Ukraina Jalankan Senjata Biologis
W
WASPADA
Demi Kebenaran Dan Keadilan
Harian Umum Nasional Terbit Sejak 11 Januari 1947. Pendiri: H. Mohd. Said (1905 - 1995), Hj. Ani Idrus (1918 - 1999) MINGGU, Pon 13 Maret 2022 / 10 Sya’ban 1443 H No: 27305 Tahun Ke-75 Terbit 12 Halaman
ISSN: 0215-3017
Harga Eceran Medan Rp4.000,- Luar Kota Rp5.000,-
Baca Di Dalam
Hiasan Dinding Yang Cantik &
Indah
NEW YORK (Waspa- da): Kementerian Per- tahanan Rusia menya- takan menemukan bahwa Ukraina menja- lankan laboratorium senjata biologis diduku- ng Amerika Serikat untuk membidik sejumlah kelompok etnis.
Sementara itu PBB menya- takan tidak mengetahui pro- gram senjata biologis di Ukrai- na. Pernyataan PBB itu seba- ngun dengan penolakkan oleh Washington dan sekutunya pada pertemuan darurat Dewan Keamanan PBB.
Rusia mengadakan perte- muan pada Jumat (11/3), untuk membahas soal laboratorium senjata biologis di Ukraina
Pemeran The Batman Menanti Respon Penonton DHD 45 Miliki Segudang Pengalaman Bangun Bangsa
Lanjut ke hal A2 kol. 6
Omak-omak Otak Pelaku Begal
Lanjut ke hal A2 kol. 3
Kemenag: Kepastian Soal Haji Indonesia Semakin Terang
JAKARTA (Waspada): Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Hilman Latief mengatakan, kabar baik kepastian soal pem- berangkatan jemaah haji Indo- nesia tahun ini, semakin terang.
Menurutnya, Kemenag membaca tanda-tanda positif dari Pemerintah Arab Saudi mengenai pemberangkatan haji jemaah dari luar negeri. “Haji sudah ada kabar terang.”
“Saat ini baca tanda-tanda dulu. Kita Identifikasi,” ujar Hilman yang disiarkan channel
YouTube Kemenag, Sabtu (12/
3).
Jika berkaca dari tahun lalu, Hilman mengatakan, indikasi pemberian izin pemberang- katan haji jemaah Indonesia lebih terbuka lebar.
Tahun lalu, Hilman meng- ungkapkan, untuk ibadah um- rah saja, jaamaah asal Indonesia sangat dibatasi, bahkan ber- kunjung ke Arab Saudi saja dilarang.
“Bandingkan dengan tahun lalu, umrah tahun lalu sangat terbatas.”
“Tahun lalu itu, berkunjung saja enggak boleh. Ke sana aja enggak boleh, lantas gimana kita persiapan?” Tutur Hilman.
Namun pada tahun ini, Hil- man mengatakan Pemerintah Arab Saudi telah memberikan kelonggaran untuk ibadah umrah. “Tapi tahun ini sudah dibuka, dan dibuka selebar- lebarnya.”
“Ratusan ribu orang setiap harinya ya, ada di Makkah, ada di Madinah, untuk menjalankan
Lanjut ke hal A2 kol. 6 Lanjut ke hal A2 kol. 1
5 Provinsi Masih Tren Naik Kasus Covid-19
Lanjut ke hal A2 kol. 3
Sumut-Aceh Bakal Diguyur Hujan Lebat Berisiko Banjir
JAKARTA (Waspada): Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Sabtu (12/3) memprakirakan provinsi Sumatera Utara (Sumut) dan Aceh akan diguyur hujan lebat yang berisiko menimbulkan banjir.
Hujan yang diperkirakan turun tersebut akan disertai dengan kilat dan petir. Peringatan dini dikeluarkan BMKG agar masyarakat mewaspadai potensi banjir dan juga angin kencang di sejumlah daerah lain.
Tidak saja di Sumut dan Aceh, hujan lebat juga berpotensi turun di wilayah Provinsi Sumatera Barat, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.
Wilayah Provinsi Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, dan Papua juga menghadapi potensi hujan lebat.
Hujan yang dapat disertai kilat dan petir juga berpeluang terjadi di Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, dan Papua Barat.
Lanjut ke hal A2 kol. 1 Lanjut ke hal A2 kol. 1
JAKARTA (Waspada):
Juru Bicara Pemerintah untuk Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi mengatakan lima provinsi masih
menunjukkan tren kenaikan kasus positif Covid-19. Dari kelima provinsi tersebut, provinsi Sumatera Utara dan Aceh tidak termasuk.
“Setidaknya pada minggu ini, hanya tinggal lima provinsi yang terutama masih terjadi peningkatan kasus, sedangkan yang lain itu memang sudah (memperlihatkan, red.) tren penurunan,” katanya dalam webinar polemik MNC Trijaya
Pasca Penghapusan PCR
Bandara Kualanamu Masih Sepi
JAKARTA (Waspada): Men- teri Koordinator Bidang Kema- ritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengklaim big data berisi percakapan 110 juta orang di media sosial mendukung penundaan Pemilu 2024. Namun klaim Luhut itu berbeda dengan hasil survei empat lembaga sekaligus.
Tak cukup mengklaim suara
rakyat, Luhut juga mengklaim pemilih Partai Demokrat, Partai Gerindra, dan PDIP mendukung wacana tersebut. Padahal ketiga partai politik tersebut sudah menyatakan menolak usulan penundaan Pemilu 2024.
“Nah, itu yang rakyat ngo- mong. Nah, ini kan ceruk ini atau orang-orang ini ada di Partai Demokrat, ada di Partai Gerin-
dra, ada yang di PDIP, ada yang di PKB, ada yang di Golkar,”
klaim Luhut, dalam siniar di kanal Youtube Deddy Corbuzier, Jumat (11/3).
Sementara itu, fakta ber- beda disampaikan oleh empat lembaga survei. Pertama, Lingkaran Survei Indonesia (LSI)
Viva
Satelit memperlihatkan gambar konvoi militer Rusia di Invankiv, Ukraina
Luhut Klaim Rakyat Dukung Penundaan Pemilu
SEIRAMPAH (Waspada): Personel Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Serdang Bedagai (Sergai) mengungkap kasus pencurian dan kekerasan (Begal) di wilayah hukum Polres Sergai.
Dari dua orang yang berhasil diamankan, satu orang diantaranya ibu rumah tangga (IRT/Omak-omak) yang merupakan otak pelaku dan satu orang lagi berhasil kabur yang saat ini masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Sergai Adapun kedua pelaku begal yang berhasil diamankan tersebut yakni LN, 39 (IRT) dan GW alias Aweng, 36, keduanya warga Dusun I Desa Jambur Pulau, Kec. Perbaungan, Kab.
Sergai, sementara inisial A alias R belum tertangkap (DPO).
Demikian disampaikan Kapolres Sergai AKBP Dr Ali Machfud didampingi Waka Polres Sergai, Kompol Sofyan, Kasat Reskrim, AKP Made Yoga Mahendra, Kasi Humas m, AKP R Gultom, KBO Satreskrim Ipda Qory O Siregar saat konferensi pers di Mako Polres Sergai di Sei Rampah, Sabtu (12/3).
Dijelaskan Kapolres, penangkapan para pelaku atas laporan korban Wulandari, 21, karyawan PNM Mekar, warga Dusun II Desa Mangga Dua, Kec. Tanjung Beringin, Kab.Sergai yang terjadi Jumat, 28 Januari 2022 dinihari, peristiwa terjadi tepatnya di Dusun III Desa Sei Rejo, Kecamatan Sei Rampah persis di ruas jalan yang rusak.
Lanjut ke hal A2 kol. 6 JAKARTA (Waspada): Wakil
Ketua Umum bidang Pengem- bangan Otonomi Daerah Kamar Dagang Indonesia (Kadin), Sar- man Simanjorang mengatakan, pihaknya mendukung penuh pemerintah menetapkan peru- bahan status pandemi Covid- 19 menjadi endemi pada akhir Maret 2022.
Karena berdasarkan data
Kementerian Kesehatan (Ke- menkes) saat ini, kasus Covid- 19 di Tanah Air sudah menun- jukan tren perbaikan.
“Jadi dalam hal ini kami dari pengusaha, tentu dengan ke- berhasilan kita mengendalikan pandemi, mendukung penuh program pemerintah yang akan merubah status pandemi kepa- da endemi,” tuturnya dalam
acara MNC Trijaya, Sabtu (12/
3).
Sarman mengklaim, kepu- tusan tersebut bukannya tanpa alasan. Pasalnya ia mengatakan, selama dua tahun terakhir kelompok usaha mengalami tekanan yang berat akibat pandemi Covid-19.
Kadin Dukung Status Endemi Covid-19 Akhir Maret
Antara
Wisatawan berjalan di kawasan Teras Malioboro 2, Danurejan, Yogyakarta. Pemerintah pusat kembali menaikkan status status Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 untuk Daerah Istimewa Yogyakarta mulai tanggal 8 - 14 Maret 2022 karena peningkatan kasus COVID-19.
Antara
PENINGKATAN PENUMPANG KE SABANG : Penumpang turun dari kapal penyeberangan Ulee Lheu - Balohan di Pelabuhan Balohan, Sabang, Aceh, Sabtu (12/3). Menurut petugas pelabuhan terjadi peningkatan penumpang dari rata-rata 100 menjadi 150 penumpang per hari sejak satgas penanganan COVID-19 mengeluarkan peraturan baru perjalanan orang dalam negeri di masa pandemi yang tidak diwajibkan lagi menunjukkan hasil negatif tes PCR dan antigen.
ANTARA
Senjata keluaran baru Pistol Armo-V3 IPSC produksi PT. Pindad diperkenalkan pada Piala Danpaspampres 2022 di Lapangan Tembak Senayan, Jakarta, Sabtu (12/3)
Pistol Baru Produksi
PT. Pindad Diperkenalkan
JAKARTA (Waspada): Pistol baru kaliber 9x19 milimeter (mm) Armo-V3 IPSC diperkenalkan oleh produsen senjata milik negara PT Pindad (Persero) saat kejuaraan menembak Piala Komandan Pasukan Pengaman Presiden (Danpaspampres) 2022 di Lapangan Tembak Senayan, Jakarta, Sabtu (12/3).
