwa sebagai bagian dari tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris dalam melaksanakan pengawasan sebagaimana telah ditetapkan oleh Regulator, adalah melakukan pemantauan evaluasi pelaksanaan kebijakan Remunerasi dan Nominasi di PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, d. bahwa dalam menjalankan tugas memonitor — pelaksanaan
kebijakan, remunerasi dan nominasi tersebut, diperlukan pedoman yang mengatur struktur keanggotaan, persyaratan keanggotaan, masa tugas, tugas, tanggung jawab, wewenang dan pelaporan, oleh karena itu perlu disusun suatu piagam yang senantiasa dapat dievaluasi dan disempurnakan, dan
e. bahwa untuk maksud tersebut perlu dituangkan dalam suatu Surat Keputusan Dewan Komisaris PT Bank Tabungan Negara (Persero), Tbk.
Mengingat | 1. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 1992 tentang Perbankan sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 1998 tanggal 10 November 1998:
2. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal tanggal 10 November 1995:
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Kantor Pusat T462 21 633 6789, 633 2666
Menara Bank BTN [email protected] Paraf halaman 1 dari 4
Jl. Gajah Mada No. 1 Jakarta Pusat 10130 Indonesia www.btn.co.id NoNPWP: 1 90 16035 93000
BanK@ BTN
Sahabal Kelarga ndonesia
DEWAN KOMISARIS
3.
Undang-undang Republik lndonesia Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha lUilik Negara;4.
Undang-undang Republik lndonesia Nomor 40 Tahun 2007 tenlang Perseroan Terbatasi5.
Surat Edaran Bank lndonesia No. 11/28/DPbS tanggal 05 oktober 2009 perihal Unit Usaha Syariah sebagai mana telah diubah dengan Surat Edaran Bank lndonesia No. 15/51/DPbS lanqgal 30 Desember 2013 perihal Perubahan Alas Surat Edaran Bank lndonesia No 11/28/DPbS tanggal05 oklober 2009 perihal Unit Usaha Syariah;6.
Peraturan Bank lndonesia Nomor 11/33/PBl/2009 tanggalT Desember 2009 tentang Pelaksanaan Good Coryorate Govemance bagi Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariahl7.
Peraturan otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/P0JK.04/2014 tanggal 1Desember 2014 lentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publiki
L
Peraturan otoritas Jasa Keuangan Nomor 34/P0JK.04/2014 tanggal 8 Desember 20'14 tentang Komile Nominasi dan Remunerasi Emiten atau Perusahaan PublikiL
Peraturan otoritas Jasa Keuangan Nomor 45/P0JK.03/2015 tanggal 23 Desember 2015 lentang Penerapan Tata Kelola Daiam Pemberian Remunerasi Bagi Bank Umum;10. Surat Edaran oloritas Jasa Keuangan Nomor 40/SE0JK.03/2016 tanggal 26 September 2016 lentang Penerapan Tata Kelola dalam Pemberian Remunerasi Bagi Bank Umuml
11. Peraturan otoritas Jasa Keuangan Nomor 55/P0JK 03/2016 tanggal 07 Desember 2016 Tentang Penerapan Tata Kelola Eank Umum;
12. Peraturan otoritas Jasa Keuangan Nomor 59/P0JK.03/2017 langgal 18
Desember 2017 tentang Penerapan Tata Kelola oalam Pemberian
Remunerasi bagi Bank Umum Syariah dan Unil Usaha Syanah;
13. Peraturan Menleri Negara Badan Usaha Milik Negara Republik lndonesia Nomor PER-01/MBU/2011 tanggal 01 Agustus 2011 lentang Penerapan Tala Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance) pada Badan Usaha Milik Negara sebagaimana lelah diubah dengan Peraluran l,4enteri Negara Badan Usaha
l
ilik Negara Republik lndonesia Nomor PER- 09/i4BU/2012 langgal 6 Juli 2012;14. Peraturan Menleri Negara Badan Usaha i,4ilik Negara Nomor PER-
12lMBUl2012 tenlang 0rgan Pendukung Dewan Komisaris/Dewan Pengawas Badan tJsaha [,lilik Negara;
Pt a..r t !!lt.n f,.t.a lP.eDl ltl
ll. Gal.h Mada No. I lalGrta pust 101 30 hdoR.ia
I+62 216116749 6112555
3UlTlfl*:*.
