• Tidak ada hasil yang ditemukan

SKRIPSI PENGARUH HARGA DAN PELAYANAN TERHADAP PENDAPATAN PT.LION AIR PADA ANUGRAH TRAVEL MAKASSAR HASNIAR

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "SKRIPSI PENGARUH HARGA DAN PELAYANAN TERHADAP PENDAPATAN PT.LION AIR PADA ANUGRAH TRAVEL MAKASSAR HASNIAR"

Copied!
96
0
0

Teks penuh

(1)

HASNIAR 1057 30233 710

JURUSAN AKUNTANSI

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MAKASSAR 2014

PENDAPATAN PT.LION AIR PADA ANUGRAH TRAVEL

MAKASSAR

(2)

PENDAPATAN PT.LION AIR PADA ANUGRAH TRAVEL MAKASSAR

HASNIAR 1057 30233 710

Skripsi

Untuk memperoleh gelar sarjana ekonomi pada universitas muhammadiyah Makassar.

JURUSAN AKUNTANSI

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MAKASSAR

2014

(3)

sulit. Karena itu jangan pernah mencoba untuk menyerah dan jangan pernah menyerah untuk mencoba. Jangan katakan kepada Allah “Aku punya masalah besar, tetapi katakanlah kepada masalah bahwa aku mempunyai Allah Yang Maha Besar”

(Sayidina Ali bin AbiThalib)

PERSEMBAHAN

Skripsi ini kupersembahkan untuk:

untuk Bapak, Ibu dan keluargaku yang telah memberikan semangat, dukungan, doa dan cinta yang tulus kepadaku.

untuk Almamaterku

(4)

ini dengan judul “Pengaruh Harga dan Pelayanan Terhadap Pendapatan PT Lion Air Pada Anugrah Travel Makassar”. Skripsi ini dapat terselesaikan berkat bimbingan, dukungan dan saran dari berbagai pihak.

Maka dalam kesempatan ini, dengan penuh keikhlasan penulis ingin menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada:

1. Dr.Iwan Akib Mpd, Rektor Universitas Muhammadiyah Makassar yang telah memberikan kesempatan kepada penulis untuk menyelesaikan studi pada Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Makassar.

2. Dr.MAHMUD NUHUNG,M.A Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Makassar yang telah memberikan ijin dan bantuan dalam penyusunan skripsi ini.

3. ISMAIL BADOLLAHI,SE.,M.Si.,Ak. Ketua Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Makassar.

4. H.ANDI ARMAN,SE.,M.Si.,Ak. Dosen Pembimbing I yang telah memberikan arahan dan petunjuk dalam penulisan skripsi ini.

5. ISMAIL RASULONG,SE.,MM. Dosen Pembimbing II yang telah memberikan arahan dan petunjuk dalam penulisan skripsi ini

6. Seluruh staf dan dosen pengajar jurusan Akuntansi yang telah memberikan banyak ilmu selama mengikuti perkuliahan

7. Kedua orang tuaku ayahanda Andi Koneng dan ibunda Mattang serta saudari saya Andi Rahmayanti Spd,Andi Jusman,Andi Rahman,Andi Hale,

(5)

dan semangat yang telah kita berikan kepadaku.

9. Kepada Muh.Yusuf.St. yang juga sagat berarti buat aku terimakasih,karena engakau selalu memberikan dukungan dan semangat buat aku selama ini 10. Kepada faisal amd kep yang dulu pernah memberikan semangat dan

dukungan buat saya

11. Sahabat tercinta leli ulviani,Ikha Sartika,Titi Ulviana,Fitriani,Ewin,Fitto ,Hera,Umi,Inna,Bayu,Budi,Erni,Elli,Syam,Riswan yang penah dekat dengan aku dan semua teman-teman yang tidak bisa saya sebut satu persatu karena terlalu banyak,terima kasih atas suka cita yang kalian berikan.

12. Teman- teman dari fakultas Ekonomi yang telah sama-sama berjuang demi kelulusan,Ayu,Accu,Indra,Leli,Yunus,Rifai,Kamri,Risman,Ika,Anti.

13. Semua pihak yang telah membantu terlaksanakannya skripsi ini.

Sebagai penutup penulis mengharapkan saran dan kritik dari pembaca dan terwujudnya kesempurnaan skripsi ini. Semoga ilmu yang penulis peroleh dapat bermanfaat bagi masyarakat dan bagi kita semua. Amin

Makassar, 2 agustus 2014

(6)

Seiring perkembangan sekarang ini Lion Air sebagai salah satu penerbangan di Indonesia yang sukses mengambil positioning sebagai low cost carrier (LCC) yaitu penerbangan dengan harga murah yang semakin mempermudah pelanggan untuk mencapai tujuan. Namun disisi lain, dengan dengan tariff yang murah tersebut sering kali mengabaikan kualitas pelayanan (service), bahkan yang lebih mengkawatirkan lagi adalah menyebkan berkurangnya kualitas pemeliharaan (maintenance) pesawat sehingga rawan terhadap keselamatan penerbangan dan akan berdampak kurang baik terhadap keamanan, kenyamanan, keselamatan, dan perlindungan konsumen.

Berdasarkan latar belakang tersebut, rumusan masalah penelitian sebagai berikut : apakakah harga dan pelayanan berpengaruh terhadap pendapatan pada PT. Lion Air, adakah pengaruh harga dan pelayanan terhadap keputusan untuk menggunakan transportasi pesawat Lon Air,adakah pengaruh harga dan pelayanan terhadap keputusan menggunakn transportasi Lion Air secara simultan. Tujuan peneltian ini adalah untuk mengetahui adanya pengaruh harga dan pelayanan untuk menggunakan transportasi pesawat Lion Air, adanya pengaruh pelayanan terhadap keputusan menggunakan transportasi pesawt terbang Lion Air, adanya pengaruh harga tiket dan pelayanan terhadap keputusan menggunakan transportasi pesawat terbang Lion Air. Populasi penelitian ini adalah seluruh konsumen yang pernah menggunakan pesawat Lion Air dan membeli tiket pesawat. Pengambilan sampel menggunakan accidental sampling yaitu sebanyak 160 responden. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi berganda.

Hasil peneltian diperoleh persamaan regresi linear berganda sebesar Y = 54.303+0,008X1+0,028X2+ e . uji persial(uji t) menunjukan bahwa harga dan pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pwembelian mengguanakn transportasi. Uji simultan (uji F) menunjukkan bahwa pelayanan dan harga berpengaruh postif dan signifikan terhadap keputusan pembelian secara simultan.

Simpulan peneltian ini adalah terdapat pengaruh harga dan pelayanan postif dan signifikan terhadap keputusan menggunakan transportasi pesawat Lion Air baik secara persial maupun secara simultan. Saran dalam penelitian ini adalah hendaknya perusahaan lebih memperhatikan keinginan dan kebutuhan konsumen terkait keamanan,keselamatan, kenyamanan, ketepatan waktu dan perlindungan konsumen. Semua dlakukan agar konsumen semakin meningkat untuk menggunakan jasa transportasi pesawat terbang Lion Air.

(7)

HALAMAN PENGESAHAN ... iii

MOTTO DAN PERSEMBAHAN ... iv

KATA PENGANTAR ... v

ABSTRAK ... vi

DAFTAR ISI ... vii

DAFTAR TABEL ... viii

DAFTAR GAMBAR ... ix

DAFTAR LAMPIRAN ... x

BAB I PENDAHULUAN ... 1

A. Latar belakang ... 1

B. Rumusan masalah ... 1

C. Manfaat penelitian ... 6

D. Kegunaan penelitian ... 6

BAB II TINJAUAN PUSTAKA ... 8

A. Perusahaan jasa ... 8

B. Harga ... 8

C. Pelayanan ... 16

D. Keputusan pembelian ... 19

E. Penelitian terdahulu ... 24

F. Kerangka pemikiran ... 27

G. Hipotesis ... 29

(8)

Tabel 1.1 Penetapan jenjang Kriteria ... ... 38

Tabel 1.2 Penetapan Jenjang Kriteria harga ... 39

Tabel 1.3 Penetapan jenjang Kriteria Pelayanan ... 39

Tabel 1.4 Jenjang Kriteria keputusan pembelian ... 40

Tabel 5.1 Deskripsi usia responden ... 48

Tabel 5.2 Deskripsi pekerjaan responden ... 49

Table 5.3 Deskripsi jenis kelamin responden ... 49

Tabel 5.4 Deskripsi variabel penelitian harga... 50

Table 5.6 Deskripsi variabel penelitian Pelayanan ... 52

Table 5.7 Deskripsi variabel penelitian Pendapatan ... 59

Table 5.8 Rekapitulasi persepsi responden terhadap variabel harga(x1) dan pelayanan (x2) pendapatan lion air ... 67

Table 5.9 Hail uji validitas Variabel Y- Pendapatan ... 70

Table 5.10 Hasil uji validitas variabel X – Harga dan pelayanan ... 72

Table 5.11 Hasil uji Reliabilitas variabel Y- Pendapatan ... 72

Table 5.12 Hasil uji reliabilitas variabel X- Harga dan Pelayanan ... 73

Table 5.13 Hasil analisis Regresi linear Berganda ... 74

Table 5.14 Hasil uji Statistik t... 76

Table 5.15 Hasil Uji simultan (Uji F) ... 77

Table 5.16 Hasil Uji koefisien Determinasi ... 77

(9)

Gambar 4.1 gambar struktur organisasi PT. Lion Air Makassar ... 46

(10)

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Industri penerbangan di Indonesia adalah industri yang berkmbang semakin cerdas, sadar harga, dan memliki persaingan yang kompetitif. Persaingan kompetitif ini dialami tidak hanya dengan maskapai penerbangan domestik tetapi tetapi juga dengan maskapai penerbangan internasional.persaingan dengan domestik yang semakin marak tentu saja berdampak pada pencapaian operasional perusahaan. Apalagi saat ini semakin banyak maskapai penerbangan Indonesia dengan biaya rendah yang menawarkan tiket dengan harga murah degan tujuan untuk merebut pangsa pasar yang lebih banyak di masyarakat. Namun disisi lain, dengan harga murah tersebut sering menurunkan kualitas pelayanan (service).

