• Tidak ada hasil yang ditemukan

HASIL DAN PEMBAHASAN. Tabel 3. Skala pengukuran tingkat penggunaan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "HASIL DAN PEMBAHASAN. Tabel 3. Skala pengukuran tingkat penggunaan"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

Tabel 3. Skala pengukuran tingkat penggunaan Nilai Skala Tingkat Penggunaan

1 Sama sekali tidak menggunakan

2 Jarang menggunakan

3 Agak sering menggunakan

4 Sering menggunakan

5 Sangat sering menggunakan Tabel 4. Skala pengukuran tingkat perbaikan

Nilai Skala Tingkat Perbaikan 1 Sama sekali tidak ada perbaikan 2 Ada sedikit perbaikan 3 Ada cukup banyak perbaikan 4 Ada banyak perbaikan 5 Ada sangat banyak perbaikan Tabel 5 menunjukkan skala pengukuran yang digunakan dalam data EPBM.

Tabel 5. Skala pengukuran tingkat penilaian Nilai Skala Tingkat Penilaian

1 Sangat kurang

2 Kurang

3 Baik

4 Sangat baik

Metode

Diagram alur analisis penelitian ini disajikan dalam Gambar 2.

Gambar 2. Diagram alur analisis

Tahapan metode yang diterapkan pada penelitian ini adalah sebagai berikut:

1. Analisis Deskriptif dari data Kepuasan Mahasiswa dan data EPBM (Evaluasi Proses Belajar Mengajar).

2. Analisis kepentingan dan kepuasan (Importance performance analysis) untuk melihat gambaran kepuasan mahasiswa atas atribut akademik dan fasilitas selama kuliah di IPB.

3. Analisis Biplot terhadap data Evaluasi Proses Belajar Mengajar (EPBM) untuk kegiatan kuliah dan kegiatan praktikum atau responsi sehingga dapat diketahui posisi relatif Departemen terhadap atribut yang ditanyakan.

Analisis data dilakukan dengan menggunakan bantuan software Microsoft Excell 2003, SPSS 13.0 for Windows, Minitab 14, dan SAS 9.1.

HASIL DAN PEMBAHASAN Data Kepuasan Mahasiswa

Data kepuasan mahasiswa terdiri dari tingkat kepuasan dan kepentingan aspek akademik dan aspek fasilitas atau pelayanan penunjang, tingkat kontribusi (kepentingan) dalam menunjang keberhasilan studi, tingkat perbaikan yang diperoleh pada aspek kemampuan (skill) dan kesempatan untuk berinteraksi dengan dosen (berdiskusi, konsultasi, dll) di luar jam kuliah dan praktikum.

Karakteristik Responden

Karakteristik responden dapat dilihat berdasarkan fakultas yaitu sebagai berikut:

Tabel 6. Karakteristik responden

Karakteristik Kategori jumlah %

FAPERTA 269 30.12

FKH 72 8.06

FPIK 122 13.66

FAPET 72 8.06

FAHUTAN 91 10.19

FATETA 117 13.10

FMIPA 124 13.89

Fakultas

FEM 26 2.91

Total 893 100

Mayoritas responden berasal dari Fakultas Pertanian yaitu sebanyak 269 mahasiswa (30.12%) disusul oleh Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam sebanyak 124 mahasiswa (13.89%). Sedangkan jumlah responden yang paling sedikit adalah Fakultas Ekonomi Manajemen yaitu sebanyak 26 mahasiswa (2.91%).

(2)

Kepuasaan

Kepentingan

3.8 3.7 3.6 3.5 3.4 3.3 3.2 3.1 3.0 4.45 4.40 4.35 4.30 4.25 4.20 4.15 4.10

3.5

A11 4.32 A10

A9 A7 A8

A 6

A5 A 4

A 3

A 2 A1

IMPORTANCE-PERFORMANCE ANALYSIS FMIPA

Kepuasaan

Kepentingan

3.75 3.50 3.25 3.00 2.75 2.50 3.5 3.4 3.3 3.2 3.1 3.0

3.07

3.245 B11

B10

B9 B8

B7

B6 B5

B4 B3

B2 B1

IMPORTANCE-PERFORMANCE ANALYSIS

Importance Performance Analysis Importance Performance Analysis digunakan untuk melihat tingkat kepentingan suatu atribut dengan tingkat kepuasan yang dirasakan responden. Untuk data kepuasan mahasiswa ada dua aspek yang menggunakan analisis ini yaitu aspek akademik dan aspek fasilitas atau layanan penunjang. Untuk aspek akademik dianalisis untuk setiap fakultas sedangkan untuk aspek fasilitas atau layanan penunjang dianalisis secara umum untuk satu IPB.