3UMN--.. Bank @ BTN
Sahabat Keluarga Indonesia
DEWAN KOMISARIS
3. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara:
4. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas,
5. Surat Edaran Bank Indonesia No. 11/28/DPbS tanggal 05 Oktober 2009 perihal Unit Usaha Syariah sebagai mana telah diubah dengan Surat Edaran Bank Indonesia No. 15/51/DPbS tanggal 30 Desember 2013 perihal Perubahan Atas Surat Edaran Bank Indonesia No. 11/28/DPbS tanggal 05 Oktober 2009 perihal Unit Usaha Syariah:
6. Peraturan Bank Indonesia Nomor 11/33/PBI/2009 tanggal 7 Desember 2009 tentang Pelaksanaan Good Corporate Governance bagi Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah:
7. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/POJK.04/2014 tanggal 1 Desember 2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik,
8. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 34/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang Komite Nominasi dan Remunerasi Emiten atau Perusahaan Publik,
9. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 45/POJK.03/2015 tanggal 23 Desember 2015 tentang Penerapan Tata Kelola Dalam Pemberian Remunerasi Bagi Bank Umum:
10. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 40/SEOJK.03/2016 tanggal 26 September 2016 tentang Penerapan Tata Kelola dalam Pemberian Remunerasi Bagi Bank Umum:
11. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 55/POJK.03/2016 tanggal 07 Desember 2016 Tentang Penerapan Tata Kelola Bank Umum:
12. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 59/POJK.03/2017 tanggal 18 Desember 2017 tentang Penerapan Tata Kelola Dalam Pemberian Remunerasi bagi Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah:
13. Peraturan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia Nomor PER-01/MBU/2011 tanggal 01 Agustus 2011 tentang Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance) pada Badan Usaha Milik Negara sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia Nomor PER- 09/MBU/2012 tanggal 6 Juli 2012:
14. Peraturan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Nomor PER- 12/MBU/2012 tentang Organ Pendukung Dewan Komisaris/Dewan Pengawas Badan Usaha Milik Negara:
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Kantor Pusat T462 21 633 6789, 633 2666
Menara Bank BTN [email protected] Paraf halaman 2 dari 4
Jl, Gajah Mada No. 1 Jakarta Pusat 10130 Indonesia www.btn.co.id No. NPWP: 01,001.609:5-093.000
3UlTlfl;:.^
l\y'emperhalikan
l\y'enetapkan
Kesatu
PT B.nr Lbunt.n .t r.{P.u.rc)Tbk
Bank@ B7N
-
Sahabar K6 larga ndo.6sra
DEWAN KOMISARIS
Keputusan Rapat Dewan Komisaris PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.
tanggal 29 Desember 2021 tentang Piagam Komite Remunerasi dan Nominasi PT Bank Tabungan Negara (Pelsero)Tbk.
Memutuskanl
KEPUTUSAN DEWAN KO[/ISARIS TENTANG PEIVBARUAN PIAGAM KOMITE REIVUNERASI DAN NOIVINASI PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TbK,
Piagam Komite Remunerasi dan Nominasi dialur sebagaimana tedampir pada Keputusan Dewan Komisads ini.
ll GalahMadaNo rl.l.tapuratlO130lndoresB
l'6221631574q 5ll256
15. Peraturan Menteri Badan Usaha l\,lilik Negara Nomor PER-06/LlBU/04/2021 tanggal 13 April 2021 tentang Perubahan Atas Peraturan Mented Badan Usaha [,lilik Negara Nomor PER-lZMBU/2o12 tenlang Organ Pendukung Dewan Komisaris/Dewan Pengawas Badan Usaha [,4ilik Negara;
16. Peraturan l\,{enteri Badan Usaha
[/ilik
Negara Nomor PER-13|MBUl09n021 tanggal 24 September 2021 tentang Perubahan Keenam
atas Peraluran [4ented Badan Usaha [.4ilik Negara Nomor PER- 04/MBU/2014 tenlang Pedoman Penerapan Penghasilan Drreksi, Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas BUMN, dalam menelapkan penghasilan Direksi dan Dewan Komisaris pada Anak Perusahaan BUMN yang bersangkulan;
17. Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor PER-14/MBU/10/2021 tanggal 29 Oktober 202'1 lentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Llenteri Badan Usaha lvilik Negara Nomor PER-'12/MBU/2012 Tentang organ Pendukung Dewan Komisaris/Dewan Pengawas Badan Usaha l\4ilik Negarai
18. Anggaran Dasar PT Bank Tabungan Negara (PeEero) Tbk sebagaimana
diubah terakhir dengan Akta Pemyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Nomor 08 tanggal0S April 2021;
19. Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor 01/DEK0M-BTN/2017 tanggal 10 Agustus 2017 tenlang Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris;
20. Surat Keputusan Bersama Dewan Komisa
s
dan Drreksi PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Nomor 01/DEK0M-BTN/2021-
Nomor01/D|R-BTN/2021 tanggal 26 Januari 2021 tentang Tata Hubungan Kerja Dewan Komisaris dan Direksi PT Bank Tabungan Negara (Perseo) Tbk.i dan
21. Surat Keputusan oewan Komisaris PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Nomor 03iDEKoM-BTN/XU2019 tentang Piagam Komite Remunerasi dan Nominasi PT Bank Tabungan Negara (Persero)Tbk.
3UMN-:.. Bank @ BTN
Sahabat Keluarga Indonesia
DEWAN KOMISARIS 15. Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor PER-06/MBU/04/2021
tanggal 13 April 2021 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor PER-12/MBU/2012 tentang Organ Pendukung Dewan Komisaris/Dewan Pengawas Badan Usaha Milik Negara:
16. Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor PER- 13/MBU/09/2021 tanggal 24 September 2021 tentang Perubahan Keenam atas Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor PER- 04/MBU/2014 tentang Pedoman Penerapan Penghasilan Direksi, Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas BUMN, dalam menetapkan penghasilan Direksi dan Dewan Komisaris pada Anak Perusahaan BUMN yang bersangkutan:
17. Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor PER-14/MBU/10/2021 tanggal 29 Oktober 2021 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor PER-12/MBU/2012 Tentang Organ Pendukung Dewan Komisaris/Dewan Pengawas Badan Usaha Milik Negara,
18. Anggaran Dasar PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. sebagaimana diubah terakhir dengan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Nomor 08 tanggal 08 April 2021:
19. Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor 01/DEKOM-BTN/2017 tanggal 10 Agustus 2017 tentang Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris:
20. Surat Keputusan Bersama Dewan Komisaris dan Direksi PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Nomor 01/DEKOM-BTN/2021 - Nomor 01/DIR-BTN/2021 tanggal 26 Januari 2021 tentang Tata Hubungan Kerja Dewan Komisaris dan Direksi PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk..