Bahkan yang lebih mengkawatirkan lagi adalah penyebab berkurangnya kualitas pemeliharaan (maintenance) pesawat sehingga rawan terhadap keselamatan penerbangan dan akan berdampak kurang baik terhadap keamanan, kenyamanan, keselamatan dan perlindungan konsumen.

Perusahaan jasa harus dapat merancang strategi pemasaran yang tepat dalam mencapai tujuan perusahaan karena banyak juga perusahaan yang bergantung pada keandalan sistem informasi dalam menjalankan kegiatan operasional dan adapun salah satu faktor yang mempengaruhi tahap-tahap dalam proses pembelian yang dilakukan konsumen adalah penetapan harga dan pelayan yang dilakukan yang dilakukan perusahaan jasa transportasi. Penetapan harga jasa berbeda dengan harga barang dalam beberapa aspek seperti jasa tidak

1

(11)

menghasilkan jasa transfer pemilikan fisik, variabilitas input dan output, heteroginitas jasa membatasi pengetahuan konsumen tentang harga jasa dan lain(Kotler, 2002:519).

Penetapan harga yang tepat sesuai dengan pelayanan dan kinerja yang di tawarkan oleh perusahaan dapat menciptakan kepuasan konsumen. Konsumen yang merasa puas dapat tercipta loyalitas konsumen (Tjiptono, 2004:151). Harga berperan penting secara makro (bagi perekonomian secara umum) dan secara mikro (bagi konsumen dan perusahaan). Bagi perekonomian harga dapat mempengaruhi tingkat upah, sewa, bunga dan lain-lain; bagi konsumen harga menjadi salah satu pertimbangan dalam membuat keputusan pembelian sedangkan bagi perusahaan ,harga merupakan satu-satunya elemen bauran pemasaran yang mendatangkan pendapatan (Tjiptono, 2004:183).

Salah satu faktor lain yang mempengaruhi keputusan pembelian adalah kualitas pelayanan perusahaan. Kualitas pelayanan didalam bisnis transportasi, merupakan salah satu pemikiran yang sering di gunakan dalam menilai pelayanan yang diberikan kepada konsumen. Konsumen yang mendapatkan kepuasan maka konsumen tersebut dapat menggunakan jasa begitupulah dikemudian hari.

Perusahaan yang dapat memberikan pelayanan yang berkualitas dan konsumen mendapatkan kepuasan maka akan tercipta kembali pembelian, dan sebaliknya (Korler 2002:183).

Unsur-unsur yang membentuk pelayanan yang berkualitas merupakan perpaduan dari kualitas manusia yang dicerminkan oleh perilaku atau sikap dalam berinteraksi dengan para tamu dan keterampilan atau keahlain yang merupakan

(12)

penguasaan unsur-unsur tehnik dan prosedur yang berkaitan dengan tugas pekerjaan. Unsur-unsur dan konsumen- komponen dasar dalam pelayanan sulit untuk di inventori,maka dapat dikatakan bahwa pelayan adalah berkaitan dengan proses,dimana produk dinikmati oleh tamu berupa pengalaman(Sulastiono, 2006:58). Pelayanan merupakan suatu kinerja penampilan,tak berwjud dan cepat hilang, lebih dapat dirasakan daripada dimiliki,serta pelanggan lebih dapat berpartisipasi aktif dalam proses komsumsi jasa tersebut (Kotler 2001:310).

Didalam maskapai penerbangan PT.Lion Air sebagai pesawat swasta sebagai permodalan yang cukup dan srategi penetrasi harga. Pemain yang baru dan amat percaya diri dan cukup sukses mengambil positioning sebagai low cost carrier (LCC) yaitu persaingan yang melalui rute penerbangan dengan harga murah yang semakin mudah pelanggan untuk mencapai tujuan . sebagai salah satu perusahaan penerbangan di Indonesia ,Lion air masih stabil dalam bersaing dengan maskapai penerbangan baru lainnya. Lion air berusaha dalam mencari, manarik dan mempertahankan pelanggan untuk memuaskan pengguna jasanya, terutama melalui sisi performa pelayanannya, selain itu melakukan penambahan fasilitas-fasilitas untuk memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan.

Kemudahan untuk mlekukan pemesanan tiket, PT.Lion Air menyediakan pemesanan tiket secara online lewat website dan sms booking . Bagi yang memesan tiket secara online, tersedia pula pembayaran secara online. Calon penumpang pun tidak perluh bersusah payah,cukup pesan dan bayar melalui satu portal di website Lion Air. Hal ini dilakukan oleh Lion air agar tidak kalah dalam persaingan atas fasilitas dan pelayanan yang dilakukan maskapai penerbangan

(13)

lainnya. Lion Air melayani pelanggan berbagai segmen, melakukan berbagai segmen. Melakukan berbagai survei yang melibatkan pelanggan, mengetahui kebutuhan dan keinginan pelanggan serta menciptakan kepuasan konsumen dalammenggunakan transportasi pesawat terbang Lion Air.

Persaingan utama yang dihadapi Lion Air adalah sejenis maskapai- maskapai Sriwijaya Air,Batavia Air,dan Wings Air yang ingin juga merebut pangsa pasar domestik dengan penerbangan domestik.

Lebih lanjut, peningkatan penjualan tiket online maskapai penerbangan Lion Air tidak serta merta diikuti kualitas pelayanan yang baik, harga yang murah tidak diimbangi dengan kualitas pelayanan yang maksimal. Permasalahan yang sering dijumpai yang berkaitan dengan gagal terbang atau ditolak check in dan tiket dengan nomor kursi yang sama dengan nomor kursi yang sama sudah terjual pada penumpang lain, calon penumpang yang gagal terbang tidak mendapatkan pengembalian uang tiket (refund).

Seringnya terjadi delay atau keterlambatan penerbangan pada Lion Air, seperti yang dimuat (http://www.waspada.co.id/24mei 2010) ditegaskan Direktur Lembaga Advokasi Perlindungan Konsumen (LAPK),Farid Wajdi. Dia menuturkan, kejadian delay Lior Air sebenarnya bukan kabar baru lagi, tanpa yang jelas dan seringkali absurd . selalu masalah teknis untuk persiapan pesawat terbang untuk take off memang ada kepentingan keselamatan penumpang kalau dibuat logikanya. Namun tingkat delay Lion Air membuat orang kali membuat stereotype bahwa Lion Air delay, Lion Air juga tidak proaktif memberikan informasi mengenai jadwal penerbangan yang tertunda. Padahal, informasi jadwal

(14)

penerbangan adalah moment of fruth bagi pelanggan. Meskipun banyak yang menanyakan pada saat check in namun tetap saja tidak ada informasi yang jelas, pada saat orang-oarang mulai gerah dan ingin marah, akhirnya Lion Air memberikan informasi yang tetap saja direvisi karena tidak sesuai jadwal.

Dengan maskapai yang buruk Lion Air yang buruk, calon penumpang terlambat beberapa menit saja dari waktu check in otomatis bergeser pada penerbangan berikutnya, tetapi dengan membeli tiket baru seharga 90%dari tiket asli yang seharusnya calon penumpang cukup hanya melapor pada bagian tiketing, membayar bagian tiketing, membayar administrasi, lalu dijadwalkan pada penerbangan berikutnya.

Kurangnya tanggung jawab dari pihak PT.Lion Air menagani kehilangan bagasi penumpang, pada bagian kehilangan saling melempar tanggung jawab tanpa memperhatikan keluhan konsumen.

Berdasarkan permasalahan tersebut penelitian tertarik untuk melakukan penelitian yang berjudul “PENGARUH HARGA DAN PELAYANAN TERHADAP PENDAPATAN PT.LION AIR PADA ANUGRAH TRAVEL MAKASSAR .

B. Rumusan Masalah

Berdasarkan uraian diatas, maka yang menjadi rumusan masalah adalah : 1. Apakah Harga dan Pelayanan berpengaruh terhadap pendapatan pada PT.

Lion Air?

