• Tidak ada hasil yang ditemukan

Wacinwa, harmonisasi multikultural.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Wacinwa, harmonisasi multikultural."

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

WACANA

Xs

20I

Tlt

te{8

BERNAS

JOGJA

Sabtu

Pon,

11

Oktober

2014

TWAYANG

Ciria Jawa

(Wa-cinwa) untuk

pertama

kalinya

di-pentaskan

kembali

setelah vakum

hampir setengah abad. Pementasan Wacinwa dengan lakon Sle

Jin Kui

Ngumbara

oleh

dalang

Ki

Aneng Kriswantoro digelar pada 6 Oktober 2014

di

Pendapa Museum

Sonobu-doyo, Yogyakarta.

Sebelumnya

tidak ada pewaris maupun pemerhati budaya yang tergerak untuk

meng-hidupi

kembali akulturasi

budaya Tionghoa-Jawa

ini

setelah pembuat

sekaligus dalang

Wacinwa,

Gan

Thwan Sing, meninggal dunia pada

tahun 1967.

Masih

ditambah pa{a

masa Orde

Baru muncul

larangan

terhadap segala

hal

yang

berbau

Tionghoa sehingga membuat wa-yang

ini

semakin te4ggelam.

Patut disyukuri apabila Mudeum

Negeri

Sonobudoyo

dan

Dinas

Kebudayaan DIY berinisiatif

menge-nalkan kembali Wacinwa

pada masyarakat luas. Sebagian koleksi Wacinwajuga dapat disaksikan dari tanggal 3 hingga

l0

Oktober dalam

Pameran

Temporer

II

bertajuk

Silang Budaya Cina-Jawa

di

Jogje Gallery.

Wacinwa diciptakan

oleh

Gan Thwan Sing (1895-1967) yang

ting-gal di Jatinom, Klaten, Jawa Tingah qlda tahun 1925. Perpaduan

budiya

Tionghoa-Jawa

iiri

iampak dari

ben-tuk wayang dan lakon yang dimain-kan. Bentuknya tidak seperti wayang

Potehi, Wacinwa

dibuat

dari

kulit

kerb11 yang kepala wayangnya da-pat dilepas dan diganti-ganti sesuai

karakter yang dikehendaki.

Semen-tara lakon yang

biasa dimainkan

diambil dari lakon

wayang potehi

dan

juga kisah komik

Tiongkok

seperti Sie Jin Kui, namun dibawakan dengan cara Jawa

diiringi

gamelan,

Oleh: Hendra Kurniawan

kelir, dan sinden.

Wa-cinwa

berkiblat pada gaya pakeliran klasik

Yogyakarta. Sungguh suatu harmonisasi bu-daya yang begitu akur

dan indah.

Ada

dua set Wa-cinwa yang diciptakan

oleh

Thwan

Sing,

illlj;"r%6'Hj"i,ii_

FAKULTAS

KIP

kultural (multicultural

society).

Hubungan antarbudaya

yang

asi-metris dalam

masyarakat melalui

dominasi, hegemoni, dan kontestasi budaya tertentu dapat menimbulkan

konflik

budaya.

Untuk

itu

dalam

konstelasi

politik

saat

ini

yang semakin tidak

karuan, hubungan

antarbudaya

harus dijaga agar jangan oampai

ikut

terjebak arus yang sama. Demokrasi

budaya yang

juga

dicita-citakan

reformasi

diharapkan

dapat

lebih

mampu bertahan karena

masya-rakatlah yang menjadi

penopang. Masyarakat

jauh lebih

menghidupi

semangat demokrasi ketimbang para

elite saat ini.

Keragaman budaya yang

dimiliki

oleh bangsa

ini

dapat mewujudkan

masyarakat

multiktrltural

apabila setiap warganya dapat

hidup

ber-dampingan, toleran, dan menghargai demokrasi.

Wacinwa mengajarkan

harmo-nisasi

dalam keberagaman. Sikap

inklusif memang perlu dipupuk dan tlikembangkan.. Bukan saatnya lagi untuk masih tersekat-sekat oleh per-bedaan etnis, golongan,' dan agama.

Sikap antipati dan

pengotakkan

merupakan manifestasi

sikap

eks-klusif

yang merugikan

dan

ber-tentangan dengan

nilai-nilai

mul-tikultural. Perbedaaan dalam

masya-rakat

sifatnya sangat alamiah dan

kodrati

sebagai anugerah

dari

Tu-han. Menolak perbedaan nferupakan

sikap yang

jauh dari

keberadaban. Tidak layak memberi tempat di negeri

ini

bagi

mereka

yang

anti

kebhi-nnekaan.