Tingkat Kepuasan dan Kepentingan Aspek Akademik

Hasil diagram IPA Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam untuk aspek-aspek akademik disampaikan pada Gambar 3. Atribut yang masuk kuadran I adalah fasilitas ruang kuliah (A6) dan fasilitas laboratorium (A7).

Atribut yang masuk kuadran ini dianggap oleh responden memiliki tingkat kepentingan yang relatif tinggi tetapi dinilai memiliki tingkat kepuasan yang rendah.

Kuadran II menunjukkan atribut-atribut dengan tingkat kepentingan relatif tinggi dan dirasakan sesuai seperti yang diharapkan dengan tingkat kepuasan yang relatif tinggi pula. Atribut-atribut yang masuk kedalam kuadran ini adalah program pendidikan, termasuk kurikulum (A1), dosen (A3), proses belajar mengajar (A4), pembimbingan akademik (A5) dan perpustakaan (A8).

Atribut-atribut yang masuk kedalam kuadran III adalah sistem evaluasi hasil belajar (A9) dan layanan administrasi pendidikan (A10). Atribut-atribut ini memiliki tingkat kepentingan yang rendah dan pada kenyataannya tingkat kepuasaan yang dirasakan responden juga rendah.

Gambar 3. Diagram IPA FMIPA untuk aspek- aspek akademik

Atribut-atribut yang masuk kedalam kuadran IV adalah sistem penerimaan mahasiswa baru (A2) dan lingkungan kampus secara umum (A11). Atribut yang masuk kuadran ini dianggap responden memiliki tingkat kepentingan yang relatif rendah tapi dalam kenyataannya tingkat kepuasan yang dirasakan responden tinggi.

IPA untuk fakultas lainnya terdapat pada Lampiran 2. Secara umum di setiap fakultas atribut yang masuk kedalam kuadran I adalah fasilitas laboratorium (A7) dan fasilitas ruang kuliah (A6) kecuali di Fakultas Ekonomi Manajemen, Fakultas Pertanian dan Fakultas Teknologi Pertanian. Atribut-atribut yang masuk kedalam kuadran II di setiap fakultas adalah program pendidikan, termasuk kurikulum (A1) kecuali di Fakultas Pertanian, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan dan Fakultas Kehutanan, dosen (A3), proses belajar mengajar (A4) kecuali Fakultas Peternakan dan perpustakaan (A8) kecuali di Fakultas Kehutanan dan Fakultas Ekonomi Manajemen.

Sedangkan atribut sistem evaluasi hasil belajar (A9) kecuali di Fakultas Pertanian dan atribut layanan administrasi pendidikan (A10) kecuali di Fakultas Ekonomi Manajemen adalah atribut-atribut yang masuk kedalam kuadran III di setiap fakultas.

Tingkat Penggunaan dan Tingkat Kepuasan Berbagai Fasilitas Penunjang

Hasil diagram IPA untuk aspek-aspek fasilitas atau pelayanan penunjang disajikan pada Gambar 4. Atribut yang masuk kuadran I adalah layanan bimbingan dan konseling (B8) dan layanan beasiswa (B10). Atribut yang masuk kuadran ini dianggap oleh responden memiliki tingkat kepentingan yang relatif tinggi tetapi dinilai memiliki tingkat kepuasan yang rendah.

Gambar 4. Diagram IPA untuk aspek-aspek fasilitas atau pelayanan penunjang

(3)

Kuadran II menunjukkan atribut-atribut dengan tingkat kepentingan relatif tinggi dan dirasakan sesuai seperti yang diharapkan dengan tingkat kepuasan yang relatif tinggi pula. Atribut-atribut yang masuk kedalam kuadran ini adalah fasilitas keagamaan (B1), fasilitas kegiatan olahraga (B2) dan fasilitas teknologi informasi dan komunikasi (B5).