(15)

C. Manfaat Penulisan

Tujuan penulis melakukan penelitian ini adalah

1. Untuk mengetahui pengaruh Harga dan Pelayana terhadap pendapatan pada PT. Lion Air.

D. Kegunaan Penelitian 1. Manfaat teoritis

a. Bagi Lion air

Penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi lion air selaku perusahaan dalam jasa penerbangan, mengenai pengaruh harga dan kualitas pelayana bagi perusahaan, sehingga dapat dijadikan sebagai masukan atau pertimbangan dalam dalam mengembangkan masukan yang lebih baik dimasa yang akan datang.

b. Bagi konsumen

Penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat kepada konsumen agar lebih memperhatikan tentang harga dan kualitas pelayan saat menggunakan jasa penerbanagn.

2. Manfaat praktisa a. Bagi penelitian

Penelitian ini bermanfaat untuk memperdalam dan mengaplikasikan teori pemasaran yang sudah diperoleh, terutama dalam harga,pelayanan serta keputusan pembeli.

(16)

b. Bagi pembaca

Bagi pembaca diharapkan dapat memberikan informasi tambahan mengenai harga dan pelayana yang berguna untuk menambah pemahaman mengenai keputusan pembeli

(17)

8

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

A. Perusahaan Jasa

1. Pengertian Perusahaan Jasa

Perusahaan jasa merupakan unit usaha yang kegiatannya memproduksi produk yang tidak berwujud (jasa) dengan maksud meraih keuntungan. Akan tetapi, perusahaan jasa juga membutuhkan produk berwujud dalam menyelenggarakan kegiatan usahanya. Misalnya, perusahaan angkutan menawarkan jasa transportasi kepada masyarakat. Untuk mendukung usahanya, perusahaan membutuhkan sarana transportasi berupa mobil atau bus. Dari pengertian di atas, perusahaan jasa memiliki ciri-ciri sebagai berikut.

a. Produk yang ditawarkan berupa benda tidak berwujud (jasa). Jasa merupakan sesuatu yang tidak bisa dilihat, tetapi manfaatnya bisa dirasakan.

b. Perusahaan dan konsumen kesulitan untuk mengukur tingkat harga jasa.

Tingkat harga merupakan sesuatu yang bersifat tidak mutlak karena mahal atau tidaknya harga yang ditetapkan perusahaan tergantung tingkat kepuasan konsumen.

c. Produk yang ditawarkan tidak bisa disimpan dalam bentuk persediaan.

Artinya, jasa tidak bisa disimpan, dijual kembali kepada orang lain, atau dikembalikan kepada perusahaan tempat konsumen membeli jasa.

Menurut wikipedia, jasa atau layanan adalah aktivitas ekonomi yang melibatkan sejumlah interaksi dengan konsumen atau dengan barang-barang

8

(18)

BAB III

METODE PENELITIAN

A. Lokasi Penelitian

Dalam penulisan skripsi ini adalah PT.Lion Air cabang Makassar, lingkungan tempat tinggal, Agen Tour & Travel yang ada di Makassar sebagai objek penelitian. Objek tersebut sengaja dipilih karena perusahaan tersebut sebagai alat transportasi pesawat terbang yang bisa melayani para konsumen yang mau keluar kota dan lain-lain

B. Jenis dan Sumber Data

1. Jenis Data

Adapun jenis dan sumber data yang di gunakan dalam penulisan ini adalah :

a. Data kuantitatif adalah data mengenai harga dan biaya promosi yang dikeluarkan oleh perusahaan/trevel,dan adapun data kuantitatif yang berupa nilai atau skor atas jawaban yang di berikan oleh responden terhadap pertanyaan-pertanyaan yang ada dalam kuesioner.

b. Data kualitatif adalah data atau informasi dalam bentuk tertulis mengenai keadaan perusahaan dan uraian tugas masing-masing perusahaan.

30

(19)

2. Sumber data.

Sedangkan sumber data yang di gunakan adalah ; 1.Data Primer

Data primer yang digunakan bersumber dari hasil kuisioner yang diberikan kepada responden yaitu orang-orang yang bepergian menggunakan pesawat terbang Lion Air yang membeli tiket pesawat secara, onlinekarena ada promo, dan juga diperoleh dari perusahaan, melalui wawancara dengan pegawai perusahaan dan karyawan yang berhubungan dengan masalah yang dibahas.

2.Data Sekunder

Data sekunder merupakan data yang sudah diolah sendiri oleh perusahaan, dalam hal ini variabel yang diperoleh dari data sekunder dan jenis data yang ada kaitannya dengan masalah yang diteliti.

C. Populasi dan Sampel 1. Populasi

Populasi dalam penelitian ini meliputi seluruh konsumen yang pernah menggunakan pesawat terbang Lion Air dan membeli tiket pesawat secara online dan pada saat ada promo dimana jumlahnya tidak diketahui secara pasti.

2. Sampel

Dalam penelitian ini tidak seluruh populasi yang diambil, mengingat keterbatasan biaya, waktu, dan tenaga, karena itulah dalam penelitian digunakan metode analisa dalam memecahkan masalah yang telah dikemukakan serta untuk membuktikan hipotesis adalah :

(20)

1. Analisis deskriptif yakni suatu analisis yang menguraikan perkembangan penjualan yang dicapai oleh perusahaan

2. Analisis regresi linear berganda yakni suatu analisis untuk melihat sejauh mana pengaruh harga dan pelayanan terhadap pandapatan dengan menggunakan rumus regresi berganda menurut Ridwan dan Akdom (2007: 124) yaitu :

Y= bo + b1x1+ b2x2+ b3x3+e Dimana :

Y = Pendapatan X1 = harga X2 = Pelayanan bo = Nilai konstanta b1,b2 = koefisien regresi

3. Analisis korelasi adalah suatu analisis untuk melihat sejauh mana hubungan antara harga jual dan pelayanan terhadap peningkatan pendapatan pada lion air dengan menggunakan rumus menurut Ridwan dan Akdom (2007 : 142 ) yaitu :

KP

Dimana :

Y = Pendapatan X1 = harga X2 = Pelayanan bo = Nilai konstanta

(21)

b1,b2 = koefisien regresi

3.Defenisi operasional variabel

Dalam penulisan skripsi maka penulis menggunakan beberapa istilah sehngga didefenisikan secara operasional agar menjadi petunjuk dalam penelitian ini yaitu :

1. Pelayanan merupakan pemberian suatu kinerja atau tindakan tak kasat mata dari suatau pihak kepihak lain. Pada dasarnya jasa diproduksi dan dikonsumsi secara bersamaan,dimana interaksi antara pemberi jasa dan penerima jasa mempengaruhi hasilkeputusan pembelian.

2. Promosi merupakan kegiatan – kegiatan yang dilakukan perusahaan atau trevel untuk mendorong konsumen membeli produk dan jasa yang ditawarkan dengan berbagai jenis periklanan yang dilakukan, meklalui media cetak yaitu surat kabar dan potongan harga.

3. Harga adalah nilai jual tiket yang ditetapkan oleh perusahaan PT.Lion air dan trevel dalam satuan rupiah.

4. Pendapatan adalah total penjualan yang dinilai dengan unit usaha oleh perusahaan dalam periode tertentu mencapai laba yang maksimal sehingga dapat menunjang pertumbuhan perusahaan/dapat mencapai target yang diinginkan perusahaan.

(22)

4. Teknik Pengambilan Sampel

Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik accidental sampling. Accidental sampling merupakan teknik penentuan sampel berdasarkan kebetulan. Teknik ini berarti siapa saja yang secara kebetulan bertemu dengan peneliti dapat digunakan sebagai sampel (Sugiyono,2005:60).

Sampel diambil secara acak dengan menggunakan teknik random sampling, teknik ini digunakan karena semua responden dianggap sama atau homogen.

Penetapan responden yang dinggap homogen artinya responden ditetapkan pada saat atau kebetulan dan sama-sama pernah melakukan pembelian tiket online pada pesawat terbang Lion Air.

D. Variabel Penelitian

Menurut Sugiyono (2002:28) variabel di dalam penelitian merupakan suatu atribut dari sekelompok objek yang diteliti, mempunyai variasi antara satu dan lainnya dalam kelompok tersebut.

1. Variabel Independen (Y)

Variabel independen dalam penelitian ini adalah Pendapatan PT. Lion Air.

2. Variabel Dependen

Variabel dependen yang digunakan dalam penelitian ini ada Tiga, yaitu:

a. Harga (X1)

Harga menurut Kotler and Amstrong (2001:439) merupakan sejumlah uang yang dibebankan atas suatu produk, atau jumlah darinilai yang ditukar konsumen atas manfaat karena memiliki atau menggunakan produk tersebut.

(23)

b. Pelayanan(X2)

Pelayanan adalah setiap tindakan atau kegiatan yang dapat ditawarkan oleh satu pihak kepada pihak lain. Pada dasarnya jasa tidak berwujud dan tidak mengakibatkan kepemilikan apapun (Kotler and Amstrong, 2001:11).

E. Metode Pengumpulan Data

Pengumpulan data dalam suatu penelitian ilmiah dimaksudkan untuk memperoleh bahan-bahan yang relevan, akurat dan terpercaya. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah:

1. Observasi yaitu metode penelitian dengan melakukan pengamatan secara langsung untuk mendapatkan data-data yang dibutuhkan secara langsung.

