STANDAR PELAYANAN
BALAI PENGUJIAN KESEHATAN IKAN DAN LINGKUNGAN SERANG TAHUN 2022
NOMOR:126/BPKIL/OT.210/V/2022 DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
KEPALA BALAI PENGUJIAN KESEHATAN IKAN DAN LINGKUNGAN SERANG
Menimbang : a. Bahwa dalam rangka melaksanakan amanat Undang-undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, yang mewajibkan setiap institusi penyelenggaran pelayanan publik baik yang melaksanakan pelayanan langsung maupun tidak langsung, untuk menyusun dan menetapkan Standar Pelayanan;
b. Bahwa untuk melaksanakan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 15 Tahun 2014 tentang Pedoman Standar Pelayanan dipandang perlu menetapkan Surat Keputusan Kepala Balai Pengujian Kesehatan Ikan Dan Lingkungan Serang untuk menetapkan dan menerapkan Standar Pelayanan.
Mengingat : a. Peraturan Pemerintah Nomor 96 tahun 2012 tentang Pelaksanaan Undang-undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik;
b. Peraturan Menteri PAN dan RB Nomor 38 Tahun 2012 tentang Pedoman Penilaian Kinerja Unit Pelayanan Publik;
c. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor 15 Tahun 2014 tentang Pedoman Standar Pelayanan;
d. Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 33/PERMEN- KP/2017 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 32/PERMEN-KP/2014 tentang Pelayanan Publik di Lingkungan Kementerian Kelautan dan Perikanan;
e. Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 6/PERMEN-KP/2017 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Kelautan dan Perikanan (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2017 Nomor 220);
KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN DIREKTORAT JENDERAL PERIKANAN BUDIDAYA
BALAI PENGUJIAN KESEHATAN IKAN DAN LINGKUNGAN SERANG
JL. RAYA CARITA DESA UMBUL TANJUNG KEC.CINANGKA PO.BOX 123 ANYER LOR, SERANG 42167 TELP./FAX : (0254) 650431, EMAIL : [email protected]
LAMAN : www.kkp.go.id
1 I. PENDAHULUAN
Sebagai tindak lanjut dari Peraturan Presiden Nomor 2 Tahun 2015 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2020-2024, pembangunan kelautan dan perikanan lima tahun kedepan diarahkan untuk memenuhi tiga pilar yang saling terintegrasi, yakni kedaulatan (sovereignty), keberlanjutan (sustainability), dan kesejahteraan (prosperity). Sektor perikanan dan kelautan merupakan sektor yang diharapkan mampu menjadi salah satu pilar ketahanan pangan nasional. Untuk itu, guna mencapai tingkat yang lebih maskimal di tahun-tahun mendatang, maka perlu upaya dan kerja keras dari setiap elemen untuk membangun sektor kelautan dan perikanan.
Perkembangan perikanan budidaya saat ini sudah semakin meningkat, sejalan dengan pertumbuhan penduduk dan kesadaran masyarakat dalam memilih panganan yang berkualitas, salah satunya adalah produk perikanan budidaya sebagai sumber protein hewani. Untuk memenuhi kebutuhan produk perikanan budidaya segala upaya dalam mengembangkan teknologi budidaya ikan telah dilakukan baik oleh pemerintah maupun masyarakat. Di sisi lain dari kesempatan meningkatkan ekonomi masyarakat dari subsektor perikanan budidaya terdapat ancaman yang harus diwaspadai, yaitu timbulnya berbagai dampak dan risiko yang diakibat oleh penurunan kualitas lingkungan akibat aktivitas budidaya ikan itu sendiri serta berbagai sektor pembangunan. Salah satu dampak yang disebabkan adanya penurunan kualitas lingkungan, sudah banyak ditemukan kasus serangan penyakit ikan baik skala kecil maupun besar yang terjadi dan mengakibatkan kerugian secara ekonomis. Berbagai upaya yang dilakukan untuk mengatasi serangan penyakit dan pengendalian lingkungan tanpa memperhitungkan keamanan pangan dan kelestarian sumberdaya alam adalah ancaman yang serius baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.
Sesuai dengan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2021 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 67/PERMEN-KP/2020 tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Perikanan Budidaya, BPKIL Serang merupakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) di bidang pemeriksaan hama, penyakit ikan dan lingkungannya yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Direktur Jenderal Perikanan Budidaya (DJPB). Untuk melaksanakan tugas tersebut, BPKIL Serang menyelenggarakan beberapa fungsi, antara lain:
a. Penyusunan, pemantauan, dan evaluasi rencana, program, dan anggaran, serta pelaporan;
b. Penyiapan metode uji hama dan penyakit ikan, obat ikan, residu, pakan ikan, dan lingkungan perikanan budidaya;
c. Pengujian penapisan dan konfirmasi hama dan penyakit ikan, residu, pakan ikan, dan lingkungan perikanan budidaya;
d. Pelaksanaan uji profisiensi penyakit ikan, obat ikan, residu, pakan ikan, dan lingkunganperikanan budidaya;
e. Pelaksanaan surveilan, monitoring, deteksi dini, dan penanganan penyakit ikan;
f. Pengujian kelayakan mutu, khasiat, dan keamanan obat ikan;
g. Pelaksanaan surveilan pakan dan obat ikan;
h. Pelaksanaan kerjasama teknis hama dan penyakit ikan, obat ikan, residu, pakan ikan, dan lingkungan perikanan budidaya;
i. Pengelolaan dan pelayanan sistem informasi dan publikasi hama dan penyakit ikan, obat ikan, residu, pakan ikan, dan lingkungan perikanan budidaya;
j. Pelaksanaan bimbingan teknis hama dan penyakit ikan, obat ikan, residu, pakan ikan, dan lingkungan perikanan budidaya; dan
Lampiran : Standar Pelayanan Balai Pengujian Kesehatan Ikan Dan Lingkungan Serang Nomor : 126/BPKIL/OT.210/V/2022
Tanggal : 17 Mei 20212 Tentang : Standar Pelayanan
2 k. Pelaksanaan urusan ketatausahaan.
Sesuai dengan tugas dan fungsinya BPKIL Serang menyelenggarakan pelayanan teknis di bidang kesehatan ikan, dan lingkungannya serta uji mutu obat ikan guna mendukung program DJPB dalam peningkatan produksi perikanan budidaya yang memiliki daya saing tinggi serta aman dikonsumsi.
Perikanan budidaya berkelanjutan sebagaimana dipaparkan di atas adalah memenuhi 3 aspek yakni ekonomi, sosial, dan ekologi. Peranan BPKIL Serang dalam mendukung program perikanan budidaya yang berkelanjutan sesuai dengan tusinya dilakukan dengan melakukan pelayanan pengujian, analisis data dan penanganan teknis di bidang kesehatan ikan dan lingkungannya; monitoring, surveillance, zonasi serta eradikasi hama dan penyakit ikan; serta diseminasi teknologi bidang kesehatan ikan dan lingkungan. Sedangkan peranan BPKIL Serang dalam peningkatan daya saing di pasar global adalah dengan melakukan pengawalan mutu dan keamanan pangan hasil perikanan budidaya selama berlangsungnya proses budidaya, meliputi;
pemantauan bahan pencemar berbahaya bagi konsumen, pengujian residu serta pengujian mutu dalam proses pendaftaran, peredaran dan penggunaan obat ikan dalam rangka pendaftaran dan sertifikasi Cara Pembuatan Obat Ikan yang Baik (CPOIB). Untuk mewujudkan tugas dan fungsinya BPKIL Serang menetapkan visinya yaitu “Menjadi yang terdepan dalam Pengelolaan Kesehatan Ikan dan Lingkungan”. Dalam rangka mewujudkan visi tersebut, maka BPKIL Serang menetapkan misi sebagai berikut:
- Terwujudnya pelayanan prima di bidang kesehatan ikan dan lingkungan;
- Menjadi pelaksana Uji lapang yang mandiri dan professional;
- Menjadi laboratorium acuan di bidang kesehatan ikan dan lingkungan.
Komitmen BPKIL Serang dalam melaksanakan tugas dan fungsinya adalah memberikan pelayanan prima dalam hal pengujian yang dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dan hukum, bertindak profesional, berorientasi pada kepuasan pelanggan, selalu melakukan perbaikan sistem manajemen dan pemutakhiran metode pemeriksaan serta berorientasi sebagai laboratorium acuan nasional. Hal ini telah diwujudkan dengan telah terakreditasinya BPKIL Serang sebagai laboratorium penguji dalam penerapan metode standar cara berlaboratorium yang baik dilakukan dengan menerapkan sistem manajemen mutu laboratorium (SNI-ISO 17025:2017/ ISO- IEC 17025:2005). Sertifikat akreditasi dari Komite Akreditasi Nasional (KAN) sebagai laboratorium pengujian diperoleh pada Bulan Maret Tahun 2013 dengan nomor LP-704-IDN.