dan
21. Surat Keputusan Dewan Komisaris PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Nomor 03/DEKOM-BTN/XI/2019 tentang Piagam Komite Remunerasi dan Nominasi PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.
Memperhatikan : Keputusan Rapat Dewan Komisaris PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.
tanggal 29 Desember 2021 tentang Piagam Komite Remunerasi dan Nominasi PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.
Memutuskan:
Menetapkan : KEPUTUSAN DEWAN KOMISARIS TENTANG PEMBARUAN PIAGAM KOMITE REMUNERASI DAN NOMINASI PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) Tbk, Kesatu . Piagam Komite Remunerasi dan Nominasi diatur sebagaimana terlampir pada
Keputusan Dewan Komisaris ini.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Kantor Pusat T462 21 633 6789, 633 2666
Menara Bank BTN [email protected] Paraf halaman 3 dari 4
Jl. Gajah Mada No. 1 Jakarta Pusat 10130 Indonesia” www.btn.co.id Na MPWP- D1 201609 5-093000
3Ufllfl**.^
Kedua
Ketiga Keempal
BanK@ BTN -
Sahabal K6 uarga lndonesra
DEWAN KOMISARIS
Pada saal Keputusan Dewan Komisaris ini berlaku, Keputusan Dewan Komisaris PT Bank Tabungan Negara (Persero)Tbk Nomor 03/DEKOM-BTN/XU2019 tentang Piagam Komite Remunerasi dan Nominasi PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. dicabuldan dinyatakan lidak berlaku.
Keputusan Dewan Komisans ini berlaku sejak tanggal ditetapkan.
Apabila di kemudian hari terdapat perubahan di dalamnya keputusan ini akan dilakukan perbaikan seperlunya.
Ditelapkan Pada
CHANDRA M. HAMZAH Komisaris Utama/lndependen
diJakada
tanggal 29 Desember 2021 NEGARA (PERSERO)TbK,
ARMANO B, ARIEF Komisans lndependen
Pt arnr ll!oq..
r.!n
lDr rl Erll 6atahMadaNo.ll.tanapusatr0r30lndoeso
l+62 21 533 6739. 6:13 2565
I
3UMN-.. Bank @ BTN
Sahabat Keluarga Indonesia
DEWAN KOMISARIS
Kedua : Pada saat Keputusan Dewan Komisaris ini berlaku, Keputusan Dewan Komisaris PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Nomor 03/DEKOM-BTN/XI/2019 tentang Piagam Komite Remunerasi dan Nominasi PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.
Ketiga : Keputusan Dewan Komisaris ini berlaku sejak tanggal ditetapkan.
Keempat : Apabila di kemudian hari terdapat perubahan di dalamnya, keputusan ini akan dilakukan perbaikan seperlunya.
Ditetapkan - di Jakarta
Pada : tanggal 29 Desember 2021
" BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) Tbk.
Nda Depan
Komisaris Utama/Independen Komisaris Independen
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Kantor Pusat T 462 21 633 6789, 633 2666
Menara Bank BTN [email protected] Pargf la iari 4
Jl. Gajah Mada No. 1 Jakarta Pusat 10130 Indonesia www.btn.co.id No.NPMP-01.001 609 5-091000
3Uffifl*';:,,^ BanK@ BTN
Sahabal Keluarga lndonesra
'---
DEWAN KOMISARIS
LAMPIRAN
KEPUTUSAN DEWAN KOMISARIS
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO)TbK.
NOMOR 07/KOM/BTN/2021 TENTANG
PEMBARUAN PIAGAM KOMITE REMUNERASI DAN NOMINASI PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO)TbK.
TANGGAL 29 DESEMBER 2021
Pt a.!* lll{q.n rha!. (D.Eml ftr
ll. G.iah Mada No 1 tatarra Aet 10130 tndomsia
T$22r 63167AS 611 7666
3UMN--:.. Bank @ BTN
Sahabat Keluarga Indonesia
DEWAN KOMISARIS
LAMPIRAN
KEPUTUSAN DEWAN KOMISARIS
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) Tbk.
NOMOR 07/KOM/BTN/2021 TENTANG
PEMBARUAN PIAGAM KOMITE REMUNERASI DAN NOMINASI PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) Tbk.
TANGGAL 29 DESEMBER 2021
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Kantor Pusat Tt62 21 6336789, 633 2666
Meniara Bank BTN [email protected]
Jl. Gajah Mada No. 1 Jakarta Pusat 10130 Indonesia www.btn.co.id No NPWP: 01001608 5-09100
3Ulllfls*.^ BanK6_ BTN
ltt--
Sahabal K€luarga lndon€sra
DEWAN KOMISARIS PIAGAM KOMITE REMUNERASI DAN NOMINASI
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO)TbK,
BAGIAN I
KETENTUAN UMUM DAN TUJUAN PEMBENTUKAN PIAGAM
Pasal 1
KETENTUAN UMUi/l Dalam peraluran iniyang dlmaksud dengan:
1.