2. Interview atau wawancara adalah metode penelitian yang dilakukan oleh penulis langsung dengan mengadakan tanya jawab secara lisan dari bagian pemasaran mengenai data tentang harga jual yang ditetapkan, biaya pomosi yang dikeluarkan dan volume penjualan tiket.

3. Dokumentasi

Penelitian ini dilakukan dengan cara memperoleh laporan dan dokumen-dokumen lainnya yang erat hubungannya dengan objek penelitian dengan metode kuisioner dan metode literature sebagai dasar teori yang akan dijadikan sebagai landasan teoritis dalam penulisan skripsi.

(24)

1. Metode Kuisioner

Metode yang dilakukan dengan cara memberikan pertanyaanpertanyaan kepada responden dengan panduan kuisioner. Dalampenelitian ini kuisioner menggunakan pertanyaan terbuka. Kuisioner diberikan langsung kepada responden dengan melakuan penyebaran kuisioner responden untuk mengukur persepsi responden digunakan Skala Likert. Pertanyaan dalam kuisioner dibuat menggunakan skala 1-5 untuk mewakili pendapat dari responden. Nilai untuk skala tersebut adalah:

a. Sangat Setuju diberi skor 5 b. Setuju diberi skor 4

c. Kurang Setuju diberi skor 3 d. Tidak Setuju diberi skor 2

e. Sangat Tidak Setuju diberi skor 1

2. Metode Literatur

Metode penelusuran literatur dilakukan dengan mencari data dan informasi yang terkait dengan penelitian melalui buku, internet, artikel, jurnal ilmiah baik nasional maupun internasional dan sumber lain di perpustakaan.

3. Metode Analisis Data

Untuk menganalisis data dalam penelitian ini digunakan Statistical Product Service Solution (SPSS)

(25)

F. Analisis Deskriptif Persentase

Analisis deskriptif persentase merupakan analisis data yang bertujuan untuk mengkategorikan responden dalam kelompok-kelompok yang bersifat kualitatif, digunakan untuk mengetahui harga, pelayanan dan keputusan pembelian.

Adapun rumus yang digunakan adalah :

% = Keterangan:

%: Persentase nilai yang diperoleh n: Jumlah skor yang diperoleh

N: Skor ideal atau jumlah total nilai responden

Hasil kuantitatif dari perhitungan dengan rumus diatas selanjutnya diubah atau ditafsirkan dengan kalimat yang bersifat kualitatif. Dalam hal ini harga, pelayanan, dan keputusan pembelian ditafsirkan secara kualitatif ke dalam 5 kriteria. Langkah-langkah untuk menentukan besarnya rentang skor kriteria tersebut dilakukan dengan cara sebagai berikut:

1. Menetapkan persentase maksimal yaitu x 100% = 100%

2. Menetapkan persentase minimal yaitu x 100% = 20%

3. Menetapkan rentangan persentase Rentangan persentase diperoleh dengan cara mengurangi persentase tertinggi dikurangi (100%) dengan persentase terendah (20%) yaitu 100% - 20% = 80%

4. Menetapkan interval persentase Interval persentase diperoleh dengan cara membagi rintangan persentase dengan jenjang kriteria yaitu 80% : 5 = 16%

(26)

5. Menetapkan jenjang criteria Dalam jenjang kriteria ini dikelompokkan menjadi 5 kriteria yaitu sangat baik, baik, cukup, kurang baik, tidak baik.

Tabel 1.1 Jenjang Kriteria

NO Interval persentase Kriteria

1. 84% -100% Sangat baik

2. 68% - 83% Baik

3. 52% - 67% Cukup

4. 36% - 51% Kurang baik

5. 20% -35% Tidak baik

6. Persen perolehan skor yang didapat selanjutnya dikonsultasikan dengan tabel kriteria di atas yang dikelompokkan dalam lima criteria yaitu sangat baik, baik, cukup, kurang baik, dan tidak baik.

Untuk mengkaji skor variabel-variabel yang ada pada penelitian ini, yang terdiri dari harga, pelayanan dan keputusan pembelian. Adapun rumus yang digunakan adalah sebagai berikut:

Jumlah skor tertinggi = Skor tertinggi x jumlah pertanyaan x jumlah reponden Jumlah skor terendah = Skor terendah x jumlah pertanyaan x jumlah reponden

Interval =

Maka diperoleh hasil lihat pada table 1.2 sebagai berikut :

(27)

Tabel 1.2

Jenjang kriteria harga

No Interval skor Kriteria

1. 4036-4800 Sangat baik

2. 3267 – 4035 Baik

3. 2498 – 3266 Cukup

4. 1729 – 2497 Kurang baik

5. 960 -1728 Tidak baik

Tabel 1.3

Jenjang kriteria pelayanan

No Interval skor Kritera

1. 10756 -12800 Sangat baik

c. 8707 -10755 Baik

d. 6658 - 8706 Cukup

e. 4609 – 6657 Kurang baik

f. 2560 – 4608 Tidak baik

(28)

Tabel 1.

Jenjang kriteria keputusan pembelian

No Interval skor Kriteria

1. 10084 -12000 Sangat baik

2. 8163 – 10083 Baik

3. 6242 – 8162 Cukup

4. 4321 – 6241 Tidak baik

5. 2400 – 4320 Tidak baik

1. Uji Hipotesis a. Uji Parsial (uji t)

Uji parsial (uji t) yaitu untuk mengetahui tingkat signifikansi harga (X1) dan pelayanan (X2) secara parsial terhadap keputusan pembelian (Y). Hipotesa yang akan diuji adalah H1 sampai dengan H5 dengan tingkat toleransi sebesar 5%( =0,05). Ho diterima apabila probabilitasnya sign 0,05 atau Jika t hitung <

t tabel, maka Ho diterima dan Ha ditolak. Ho ditolak apabila probabilitasnya sign 0,05 atau Jika t hitung > t tabel, maka Ho ditolak dan Ha diterima.Ho : i=0 : tidak ada pengaruh yang positif antara harga (X1) dan pelayanan (X2) secara

(29)

parsial terhadap keputusan pembelian (Y) Ha : i>0 : ada pengaruh yang positif antara harga (X1) dan pelayanan (X2)secara parsial terhadap keputusan pembelian (Y).

b. Uji Simultan (Uji F)

Uji simultan bertujuan untuk mengetahui apakah variabel X1 dan X2 berpengaruh secara bersama terhadap variabel Y. Uji simultan dilakukan secara serentak untuk membuktikan hipotesis awal tentang pengaruh variabel harga (X1), Pelayanan (X2) terhadap Pendapatan (Y) sebagai variabel terikat. Adapun hipotesis yang didapat diajukan untuk uji F adalah sebagai berikut: Hipotesis nol (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima artinya ada harga (X1), Pelayanan (X2) terhadap Pendapatan (Y) Hipotesis nol (Ho) diterima dan hipotesis alternative (Ha) ditolak artinya tidak ada pengaruh antara harga (X1), Pelayanan (X2) terhadap Pendapatan (Y). Kriteria pengujian dengan SPSS:

Apabila nilai signifikansi > 0,05, maka Ho diterima dan Haditolak. Apabila nilai signifikansi < 0,05, maka Ho ditolak dan Ha diterima.

2. Koefisien Determinasi (R2) / Goodness Of Fit Test a. Koefisien Determinasi Parsia.

Koefisen determinasi parsial digunakan untuk mengetahui besarnya kontribusi pengaruh dari masing-masing variabel bebas terhadap variabel terikat.

Besarnya kontribusi pengaruh variabel bebas secara parsial dapat dihitung dengan rumus r2 x 100%. Besarnya koefisien korelasi (r) variabel bebas secara parsial dapat diketahui dari nilai partial correlation dari output SPSS. Semakin tinggi

(30)

nilai koefisien (r) masing-masing variabel bebas maka semakin tinggi pula kontribusi pengaruh masing-masing variabel bebas terhadap variabel terikat.

(31)

BAB IV

GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN

A. Gambaran umum objek penelitian 1. Sejarah lion air

Perjalanan panjang yang telah ditempuh lion air berawal dari Penerbangan domestik yang kecil. Setelah tiga belas tahun pengalaman di Bisnis wisata yang ditandai dengan kesuksesan biro perjalanan Lion Tours, kakak-beradik kusnan dan rusdi kirana bertekad menjadikan Impian mereka untuk memiliki usaha penerbangan menjadi kenyataan.

Dibekali ambisi yang tinggi dan modal awal 10 juta dolar amerika Serikat, lion air secara hukum didirikan pada bulan oktober tahun 1999, namun pengoperasian baru berjalan di mulai pada tanggal 30 juni Tahun 2000, dengan menggunakan sebuah pesawat boeing 737-200 Saat Ini, rusdi kirana sebagai salah satu pemilik lion air memegang jabatan Sebagai presiden dan juga direktur.

