Memiliki makna bahwa terdapat empat pelopor perjuangan yang cukup kuat dan berpengaruh di Mamuju khususnya di benteng pertahanan di daerah Budong-Budong (Mamuju Tengah) dalam memimpin pertempuran melawan kolonialisme Belanda yang faktor alamnya sangat strategis untuk dijadikan daerah basis pertahanan dan perlindungan yang kemudian tempat tersebut diberi nama Benteng kayu Mangiwang. Warna kuning gading pada bamboo melambangkan kekuatan dan keagungan.
2. Roda Bergerigi Bersusun Dua
Roda bergerigi bersusun dua, dimana roda yang terdapat di susunan bawah berjumlah 14 gerigi dan yang terdapat disusunan atas berjumlah 12 gerigi adalah awal dari pada terbentuknya Kabupaten Mamuju Tengah yaitu pada tanggal 14 Desember 2012.
Lukisan roda bergerigi adalah sebagai gerak
pembangunan yang
strategis terencana dan berkesinambungan. Warna putih pada roda pembangunan melambangkan niat yang tulus dan ikhlas, bergerak menuju perubahan yang lebih baik.
Belahan Buah Kelapa yang mempunyai tiga (3) komponen dalam tiga (3) komponen luar berjumlah enam (6). Memiliki Makna bahwa Kabupaten Mamuju Tengah ini merupakan kabupaten yang keenam (6) hasil dari pemekaran Kabupaten Mamuju/ induk, Ibukota dari Provinsi Sulawesi Barat.
Belahan buah kelapa juga merupakan simbol representasi kearifan lokal masyarakat yang berada di pinggiran sungai, dataran tinggi dan pegunungan maupun masyarakat yang berada di pesisir pantai, dataran rendah, yang kaya akan khasanah tradisi dan budaya lokal yang di dalamnya
Warna Hijau melambangkan kesuburan dan kemakmuran, Warna Biru melambangkan kedalamnya,
Warna Putih melambangkan kesuciannya,
Warna Hitam pada tempurung melambangkan kekuatan, Warna Putih pada daging kelapa melambangkan kesucian dan kebersahajaan.
4. Sungai dan Laut
Sungai dan laut merupakan karakter dan falsafah hidup masyarakat Mamuju Tengah.
Warna Biru pada sungai dan laut melambangkan kedalaman.
5. Daratan yang Luas dan Gugusan Gunung
Daratan yang luas dan gugusan gunung melambangkan bahwa di Kabupaten Mamuju Tengah memiliki hamparan tanah yang luas dan gunung-gunung, dengan luas wilayah ±301.437 km². Dimana sebahagian di dalamnya terdapat areal perkebunan sawit yang merupakan salah satu sumber pendapatan asli daerah Kabupaten Mamuju Tengah. Hamparan tanah yang luas dan gunung-gunung juga mengandung beragam kekayaan yang melimpah ruah di dalamnya.
Warna Hijau pada daratan melambangkan kesuburan dan kemakmuran, dan
Warna Putih pada angkasa melambangkan kesucian. 6. Sawah
Hamparan sawah melambangkan bahwa Kabupaten Mamuju Tengah terdapat potensi areal persawahan.
Warna Hijau Pada sawah melambangkan kesuburan dan kemakmuran.
Padi melambangkan sifat
Malaqbi’, rendah hati dan cinta
pada kemakmuran, sedangkan kapas melambangkan sifat kelembutan dan kebersahajaan. Kemudian lukisan padi yang berbiji empat puluh lima (45) dan kapas yang berbiji delapan (8) melambangkan semangat dan
cita-cita yang luhur dalam mewujudkan kesejahteraan dan
kemakmuran bersama, berdasarkan cita-cita proklamasi 17 Agustus 1945. Warna kuning emas melambangkan kesejahteraan dan keagungan. Warna putih pada kapas melambangkan kesucian dan warna hijau pada pada kapas melambangkan kesucian dan kemakmuran
8. Tali Berpilin dan Rantai
Tali berpilin dan rantai yang melingkari belahan buah kelapa melambangkan bahwa adanya hubungan yang erat kokoh dan kuat terhadap beragam suku yang mendiami daerah Mamuju Tengah tanpa memandang perbedaan yang ada.
berwarna merah putih yang melilit di antara ujung dan tali dan rantai melambangkan simbol persatuan dan kesatuan sebagai sesama warga Negara Republik Indonesia.
Warna kuning emas pada rantai
melambangkan kesejahteraan dan keagungan.
Warna merah putih pada tali berpilin yang mengikat pada rantai melambangkan semangat nasionalisme yang tinggi, dan warna merah putih adalah lambang Negara Kesatuan Republik Indonesia.
9. Bintang
Bintang melambangkan kepribadian penduduk di Mamuju Tengah yang senantiasa berpegang teguh kepada Ketuhanan yang Maha Esa, bahwa Mamuju Tengah adalah daerah agamais yang masyarakatnya menganut beberapa agama dan kepercayaan seperti :
1. Islam 2. Nasrani 3. Hindu 4. Budha
Warna kuning emas pada bintang melambangkan kejayaan dan Keagungan.
10. Pita Berwarna Merah Putih
Pita berwarna merah yang di dalamnya bertuliskan kalimat
LALLA TASSISARA’ dengan tulisan warna putih melambangkan ketangkasan jiwa kepahlawanan serta semangat kebersamaan yang diwariskan para
pendahulunya telah terpatri kuat dalam jiwa dan sanubari masyarakat Mamuju Tengah
warna merah putih adalah lambang bendera Negara Kesatuan Republik Indonesia bahwa Kabupaten Mamuju Tengah ini berada dalam kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
11. Tameng
Tameng yang dibagian atasnya bertuliskan MAMUJU
TENGAH melambangkan sebuah bentuk kewenangan yang
dengan baik untuk memperoleh kemakmuran yang merata bagi seluruh penduduk sebagai realisasi dari masyarakat adil makmur berdasarkan pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.
Warna merah putih pada tameng melambangkan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
KESIMPULAN ARTI
Mamuju Tengah adalah daerah yang memberi rasa aman, kedamaian dan kesejahteraan dengan segala sumberdaya yang ada akan terus bergerak mewujudkan Mamuju Tengah yang handal dalam sektor pertanian dan perkebunan, sebagai basis perindustrian sekaligus sentral ekonomi perdagangan Nasional dan Internasional dalam rangka menciptakan kesejahteraan bersama, serta bergerak setinggi mungkin membawa daerah ini pada tingkat kemakmuran dan kejayaan.
H. ARAS TAMMAUNI
Drs. H. MUH. AMIN JASA, M.M
H. ASKARY, S.Sos., M.Si
Drs. SIGIT DWI HASTONO
Yukur alhamdulliah kita panjatkan kehadirat Allah SWT, karena atas berkat Rahmat dan HidayahNya kita diberi kekuatan dan kesehatan dalam penyusunan Buku Profil Daerah Kabupaten Mamuju Tengah Tahun 2016 yang dirilis pada Tahun 2017, Buku ini merupakan publikasi tahunan yang diterbitkan oleh Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Daerah Kabupaten Mamuju Tengah. Buku Profil Daerah ini adalah gambaran umum suatu daerah, baik dari aspek fisik dan lingkungannya, struktur pemerintahan, kondisi sosial ekonomi dan sumberdaya alam, serta potensi-potensi yang ada di Kabupten Mamuju Tengah sebagai kabupaten keenam di wilayah Provinsi Sulawesi Barat.
Buku Profil Daerah ini bukan hanya sebagai media penyajian data, tetapi diharapkan dapat menjadi sumber informasi dalam menyusun perencanaan dan pencapaian program pembangunan sesuai amanat dan cita-cita yang tertuang dalam visi dan misi Kabupaten Mamuju Tengah.
Kami menyadari dalam penyusunan Buku Profil Daerah ini masih banyak terdapat kekurangan, oleh karena itu kritik dan saran sangat diperlukan untuk kesempurnaan dan keberlanjutan dalam penyusunan ditahun berikutnya. Semoga Buku Profil Daerah ini dapat bermanfaat bagi kita semua.