Pistol Armo-V3 IPSC, yang diproduksi pada 2022, memiliki beberapa fitur berbeda dari Pistol Armo-V3 yang diluncurkan oleh PT Pindad pada 2019. “Desain-nya berbeda terutama pada bagian kokang dan hand grip, juga dari berat, (Pistol Armo-V3 IPSC) lebih ringan lagi (dibandingkan dengan pendahulunya),”
kata Staf Urusan Dalam Departemen Umum Divisi Senjata PT
Lanjut ke hal A2 kol. 3
Waspada/Edi Saputra
Kapolres Sergai AKBP Dr Ali Machfud didampingi Waka Polres Sergai Kompol Sofyan, Kasat Reskrim AKP Made Yoga Mahendra, KBO Satreskrim Ipda Qory O Siregar saat menyampaikan pengungkapan kasus begal dengan otak pelaku IRT di Mako Polres Sergai, Sabtu(12/3) di Sei Rampah.
Waspada/Irianto
Kondisi terminal Bandara Kualanamu masih terlihat sepi pada minggu kedua akhir pekan.
DELISERDANG (Waspada):
Memasuki minggu kedua akhir pekan, Maret 2022 serta pasca penghapusan syarat swab PCR/
antigen bagi calon penumpang pesawat vaksin lengkap, kondisi Bandara Kualanamu tergolong sepi.
Pantauan, Waspada, Sabtu (12/3) di Bandara Kualanamu aktivitas penumpang datang dan pergi terlihat masih sepi.
Bahkan di beberapa kounter check-in tiket berbagai mas- kapai yang melayani rute domestik juga masih terhitung
para calon penumpang yang hendak bepergian.
Hal yang sama juga terpan- tau pada tempat tenant-tenant makan dan minuman di Kualanamu masih banyak yang tutup. “Masih sepi penumpang sejak pagi hari hingga sore,” se- but Adri yang saban hari berakti- vitas di Bandara Kualanamu.
Hal yang sama dikemukakan Maya, karyawan tenant di Ban- dara Kualanamu. Menurutnya belum ada pengaruh pengha- pusan PCR/antigen syarat terbang bagi calon penumpang
Sumur Minyak Di Aceh Timur Terbakar, 1 Tewas 2 Kritis
PEUREULAK (Waspada): Setelah terjadi di tahun 2018 lalu, kini salah satu sumur minyak yang dikelola secara tradisional terbakar di Aceh Timur, Minggu (11/3) sekira pukul 23:30.
Akibatnya, satu orang meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka kritis.
Korban meninggal dunia yakni Safrizal, 29, asal Blang Barom, Kecamatan Ranto Peu- reulak, Kabupaten Aceh Timur. Berdasarkan keterangan medis, korban mengalami luka bakar dibagian wajah, luka di tangan kanan, tangan kiri, dada, punggung, betis kanan, betis kiri, paha kiri dan luka bakar dibagian perut.
“Ada tiga pasien luka bakar yang kita rawat.
Ketiganya sudah dirujuk ke RSUD-ZA Banda Aceh, tapi dalam perjalanan salah satu pasien meninggal dunia,” kata Direktur RSUD Sultan Abdul Aziz Syah Peureulak, dr. Reza Fazri,
Waspada/M. Ishak/C.
SUMUR MINYAK: Api membumbung tinggi
di titik sumur yang dikelola masyarakat Lanjut ke hal A2 kol. 3
WASPADA
Minggu 13 Maret 2022
Berita Utama
A2 A2
Senjata ....
dengan dukungan dari Amerika Serikat. “PBB tidak mengetahui adanya program senjata biologis di Ukraina,” ujar Perwakilan Tinggi PBB untuk Urusan Perlucutan Senjata, Izumi Nakamitsu, dilansir Aljazirah, Sabtu (12/3).
Nakamitsu mengatakan, Ukraina dan Rusia adalah negara yang berpihak pada Konvensi Senjata Biologis (BWC). Konvensi itu adalah sebuah perjanjian internasional yang melarang penggunaan senjata biologis. “Senjata biologis telah dilarang sejak BWC mulai berlaku pada 1975,” ujar Nakamitsu.
Duta Besar Rusia untuk PBB, Vassily Nebenzia, mengatakan, Moskow telah menemukan jaringan 30 laboratorium senjata biologis di Ukraina. Tapi klaim Rusia itu ditolak oleh Duta Besar AS untuk PBB, Linda Thomas-Greenfield.
Dia menuduh Rusia berusaha memanfaatkan pertemuan Dewan Keamanan untuk melegitimasi disinformasi, dan menipu orang untuk membenarkan invasi yang diserukan Presiden Vladimir Putin melawan rakyat Ukraina.
“Ukraina tidak memiliki program senjata biologis. Tidak ada laboratorium senjata biologis Ukrania yang didukung oleh Amerika Serikat, tidak di dekat perbatasan Rusia atau di mana pun,” kata Thomas-Greenfield kepada Dewan Keamanan PBB.
Berdasarkan perjanjian tahun 2005, Pentagon telah membantu beberapa laboratorium kesehatan masyarakat Ukraina dengan meningkatkan keamanan patogen berbahaya dan teknologi yang digunakan untuk penelitian. Upaya tersebut telah didukung oleh negara lain dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Pada Kamis (10/3), WHO telah menyarankan Ukraina untuk menghancurkan patogen ancaman tinggi yang ditempatkan di laboratorium kesehatan masyarakat untuk mencegah potensi tumpahan yang akan menyebarkan penyakit di antara penduduk.
Sebelumnya Gedung Putih menolak tuduhan Rusia terkait keterlibatan AS dalam program senjata biologis di Ukraina. Gedung Putih menilai tuduhan itu tidak masuk akal. Amerika Serikat justru menuduh Kremlin menyiapkan dalih untuk menggunakan senjata kimia atau biologi dalam tindakannya.
Duta besar Inggris untuk PBB, Barbara Woodward, dengan tegas menolak tuduhan Rusia. Woodward mengatakan kepada Dewan Keamanan bahwa, Moskow telah membuat serangkaian teori konspirasi yang liar, tidak berdasar, dan tidak bertanggung jawab. “Tidak ada sedikit pun bukti yang kredibel bahwa Ukraina memiliki program senjata biologis. Ini adalah kebohongan lain dalam kampanye disinformasi Rusia,” kata Woodward.
Senjata Biologis Sebelumnya diberitakan Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim bahwa Ukraina menjalankan laboratorium senjata biologis dengan dukungan dari Amerika Serikat. Pengembangan bioagen itu disebut-sebut akan membidik sejumlah kelompok etnis. Rusia menuding program berkode P-781 itu menggunakan patogen mematikan. Patogen disinyalir berasal dari organisme kelelawar.
“Proyek P-781 menarik karena kelelawar dianggap sebagai agen potensial senjata biologis, prioritasnya adalah penelitian bakteriologis dan patogen virus yang dapat ditularkan dari kelelawar ke manusia,” kata Kepala Pasukan Perlindungan Radiasi Rusia, Igor Kirillov, Kamis (10/3).
Namun, Kirillov tidak merinci kelompok etnis mana yang akan menjadi target bioagen. Ia menyatakan bukti-bukti proyek mematikan itu ditemukan Rusia selama operasi militer khusus di Ukraina, sejak 24 Februari 2022. “Kita dapat mengatakan dengan probabilitas tinggi bahwa salah satu tujuan Amerika Serikat dan sekutunya adalah menciptakan bioagen yang mampu menginfeksi kelompok etnis yang berbeda secara selektif, ujar Kirillov.(rep/
d)
Luhut ....
Denny JA menunjukkan mayoritas responden yang puas dengan kinerja Presiden Joko Widodo menolak wacana penundaan penyelenggaraan Pemilu 2024.
Dari survei itu diperoleh hasil sebesar 65,1 persen responden yang puas dengan kinerja Jokowi menentang penundaan Pemilu 2024. Sedangkan di pemilih yang menyatakan tak puas dengan kinerja Jokowi, angka yang menentang penundaan pemilu jauh lebih besar yaitu sebesar 87,3 persen.
Survei digelar pada 23 Februari hingga 3 Maret 2022 dengan total 1.200 responden dari seluruh provinsi. Pengambilan sampelnya menggunakan metode multistage random sampling dengan margin of error kurang lebih 2,9 persen.
Kedua, hasil survei Indikator Politik menunjukkan mayoritas publik setuju Pemilu 2024 tetap digelar meski dalam keadaan pandemi Covid-19. Dalam survei akhir tahun 2021 itu menunjukkan 67,2 persen responden memilih pergantian kepemimpinan nasional melalui Pemilu 2024 tetap dilaksanakan meski tengah pandemi.
Sementara hanya 24,5 persen responden memilih pemilu ditunda hingga 2027. Dan 8,3 persen sisanya tak menjawab.
Indikator Politik sengaja melakukan survei ini guna merespons pihak-pihak yang menggunakan hasil survei tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Jokowi untuk mendorong agenda perpanjangan masa jabatan presiden.
Ketiga, Lembaga Survei Indonesia (LSI) juga mengungkapkan mayoritas masyarakat menolak wacana penundaan Pemilu 2024 maupun perpanjangan masa jabatan presiden. Survei LSI menun- jukkan sebanyak 75,5 persen responden menolak usulan perpan- jangan masa jabatan presiden maupun penundaan Pemilu 2024 karena alasan harus memastikan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur.
Keempat, Lembaga Survei Nasional (LSN) menyatakan sebanyak 68,1 persen atau mayoritas publik tidak setuju terhadap usulan penundaan Pemilu 2024 sekaligus perpanjangan masa jabatan presiden.