Pencapaian terhadap komitmen pelayanan publik yang baik sangat ditentukan oleh kapasitas pelayanan laboratorium uji.
II. VISI DAN MISI A. Visi
Visi BPKIL Serang dalam memberikan pelayanan kepada publik, yaitu:
“Terdepan dalam Memberikan Pelayanan Bidang Pengelolaan Kesehatan Ikan dan Lingkungan”
B. Misi
Guna mewujudkan visi di atas, maka BPKIL Serang menetapkan beberapa misi sebagai berikut:
1. Memberikan pelayanan yang professional dan berorientasi pada kepuasan pelanggan;
2. Meningkatkan pelayanan bidang pengelolaan kesehatan ikan dan lingkungan melalui pemanfaatan teknologi informasi;
3. Memberikan pelayanan bimbingan teknis secara aplikatif; dan
4. Mewujudkan BPKIL Serang sebagai rujukan nasional dalam memberikan pelayanan bidang pengelolaan kesehatan ikan dan lingkungan.
III. MAKLUMAT PELAYANAN
3 Jaminan pelayanan BPKIL Serang tertuang dalam Maklumat Pelayanan, yaitu sebagai berikut:
1. Pimpinan beserta seluruh pegawai BPKIL Serang berjanji dan sanggup untuk melaksanakan pelayanan sesuai dengan Standar Pelayanan;
2. Pimpinan beserta seluruh pegawai BPKIL Serang berjanji dan sanggup untuk memberikan pelayanan sesuai dengan kewajiban dan akan melaksanakan perbaikan secara terus menerus;
3. Pimpinan beserta seluruh pegawai BPKIL Serang bersedia untuk menerima sanksi dan/
atau memberikan kompensasi apabila pelayanan yang diberikan tidak sesuai standar.
IV. MOTTO PELAYANAN
Motto pelayanan BPKIL Serang, yaitu:
PRIMA (Profesional, Ramah, Inovatif, Melayani, dan Akurat).
V. WAKTU PELAYANAN
Senin – Kamis : 08.00 - 16.00
Jumat : 08.00 - 16.30
VI. PRODUK PELAYANAN
Dalam memberikan pelayanan kepada publik, BPKIL Serang menyelenggarakan pelayanan jasa bidang pengelolaan kesehatan ikan dan lingkungan, berupa:
1. Pelayanan Pengujian Laboratorium
Pelayanan pengujian laboratorium yang dilakukan oleh Laboratorium Uji BPKIL Serang menerapkan Sistem Mutu Laboratorium berdasarkan SNI ISO/IEC 17025:2017. Beberapa parameter pengujian yang dapat dilakukan oleh Laboratorium Uji BPKIL Serang seperti yang ditampilkan pada Tabel berikut.
No. Parameter Pengujian Metode Pengujian Peralatan Pengujian A. Laboratorium Kualitas Air dan Tanah
1. Alkalinitas Kit Thermometer, Refraktometer,
pH-meter, Digital/ Manual Buret, Erlenmeyer, Digital Analytical Balance, Pipette,
Labu Ukur, Oven, Beaker Glass, Pipette Aid/Bulp, Botol Semprot, Hot Plate, Desicator, Botol Pereaksi, DO-meter, Spectrophotometer, Personal
Computer, Erlenmeyer, Pipette, Labu Ukur, Beaker
Glass, Pipette Aid/ Bulp, Digital Analytical Balance,
Oven, Botol Semprot, Desicator, Reduction Column,
AAS, Personal Computer, Hollow Cathode Lamp, Labu
Ukur, Beaker Glass, Corong Gelas, Kaca Arloji, Heater, Digital Analytical Balance, Labu Semprot, Erlenmeyer,
Plankton Net, Microscope, botol sampel, pippete 1 ml, Sedweight Rafter, Cammener,
Digital Camera, Haemacytometer, pippete 1
ml, Microscope, Sedweight 2. Analisis Klorofil Kualitatif Spektrofotometri
3. Asam Sulfida (H2S) Spektrofotometri 4. Chemical Oxygen Demand
(COD) Spektrofotometri
5. Chemical Oxygen Demand (COD)
Kit 6. Daya Hantar Listrik (DHL) Elektrometri 7. Fitoplankton dan
Zooplankton (Setting Volume / Displacement Volume)
Mikroskopis
8. Hidrogen Sulfida Spektrofotometri 9. Identifikasi Fitoplankton
sampai Genus Mikroskopis
10. Indeks Keragaman,
Keseragaman dan Dominansi Fitoplankton
Mikroskopis
11. Kadar Amonia / N-Amonia Spektrofotometri
12. Kadar Amonium Kit
13. Kadar Biologycal Oxygen
Demand (BOD) Titrimetri
14. Kadar Fosfat (Total Fosfat) Spektrofotometri
15. Kadar Klorin Kit
16. Kadar Nitrat Kit
17. Kadar Nitrat Spektrofotometri
18. Kadar Nitrit Spektrofotometri
19. Kadar Nitrit Kit
4
20. Kadar Sulfat Spektrofotometri Rafter, Hand Counter, pH-
meter, Heating Digestion Unit, Stem Destilling, Destruction
Tube, Digital Analytical Balance, Buret, Vacuum Pipette, Erlenmeyer, Labu Takar, Heating Digestion Unit,
Stem Destilling, Destruction Tube, Waterbath, dll.
21. Kadar Sulfit Kit
22. Kesadahan Mg / Ca Titrimetri
23. Kesadahan Total Titrimetri
24. Minyak dan Lemak Gravimetri
25. Natrium SSA-Flame Acetylene Nitros
26. Oksigen Terlarut Dissolved
Oxygen (DO) Kit
27. Oksigen Terlarut Dissolved
Oxygen (DO) Titrimetri
28. Oksigen Terlarut Dissolved Oxygen (DO)
Elektrometri 29. Ortho Phosphate Spektrofotometri 30. Padatan Terlarut Total (Total
Dissolved Solid / TDS) Elektrometri 31. Padatan Tersuspensi Total
(Total Suspended Solid / TSS)
Gravimetri
32. pH Indikator -
33. pH Meter Elektrometri
34. Salinitas Refraktometri
35. Sianida Kit
36. Silikat Kit
37. Substrat Konvensional
38. Suhu Elektrometri
39. Total Alkalinitas Titrimetri
40. Total Bahan Organik (TOM) Titrimetri 41. Turbiditas (Kekeruhan) Secchi Disk 42. Turbiditas (kekeruhan) Turbidimeter
43. Warna Colorimetri
Analisis Mineral dan Sedimen
44. Al SSA-Flame Nitros
45. As SSA-Cold Vapor Argon
Nitros
46. Ca SSA-Flame Nitros
47. Cd SSA-Graphite Furnace Argon
48. Co SSA- Flame Acetylene /
Tungku Karbon
49. Cu SSA- Flame Acetylene /
Tungku Karbon
50. Fe SSA- Flame Acetylene /
Tungku Karbon
51. Hg SSA-Cold Vapor/Hydride
Argon
52. Mg SSA- Flame Acetylene /
Tungku Karbon
53. Mn SSA- Flame Acetylene /
Tungku Karbon
54. Na SSA- Flame Acetylene /
Tungku Karbon
55. Ni SSA- Flame Acetylene /
Tungku Karbon
56. Pb SSA-Graphite Furnace Argon
57. Se SSA-Graphite Furnace Argon
58. Sn SSA-Graphite Furnace Argon
59. Zn SSA- Flame Acetylene /
Tungku Karbon B. Laboratorium Obat Ikan dan Residu
Analisis Proksimat Soxhlet, Shaker, Waterbath,
5
60. Kadar Abu Gravimetri Rotary Evaporator, Vacuum
Oven, Oven, Chiller, Blender, Mesin Penepung, Spectrophotometer, High
Performance Liquid Chromatogrphy (HPLC)
Machine, Thin Layer Chromatogrphy (TLC) Machine, TLC Scanner, Sonicator, Petridish, Kertas Cakram, Incubator, Spreader, Vacuum Pump, ELISA Reader, LC-MS/MS System, GC-MS/MS
System, AAS Graphite Furnance, AAS Flameless (Hydride System), Blender, Nitrogen Evaporator, Freezer,
Incubator, Single Channel Micropipettor, Multichannel
Micropipettor, Minimixer, Centrifuge, Digital Analytical Balance, Shaking Waterbath,
Pipetting Aid, Repeating Pipette, Glassware, Fumehood, Ultrasonic Cleaner, Shaking Waterbath, Freezer, Microwave Digestion
System, Freezer, Labu Takar (Polypropylene), Polypropylene Bottle, Wadah
Polystirene, dll.