Tobadak, Juli 2017 Kepala BAPPEDA
Drs. SIGIT DWI HASTONO
Halaman SAMPUL _____________________________________________________ LOGO ______________________________________________________ i FOTO BUPATI _______________________________________________ ix FOTO WAKIL BUPATI _________________________________________ x FOTO SEKRETARIS DAERAH ___________________________________ xi FOTO KEPALA BAPPEDA ______________________________________ xii KATA PENGANTAR _________________________________________ xiii DAFTAR ISI ________________________________________________ xiv DAFTAR TABEL ____________________________________________ xvii DAFTAR GAMBAR __________________________________________ xxii
BAB I PENDAHULUAN _________________________________________ 1
A. LATAR BELAKANG... 1
B. VISI DAN MISI ... 2
C. TUJUAN DAN SASARAN...4
D. MANFAAT...4
E. RUANG LINGKUP ...4
BAB II POTENSI FISIK DAN LINGKUNGAN _________________________ 6 A. KONDISI GEOGRAFIS DAN BATAS WILAYAH ... 6
B. TOPOGRAFI ... 13
C. KETINGGIAN ... 13
D. TANAH DAN GEOLOGI ... 14
E. HIDROLOGI DAN DAERAH ALIRAN SUNGAI ... 15
H. KONDISI DAERAH RAWAN BENCANA ... 22
BAB III GAMBARAN UMUM STRUKTUR PEMERINTAHAN __________ 26 A. KONDISI PEMERINTAHAN UMUM ... 26
B. ORGANISASI DAERAH ... 27
C. APARATUR DAERAH/PNS ... 34
D. NAMA-NAMA KEPALA DESA ... 38
E. PERATURAN TERKAIT PELAKSANAAN PEMBANGUNAN ... 40
BAB IV KONDISI SOSIAL DAN BUDAYA __________________________ 48 A. KEPENDUDUKAN ... 48
1. Jumlah Rumah Tangga dan Penduduk _______________ 48 2. Jumlah Penduduk Menurut Jenis Kelamin ____________ 50 3. Jumlah Penduduk Ber KTP __________________________ 51 B. PERIBADATAN ... 51
C. KETENAGAKERJAAN ... 53
1. Angkatan Kerja __________________________________ 53 2. Pengangguran ___________________________________ 53 D. KRIMINALITAS ... 53
E. KESENIAN DAN KEBUDAYAAN ... 54
F. LSM DAN ORGANISASI KEMASYARAKATAN(KESBANG) ... 56
BAB V KONDISI SUMBER DAYA ALAM __________________________ 58 A. PERTANIAN ... 58
1. Komoditas Tanaman Pangan _______________________ 58 2. Komoditas Hortikultura ___________________________ 62 B. PERKEBUNAN DAN KEHUTANAN ... 66
1. Komoditas Perkebunan ___________________________ 66 2. Komoditas Kehutanan ____________________________ 69 C. PETERNAKAN ... 70
BAB VI PELAYANAN PUBLIK___________________________________ 74
A. PENDIDIKAN ... 74
1. Kondisi Pendidikan _______________________________ 75 2. Fasilitas Pendidikan dan Tenaga Pengajar _____________ 76 3. Indikator Pencapaian Pendidikan ____________________ 77 B. KESEHATAN ... 78
1. Angka Harapan Hidup _____________________________ 79 2. Angka Kematian _________________________________ 80 3. Sumber Daya Kesehatan __________________________ 81 4. Fasilitas Kesehatan _______________________________ 83 5. Pasangan Usia Subur dan Akseptor KB _______________ 83 C. INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM) ... 84
D. PARIWISATA ... 87
E. SERTIFIKAT TANAH ... 91
F. PERIJINAN ... 92
BAB VII KONDISI INFRASTRUKTUR ____________________________ 101 A. LISTRIK ... 101
B. AIR BERSIH ... 102
C. TRANSPORTASI ... 103
1. Transportasi Darat _______________________________ 104 BAB VIII KONDISI PEREKONOMIAN ___________________________ 107 A. KEUANGAN DAERAH ... 108
1. APBD _________________________________________ 108 4. Produk Domestik Regional Bruto ___________________ 113 B. PERDAGANGAN, PERINDUSTRIAN DAN KOPERASI ... 129
DAFTAR TABEL
Halaman
Tabel 1. Wilayah Administrasi dan Luas Wilayah Per Desa/ UPT
Kabupaten Mamuju Tengah _________________________ 7
Tabel 2 Batas Wilayah Administrasi per Kecamatan di Kabupaten
Mamuju Tengah Tahun 2016 ________________________ 9
Tabel 3 Jarak Antara Ibu Kota Kecamatan dengan Desa Di
Kabupaten Mamuju Tengah ________________________ 10
Tabel 4 Posisi dan Tinggi Wilayah Diatas Permukaan Laut (DPL)
Menurut Kecamatan di Kabupaten Mamuju Tengah Tahun 2016 _____________________________________ 14
Tabel 5 Jenis dan Kandungan Tanah di Kabupaten Mamuju
Tengah _________________________________________ 14
Tabel 6 Nama-nama Sungai di Kabupaten Mamuju Tengah _____ 16
Tabel 7 Luas Kawasan Hutan menurut Wilayah Kecamatan di
Kabupaten Mamuju Tengah ________________________ 23
Tabel 8 Luas Lahan Berdasarkan Penggunaannya Di Kabupaten
Mamuju Tengah _________________________________ 24
Tabel 9 Sekretariat DPRD Kab.Mamuju Tengah ______________ 28
Tabel 10 Analisis Jumlah Jabatan Pada Organisasi Perangkat Daerah dalam Bentuk Inspektorat __________________ 28 Tabel 11 Analisis Jumlah Jabatan Pada Organisasi Perangkat
Daerah Dalam Bentuk Badan ______________________ 29
Tabel 12 Banyaknya Jumlah Jabatan pada Organisasi Pemerintah
Daerah Tahun 2016 ________________________________ 31 Tabel 13 Kecamatan yang ada di Kabupaten Mamuju Tengah ______ 33
Tabel 14 Jumlah Pegawai Negeri Sipil di Kabupaten Mamuju
Tengah Menurut Pangkat/Golongan berdasarkan jenis kelamin Tahun 2016 ____________________________ 34
Tabel 15 Banyaknya PNS di Kabupaten Mamuju Tengah Menurut
berdasarkan Jenis Kelamin Tahun 2016____________ 35
Tabel 17 Daftar Nama Pejabat Pemerintah Kabupaten Mamuju
Tengah Tahun 2016 _______________________________ 36
Tabel 18 Nama-nama kepala desa di Kecamatan Budong-Budong 38
Tabel 19 Nama-nama kepala desa di Kecamatan Pangale Tahun 2016 _____________________________________ 38 Tabel 20 Nama-nama kepala desa di Kecamatan Tobadak
Tahun 2016 _____________________________________ 39 Tabel 21 Nama-nama kepala desa di Kecamatan Topoyo
Tahun 2016 _____________________________________ 39 Tabel 22 Nama-nama kepala desa di Kecamatan Karossa
Tahun 2016 _____________________________________ 40
Tabel 23 Banyaknya Jumlah Penduduk menurut Jumlah Rumah
Tangga di Kabupaten Mamuju Tengah Tahun 2016 _____ 49
Tabel 24 Jumlah Penduduk Menurut jenis Kelamin di Kabupaten
Mamuju Tengah Tahun 2016 _______________________ 50
Tabel 25 Banyaknya Jumlah Penduduk BerKTP di Kabupaten
Mamuju Tengah Tahun 2016 ________________________ 51
Tabel 26 Penduduk Kabupaten Mamuju Tengah Berdasarkan
Agama Tahun 2016 _______________________________ 52
Tabel 27 Banyak Tempat Peribadatan di Kabupaten Mamuju
Tengah Tahun 2016 _______________________________ 52
Tabel 28 Banyaknya Kriminalitas di Kabupaten MamujuTengah
Tahun 2016 _____________________________________ 54
Tabel 29 Banyaknya Kelompok Kesenian di Kabupaten Mamuju
Tengah Tahun 2016 _______________________________ 55 Tabel 30 Banyaknya Jenis-Jenis Kesenian di Mamuju Tengah
Tahun 2016 _____________________________________ 55
Tabel 31 Daftar nama-nama organisasi Kabupaten Mamuju
Tengah Tahun 2016 _______________________________ 56
Tabel 32 Luas Tanam, Produksi Tanaman Pangan di Kecamatan
Pangale Tahun 2016 ______________________________ 59
Tabel 33 Luas Tanam, Produksi Tanaman Pangan di Kecamatan