“Meskipun mayoritas publik mengaku puas terhadap kinerja Presiden Jokowi, tetapi mayoritas publik, 68,1 persen tidak setuju terhadap usulan penundaan Pemilu 2024 sekaligus memperpan- jang masa jabatan Presiden Jokowi,” ujar Direktur Eksekutif LSN, Gema Nusantara Bakry, beberapa waktu lalu.(cnni)
Pistol ....
Sp.AN, menjawab Waspada, Sabtu (12/3).
Disebutkan, Baihaqi, 36, asal Desa Tualang Timur, Keca- matan Idi Timur, Kabupaten Aceh Timur. Dia mengalami luka dibagian wajah, tangan kiri, tangan kanan, punggung, dada, kaki kiri dan kanan. Saat ini korban masih dirawat di RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh.
Sementara korban ketiga yakni Junaidi, 37, asal Desa Blang Barom, Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur. Korban mengalami luka di bagian wajah, tangan kanan, tangan kiri punggung, dada, kaki kanan dan kaki kiri. “Kedua korban masih dirawat di RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh,”
ujar dr Reza Fazri.
Dikatakannya, korban awalnya dirujuk ke RSUD Sultan Abdul Aziz Syah Peureulak, sebanyak dua orang. Kondisi luka ketika itu sekitar 90 persen.
“Tak lama kemudian tiba satu pasien lagi dengan kondisi luka 70 persen. Jadi total pasien tiga orang,” sebut Reza.
Ketiga korban kritis, lalu
pihaknya merujuk ketiga korban ke RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh. Salah satu korban yakni Safrizal, meninggal dunia dalam perjalanan ke RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh. “Safrizal meninggal saat sampai di Bi- reun, bahkan untuk memasti- kan sempat petugas kita sempat membawa ke IGD RSUD dr Fauziah Bireuen,” pungkas dr Reza.
Kapolres Aceh Timur AKBP Mahmun Hari Sandy Sinurat, SIK, membenarkan adanya kejadian kebakaran itu. Bahkan personel kepolisian bersama aparat TNI ikut mengevakuasi korban dan amankan lokasi dengan memberikan garis polisi.
Dijelaskan, semburan gas bercampur minyak mengaki- batkan tanah dan alur di sekitar lokasi kejadian digenangi tum- pahan minyak. Hal ini menjadi perhatian serius kepolisian, sehingga warga dihimbau untuk menjauh dari sumber api, sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Tak lama kemudian, empat unit Armada Pemadam Keba-
karan (Damkar) milik Pemkab Aceh Timur, dikerahkan ke lokasi. Alhasil, api berhasil dipadamkan sekira pukul 02:45 Wib. “Setelah api padam, Unit Identifikasi Sat Reskrim Polres Aceh Timur melakukan penga- manan TKP dilanjutkan TPTKP dan olah TKP serta meminta ke- terangan warga,” kata Kapolres Aceh Timur Mahmun Hari Sandy Sinurat.
Selidiki Ditegaskan, kejadian serupa tidak boleh terulang kembali dan harus dilakukan penyelidi- kan secara mendalam. “Ini ada- lah sumur pengeboran ilegal yang tidak mengacu kaidah standar pengeboran migas, maka integritas sumurnya tidak bisa diandalkan,” sebutnya.
Melalui peristiwa itu, pihak- nya mengajak semua pihak untuk berpikir dua kali dalam melakukan kegiatan-kegiatan yang ilegal dan beresiko tinggi.
“Saat ini kondisi sumur yang terbakar dan area di sekitarnya telah diamankan dan dalam posisi terkendali,” demikian Sandy. (b11/J).
Sumur ....
Pindad Gunawan saat ditemui di Lapangan Tembak Senayan, Jakarta.
Pistol baru itu, kata Gunawan, turut dipergunakan dalam kejuaraan menembak Piala Danpaspampres dalam kelas khusus Pindad. Para peserta terutama di kelas menembak eksekutif dan presisi dapat menjajal senjata baru PT Pindad itu, ucap Gunawan menambahkan.
Dalam kesempatan berbeda, Ketua Panitia Piala Danpasp- ampres 2022 Kolonel Infanteri Rudi Setiawan menyampaikan Piala Danpaspampres 2022 turut membuka kelas khusus, yaitu kelas Pindad.
Di kelas khusus itu, peserta tembak eksekutif dan presisi 25 meter tidak perlu membawa senjata sendiri, karena mereka dapat menggunakan senjata keluaran baru PT Pindad, Pistol Armo- V3 IPSC.
Kejuaraan menembak Piala Danpaspampres 2022 kembali digelar di Lapangan Tembak Senayan, Jakarta, pada 10–13 Maret 2022. Lomba itu terakhir digelar pada 2018.
Untuk kejuaraan tahun ini, ada tujuh kelas yang dilombakan, yaitu tembak eksekutif, tembak presisi 25 meter, tembak reaksi IPSC level II, tembak reaksi non-IPSC (pistol nonoptik), tembak air rifle dan air pistol, tembak Paspampres Style, dan tembak ekshibisi.
Kelas-kelas menembak itu terbagi dalam kategori TNI/Polri, Sipil, laki-laki, dan perempuan, yang totalnya mencapai lebih dari 19 nomor pertandingan. Jumlah peserta lomba menembak di seluruh kategori mencapai kurang lebih 500 orang. Namun, jumlah itu kemungkinan akan terus bertambah karena pendaftaran terus dibuka sampai hari terakhir lomba, Minggu (13/3).
Para pemenang Piala Danpaspampres 2022 yang diumumkan, Minggu, akan menerima hadiah berupa medali, trofi, dan uang pembinaan yang totalnya hampir mencapai Rp200 juta. Juara pertama, peringkat kedua, dan urutan ketiga pada masing-masing kategori juga berhak mengikuti undian hadiah tambahan (doorprize) berupa sepeda motor.
Peserta yang mendapatkan gelar juara berhak ikut undian motor trail KLX, sementara mereka yang berhasil menyabet posisi kedua berhak ikut undian doorprize motor listrik, dan mereka yang berada di urutan ketiga berhak mengikuti undian doorprize motor matic.(ant)
Sumut - Aceh ....
5 Provinsi ....
Sementara itu, wilayah Provinsi Jawa Barat, Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Selatan menurut BMKG berpeluang menghadapi angin kencang.
BMKG menyampaikan peringatan dini mengenai potensi hujan lebat dan hujan
badai di bagian wila-yah Daerah Istimewa Yog-yakarta.
BMKG mengimbau warga mewaspadai kemungkinan terjadi banjir di bagian wilayah Provinsi Aceh, Sumatera Barat, Riau, Bengkulu, Jambi, Suma- tera Selatan, Lampung, Banten, Yogyakarta, Jawa Timur, Kali- mantan Barat, Kalimantan
Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Sula- wesi Tengah, Sulawesi Barat, Maluku Utara, dan Maluku.
Menurut BMKG, wilayah Provinsi Jawa Barat dan Jawa Tengah masuk kategori siaga banjir.
(ant)
Kemenag : ....
umrah itu dari berbagai negara,”
papar Hilman. Bahkan ketika kasus Covid-19 di Arab Saudi sedang tinggi-tingginya, ibadah umrah tetap dilaksanakan.
Pemerintah Arab Saudi,
kata Hilman, telah mempelajari pelaksanaan ibadah umrah di tengah pandemi.
Hal ini menurutnya menjadi tanda-tanda positif bagi pelak- sanaan ibadah haji pada tahun
ini.
“ M e r e k a k a s i h r u a n g sebesar-besarnya. Ini menjadi tanda apakah mereka juga sedang belajar dan persiapkan diri,” katanya.(wk)
“Bersiap Hidup Di Era Endemi”
yang diikuti di Jakarta, Sabtu (12/3).
Ia menyebutkan lima pro- vinsi yang masih menunjukkan tren peningkatan kasus itu, berasal dari luar region Pulau Jawa dan Bali, yaitu Kalimantan Utara, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Tengah, Gorontalo, dan Aceh. Provinsi lainnya telah menunjukkan tren penurunan, terutama region Jawa dan Bali.
Selain tren penurunan kasus positif Covid-19, ia menyebut- kan angka positivity rate dan tingkat perawatan di rumah sakit (BOR) juga mengalami penurunan.
“Bahkan kalau kita lihat, laju
penularan atau yang kita sebut sebagai reproduction number itu juga sudah mulai turun.
Walaupun kalau kita lihat angkanya masih secara nasional di atas satu,” kata dia.
Berbicara tentang repro- duction number, pemerintah menargetkan angka itu terus berada di bawah satu, setidak- nya dapat dipertahankan hingga enam bulan agar bisa memas- tikan penularan betul-betul masuk level sangat rendah.
Ia mengatakan beberapa daerah di Jawa-Bali memiliki angka yang sudah kurang dari satu. Meskipun demikian, penurunan itu masih perlu dipantau lebih lanjut.
Nadia menekankan peme- rintah tidak akan terlarut dalam kondisi terkendali tersebut.
Pemerintah terus menargetkan jumlah kasus aktif juga positif di masyarakat terus bisa ditekan serendah-rendahnya.
“Target kita adalah menu- runkan kasus serendah mung- kin, kita pernah hanya 200 sampai 250 per hari dengan angka kematian kurang dari 20.
Ini yang ingin kita capai, bahkan positivity rate kita pada waktu itu adalah 0,1 persen.
Inilah yang ingin kita capai dalam rangka menyiapkan kita dalam kondisi pengendalian pan- demi,” ucap dia. (ant)
Kadin ....
Pasca Penghapusan ....
yang sudah vaksin lengkap masih sepi, buktinya akhir pekan ini kondisi terminal sunyi begitu juga sebelumnya.
Assistant Manager of Branch Communication PT Angkasa Pura II Kualanamu Novita Maria Sari yang dikon- firmasi tidak menampik kondisi bandara masih sepi.