Atribut-atribut yang masuk kedalam kuadran III adalah fasilitas kegiatan kesenian/budaya (B3), kegiatan pengembangan kreatifitas dan penalaran (B4), layanan bimbingan karir dan ketenagakerjaan (B9) dan layanan kesehatan (B11). Atribut-atribut ini memiliki tingkat kepentingan yang rendah dan pada kenyataanya tingkat kepuasaan yang dirasakan responden juga rendah.

Atribut-atribut yang masuk kedalam kuadran IV adalah fasilitas asrama (B6) dan fasilitas kantin (B7). Atribut yang masuk kuadran ini dianggap responden memiliki tingkat kepentingan yang relatif rendah tapi dalam kenyataannya tingkat kepuasan yang dirasakan responden tinggi.

Tingkat Kontribusi (Kepentingan) Dalam Menunjang Keberhasilan Studi Persentase pendapat responden yang memilih penting untuk tingkat kontribusi (kepentingan) atribut yang ditanyakan dalam menunjang keberhasilan studi disajikan dalam Tabel 7.

Tabel 7. Persentase pendapat responden yang memilih penting untuk tingkat kontribusi (kepentingan) atribut yang ditanyakan dalam menunjang keberhasilan studi

No Atribut %

Penting 1 Mengikuti Kegiatan Orientasi

Mahasiswa Baru 44.68

2 Menduduki Posisi Pimpinan Dalam

Organisasi Kemahasiswaan 44.12 3 Terlibat Dalam Bimbingan Adik

Kelas (sebagai tutor, asisten dosen,

dsb.) 48.26

4 Menjadi Anggota Aktif

Organisasi/Himpunan Profesi 48.71 5 Menjadi Anggota Aktif Unit Kegiatan

Mahasiswa 45.02

6 Mengikuti Kompetisi Bidang Minat

dan Penalaran 49.94

Selama mengikuti perkuliahan mahasiswa banyak melakukan kegiatan yang dapat memberikan kontribusi terhadap keberhasilan studi. Pendapat responden mengenai tingkat kontribusi (kepentingan) atribut yang ditanyakan dalam menunjang keberhasilan studi dapat dilihat pada Gambar 5. Untuk

semua atribut yang ditanyakan jawaban yang paling banyak dipilih adalah jawaban penting.

Untuk melihat persentase responden yang memilih penting untuk tiap fakultas dapat dilihat di Lampiran 4.

tingkat kontribusi (kepentingan) dalam menunjang keberhasilan studi

0 100 200 300 400 500

1 2 3 4 5 6

atribut

jumlah responden

Kosong Sama sekali tidak penting

Kurang penting Agak Penting

Penting Sangat penting

Gambar 5. Tingkat kontribusi kepentingan setiap atribut dalam menunjang keberhasilan studi

Tingkat Perbaikan yang Diperoleh pada Aspek-Aspek Kemampuan (Skill) Selama mengikuti kegiatan proses belajar mengajar mahasiswa melakukan aktifitas yang bisa menambah kemampuan soft skill.

Persentase pendapat responden yang memilih ada banyak perbaikan pada aspek-aspek kemampuan (skill) yang ditanyakan selama proses belajar mengajar dimuat dalam Tabel 8.

Tabel 8. Persentase pendapat responden yang memilih ada banyak perbaikan pada aspek-aspek kemampuan (skill) selama proses belajar mengajar

No Atribut % Ada

banyak perbaikan 1 Kemampuan Dalam Berkomunikasi 50.73 2 Kemampuan Dalam Hubungan

Interpersonal (pergaulan) Dengan

Orang Lain 53.98

3 Kemampuan Dalam Pengambilan

Keputusan 52.30

4 Kemampuan Dalam Merencanakan

Kegiatan 52.74

5 Kemampuan Dalam

Mengimplementasikan Rencana

Kegiatan 49.83

6 Kemampuan Bekerja Dalam Tim 51.40 7 Kemampuan Bekerja Secara Mandiri 54.76 8 Kemampuan Kepemimpinan 46.92

9 Kepercayaan Diri 48.04

Pendapat responden mengenai tingkat perbaikan yang diperoleh pada aspek-aspek kemampuan (skill) selama proses belajar mengajar dapat dilihat pada Gambar 6. Untuk semua atribut yang ditanyakan di setiap fakultas jawaban yang paling banyak dipilih adalah jawaban ada banyak perbaikan. Untuk

(4)

melihat presentase responden yang memilih ada banyak perbaikan dapat dilihat di Lampiran 5.

tingkat perbaikan yang diperoleh pada kemampuan selama proses belajar

mengajar

0 100 200 300 400 500 600

1 2 3 4 5 6 7 8 9

atribut

jumlah responden

Kosong

Sam a sekali tidak ada perbaikan Ada sedikit perbaikan Ada cukup banyak perbaikan Ada banyak perbaikan Ada sangat banyak perbaikan

Gambar 6. Tingkat perbaikan yang diperoleh pada kemampuan selama proses belajar mengajar.