BanUPerseroan adalah PT Bank Tabungan Negara (Persero)Tbk.2
Badan Usaha irilik Negara, yang selanjulnya disebul BU[4N adalah Badan Usaha yang seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh Negara melalui penyertaan secara langsung yang berasal daikekayaan negara yang dipisahkan.
3.
Perusahaan Porsoroan, yang selanjutnya disebut Persero adalah BUI\.'IN yang berbentuk perseroan terbatas yang modalnya te6agi dalam saham yang seluruhnya atau paling sedikit 5'10/0 (lima puiuh salu persen) sahamnya dimiliki oleh Negara Republik lndonesia yang tujuan utamanya menghasilkan keuntungan.4.
Peru3ahaan Perseroan Terbuka, yang selanjutnya disebut Persero Terbuka, adalah Persero yang modal dan jumlah pemegang sahamnya memenuhi kriteria te(entu atau Perselo yang melakukan penawalan umum sesuai peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal.5.
Rapat Umum Pemegang Saham yang selanjutnya disebut RUPS adalah organ Perseroan yang mempunyai wewenang yang tidak diberikan kepada Direksi atau Dewan Komisans dalam batas yang dilentukan dalam Undang-undang Nomor 40lahun 2007 dan/atau Anggaran Dasar PeBeroan6.
oelvan Komisaris adalah organ Bank yang berlugas melakukan pengawasan secara umum dan/atau khusus sesuai Anggaran Dasar serta memberi nasihat kepada D{reksidalam pengurusan bank.7.
Komisaris lndependen adalah anggota Dewan Komisans yang tidak memiliki hubungan keuangan, kepengurusan, kepemilikan saham dan/atau hubungan keluarga dengan anggota Dewan Komisans lainnya Direksi dan/atau pemegang saham pengendali atau hubungan dengan Bank, yang dapat mempengaruhi kemampuannya bertindak independen.8.
Komisaris adalah anggola Dewan Komisaris yang bukan merupakan Komisaris lndependen.9.
Direksi adalah organ Bank yang berlanggung jawab penuh alas kepengurusan Bank untuk kepentingan dan tujuan Bankserla mewakiliBank didalam maupun diluar pengadilan sesuaiketenluan Anggaran Dasar.10 Pejabat Ehekutif adalah pejabat yang berlanggung jawab langsung kepada Drreksi alau mempunyai pengaruh terhadap kebijakan dan operasional Perseroan atau Bank, antara lain Kepala Divisi termasuk pejabat di atas Kepala Divisi selain Direksi, Kepala Kanlor Wilayah, Kepala Kantor Cabang Kepala Kantor Fungsional yang berkedudukan paling kurang setara dengan Kepala Kantor Cabang, Kepala Satuan Kerja i,lanajemen Sumber Daya i,4anusia, Kepala Satuan Kerja Kepatuhan dan Kepala Satuan Kerja Audit lntemal, dan/atau Pejabat lain yang setara
fi llnr tbuit i .t n (r.nml M
ll. C4.h Mada No 1 latarta Plsat 10110 ln.l@sii!
T+52 2 r 633 57a9, 631 2565
3UMN-:. Bank @ BTN
Sahabat Keluarga Indonesia
DEWAN KOMISARIS PIAGAM KOMITE REMUNERASI DAN NOMINASI
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) Tbk.
BAGIAN |
KETENTUAN UMUM DAN TUJUAN PEMBENTUKAN PIAGAM Pasal 1
KETENTUAN UMUM Dalam peraturan ini yang dimaksud dengan:
1. Bank/Perseroan adalah PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.
2. Badan Usaha Milik Negara, yang selanjutnya disebut BUMN adalah Badan Usaha yang seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh Negara melalui penyertaan secara langsung yang berasal dari kekayaan negara yang dipisahkan.
3. Perusahaan Perseroan, yang selanjutnya disebut Persero adalah BUMN yang berbentuk perseroan terbatas yang modalnya terbagi dalam saham yang seluruhnya atau paling sedikit 514 (lima puluh satu persen) sahamnya dimiliki oleh Negara Republik Indonesia yang tujuan utamanya menghasilkan keuntungan.
4. Perusahaan Perseroan Terbuka, yang selanjutnya disebut Persero Terbuka, adalah Persero yang modal dan jumlah pemegang sahamnya memenuhi kriteria tertentu atau Persero yang melakukan penawaran umum sesuai peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal.
5. Rapat Umum Pemegang Saham, yang selanjutnya disebut RUPS adalah Organ Perseroan yang mempunyai wewenang yang tidak diberikan kepada Direksi atau Dewan Komisaris dalam batas yang ditentukan dalam Undang-undang Nomor 40 tahun 2007 dan/atau Anggaran Dasar Perseroan.
6. Dewan Komisaris adalah Organ Bank yang bertugas melakukan pengawasan secara umum dan/atau khusus sesuai Anggaran Dasar serta memberi nasihat kepada Direksi dalam pengurusan bank.