61. Kadar Abu Tak Larut Asam Gravimetri
62. Kadar Air Gravimetri
63. Kadar H2O2 Titrimetri
64. Kadar H2O2 Plus Peracetic Acid
Titrimetri
65. Kadar Karbohidrat Proksimat
66. Kadar Lemak (Soxhlet) Soxhletasi
67. Kadar Protein Kjeldahl
68. Kadar Serat Kasar Fiberterm
Analisis Mineral dan Cemaran Logam Berat
69. Al SSA-Flame Acetylene Nitros
70. Ca SSA-Flame Acetylene Nitros
71. Cd SSA- Flame Acetylene
72. Cd SSA-Graphite Furnace Argon
73. Co SSA- Flame Acetylene
74. Cu SSA- Flame Acetylene
75. Fe SSA- Flame Acetylene
76. Hg SSA-Hydride System Argon
77. K SSA- Flame Acetylene
78. Mg SSA- Flame Acetylene
79. Mn SSA- Flame Acetylene
80. Na SSA- Flame Acetylene
81. Pb SSA- Flame Acetylene
82. Pb SSA-Graphite Furnace Argon
83. Se SSA-Graphite Furnace Argon
84. Zn SSA- Flame Acetylene
85. Fosfor Spektrofotometri
86. Derajat Brix Refaktrometer
87. Pengeringan Pelarut Menggunakan Rotary Evaporator
Rotary Evaporator
88. Uji Fisik Pakan Visual
Analisis Vitamin
89. Kromatografi Lapisan Tipis
(KLT) TLC
90. Kromatografi Cairan Kinerja Tinggi (KCKT)
HPLC 91. Spektrofotometer Spektrofotometri
92. Titrimetri Titrimetri
Analisis Antiseptik, Desinfektan dan Zat Warna
93. Benzalkonium Chloride HPLC
94. Brilliant Blue FCF Spektrofotometri
95. Etanol GC
96. Formaldehide HPLC
97. Glutaraldehide HPLC
98. Isopropanol GC
99. Methanol GC
100. Potasium Peroxymonosulfat
/ Triple Salt (KHSO5) Titrimetri
101. Povidone Iodine Titrimetri
102. Sodium Percarbonate Titrimetri
103. Xantohphyll Spektrofotometri
Analisis Antibiotik
104. Aktivitas Protease Spektrofotometri
105. Asam Amino TLC
106. Asam Format HPLC
107. Asam Fumarat HPLC
108. Asam Laktat HPLC
6
109. Asam Propionat HPLC
110. Asam Sitrat HPLC
111. Beta Glukan Assay Kit
112. Carvacrol GC
113. D-Mannose, D-Fructose, D- Glucose
Assay Kit
114. Eugenol GC
115. Kuantitatif : Kromatografi
Cairan Kinerja Tinggi (KCKT) HPLC 116. Kuantitatif :
Spektrofotometer
Spektrofotometri
117. Limonene GC
118. Ortho Phenyl Phenol Titrimetri
119. Sanguinarine HPLC
120. Sineol / Eucaliptol GC
121. Thymol GC
122. Total Saponin Titrimetri
Analisis Residu
123. Aflatoksin (AFL) ELISA
124. Chloramphenicol (CAP) ELISA 125. Chlortetracycline (CTC) ELISA
126. Doxycycline ELISA
127. Erythromycin (ERY) ELISA
128. Fluoroquinolone ELISA
129. Melamin (MEL) ELISA
130. Metabolit Furaltadone
(AMOZ) ELISA
131. Metabolit Furazolidone
(AOZ) ELISA
132. Metabolit Nitrofuran 3-Amino-5-
Morpholinomethyl-2- Oxazolidone (Nitrofuran) / AMOZ,
3-Amino-2-Oxazolidinone (Furazolidone) / AOZ, Semicarbazide (SEM), 1-Aminohydantoin (AHD)
LC MS-MS
133. Metabolit Nitrofurantoin
(AHD) ELISA
134. Metabolit Nitrofurazone (SEM)
ELISA 135. Nitromidazole/Dimetridazole
(DMZ) ELISA
136. Oxytetracycline (OTC) ELISA 137. Residu dan / atau
Kontaminan Lainnya
ELISA
138. Sulfadiazine ELISA
139. Sulfonamide ELISA
140. Tetrasiklin (TC) ELISA
141. As SSA
142. Cd SSA
143. Cu SSA
144. Hg SSA
145. Pb SSA
146. Sn SSA
147. Zn SSA
C. Laboratorium Mikrobiologi
148. Analisis / Identifikasi / Konvensional Vitek2 Compact, Laminar
7
Pemeriksaan Jamur Flow, Micropipettor, Petridish,
Incubator, Biosafety Cabinet (BSC), Analytical Balance, Hot
Plate Magnetic Stirrer, Autoclave, Microwave, Minimixer, Jarum Ose,
Waterbath Shaker, Microscope, Deep Freezer, Freeze Dryer, Oven, Tabung
Reaksi, Realtime Thermal Cycler, Konvensional Thermal
Cycler, Portable Thermal Cycler, Capilary Microcentrifuge, Micropipettor, Micro-UV
Spectrophotometer, Refrigerated Microcentrifuge,
Thermo Block, Minimixer, Spin Down, Freezer, Deep freezer, Refrigerator, UV Cleaner Box, Fumehood, Laminar Flow, Portable Spin Down, Micropipettor, Digital
Camera, dll.
149. Total Bakteri pada Air Tambak / Laut,
Total Bakteri pada Sedimen Tambak / Laut
ALT
150. Total Vibrio pada Air Tambak / Laut,
Total Vibrio pada Sedimen Tambak / Laut
ALT
Analisis/ Identifikasi/ Pemeriksaan Bakteri
151. Preparat Sampel Konvensional
152. Gram Negatif sampai Genus Konvensional 153. Gram Negatif sampai Spesies Konvensional 154. Gram Positif sampai Genus Konvensional 155. Gram Positif sampai Spesies Konvensional 156. Perhitungan Total Vibrio sp. /
Vibrio Genus Konvensional
157. Gram Negatif Kit
158. Gram Positif Kit
Analisis Produk Hasil Perikanan 159. Angka Lempeng Total (ALT)
/ Total Plate Count (TPC) ALT 160. Angka Lempeng Total (ALT)
Termofil Aerob / Mesofil Aerob
Konvensional
161. Angka Lempeng Total (ALT) Termofil Aerob / Mesofil Aerob
ALT
162. Angka Lempeng Total
(Termofil Anaerob) Konvensional
163. Angka Lempeng Total
(Termofil Anaerob) ALT
164. Bakteri Halophilik Konvensional 165. Identifikasi Escherichia Coli Konvensional
166. Salmonella Konvensional
167. Staphylococcus aureus Konvensional 168. Total Bakteri Asam Laktat Konvensional 169. Total Bakteri Pembusuk Konvensional
170. Total Coliform Konvensional
171. Total Coliform, Produk
Kekerangan Konvensional
172. Total Jamur / Kapang Yeast /
Khamir Konvensional
173. Uji Aglutinasi Imunologi
174. Vibrio cholerae/ Vibrio
parahaemolyticus Konvensional
175. Vibrio parahaemolyticus Konvensional Bahan Acuan
176. Pembuatan Preparat Bakteri - 177. Penyediaan Kultur Acuan
Bakteri -
Analisis Sediaan Biologik
178. Kit Diagnostik Bakterial Ikan PCR 179. Kit Diagnostik Penyakit Viral
Ikan
PCR 180. Probiotik Campuran Konvensional 181. Probiotik Tunggal Konvensional 182. Vaksin Ikan Kombinasi 2
Jenis Sesuai jenis vaksin
8 183. Vaksin Ikan Kombinasi 3
Jenis Sesuai jenis vaksin
184. Vaksin Ikan Kombinasi 4 Jenis
Sesuai jenis vaksin 185. Vaksin Ikan Tunggal Sesuai jenis vaksin Analisis Virus
186. Acute Hepatopancreatic
Necrosis Disease (AHPND) PCR Konvensional (DNA dengan Nested Step) 187. Acute Hepatopancreatic
Necrosis Disease (AHPND)
PCR Kuantitatif (qPCR) 188. Aeromonas hydrophila PCR Konvensional (DNA
dengan Single Step) 189. Covert Mortality Nodavirus
(CMNV)
PCR Konvensional (RNA dengan Semi dan / atau
Nested Step) 190. Infectious Hypodermal and
Haemopoietic Necrosis Virus (IHHNV)
PCR Konvensional (DNA dengan Single Step) 191. Infectious Hypodermal and
Haemopoietic Necrosis Virus (IHHNV)
PCR Kuantitatif (qPCR)
192. Infectious Myonecrosis Virus
(IMNV) PCR Konvensional (RNA
dengan Semi dan / atau Nested Step) 193. Infectious Myonecrosis Virus
(IMNV)
PCR Kuantitatif (qPCR)
194. Iridovirus PCR Konvensional (DNA
dengan Single Step) 195. Koi Herpes Virus (KHV) PCR Konvensional 196. Koi Herpes Virus (KHV) PCR Kuantitatif (qPCR) 197. Macrobrachium rossenbergii
NodaVirus (MrNV) PCR Konvensional (RNA dengan Semi dan / atau
Nested Step) 198. Macrobrachium rossenbergii
NodaVirus (MrNV)
PCR Kuantitatif (qPCR) 199. Megalocytivirus PCR Konvensional (DNA
dengan Single Step) 200. Megalocytivirus PCR Kuantitatif (qPCR) 201. Monodon Baculovirus (MBV) PCR Konvensional 202. Taura Syndrome Virus (TSV) PCR Konvensional (RNA
dengan Semi dan / atau Nested Step) 203. Taura Syndrome Virus (TSV) PCR Kuantitatif (qPCR) 204. Vibrio algynolyticus PCR Konvensional (DNA
dengan Single Step) 205. Vibrio harveyii PCR Konvensional (DNA
dengan Single Step) 206. Vibrio parahaemolyticus PCR Konvensional (DNA
dengan Single Step) 207. Vibrio vulnificus
Viral Necrosis Virus (VNN) PCR Konvensional (DNA dengan Single Step) PCR Konvensional (RNA
dengan Semi dan / atau Nested Step) 208. Viral Necrosis Virus (VNN) PCR Kuantitatif (qPCR)
9 209. White Spot Syndrome Virus
(WSSV) PCR Konvensional (DNA
dengan Single Step)
210. White Spot Syndrome Virus (WSSV)
PCR Kuantitatif (qPCR)
211. Yellow Head Virus (YHV) PCR Konvensional (RNA dengan Semi dan / atau
Nested Step) D. Laboratorium Patologi
212. Analisis histopatologi Mikroskopis Tissue Processor, Dissection Tools, Microtom, Embeding
System, Waterbath, Refrigerator, Staining Jar, Base
Mold, Fume Hood, Microscope, Personal Computer, Digital Camera, Kotak Preparat, Dissection
tool, dll.
