• Tidak ada hasil yang ditemukan

TESIS STUDI EFEKTIVITAS LAMELLA SEPARATOR DALAM PENGOLAHAN AIR SADAH

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "TESIS STUDI EFEKTIVITAS LAMELLA SEPARATOR DALAM PENGOLAHAN AIR SADAH"

Copied!
17
0
0

Teks penuh

(1)

Oleh:

Oktavina G. LP. Manulangga 330 8201 014

TESIS

STUDI EFEKTIVITAS LAMELLA SEPARATOR DALAM

PENGOLAHAN AIR SADAH

(2)

Latar Belakang dan Permasalahan

Per MENKES RI, 2010 yaitu 500 mg/L CaCO3.

Mata air Namosain di Kota Kupang memiliki tingkat kesadahan 606 mg/L CaCO3

Perlu dibuat sutu metode pengolahan yang dapat digunakan untuk mengolah air baku yang memiliki kesadahan tinggi sehingga layak untuk di konsumsi terutama bagi penggunaan air rumah tangga maupun industri.

Lamella. Separator yang umumnya digunakan untuk menurunkan kekeruhan air, akan diuji kemampuan untuk menurunkan kesadahan.

Kesadahan air disebabkan adanya ion Ca2+ dan Mg2+

Air ini digunakan oleh PDAM untuk memenuhi kebutuhan air bagi penduduk.

PDAM tersebut tidak memiliki instalansi pengolahan air. Sehingga air yang diterima masyarakat masih mengandung kesadahan yang tinggi

(3)

Tujuan Penelitian

.

Manfaat Penelitian

1. Untuk menurunkan kesadahan dan kekeruhan menggunakan air sadah buatan dengan unit lamella separator yang dimodifikasi.

2. Untuk menentukan perencanaan aplikasi lamella separator dalam skala rumah tangga.

Diharapkan dapat memberi saran dan rekomendasi terhadap pihak terkait mengenai penerapan teknologi ini sebagai salah satu alternatif pengolahan air untuk menurunkan kesadahan dan kekeruhan dengan proses pengolahan yang sederhana dan dapat menghemat pemakaian area.

 Tujuan Penelitian

 Manfaat Penelitian

(4)

Menurut definisinya, kesadahan adalah air yang memiliki Ca2+ dan Mg2+

Kesadahan pada dasarnya dibedakan menjadi dua jenis, yaitu:

1. Kesadahan sementara ion – ion bikarbonat seperti Ca(HCO3)2, Mg(HCO3)2. Dapat dieliminir dengan pemanasan sehingga terbentuk endapan CaCO3 dan MgCO3.

2. Kesadahan tetap ion – ion klorida, sulfat, dan karbonat.

Misalnya CaSO4, MgSO4, CaCl2, MgCl2. Dapat dikurangi dengan penambahan larutan CaO dan Na2CO3 sehingga terbentuk endapan CaCO3dan Mg(OH)2.

Air sadah tidak hanya mengakibatkan kerugian ekonomi, tapi juga memberi dampak terhadap kesehatan

Peralatan dapur cepat rusak

• Boros penggunaan sabun

• Boros bahan bakar

• Dapat mengakibatkan pecahnya pipa boiler pada pembangkit tenaga uap.

•Menyebabkan kekeringan yang berlebihan terhadap kulit.

•Pengendapan pada dinding pembuluh darah, dapat mengakibatkan kolesterol, pengapuran, dan penyumbatan pembuluh darah.

•Timbunan pada empedu akan mengakibatkan batu empedu.

Tinjauan Pustaka

Definisi

(5)

Lamella Separator merupakan teknologi sedimentasi yang terkemuka, ekonomis dan hemat lahan, terbuat dari baja tahan karat. Alat ini berfungsi untuk penjernihan dan mendaur ulang air, serta memisahkan partikel penyebab kekeruhan dari air kotor.

Lamella Separator terdiri atas tiga kompartemen, sisi kiri dan kanan berfungsi sebagai plate settler dan sisi tengah nya sebagai inlet channel. Zona lumpur berbentuk limas, plate settler berbentuk biasa (lembaran). Bentuk zona pengendap dan plate settler persegi panjang dan diberikan kemiringan sebesar 45º.

Lamella Separator

(6)

Metodologi Penelitian

Persiapan Awal

Bahan kimia yang akan digunakan untuk pelunakan air sadah adalah CaO dan Na2CO3

Dosis Ca(OH)2 = Dosis Ca(OH)2mg/L CaCO3 x 37/50 Dosis Na2CO3 = Dosis Na2CO3mg/L CaCO3 x 53/50

Air dianalisis terlebih dahulu untuk mengetahui kesadahan total, Ca2+ , Mg2+ ,CO2, HCO3-.

