1 BAB 1
PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang
Setiap perusahaan yang melaksanakan kegiatan usahanya dalam kegiatan pemasaran tentunya memiliki suatu tujuan yaitu meningkatkan penjualan bagi perusahaan. Oleh karena itu, pemasar harus memiliki strategi yang tepat dalam menghadapi persaingan agar perusahaan mampu bersaing dengan keunggulan produk yang dimilikinya. Perusahaan dapat terus mengembangkan produknya, menetapkan harga yang bersaing serta merek (brand) yang bermutu dan memiliki nilai lebih dimata konsumen, ditambah dengan iklan, sehingga dapat mempengaruhi konsumen dalam keputusan pembelian.
Keputusan pembelian terjadi setelah calon konsumen merasa tertarik dengan produk yang ditawarkan. Keputusan pembelian adalah preferensi konsumen atau merek-merek yang ada didalam kumpulan pilihan dan niat konsumen untuk membeli merek yang paling disukai, (Kotller dan Keller, 2008:188) . Keputusan pembelian menjadi hal yang paling berpengaruh dalam peningkatan penjualan, karena satu keputusan memberikan pengaruh bagi perusahaan. Keputusan pembelian merupakan tahap dalam proses pengambilan keputusan pembelian dimana konsumen benar-benar membeli (Kotler dan Amstrong, 2001 :226) dalam Ani Masfufah (2017).
Kebutuhan konsumen akan produk-produk yang berkualitas dalam memenuhi kebutuhan dan keinginannya menjadikan konsumen semakin lebih selektif dalam memilih produk. Banyak produk sejenis dan bervariasi tetapi kebanyakan konsumen lebih memilih produk-produk yang berkualitas baik dan harga terjangkau, hal ini membuat para produsen harus mampu bersaing dengan kompetitornya, sehingga konsumen akan merasa puas dalam keputusan pembeliannya produknya.
Banyak faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian, diantaranya adalah harga. Bagi konsumen harga cukup berperan dalam menentukan pembelian, untuk itu sebelum menetapkan suatu harga sebaiknya perusahaan melihat beberapa referensi harga produk yang ada di pasaran yang dinilai cukup
tinggi dalam penjualan. Menurut Husein Umar, (2005 ) dalam Wahyu Nurul Faroh, (2017), berpendapat bahwa harga adalah sejumlah uang yang ditukarkan konsumen dengan manfaat dari memiliki atau menggunakan produk atau jasa yang nilainya ditetapkan oleh pembeli dan penjual melalui tawar menawar atau ditetapkan oleh penjual untuk satu harga yang sama terhadap semua pembeli.
Harga yang ditetapkan oleh perusahan untuk sabun cuci piring merek sunlight bervariasi tergantung dengan ukuran, tetapi semua itu masih dapat bersaing dengan merk lainnya.
Faktor lain yang mempengaruhi keputusan pembelian adalah Brand Image (citra merek), Menurut Schiffman dan Kanuk (2008) dalam Adrian Junio Adiwidjaja dan Zeplin Jiwa Husada Tarigan (2017), konsumen cenderung untuk mempercayai produk dengan merek yang disukai ataupun terkenal, alasan inilah yang mendasari perusahaan untuk memperkuat posisi merknya agar tercipta Brand Image (citra merek) yang positif dan menancap kuat dalam benak konsumen. Melalui Brand Image, konsumen mampu mengenali sebuah produk, mengevaluasi kualitas, mengurangi resiko pembelian, dan memperoleh pengalaman dan kepuasan dari diferensiasi produk tertentu (Lin et al., 2007, p.
122) dalam Adrian Junio Adiwidjaja dan Zeplin Jiwa Husada Tarigan (2017).
Selain harga dan Brand Image, Faktor yang tidak kalah penting nya dalam pengambilan keputusan pembelian yaitu iklan. Bagi perusahaan iklan masih sangat diperlukan meskipun perusahaan memiliki brand yang sudah sangat dikenal. Jika suatu brand yang sudah sangat dikenal tidak beriklan sama sekali, hal itu dapat berpengaruh pada brand value dan dapat menimbulkan kerugian besar dalam jangka pendek. Dalam benak konsumen, iklan diterima sebagai sumber pengetahuan baru tentang brand dan berpotensi meningkatkan nilai tambah suatu brand. Iklan menurut Tjiptono (2008 : 52) dalam Nor Aina (2017) dapat dimanfaatkan secara efektif untuk membangun citra jangka panjang produk maupun perusahaan dan dapat memicu pembelian.
Sebagai langkah awal penelitian, peneliti melakukan mini riset kepada orang orang yang dikenal dan tinggal di daerah peneliti, mayoritas adalah teman wanita dan ibu rumah tangga yang dikategorikan banyak menjadi peluang untuk
mendapatkan informasi tentang penggunaan sabun cuci piring ini. Fenomena dimana masyarakat lebih memilih produk yang berkualitas juga terlihat nyata pada keberadaan produk sabun cair cuci piring. Sebelumnya kita mengenal sabun cuci piring dengan bentuk krim atau sering kita sebut dengan sabun colek, namun seiring perkembangan zaman,sekarang telah muncul sabun yang lebih praktis dan lebih mudah penggunaannya yaitu sabun dalam bentuk cair. Keanekaragaman produk sabun cuci piring cair yang ada sekarang ini mendorong adanya proses identifikasi para konsumen untuk menentukan produk mana yang menurut pandangan mereka memenuhi kriteria sebuah produk sabun cuci piring yang tepat untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.