Topoyo Tahun 2016_______________________________ 60
Tabel 35 Luas Tanam, Produksi Tanaman Pangan di Kecamatan
Tobadak Tahun 2016 ______________________________ 61
Tabel 36 Luas Tanam, Produksi Tanaman Pangan di Kecamatan
Karossa Tahun 2016 ______________________________ 61 Tabel 37 Banyaknya Tanaman Biofarmaka (TBF) di
Kabupaten Mamuju Tengah Tahun 2016 ______________ 62
Tabel 38 Banyaknya Buah-buahan dan Sayuran Tahunan (BST) di
Kabupaten Mamuju Tengah Tahun 2016 ______________ 63
Tabel 39 Banyaknya Sayuran dan Buah-buahan Semusim (SBS) di
Kabupaten Mamuju Tengah Tahun 2016 ______________ 64 Tabel 40 Luas Area, Produksi Sayur-Sayuran dirinci Perkecamatan 65
Tabel 41 Perkembangan Komoditas Perkebunan tahun 2013
sampai 2015 di Kabupaten Mamuju __________________ 66
Tabel 42 Luas Areal dan Produksi Perkebunan Rakyat Dirinci Per
Jenis Tanaman Di Kabupaten Mamuju Tengah Tahun 2015______________________________________ 67
Tabel 43 Luas Kawasan Hutan di Kabupaten Mamuju Tengah
Tahun 2016 _____________________________________ 69
Tabel 44 Banyaknya ternak di Kabupaten Mamuju Tengah dirinci
berdasarkan jenisnya dan perkecamatan Tahun 2016 ___ 70
Tabel 45 Perkembangan Jenis Ternak di Kabupaten Mamuju
Tengah dirinci perkecamatan Tahun 2016 _____________ 71
Tabel 46 Potensi Perikanan Tangkap Kabupaten Mamuju Tengah 73
Tabel 47 Potensi Perikanan Darat Kabupaten Mamuju Tengah ___ 73
Tabel 48. Jumlah Murid Tiap Jenjang Pendidikan Di Kabupaten
Mamuju Tengah Tahun 2016-2017 ___________________ 75
Tabel 49 Jumlah Sekolah dan Jumlah Guru Tiap Jenjang Pendidikan
di Kabupaten Mamuju Tengah Tahun 2016/2017 _______ 76
Tabel 50 Rasio Guru Terhadap Murid Tiap Jenjang Pendidikan di
Kabupaten Mamuju Tengah Tahun 2016/2017 _________ 77
Tabel 51 Angka Harapan Hidup Kabupaten Mamuju Tengah
Tahun 2016 _____________________________________ 79
Tabel 52 Banyaknya Angka Kematian di Kabupaten Mamuju Tengah
Tahun 2015 sampai Tahun 2016 _____________________ 81 Tabel 54 Banyaknya tenaga kesehatan/medis menurut unit kerja
di Kabupaten Mamuju Tengah Tahun 2016 ____________ 82
Tabel 55 Fasilitas Kesehatan di Kabupaten Mamuju Tengah _____ 83
Tabel 56 Jumlah Pasangan Usia Subur Di Kabupaten Mamuju
Tengah Tahun 2016 _______________________________ 84
Tabel 57 IPM Kabupaten Mamuju Tengah dan Provinsi Sulawesi
Barat Tahun 2015-2016 ____________________________ 84
Tabel 58 Jumlah Akomodasi dan Restoran Di Kabupaten Mamuju
Tengah Tahun 2016 _______________________________ 87 Tabel 59 Sebaran Objek Wisata berdasarkan jenis Wisata Budaya
di Kabupaten Mamuju Tengah Tahun 2016 ____________ 88 Tabel 60 Sebaran Objek Wisata berdasarkan jenis Wisata Buatan
di Kabupaten Mamuju Tengah Tahun 2016 ____________ 88 Tabel 61 Sebaran Objek Wisata berdasarkan jenis Wisata Buatan
di Kabupaten Mamuju Tengah Tahun 2016 ____________ 89
Tabel 62 Banyaknya Wisatawan Mancanegara dan Domestik di
Kabupaten Mamuju Tengah Tahun 2016 ______________ 91
Tabel 63 Perizinan yang Dilaksanakan di Kabupaten Mamuju
Tengah _________________________________________ 93 Tabel 64 Jumlah Perizinan Yang Telah Di Terbitkan ___________ 100
Tabel 65 Jumlah Pelanggan Listrik di Kabupaten Mamuju Tengah
Tahun 2016 _____________________________________102
Tabel 66 Banyak Pelanggan Air Minum di Kabupaten Mamuju
Tengah Tahun 2016 ______________________________ 103
Tabel 67 Panjang Jalan Menurut Jenis Permukaan di Kabupaten
Mamuju Tengah Tahun 2016 ______________________ 104
Tabel 68 Panjang Jalan Menurut Kondisinya di Kabupaten Mamuju
Tengah Tahun 2016 ______________________________ 104
Tabel 69 Jumlah Kendaraan Bermotor Menurut Jenis Kendaraan
di Kabupaten Mamuju Tengah Tahun 2016 ___________ 105
Tabel 70 Realisasi Pendapatan Daerah Kabupaten Mamuju Tengah
Tahun 2016 _____________________________________ 111
Tabel 71 Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten Mamuju
Tengah Atas Dasar Harga Konstant__________________ 117
Tabel 73 Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten Mamuju
Tengah Atas Dasar Harga Berlaku (persen) 2015-2016 __120
Tabel 74 Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten Mamuju
Tengah Atas Dasar Harga Konstant (persen) 2015-2016 _ 121
Tabel 75 Distribusi Persentase Produk Domestik Regional Bruto
Kabupaten Mamuju Tengah Atas Dasar Harga Berlaku (persen) 2013-2016 _______________________________ 122
Tabel 76 Pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto
Kabupaten Mamuju Tengah Atas Dasar Harga Konstant (persen) 2013-2016 _____________________________ 124
Tabel 77 Indeks Harga Implisit Produk Domestik Regional Bruto
menurut lapangan usaha di Kabupaten Mamuju Tengah 2010=100 (persen), 2015-2016 ______________________126
Tabel 78 Laju Implisit Produk Domestik Regional Bruto menurut
lapangan usaha di Kabupaten Mamuju Tengah
(2010=100), 2015-2016 _____________________________ 127
Tabel 80 Jumlah Pedagang dan Penyerapan Tenaga Kerja
Kabupaten Mamuju Tengah Tahun 2015-2016 _________129
Tabel 81 Jumlah Perusahaan, Tenaga Kerja dan Nilai Produksi
Menurut Skala Usaha di Kabupaten Mamuju Tengah Tahun 2015/2016 ________________________________ 130
Tabel 82 Jumlah Koperasi di Kabupaten Mamuju Tengah Tahun
2015/2016 ______________________________________ 130
Tabel 83 Banyaknya Pasar dirinci berdasarkan kecamatan di
Halaman
Gambar 1 Peta Administrasi Kabupaten Mamuju Tengah _________ 12
Gambar 2 Persentase Jumlah Penduduk Kabupaten Mamuju Tengah
berdasarkan Kecamatan Tahun 2016_________________ 49
Gambar 3 Grafik Jumlah Penduduk di Kabupaten Mamuju Tengah
Tahun 2016 _____________________________________ 50
Gambar 4 Rata-Rata Lama Sekolah Di Kabupaten Mamuju Tengah Dan
Provinsi Sulawesi Barat Tahun 2016 _________________ 78
Gambar 5 Angka Usia Harapan Hidup di Kabupaten Mamuju Tengah
dan Provinsi Sulawesi Barat Tahun 2016 ______________ 79
Gambar 6 IPM Kabupaten Mamuju Tengahdan Provinsi Sulawesi
Barat Tahun 2013-2016. ____________________________ 86 Gambar 7 PDRB Kabupaten Mamuju Tengah Tahun 2015 –
BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANGPasca terbitnya Undang-Undang No.4 Tahun 2013 tentang pembentukan Kabupaten Mamuju Tengah dalam wilayah Provinsi Sulawesi Barat sekaligus menjadi Daerah Otonomi Baru (DOB), mendorong pemerintah untuk membenahi dari awal sektor birokrasi dan sektor publik lainnya yang secara umum di Indonesia masih relatif tertinggal. Sebagai konsekuensi Otonomi Daerah telah diatur dalam sistem negara kesatuan, maka laporan penyelenggaraan pemerintah daerah berupa Profil Daerah merupkan salah satu sarana yang penting sebagai perekat hubungan hirarkis antara pemerintah pusat dan daerah, disisi lain Profil Daerah merupakan wujud nyata serta upaya dalam memetakan kondisi fisik, potensi dan sumber daya daerah yang dimiliki.