213. Analisis / ldentifikasi / Pemeriksaan Parasit
Mikroskopis 214. Diferensial leukosit Mikroskopis
215. Hematokrit Mikrohematokrit
216. Jumlah darah merah Hemocytometer (Neubauer) Counting Method 217. Jumlah darah putih Hemocytometer (Neubauer)
Counting Method 218. Pembuatan foto histologi -
219. Pembuatan Preparasi Histologi
(Fiksasi, Preparasi,
Pewarnaan dan Pembacaan Hasil Analisis Data)
Pewarnaan HE
220. Pemeriksaan Tempel
Jaringan Mikroskopis
221. Pemeriksaan Ulas Darah Mikroskopis 222. Preparat Spesimen (Histo) Pewarnaan HE
2. Pelayanan Bimbingan Terhadap Tenaga Teknis Binaan
Pelayanan bimbingan terhadap tenaga teknis binaan bidang pengelolaan kesehatan ikan dan lingkungan yang dilakukan BPKIL Serang dapat berupa praktek kerja lapang, magang, penelitian, dan/ atau studi banding. Dalam pelaksanaannya fasilitas yang dapat digunakan di antaranya adalah:
a. Guest house (AC) b. Asrama (AC/ Tanpa AC)
c. Ruang Rapat (AC), kapasitas 10-30 orang d. Aula (AC), kapasitas 50-100 orang
e. Fasilitas pengangkutan, berupa kendaraan roda 4 VII. STANDAR PELAYANAN
A. Pelayanan Jasa Laboratorium 1. Persyaratan Pelayanan
1.1. Laboratorium Kualitas Air dan Tanah
a. Mengisi form permohonan pengujian dan jenis parameter yang diujikan b. Memberikan sampel berupa air, dengan syarat sesuai pada Tabel berikut
10 1.2. Laboratorium Obat dan Residu
1.2.1. Uji Mutu Obat Ikan
a. Membawa surat pengantar pengujian mutu obat ikan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan
b. Melengkapi formulir A, C, dan I dari perusahaan sesuai dengan produk obat ikan yang akan diujikan
c. Membawa sampel dengan masa kadaluarsa minimal 1 tahun, dengan ketentuan jenis sediaan dan jumlah sampel sebagai berikut:
1) Sediaan obat ikan serbuk, sebanyak 4 sampel obat ikan kemasan terkecil per merk obat per batch
2) Sediaan obat ikan cair, sebanyak 5 sampel obat ikan kemasan terkecil per merk obat per batch
1.2.2. Uji Lapang Obat Ikan
a. Membawa surat pengantar pengujian mutu obat ikan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan
b. Menyusun proposal pengujian lapang obat ikan
11 c. Membawa sampel dengan masa kadaluarsa minimal 1 tahun, dengan jumlah yang
disesuaikan dengan kebutuhan selama pengujian lapang obat ikan berlangsung 1.2.3. Pengujian Residu
a. Mengisi form permohonan pengujian dan jenis parameter yang diujikan b. Membawa sampel dengan ketentuan sebagai berikut:
1) Sampel ikan dan udang diterima dalam kondisi hidup atau diawetkan pada suhu dibawah 5 °C (dibekukan), sampel yang diterima tidak dalam keadaan busuk atau rusak.
2) Sampel yang diterima bobotnya harus proporsional untuk pengujian, minimal 500 gram
3) Sampel sudah disertai dengan kode sampel 1.3. Laboratorium Mikrobiologi
a. Mengisi form permohonan pengujian dan jenis parameter yang diujikan b. Memberikan sampel, dengan syarat sesuai pada Tabel berikut
1.4. Laboratorium Patologi
a. Mengisi form permohonan pengujian dan jenis parameter yang diujikan b. Memberikan sampel, dengan syarat sesuai pada Tabel tersebut di atas
12 2. Sistem, Mekanisme, dan Prosedur
Layanan jasa laboratorium dilakukan melalui Ruang Penerimaan Sampel BPKIL Serang, Jl.
Raya Carita, Desa Umbul Tanjung, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Provinsi Banten. Selain datang langsung, pelayanan dapat juga dilakukan melalui: 1) telepon/ faksimili: 0254650431; 2) email: [email protected] atau [email protected]; atau 3) pesan singkat elektronik (SMS/ WA): 081310373999. Secara garis besar sistem, mekanisme, dan prosedur layanan jasa laboratorium digambarkan pada alur berikut.