Air kran di Laboratorium Teknik Lingkungan ITS Air sadah buatan sebesar 1000 mg/L CaCO3

(7)

Running Test Menggunakan Lamella Separator

(8)

Pelaksanaan Penelitian

Penelitian dilakukan untuk mengetahui penurunan kesadahan dan kekeruhan pada air sadah buatan dengan menggunakan Lamella Separator.

Parameter pH, kesadahan dan kekeruhan

Lamella Separator Jarak baffle pengendapan 2,5 cm Sudut kemiringan 60º

Volume 180 L

Sampling menit ke – 10, 20, 30, 40, 50, 60 sejak alat dioperasikan pada tiap siklus satu running test.

(9)

Analisis Pembuatan Air Sadah

Kebutuhan bahan kimia dengan kemurnian 60%:

887 mg/L CaCl2 x 60% = 1478 mg/L CaCl2 803 mg/L MgCl2+ x 60% = 1338 mg/L MgCl2+

319 mg/L NaHCO3x 60% = 531 mg/L NaHCO3

Bahan kimia diencerkan dalam 200 L air:

CaCl2 = 295600 mg MgCl2+ = 267600 mg NaHCO3 = 106200 mg

Kesadahan kalsium (Ca2+)

= 151 x 4 = 604 mg/L CaCO3

Kesadahan magnesium (Mg2+)

= 99 x 4 = 396 mg/L CaCO3 Jadi K.Total = 1000 mg/L CaCO3

Analisis Dan Pembahasan

(10)

Penambahan Ca(OH)2 25 mg/L CaCO3dan Na2CO350 mg/L CaCO3 (proses kapur berlebih):

Dosis Ca(OH)2 = 776 mg/L CaCO3 x 37/50 = 574,2 mg/L CaCO3 massa Ca(OH)2 = 599,2 mg/L CaCO3 x 200 L air = 119840 mg CaCO3

Dosis Na2CO3 = 620 mg/L CaCO3 x 53/50 = 657,2 mg/L CaCO3 massa Na2CO3 = 707,2 mg/L CaCO3 x 200 L air = 141440 mg CaCO3

Debit Ca(OH)2 dan Debit Na2CO3

Debit air 4,5 L/menit = 112,5 ml/menit Debit air 2,25 L/menit = 56,25 ml/menit Debit air 1,125 L/menit = 28,125 ml/menit

Analisis Kebutuhan Kapur (CaO) dan Abu Soda (Na2CO3)

(11)

Analisis Percobaan Dengan Lamella Separator

Konsentrasi akhir air:

Debit 1,125 L/menit:

K. Total = 107,130 mg/L CaCO3 (89,287%) K. Ca2+ = 71,420 mg/L CaCO3 (59,527%) K. Mg2+ = 35,710 mg/L CaCO3 (29,760 %) pH = 7,28 ; Kekeruhan = 0 FTU

Konsentrasi awal air:

• K. Total = 1000 mg/L CaCO3

• K. Ca2+ = 642,78 mg/L CaCO3

• K. Mg2+ = 361,24 mg/L CaCO3

• pH = 11,32

• kekeruhan = 16 FTU

(12)

Penduduk kota Kupang ± 275.066 jiwa

Asumsi 5 orang per kk

Pemakaian air bersih untuk kota kecil 130 L/orang/hari dengan asumsi:

Mandi dan membersihkan diri 60 L

Mencuci pakaian 40 L

Masak 25 L

Minum 5 L

Volume lamella separator 180 L

Air yang diolah 30 L/orang/hari

Debit 2,25 L/menit

150 L air per hari membutuhkan 1,1 jam

Mata air Namosain di Kota Kupang:

Kesadahan total = 606 mg/L CaCO3

Kesadahan Ca2+ = 392 mg/L CaCO3

Kesadahan Mg2+ = 214 mg/L CaCO3

CO2 = 67 mg/L CaCO3

HCO3- = 198 mg/L CaCO3

Untuk mengolah 150 L air sadah per hari:

Ca(OH)2 = 49,470 gr/hari (Na2CO3) = 72,375 gr/hari

Perencanaan Aplikasi Lamella Separator Untuk

Skala Rumah Tangga

(13)

Rencana Anggaran Biaya

Pembuatan lamella separator dari acrylic

Pembuatan lamella separator dari baja

Biaya operasional per bulan untuk CaO, Na2CO3 dan listrik sebesar Rp 196.500

(14)

Biaya per bulan per kk untuk operasional sebesar Rp 8.931.