Penyusunan Profil Daerah dalam rangka memenuhi kebutuhan data eksisting yang akurat mengenai pelaksanaan pembangunan daerah dan gambaran komprehensif suatu daerah, seperti gambaran kondisi wilayah,
potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia, hasil-hasil pembangunan, menilai keberhasilan pembangunan dan masalah dan tantangan yang dihadapi di Kabupaten Mamuju Tengah.
Buku Profil Daerah ini sangat penting sebagai sumber data dan informasi dalam menyusun perencanaan pembangunan, menentukan arah perkembangan dan inventarisasi sumber daya yang tersedia serta pelaksanaan monitoring dan evaluasi penyelenggaraan pembangunan di Kabupaten Mamuju Tengah secara terpadu, terarah, terukur dan yang terpenting adanya data series setiap tahunnya agar data dan informasi lebih akurat, dan juga dapat memberikan kemudahan dalam membaca serta mendapatkan atau mengaksesnya.
B. VISI DAN MISI
Rumusan visi ini mengacu kepada berbangsa dan bernegara Republik Indonesia yang tertuang dalam pembukaan UUD 1945 yakni mewujudkan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan memelihara ketertiban dunia. Rumusan visi ini bersumber dari rumusan visi-misi kepada daerah terpilih. Rumusan yang merupakan kontrak politik
tersebut dijabarkan secara teknokratik berdasarkan analisis
permasalahan dan isu-isu strategis untuk menjadi kontrak kinerja. Dalam penjabaran tersebut, dilakukan kajian atas konsistensi dengan visi RPJPD Kabupaten Mamuju Tengah, visi RPJMD Provinsi Sulawesi Barat, visi RPJM Nasional, serta arahan RTRW Kabupaten Mamuju Tengah.
Berdasarkan berbagai latar belakang tersebut maka rumusan pernyataan visi, pokok-pokok visi, penjelasan pernyataan visi dan penjelasan pokok-pokok visi RPJMD Kabupaten Mamuju Tengah 2016-2021 adalah:
“Terwujudnya Kemandirian Daerah dalam Bingkai Lalla Tassi’sara melalui Gerakan Bersama Membangun Mamuju Tengah untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat 2021”
Pada rumusan visi ini terdapat beberapa pokok visi, yakni: 1. kemandirian daerah;
2. bingkai lalla tassi’sara melalui gerakan bersama membangun Mamuju Tengah; dan
3. kesejahteraan masyarakat.
Muara dari visi ini adalah kesejahteraan masyarakat, hulu dari visi ini adalah kemandirian daerah, sementara jembatan antara hulu dan hilir tersebut adalah bingkai lalla tassi’sara melalui gerakan bersama membangun Mamuju Tengah.
Selanjutnya untuk mewujudkan Visi Pembangunan Kabupaten Mamuju Tengah maka ditetpkan Pembangunan Daerah 2016-2021 dinyatakan sebagai Gerbang - 8 sebagai berikut:
1. Percepatan peningkatan instrastruktur dasar meliputi perbaikan kualitas jalan dan jembatan, sarana dan prasarana air bersih, sumber energy listrik serta energy yang lain untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat
2. Perbaikan dan peningkatan infrastruktur kesehatan melalui peningkatan layanan rumah sakit, puskesmas dan pustu serta sumberdaya manusia di bidang kesehatan untuk menciptakan masyarakat yang sehat dan kuat.
3. Perbaikan dan peningkatan infrastruktur pengembangan
sumberdaya manusia di bidang pendidikan untuk menciptakan generasi yang berkualitas, terandalkan dan bermoral
4. Peningkatan dan penyediaan infrastruktur dan prasarana pertanian, perkebunan, perikanan dan peternakan sebagai sektor unggulan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat
5. Mendorong peningkatan ekonomi masyarakat dengan
memanfaatkan potensi sumberdaya alam yang dimiliki
berdasarkan kondisi wilayah di setiap kecamatan
6. Mendorong terwujudnya kualitas pelayanan birokrasi dan pemerintahan yang bersih, jujur dan bermartabat serta berdaya saing
7. Mendorong terciptanya stabilitas dan keamanan masyarakat Mamuju Tengah melalui toleransi antar ummat beragama serta perlindungan hak asasi manusia
8. Mendorong terpeliharanya nilai-nilai keagamaan, budaya, kearifan lokal, tradisi dan keyakinan masyarakat yang terdiri dari berbagai suku dan ras di wilayah Kabupaten Mamuju Tengah.
C. TUJUAN DAN SASARAN
Tujuan penyusunan Profil Daerah Kabupaten Mamuju Tengah Tahun 2016 adalah untuk memberikan gambaran dan menyajikan Informasi mengenai keberadaan Kabupaten Mamuju Tengah dalam rangka meningkatkan pembangunan daerah, serta tersedianya data dari sumber-sumber yang dapat di pertanggungjawabkan yang dipresentasikan dalam bentuk media informasi yang efektif, proporsional dan akuntabel sebagai dasar penyusunan program pembangunan di Kabupaten Mamuju Tengah. Media informasi berupa profil daerah ini diharapkan dapat mendukung perumusan kebijakan pembangunan Kabupaten Mamuju Tengah. D. MANFAAT
Manfaat dilaksanakannya penyusunan Profil Daerah Kabupaten Mamuju Tengah Tahun 2016 ini adalah:
1. Sebagai media untuk mengetahui potensi yang dapat dijadikan sumber informasi dalam membuat perencanaan dan prospek pengembangan Kabupaten Mamuju Tengah kedepan;
2. Tersedianya data-data yang valid yang dapat diakses oleh semua pihak; dan
3. Memudahkan dalam menetapkan kebijakan strategis yang bermanfaat bagi masyarakat.
E. RUANG LINGKUP
Profil Daerah Kabupaten Mamuju Tengah Tahun 2016 ini menggambarkan kondisi eksisting Kabupaten Mamuju Tengah saat ini, di tahun ketiga terbentuknya yaitu tahun 2016 dan disusun pada tahun anggaran 2017. Ada pun aspek yang perlu dimuat dalam profil daerah
dapat menggambarkan dari segi fisik dan lingkungan, ekonomi dan sosial budaya.