7. Komisaris Independen adalah anggota Dewan Komisaris yang tidak memiliki hubungan keuangan, kepengurusan, kepemilikan saham dan/atau hubungan keluarga dengan anggota Dewan Komisaris lainnya, Direksi dan/atau pemegang saham pengendali atau hubungan dengan Bank, yang dapat mempengaruhi kemampuannya bertindak independen.
8. Komisaris adalah anggota Dewan Komisaris yang bukan merupakan Komisaris Independen.
9. Direksi adalah Organ Bank yang bertanggung jawab penuh atas kepengurusan Bank untuk kepentingan dan tujuan Bank serta mewakili Bank di dalam maupun di luar pengadilan sesuai ketentuan Anggaran Dasar.
10. Pejabat Eksekutif adalah pejabat yang bertanggung jawab langsung kepada Direksi atau mempunyai pengaruh terhadap kebijakan dan operasional Perseroan atau Bank, antara lain Kepala Divisi termasuk pejabat di atas Kepala Divisi selain Direksi, Kepala Kantor Wilayah, Kepala Kantor Cabang, Kepala Kantor Fungsional yang berkedudukan paling kurang setara dengan Kepala Kantor Cabang, Kepala Satuan Kerja Manajemen Sumber Daya Manusia, Kepala Satuan Kerja Kepatuhan dan Kepala Satuan Kerja Audit Internal, dan/atau Pejabat lain yang setara.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Kantor Pusat T 462 21 6336789, 633 2666
Menara Bank BTN [email protected] Paraf halan ja
Ji. Gajah Mada No. 1 Jakarta Pusat 10130 Indonesia www.btn.co.id No NPWP: O1 D011 603 5-05A1000
3UlTlfl;.-
rr
!.nrllhrr
xnulr.lt@,ftrBank@BTN
Sahabal Xe ua.ga ln.,onesia
DEWAN KOMISARIS 11. Organ Pendukung oewan Komisaris adalah perangkat atau organ yang dibentuk oleh Dewan Komisaris
untuk membantu kelancaran lugas pengawasan yang dilakukan oleh Dewan Komisaris, yang terdiri dari Sekretaris dewan Komisaris, Komite Audit, Komile Pemantau Risiko, dan Komite Remunerasi dan Nominasit atau komite lainnya apabila diperlukan.
12. Sekrehris Dewan Kombaris adalah satuan fungsi yang dibentuk oleh Dewan Komisaris yang dipimpin oleh seorang Sekretaris oewan Komisaris dan dibantu Staf Sekretariat Dewan Komisaris dalam melaksanakan lugasnya.
13. Komito Remunera3i dan Nominasi adalah Komite yang dibentuk oleh dan bertanggung jawab kepada Dewan Komisaris yang bertugas membanlu Dewan Komisaris dalam melaksanakan tugasnya. Komite Remunerasidan Nominasi merupakan salah satu 0rgan Perseroan, bekerja bahu membahu dengan Kepala Satuan Kerja Manaiemen Sumber Daya [4anusia sebagai perangkal yang dimiliki Direksi unluk pengha*atan sumber daya manusia dan mempersiapkan calon pemimpin yang akan datang yang memberikan contoh teladan dan perhatian yang seksama terhadap pelaksanaan Tata Kelola perusahaan yang baik, temasuk lebilakan dan besaran remunerasrnya
14. Dewan Pengarvas Syariah yang selanjutnya disingkat DPS adalah Dewan yang bertugas memberikan nasihatdan saran kepada Direksiserta mengawasi kegiatan Unit Usaha Syariah (UUS)agar sesuaidengan prinsip Syanah.
15. Pihak lndependen adalah pihak di luar Bank yang tidak memiliki hubungan keuangan, kepengurusan, kepemilikan saham dan/atau hubungan keluarga dengan Dewan Komisaris, Direksi dan/atau pemegang saham pengendali atau hubungan dengan Bank, yang dapal mempengaruhi kemampuan bertindak independen.
'16. Tata Kelola Psrusahaan adalah suatu tata kelola perusahaan dengan mendasarkan adanya keseimbangan kewenangan sehingga tidak dapat terjadi adanya penyalahgunaan wewenang serla adanya check and balance dalam operasional Perseroan dengan menerapkan pnnsip-prinsip ketebukaan (transparency), akuntabililas laccountability), pertanggungiawaban (respons/blnr, independensi lindependency) dan kewajaran (faimess).
17. Etika adalah sekumpulan norma atau nilaiyang tidak tertulis yang diyakinioleh sualu kelompok masyarakat sebagai suatu standar perilaku kelompok lersebut berlandaskan peraturan perundang-undangan dan etika usaha.
18. Bonturan Kepentingan adalah terjadinya konflik antara kepentingan ekonomis Perseroan dengan kepentingan ekonomis pribadi pemilik, Anggota Dewan Komisaris, Anggota Direksi, Pejabat Eksekulif, Pegawai dan/atau pihak terafiliasi dengan Perseroan.
Pasal 2
PENGERTIAN, MAKSUD DAN TUJUAN PEMBEI'ITUKAN PIAGAM
1.