Namun, dari data yang ia
peroleh tertanggal 11 Maret 2022 jumlah penumpang datang dan pergi sudah di kisaran 11.548 orang penumpang. Dari hari sebelumnya di kisaran 9 ribuan penumpang.
Sementara lima top desti- nasi berdasarkan jumlah pe- numpang tujuan Jakarta/CGK (64 persen), tujuan Batam/BTH (13 persen) tujuan Bandung/
BDO (5 persen) tujuan Gu- nungsitoli/GNS (4 persen) tuju- an Banda Aceh/BTJ (4 persen) dan Lain-lain (10 persen).
Kemudian lima top airlines berdasarkan jumlah penerba- ngan, Maskapai Wings (31 per- sen). Lion Airlines (19 persen), Batik Air (12 persen),Citilink Indonesia (10 persen), dan Airasia (8 persen).(a13/C) Ia khawatir apabila status
pandemi tidak segera diubah menjadi endemi, maka akan semakin banyak pengusaha yang akan tumbang. Mengingat cash flow sudah semakin me- nipis akibat masuknya gelom- bang omicron di Indonesia.
Hal itu, kata dia, kemudian diperparah dengan situasi perekonomian global yang sedang tidak menentu akibat invasi Rusia ke Ukraina. Selain itu, perpanjangan pembatasan dinilai juga akan membuat target pertumbuhan ekonomi sebesar 5 sampai 5,5 persen menjadi sulit tercapai.
“Kemudian ada momen- tum besar, peluang besar yang bisa dimanfaatkan. Yaitu pada bulan Ramadhan dan Idul Fitri.
Ini kalau tidak kita manfaatkan akan sayang sekali,” tuturnya.
Karenanya, ia berharap peru- bahan status tersebut dapat di- tetapkan pemerintah pada akhir bulan ini atau tepat sebelum memasuki bulan ramadan.
Sebab menurut Sarman, momentum perputaran uang
terbesar di Indonesia akan dapat terlewatkan apabila pemerintah tidak segera mengambil kebija- kan tersebut. Pihaknya men- catat, pada saat-saat seperti itu, biasanya konsumsi rumah tangga masyarakat akan sangat meningkat.
Sehingga dapat memberi- kan kontribusi terhadap per- tumbuhan ekonomi nasional yang sangat besar. Terlebih 60 persen pertumbuhan ekonomi Indonesia masih ditopang oleh konsumsi rumah tangga. “Kami sangat berharap memang, kalau memungkinkan bahwa status perubahan pandemi menjadi endemi bisa diputuskan pada akhir Maret ini. Itu akan memicu daripada pertumbuhan ekono- mi kita,” tuturnya.
Lebih lanjut, ia mengklaim pihaknya juga akan tetap siap melaksanakan pelbagai regulasi dan protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah dalam status endemic. “Kami siap apa- pun yang menjadi kebijakan pemerintah, aturan yang mengarah atau pada saat endemi
nanti. Karena ini menjadi salah satu upaya kita agar pertum- buhan ekonomi bisa mencapai target yang ditetapkan pemerin- tah,” ujarnya.
Sebelumnya Kementerian Kesehatan (Kemenkes) meng- klaim penyebaran kasus Covid- 19 di Indonesia sudah menurun dua pekan terakhir. Kendati demikian, lima provinsi di tanah air tercatat masih mengalami tren kenaikan kasus Covid-19.
Daerah itu adalah Kaliman- tan Utara, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Tengah, Gorontalo, dan Aceh. Sementara sisanya tercatat menurun dan sebagian kecil provinsi masih berada pada tahap pelandaian kasus.
“Jadi provinsi yang masih terjadi tren peningkatan kasus seperti di Kalimantan Utara, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Tengah, Gorontalo, dan Aceh.
Jadi ini berada di luar wilayah Jawa-Bali,” ujar Sekretaris Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat Siti Nadia Tarmizi mengatakan dalam diskusi MNC Trijaya, Sabtu (12/3).(cnni)
Omak-omak ....
“Para pelaku beraksi dengan menggendarai mobil jenis Toyota Avanza warna Silver yang memepet korban hingga terja- tuh sehingga para pelaku ber- hasil merampas sepeda motor jenis N-Max milik korban dan meninggalkan korban di lokasi kejadian,” papar AKBP Ali Machfud.
Setelah melakukan penye- lidikan lanjut Kapolres, akhirnya tim Reserse Satreskrim Polres Sergai akhirnya berhasil menga- mankan para pelaku di lokasi berbeda.
“Tersangka LN yang meru- pakan otak pelaku ditangkap di
rumah kontrakannya di Per- baungan, sedangkan tersangka GW ditangkap di sebuah warnet di Dusun I Desa Jambur Pulau, Kec. Perbaungan, Sergai,”
sebut AKBP Ali Machfud.
Sedangkan seorang pelaku inisial A alias R lanjut Kapolres, yang merupakan warga Dolok Masihul bersama satu unit se- peda motor milik korban belum berhasil diamankan.
Menurut Kapolres, hasil pe- nangkapan para pelaku, petu- gas menyita barang bukti dua buah handphone.
“Modus para tersangka begal sengaja menabrak sepeda
motor korban hingga terjatuh, kemudian sopir mengambil sepeda motor dan di serahkan kepada pelaku YN untuk mem- bawa kabur kearah Tebing ting- gi,” terang AKBP Ali Machfud.
Hasil interogasi papar Kapolres, bahwa para pelaku begal sudah dua kali beraksi di lokasi yang sama, tepatnya di jalan rusak di Desa Sei Rejo Kecamatan Sei Rampah.
“Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 365 ayat 1 dan 2 dari KUHPidana dengan ancaman 9 sampai 12 tahun penjara,” pungkas AKBP Ali Machfud. (a15/C)
Waspada/Khairul K Siregar/B
BUPATI Deliserdang H Ashari Tambunan didampingi Ketua TP PKK Deliserdang Hj.Yunita Ashari Tambunan menyerahkan Trophy Juara Umum kepada Camat Percut Seituan Ismail pada penutupan MTQ Ke 55 Tingkat Kabupaten Deliserdang Tahun 2022 di lapangan Bola Desa Sei Glugur Kecamatan Pancurbatu, Sabtu (12/3).
MTQ Ke 55 DS Berakhir
Bupati: Mewujudkan DS Yang Religius Dibutuhkan SDM Yang Berkualitas Dan Berakhlak Mulia
PANCURBATU (Waspada): Mewujudkan Deliserdang yang religius dibutuhkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berakhlak mulia.
Karena itu Pemerintah Daerah terus berupaya mewujudkan hal tersebut salah satunya dengan pelaksanaan MTQ ini.
Hal itu dikatakan Bupati Deliserdang H Ashari Tambunan pada penutupan MTQ ke 55 Tingkat Kabupaten Deliserdang Tahun 2022 di lapangan Bola Desa Sei Glugur Kecamatan Pancurbatu, Sabtu (12/3).
Kegiatan ini dihadiri anggota DPRD Deliserdang Cece Mohammad Ramli, Sekdakab Deliserdang yang juga Ketua Umum LPTQ Deliserdang Darwin Zein, Forkopimda, Ketua TP PKK Deliserdang Hj.Yunita Ashari Tambunan, Wakil Ketua TP PKK Hj.Sri Pepeni Yusuf Siregar, Ketua DWP Herawati Darwin, Kakan Kemenag Abdul Haris Harahap, pimpinan OPD dan Camat se Deliserdang.
Menurut Bupati, kegiatan ini sangat penting dan strategis khususnya untuk para generasi muda Kabupaten ini. “Jika momentum ini diperkuat dengan penanaman benih generasi muda yang qurani, maka generasi muda akan menjadikan Alquran sebagai sumber inspirasi, kaedah penuntun dan landasan berfikir dalam kehidupan kesehariannya,” kata Bupati.
Ia berharap pelaksanaan MTQ ini bukan hanya dijadikan sebagai ajang untuk mengukir prestasi, namun juga dapat menumbuhkan kesadaran spiritual tentang pentingnya ajaran Alquran sebagai dasar pembangunan kepribadian umat muslim dan harus dijadikan nilai tambah untuk mempererat kebersamaan dalam menyongsong pembangunan generasi muda yang hebat dan sehat menuju Deliserdang yang maju sejahtera religius dan rukun dalam kebhinekaan.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Deliserdang, bupati menyampaikan selamat kepada para peserta yang telah mengukir prestasi pada ajang perlom- baan MTQ ini. Ia berpesan jangan cepat berpuas diri tapi lakukan langkah-langkah meningkatkan kemampuan dan terus berlatih mempersiapkan diri untuk MTQ Tingkat Propinsi Sumatera Utara.
Di akhir sambutannya, bupati atas nama pribadi dan keluarga serta Pemkab Deliserdang menyam- paikan permohonan maaf pada seluruh masyarakat Deliserdang seraya mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa ramadhan yang akan segera dilaksanakan beberapa hari mendatang.
“Insya Allah semua amal ibadah kita akan menjadi
amal ibadah yang berterima disisi Allah Swt,”kata bupati.
Sebelumnya, Ketua Panitia Penyelenggara MTQ Ke 55 Tingkat Kabupaten Deliserdang yang juga Asisten I Kesejahteraan Rakyat Setdakab Deliserdang Drs H Citra Effendi Capah, MSP dalam laporannya menjelaskan seluruh rangkaian kegiatan MTQ Ke 55 Tingkat Kabupaten Deliserdang Tahun 2022 yang dilaksanakan dari 8-12 Maret 2022 telah berjalan dengan lancar dan sukses.
Penilaian terhadap seluruh peserta yang berkompetisi di semua cabang yang diperlombakan pada MTQ ini telah selesai dilaksanakan dan telah dilaksanakan rapat Paripurna penetapan pemenang.
Hasil penilaian ini akan menjadi bahan evaluasi bagi LPTQ dan Pemkab Deliserdang dimasa yang akan datang dalam upaya peningkatan prestasi, minat dan kecintaan masyarakat terhadap kitab suci Alqur’an.