Lion air mulai mengangkasa di indonesia pada tahu 2000 Dengan satu buah pesawat di dalam armadanya. Selama tiga belas tahun Beroperasi, lion air kini terbang ke lebih dari 36 kota di indonesia dan Banyak tujuan-tujuan penerbangan lainnya, seperti singapura, Malaysia Dan vietnam, timor leste dan saudi arabia.

Sejak berdiri di tahun 2000, lion air telah mengambil banyak Langkah penting dalam mengusahakan harga tiket yang terjangkau bagi 68 Banyak penumpang di asia. Sebagai perusahaan transportasi swasta Terbesar di indonesia,

43

(32)

lion air bukan hanya menawarkan harga yang Terjangkau kepada penumpang, namun juga perjalanan udara yang aman, Menyenangkan dan dapat diandalkan.

Lion air diresmikan sebagai ketua Konferensi internasional asia pasific regional aviation (ara) yang Diadakan di singapura pada tanggal 19 november 2003.lion air Memperoleh “best brand award 2004” di swa, sebuah majalah Marketing yang terbit di indonesia. Hal ini diperoleh oleh marketing Research specialist (mars) berdasarkan survei yang dilakukan pada Enam ribu orang di lima kota besar di indonesia. Lion air meraih indeks Sebesar 33,6% dalam kemampuan atau potensial dari sebuah produk Untuk menambah penumpang di masa depan.

Lion air diterapkan sebagai maskapai penerbangan resmi miss Universe dan putri indonesia 2004. Lion air juga menyewakan Pesawatnya dan mengirimkan crew beserta teknisinya ke Myanmar Dalam rangka membantu mendirikan myanmar airlines. Hingga pertengahan 2005, bersama dengan penerbangan Internasional lainnya, lion air menempati terminal 2f bandara Soekarno-hatta sedangkan perusahaan penerbangan lokal atau Penerbangan domestik menempati terminal satu.faktor tersebut, selain Mampu memberikan para penumpang kemudahan penerbangan Sambungan ke indonesia atau dari indonesia ke tujuan internasional Lainnya, juga memberikan keuntungan lebih dari segi prestise. Tetapi 69 Kemudian lion air dipindahkan ke terminal 1a dan penerbangan ke Pulau sumatera, batam, pangkal pinang, dan palangkaraya dioperasikan Di terminal 1b (mulai 11 oktober 2010) hingga saat ini, sedangkan Semua penerbangan internasional lion air dilayani dari terminal 2e (www.lionair.co.id).

(33)

2. Visi dan misi lion air

Berikut merupakan visi dan misi lion air:

1.Visi

1. Komitmen dan dedikasi kami dalam mengaplikasikan pondasipondasi 2. Tersebut tercermin dalam kesuksesan maskapai kami.

2.Misi

1. Pelayanan yang konsisten, keselamatan dan keamanan 2. Merupakan pondasi dasar dari segala hal di lion air.

3. Logo lion air

Gambar 4.1. Logo lion air Sumber: www.lionair.ac.id

B. Struktur organisasi Lion Air

Central manager Makassar merupakan kantor pusat lion air yang Berlokasi di Makassar dan membawahi seluruh district manager. District Manager tersebut bekerjasama dengan kepala accounting (membawahi staf Akunting) dan station manager (membawahi semua staf di airport yaitu Yang bekerja di bandara.district manager juga membawahi lima bagian Yang bekerjasama dengannya yaitu hrd (bertanggungjawab atas town Officestaf di bandara), marketing (berhubungan dengan tours and travel Agents), bagian ticketing dan reservasi (bekerjasama

(34)

dengan staf niaga Dalam hal pemesanan tiket), bagian umum (bertanggungjawab atas kinerja Ob atau office boy, driver dan security), dan administrasi yang terdiri atas Dua bagian yaitu administrasi penjualan dan administrasi niaga.

Sumber: data internal lion air

Gambar 4.2 Struktur organisasi lion air Central manager

Districkmanager

HRD marketin g

Chief RRdan Ticketig

Bag umu m

admin

All staff Airport Accounting

Staff TO Dan Airport

Travel agen

Staff Niaga

Admin sales

Admin Niaga

A SALE S Draiver Security OB

Kepala Accounting Station manager

(35)

BAB V

HASIL DAN PEMBAHASAN

Dalam meningkatkan kinerja penjualan, salah satu upaya yang ingin dicapai oleh setiap unit usaha jasa Perusahaan atau Jasa Trevel adalah dengan meningkatkan hasil penjualan tiket, guna menunjukan aktivitas operasional perusahaan.

Untuk meningkatkan volume penjualan, salah satu faktor yang berpengaruh adalah dengan melakukan perkembangan kinerja penjualan dalam pemesanan tiket dan pelayanan juga harus memuaskan kepada konsumen . sebab dengan penerapan manajemen pemasaran, akan secara langsung mempengaruhi penjualan/pendapatan.

A. HASIL PENELITIAN a. Karakteristik responden

Berdasarkan penyebaran kuisioner terhadap 160 responden yang merupakan konsumen pesawat terbang Lion Air, dapat diketahui gambaran tentang usia responden, pekerjaan dan jenis kelamin yang dijadikan sampel.

1. Deskripsi Usia Responden

Berdasarkan data penelitian yang diperoleh dari penyebaran kuisioner maka diperoleh data tentang umur konsumen pesawat terbang Lion Air yang menjadi responden dalam penelitian ini, seperti disajikan pada Tabel 1.1.

47

(36)

Tabel 5.1

Distribusi Umur Konsumen Pesawat Terbang Lion Air.

No Umur

(tahun)

Frekuensi Persentase

1. 16-25 54 34%

2. 26-33 41 26%

3. 34-40 21 13%

4. 41-50 28 18%

5. 51-58 16 9%

Jumlah 160 100%

Sumber: Data Primer diolah 2014

Berdasarkan Tabel 5.1 di atas menunjukan bahwa sebagian besar umur konsumen dalam penelitian ini memiliki tingkatan umur antara 16-25 tahun sebanyak 54 konsumen sedangkan yang terendah memiliki umur antara 51-58 tahun sebanyak 16 konsumen.

b. Deskripsi Pekerjaan Responden

Berdasarkan data penelitian yang diperoleh dari penyebaran kuisioner maka diperoleh data tentang pekerjaan konsumen pesawat terbang lion air, dapat dilihat pada tabel 5.2.

(37)

Tabel 5.2

Distribusi Pekerjaan Konsumen Pesawat Terbang Lion Air

No Pekerjaan Frekuensi Persentase

1. Karyawan 36 21%

2. Swasta 30 19%

3. Mahasiswa 17 11%

4. Guru 21 16%

5. PNS 56 33%

Jumlah 160 100%

Sumber: Data Primer diolah 2014

Berdasarkan Tabel 5.2. di atas menunjukan bahwa sebagian besar pekerjaan konsumen dalam penelitian ini adalah Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebanyak 56 konsumen sedangkan yang terendah adalah mahasiswa sebanyak 17 konsumen.

c. Deskripsi Jenis Kelamin Responden

Berdasarkan data penelitian yang diperoleh dari penyebarankuisioner maka diperoleh data tentang jenis kelamin konsumen pesawat terbang Lion Air, dapat dilihat pada Tabel 5.3

(38)

Tabel 5.3

Distribusi Jenis Kelamin Konsumen Pesawat Terbang Lion Air No Jenis kelamin Jumlah Persentase

1) Laki-laki 71 45%

2) Perempuan 89 55%

Jumlah 160 100%

Sumber: Data Primer diolah 2014

Data pada Tabel 5.3 menunjukan bahwa sebagian besar konsumendalam penelitian ini memiliki jenis kelamin laki-laki 71 orang sedangkan yang berjenis kelamin perempuan sebanyak 89 orang.

d. Deskripsi Variabel Penelitian 1. Harga

Harga tiket online Lion Air dapat dilihat dari indikator-indikator harga.

Indikator-indikator tersebut yaitu penetapan harga jual dan diskon. Hasil analisis data penelitian indikator harga dapat dilihat pada Tabel 4.1. sebagai berikut:

Tabel 5.4 Harga

No Indikator

Jumlah jawaban Total

5 4 3 2 1 Penetapan harga jual

1. Harga tiket online yang 52 91 14 1 2 160

(39)

ditawarkan lion air cukup terjangkau

2.

Penetapan harga tiket lion air membuat saya

tertarik

48 56 34 21 1 160

3.

Berapapun harga tiket online lion air, saya tetap

membelinya karena sesuai kebutuhan.

61 77 18 3 1 160

Sumber: Data Primer diolah 2014

Berdasarkan Tabel 5.4 dapat diketahui bahwa harga tiket saat promoLionAir yang ditawarkan cukup terjangkau, sebanyak 91 respondenmenyatakan setuju. Jadi, dapat disimpulkan bahwa harga tiket online yang ditawarkan Lion air terjangkau untuk konsumen, hal ini mempengaruhi konsumen melakukan keputusan pembelian menggunakan transportasi pesawat terbang Lion Air. Penetapan harga tiket online Lion Air membuat konsumen tertarik, sebanyak 56 responden menyatakan setuju. Jadi, dapat disimpulkan bahwa harga tiket online yang ditetapkan Lion Air sudah sesuai dengan keinginan konsumen dalam menggunakan transportasi udara. Berapapun harga tiket online Lion Air, konsumen akan tetap membeli sesuai dengan kebutuhannya, sebanyak 77 responden menyatakan setuju. Jadi, dapat disimpulkan bahwa harga berapapun yang ditetapkan Lion Air, konsumen tetap akan membeli karena sesuai dengan kebutuhan.