Selama melakukan perkuliahan selain mengikuti kegiatan proses belajar mengajar, mahasiswa juga mengikuti kegiatan organisasi yang juga bisa menambah kemampuan soft skill. Hasil evaluasi mengenai persentase pendapat responden yang memilih ada banyak perbaikan pada aspek-aspek kemampuan (skill) dari pengalaman mengikuti kegiatan organisasi dimuat dalam Tabel 9.

Tabel 9. Persentase pendapat responden yang memilih ada banyak perbaikan pada aspek-aspek kemampuan (skill) dari pengalaman mengikuti kegiatan organisasi

No Atribut % Ada

banyak perbaikan 1 Kemampuan Dalam Berkomunikasi 48.38 2 Kemampuan Dalam Hubungan

Interpersonal (pergaulan) Dengan

Orang Lain 49.05

3 Kemampuan Dalam Pengambilan

Keputusan 50.06

4 Kemampuan Dalam Merencanakan

Kegiatan 47.70

5 Kemampuan Dalam

Mengimplementasikan Rencana

Kegiatan 48.71

6 Kemampuan Bekerja Dalam Tim 49.83 7 Kemampuan Bekerja Secara Mandiri 49.94

8 Kemampuan Kepemimpinan 44.90

9 Kepercayaan Diri 48.26

Pendapat responden mengenai tingkat perbaikan yang diperoleh pada aspek-aspek kemampuan (skill) dari pengalaman mengikuti kegiatan organisasi kemahasiswaan dapat dilihat pada Gambar 7. Untuk semua atribut yang ditanyakan di setiap fakultas jawaban

yang paling banyak dipilih adalah jawaban ada banyak perbaikan. Untuk melihat presentase responden yang memilih ada banyak perbaikan untuk setiap fakultas dapat dilihat di Lampiran 6.

tingkat perbaikan yang diperoleh pada kemampuan dari pengalaman mengikuti

kegiatan organisasi

0 100 200 300 400 500

1 2 3 4 5 6 7 8 9

atribut Kosong

Sama sekali tidak ada perbaikan Ada sedikit perbaikan Ada cukup banyak perbaikan Ada banyak perbaikan Ada sangat banyak perbaikan

Gambar 7. Tingkat perbaikan yang diperoleh pada kemampuan dari pengalaman mengikuti kegiatan organisasi Evaluasi Proses Belajar Mengajar Evaluasi proses belajar mengajar dilakukan untuk kegiatan kuliah dan praktikum atau responsi. Untuk kegiatan kuliah terdapat 11 pertanyaan (Lampiran 11) untuk dijadikan bahan evaluasi. Sedangkan untuk kegiatan praktikum atau responsi terdapat 13 pertanyaan (Lampiran 12). Didapatkan nilai rataan dari penilaian mahasiswa untuk setiap pertanyaan di tiap-tiap departemen.

Kegiatan Kuliah

Tabel 10. Deskriptif evaluasi kegiatan kuliah Atribut Mean StDev Min Max Range P1 3.0095 0.0549 2.90 3.14 0.24 P2 2.9997 0.0789 2.80 3.15 0.35 P3 2.9857 0.0593 2.87 3.12 0.25 P4 3.0235 0.0640 2.87 3.16 0.29 P5 2.9746 0.0702 2.80 3.13 0.33 P6 3.1127 0.0398 3.02 3.20 0.18 P7 3.0354 0.0471 2.93 3.14 0.21 P8 2.9286 0.0867 2.74 3.32 0.58 P9 3.0589 0.0541 2.92 3.18 0.26 P10 3.0351 0.0570 2.91 3.13 0.22 P11 2.8522 0.0835 2.61 3.01 0.40 Deskriptif untuk setiap atribut disajikan pada Tabel 10. Atribut yang dinilai baik oleh mahasiswa adalah kesempatan mahasiswa mengajukan pertanyan (P6) dengan nilai rataan sebesar 3.11. Sedangkan atribut yang dianggap dan dinilai rendah oleh mahasiswa adalah

(5)

kejelasan sistem penilain yang diberikan dosen (P11) dengan nilai rataan sebesar 2.85. Atribut yang memiliki keragaman terbesar adalah kontribusi tugas/pekerjaan rumah kepada pemahaman mahasiswa terhadap materi kuliah dibandingkan dengan jumlah waktu yang dibutuhkan (P8) dengan nilai standar deviasi 0.0867.