Kepada peserta terbaik akan diberikan Hadiah Kehormatan dari Pemkab Deliserdang, selanjutnya peserta Terbaik Pertama akan dilakukan pembekalan khusus dan pelatih pada 14-17 Maret 2022 untuk persiapan MTQ Tingkat Propinsi Sumatera Utara yang akan digelar 20-28 Maret 2022 di UIN-SU.
Juara Umum Berdasarkan Penilaian dan Keputusan Dewan Hakim MTQ Ke 55 Tingkat Kabupaten Deliserdang Tahun 2022 yang disampaikan Ketua Dewan Hakim DR. H Sugeng Wanto, MA, Kecamatan Percut Seituan ditetapkan sebagai Juara Umum Pertama disusul Kecamatan Pancurbatu, Tanjungmorawa, Hamparan Perak, Lubukpakam dan Kecamatan Batangkuis.
Untuk Stand Pameran Terbaik Pertama diraih Kecamatan Percut Seituan disusul Kecamatan Namorambe, Hamparan Perak, Pancurbatu, Sibolangit dan Kecamatan Beringin.
Camat Percut Seituan Ismail yang ditemui usai menerima Trophy Juara Umum mengatakan Juara Umum yang diraih ini merupakan yang ke 2 diraih Kecamatan Percut Seituan setelah tahun sebelum- nya pada MTQ ke 54 di Kecamatan Batangkuis.
“Syukur Alhamdulillah tahun ini Kecamatan Percut Seituan kembali meraih juara umum dan memboyong Trophy. Juara Umum ini merupakan yang kedua kali kami raih setelah MTQ tahun sebelumnya kami juga meraih Juara Umum. Hal ini tentunya tidak terlepas dari latihan yang dilakukan peserta dan arahan yang selalu kami berikan,” kata Ismail. (a14/a01)
Waspada/Parlin Hutasoit
Satika Simamora SE,MM (Ketua TP PKK Taput), Kapolres Taput AKBP Ronald FG Sipayung SIK,SH.MH, Ketua DPRD Taput menyampaikan paparan pada Rakerda VII Hr Waspada daerah Sumatera Utara.
Ketua PKK Taput Ajak Insan Pers Menulis Dengan Hati
TARUTUNG (Waspada):
Ketua TP PKK Taput Ny. Satika Nikson Nababan bersama Ka- polres Taput AKBP Ronald FC Sipayung SIK, SH, MH, Ketua DPRD Taput Ir Poltak Pakpahan serta Redaktur Harian Waspada David Swayana menghadiri Ra- pat Kerja (Raker) VII Wartawan Harian Waspada Daerah Su- matera Utara, bertempat di Bhi- nneka Resto Kecamatan Sipo- holon pada hari Sabtu (12/3).
Satika Simamora, SE, MM sebagai narasumber mengajak agar insan pers mampu mela- kukan pekerjaan dengan berim- bang serta menjaga komunikasi yang baik dengan sekeliling. “Ini momen yang tepat bagi kita untuk menjalin kerjasama untuk membangun daerah kita ini.
Saya mengajak dan ber- harap agar rekan-rekan insan pers mampu melakukan pekerjaan dengan berimbang serta menjaga komunikasi yang baik dengan sekeliling kita”.
Dia menyebut, media ber- peran penting dalam pelaksa- naan program kerja Pemerin- tahan terutama sebagai pemer- satu, pendamai maupun pene- tralisir sehingga kondisi masya- rakat kita semakin baik sehingga kita dapat fokus dengan tugas masing-masing.
Mari beritakan apa yang sebenarnya terjadi, tidak hanya sekadar mengejar agar menjadi
viral. “Silahkan memberikan kritikan dengan baik dan dewasa serta akan semakin baik apabila mampu memberikan solusi pada permasalahan.
U m u m n y a k i t a b i s a menulis tapi belum tentu punya hati, mari menulis dengan hati sehingga hasilnya semakin baik.
Mari saling mendoakan agar kita semua memperoleh rejeki yang baik dari Tuhan Yang Maha Kuasa,” ujar Satika.
Satika Simamora juga menjelaskan bagaimana upaya pengembangan UMKM selain kegiatan sosial serta upaya pengembangan PAUD dan PKK dalam memajukan dan men- sejahterakan masyarakat.
Menurutnya, tugas dan tanggungjawab saya dalam memimpin beberapa organisasi pasti terlibat dengan banyak kegiatan dalam menjalankan dan mendukung program Pemerintah, kita berharap agar apa yang kita lakukan dengan tulus tersebut tidak dipele- setkan.
Mari kita tetap melakukan yang terbaik untuk daerah dan keluarga kita masing-masing,”
akhir paparan Satika Simamora sekaligus membuka Raker tersebut dengan resmi.
Sebelumnya, Ketua DPRD dan Kapolres Taput menyam- paikan paparan masing-masing.
Kapolres Taput Ronald FC Sipayung berharap media turut
mengajak masyarakat umum sadar pentingnya vaksinasi.
Dampak pandemi ini bukan hanya sebatas kesehatan saja tetapi berdampak pada aspek kehidupan lainnya termasuk terhadap perekonomian masyarakat luas.
D a l a m p e l a k s a n a a n vaksinasi, Polres bersama Pemerintah Daerah berjuang keras dalam mencapai tingkat vaksinasi masyarakat kita, atas kerja keras ini sehingga Kabu- paten Tapanuli Utara dinilai oleh Pemerintah Atasan dengan kinerja baik sehingga hasilnya lebih optimal sesuai target. Kami berharap agar Media turut sebagai kontrol sosial dalam pelaksanaaan vaksinasi dan memberikan sosialisasi se- hingga pandemi ini dapat segera berlalu. Polres, Kodim bersama Pemkab Tapanuli Utara melalui Dinas Kesehatan selalu dan se- makin bekerja keras dalam mencapai vaksinasi bagi ma- syarakat Tapanuli Utara,” papar Kapolres Ronald FC Sipayung.
Kepala Biro Taput-Samosir Parlin Hutasoit selaku panitia pelaksanaan menjelaskan bahwa Raker VII selama 2 hari yang dipimpin oleh Redaktur Harian Waspada David Swa- yana, diikuti para Kabiro dan wartawan Harian Waspada se- Sumut serta para undang- an.(a09)
WASPADA
Minggu
13 Maret 2022
Budaya
Catatan Budaya
MENULIS puisi, membaca puisi, mengenalkan puisi, mengapresiasi puisi adalah empat pekerjaan berbeda meskipun sama-sama berbasis puisi.
Seorang penulis puisi akan menyandang gelar pemuisi atau penyair meski dia tidak otomatis menjadi pembaca puisi yang baik. Pembaca puisi pun akan menyandang gelar deklamator kalau kebetulan punya bakat olah vokal yang prima dan penghayatan yang baik terhadap puisi yang dia baca.
Tapi mengenalkan dan mengapresiasi puisi? Tak ada gelar untuk kerja ini. Meskipun, jujur saja, inilah pekerjaan berbasis puisi yang paling berat pelaksanaannya.
Penulis puisi boleh menuliskan apa saja dalam bait dan larik puisi yang ditulisnya. Bisa berupa untaian kata yang indah, bisa pula rangkuman diksi yang menghardik meng- hantam. Pembaca puisi pun bisa mendeklamasikan puisi siapa saja yang dia suka. Kritikus sastra bahkan bisa menguraikan panjang lebar makna jejeran kata bernama puisi itu.
Namun semua itu tak berguna jika masyarakat tak mengenalnya. Tak mampu mengapresiasinya.
Apa gunanya semua untaian kata bernama puisi itu jika masyarakat tak menyukainya? Apa faedahnya kata-kata indah bernama puisi itu jika masyarakat tak sudi mengapresiasinya?
Jika masyarakat tak menganggap puisi adalah bagian penting dari hidupnya? Lalu, untuk siapa puisi ditulis jika masyarakat tak sudi membacanya?
Disinilah kerja mengenalkan puisi menjadi penting. Sebab puisi tak cukup hanya menjadi pemuas dahaga jiwa penulisnya.
Puisi harus didorong masuk ke rumah-rumah. Menjadi bagian penting dari kehidupan di ruang tamu, kamar tidur dan dapur setiap rumahtangga.
Menjadi bahan perbincangan emak, bapak dan anak- anak di sela-sela santap malam mereka. Bahkan puisi itu harusnya menjadi bagian penting dalam upaya memperhalus kata dalam percakapan di tiap keluarga.
Mengenalkan puisi pada masyarakat tidak sekedar dengan mengajak mereka mau membacanya, tapi juga bisa mengapresiasi dan mengenal penulisnya.
Masyarakat harus diajak untuk memahami bahwa puisi bukan kalimat-kalimat aneh tak bermakna. Orang-orang harus disadarkan bahwa penulis puisi bukan pekerjaan iseng belaka. Bukan sekedar pekerjaan merangkai kata tanpa tujuan dan cita-cita mulia.
Ada banyak sekali contoh di dunia ini bagaimana puisi bisa membangkitkan gairah dan semangat satu bangsa. Di Italia, Gabriele D’Annunzio bahkan menginspirasi Mussolini hinggat tergerak untuk merebut kekuasaan.
Stalin dan Mao bahkan menjadikan puisi sebagai selubung untuk anarkisme kekuasaan yang ada di tangannya. Presiden John F Kennedy bahkan berujar; “Jika politik bengkok, maka puisi yang meluruskannya.”
Sayang, di negeri ini pekerjaan mengenalkan puisi bukanlah pekerjaan semudah membalik telapak tangan. Teman-teman pemuisi di Fosad dan di sejumlah komunitas lainnya, sudah bertahun-tahun melakukan kerja pengenalan itu tanpa satu pun institusi pemerintah berkompeten yang meliriknya. Dimana dan kemana para pekerja sastra yang mengenalkan puisi itu kemudian berada, pun tak ada pena yang sudi menuliskan jejaknya.