P6ngertianPiagam Komile Remunerasi dan Nominasi adalah pedoman kerja yang memuat seperangkat hak kewajiban dan tata kerja yang ditetapkan oleh Dewan Komisaris untuk Komile Remunerasidan Nominasi dalam rangka membantu oewan Komisaris menjalankan lugas dan fungsinya.
ll Gaiah Mad. No r l*a.ta F\uat 10130 lndoreria
l+6221 63167a9.531 2655
3UMN-:. Bank @ BTN
Sahabat Keluarga Indonesia
DEWAN KOMISARIS 11. Organ Pendukung Dewan Komisaris adalah perangkat atau organ yang dibentuk oleh Dewan Komisaris
untuk membantu kelancaran tugas pengawasan yang dilakukan oleh Dewan Komisaris, yang terdiri dari Sekretaris Dewan Komisaris, Komite Audit, Komite Pemantau Risiko, dan Komite Remunerasi dan Nominasi: atau komite lainnya apabila diperlukan.
12. Sekretaris Dewan Komisaris adalah satuan fungsi yang dibentuk oleh Dewan Komisaris yang dipimpin oleh seorang Sekretaris Dewan Komisaris dan dibantu Staf Sekretariat Dewan Komisaris dalam melaksanakan tugasnya.
13. Komite Remunerasi dan Nominasi adalah Komite yang dibentuk oleh dan bertanggung jawab kepada Dewan Komisaris yang bertugas membantu Dewan Komisaris dalam melaksanakan tugasnya. Komite Remunerasi dan Nominasi merupakan salah satu Organ Perseroan, bekerja bahu membahu dengan Kepala Satuan Kerja Manajemen Sumber Daya Manusia sebagai perangkat yang dimiliki Direksi untuk pengharkatan sumber daya manusia dan mempersiapkan calon pemimpin yang akan datang yang memberikan contoh teladan dan perhatian yang seksama terhadap pelaksanaan Tata Kelola perusahaan yang baik, termasuk kebijakan dan besaran remunerasinya.
14. Dewan Pengawas Syariah yang selanjutnya disingkat DPS adalah Dewan yang bertugas memberikan nasihat dan saran kepada Direksi serta mengawasi kegiatan Unit Usaha Syariah (UUS) agar sesuai dengan prinsip Syariah.
15. Pihak Independen adalah pihak di luar Bank yang tidak memiliki hubungan keuangan, kepengurusan, kepemilikan saham dan/atau hubungan keluarga dengan Dewan Komisaris, Direksi dan/atau pemegang saham pengendali atau hubungan dengan Bank, yang dapat mempengaruhi kemampuan bertindak independen.
16. Tata Kelola Perusahaan adalah suatu tata kelola perusahaan dengan mendasarkan adanya keseimbangan kewenangan sehingga tidak dapat terjadi adanya penyalahgunaan wewenang serta adanya check and balance dalam operasional Perseroan dengan menerapkan prinsip-prinsip keterbukaan (transparency), akuntabilitas (accountability), pertanggungjawaban (responsibility), independensi (independency) dan kewajaran (fairness).
17, Etika adalah sekumpulan norma atau nilai yang tidak tertulis yang diyakini oleh suatu kelompok masyarakat sebagai suatu standar perilaku kelompok tersebut berlandaskan peraturan perundang-undangan dan etika usaha.
18. Benturan Kepentingan adalah terjadinya konflik antara kepentingan ekonomis Perseroan dengan kepentingan ekonomis pribadi pemilik, Anggota Dewan Komisaris, Anggota Direksi, Pejabat Eksekutif, Pegawai dan/atau pihak terafiliasi dengan Perseroan.
Pasal 2
PENGERTIAN, MAKSUD DAN TUJUAN PEMBENTUKAN PIAGAM 1. Pengertian
Piagam Komite Remunerasi dan Nominasi adalah pedoman kerja yang memuat seperangkat hak, kewajiban dan tata kerja yang ditetapkan oleh Dewan Komisaris untuk Komite Remunerasi dan Nominasi dalam rangka membantu Dewan Komisaris menjalankan tugas dan fungsinya.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Kantor Pusat T462 21 6336789, 633 2666
Menara Bank BTN [email protected] Paraf halaman 2 dari 12
Jl. Gajah Mada No. 1 Jakarta Pusat 10130 Indonesia '— www.btn.co.id No NPWP 01001 600 S-091000
3UtTlfl-x.^
2.
lrakud dan Tujuen PsmbentukanPiagam Komite Remunerasi dan Nominasi ini dibuat dengan maksud dan tujuan agar Komite dapat bekerja lebih optimal sehingga pelaksanaan tugas, tanggung jawab dan y/ewenang Komite Remunerasi dan Nominasi menjadi lebih baik.
BAGIAN II
TUGAS, TANGGUNG JAWAB, DAN WEWENANG KOMITE
Pasal 3 TUGAS KOMITE
Dalam menjalankan tugas pokoknya, Komile be(anggung jawa.b kepada Dewan Komisaris unluk:
Tugas Komite terkait Remunerasi adalahl
a. i,lemberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai:
i.
struktur remunerasi;ii.
kebijakan atas remunerasi;daniii.
besaran atas remunerasi.b. Membantu Dewan Komisaris melakukan penilaian kinerja dengan kesesuaian Remunerasiyang diterima masing-masing anggota Direksi dan/atau anggola Dewan Komisaris.
c. Dalam melaksanakan fungsi remunerasi, Komite wajib melakukan prosedur sebagai berikut:
i.
menyusun struktur, kebijakan dan besaran remunerasi bagi anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris; danii.
menyusun struktur, kebijakan dan besaran remunerasi bagi anggota Dewan Pengawas Syariah (DPs).d. Struktur remunerasi sebagaimana dimaksud hurufc dapat berupal
i.
caii;ii.