(40)

2. Pelayanan

Pelayanan karyawan Lion Air dapat dilihat dari indikatorindikator pelayanan. Indikator-indikator tersebut yaitu bukti fisik (tangibles), kehandalan (reliability), ketanggapan (responsiveness), jaminan (assurance), dan empati (empaty). Hasil analisis data 77 penelitian indikator pelayanan dapat dilihat pada Tabel 5.1 sebagai berikut :

Tabel 5.1 Pelayanan

No Indikator

Jumlah jawaban

Total

5 4 3 2 1

Buktifisik(tangibles) 1. Pesawat lion air

tampilan bodynya sangat menarik

91 41 26 1 1 160

2. Karyawan lion air berpenampilan

menarik dan rapi

63 54 41 1 1 160

3. Jarak antara tempat duduk nyaman

75 58 23 2 2 160

4. Kamar kecil dalam pesawat selalu terjaga kebersihannya

55 77 25 1 2 160

(41)

Kehandalan(reliability)

5. Karyawan lion air profesional dalam memberikan pelayanan selama penerbangan

96 36 16 9 3 160

6. Karyawan lion air profesional dalam menangani masalah pelayanan penumpang

63 70 17 8 2 160

7. Lion air memberikan layanan tepat waktu sesuai yang dijanjikan

7 23 108 12 10 160

Ketanggapan(respon siveniess)

8. Lion air segera memberikan informasi apabila terjadi pergantian atau perubahan jadwal penerbangan

55 85 17 1 2 160

9. Lion air segera memberikan informasi apabila

67 79 7 4 3 160

(42)

terjadi delay atau keterlambatan

10. Karyawan lion air mau menanggapi pertanyaan

penumpang

64 68 23 2 3 160

Jaminan(assurance) 11. Lion air memberikan

jaminan barang- barang penumpang di bagasi aman sampai tujuan dengan kondisi yang utuh

92 37 26 4 1 160

12. Lion air memberikan jaminan keamanan kepada penumpang selama penerbangan

67 51 36 2 4 160

13. Lion air memberikan jaminan keselamatan kepada penumpang

79 54 23 2 2 160

Empati(empaty) 14. Lion air

memperhatikan

52 65 19 22 2 160

(43)

kebutuhan penumpang

15. Lion air memenuhi keinginan penumpang

92 41 24 2 1 160

16. Lion air memberikan pelayanan baik pada penumpang

70 53 35 1 1 160

Sumber: Data Primer diolah 2014

1) Bukti Fisik (Tangibles)

Berdasarkan Tabel 5.6 bahwa tampilan body pesawat terbang Lion Air sangat menarik, sebanyak 91 responden menyatakan sangat setuju. Jadi, dapat disimpulkan bahwa pesawat terbang Lion Air mempunyai tampilan body yang menarik sekaligus mesin yang canggih, hal ini terlihat dari kondisi pesawat yang layak jalan, sehingga konsumenpun merasa aman dan nyaman menumpanginya.

Dalam melayani konsumennya, karyawan Lion Air berpenampilan rapi dan menarik, sebanyak 63 responden menyatakan sangat setuju. Jadi, dapat disimpulkan bahwa karyawan Lion Air dituntut untuk berpenampilan rapi dan menarik agar konsumen merasa puas akan pelayanan yang diberikan.

Dalam pesawat terbang Lion Air, jarak antara tempat duduk dibuat senyaman mungkin, sebanyak 75 responden menyatakan sangat setuju. Jadi, dapat disimpulkan bahwa Lion Air memberikan kenyamanan konsumen hingga pengaturan tempat duduk dalam pesawat sehingga konsumen merasa betah dan nyaman selama penerbangan.

(44)

Kebersihan yang selalu terjaga, terutama kebersihan kamar mandi dalam pesawat, sebanyak 55 responden menyakan setuju. Jadi, dapat disimpulkan bahwa Lion Air selalu mengutamakan kebersihan agar pengunjung merasa nyaman, terutama kebersihan kamar mandi yang menjadi kebutuhan konsumen.

2) Kehandalan (Reliability)

Berdasarkan Tabel 5.6 bahwa karyawan Lion Air bersikap profesional dalam memberikan pelayanan selama penerbangan, sebanyak 96 responden menyatakan sangat setuju. Jadi, dapat disimpulkan bahwa karyawan Lion Air memberikan pelayanan yang maksimal dan profesional pada konsumen agar konsumen puas menggunakan transportasi pesawat terbang Lion air.

Lion Air juga melatih karyawannya untuk profesional dalam menangani masalah penumpang, sebanyak 70 responden menyatakan setuju. Jadi, dapat disimpulkan bahwa tidak hanya profesional dalam pelayanan selama penerbangan, Lion Air juga melatih karyawannya untuk profesional saat menangani masalah seperti masalah selama penerbangan, masalah pada konsumen atau tentang masalah bagasi agar dapat diselesaikan sebaik mungkin.

Lion Air memberikan pelayanan secara tepat waktu sesuai dengan yang dijanjikan, sebanyak 108 responden menyatakan cukup setuju. Jadi, dapat disimpulkan bahwa janji yang diberikan

(45)

Lion Air dalam memberikan pelayanan secara tepat waktu pada konsumennya dirasa konsumen kurang, karena masih adanya keterlambatan yang sering dilakukan Lion Air

3) Ketanggapan (Responsiveness)

Berdasarkan Tabel 5.6 bahwa Lion Air segera memberikan informasi apabila terjadi pergantian atau perubahan jadwal penerbangan, sebanyak 85 responden menyatakan setuju. Jadi, dapat disimpulkan bahwa apabila terjadi pergantian atau perubahan jadwal penerbangan,Lion Air memberikan informasi pada konsumen agar segera ditindak lanjuti oleh kosumen.

Lion Air memberikan informasi apabila terjadi delay atau keterlambatan jam penerbangan atau kedatangan pesawat, sebanyak 79 responden menyatakan setuju. Jadi, dapat disimpulkan bahwa apabila terjadi delay atau keterlambatan, Lion Air segera memginformasikan pada konsumen agar konsumen jelas akan jam keberangkatan atau kedatangan pesawat. Karyawan Lion Air mau menanggapi pertanyaan penumpang, sebanyak 69 responden menyatakan setuju.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa saat konsumen atau penumpang pesawat merasa bingung dan ingin bertanya mengenai suatu hal, karyawan Lion Air dengan senamg hati menanggapi pertanyaan penumpang.

4) Jaminan (Assurance)

Berdasarkan Tabel 5.6 bahwa lion Air memberikan jaminan akan keamanan barang penumpang di bagasi dan sampai tujuan dalam kondisi yang utuh, sebanyak 92 responden menyatakan sangat setuju. Jadi, dapat disimpulkan

(46)

bahwa Lion Air memberi jaminan pada konsumen akan keamanan dan keutuhan barang penumpang selama di bagasi sampai dengan barang kembali ke tangan konsumen.

Lion Air memberikan jaminan keamanan pada penumpang selama penerbangan, sebanyak 67 responden menyatakan sangat setuju. Jadi, dapat disimpulkan bahwa Lion Air menjamin pada setiap penumpangnya selama penerbangan sampai dengan ke tempat tujuan.

Lion Air memberikan jaminan keselamatan kepada penumpang, sebanyak 69 responden menyatakan sangat setuju. Jadi, dapat disimpulkan bahwa Lion air menjamin setiap penumpangnya akan keselamatan selama penerbangan sampai dengan ke tempat tujuan.

5) Empati (Empaty)

Berdasarkan Tabel 5.6 bahwa Lion Air memperhatikan kebutuhan penumpang, sebanyak 65 responden menyatakan setuju.Jadi, dapat 82 disimpulkan bahwa Lion Air memperhatikan dan memenuhi kebutuhan penumpang selama penerbangan.

Lion Air memenuhi keinginan penumpang, sebanyak 41 responden menyatakan sangat setuju. Jadi, dapat disimpulkan bahwa Lion Air dalam memberikan pelayanan dilakukan secara maksimal dan berusaha memenuhi keinginan penumpang dengan baik.

Lion Air memberikan pelayanan yang baik untuk penumpang, sebanyak 53 responden menyatakan sangat setuju. Jadi, dapat disimpulkan bahwa Lion Air memberikan pelayanan yang maksimal kepada penumpang demi kepuasan

(47)

penumpang. Dari hasil penjumlahan skor diperoleh 10698 skor, apabila skor tertinggi adalah 12800. Merujuk dari Tabel 1.3 skor 10698 termasuk kategori baik.