Kritikus Sastra, Mihar Harahap (alm) pernah menulis;
puisi seyogianya adalah hal yang tidak hanya mencerahkan, tapi juga mencerdaskan. Sebabm secara teori bangunan puisi sebagai karya sastra memiliki unsur intrinsik dan ekstrinsik, yakni suatu yang berhubungan langsung dengan kehidupan masyarakatnya.
“Dengan demikian, baik secara intrinsik (unsur dalam) maupun ekstrinsik (unsur luar) berupa situasi politik, pengetahuan alam, kebijakan pemerintah dan kondisi satu masyarakat, adalah bagian penting dari puisi yang harusnya memberi pencerahan dan mencerdaskan pembacanya,” kata Mihar.
Karena itulah, ujar Mihar, sebagai bagian dari pekerja yang rajin mengenalkan karya sastra kepada masyarakat, dia merasa penting melahirkan teori sastra sendiri yang berlandaskan pada situasi dan kondisi masyarakat dimana karya sastra itu lahir.
Mihar pun melahirkan teori sastra yang disebutnya
“Tebekule”. Yakni sebuah terori aptresiasi yang berdasarkan pada tema, bentuk, kuat dan lemahnya karya tersebut. “Saya perlu menciptakan teori sastra yang berlandaskan kondisi masyarakat Indonesia. Sebab selama ini kita, terutama di perguruan tinggi, masih menggunakan teori sastra barat untuk meneliti karya sastra Indonesia,” katanya.
Bagi Mihar, penggunaan terori barat tak dapat dibiarkan karena bertentangan dengan nilai-nilai budaya Indonesia yang pasti berbeda dengan nilai-nilai budaya Barat tersebut.
Ia mencontohkan puisi-puisi yang lahir atas dasar peristiwa politik seperti misalnya kejatuhan orde baru, masa reformasi dan pasca reformasi, yang merupakan momen sejarah perjuangan bangsa Indonesia, tak akan bisa dipahami melalui teori sastra barat.
Dan Mihar, ketika masih hidup, sampai pada kesimpulan, penggunaan terus menerus teori sastra barat itulah yang membuat upaya mengenalkan dan mengapresiasi puisi di negeri ini tak sepenuhnya berhasil, kalau tak mau disebut gagal! Dan dia, bersama rekan-rekan Fosad, pernah merasakan kegagalan apresiatif itu. Ah…… (*)
Puisi
Oleh: S. Satya Dharma
SEMANGAT untuk terus menghidup-hidupkan kesenian di propinsi ini memang terus digaungkan oleh sejumlah orang.
Fakta akan minimnya perhatian dan kepedulian dari pejabat yang berwenang bukanlah halangan.
Semangat itulah yang terus digemakan lelaki yang selalu berpenampilan necis ini. Di tengah berbagai kesibukannya sebagai ASN di Polda Sumut, pengurus Pramuka di Kwarda Sumut dan aktif di berbagai organisasi lain dimana dia terlibat sebagai pengurus, dia terus menyemangati teman-temannya untuk tak lelah menghidup-hidupkan kesenian di daerah ini.
Lelaki itu, dialah Baharuddin Saputra, SH, Ketua Umum Dewan Kesenian Sumatera Utara (DKSU). Meski periode kepengurusannya akan berakhir tahun ini, tapi Bang Bahar, begitu dia suka dipanggil, tak lantas kehilangan gairahnya untuk terus mengurusi kesenian.
Lewat channel Podcast “Senyum Om Bahar” miliknya di Youtube, dia dengan penuh semangat bahkan mengajak berbagai pihak membincangkan kondisi kesenian itu. Mendorong orang- orang untuk menaruh kepedulian yang lebih besar pada upaya menghidupkan kesenian di daerah ini.
“DKSU tak boleh mati,” katanya. Bahwa berakhirnya periode masa kepengurusan, tambahnya, tidak boleh membuat kita kehilangan semangat. “Meski sampai hari ini perhatian dari aparatur Pemprop Sumut terhadap DKSU masih minim, tapi lembaga yang dibentuk atas inisiatif seniman dan disahkan oleh Gubernur ini harus terus berkiprah,” katanya.
Karena itulah Bahar bertekad, dia bersama kawan-kawan seniman Sumut akan terus menghidupkan DKSU. Diakuinya sampai hari ini kontribusi DKSU terhadap peningkatan kualitas berkesenian di Sumut memang masih minim. “Tapi setidaknya kita sudah berusaha. Di masa mendatang kita akan tingkatkan usaha itu sampai para seniman dan aktivitas berkesenian di propinsi ini benar-benar diakui secara nasional dan internasional,” katanya.
Untuk mewujudkan cita-citanya itulah Bahar rajin melakukan lobi-lobi pada sejumlah pejabat terkait, tokoh budaya, seniman dan penggiat seni di daerah ini. “Insya Allah komitmen bersama sudah mulai tercapai. Kini tinggal merumuskannya dalam program aksi DKSU di masa mendatang,” tegasnya. Siplah! (susdha)
Baharuddin Saputra SH:
DKSU Tak Boleh Mati Album
SUATU pagi pertengahan Februari aku terbangun pukul setengah tujuh. Sudah dua hari tidak mandi karena dingin menyengat. Aku baru vaksin satu kemarinnya. Maka pagi ini aku mandi langsung mengambil wudhu.
Sudah masuk jam tujuh, aku tak lagi merasa bisa untuk salat subuh. Aku langsung membaca Al-Quran. Melanjutkan nazar yang masih surah Al-Khafi dan lanjut surah Maryam. Aku mem- baca terjemahannya. Awal surah Maryam dibuka dengan cerita nabi Zakaria yang mengkhawatirkan kelanjutan keturunannya.
Ia khawatir tak ada lagi keturunannya yang mengesakan Tuhan. Maka ia berdoa tanpa pernah berputus asa. Akhirnya Allah mengabulkan danya dengan menganugerahinya putra, yaitu nabi Yahya.
Nazarku membaca satu Al-Quran belum selesai. Padahal bulan puasa tinggal sekitar 40 hari lagi. Aku berniat mengkhatamkan sebelum masuk Ramadan. Kalau bisa minimal 10 halaman sehari, maka 300 halaman lagi bisa selesai 30 hari.
Saat ini kegiatanku tak ada yang memerlukan deadline kecuali menunaikan nazar diatas. Minggu lalu selesai mengirim satu opini ke Waspada. Heikal juga sedang mengerjakan pendaftaranku untuk seleksi peserta Ubud Writers & Readers Festival (UWRF).
Kebetulan tahun ini pesyaratan peserta penulisnya adalah cerpenis yang konsisten menulis cerpen.
Kupikir sejak 2013 hingga kini aku terus konsisten menulis cerpen. Puncaknya di tahun 2020 aku menulis 10 cerpen. Tahun lalu menulis 3 cerpen dan satu novelet 100 halaman. Masuk 2022, masih Februari, aku sudah menulis dua cerpen. Bahkan saat ini sudah ada dua ide cerpen dalam kepalaku, tinggal menuangkannya.
Cerpen yang satu bertema tanah-tanah di Lembang yang sudah banyak beralih tangan kepada para pengusaha China dan segelintir pribumi kaya Jakarta. Kedua tentang hantu gigi.
Menceritakan kembali arwah penasaran yang ketika dikebumikan, ternyata gigi palsu emasnya belum dicopot. Tahun 2004 hantu ini menggemparkan Tanjungbalai.
Heikal sudah selesai proses penerimaannya di Universitas Padjadjaran bersamaan dengan penerimaan beasiswanya melalui LPDP. Kami sudah berniat balik ke Medan. Sebabnya kuliah Heikal sampai dengan April masih daring. Kami sudah rindu makan ikan dan kerang sepuasnya di Tanjungbalai. Kampung halaman keduaku. Sudah lebih tiga bulan kami meninggalkan Medan.
Ada banyak hal yang mau ditulis. Salah satunya tentang keadaan di sekitar Daarut Tauhiid (DT) Bandung. Aman dan nyaman selalu
disitu. Setiap hari Minggu sekitaran DT ramai dikunjungi para pelancong religius ini. Ada yang sekedar sarapan lontong kari dan nasi lemak yang berikon Tanpa MSG. Akupun sudah beberapa kali mencicipi makanan sarapan yang terasa kehalalannya besar sekali.
Dijual oleh gadis-gadis muda yang ramah dan berakhlak sangat melayani pembeli. Paling menarik disekitar DT adalah pada waktu salat, wajib semua toko, baik yang modern maupun tradisional berhenti melakukan jual beli. Para pedagang meninggalkan tempat jualannya tanpa merasa khawatir ada pencuri. Semua melaksanakan salat berjamaah di mesjid.
Suasana aman nyaman ini sudah lama terbangun. Saya pernah datang kesini beberapa kali sekitar dua puluh tahun yang lalu.
Waktu itu Aa Gym baru naik daun. Bangunan mesjid masih sangat sederhana. Saya datang dari Jakarta dengan membawa Heikal yang waktu itu berusia lima tahun. Bersengaja untuk mengikuti salat berjamaah dengan Aa Gym sebagai imam dan mendengar cermahanya.
Paling khusus adalah ketika melakukan doa bersama, dipimpin oleh Aa Gym langsung. Sebegitu ramainya orang yang ada waktu itu mengikuti doa, semua menangis tersedusedu.
Sebab da Aa Gym sangat menyentuh hati. Terutama ketika menyebutkan dsa-dosa kita. Tapi ada hal yang menarik, serang teman guru MAN 2 Medan, tak setitikpun mengeluarkan air mata ketika mengikuti doa. Demikian juga seorang teman lain asal Rantau Prapat.
Aa Gym telah menciptakan Gegerkalong Girang bersuasana islami. Sungguh memang kita membutuhkan sosok pemimpin umat yang bisa dijadikan teladan seperti Aa Gym yang bernama lengkap Abdullah Gymnastiar. Hingga saat ini, tempat mana yang namanya begitu disebut-sebut, hingga semua orang yang datang ke Bandung tidak akan alpa singgah ke DT.