Honorarium,iii.
lnsentif;dan/atauiv.
tunjangan yang bersifat tetap dan/atau vadabel.e
Penyusunan struktur, kebijakan, dan besaran Remunerasi sebagaimana dimaksud pada hurufc harus memperhalikan:i.
remunerasiyang berlaku pada ind uslri sesuai deng an kegiatan usaha Bankdan skala usaha dari Bank dalam industrinya;ii.
tugas, langgung jawab, dan wewenang anggota Direksidan/alau anggola Dewan Komisaris dikaitkan dengan pencapaian tujuan dan kinerja Bank;iii.
target kineia atau kinera masing-masino anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaristdaniv.
keseimbangan tunjangan antara yang bersifat tetap dan bersifat variabel.Prt nr r.bu,rr.n il.l.r. {P.d.F) Dr
BanK6 BTN
-'-
Sahab.l K6 laiga ndonesra DEWAN KOMISARIS
ll.G.lahMadaNo 1 Jakal€Pusatl01t0tndmesi.
Y+62 216116749 6112tr5
ha aman 3 dar l
3UMN-:. Bank @ BTN
Sahabat Keluarga Indonesia
DEWAN KOMISARIS 2. Maksud dan Tujuan Pembentukan
Piagam Komite Remunerasi dan Nominasi ini dibuat dengan maksud dan tujuan agar Komite dapat bekerja lebih optimal sehingga pelaksanaan tugas, tanggung jawab dan wewenang Komite Remunerasi dan Nominasi menjadi lebih baik.
BAGIAN II
TUGAS, TANGGUNG JAWAB, DAN WEWENANG KOMITE Pasal 3
TUGAS KOMITE
Dalam menjalankan tugas pokoknya, Komite bertanggung jawab kepada Dewan Komisaris untuk:
1. Tugas Komite terkait Remunerasi adalah:
a. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai:
struktur remunerasi:
ii. kebijakan atas remunerasi, dan iii. besaran atas remunerasi.
b. Membantu Dewan Komisaris melakukan penilaian kinerja dengan kesesuaian Remunerasi yang diterima masing-masing anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris.
c. Dalam melaksanakan fungsi remunerasi, Komite wajib melakukan prosedur sebagai berikut:
i.. menyusun struktur, kebijakan dan besaran remunerasi bagi anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris: dan
ii. menyusun struktur, kebijakan dan besaran remunerasi bagi anggota Dewan Pengawas Syariah (DPS).
d. Struktur remunerasi sebagaimana dimaksud huruf c dapat berupa:
i. Gaji:
Ii. Honorarium, ii. Insentif, dan/atau
iv. tunjangan yang bersifat tetap dan/atau variabel.
e. Penyusunan struktur, kebijakan, dan besaran Remunerasi sebagaimana dimaksud pada huruf c harus memperhatikan:
i.. remunerasi yang berlaku pada industri sesuai dengan kegiatan usaha Bank dan skala usaha dari Bank dalam industrinya:
ii. tugas, tanggung jawab, dan wewenang anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris dikaitkan dengan pencapaian tujuan dan kinerja Bank:
iii.” target kinerja atau kinerja masing-masing anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris: dan
Iv. keseimbangan tunjangan antara yang bersifat tetap dan bersifat variabel.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Kantor Pusat T 462 21 6336789, 633 2666
Menara Bank BTN E [email protected] ara halaman 3 dari 12
Jl. Gajah Mada No. 1 Jakarta Pusat 10130 Indonesia www.btn.co.id No NPWP-01.001609.5-093000
3Ulllfl*ry,,.^ BanK6_ BTN
---
Sahabar K6lua.ga hdicno.ia
DEWAN KOMISARIS
f.
lllelakukan evaluasi terhadap kebijakan remunerasi yang didasarkan atas kinerja, risiko, kewaiaran dengan peer grcup, sasaran, dan strategi jangka panjang Bank, pemenuhan cadangan sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan dan potensi pendapatan Bank di masa yang akan datang.g. lllenyampaikan hasil evaluasidan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenar.
i.
kebijakan Remunerasi bagi Direksi, Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas Syadah (DPS) untuk disampaikan kepada Rapat umum Pemegang Saham; danii.
kebijakan Remunerasi bagi Pegawai secara keseluruhan untuk disampaikan kepada Direksi.h. l,,lelakukan evaluasi secara berkala paling kurang 1 (satu) kali dalam 1 (satu) lahun lerhadap slruktur, kebijakan dan besaran Remunerasi.
i.
lvlenyusun dan mengevaluasi sislem penggajian serta pemberian tunjangan kepada anggota Dewan Komisaris dan Direksi serta memberikan rekomendasi tentang:i.
Penilaian lerhadap sistem tersebul;ii.
Opsi yang diberikan, antara lain opsi atas saham;iii.