***

Hendra

Kurniawan MPd,

Doserr

Pendidikan Sejarah

FKIP

lJniver-sitas

Sanata

Dharma

Yogyakarta.

sia

atas

usulih

dari

Bung

Karno.

Dalam

perjalanan

sejarah

bangsa

ini,

tak sedikit orang

Ti-onghoa yang

mende-dikasikan

diri

pada

budaya.

Memang

budaya

itu

universal

dan

tidak

mengenal sekat-sekat

perbeda-an

sehingga

mem-yang.

Satu set dengan

lakon

Sie

Djin

Koei Tjeng Tang (Sie Jin

Kui

menyerbu

ke timur)

yang menjadi

koleksi Museum Sonobudoyo dan

Sie Djin Koei

ljeng

See (Sie Jin

Kui

menyerbu

ke

barat) yang kini

di si mpan di Ueberlingen-Bodensee, Jerman. Harapannya ke depan Wa-cinwa dapat semakin diperkaya

de-ngan kisah-kisah

lain

seperti

le-genda Sam Pek

Ing Tay

maupun cerita pelayaran.Sam Poo Kong yang

terkait erat

dengan Sejarah

Nu-buat mereka tidak segan untuk hadir sebagai Tionghoa yang Jawa dalam

konteks ke-Indonesia-ari'.

Wacinwa dan banyak

hasil

akulturasi budaya Tionghoa-Jawa lainnya seperti makanan dan

pakai-an yang selama ini telah dikenal luas merupakan khazanah budaya bang-sa.

Inilah bukti

kebhinnekaan dan kenyataan multikultural yang telah

ada sejak

dulu

dan

harus

dilihat

sebagai

bagian

dari

masa depan bangsa.

Setiap kebudayaan berada dalam

posisi yang

sejajar dan

tidak

ada

yangdianggap lebih tinggi atau lebih rendah (superior dan inferior).

Dia-log

yang

baik

akan memperkaya budaya dan menemukan

titik

temu (kalimatun sawa) antarbu day a y'ang

ada. Dalam dialog dibutulika;

toleransi dan keduanya merupakan satu kesatuan tak terpisahkan.

Apa-bila

semangat

ini

dapat dibangun

dalam .rnasyarakat

maka nisciya

terjalin

relasi

multikultural

yang

harmonis

dalam hidup

berbangsi

yang majemuk.

Masyarakat majemuk Qtlural

society) tidak selalu dapat

dinyata-kan

sebagai masyarakat

multi-santara.

Masyarakat

multikultural

.

Mengangkat kembali Wacinwa

kd

tengah-tengah masyarakat

se-karang

ini

merupakan

bukti

ke-sadaran multikultural yang semakin tinggi. Melalui Wacinwa masyarakat

juga disadarkan kembali pada

erat-nya

hubungan

antara

Tionghoa

dengan Jawa yang sudah terbentuk selama berabad-abad. Selain Thwan

Sing

yang menciptakan Wacinwa,

ada

pula Go

Tik

Swan,

seorang

Tionghoa

dari Solo yang

menjadi pelopor batik Indonesia.

Tik

Swan

yang bernama

lain K.P.A.

Hardjo-nagoro

ini

mengembangkan batik-batik yang khas bercirikan

Indone-r*#T

Referensi

Dokumen terkait

Agar paket rekomendasi teknologi yang dihasilkan memiliki kriteria spesifik, dalam arti sesuai secara bio-fisik dan sosial ekonomi petani serta dapat menjawab

Berdasarkan latar belakang tersebut, maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian tindakan kelas berkaitan dengan peningkatan hasil belajar siswa dengan menggunakan

Sebagai gambaran awal bahwa sistem Tarzan Digital Assistant (TDA) yang dirancang terdiri dari dua bagia utama yaitu eksternal controller yang terdiri dari

dari jumlah seluruh suara yang dikeluarkan dalam Rapat, sedangkan khusus untuk agenda ke 5, maka keputusan adalah sah jika disetujui oleh lebih dari 2/3 (dua per tiga)

Topologi jaringan komputer Tree merupakan gabungan dari beberapa topologi star yang dihubungan dengan topologi bus, jadi setiap topologi star akan terhubung ke topologi

Direktorat Pemberdayaan Wakaf, Direktorat Jendral Bimbingan Masyarakat Islam, Departeman Agama RI, Pedoman Pengelolaan & Pengembangan Wakaf, (Jakarta:

Justeru mimbar menyeru kepada jemaah sekalian insaflah dan sedarlah tentang kehidupan yang sebenarnya dan jangan kita lalai dari mengingati kematian kerana ianya akan menambah

Dari latar belakang tersebut, rumusan masalah dari perancangan ini adalah bagaimana membuat film animasi pendek yang menghibur dan menarik, juga dapat dimengerti