1. Aspek fisik dan lingkungan, antara lain:
• Geografi, topografi, geologi, hidrologi dan lainnya;
• Sumber daya alam (pola ruang) yaitu kawasan lindung dan
budidaya (pertanian dalam arti luas, kehutanan,
pertambangan/ sumber daya mineral, industri, pariwisata, pemukiman, konservasi, dan lainnya);
2. Aspek ekonomi, antara lain:
• Potensi sumber daya lokasi, sumber daya alam dan sumber daya buatan/ infrastruktur wilayah;
• Kondisi perekonomian umum (struktur perekonomian/
pelaku ekonomi, sektor perekonomian, PDRB, APBD, pendapatan dan pengeluaran daerah/ masyarakat, lembaga keuangan, dan lainnya).
3. Aspek sosial budaya, antara lain:
• Pemerintahan umum (administrasi, aparatur, organisasi,
program kebijakan, pelayanan umum, dan lainnya);
• Kependudukan, Pendidikan, Ketenagakerjaan, Kesehatan,
Perumahan dan lingkungan;
• Sosial politik, keamanan, hukum dan sosial ekonomi;
• Kelembagaan masyarakat, adat istiadat, warisan budaya,
pranata sosial, kondisi gender, dan lainnya, sosial budaya lainnya;
Perwujudan penjabaran aspek kesejahteraan masyarakat, aspek pelayanan umum dan aspek daya saing daerah, dijabarkan ke dalam elemen data, meliputi:
1. Data Indeks Pembangunan Manusia (IPM);
2. Data Ekonomi dan Tenaga Kerja, Data Pendidikan dan Kesehatan;
3. Data Pemerintahan Umum, Sosial dan Seni Budaya;
4. Data Wilayah, Pemerintahan Umum dan Lingkungan, dan Data
BAB II
POTENSI FISIK DAN LINGKUNGAN
A. KONDISI GEOGRAFIS DAN BATAS WILAYAH
Kabupaten Mamuju Tengah Secara Geografis terletak pada Bagian Barat Pulau Sulawesi dan berposisi pada bentangan Selat Makassar, yakni10 47’ 82’’ – 20 17’ 31’’ Lintang Selatan, 1190 08’ 13“ – 1190 24’ 08” Bujur Timur, Jakarta (00 0‘ 0“, Jakarta= 1600 48‘ 28“ Bujur Timur Green Witch). Dengan batas wilayah :
1. Sebelah utara berbatasan dengan Sungai Benggaulu Desa
Benggaulu Kecamatan Dapurang Kabupaten Mamuju Utara; 2. Sebelah timur berbatasan dengan Desa Batu Bicara, Kecamatan
Seko Kabupaten Luwu Utara Provinsi Sulawesi Selatan;
3. Sebelah selatan berbatasan dengan Sungai Karama dan Desa Tarailu Kecamatan Sampaga, Kecamatan Tommo Kabupaten Mamuju; dan
Dalam Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2013, luas wilayah Kabupaten Mamuju Tengah adalah 3.014,37 km2, secara administrasi pemerintahan, terdiri atas 5 Kecamatan, 54 Desa, dan 2 (UPT) Unit Pemukiman Transmigrasi. Ibukota kabupaten terletak di Wilayah Benteng Kayu Mangiwang Kecamatan Tobadak. Berdasarkan orbitasi, kecamatan yang letaknya terjauh dari ibukota kabupaten adalah ibukota Kecamatan Karossa (Karossa) yaitu sejauh 45 Km, dan ibukota kecamatan yang terdekat dari ibukota kabupaten adalah Kecamatan Topoyo dan Kecamatan Budong-Budong yang berbatasan langsung dengan Ibukota Kabupaten Mamuju Tengah. Berikut tabel wilayah administrasi dan luas wilayah Kabupaten Mamuju Tengah, seperti pada tabel 2.1 berikut:
Tabel 1. Wilayah Administrasi dan Luas Wilayah Per Desa/ UPT Kabupaten Mamuju Tengah
No
Kecamatan Nama Desa/UPT Luas (Ha)
Persentase Terhadap Luas Kec Kab 1 Tobadak 1. Sulobaja 18,00 3,32 0,57 2. Bambadaru 18,82 3,47 0,60 3. Batu Parigi 210,24 38,80 6,77 4. Palongan 30,88 5,70 0,99 5. Mahahe 7,00 1,29 0,22 6. Tobadak 86,42 15,95 2,78 7. Salo Adak 86,42 8,80 1,53 8. Sejati 86,42 22,66 3,95 Kecamatan Tobadak 541,87 100,00 17.41 2 Pangale 1. Pangale 14,27 12,78 0,18 2. Sartanamaju 10,02 8,97 0,13 3. Polo Pangale 13,95 12,49 0,18 4. Kuo 21,58 19,32 0,27 5. Polo Lereng 20,02 17,92 0,25 6. Polo Camba 10,01 8,96 0,13 7. Lamba Lamba 11,66 10,44 0,15 8. Kombiling 2,91 2,61 0,04 9. Lemo Lemo 7,28 6,52 0,09 Kecamatan Pangale 111,69 100,00 1,42
Lanjutan Tabel 1
No Kecamatan Nama Desa/UPT Luas (Ha)
Persentase Terhadap Luas Kec Kab 3 Budong-Budong 1. Lumu 13,92 6,26 0,48 2. Tinali 3,38 1,52 0,12 3. Salumanurung 13,34 6,00 0,46 4. Kire 28,68 12,90 1,00 5. Salogatta 12,95 5,82 0,45 6. Pontanakayang 31,31 14,08 1,09 7. Babana 38,32 17,23 1,33 8. Pasappa 17,48 7,86 0,61 9. Bojo 47,56 21,39 1,65 10. Barakkang 12,24 5,50 0,43 11. Lembah Hada 3,21 1,44 0,11 Kecamatan Budong Budong 222,39 100,00 7,73
4 Topoyo 1. Budong Budong 10,04 1,15 0,13
2. Paraili 9,39 1,08 0,12 3. Topoyo 7,28 0,84 0,09 4. Kabubu 4,28 0,49 0,05 5. Waeputeh 12,34 1,42 0,16 6. Tappilina 9,31 1,07 0,12 7. Tangkou 5,00 0,57 0,06 8. Tabolang 27,46 3,16 0,35 9. Salupangkang 9,61 1,10 0,12 10. Salupangkang IV 8,70 1,00 0,11 11. Tumbu 18,20 2,09 0,23 12. Bambamanurung 5,55 0,64 0,07 13. Pangalloang 17,19 1,98 0,22 14. Sinabatta 20,41 2,35 0,26 15. Salulekbo 705,12 81,06 8,88 Kecamatan Topoyo 869,89 100,00 10,95
Lanjutan Tabel 1
No Kecamatan Nama Desa/UPT Luas (Ha)
Persentase Terhadap Luas Kec Kab 5 Karossa 1. Kambunong 171,69 15,08 2,16 2. Tasokko 175,32 15,40 2,21 3. Lara 181,50 15,94 2,29 4. Karossa 280,44 24,64 3,53 5. Lembah Hopo 93,60 8,22 1,18
6. UPT Lara III 3,23 0,28 0,04
7. Banggaulu 12,92 1,14 0,16 8. UPT Mora IV 13,63 1,20 0,17 9. Kayu Calla 8,75 0,77 0,11 10. Kadaila 15,36 1,35 0,19 11. Sukamaju 11,29 0,99 0,14 12. Salubiro 120,29 10,57 1,51 13. Sanjango 50,27 4,42 0,63 Kecamatan Karossa 1138,30 100,00 14,33
KAB. MAMUJU TENGAH 14,434,099
Sumber : DDA Kab.Mamuju Tengah 2016
Tabel 2 Batas Wilayah Administrasi per Kecamatan di Kabupaten Mamuju Tengah Tahun 2016