3. Tarif dan Jangka Waktu Pelaksanaan
NO. PARAMETER UJI METODE UJI WAKTU* TARIF (RP) SATUAN A. Laboratorium Patologi
1 Analisis histopatologi Mikroskopis 1 - 3 50,000 per contoh
2 Analisis / ldentifikasi / Pemeriksaan Parasit
Mikroskopis 1 - 2 15,000 per contoh
3 Diferensial leukosit Mikroskopis 1 - 3 50,000 per contoh
4 Hematokrit Mikrohematokrit 1 - 2 20,000 per contoh
13 5 Jumlah darah merah Hemocytometer
(Neubauer) Counting Method
1 - 3 50,000 per contoh
6 Jumlah darah putih Hemocytometer (Neubauer) Counting Method
1 - 3 50,000 per contoh
7 Pembuatan foto histologi - 1 25,000 per foto
8 Pembuatan Preparasi Histologi
(Fiksasi, Preparasi,
Pewarnaan dan Pembacaan Hasil Analisis Data)
Pewarnaan HE 14 150,000 per
preparat
9 Pemeriksaan Tempel Jaringan
Mikroskopis 1 - 2 15,000 per contoh
10 Pemeriksaan Ulas Darah Mikroskopis 1 15,000 per contoh
11 Preparat Spesimen (Histo) Pewarnaan HE 5 - 7 15,000 per contoh
B. Laboratorium Mikrobiologi
12 Analisis / Identifikasi / Pemeriksaan Jamur
Konvensional 15 - 20 100,000 per
pemeriksaa n
13 Total Bakteri pada Air Tambak / Laut,
Total Bakteri pada Sedimen Tambak / Laut
ALT 3 - 5 50,000 per contoh
14 Total Vibrio pada Air Tambak / Laut,
Total Vibrio pada Sedimen Tambak / Laut
ALT 3 - 5 55,000 per contoh
Analisis/ Identifikasi/ Pemeriksaan Bakteri
15 Preparat Sampel Konvensional 1 - 2 15,000 per contoh
16 Gram Negatif sampai Genus Konvensional 10 - 20 50,000 per penyakit, per contoh 17 Gram Negatif sampai Spesies Konvensional 10 - 20 50,000 per
penyakit, per contoh 18 Gram Positif sampai Genus Konvensional 10 - 20 75,000 per
penyakit, per contoh 19 Gram Positif sampai Spesies Konvensional 10 - 20 175,000 per
penyakit, per contoh 20 Perhitungan Total Vibrio sp. /
Vibrio Genus
Konvensional 3 - 5 120,000 per contoh
21 Gram Negatif Kit 5 - 7 215,000 per
penyakit, per contoh
22 Gram Positif Kit 5 - 7 220,000 per
penyakit, per contoh Analisis Produk Hasil Perikanan
23 Angka Lempeng Total (ALT) / Total Plate Count (TPC)
ALT 3 - 5 75,000 per contoh
24 Angka Lempeng Total (ALT) Termofil Aerob / Mesofil Aerob
Konvensional 3 - 5 100,000 per
parameter, per contoh
14 25 Angka Lempeng Total (ALT)
Termofil Aerob / Mesofil Aerob
ALT 3 - 5 100,000 per contoh
26 Angka Lempeng Total (Termofil Anaerob)
Konvensional 7 - 14 100,000 per contoh
27 Angka Lempeng Total (Termofil Anaerob)
ALT 7 - 14 100,000 per contoh
28 Bakteri Halophilik Konvensional 10 - 20 125,000 per contoh
29 Identifikasi Escherichia Coli Konvensional 10 - 20 300,000 per contoh
30 Salmonella Konvensional 10 - 20 350,000 per contoh
31 Staphylococcus aureus Konvensional 10 - 20 450,000 per contoh
32 Total Bakteri Asam Laktat Konvensional 10 - 20 175,000 per contoh 33 Total Bakteri Pembusuk Konvensional 10 - 20 250,000 per contoh
34 Total Coliform Konvensional 5 - 7 75,000 per contoh
35 Total Coliform, Produk Kekerangan
Konvensional 5 - 7 150,000 per contoh
36 Total Jamur / Kapang Yeast / Khamir
Konvensional 15 - 20 200,000 per contoh
37 Uji Aglutinasi Imunologi 3 - 5 125,000 per contoh
38 Vibrio cholerae/ Vibrio parahaemolyticus
Konvensional 10 - 20 375,000 per contoh
39 Vibrio parahaemolyticus Konvensional 10 - 20 375,000 per contoh Bahan Acuan
40 Pembuatan Preparat Bakteri - 1 - 2 50,000 per
preparat 41 Penyediaan Kultur Acuan
Bakteri
- 5 - 15 200,000 per isolat
Analisis Sediaan Biologik
42 Kit Diagnostik Bakterial Ikan PCR 35 2,500,000 per contoh
43 Kit Diagnostik Penyakit Viral Ikan
PCR 35 2,500,000 per contoh
44 Probiotik Campuran Konvensional 35 2,000,000 per contoh
45 Probiotik Tunggal Konvensional 35 1,500,000 per contoh
46 Vaksin Ikan Kombinasi 2 Jenis
Sesuai jenis vaksin
35 5,000,000 per contoh
47 Vaksin Ikan Kombinasi 3 Jenis
Sesuai jenis vaksin
35 7,500,000 per contoh
48 Vaksin Ikan Kombinasi 4 Jenis
Sesuai jenis vaksin
35 10,000,000 per contoh
49 Vaksin Ikan Tunggal Sesuai jenis vaksin
35 2,500,000 per contoh
Analisis Virus
50 Acute Hepatopancreatic Necrosis Disease (AHPND)
PCR
Konvensional (DNA dengan Nested Step)
3 300,000 per contoh
51 Acute Hepatopancreatic Necrosis Disease (AHPND)
PCR Kuantitatif (qPCR)
3 325,000 per contoh
52 Aeromonas hydrophila PCR
Konvensional (DNA dengan Single Step)
3 250,000 per contoh
53 Covert Mortality Nodavirus (CMNV)
PCR
Konvensional (RNA dengan Semi dan / atau
3 350,000 per contoh
15 Nested Step)
54 Infectious Hypodermal and Haemopoietic Necrosis Virus (IHHNV)
PCR
Konvensional (DNA dengan Single Step)
2 250,000 per contoh
55 Infectious Hypodermal and Haemopoietic Necrosis Virus (IHHNV)
PCR Kuantitatif (qPCR)
3 325,000 per contoh
56 Infectious Myonecrosis Virus (IMNV)
PCR
Konvensional (RNA dengan Semi dan / atau Nested Step)
2 350,000 per contoh
57 Infectious Myonecrosis Virus (IMNV)
PCR Kuantitatif (qPCR)
3 325,000 per contoh
58 Iridovirus PCR
Konvensional (DNA dengan Single Step)
3 250,000 per contoh
59 Koi Herpes Virus (KHV) PCR
Konvensional
2 230,000 per contoh
60 Koi Herpes Virus (KHV) PCR Kuantitatif (qPCR)
3 325,000 per contoh
61 Macrobrachium rossenbergii NodaVirus (MrNV)
PCR
Konvensional (RNA dengan Semi dan / atau Nested Step)
2 350,000 per contoh
62 Macrobrachium rossenbergii NodaVirus (MrNV)
PCR Kuantitatif (qPCR)
3 325,000 per contoh
63 Megalocytivirus PCR
Konvensional (DNA dengan Single Step)
3 250,000 per contoh
64 Megalocytivirus PCR Kuantitatif (qPCR)
3 325,000 per contoh
65 Monodon Baculovirus (MBV) PCR
Konvensional
3 350,000 per contoh
66 Taura Syndrome Virus (TSV) PCR
Konvensional (RNA dengan Semi dan / atau Nested Step)
2 350,000 per contoh
67 Taura Syndrome Virus (TSV) PCR Kuantitatif (qPCR)
3 325,000 per contoh
68 Vibrio algynolyticus PCR
Konvensional (DNA dengan Single Step)
3 250,000 per contoh
69 Vibrio harveyii PCR
Konvensional (DNA dengan Single Step)
3 250,000 per contoh
70 Vibrio parahaemolyticus PCR
Konvensional (DNA dengan Single Step)
3 250,000 per contoh
16
71 Vibrio vulnificus PCR
Konvensional (DNA dengan Single Step)
3 250,000 per contoh
72 Viral Necrosis Virus (VNN) PCR
Konvensional (RNA dengan Semi dan / atau Nested Step)
3 350,000 per contoh
73 Viral Necrosis Virus (VNN) PCR Kuantitatif (qPCR)
3 325,000 per contoh
74 White Spot Syndrome Virus (WSSV)
PCR
Konvensional (DNA dengan Single Step)
2 250,000 per contoh
75 White Spot Syndrome Virus (WSSV)
PCR Kuantitatif (qPCR)
3 325,000 per contoh
76 Yellow Head Virus (YHV) PCR
Konvensional (RNA dengan Semi dan / atau Nested Step)
3 350,000 per contoh
C. Laboratorium Kualitas Air dan Tanah
77 Alkalinitas Kit 1 - 2 11,000 per contoh
78 Analisis Klorofil Kualitatif Spektrofotometri 3 - 5 40,000 per contoh
79 Asam Sulfida (H2S) Spektrofotometri 1 50,000 per contoh
80 Chemical Oxygen Demand (COD)
Spektrofotometri 1 120,000 per contoh
81 Chemical Oxygen Demand (COD)
Kit 1 - 2 80,000 per contoh
82 Daya Hantar Listrik (DHL) Elektrometri 2 15,000 per contoh
83 Fitoplankton dan Zooplankton (Setting Volume /
Displacement Volume)
Mikroskopis 3 - 5 20,000 per contoh
84 Hidrogen Sulfida Spektrofotometri 1 50,000 per contoh
85 Identifikasi Fitoplankton sampai Genus
Mikroskopis 3 - 5 75,000 per contoh
86 Indeks Keragaman,
Keseragaman dan Dominansi Fitoplankton
Mikroskopis 3 - 5 70,000 per contoh
87 Kadar Amonia / N-Amonia Spektrofotometri 1 60,000 per contoh
88 Kadar Amonium Kit 1 - 2 25,000 per contoh
89 Kadar Biologycal Oxygen Demand (BOD)
Titrimetri 1 60,000 per contoh
90 Kadar Fosfat (Total Fosfat) Spektrofotometri 1 65,000 per contoh
91 Kadar Klorin Kit 1 - 2 50,000 per contoh
92 Kadar Nitrat Kit 1 - 2 80,000 per contoh
93 Kadar Nitrat Spektrofotometri 1 50,000 per contoh
94 Kadar Nitrit Spektrofotometri 1 60,000 per contoh
95 Kadar Nitrit Kit 1 - 2 20,000 per contoh