Di kawasan inilah kami, saya dan Heikal, memilih tempat tinggal. Lokasi DT memang tidak terlalu luas. Namun kemeriahan sepertinya selalu ada. Selalu hadir keamanan dan kenyamanan.
Kapan kita punya sosok pemimpin seperti Aa Gym? Punya kawasan islami yang aman dan nyaman?
Bandung memang punya daya tarik tersendiri. Terutama alamnya. Sejuk dan sesekali saja gerah. Apalagi dibanding Medan, hampir selalu panas, sekalipun di musim hujan. Di Bandung setiap hari dalam waktu 24 jam, ada hujan turun.
Mau lebat atau sekadar gerimis yang menawarkan sejuk.
Dingin tidak menggigit hingga ke tulang ketika hujan deras turun.
Atau hujan di hulu, di pegunungan daerah Lembang yang terkenal dekat dengan Tangkuban Perahu. Menuju Lembang akan terlilihat hamparan rumah penduduk dan kebun sayur para petani, seperti
Oleh: Nevatuhella
Catatan Perjalanan Budaya (4)
Aman Dan Nyaman Di Daarut Tauhiid
kol, sawi, wortel, kentang hingga stroberi.
Farm House, masih di Lembang menjadi tujuan wisata alam yang sudah dipermak dengan modernisasi. Tak payah mencapainya. Dari pusat kota Bandung bisa naik oplet dengan ongkos Rp 10 ribu. Mana tau tertarik jalan dengan oplet.
Keistimewaan oplet atau angkot ini, ia bisa memotng jalan melalui jalan warga untuk menghindari macet yang mengular. Sebagai pengakhir catatan ini, saya tuliskan beberapa pantun yang berikatan.
Sudah lama tidak melamun Karena kasih sudah kembali Sudah lama tidak berpantun Inilah dia pelipur hati Buah durian bentuknya bulat Diperam emak dibawah kolong Jangan tuan salah alamat
Daarut Tauhiid ada di Gegerkalong Anak tiri anak kandung
Jangan berpilih memberi duit Kalau datang ke kota Bandung Jangan tak singgah di Daarut Tauhiid Anak muda berbaju kaos
Kantong tebal berisi duit Kalau berwisata ke Farm House Singgah solat di Daarut tauhiid Naik mendaki ke kota Lembang Tiba disana bengkaklah kaki Maksud hati untuk bertandang Rupanya dapat si jantung hati Merantau ke Tanah Deli Bertemu semang India Sudah merindu hati Pulang ke kampung sendiri
Begitulah adat kita Melayu. Hujan emas di negeri orang, hujan batu di negeri awak. Memilih balik. Begitulah cinta kampung halaman. Hendak mati pula di ujung kuku. Dan semoga saja pantun ini tak sampai ke telinga Goblin. Kasihan dia lari terbirit- birit.
*Bandung, 22/2/22
Jejak Literasi Sekolah Berprestasi
peserta didik meningkat.
Jejak literasi sekolah ber- prestasi dilakukan dengan adanya pengembangan dan penguatan literasi menjadi sebuah gerakan dan aksi nyata.
Membentuk tim literasi sekolah (gerakan literasi di Sekolah dior- ganisasikan oleh tim literasi sekolah yang terdiri dari Kepala sekolah, wakil, kepala perpus- takaan, staf sarana prasarana, guru bahasa, dan tenaga kependidikan).
Melakukan koordinasi dan sosialisasi kepada orang tua, tenaga pendidikan, masyarakat serta dunia usaha/industri, kantor perpustakaan daerah, dinas komunikasi dan informasi serta media massa).
Membangun komitmen bersama untuk mencapai prestasi baik akademik maupun non akademik dengan cara me- numbuhkan harapan prestasi tinggi (mengadakan berbagai lomba dalam kegiatan class meeting, mendorong peserta didik untuk mengikuti berbagai lomba, memiliki komitmen dan motivasi yang kuat untuk ber- prestasi), serta menumbuhkan kemauan untuk berubah (mengikutsertakan guru dan peserta didik) untuk terus berkarya dan berprestasi.
Jejak pelaksanaan gerakan literasi sekolah ini tidak sulit.
Gerakan literasi sekolah bisa dilakukan dengan cara seder- hana, yaitu dengan membaca atau menulis selama 15 menit yang dilakukan oleh guru dan siswa secara bersama-sama. Se- lain itu beberapa contoh Gera- kan Literasi Sekolah bisa dilaku- PENDIDIKAN dan ilmu
pengetahuan dua mata pisau yang harus diasah di bangku sekolah untuk memotong ke- bodohan. Dua konsep terse- but sistem yang harus berpadu sejalan dalam menciptakan manusia berbudi pekerti di tengah perkembangan zaman, ilmu pengetahuan, dan tekno- logi yang pesat saat ini.
Bila seseorang telah berbu- di pekerti, bertaqwa, berbudaya, dan berilmu pengetahuan maka sistem tersebut telah dipahami dengan baik di bangku sekolah.
Apabila sampai pada pendidi- kan yang paling tinggi, ia akan bersikap seperti padi, makin berisi makin merunduk.
Di sinilah keistimewaan pendidikan dan ilmu pengeta- huan yang sesuangguhnya ka- rena dapat diamati dan dirasakan.
Sejalan dengan pendapat di atas, untuk mewujudkan cita- cita luhur pendidikan dalam rangka meningkatkan ilmu pengetahuan peserta didik, gerakan literasi yang baik harus digalakkan. Gerakan literasi merupakan pondasi utama sekolah berprestasi.
Semua siswa telah menda- patkan ilmu pengetahuan dengan gerakan literasi yang ideal. Ke- idealan tersebut terlihat dari jejak literasi sekolah. Berdasarkan urai- an di atas, apakah yang dimaksud dengan literasi sekolah?
Gerakan Literasi di sekolah merupakan wujud komitmen yang kuat dari seluruh kompo-
nen sekolah untuk selalu belajar dan bekerja secara maksimal yang didorong semangat untuk menjadikan aktivitas membaca, menulis, berkarya, dan ber- prestasi menjadi satu budaya yang harus digalakkan sekolah.
Kesungguhan dan kemauan yang kuat untuk menjadikan gerakan literasi sebagai ikhtiar bersama mewujudkan sekolah sebagai organisasi pembelajar yang menjadikan warganya sebagai pembelajar sepanjang hayat dengan membangun budaya literasi di sekolah untuk menyiapkan generasi melek informasi, generasi melek lite- rasi, yang akan menjadi kompo- nen penting bagi peningkatan prestasi peserta didik.
Kegiatan literasi disekolah harus didasarkan pada tujuan mulia dalam menumbuhkem- bangkan budi pekerti peserta didik melalui pembudayaan ekosistem literasi sekolah yang diwujudkan dalam Gerakan Literasi Sekolah (GLS).
Agenda pengembangan lite- rasi di sekolah harus diarahkan dalam meningkatkan kapasitas warga dan lingkungan sekolah agar literat, menjadikan sekolah sebagai tempat belajar yang menyenangkan dan ramah anak agar warga sekolah mam- pu mengelola pengetahuan serta menjaga keberlanjutan pembelajaran dengan mengha- dirkan beragam buku bacaan dan mewadahi berbagai strategi membaca agar prestasi belajar
kan dengan cara berikut ini.
Pertama, adanya jadwal wajib kunjungan perpustakaan.
Jadwal berkunjung ke perpus- takaan adalah contoh program gerakan literasi yang pertama yang bisa dilaksanakan di seko- lah. Program ini bisa diim- plementasikan dengan cara menyusun jadwal sedemikian rupa sehingga setiap kelas bisa mengunjungi perpustakaan.
Bukan hanya berkunjung saja, tetapi wajibkan pula siswa untuk meminjam buku, me- nyusun resume dari beberapa lembar buku yang telah dibaca- nya kemudian wajibkan pula siswa untuk mengembalikan buku.
Kedua, pemberdayaan ma- ding setiap kelas. Pemberdayaan mading di setiap kelas ini bisa dilakukan dengan cara mewa- jibkan siswa untuk membaca bebas ataupun mencari refe- rensi apapun di sekitar sekolah setidaknya selama 10 menit.
Setelah itu, wajibkan siswa untuk membuat laporan, ka- rangan ataupun resume dari apa yang dibacanya ataupun di- amatinya, dan hasilnya tempel- kan pada mading kelas. Sebagai langkah awal program ini bisa dilakukan setiap seminggu sekali.
Ketiga, membaca buku teori. Buku non pelajaran yang dimaksudkan di sini bisa berupa buku cerita, novel ataupun buku jenis lain yang lebih mengajarkan nilai budi pekerti, kearifan lokal, nasionalisme dan lain-lain yang lebih disesuaikan pada tahap perkembangan siswa.
Keempat, posterisasi seko- lah. Membuat poster-poster
Oleh: Marataon Nasution & Enni Suraidah
yang berisi ajakan, motivasi mau- pun kata mutiara yang ditempel atau digantung di beberapa spot di kelas atau di sekolah.Kelima, membuat pohon literasi. Pohon literasi bisa di- buat oleh siswa secara mandiri.
Nantinya daun-daun yang ada pada pohon literasi bisa ditulis dengan nama-nama siswa sekelas/cita-cita siswa/karakter mulia yang harus dilakukan.
Keenam, membuat sudut baca di sekolah. Sudut baca merupakan suatu tempat khusus di bagian kelas/sekolah dimana tersedia kumpulan buku bacaan dan tempat duduk yang nyaman untuk membaca.
Tempatnya bisa di depan kelas, pojok kelas, samping kantin, depan ruang guru, samping mushola sekolah, dan lain-lain.
Ketujuh, membuat papan karya literasi siswa di Setiap Kelas.Papan karya literasi adalah sebuah papan untuk menem- pelkan hasil karya literasi siswa.
Papan karya literasi ini bisa diprogramkan di setiap kelas.
Beragam karya literasi seperti cerpen maupun puisi bisa dibuat oleh siswa. Hasil karyanya itu yang kemudian ditempel di papan karya literasi.