Pada diagram kotak garis (Lampiran 10) memperlihatkan adanya pencilan pada beberapa atribut. Pencilan yang ada adalah pencilan atas maupun pencilan bawah. Pada atribut kontribusi tugas/pekerjaan rumah kepada pemahaman mahasiswa terhadap materi kuliah dibandingkan dengan jumlah waktu yang dibutuhkan (P8) mempunyai pencilan atas yang besar yaitu Departemen Arsitektur Lanskap (A4). Sedangkan pada atribut kejelasan sistem penilaian yang diberikan dosen (P11) mempunyai pencilan bawah yaitu Departemen Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan (H4).

Diagram kotak garis tiap-tiap departemen untuk kegiatan kuliah terdapat di Lampiran 11.

Dilihat dari posisi diagram kotak garis yang berada di atas Departemen yang dinilai bagus adalah Departemen Proteksi Tanaman (A3) disusul Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen (I2). Sedangkan departemen yang dinilai rendah adalah Departemen Teknologi Hasil Perairan (C3), hal ini dilihat dari posisinya yang berada di bawah.

Hasil analisis biplot evaluasi kegiatan kuliah disajikan pada Gambar 8. Keragaman

data yang mampu diterangkan oleh biplot evaluasi kegiatan kuliah ini sebesar 78.3%.

Keragaman dimensi 1 sebesar 60.4% dan keragaman dimensi 2 sebesar 17.9%. Hal ini menunjukan bahwa interpretasi biplot evaluasi kegiatan kuliah yang dihasilkan dinilai cukup baik (>70%) dan sudah cukup mewakili dari karakteristik populasi yang ada (Sartono, 2003).

Tampilan biplot pada Gambar 8 memperlihatkan kedekatan antar Departemen dan posisi relatif Departemen dengan beberapa atribut yang ditanyakan. Yang cukup terlihat jelas diantaranya:

1. Departemen Arsitektur Lanskap (A4) mempunyai nilai atribut kontribusi tugas/pekerjaan rumah kepada pemahaman mahasiswa terhadap materi kuliah dibandingkan dengan jumlah waktu yang dibutuhkan (P8) yang besar karena posisinya searah. Sedangkan TPB (J1) mempunyai nilai atribut kontribusi tugas/pekerjaan rumah kepada pemahaman mahasiswa terhadap materi kuliah dibandingkan dengan jumlah waktu yang dibutuhkan (P8) yang kecil karena posisinya berlawanan arah.

2. Departemen Silvikultur (E4) mempunyai nilai atribut kandungan pesan moral, etika, dan disiplin yang diupayakan dosen dalam pelaksanaan perkuliahan (P9) yang besar karena posisinya searah. Sedangkan Departemen Teknologi Hasil Perairan (C3) mempunyai nilai atribut kandungan pesan Gambar 8. Biplot evaluasi kegiatan kuliah

(6)

moral, etika, dan disiplin yang diupayakan dosen dalam pelaksanaan perkuliahan (P9) yang kecil karena posisinya berlawanan arah.

3. Departemen Biokimia (G8) dan Departemen Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan (H4) mempunyai nilai atribut kedisiplinan dosen terhadap jadwal kuliah, termasuk ketepatan waktu mulai dan berakhirnya kuliah (P2) yang kecil karena posisinya berlawanan arah.

4. Departemen Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan (H4) mempunyai nilai atribut kejelasan sistem penilaian yang diberikan dosen (P11) yang kecil karena posisinya berlawanan arah.

Pada analisis biplot, peubah dengan keragaman kecil digambarkan sebagai vektor pendek sedangkan peubah yang ragamnya besar digambarkan sebagai vektor yang panjang, sehingga atribut kontribusi tugas/pekerjaan rumah kepada pemahaman mahasiswa terhadap materi kuliah dibandingkan dengan jumlah waktu yang dibutuhkan (P8) mempunyai keragaman paling besar kemudian diikuti oleh atribut kejelasan sistem penilaian yang diberikan dosen (P11).