96 Kadar Sulfat Spektrofotometri 2 - 3 130,000 per contoh
97 Kadar Sulfit Kit 1 - 2 250,000 per contoh
98 Kesadahan Mg / Ca Titrimetri 1 50,000 per contoh
99 Kesadahan Total Titrimetri 1 25,000 per contoh
100 Minyak dan Lemak Gravimetri 3 - 4 35,000 per contoh
101 Natrium SSA-Flame 3 - 5
17 Acetylene Nitros
102 Oksigen Terlarut Dissolved Oxygen (DO)
Kit 1 - 2 45,000 per contoh
103 Oksigen Terlarut Dissolved Oxygen (DO)
Titrimetri 1 30,000 per contoh
104 Oksigen Terlarut Dissolved Oxygen (DO)
Elektrometri 1 40,000 per contoh
105 Ortho Phosphate Spektrofotometri 1 50,000 per contoh
106 Padatan Terlarut Total (Total Dissolved Solid / TDS)
Elektrometri 1 20,000 per contoh
107 Padatan Tersuspensi Total (Total Suspended Solid / TSS)
Gravimetri 1 20,000 per contoh
108 pH Indikator - 1 2,000 per contoh
109 pH Meter Elektrometri 1 15,000 per contoh
110 Salinitas Refraktometri 1 5,000 per contoh
111 Sianida Kit 1 - 2 28,000 per contoh
112 Silikat Kit 1 - 2 35,000 per contoh
113 Substrat Konvensional 2 - 3 75,000 per contoh
114 Suhu Elektrometri 1 1,000 per contoh
115 Total Alkalinitas Titrimetri 1 40,000 per contoh
116 Total Bahan Organik (TOM) Titrimetri 1 30,000 per contoh
117 Turbiditas (Kekeruhan) Secchi Disk 1 2,000 per contoh
118 Turbiditas (kekeruhan) Turbidimeter 1 30,000 per contoh
119 Warna Colorimetri 1 - 2 50,000 per contoh
Analisis Mineral dan Sedimen
120 Al SSA-Flame
Nitros
3 - 5 140,000 per contoh
121 As SSA-Cold Vapor
Argon Nitros
3 - 5 170,000 per contoh
122 Ca SSA-Flame
Nitros
3 - 5 140,000 per contoh
123 Cd SSA-Graphite
Furnace Argon
3 - 5 230,000 per contoh
124 Co SSA- Flame
Acetylene / Tungku Karbon
3 - 5 120,000 per contoh
125 Cu SSA- Flame
Acetylene / Tungku Karbon
3 - 5 120,000 per contoh
126 Fe SSA- Flame
Acetylene / Tungku Karbon
3 - 5 120,000 per contoh
127 Hg SSA-Cold
Vapor/Hydride Argon
3 - 5 150,000 per contoh
128 Mg SSA- Flame
Acetylene / Tungku Karbon
3 - 5 120,000 per contoh
129 Mn SSA- Flame
Acetylene / Tungku Karbon
3 - 5 120,000 per contoh
130 Na SSA- Flame
Acetylene / Tungku Karbon
3 - 5 120,000 per contoh
131 Ni SSA- Flame
Acetylene /
3 - 5 120,000 per contoh
18 Tungku Karbon
132 Pb SSA-Graphite
Furnace Argon
3 - 5 230,000 per contoh
133 Se SSA-Graphite
Furnace Argon
3 - 5 230,000 per contoh
134 Sn SSA-Graphite
Furnace Argon
3 - 5 230,000 per contoh
135 Zn SSA- Flame
Acetylene / Tungku Karbon
3 - 5 120,000 per contoh
D. Laboratorium Obat dan Residu
Analisis Proksimat
136 Kadar Abu Gravimetri 15 - 20 80,000 per contoh
137 Kadar Abu Tak Larut Asam Gravimetri 15 - 20 110,000 per contoh
138 Kadar Air Gravimetri 15 - 20 65,000 per contoh
139 Kadar H2O2 Titrimetri 15 - 20 35,000 per contoh
140 Kadar H2O2 Plus Peracetic Acid
Titrimetri 15 - 20 170,000 per contoh
141 Kadar Karbohidrat Proksimat 15 - 20 220,000 per contoh
142 Kadar Lemak (Soxhlet) Soxhletasi 15 - 20 150,000 per contoh
143 Kadar Protein Kjeldahl 15 - 20 150,000 per contoh
144 Kadar Serat Kasar Fiberterm 15 - 20 165,000 per contoh
Analisis Mineral dan Cemaran Logam Berat
145 Al SSA-Flame
Acetylene Nitros
3 - 5 120,000 per contoh
146 Ca SSA-Flame
Acetylene Nitros
3 - 5 120,000 per contoh
147 Cd SSA- Flame
Acetylene
3 - 5 150,000 per contoh
148 Cd SSA-Graphite
Furnace Argon
3 - 5 150,000 per contoh
149 Co SSA- Flame
Acetylene
3 - 5 100,000 per contoh
150 Cu SSA- Flame
Acetylene
3 - 5 100,000 per contoh
151 Fe SSA- Flame
Acetylene
3 - 5 100,000 per contoh
152 Hg SSA-Hydride
System Argon
3 - 5 150,000 per contoh
153 K SSA- Flame
Acetylene
3 - 5 100,000 per contoh
154 Mg SSA- Flame
Acetylene
3 - 5 100,000 per contoh
155 Mn SSA- Flame
Acetylene
3 - 5 100,000 per contoh
156 Na SSA- Flame
Acetylene
3 - 5 100,000 per contoh
157 Pb SSA- Flame
Acetylene
3 - 5 150,000 per contoh
158 Pb SSA-Graphite
Furnace Argon
3 - 5 150,000 per contoh
159 Se SSA-Graphite
Furnace Argon
3 - 5 145,000 per contoh
160 Zn SSA- Flame
Acetylene
3 - 5 100,000 per contoh
161 Fosfor Spektrofotometri 3 - 5 80,000 per contoh
19
162 Derajat Brix Refaktrometer 1 50,000 per contoh
163 Pengeringan Pelarut Menggunakan Rotary Evaporator
Rotary Evaporator
2 - 3 25,000 per jam,
per contoh
164 Uji Fisik Pakan Visual 1 5,000 per contoh
Analisis Vitamin
165 Kromatografi Lapisan Tipis (KLT)
TLC 35 480,000 per
parameter, per contoh 166 Kromatografi Cairan Kinerja
Tinggi (KCKT)
HPLC 35 600,000 per
parameter, per contoh
167 Spektrofotometer Spektrofotometri 35 300,000 per
parameter, per contoh
168 Titrimetri Titrimetri 35 240,000 per
parameter, per contoh Analisis Antiseptik, Desinfektan dan Zat Warna
169 Benzalkonium Chloride HPLC 35 800,000 per contoh
170 Brilliant Blue FCF Spektrofotometri 35 180,000 per contoh
171 Etanol GC 35 370,000 per contoh
172 Formaldehide HPLC 35 1,000,000 per contoh
173 Glutaraldehide HPLC 35 1,000,000 per contoh
174 Isopropanol GC 35 370,000 per contoh
175 Methanol GC 35 370,000 per contoh
176 Potasium Peroxymonosulfat / Triple Salt (KHSO5)
Titrimetri 35 130,000 per contoh
177 Povidone Iodine Titrimetri 35 95,000 per contoh
178 Sodium Percarbonate Titrimetri 35 60,000 per contoh
179 Xantohphyll Spektrofotometri 35 170,000 per contoh
Analisis Antibiotik
180 Aktivitas Protease Spektrofotometri 35 390,000 per contoh
181 Asam Amino TLC 35 200,000 per contoh
182 Asam Format HPLC 35 680,000 per contoh
183 Asam Fumarat HPLC 35 680,000 per contoh
184 Asam Laktat HPLC 35 680,000 per contoh
185 Asam Propionat HPLC 35 680,000 per contoh
186 Asam Sitrat HPLC 35 680,000 per contoh
187 Beta Glukan Assay Kit 35 630,000 per contoh
188 Carvacrol GC 35 390,000 per contoh
189 D-Mannose, D-Fructose, D- Glucose
Assay Kit 35 1,120,000 per contoh
190 Eugenol GC 35 390,000 per contoh
191 Kuantitatif : Kromatografi Cairan Kinerja Tinggi (KCKT)
HPLC 35 970,000 per contoh
192 Kuantitatif : Spektrofotometer
Spektrofotometri 35 300,000 per contoh
193 Limonene GC 35 390,000 per contoh
194 Ortho Phenyl Phenol Titrimetri 35 300,000 per contoh
195 Sanguinarine HPLC 35 2,000,000 per contoh
196 Sineol / Eucaliptol GC 35 390,000 per contoh
197 Thymol GC 35 390,000 per contoh
198 Total Saponin Titrimetri 35 210,000 per contoh
Analisis Residu
20
199 Aflatoksin (AFL) ELISA 10 450,000 per contoh
200 Chloramphenicol (CAP) ELISA 10 400,000 per contoh
201 Chlortetracycline (CTC) ELISA 10 400,000 per contoh
202 Doxycycline ELISA 10 400,000 per contoh
203 Erythromycin (ERY) ELISA 10 400,000 per contoh
204 Fluoroquinolone ELISA 10 400,000 per contoh
205 Melamin (MEL) ELISA 10 500,000 per contoh
206 Metabolit Furaltadone (AMOZ)
ELISA 10 400,000 per contoh
207 Metabolit Furazolidone (AOZ)
ELISA 10 400,000 per contoh
208 Metabolit Nitrofuran 3-Amino-5-
Morpholinomethyl-2- Oxazolidone (Nitrofuran) / AMOZ,
3-Amino-2-Oxazolidinone (Furazolidone) / AOZ, Semicarbazide (SEM), 1-Aminohydantoin (AHD)
LC MS-MS 10 1,184,000 per contoh
209 Metabolit Nitrofurantoin (AHD)
ELISA 10 400,000 per contoh
210 Metabolit Nitrofurazone (SEM)
ELISA 10 400,000 per contoh
211 Nitromidazole/Dimetridazole (DMZ)
ELISA 10 500,000 per contoh
212 Oxytetracycline (OTC) ELISA 10 400,000 per contoh
213 Residu dan / atau Kontaminan Lainnya
ELISA 10 500,000 per contoh
214 Sulfadiazine ELISA 10 400,000 per contoh
215 Sulfonamide ELISA 10 400,000 per contoh
216 Tetrasiklin (TC) ELISA 10 400,000 per contoh
217 As SSA 10 150,000 per contoh
218 Cd SSA 10 150,000 per contoh
219 Cu SSA 10 150,000 per contoh
220 Hg SSA 10 150,000 per contoh
221 Pb SSA 10 150,000 per contoh
222 Sn SSA 10 150,000 per contoh
223 Zn SSA 10 150,000 per contoh
4. Produk Pelayanan
Produk pelayanan Laboaratorium Uji BPKIL Serang berupa laporan hasil uji (LHU), laporan hasil uji mutu obat ikan, dan laporan hasil uji lapang obat ikan.