3. Pendapatan

Pendapatan adalah jumlah uang yang diterima dari oleh perusahaan dari aktivitasnya,kebanyakan dari hasil penjualn produk dan atau jasa kepada pelanggan. Pendapatan yang dibahas disini mengenai perusahaan PT.Lion air yaitu dilihat dari hasil penjualan tiket karena perusahaan ini bergerak dari jasa merupakan unit usaha yang kegiatannya memproduksi produk yang tidak berwujud (jasa) dengan maksud meraih keuntungan. Akan tetapi, perusahaan jasa juga membutuhkan produk berwujud dalam menyelenggarakan kegiatan usahanya. Misalnya, perusahaan angkutan menawarkan jasa transportasi kepada masyarakat. Untuk mendukung usahanya, perusahaan membutuhkan sarana transportasi berupa pesawat terbang.

Keputusan pembelian menggunakan transportasi pesawat terbang Lion Air dapat dilihat dari indikator-indikator keputusan pembelian. Indikator-indikator tersebut yaitu pengenalan masalah, pencarian informasi, evaluasi alternatif, keputusan pembelian dan perilaku pasca pembelian sehingga dapat menghasilkan pendapatan yang memuaskan kepada perusahaan.

Hasil analisis data penelitian indicator keputusan pembelian dapat dilihat pada Tabel 5.7 sebagai berikut :

(48)

Tabel 5.7 Pendapatan

No Indikator Jumlah jawaban Total

5 4 3 2 1

Pengenalan masalah 1. Saya menggunakan

pesawat terbang lion air karena kebutuhan akan transportasi penerbangan yang efisien

36 97 23 3 1 160

2. Saya menggunakan transportasi pesawat terbang lion air karena keinginan akan

kenyamanan saat bepergian

41 76 30 12 1 160

3. Saya menggunakan transportasi pesawat terbang lion air karena kebutuhan akan keamanan selama

24 108 26 1 1 160

(49)

penerbangan

Pencarian informasi 4. Saya mendapatkan

informasi tentang transportasi pesawat terbang lion air dari iklan televise,internet, dll

39 57 62 1 1 160

5. Saya mencari informasi tentang transportasi pesawat terbang lion air dari orang

33 92 26 9 0 160

6. Saya mendapatkan informasi tentang transportasi pesawat terbang lion air dari internet.

30 70 56 4 0 160

Evaluasi alternatif 7. Saya menggunakan

transportasi pesawat terbang lion air karena kuwalitas fasilitas

91 59 5 5 0 160

(50)

baik

8. Saya menggunakan teransportasi pesawat terbang lion air karena harga tiket terjangkau

34 85 25 14 2 160

9. Saya menggunakan transportasi pesawat terbang lion air karna terkadang mempunyai promo disaat aku mau bepergian

97 35 4 14 10 160

Keputusan pembelian 10. Saya menggunakan

transportasi pesawat terbang lion air karena keramahan dalam pelayanan

25 85 46 4 0 160

11. waktu pembelian tiket online lion air yang menjadi pilihan saya untuk menggunakan transportasi pesawt

34 104 10 10 2 160

(51)

Sumber: Data Primer diolah 2014 terbang lion air

12. Cara pembayaran tiket lion air yang praktis yang menjadi pilihan saya untuk

menggunakan transportasi lion air

59 85 16 0 0 160

Perilaku pasca pembelian 13. Saya

merekomendasikan kepada orang lain setelah menggunakan teransportasi pesawat lion air

52 67 40 1 0 160

14. Saya

merekomendasikan kepada orang lain untuk membeli tiket online karna tidak susah saat memesanya apa lagi saat mepet.

54 45 57 4 0 160

(52)

1) Pengenalan Masalah

Berdasarkan Tabel 5.7 bahwa konsumen menggunakan pesawat terbang Lion Air karena kebutuhan akan transportasi penerbangan yang efisien, sebanyak 97 responden menyatakan setuju. Jadi, dapat disimpulkan bahwa konsumen menggunakan pesawat terbang Lion Air karena sesuai kebutuhan akan transportasi penerbangan yang efisien.

Konsumen menggunakan transportasi pesawat terbang Lion Air karena keinginan akan kenyamanan saat bepergian, sebanyak 76 responden menyatakan setuju. Jadi, dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan transportasi pesawat terbang Lion Air, keinginan konsumen akan kenyamanan saat bepergian dapat terpenuhi.Konsumen menggunakan transportasi pesawat terbang Lion Air karena kebutuhan akan keamanan selama penerbangan, sebanyak 108 responden menyatakan setuju. Jadi, dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan transportasi pesawat terbang Lion Air, kebutuhan konsumen akan keamanan dapat terpenuhi.

2) Pencarian Informasi

Berdasarkan Tabel 5.7 bahwa konsumen mendapatkan informasi tentang transportasi pesawat terbang Lion Air dari iklan televisi, sebanyak 62 responden menyatakan kurang setuju. Jadi, dapat disimpulkan bahwa informasi tentang transportasi pesawat terbang Lion Air melalui iklan di televisi kurang begitu mengena dibenak konsumen.

(53)

Konsumen mencari informasi tentang transportasi pesawat terbang Lion Air dari orang lain, sebanyak 92 responden menyatakan setuju. Jadi, dapat disimpulkan bahwa informasi tentang transportasi pesawat terbang Lion Air melalui orang lain lebih mengena dibenak konsumen.Konsumen mendapatkan informasi tentang transportasi pesawat terbang Lion Air dari televisi,internet, sebanyak 57 responden menyatakan setuju. Jadi, dapat disimpulkan bahwa informasi mengenai transportasi pesawat terbang Lion Air melalui internet lebih mengena dihati konsumen.

3) Evaluasi Alternatif

Berdasarkan Tabel 5.7 bahwa konsumen menggunakan transportasi pesawat terbang Lion Air karena kualitas fasilitas baik, sebanyak 91 responden menyatakan sangat setuju. Jadi, dapat disimpulkan dengan kualitas fasilitas yang baik dari Lion Air mempengaruhi konsumen melakukan pembelian menggunakan transportasi pesawat terbang Lion Air. Konsumen menggunakan transportasi pesawat terbang Lion Air karena harga tiket yang terjangkau, sebanyak 85 responden menyatakan setuju. Jadi, dapat disimpulkan bahwa penetapan harga tiket online Lion Air terjangkau untuk berbagai kalangan sesuai dengan keinginan konsumen.

Konsumen menggunakan transportasi pesawat lion air saat bepergiankarena harganya murah,sebanyak 97 responden menyatakan sangat setuju. Konsumen menggunakan transportasi pesawat terbang Lion Air karena keramahan dalam pelayanan, sebanyak 98 responden menyatakan kurang setuju.

(54)

Jadi, dapat disimpulkan bahwa keramahan dalam pelayanan yang diberikan Lion Air dirasakan masih kurang oleh konsumen.

4) Keputusan Pembelian

Berdasarkan Tabel 5.7 Konsumen menggunakan transportasi pesawat terbang Lion Air karena keramahan dalam pelayanan, sebanyak 85 responden menyatakan setuju. bahwa Lion Air menjadi pilihan dalam menggunakan transportasi pesawat terbang saat bepergian, sebanyak 85 responden menyatakan setuju. Jadi, dapat disimpulkan bahwa Lion Air menjadi transportasi yang sangat penting bagi konsumen yang menginginkan keefisienan waktu.

Waktu pembelian tiket online Lion Air yang cepat menjadi pilihan untuk menggunakan transportasi pesawat terbang Lion Air, sebanyak 104 responden menyatakan setuju. Jadi, dapat disimpulkan bahwa konsumen menginginkan kemudahan dan kecepatan dalam membeli tiket online tanpa mengeluarkan banyak waktu. Cara pembayaran tiket online Lion Air yang praktis menjadi pilihan untuk menggunakan transportasi pesawat terbang Lion Air, sebanyak 85 responden menyatakan setuju. Jadi, dapat disimpulkan bahwa keinginan konsumen dalam cara pembayaran tiket online akan kepraktisan dan tidak mengeluarkan banyak waktu sudah terpenuhi.

5) Perilaku Pasca Pembelian

Berdasarkan Tabel 5.7 bahwa setelah menggunakan transportasi pesawat terbang Lion Air, konsumen merekomendasikan kepada orang lain, sebanyak 67 responden menyatakan setuju. Jadi, dapat disimpulkan bahwa setelah konsumen

(55)

menggunakan transportasi pesawat terbang Lion Air merasa puas, konsumen akan 88 merekomendasikannya kepada orang lain agar menggunakan transportasi pesawat terbang Lion Air.

Konsumen merekomendasikan kepada orang lain untuk memebeli tiket online Lion Air, sebanyak 79 responden menyatakan setuju. Jadi, dapat disimpulkan bahwa setelah konsumen menggunakan transportasi pesawat terbang Lion Air merasa puas, konsumen akan merekomendasikannya kepada orang lain

agar membeli tiket online Lion Air saat bepergian menggunakan transportasi udara.

Berniat kembali menggunakan transportasi pesawat terbang Lion Air, sebanyak 54 responden menyatakan sangat setuju. Jadi, dapat disimpulkan bahwa akan berniat kembali menggunakan transportasi pesawat terbang Lion Air saat bepergian.

B. Teknik Analisis Data

1. Analisis Atas Persepsi Responden

Analisis jawaban responden untuk variabel X dan variabel Y menggunakan 5 (lima) skala likert, yaitu skor 1 = sangat tidak setuju, skor 2 = tidak setuju, skor 3 = kurang setuju, skor 4 = setuju, dan skor 5 = sangat setuju.