Hal ini mengindikasikan bervariasinya atribut tersebut di setiap Departemen.

Kegiatan Praktikum atau Responsi

Tabel 11. Deskriptif evaluasi kegiatan praktikum atau responsi

Atribut Mean StDev Min Max Range P1 3.0469 0.0523 2.92 3.17 0.25 P2 3.0256 0.0480 2.95 3.11 0.16 P3 3.0053 0.0720 2.83 3.16 0.33 P4 3.0083 0.0602 2.87 3.12 0.25 P5 2.9153 0.1002 2.67 3.07 0.40 P6 2.9833 0.0668 2.86 3.11 0.25 P7 2.9450 0.0603 2.80 3.04 0.24 P8 3.0822 0.0530 2.98 3.18 0.20 P9 3.0253 0.0517 2.91 3.12 0.21 P10 3.0014 0.0611 2.86 3.12 0.26 P11 2.9083 0.0822 2.72 3.08 0.36 P12 2.7367 0.1523 2.34 3.02 0.68 P13 2.9631 0.1255 2.38 3.13 0.75 Deskriptif untuk setiap atribut disajikan pada Tabel 11. Atribut yang dinilai baik oleh mahasiswa adalah pemberian kesempatan bertanya oleh dosen kepada mahasiswa (P8) dengan nilai rataan sebesar 3.08. Sedangkan atribut yang dianggap dan dinilai rendah oleh mahasiswa adalah tingkat kelengkapan

peralatan dan bahan untuk praktikum (P12) dengan nilai rataan sebesar 2.74. Atribut yang memiliki keragaman terbesar adalah tingkat kelengkapan peralatan dan bahan untuk praktikum (P12) dengan nilai standar deviasi 0.1255.

Pada diagram kotak garis (Lampiran 12) memperlihatkan adanya pencilan pada beberapa atribut. Pencilan yang ada adalah pencilan atas maupun pencilan bawah. Pada atribut tingkat kelengkapan peralatan dan bahan untuk praktikum (P12) mempunyai pencilan bawah yang besar yaitu Departemen Fisika (G7) dan Departemen Teknologi Hasil Perairan (C3). Sedangkan pada atribut pertanyaan kesesuaian tugas-tugas, soal ujian atau evaluasi praktikum (jika ada), dengan topik praktikum (P13) mempunyai pencilan bawah yaitu Departemen Fisika (G7).

Diagram kotak garis tiap-tiap departemen untuk kegiatan praktikum atau responsi terdapat di Lampiran 13. Dilihat dari posisi diagram kotak garis yang berada di atas Departemen yang dinilai bagus adalah Departemen Proteksi Tanaman (A3) disusul Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen (I2). Sedangkan departemen yang dinilai rendah adalah Departemen Teknologi Hasil Perairan (C3) dan Departemen Fisika (G7), hal ini dilihat dari posisinya yang berada di bawah.

Hasil analisis Biplot evaluasi kegiatan praktikum atau responsi disajikan pada Gambar 9. Keragaman data yang mampu diterangkan oleh biplot evaluasi kegiatan praktikum atau responsi ini sebesar 77.1%. Keragaman dimensi 1 sebesar 63.5% dan keragaman dimensi 2 sebesar 13.6%. Hal ini menunjukan bahwa interpretasi biplot evaluasi kegiatan praktikum atau responsi yang dihasilkan dinilai cukup baik (>70%) dan sudah cukup mewakili dari karakteristik populasi yang ada (Sartono, 2003).

Tampilan biplot pada Lampiran 8 memperlihatkan kedekatan antar Departemen dan posisi relatif Departemen dengan beberapa atribut yang ditanyakan. Yang cukup terlihat jelas diantaranya:

1. Departemen Agribisnis (H3) mempunyai nilai atribut pertanyaan kesesuaian materi praktikum dengan tujuan mata kuliah (P1) yang besar karena posisinya searah.

Sedangkan Departemen Statistika (G1) mempunyai nilai atribut pertanyaan kesesuaian materi praktikum dengan tujuan mata kuliah (P1) yang kecil karena posisinya berlawanan arah.