Sejalan dengan itu, man- faat literasi di sekolah berpres- tasi diperkuat dengan indikator berikut ini. Pertama, sekolah memiliki team work yang kom- pak dan dinamis yang di perkuat dengan tenaga pendidik dan kependidikan yang berusia rela- tif muda sehingga menjadi daya dukung untuk percepatan pro- gram yang digulirkan.
Kedua, tingginya keinginan dan motivasi peserta didik untuk terus berkembang dan berkarya serta berprestasi untuk pe- ngembangan potensi diri dan membanggakan almamater.
Ketiga, kepala sekolah, guru, dan tenaga pendidikan memiliki kompetensi dan dedikasi tinggi untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas.
Keempat, adanya bantuan pemerintah pusat untuk men- dukung pengembangan mutu sekolah dan aktivitas belajar mengajar di sekolah. Kelima, terjalinnya kemitraan yang baik antara pihak sekolah dengan instansi pemerintah daerah dan swasta serta dengan sekolah lain.
Keenam, komite sekolah sangat mendukung setiap pro- gram yang dibuat sekolah, sehingga memudahkan sekolah dalam mengembangkan sum- ber daya secara optimal. Ketu- juh, kepercayaan, kepedulian ,dan perhatian serta motivasi kuat dari dinas pendidikan dan pengawas sekolah untuk me- macu pihak sekolah untuk se- nantiasi berkreasi dan berpres- tasi dalam bidang literasi.
Berdasarkan uraian di atas, disimpulkan bahwa gerakan literasi sangat penting bagi pihak sekolah sebagai langkah me- ningkatkan ilmu penetahuan siswa dalam berbagai bidang.
Dengan itu, literasi sekolah berprestasi dapat dilaksanakan dan tidak mengabaikannya. Amin.
*Penulis guru SMAN 1 dan 3 Panyabungan, Mandailing Natal, Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara.
Suluh Fiksi Menjamah Sejarah
Oleh: Finka Novitasari
PETUALANGAN mence- kam terhampar dari cerpen
“Akhir Malam Pelukis Tayuh”
(Kompas, 06/03/2022) gubahan penulis asal Magelang, Ranang Aji SP. Mengambil latar tragedi berdarah 1965, cerpen tersebut mengungkap konflik-konflik batin menyaksikan api kema- rahan terhadap PKI kala itu.
Tragedi 1965 merupakan pertumpahan darah paling ke- lam dan menjadi bagian penting dalam sejarah panjang Indone- sia. Tragedi 1965 adalah sebuah trilogi yang meliputi G30S, Pas- ca-G30S—ketika terjadi pem- bantaian setengah juta jiwa—
, dan pembuangan ke Pulau Buru (1969 – 1979) (Adam, 2004:
Taum, 2006).
Banyak sastrawan yang menjadikan peristiwa tersebut sebagai latar belakang suatu karya sastra, baik dalam bentuk novel, puisi, cerpen, dan karya sastra lainnya. Tragedi 1965 bagaikan sumur inspirasi yang tidak akan ada habisnya dan selalu menarik untuk untuk digali.
“Hidup adalah lautan pe- tunjuk, dalam setiap tetesnya rasa asin mengarahkan kita ke dalam misteri di belakang- nya” (Orhan Pamuk, peraih nobel sastra asal Turki). Sejarah itu panjang, beribu-ribu tahun
dan beribu-ribu pula tafsir yang ditulis. Sebagaimana dikatakan dalam paragraf tersebut selama tanda-tanda tampak, misteri itu pun tampak.
Manusia diposisikan seba- gai subjek dan objek dalam seja- rah. Manusia sebagai subjek sejarah berarti tindakan manu- sia menentukan arus kesejara- han. Manusia sebagai objek menandakan manusia sebagai sasaran dari sejarah. Sejarah dapat terjadi dan berakibat pada manusia itu sendiri.
Cerpen “Akhir Malam Pelu- kis Tayuh” merefleksikan penga- laman mencekam tokoh Mar- mo yang tengah dilanda kega- mangan ketika hendak diekse- kusi mati karena dituduh sebagai aktivis atau simpatisan komunis.
Ranang, dalam cerpennya, mengambil setting pasca-G30S.
Dalam cerpen tersebut me- nempatkan tokoh Marmo seba- gai subjek utama yang sekaligus subjek teraniaya. Namun, bu- kan hanya bersebab kronologi- nya yang hendak dieksekusi mati, melainkan terdapat sesuatu yang lebih buruk daripada segala jenis ancaman kematian, yang juga menjadi ending dari cerpen tersebut.
“Mereka ditangkap karena menjadi aktivis atau simpa-
tisan komunis. Tapi, Marmo merasa tak punya hubungan sama sekali dengan politik. Itu sebuah kekeliruan, katanya, politik seharusnya digunakan untuk meluruskan. Bukan sebaliknya.”
Penggalan paragraf tersebut secara gamblang menunjukkan tragedi 1965 sarat akan pelang- garan HAM yang berat. Pada tahun tersebut banyaknya penangkapan, pemenjaraan, dan pembunuhan terhadap orang-orang yang dituduh PKI, simpatisan PKI, bahkan orang yang tidak tahu-menahu tanpa melalui proses peradilan.
Ranang tidak hanya berkutat pada tragedi 1965 sebagai sum- ber permasalahan, ia menyisip- kan unsur budaya yang tentu menarik untuk dieksplorasi.
Mencari kebaruan dalam karya sastra merupakan suatu hal yang esensial. Ia memilih cara lain untuk mengembangkan plot, membangun konflik, menyia- sati penyajian peristiwa, dan sebagainya sesuai dengan selera estetisnya.
Kekentalan budaya Jawa dapat diketahui dari kebiasaan Marmo yang gemar melukis tayuh. Dalam catatan kaki, Ranang memberi penjelasan mengenai tayuh dalam Ilmu Kejawen adalah cara berkomu- nikasi dengan sesuatu yang gaib untuk mendapatkan jawaban
atas suatu hal. Beberapa pelukis Jawa menggunakan cara itu.
Gambaran akan eksotisme budaya Jawa yang dibangkitkan kembali dalam bentuk karya sastra tentu tidak terlepas dari latar belakang penulis itu sendiri.
Sastrawan sebagai anggota masyarakat secara sengaja atau tidak menjelmakan pandangan dunia itu di dalam karyanya.
Bagaimana ia menanggapi persoalan-persoalan sosial budaya yang tumbuh di dalam masyarakatnya (Triadnyani, 2017: 137). Dari sudut penga- rang, kaidah itu dijadikan sebagai acuan untuk pengembangan penulisan.
Dikisahkan tokoh Marmo tidak jadi mengalami eksekusi seperti dua puluh sembilan orang lainnya. Justru ia menda- pat tugas dari Kapten Firman untuk melukis foto ibunya yang sudah rusak parah mengguna- kan ritual tayuh. Kelegaan hati Marmo terasa ketika Kapten Firman menyuruh Sersan untuk memberikan apa yang dibutuh- kan. Namun, Marmo akan ditembak jika berupaya hendak melarikan diri. Untuk melaksa- nakan ritual tayuh, Marmo mesti pulang terlebih dahulu.
Dan, permintaannya tersebut disetujui oleh Sersan.
Kendati demikian, ketika semuanya tenang kembali, Marmo justru mendapati
kenyataan yang jauh lebih menyakitkan.
“Marmo tak menghirau- kan. Tubuhnya kaku tak bergerak, jiwanya lunglai terjebak dalam gejolak marah.
O t a k n y a m e n c o b a t e r u s menyangkal bahwa istrinya telah mengkhianatinya, tapi itu sia-sia. Dalam gelombang hinaan yang dirasakannya, pikirannya terseret arus ingatan, ketika istrinya tertawa di depan Sersan. Meskipun berusaha untuk menyangkal, tapi pikiran itu justru mem- buat hatinya tak karuan.”
Melalui paragraf tersebut tergambar jelas perasaan Marmo mendapati kenyataan bahwa istrinya telah berseling- kuh dengan Sersan.
“Akhir Malam Pelukis Tayuh”
berkisah tentang seseorang dengan peristiwa terbatas dan masalah juga terbatas. Dalam keterbatasan itulah cerita ditun- tut padat dan mudah dime- ngerti. Kepadatan cerita terse- but ditandai dengan keutuhan penanda awal dan akhir. Kisah dalam cerpen tidak identik dengan berakhirnya kisah.
Justru, akhir kisah menjadi awal bagi pembaca melanjutkan kisah para tokoh dalam imajina- sinya dengan dasar pengalaman hidup masing-masing. Maka dari itu, kisah berlanjut menjadi beragam dan tidak berakhir
karena terus ada dalam benak para pembacanya.
Konflik batin yang digam- barkan pengarang melalui suasana yang dibangun yaitu masih minimnya nilai-nilai kemanusiaan. Penokohan Kapten Firman dan Sersan dengan wataknya sebagai ‘pe- nonton’ yang ‘menyetujui’
pembantaian terhadap tokoh- tokoh komunis. Serta, cara pengarang mengakhiri cerita tidak identik dengan berakhir- nya kisah hidup para tokoh.
Pengarang menyusun rangkai- an peristiwa dengan padat dengan memperhitungkan kepentingan cerita.
Kesatupaduan yang terjalin, khususnya peristiwa-peristiwa fungsional, kaitan, dan acuan, yang mengandung konflik, atau seluruh pengalaman kehidupan yang hendak dikomunikasikan, memiliki keterkaitan satu dengan yang lain. Sejatinya, fiksi dan sejarah adalah jagat yang berbeda. Namun, berbeda bukan berarti berseberangan.
Melalui cerpen “Akhir Malam Pelukis Tayuh” dapat dijadikan alternatif untuk menggeledah sejarah kelam Indonesia dalam kemasan fiksi.
*Finka Novitasari, mahasiswi Universitas Alma Ata, Yogyakarta.
Anggota Komunitas Penulis Anak Kampus (KOMPAK).