Sistem Pensiun, Tunjangan HariTuaidaniv
Sistem kompensasiserta manfaat lainnya dalam hal pengurangan karyawan.k. Melakukan tugas lainnya dai Dewan Komisaris sesuai dengan bidang tugas remunerasi.
2. Tugas Komite terkait Nominasi adalah
a. [.,lemberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai:
i.
nominasicalon Direksi mengacu pada strategi Perusahaan;ii.
kom posisi jabatan anggola Direksi daniatau anggota Dewan Komisaris;iii.
kebijakan dan kriteria yang dibuluhkan dalam proses Nominasiiiv.
kebijakan evaluasi kinerja bagi anggota Direksidan/atau anggota Dewan Komisaris; danv
usulan pengangkatan dan/atau penggantian anggota oewan Pengawas Syariah kepada RUPS.b. Membantu Dewan Komisaris melakukan penilaian kinerja anggota oireksi dan/atau anggota Dewan Komisaris berdasarkan tolok ukur yang telah disusun sebagaibahan evaluasi;
c. l,4emberikan rekomendasi kepada oewan Komisaris mengenai program pengembangan kemampuan anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris;
d. l.4emberikan rekomendasi usulan calon yang memenuhi syarat sebagai anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris kepada Dewan Komisaris untuk disampaikan kepada RUPS;
dan
e. Dalam melaksanakan fungsi Nominasi sebagaimana dimaksud dalam huruf b dan dengan c, Komite wajib melakukan prosedur sebagai berikulr
i.
menyusun komposisi dan proses nominasi anggola Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris;ii.
menyusun kebiiakan dan kriteria yang dibutuhkan dalam proses Nominasi calon anggota Direksi dan/atau anggota De'xan Komisaris:iii
membantu pelaksanaan evaluasi atas kinerja anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris;iv.
menyusun program pengembangan kemampuan anggota Direksidan/atau anggota Dewan KomisarisidanPI r.!r L!{.t.n rq.r lD.Bd tlr
ll.64ah Mada No.l lakart p!5at 10130hdoresia
l+5221 61357a9,6312666
3UMN--.. Bank @ BTN
Sahabat Keluarga Indonesia
DEWAN KOMISARIS f. Melakukan evaluasi terhadap kebijakan remunerasi yang didasarkan atas kinerja, risiko, kewajaran dengan peer group, sasaran, dan strategi jangka panjang Bank, pemenuhan cadangan sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan dan potensi pendapatan Bank di masa yang akan datang.
9. Menyampaikan hasil evaluasi dan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai:
i.. kebijakan Remunerasi bagi Direksi, Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas Syariah (DPS) untuk disampaikan kepada Rapat Umum Pemegang Saham: dan
ii. kebijakan Remunerasi bagi Pegawai secara keseluruhan untuk disampaikan kepada Direksi.
h. Melakukan evaluasi secara berkala paling kurang 1 (satu) kali dalam 1 (satu) tahun terhadap struktur, kebijakan dan besaran Remunerasi.
i. Menyusun dan mengevaluasi sistem penggajian serta pemberian tunjangan kepada anggota Dewan Komisaris dan Direksi serta memberikan rekomendasi tentang:
i.. Penilaian terhadap sistem tersebut:
ii. Opsi yang diberikan, antara lain opsi atas saham, iii. Sistem Pensiun, Tunjangan Hari Tua: dan
iv. Sistem kompensasi serta manfaat lainnya dalam hal pengurangan karyawan.
k. Melakukan tugas lainnya dari Dewan Komisaris sesuai dengan bidang tugas remunerasi.
2. Tugas Komite terkait Nominasi adalah:
a. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai:
i. nominasi calon Direksi mengacu pada strategi Perusahaan:
ii. komposisi jabatan anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris:
iii. kebijakan dan kriteria yang dibutuhkan dalam proses Nominasi,
iv. kebijakan evaluasi kinerja bagi anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris: dan
v. usulan pengangkatan dan/atau penggantian anggota Dewan Pengawas Syariah kepada RUPS.
b. Membantu Dewan Komisaris melakukan penilaian kinerja anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris berdasarkan tolok ukur yang telah disusun sebagai bahan evaluasi:
Cc. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai program pengembangan kemampuan anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris:
d. Memberikan rekomendasi usulan calon yang memenuhi syarat sebagai anggota Direksi
dan/atau anggota Dewan Komisaris kepada Dewan Komisaris untuk disampaikan kepada RUPS, dan
e. Dalam melaksanakan fungsi Nominasi sebagaimana dimaksud dalam huruf b dan dengan c, Komite wajib melakukan prosedur sebagai berikut:
i.. menyusun komposisi dan proses nominasi anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris,
ii. menyusun kebijakan dan kriteria yang dibutuhkan dalam proses Nominasi calon anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris,
iii. membantu pelaksanaan evaluasi atas kinerja anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris,
iv. menyusun program pengembangan kemampuan anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris, dan
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Kantor Pusat T462 21 6336789, 633 2666
Menara Bank BTN [email protected] Paraf halaman 4 d
Jl. Gajah Mada No. 1 Jakarta Pusat 10130 Indonesia www.btn.co.id No.NPWP: 01.001.60415-093.000