5. Penanganan Pengaduan, Saran, dan Masukan
Secara umum, penyampaian pengaduan, saran, dan keluhan pengguna jasa dapat melalui beberapa media, yaitu:
a. Melalui kotak saran: datang langsung ke BPKIL Serang
b. Melalui surat: BPKIL Serang, Jl. Raya Carita, Desa Umbul Tanjung, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Provinsi Banten 42167
c. Melalui telepon/ faksimili: 0254650431
d. Melalui website: www.lp2il.com atau https://kkp.go.id/djpb/bpkilserang e. Melalui email: [email protected] atau [email protected]
f. Melalui pesan singkat elektronik (SMS/WA): 081310373999
21 g. Melalui media sosial: Twitter (DJPB_SERANG @BPKIL_SERANG), Facebook (Bpkil
Serang), Instagram (bpkil_serang) dan Youtube (BPKIL Serang) h. Melalui SMS LAPOR ke 1708 atau www.lapor.go.id
Penanganan pengaduan layanan jasa laboratorium akan dilakukan mengikuti prosedur pada SNI ISO/IEC 17025:2017, dengan langkah-langkah sebagai berikut:
a. Pengaduan pengguna jasa dilayani melalui media-media tersebut di atas, kemudian diterima dan diverifikasi oleh Penata Usaha Laboratorium (PUL).
b. Semua pengaduan pengguna jasa dicatat dalam Formulir Pengaduan Customer oleh PUL
c. Formulir yang berisi pengaduan tersebut diteruskan kepada Manajer Mutu dan Manajer Teknik untuk diverifikasi kebenarannya dan ditentukan tindak lanjutnya.
d. Pengaduan yang bersifat teknis akan dilakukan investigasi oleh Manajer Teknik bersama penyelia. Sedangkan pengaduan yang berhubungan dengan penyimpangan dalam Manajemen Mutu akan diselesaikan oleh Manajer Mutu.
e. Bila pengaduan pengguna jasa berdampak cukup luas terhadap konsistensi penerapan sistem manajemen, maka Manajer Mutu segera melakukan Audit Internal. Hasil Audit Internal diikuti dengan tindakan perbaikan dan pencegahan.
f. Hasil tindak lanjut pengaduan disampaikan Manajer Teknik/ Mutu kepada pengguna jasa.
6. Dasar Hukum
a. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 75 Tahun 2015 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Bukan Pajak yang Berlaku pada Kementerian Kelautan dan Perikanan;
b. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 15 Tahun 2014 tentang Pedoman Standar Pelayanan;
c. Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 32 Tahun 2021 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 67/PERMEN-KP/2020 tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Perikanan Budidaya;
d. Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 57/PERMEN-KP/2018 tentang Laboratorium Kesehatan Ikan dan Lingkungan;
e. Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 1/PERMEN-KP/2019 tentang Obat Ikan.
7. Sarana Prasarana/ Fasilitas
Balai Pengujian Kesehatan Ikan Dan Lingkungan Serang telah menetapkan, menyediakan dan memelihara sarana dan prasarana untuk mencapai kesesuaian persyaratan pelayanan. Sarana dan prasarana yang tersedia bagi pengguna jasa layanan pengujian laboratorium, antara lain:
a. Ruang penerimaan sampel sekaligus difungsikan sebagai ruang pelayanan publik.
b. Laboratorium Uji BPKIL Serang beserta peralatannya.
c. Pembayaran secara cashless (bank, e-banking, mobile banking, atau mesin EDC).
d. Fasilitas umum:
1) Ruang tunggu;
2) Ruang konsultasi dan pengaduan;
3) Kotak saran/ pengaduan;
4) Ruang menyusui;
5) Tempat parkir kendaraan;
6) Toilet/ urinoir;
7) Toilet penyandang disabilitas;
8) Kursi roda;
9) Tempat merokok;
10) Tempat ibadah;
22 11) Tempat bermain anak;
12) Kotak survey kepuasan pelanggan seketika (two button color) 13) Anjungan (kiosk) informasi pengguna jasa;
14) Alat pelindung diri dan keselamatan, seperti APAR, fire blanket, shower darurat, dan stasiun pencucian mata.
8. Kompetensi Pelaksana
a. Pernah mengikuti in house training tentang pemahaman sistem mutu laboratorium sesuai SNI ISO/IEC 17025:2017
b. Pernah mengikuti in house training teknis sesuai kebutuhan pada masing-masing laboratorium
c. Pernah mengikuti on the job training dan/ atau validasi personil bagi personil laboratorium baru
d. Memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik 9. Pengawasan Internal
Pengawasan internal layanan jasa laboratorium, merupakan sistem pengendalian intern dan pengawasan langsung yang dilakukan oleh manajerial laboratorium terhadap personil Laboratorium Uji BPKIL Serang guna menjamin mutu pengujian. Pengawasan internal layanan jasa laboratorium dilakukan oleh Manajerial Laboratorium, dengan langkah-langkah sebagai berikut:
a. Uji Profisiensi
Suatu cara untuk mengetahui kinerja (unjuk kerja) laboratorium uji dengan cara membandingkan hasil uji antar laboratorium, yang dilaksanakan oleh penyelenggara uji profisiensi.
b. Uji Banding
Suatu cara untuk mengetahui kinerja (unjuk kerja) laboratorium uji dengan cara membandingkan hasil uji antar laboratorium, yang dilaksanakan oleh laboratorium uji.
c. Kalibrasi Alat
Serangkaian kegiatan yang membentuk hubungan antara nilai yang ditunjukkan oleh instrumen pengukur atau sistem pengukuran, atau nilai yang diwakili oleh bahan ukur, dengan nilai-nilai yang sudah diketahui yang berkaitan dengan besaran yang diukur dalam kondisi tertentu.
d. Verifikasi dan Validasi Metode
Konfirmasi melalui pengujian dan pengadaan bukti yang objektif bahwa persyaratan tertentu untuk suatu maksud khusus dipenuhi.
e. Audit Internal
Pemeriksaan internal untuk mengevaluasi kesesuaian laboratorium dengan kriteria sistem mutu sesuai SNI ISO/IEC 17025:2017.
f. Kaji Ulang Manajemen
Penerapan prinsip perbaikan berkelanjutan (continual improvement) dari waktu ke waktu, melalui proses pengkajian secara menyeluruh untuk memastikan keberlanjutan, kesesuaian, kecukupan, dan efektifitas pelaksanaan sistem mutu manajemen laboratorium.