No. Kecamatan Batas Wilayah
Utara Selatan Barat Timur
1 Topoyo Kec. Karossa Kec. Tobadak Selat Makassar Prov. Sulsel
2 Budong – Budong Kec.
Topoyo Kec. Pangale Selat Makassar Kab. Mamuju 3 Tobadak Kec. Topoyo Kab. Mamuju Kec. Budong-Budong Prov. Sulsel 4 Pangale Kec. Budong-Budong Kab. Mamuju Selat Makassar Kab. Mamuju 5 Karossa Kab. Mamuju Utara Kec. Topoyo Selat Makassar Prov. Sulsel Sumber: Dukcapil 2017
Tabel 3 Jarak Antara Ibu Kota Kecamatan dengan Desa Di Kabupaten Mamuju Tengah
No Kecamatan Ibu Kota
Kecamatan Desa
Jarak (km)
1 BUDONG-BUDONG Babana 1. Lumu 18
2. Tinali 22 3. Salumanurung 15 4. Kire 8 5. Salogata 22 6. Pontanakayang 15 7. Babana 0 8. Pasappa 40 9. Bojo 39 10. Barakkang 15 11. Lembah Hada 39 2 PANGALE Polo Pangale 1. Pangale 5 2. Sartanamaju 6 3. Polo pangale 0 4. Kuo 9 5. Polo Lereng 7 6. Polo Camba 7 7. Lamba-Lamba 13 8. Kombiling 10 9. Lemo-Lemo 4
3 TOBADAK Mahahe 1. Salubaja 2,5
2. Bambadaru 4 3. Batu Parigi 14 4. Palongan 2,5 5. Mahahe 0,5 6. Tobadak 4 7. Salo Adak 12 8. Sejati 16
Lanjutan Tabel
No Kecamatan Ibu Kota
Kecamatan
Desa Jarak
(km)
4 TOPOYO Waeputeh 1. Budong-Budong 14
2. Paraili 6 3. Topoyo 8 4. Kabubu 2 5. Waeputeh 0 6. Tappilina 8 7. Tangkou 8 8. Tabolang 10 9. Salupangkang 10 10. Salupangkang IV 15 11. Tumbu 10 12. Bambamanurung 11 13. Pangalloang 11 14. Sinabatta 12 15. Salulekbo 40
5 KAROSSA Karossa 1. Kambunong 35
2. Tasoko 30
3. Lara 15
4. Karossa 0
5. Lembah Hopo 11
6. UPT Lara III 2
7. Benggaulu 6 8. UPT Mora IV 7 9. Kayu Calla 3 10. Kadaila 2 11. Sukamaju 13 12. Salubiru 20 13. Sanjango 17
B. TOPOGRAFI
Keadaan topografi Kabupaten Mamuju Tengah di sebelah barat umumnya datar dan semakin ke timur kondisinya semakin bergelombang dan berbukit. Bagian wilayah dengan kemiringan lereng antara 0-2 persen seluas 62.936,98 ha; 2-5 persen seluas 13.190,77 ha; 5-15 persen seluas 38.544,73 ha; 15-40 persen seluas 144.055,16 ha; dan besar dari 40 persen seluas 29.734,70 ha. Luas terbesar terdapat di wilayah Kecamatan Budong-Budong, yakni 30.048 Ha. Sedang untuk kemiringan lereng antara 2-15 persen terdapat di Kecamatan Tobadak seluas 25.066 ha. Jika dicermati konfigurasi wilayah Kabupaten Mamuju Tengah menurut kemiringan lereng, maka bagian wilayah yang termasuk datar adalah bagian sebelah barat yang berbatasan dengan Selat Makassar. Sebaliknya, semakin ke Timur secara gradual juga tingkat kemiringan ini semakin tinggi dengan kondisi lahan yang bergelombang dan berbukit.
pada umumnya adalah daerah dengan curah hujan tinggi, curah hujan 1301-1500 sebanyak 43,92 mm/tahun; 1501-1700 sebanyak 32.824,49mm/tahun; 1701-1900 sebanyak 80.111,17 mm/tahun;1900-2100 sebanyak 81.259,40 mm/tahun; 2101-2300 sebanyak 31.179,46 mm/tahun; 2301-2500 sebanyak 24.971,55 mm/tahun; 2501-2700 sebanyak 30.231,67 mm/tahun; 2701-2900 sebanyak 7.840,68 mm/tahun. Untuk type iklim kelas oldeman, kelas A1seluas 137.098,70 ha dan kelas E2 seluas 148.698 ha.
C. KETINGGIAN
Ditinjau dari aspek ketinggian wilayah, Kabupaten Mamuju Tengah dapat dibedakan menjadi 4 (empat) zona masing-masing zona dengan ketinggian antara 0-25 m, zona antara 25 m-100 m, zona dengan ketinggian antara 100 m – 500 m, zona dengan ketinggian 500 m-1.000 m. Secara umum berdasar zona ketinggian diatas menunjukkan bahwa pada Bagian Selatan sebagian besar mempunyai ketinggian diatas 500 m, sedang semakin keutara ketinggiannya semakin meningkat rata-rata sampai dengan 500 m. Secara proporsional, ketinggian wilayah tersebut dapat digambarkan sebagai berikut:
Tabel 4 Posisi dan Tinggi Wilayah Diatas Permukaan Laut (DPL) Menurut Kecamatan di Kabupaten Mamuju Tengah Tahun 2016
No. Kecamatan Bujur Lintang Tinggi DPL
1 Topoyo 119017’ 07’’ 2004’05’’ 0-500 2 Budong – Budong 119011’ 87’’ 2004’ 66’’ 0-500 3 Tobadak 119020’93’’ 2005’52’’ 0-500 4 Pangale 119008’13’’ 2017’31’’ 0-600 5 Karossa 119024’08’’ 1047’82’’ 0-500 Sumber: BPS Mamuju, 2017
D. TANAH DAN GEOLOGI
Berdasar data geologi Kabupaten Mamuju Tengah, jenis tanah di daerah ini dapat digolongkan 7 (tujuh) jenis, yakni tanah aluvial, orgonol; latosol; podsolik merah kuning; podsolik merah kuning, litosol, kandungan dari masing-masing jenis tanah tersebut dapat dilihat pada tabel berikut:
Tabel 5 Jenis dan Kandungan Tanah di Kabupaten MamujuTengah
No. Jenis Tanah Luas (Ha)
1 Aluvial 9.563,35
2 Aluvial Hidromorf, Organol 45.484,54
3 Aluvial Hodromorf, Glei Humus 3.124,25
4 Aluvial, Aluvial, Hidromorf, Organol 2.841,85
5 Latosol 6.751,68
6 Podsolik Merah Kuning 147.109,36
7 Podsolik Merah Kuning, Litosol 73.585,41
Jumlah 288.460,44
Sumber: Data GIS, Profil Sulbar, 2017
Sedang untuk kandungan geologi di Kabupaten Mamuju Tengah secara garis besarnya dibagi menjadi 2 (dua), yakni kelompok bahan galian konstruksi dan kelompok galian industri. Berdasar data pada Departemen Pertambangan dan Energi, diketahui bahwa untuk kelompok bahan galian konstruksi meliputi :
1. Granodiorit, tersebar di daerah Salubiro dan Bulukaling Kecamatan Karossa dengan perkiraan cadangan volume sebesar 58.443.750 meter kubik;
2. Batu Pasir, tersebar di daerah Kombiling, Kalukumbeo,
Salupangkang dan Topoyo Kecamatan Topoyo, Barakang Pangale, Bajo Kecamatan Pangale, Salumabongi, dengan volume sekitar 630.887.500 meter kubik;
3. Konglomerat, tersebar di daerah Passapa, Tangkau,Topoyo dan Kecamatan Budong-Budong, dengan volume sekitar 134.475.000 meter kubik.