2. Departemen Teknologi Hasil Perairan (C3) dan Departemen Ekonomi Sumberdaya

(7)

dan Lingkungan (H4) mempunyai nilai atribut pertanyaan keterbukaan dan trasnsparansi dosen dalam pemberian nilai ujian (P11) yang kecil karena posisinya berlawanan arah.

3. Departemen Fisika (G7) dan Departemen Teknologi Hasil Perairan (C3) mempunyai nilai atribut pertanyaan tingkat kelengkapan peralatan dan bahan untuk praktikum (P12) yang kecil karena posisinya berlawanan arah.

4. Departemen Fisika (G7) mempunyai nilai atribut pertanyaan kesesuaian tugas-tugas, soal ujian atau evaluasi praktikum (jika ada), dengan topik praktikum (P13) yang kecil karena posisinya berlawanan arah.

Pada analisis biplot, peubah dengan keragaman kecil digambarkan sebagai vektor pendek sedangkan peubah yang ragamnya besar digambarkan sebagai vektor yang panjang, sehingga atribut pertanyaan tingkat kelengkapan peralatan dan bahan untuk praktikum (P12) mempunyai keragaman paling besar kemudian diikuti oleh atribut kesesuaian tugas-tugas, soal ujian atau evaluasi praktikum (jika ada), dengan topik praktikum (P13). Hal ini mengindikasikan bervariasinya atribut tersebut di setiap Departemen.

Kesempatan Untuk Berinteraksi dengan Dosen di Luar Jam Kuliah dan Praktikum

Kesempatan untuk berinteraksi dengan dosen merupakan bagian dari data kepuasan

mahasiswa namun dapat dijadikan informasi tambahan sebagai bahan evaluasi proses belajar mengajar. Hasil uji khi-kuadrat (Lampiran 7) menunjukkan bahwa pendapat responden mengenai kesempatan untuk berinteraksi dengan dosen di luar jam kuliah dan praktikum berhubungan dengan fakultas.

2.60 1.39 1.64 1.39

16.36

8.33 8.20 9.72 12.09 11.97 8.87

42.38 48.61

43.44 43.06 47.25 50.43 50.81 76.92

3.72 4.17 4.92

11.11 12.09 5.98

19.23 30.11

3.85 28.23 30.77 25.27 34.72 41.80 34.72

11.29

A B C D E F G H

Fakultas

Persentase

Kosong Tidak ada Kurang Cukup Banyak Sangat banyak

Gambar 10. Persentase pendapat responden tentang kesempatan untuk berdiskusi dengan dosen di luar jam kuliah dan praktikum

Berdasarkan Gambar 10 dapat dilihat mayoritas responden di setiap fakultas memilih jawaban cukup. Untuk Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan persentase responden yang menjawab banyak kesempatan hampir sama dengan yang menjawab cukup dan merupakan persentase terbanyak diantara fakultas yang lain yaitu sebesar 41.80%. Untuk Fakultas Kehutanan, Teknologi Pertanian, Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam dan Ekonomi Manajemen tidak ada responden yang Gambar 9. Biplot evaluasi kegiatan praktikum atau responsi

(8)

menjawab tidak ada kesempatan. Persentase responden yang menjawab kurang terbanyak adalah di Fakultas Ekonomi Manajemen yaitu 19.23% disusul Fakultas Pertanian yaitu 16.36%. Di beberapa fakultas terdapat responden yang tidak memberi jawaban.

KESIMPULAN

Secara umum atribut yang dianggap penting tapi memiliki tingkat kepuasan rendah sehingga diharapkan adanya perbaikan adalah fasilitas laboratorium (A7), fasilitas ruang kuliah (A6), layanan bimbingan dan konseling (B8) dan layanan beasiswa (B10). Atribut- atribut yang dianggap penting dan dinilai baik oleh mahasiswa adalah program pendidikan, termasuk kurikulum (A1), dosen (A3), proses belajar mengajar (A4), perpustakaan (A8), fasilitas keagamaan (B1), fasilitas kegiatan olahraga (B2) dan fasilitas teknologi informasi dan komunikasi (B5).

Pendapat mengenai tingkat kontribusi (kepentingan) berbagai atribut pengalaman dalam menunjang keberhasilan studi di IPB adalah sebagian besar responden menjawab setiap atribut memiliki kontribusi (kepentingan) yang penting dalam menunjang studi di IPB. Sedangkan untuk pendapat mengenai tingkat perbaikan yang diperoleh pada aspek-aspek kemampuan (skill) dari pengalaman mengikuti proses belajar mengajar secara formal maupun dari pengalaman mengikuti kegiatan organisasi, mayoritas responden berpendapat ada banyak perbaikan yang diperoleh pada aspek-aspek kemampuan (skill) yang ditanyakan.