Berikut adalah tabel hasil dari mini riset sabun cuci piring yang digunakan oleh teman - teman dan ibu rumah tangga :
Tabel 1.1
Hasil Mini Riset Sabun Cuci Piring Bulan Juni 2021
Merek Jumlah Responden Persentase
Sunlight 17 57%
Mama Lemon 9 30%
Mamalime 4 13%
TOTAL 30 100%
Sumber : Penelitian pendahuluan pada bulan juni yang dilakukan peneliti, 2021.
Berdasarkan Tabel 1.1 menunjukan bahwa sabun cair pencuci piring Sunlight menduduki posisi pertama pada mini riset yang dilakukan kepada 30 responden. Ada 17 orang memakai sabun cuci piring merk sunlight, 9 orang memakai sabun cuci mama lemon dan 4 orang menggunakan mamalime.
Kesusksesan PT Unilever menjadi market leader dan menguasai penjualan consumer product di Indonesia tidak terlepas dari strategi-strategi yang mereka terapkan dalam perusahaan. Sunlight selalu menjadi pemimpin pasar, hal ini dibuktikan dari perolehan TOP Brand Award 2019 - 2021 yang ditunjukkan pada tabel 1.2 berikut ini:
Tabel 1.2
Top Brand Index Kategori Sabun Cair Cuci Piring Tahun 2020-2021
Sumber :https://www.topbrand-award.com/top-brand-index
Berdasarkan analisis dan uraian yang telah di jelaskan diatas, maka dapat disimpulkan bahwa penulis akan melakukan penelitian berjudul “PENGARUH HARGA, BRAND IMAGE DAN IKLAN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK SABUN CUCI PIRING SUNLIGHT (Studi Kasus Pada Pengguna Sunlight di Cikarang Pusat)”.
1.2. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan di atas, dapat dirumuskan masalah-masalah sebagai berikut:
1. Apakah Harga dapat berpengaruh terhadap keputusan pembelian produk sabun cuci piring Sunlight di Cikarang Pusat?
2. Apakah Brand Image dapat berpengaruh terhadap keputusan pembelian produk sabun cuci piring Sunlight di Cikarang Pusat?
3. Apakah Iklan dapat berpengaruh terhadap keputusan pembelian produk sabun cuci piring Sunlight di Cikarang Pusat?
1.3. Tujuan Penelitian
Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah :
1. Untuk mengetahui apakah Harga berpengaruh terhadap keputusan pembelian produk sabun cuci piring Sunlight di Cikarang Pusat.
2. Untuk mengetahui apakah Brand Image berpengaruh terhadap keputusan pembelian produk sabun cuci piring Sunlight di Cikarang Pusat.
3. Untuk mengetahui apakah Iklan berpengaruh terhadap keputusan pembelian produk sabun cuci piring Sunlight di Cikarang Pusat.
1.4. Manfaat Penelitian
Penelitian karya ilmiah ini ditujukan untuk dapat memberi manfaat secara teoritis dan praktis untuk pihak yang membaca :
a. Manfaat Teoritis
Semoga hasil karya ini dapat menjadi pengembangan ilmu teori yang dimiliki dalam ilmu manajemen pemasaran yang selama ini di pelajari di bangku kuliah untuk kemudian diterapkan di dunia kerja ataupun berwirausaha.
b. Manfaat Praktis
Semoga hasil karya ini dapat menjadi pertimbangan untuk para khalayak yang membaca karya ilmiah ini.
1.5. Sistematika Penulisan
Dalam penyusunan penelitian ini, penulis akan membahasnya kedalam bab yang akan diuraikan sebagai berikut :
BAB I : Pendahuluan
Berisi tentang latar belakang masalah, perumusan masalah, tujuan penelitian, manfaat penelitian, dan sistematika penulisan proposal skripsi.
BAB II : Kajian Pustaka
Bab ini menjelaskan tentang teori-teori yang ditentukan untuk menjelaskan variabel-variabel dalam penelitian ini, selain itu bab ini menguraikan pula mengenai penelitian terdahulu, dan hipotesis penelitian.
BAB III : Metode Penelitian
Dalam bab ini menjelaskan tentang jenis penelitian yang digunakan, lokasi dan waktu serta jadwal penelitian, populasi dan sample yang digunakan, kerangka pemikiran yang terdiri dari desain penelitiandan deskripsi operasional variabel. Metode pengumpulan data dan metode analisis data.
BAB IV : Hasil Dan Pembahasan
Dalam bab ini menjelaskan tentang hasil penelitian berupa analisis data penelitian dan pembahasan data penelitian
BAB V : Penutup
Bab ini merupakan bagian penutup dari skripsi yag terdiri dari kesimpulan hasil penelitian dan saran bagi pihak yang terkait.