Sementara untuk kelompok bahan galian industri meliputi :
1. Batu Sabak, tersebar di daerah Tobinta, Salubejau dan Salubarana Kecamatan Karossa dengan cadangan volume sekitar 22.050.000 meter kubik;
2. Sekis, tersebar didaerah Tabolang, Kalando dan Batu sitanduk Kecamatan Budong-Budong dengan cadangan volume sekitar 2.200.000 meter kubik;
3. Batu Gamping, terdapat didaerah Salupangkang Kecamatan
Topoyo dengan cadangan volume sekitar 5.625.000 meter kubik; Lempung, tersebar di daerah Karossa, Benggaulu, Durikumba, Lara, Salubarana dan Tomemba Kecamatan Karossa dengan cadangan volume sekitar 1.297.575.000 meter kubik.
E. HIDROLOGI DAN DAERAH ALIRAN SUNGAI
Wilayah Kabupaten Mamuju Tengah dilalui oleh 7 sungai yang mengalir dari daerah perbukitan di bagian timur menuju ke daerah pesisir arah barat dan bermuara di perairan laut Selat Makassar. Sungai-sungai tersebut adalah S. Budongbudong, S. Lumu, S. Karama, S. Karossa, S. Benggaulu, S. Kamansi, dan S. Panggajoang. Dalam sistem kerja wilayah sungai, sungai-sungai di Kabupaten Mamuju Tengah ini termasuk dalam Wilayah Sungai (WS) Karama, yang meliputi DAS Karama, DAS Budong-Budong dan DAS Karossa. Luas masing-masing DAS menurut kecamatan di wilayah Kabupaten Mamuju Tengah sebagaimana tabel berikut:
Tabel 6 Nama-nama Sungai di Kabupaten Mamuju Tengah No Kecamatan/Desa DAS Budong-Budong DAS Karama DAS Karossa Jumlah Ha A BUDONG-BUDONG 22015.79 22015.79 1 BABANA 3862.01 3862.01 2 BARAKKANG 1224.34 1224.34 3 BOJO 2652.94 2652.94 4 K I R E 2890.52 2890.52 5 LEMBAH HADA 2103.11 2103.11 6 LUMU 1436.76 1436.76 7 PASAPPA 1748.39 1748.39 8 PONTANAKAYANG 3131.02 3131.02 9 SALOGATTA 1294.91 1294.91 10 SALUMANURUNG 1333.92 1333.92 11 TINALI 337.89 337.89 B KAROSSA 65849.43 48380.90 114232.23 1 BENGGAULU 1285.12 1285.12 2 KADAILA 1559.65 1559.65 3 KAMBUNONG 15103.87 2069.90 17175.67 4 KAROSSA 16235.84 12078.64 28314.49 5 KAYUCALLA 875.32 875.32 6 L A R A 12135.21 6035.84 18171.05 7 LEMBAH HOPO 1895.46 7464.51 9359.97 8 MORA IV 1387.09 1387.09 9 SALUBIRU 9420.88 2615.43 12036.31 10 SANJANGO 19.50 5008.49 5027.99 11 SUKAMAJU 1136.42 1136.42 12 TASOKKO 11038.66 6541.74 17580.40
Lanjutan Tabel No Kecamatan/Desa DAS Budong-Budong DAS Karama DAS Karossa Jumlah Ha C PANGALE 7566.86 3977.02 11543.88 1 K U O 2157.79 2157.79 2 KOMBILING 302.20 302.20 3 LAMBA-LAMBA 1161.94 32.65 1194.60 4 LEMO-LEMO 727.63 727.63 5 PANGALE 1440.07 1440.07 6 POLO LERENG 2002.39 2002.39 7 POLOCAMBA 1322.30 1322.30 8 POLOPANGALE 476.19 918.62 1394.81 9 SARTANAMAJU 446.24 555.85 1002.09 D TOPOYO 86721.28 322.13 87043.41 1 BAMBAMANURUNG 555.02 555.02 2 BUDONG-BUDONG 1038.01 1038.01 3 K A B U B U 428.23 428.23 4 PANGALLOANG 1719.09 1719.09 5 PARAILI 938.73 938.73 6 SALULEKBO 70140.37 322.13 70462.50 7 SALUPANGKANG 961.46 961.46 8 SALUPANGKANG IV 870.45 870.45 9 SINABATTA 2073.21 2073.21 10 TABOLANG 2745.76 2745.76 11 TANGKOU 500.37 500.37 12 TAPPILINA 931.16 931.16 13 TOPOYO 728.03 728.03 14 TUMBU 1857.30 1857.30 15 WAEPUTEH 1234.08 1234.08
Lanjutan Tabel No Kecamatan/Desa DAS Budong-Budong DAS Karama DAS Karossa Jumlah Ha E TOBADAK 46597.25 7029.78 53627.03 1 BAMBADARU 1569.62 1569.62 2 BATU PARIGI 18392.34 2629.73 21022.07 3 MAHAHE 406.34 406.34 4 PALONGAN 3087.67 3087.67 5 SALO ADAK 4747.22 4747.22 6 SEJATI 7880.70 4400.05 12280.75 7 SULOBAJA 1883.25 1883.25 8 TOBADAK 8630.11 8630.11 Total 228750.61 11328.93 48380.90 288462.34
Sumber : Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai & Hutan Lindung Lariang-Mamasa, Tahun 2017
Hingga saat ini sungai-sungai tersebut belum dimanfaatkan secara optimal. Hal ini disebabkan karena di wilayah ini belum banyak kegiatan pembangunan baik di bidang pertanian lahan basah maupun kegiatan industri yang banyak membutuhkan air baku dari badan air permukaan yang ada.
Kondisi badan air permukaan di wilayah ini semakin terancam dengan adanya kegiatan pembukaan lahan untuk perkebunan dan pertanian rakyat di daerah tengah dan hulu DAS. Indikasi kerusakan DAS ini terbukti dengan seringnya terjadi banjir pada saat musim hujan. Oleh karena itu penataan daerah aliran sungai di wilayah Kabupaten Mamuju Tengah dan wilayah kabupaten sekitarnya sangatlah mendesak.
F. POLA RUANG
Pola ruang merupakan alokasi pemanfaatan ruang yang prinisipnya merupakan perwujudan dari upaya pemanfaatan sumber daya alam di suatu wilayah melalui pola pemanfaatan yang diyakini dapat memberikan suatu proses pembangunanya berkelanjutan.
Berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi Sulawesi Barat Nomor 1 Tahun 2014 tentang RTRW Provinsi Sulawesi Barat Tahun 2014-2034, Kebijakan Kabupaten Mamuju Tengah sebagai berikut :
1. Pusat kegiatan Lokal/PKL di Tobadak (ibu Kota Kabupaten Mamuju Tengah) sebagai pusat pengembangan kota terpadu mandiri/KTM. 2. Pengembangan Jalan Kolektor Primer, meliputi : Belang-Belang –
Pasangkayu- Batas Provinsi Sulawesi Tengah.
3. Pengembangan terminal type B, di Ibukota Kabupaten Mamuju Tengah.
4. Pengembangan jalur Kereta api lintas utama meliputi; perbatasan Kabupaten Pinrang (SUL-SEL) – Polewali – Wonomulyo – Campalagian – Majene – Mamuju – Belang Belang – Topoyo – Pasangkayu – Donggala (SUL-TENG).
5. Pengembangan pelabuhan, pelabuhan pengumpan regional di Pelabuhan Budong-Budong.
6. Wilayah Sungai, WS karama meliputi DAS Karama, DAS Budong-Budong dan DAS Karossa.
7. Kawasan rawan Bencana, meliputi :
a) Rawan gempa Bumi, di Kecamatan Pangale, Budong Budong, Topoyo dan Kecamatan karossa.
b) Rawan Tsunami, di Kecamatan Budong Budong, Topoyo dan Kecamatan Karossa.
c) Rawan banjir di kecamatan Budong Budong, Topoyo dan Kecamatan Karossa.
d) Rawan abrasi di kecamatan Budong Budong, Topoyo dan Kecamatan Karossa.
8. Kawasan potensi pertanian, komoditas unggulan tanaman pangan alternatif padi sawah dan palawija, perkebunan sawit, perkebunan kakao, perkebunan kelapa, perkebunan jeruk, kopi arabika dan robusta dan komoditas unggulan tanaman obat dan aromatika (nilam).