Atribut yang dinilai bagus dalam evaluasi kegiatan kuliah adalah kesempatan mahasiswa mengajukan pertanyan (P6), atribut yang dinilai rendah adalah kejelasan sistem penilain yang diberikan dosen (P11). Untuk evaluasi kegiatan praktikum atau responsi Atribut yang dinilai bagus dalam evaluasi kegiatan kuliah adalah pemberian kesempatan bertanya oleh dosen kepada mahasiswa (P8), atribut yang dinilai rendah adalah tingkat kelengkapan peralatan dan bahan untuk praktikum (P12).

DAFTAR PUSTAKA

Arikunto, Suharsimi. 2005. Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara

Daniel WW. 1989. Statistika Non Parametrik Terapan. Terjemahan Alex tri Kantjono W.

Jakarta: Gramedia

Gumbira, Deni. 2006. Persepsi dan Tingkat Kepuasan Mahasiswa S1 Muslim di Lima Fakultas IPB terhadap keberadaan serta Pelayanan Masjid Al-Hurriyyah IPB.

[Skripsi]. Bogor. Program Sarjana Bidang Statistika, Institut Pertanian Bogor

Jolliffe, I. T. 2002. Principal Component Analysis. Second Edition. Springer-Verlag, New York.

Jordan, Thomase. 1995. Pengukuran &

Evaluasi di Perguruan Tinggi. Terjemahan Yan Mujiyanto. Semarang: IKIP Semarang Press

Rangkuti, F. 2003. Measuring Customer Satisfaction: Teknik Mengukur dan Strategi Meningkatkan Kepuasan Pelanggan. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama

Sartono, Bagus, dkk. 2003. Modul Teori Analisis Peubah Ganda. Bogor : Departemen Statistika, Institut Pertanian Bogor.

Gambar

Tabel 3. Skala pengukuran tingkat penggunaan  Nilai Skala Tingkat Penggunaan
Gambar  3. Diagram IPA  FMIPA untuk aspek- aspek-aspek akademik
Tabel  7.  Persentase  pendapat  responden  yang  memilih  penting  untuk  tingkat  kontribusi  (kepentingan)  atribut  yang  ditanyakan  dalam  menunjang  keberhasilan studi
Gambar  6.  Tingkat  perbaikan  yang  diperoleh  pada  kemampuan  selama  proses  belajar mengajar.
+4

Referensi

Dokumen terkait

Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis sampai sejauh mana kesesuaian antara tingkat kepentingan unsur-unsur pelayanan menurut mahasiswa

Tujuan dari penelitian yaitu mengetahui variabel-variabel yang dapat digunakan untuk melakukan pengukuran kualitas pelayanan jasa dan mengetahui tingkat kepuasan mahasiswa

Untuk mengetahui harapan apa saja yang saat ini diinginkan oleh mahasiswa, sejauh mana pelayanan itu diberikan dan bagaimana tingkat kepuasan pelayan dari fasilitas pendukung di

Melalui wawancara dengan 159 responden mahasiswa terhadap 14 jenis kriteria pelayanan diperoleh tanggapan tingkat kepentingan dan nilai kepuasan seperti pada Tabel 2..

Berdasarkan kuisioner yang disebarkan kepada mahasiswa tahun III PNP, secara rata-rata tingkat kepuasan mereka atas pelayanan pendidikan, baik yang diberikan oleh dosen, karyawan,

Data Realisasi Anggaran Tahun 2011 & 2012 Data Fakultas Data Volume Mahasiswa Chart Of Account Identifikasi Aktivitas Akademik per semester Aktivitas Utama dan

ANALISIS TINGKAT KEPUASAN MAHASISWA TERHADAP PELAYANAN AKADEMIK FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS DARMA PERSADA MENGGUNAKAN METODE FUZZY SERVQUAL Diajukan sebagai salah satu syarat

Dari uraian diatas, maka peneliti tertarik menganalisis tingkat kepuasan dosen dalam penerapan sistem SIAKAD agar bertujuan pertama untuk meningkatkan pelayanan akademik secara lengkap