Berikutnya dijelaskan hasil penelitian yang diperoleh dengan memberikan penilaian atas jawaban kuesioner yang diisioleh 160 orang responden. Untuk menetapkan peringkat dalam setiap tahapan dapat dilihat dari perbandingan antara skor actual dengan skor ideal. Skor actual adalah jawaban seluruh responden atas

(56)

kuesioner yang telah diajukan, sedangkan skor ideal adalah skor atau bobot tertinggi atas semua responden diasumsikan memilih jawaban dengan skor tertinggi. Rumus yang digunakan adalah sebagai berikut:

Sedangkan menurut Handayani (2005), untuk menentukan kriteria persentase persepsi responden secara umum dapat diketahui dengan langkah-langkah sebagai berikut :

1. Menentukan interval skor :

% terendah = 20%

% tertinggi = 100%

2. Jarak antara skor tertinggi ke skor terendah = 100% - 20% = 80%

3. Jarak antar kriteria = 80% ÷ 5 = 16%

Jadi, diperoleh jarak antar kriteria persentase persepsi responden yaitu sebesar 16%, dengan rincian sebagai berikut:

20,00% - 36,00% = Sangat Negatif 36,01% - 52,00% = Negatif

52,01% - 68,00% = Netral 68,01% - 84,00% = Positif

84,01% - 100% = Sangat Positif

Tabel 5.8 Rekapitulasi Persepsi Responden terhadap variabel Harga (X1), dan Pelayanan (X2)-Pendapatan PT. Lion Air

(57)

Item Skala Likert

Total Skor

5 4 3 2 1

Harga (X1)

1 52 91 14 1 2 669

2 48 56 34 21 1 609

3 1 77 18 3 1 374

Pelayanan (X2)

4 91 41 26 1 1 718

5 63 54 41 1 1 657

6 75 58 23 2 2 682

7 55 77 25 1 2 662

8 96 36 16 9 3 693

9 63 70 17 8 2 664

10 7 23 108 12 10 485

11 55 85 17 1 2 670

12 67 79 7 4 3 683

13 64 68 23 2 3 668

14 92 37 26 4 1 695

15 67 51 36 2 4 655

16 79 54 23 2 2 686

17 52 65 19 22 2 623

18 92 41 24 2 1 701

19 70 53 35 1 1 670

Total Skor 14.211

Rata-rata 645,95

Sumber: Data Kuisioner Diolah, 2014

% skor persepsi responden =

% skor persepsi responden = 80,74%

(58)

Berdasarkan tabel di atas diketahui bahwa harga dan pelayanan memiliki persepsi Positif mengenai Pendapatan PT. Lion Air.

2. Uji Kualitas Data 1. Uji Validitas

Penelitian ini menggunakan Corrected Item-Total Correlation yaitu dengan menghitung korelasi antara butir instrumen dengan skor total. Analisis ini dilakukan dengan mengkorelasikan masing-masing skor item dengan skor total.

Skor total adalah penjumlahan dari keseluruhan item. Item-item pertanyaan yang berkorelasi signifikan dengan skor total menunjukkan item-item tersebut mampu memberikan dukungan dalam mengungkap apa yang ingin diungkapkan. Adapun hasil uji validitas masing-masing data dalam penelitian ini dapat dilihat pada tabel berikut:

Tabel 5.9 Hasil Uji Validitas Variabel Y – Pendapatan PT. Lion Air

No. Pernyataan

Correoted Item-Total Correlation

r Tabel Keterangan

1 PY1 0.416 0.159 Valid

2 PY2 0.176 0.159 Valid

3 PY3 0,187 0.159 Valid

4 PY4 0,237 0.159 Valid

5 PY5 0,211 0.159 Valid

6 PY6 0,311 0.159 Valid

7 PY7 0,237 0.159 Valid

8 PY8 0,197 0.159 Valid

9 PY9 0,189 0.159 Valid

(59)

10 PY10 0,176 0.159 Valid

11 PY11 0.382 0.159 Valid

12 PY12 0.226 0.159 Valid

13 PY13 0.279 0.159 Valid

14 PY14 0.436 0.159 Valid

Sumber: Output SPSS 20,0 Diolah, 2014

Tabel 5.10 Hasil Uji Validitas Variabel X – Harga dan Pelayanan

No. Pernyataan

Correoted Item-Total Correlation

r Tabel Keterangan Harga (X1)

1 PX11 0.591 0.159 Valid

2 PX12 0,277 0.159 Valid

3 PX13 0,189 0.159 Valid

Pelayanan (X2)

4 PX21 0.515 0.159 Valid

5 PX22 0.178 0.159 Valid

6 PX23 0.385 0.159 Valid

7 PX24 0.471 0.159 Valid

8 PX25 0.861 0.159 Valid

9 PX26 0.217 0.159 Valid

10 PX2 0,511 0.159 Valid

11 PX2 0,272 0.159 Valid

12 PX2 0.371 0.159 Valid

13 PX2 0.347 0.159 Valid

14 PX2 0,317 0.159 Valid

15 PX2 0.159 Valid

16 PX2 0.217 0.159 Valid

17 PX2 0.181 0.159 Valid

18 PX2 0,284 0.159 Valid

(60)

19 PX3 0,228 0.159 Valid Sumber: Output SPSS 20,0 Diolah, 2014

Berdasarkan tabel hasil uji validitas untuk masing-masing item pernyataan pada variable X dan variable Y di atas, diketahui bahwa seluruh item pernyataan yang digunakan telah valid, yang ditunjukkan dengan nilai masing-masing item pernyataan lebih besar daripada nilai r tabel.

2. Uji Reliabilitas

Uji reliabilitas dilakukan dengan melihat hasil dari Cronbach’s Alpha Coefficient. Suatu instrumen dikatakan reliabel bila memiliki koefisien keandalah lebih dari 0,06 atau lebih. Hasil pengujiannya dapat dilihat sebagai berikut:

Tabel 5.11 Hasil Uji Reliabilitas Variabel Y – Pendapatan PT. Lion Air

No. Pernyataan

Cronbach’s Alpha If Item

Deleted

Cronbach’s

Alpha Keterangan

1 PY1 0.179 0.06 Reliabilitas

2 PY2 0.200 0.06 Reliabilitas

3 PY3 0.166 0.06 Reliabilitas

4 PY4 0.172 0.06 Reliabilitas

5 PY5 0.199 0.06 Reliabilitas

6 PY6 0.184 0.06 Reliabilitas

7 PY7 0,177 0,06

8 PY8 0,164 0.06 Reliabilitas

9 PY9 0,174 0.06 Reliabilitas

10 PY10 0,172 0.06 Reliabilitas

11 PY11 0,181 0.06 Reliabilitas

12 PY12 0,193 0.06 Reliabilitas

13 PY13 0,188 0.06 Reliabilitas

14 PY14 0,171 0.06 Reliabilitas

Sumber: Output SPSS 20,0 Diolah, 2014

Gambar

Gambar 4.1 gambar struktur organisasi PT. Lion Air Makassar .....................................
Tabel 1.1  Jenjang Kriteria
Gambar 4.1. Logo lion air  Sumber: www.lionair.ac.id
Gambar 4.2 Struktur organisasi lion air  Central manager  Districkmanager  HRD  marketin g  Chief  RRdan   Ticketig   Bag umum  admin  All staff  Airport Accounting  Staff TO  Dan  Airport  Travel agen  Staff  Niaga  Admin sales   Admin Niaga  A  SALE S Dr
+7

Referensi

Dokumen terkait

TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS, DAN FUNGSI, SERTA TATA KERJA DINAS BINA MARGA DAN SUMBER DAYA AIR.

TENTANG : KEDUDUKAN, TUGAS DAN FUNGSI SERTA TATA KERJA DINAS TENAGA KERJA KABUPATEN TANGERANG..

Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Nomor 2 Tahun 2008 tentang Pokok-Pokok Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembaran Daerah Provinsi Kepulauan Belitung Tahun 2015 Nomor 7 seri E,

TENTANG : KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS DAN FUNGSI SERTA TATA KERJA DINAS KOPERASI DAN USAHA MIKRO KABUPATEN TANGERANG KEPALA DINAS SUB BAGIAN PERENCANAAN DAN KEUANGAN

PETUNJUK TEKNIS PERUNTUKAN DAN PENGELOLAAN BANTUAN KEUANGAN YANG BERSIFAT KHUSUS BIDANG PENDIDIKAN DARI ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG

Perusahaan Richeese yang tergolong baru dalam industri makanan ringan dapat dikatakan sebagai perusahaan yang cukup banyak melakukan perluasan merek ( brand

Berdasarkan hasil analisis korelasi variable dengan uji statistic Spearman rank (rho) yang telah didapatkan dari komputerisasi adalah 0.997 yang menyatakan hubungan

U pore đ enju sa podacima koje za krma č e razli č itih pariteta i one sa razli č itim brojem prasadi u leglu navode Šamanc i saradnici (2014), koncentracije ukupnih proteina