Biaya per kk untuk pembuatan lamella separator dari baja sebesar Rp 527.409

Biaya per kk untuk pembuatan lamella separator dari acrylic sebesar Rp 135.045

22 kk pembagian anggaran biaya pembuatan alat dan biaya operasional

150 L air per hari diperlukan waktu 1,1 jam

Disarankan perencanaan aplikasi lamella separator dalam skala komunal dengan adanya partisipasi dari setiap rumah tangga

(15)

Operasional Dan Pemeliharaan Alat

Sistem operasional lamella separator:

Persiapan alat, yaitu: lamella separator, pengaduk cepat, tempat pembubuhan larutan bahan kimia, pompa air, tempat penampung air baku yang akan diolah dan tempat penampang air hasil olahan.

Persiapan Ca(OH)2 dan Na2CO3 harus mencukupi kebutuhan pembubuhan selama waktu yang telah disiapkan.

Atur kecepatan debit air baku sesuai dengan yang telah ditentukan.

Atur kecepatan pembubuhan bahan kimia sesuai dengan yang telah ditentukan.

Pemeliharaan rutin:

Pemeriksaan katub lumpur dan bersihkan kotoran, lumut dan kerak yang menempel dengan menggunakan sikat.

Pemeriksaan dan pembersihan lumpur.

Pemeriksaan dan kebersihan setiap sudut dari unit lamella separator.

Pemeriksaan dan pengurasan unit lamella separator.

Pembersihan unit lamella separator dan melakukan penggelontoran

Pemeriksaan kondisi fisik alat dan kelengkapan unit lamella separator dan perbaikan pada bagian yang mengalami kerusakan.

Kebersihan tempat penyimpan bahan kimia

Kebersihan tempat penampuangan air hasil olahan

(16)

Kesimpulan

1. Nilai penurunan terbesar : Debit 1,125 L/menit K. Total = 107,130 mg/L CaCO3 (87,195%) K. Ca2+ = 89,287 mg/L CaCO3 (59,527%) K. Mg2+ = 35,710 mg/L CaCO3 (29,760%) Nilai bilangan Reynold 0,0163 NRe.

Kekeruhan 0 FTU (100%)

2. Aplikasi lamella separator direncanakan untuk skala rumah tangga di kota Kupang dengan asumsi 5 orang per kk

dengan kebutuhan air 30 L/orang/hari membutuhkan waktu pengolahan 1.1 jam untuk mengolah air sebesar 150 L/hari.

Disarankan aplikasi lamella separator dalam skala

komunal melibatkan 22 kk dengan perhitungan pembagian anggaran biaya pembuatan alat dari acrylic Rp 135.045 per kk, baja Rp 527.409 per kk dan biaya operasional Rp 8.931 per kk per bulan.

Saran

Penelitian ini dapat dilanjutkkan untuk pengolahan kesadahan dengan konsentrasi yang lebih tinggi dengan menggunakan air sadah alami.

Penelitian ini dapat dilanjutkan dengan perencanaan aplikasi lamella separator untuk skala komunal.

Kesimpulan Dan Saran

(17)

T e r i m a K a s i h

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan efisiensi penyisihan parameter pencemar yaitu: pH, kekeruhan, dan logam Mn pada air gambut dengan metode MSL,

Dari hasil perencanaan ini untuk effluent/air hasil pengolahan mobile water treatment ini didapatkan untuk parameter kekeruhan yaitu 0,438 NTU dan untuk parameter

Dari hasil perencanaan ini untuk effluent/ air hasil pengolahan mobile water treatment ini didapatkan untuk parameter kekeruhan yaitu 0,438 NTU dan untuk parameter

Sampel air limbah diambil dari lapangan, kemudian proses elektrokoagulasi dilakukan untuk mengetahui dan menentukan pada tingkat berapa efektifitas yang paling baik

Secara umum peneliti ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pemanasan sebagai katalisator bahan koagulan tawas dan kapur dalam menurunkan kekeruhan air sungai di

Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui waktu tinggal air limbah yang optimal dari kolam aerasi dan sedimentasi sehingga dapat menurunkan

Tesis yang berjudul Efektifitas Biji Kelor (Moringa oleifera ) dalam Menurunkan Kekeruhan, Kadar Ion Besi dan Mangan dalam Air , ini disusun sebagai salah satu syarat untuk

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan efisiensi penyisihan parameter pencemar yaitu: pH, kekeruhan, dan logam Mn pada air gambut dengan metode MSL,