10. Jumlah dan Profil Pelaksana 10.1. Jumlah Pelaksana
Guna mewujudkan tugas dan fungsi BPKIL Serang dalam rangka pelayanan publik, maka dibentuk struktur organisasi dan tata kerja Laboratorium Uji BPKIL Serang sebagai berikut:
Pelaksana Laboratorium Uji
Balai Pengujian Kesehatan Ikan Dan Lingkungan Serang
No. Pelaksana Jumlah
1. Kepala BPKIL Serang 1 orang
23
No. Pelaksana Jumlah
2. Koordinator Urusan Pelayanan Fungsional Laboratorium
3 orang
3. Deputi 2 orang
4. Penyelia 5 orang
5. Analis 23 orang
6. Laboran 7 orang
7. Petugas Pengendali Sistem Mutu (PPSPM) 2 orang
8. Petugas Supply Center (SC) 1 orang
9. Penata Usaha Laboratorium (PUL) 3 orang
Penetapan pelaksana telah sesuai dengan jenis dan kompetensi proses tahapan pelayanan namun jumlah personel masih perlu ditingkatkan. Penetapan pelaksana dilakukan melalui identifikasi jenis, tahapan, dan jumlah aktivitas pelayanan berdasarkan analisis beban kerja sesuai dengan kualifikasi aktivitas pelayanan.
10.2. Profil Pelaksana
No. Nama/ NIP Pangkat/
Jabatan
Riwayat
Pendidikan Pelatihan Foto
1. drh. Toha Tusihadi / 19741001 199103 1 003
Pembina
IV/b - Profesi Dokter Hewan, UGM - S2 Biologi
Veteriner, IPB
- In House Training 17043 tahun 2022 - Bimtek pengembangan
komoditas budidaya ikan laut unggulan tahun 2021
- Histopathology Training tahun 2021
- Studi Banding
Pengembangan Lobster Tahun 2020
- Studi banding Pengembangan ikan King Cobia Tahun 2020 2. drh. Muhammad Aziz
Hakim/
19850322 2010 12 1 002
Penata Tk. I III/d
Profesi Dokter Hewan IPB
- E-Learning Pengenalan Aplikasi SAKTI bagi Kementerian/Lembaga (Open Access) Tahun 2022
- E-Learning Verifikasi Tagihan Belanja Barang Non Pegawai Tahun 2022 (Open Access) Tahun 2022
- E-Learning Verifikasi Tagihan Belanja Perjalanan Dinas Dalam Negeri Tahun 2022 (Open Access) Tahun 2022
- Kemenkeu Corpu Talk Pengembangan Kompetensi dan Karier Jabatan Fungsional Perbendaharaan Tahun 2022
- Open Class (AP Corner) RSPP: Link And Match Perencanaan Dengan RKA K/L Tahun 2022
24
No. Nama/ NIP Pangkat/
Jabatan
Riwayat
Pendidikan Pelatihan Foto
3. Cahyadi, A.Pi/
19750515 200003 1 002
Penata Tk. I III/d
D4 Akuakultur, STP - Pendidikan Dan Pelatihan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2018 - Ahli Pengadaan
Barang/Jasa Pemerintah 2016
- In House Training Audit Internal Laboratorium (ISO/IEC 17025:2017) 2019
- Training Online Kesehatan dan
Keselamatan Kerja (K3) dan Keselamatan Laboratorium Tahun 2020
4. drh. Joko Suwiryono, M.Si./
19781220 200502 1 001
Pembina
IV/a - Profesi Dokter Hewan, UGM
- S2 Biologi Veteriner, IPB
- In House Training 17043 Tahun 2022 - Workshop Pembuatan
Kit Imunokromatografi 2019
- Training Online K3 di Laboratorium Metode RAMP 2020
- Sertifikat Kompetensi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2020 - Virtual Training Budaya
Pelayanan Prima bagi Petugas Pelayanan Publik Frontliner KKP Tahun 2020
5. Suherman, S.Si., M.Si/
19780827 200912 1 001
Penata III/c S1 Biologi, Universitas Sudirman
- In House Training 17043 Tahun 2022 - Workshop Biorepositori
dan Manajemen Bank Isolat bagi
Laboratorium Rujukan dan Sentinel AMR Lintas Sektor Tahun 2021 - PCR detection for
antimicrobial resistance tahun 2021
- Basic quality
Management II Tahun 2021
- Pelatihan WHONET Dasar untuk Laboratorium AMR Lintas Sektoral Tahun 2021
6. Manja Meyky Bond, S.Pi, M.Si/
19780503 200112 1 001
Pembina IV/a
- S1 MSP, IPB - S2 Universitas
Diponegoro Manajemen Sumberdaya Pantai
- Training Online Kesehatan Dan
Keselamatan Kerja (K3) Dan Keselamatan Laboratorium 2020 - Pelatihan Membuat Pakan Ikan Dengan Bahan Baku Lokal 2020 - Short Course Aplikasi
25
No. Nama/ NIP Pangkat/
Jabatan
Riwayat
Pendidikan Pelatihan Foto
Teknologi Bioflok Untuk Akuakultur 2020 - Workshop Pembuatan
Kit Imunokromatografi 2019
- In House Training Audit Internal Laboratorium (ISO/IEC 17025:2017) Tahun 2019
7. Dr. Bambang Widyo Prastowo, S.Pi., M.Si./
19700906 199703 1 003
Pembina IV/a
- S2 Biologi Molekuler Reproduksi Universitas Brawaijaya - S3 Immunology Curtin University
- Bimbingan Teknis Auditor Dan Verifikator Indonesian Good Aquaculture Practices (Indogap) SNI Cara Budidaya Ikan Yang Baik (CBIB) 2021 - Bimbingan Teknis
Budidaya Jamur Tiram Dan Jamur Kuping Serta Pengolahannya 2021
- Workshop Kupas Tuntas Budidaya Ikan Dewa 2021
- Pelatihan Data Geospasial Lingkup Kementerian Kelautan Dan Perikanan 2021 - Bimbingan Teknis
Kultur Jaringan Untuk Penyediaan Bibit Rumput Laut Kotoni 2021
8. Betutu Senggagau, S.Si, M.Si/ 19790101 200312 2 002
Pembina IV/a
- S1 Biologi, Universitas Negeri Lampung - S2 Universitas
Diponegoro Manajemen Sumberdaya Pantai
- Training Online Kesehatan Dan
Keselamatan Kerja (K3) Dan Keselamatan Laboratorium 2020 - Workshop Pembuatan
Kit Imunokromatografi 2019
- Pendidikan dan Pelatihan Jabatan Fungsional Perekayasa Tahun 2017
- Pelatihan Validasi Penetapan Kadar Logam Berat Tahun 2015 - Pelatihan Validasi Metode Analisis Penetapan Kadar Secara Oksidimetri dan HPLC Tahun 2014
9. Wiwin Wiyani, A.Pi 19751221 200212 2 003
Pembina IV/a
D4 Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan, STP
- In House Training 17043 Tahun 2022 - Bimbingan Teknis
Auditor Dan Verifikator Indonesian Good Aquaculture Practices (INDOGAP) SNI Cara Budidaya Ikan Yang
26
No. Nama/ NIP Pangkat/
Jabatan
Riwayat
Pendidikan Pelatihan Foto
Baik (CBIB) 2021 - Bimbingan Teknis
Diagnosis Penyakit Udang (WSS, AHPND &
DIV-1) dengan Metode Molekuler Tahun 2021 - Training Course on
Diseases Prevention &
Control of Marine Shrimp for Indonesia Tahun 2021
- Pengenalan dan Pemahaman SNI ISO/
IEC 17025: 2017 Tahun 2021 10. Indriasih, S.Si./
19810805 200912 2 001
Penata III/c - S1 Biologi, Universitas Sudirman - S2 Bioteknologi,
IPB
- In House Training 17043 Tahun 2022 - Training Online
Kesehatan Dan Keselamatan Kerja (K3) Dan Keselamatan Laboratorium 2020 - In House Training Audit
Internal Laboratorium (ISO/IEC 17025:2017) Tahun 2019
- In House Training Pemahaman Dan Implementasi ISO 17043:2010 dan ISO 13528:2015 Tahun 2019
11. Swastika Dita Soraya, S.Pi./ 19810404 200912 2 001
Penata III/c S1 Perikanan, IPB - Pelatihan Pengujian Enzim Tahun 2022 - Pelatihan Asam Amino
HPLC Tahun 2022 - Pengujian Asam Amino
Menggunakan HPLC- FLD (Detektor Fluoresensi Kromatografi Cair Kinerja Tinggi) Tahun 2021
12. Tanjung
Penataseputro, S.KH./
19861116 200912 1 001
Penata Muda Tk. I III/b
S1 Kedokteran Hewan UGM
- Workshop on Disease Control and Diagnostic Method for Ministry Of Marine Affairs and Fisheries Staffs Tahun 2022
- Pelatihan Teknisi Laboratorium Kesehatan Ikan ruang lingkup pengujian parasit dan differensial leukosit tahun 2021 - Pelatihan Tips
Memasarkan Produk Anda Secara Online di Platform e-commerce Tahun 2021