9. Kawasan potensi perikanan, kawasan tambak udang dan ikan bandeng, perikanan air tawar, budidaya rumput laut dan ikan laut. 10. Kawasan potensi peternakan, peternakan sapi.
11. Kawasan Strategis Provinsi
a) Kawasan strategis ekonomi, yaitu
kawasan pertanian berkelanjutan berupa sawah irigasi teknis yang dipaduselaraskan dengan perencanaan dan manajemen DAS terutama S. Karosa, S. Budong-Budong, S. Karama; kawasan-kawasan perkebunan kelapa sawit, dan perkebunan
kakao di Kabupaten Mamuju Tengah;
kawasan pertanian pangan berkelanjutan terdapat di Kabupaten Mamuju Tengah terutama di KTM Tobadak di Kecamatan Tobadak;
kawasan perkebunan kelapa sawit terdapat di Kecamatan Pangale, Kecamatan Budong–Budong, Kecamatan Topoyo, Kecamatan Tobadak, dan Kecamatan Karossa;
Kawasan pengembangan kota terpadu mandiri (KTM) Tobadak.
b) Kawasan strategis pendayagunaan sumber daya alam dan/atau teknologi, yaitu:
Blok minyak karama dan budong-budong; PLTA Karama di Kecamatan Budong-Budong.
c) Kawasan strategis fungsi daya dukung lingkungan hidup, yaitu ; Kawasan Taman Nasional Ganda Dewata di Kecamatan
Tobadak, Topoyo dan Karossa;
Kawasan hutan lindung yang terutama difungsikan sebagai pelindung tatanan ekohidrolika daerah-daerah aliran sungai yang mengairi persawahan, tambak dan/atau memenuhi kebutuhan air perkebunan di Kecamatan Karossa, Tobadak, dan Kecamatan Topoyo.
Berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Mamuju Tengah Nomor 3 Tahun 2017 tentang RTRW Kabupaten Mamuju Tengah, Arahan kebijakan pengembangan wilayah yang ditetapkan oleh pemerintah daerah kabupaten guna mencapai tujuan penataan ruang wilayah kabupaten dalam kurun waktu 20 (dua puluh) tahun kedepan, dirumuskan berdasarkan kriteria:
1. Mengakomodasi kebijakan penataan ruang wilayah nasional dan kebijakan penataan ruang wilayah provinsi yang berlaku pada wilayah kabupaten bersangkutan;
2. Jelas, realistis, dan dapat diimplementasikan dalam jangka waktu perencanaan pada wilayah kabupaten bersangkutan;
3. Mampu menjawab isu-isu strategis baik yang ada sekarang maupun
yang diperkirakan akan timbul di masa yang akan datang; dan
4. Tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan
Kebijakan penataan ruang wilayah kabupaten Mamuju Tengah, untuk menjawab berbagai isu permasalahan penataan ruang di Kabupaten Mamuju Tengah, antara lain sebagai berikut:
1. Peningkatan pelayanan dan jaringan prasarana yang menjangkau seluruh pusat kegiatan dan juga mengembangkan prasarana dasar di kawasan permukiman;
2. Pengembangan kawasan pertanian, perkebunan dan perikanan
berdasarkan sistem agrobisnis secara terpadu dan berkelanjutan ; 3. Peningkatan fungsi hidrologis di daerah aliran sungai (DAS) untuk
menjaga keseimbangan tata air;
4. Pengendalian perkembangan kegiatan budidaya pada kawasan kritis
lingkungan dan pemulihan pada kawasan sudah terdegradasi; 5. Pengendalian kegiatan budidaya yang berpotensi mengganggu
pada kawasan-kawasan yang berfungsi lindung; dan
6. Perwujudan kawasan permukiman yang layak dan berkelanjutan.
Fungsi Kawasan Hutan
Berdasarkan Peta Lampiran Surat Keputusan Menteri Kehutanan Nomor 726/Menhut-II/2012 tentang Perubahan Fungsi dan Peruntukan Kawasan Hutan di Sulawesi Barat total luas kawasan hutan di Kabupaten
Mamuju Tengah adalah 213.845,08 Ha (70,94%), dengan jenis fungsi kawasan hutan terdiri dari Hutan Lindung (HL) seluas 16.029,51 Ha (5,32%), Kawasan Konservasi Sumberdaya Alam, Konservasi Pelestarian Alam seluas 52.557,08 Ha (17,44%), Hutan Produksi Tetap (HP) seluas 31.565,00 Ha (10,47%), Hutan Produksi Terbatas (HPT) seluas 105.347,55 Ha (34,95%), dan Hutan Produksi yang dapat Dikonversi (HPK) seluas 5.841,98 Ha (1,94%). Secara rinci sebaran kawasan hutan pada masing-masing kecamatan di Kabupaten Mamuju Tengah sebagaimana pada tabel 7. G. KONDISI PENGGUNAAN LAHAN
Jenis penggunaan lahan di wilayah Kabupaten Mamuju Tengah didominasi oleh Hutan Lahan Kering Primer : 114.557,96 (38,06%) dan Hutan Lahan Kering Sekunder : 75.04722 Ha (24,90 %). Penggunaan lahan lainnya yang tergolong agak luas adalah Semak Belukar/Alang-alang seluas 53.689,22 Ha (17,81%), tegalan/ladang seluas 28.695,92 Ha (9,52%), dan Perkebunan/kebun seluas 13.692,46 Ha (4,54%). Penggunaan lahan lainnya berupa tambak, sawah, permukiman, hutan mangrove, padang rumput, dan lain-lain. Secara rinci luas masing-masing jenis penggunaan lahan di wilayah Kabupaten Mamuju Tengah sebagaimana pada tabel 8. H. KONDISI DAERAH RAWAN BENCANA
Undang-Undang No. 24 tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana mendefinisikan bencana sebagai “peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan baik oleh faktor alam dan atau faktor non alam maupun faktor manusia sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa manusia, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, dan dampak psikologis”.
Lebih lanjut Undang-Undang ini menguraikan lebih detail perbedaan antara Bencana Alam dan non Alam termasuk faktor manusia.
Tabel 7 Luas Kawasan Hutan menurut Wilayah Kecamatan di Kabupaten Mamuju Tengah
Fungsi Kawasan Hutan
SK Menteri Kehutanan 862/Menhut-II/2014
Luas Kecamatan
Budong-budong Karossa Pangale Tobadak Topoyo Ha % APL 24.013,13 18.542,74 4.974,10 28.150,37 11.911,59 87.591,93 29,06 HL - 15.243,98 305,44 480,09 - 16.029,51 5,32 HP 0,29 2.234,59 576,17 14.699,71 14.054,25 31.565,00 10,47 HPK 8,86 - 5.833,12 - - 5.841,98 1,94 HPT - 45.660,53 - 12.672,91 47.014,11 105.347,55 34,95 KSA/KPA - 27.005,56 - 7.653,08 17.898,43 52.557,08 17,44 TUBUH AIR 201,87 683,40 177,60 482,78 958,30 2.503,95 0,83 Total 24.224,15 109.370,80 11.866,43 64.138,95 91.836,68 301.437,01 100,00
Tabel 8 Luas Lahan Berdasarkan Penggunaannya Di Kabupaten Mamuju Tengah
No Tutupan Lahan
Penggunaan Lahan 2011 (BAPLAN)
Luas KECAMATAN
Budong-budong Karossa Pangale Tobadak Topoyo Ha % 1 Air Danau/ Situ - - - 4,06 - 4,17 0,00
2 Air Rawa 180,87 5,05 45,29 202,43 57,21 501,40 0,16
3 Air Tawar Sungai 270,04 551,91 173,08 430,76 855,68 2.279,40 0,76
4 Tambak 204,19 442,57 849,00 - 3.277,15 4.772,90 1,58
5 Hutan Mangrove Sekunder - 277,85 - - 193,82 471,67 0,16
6 Hutan Lahan Kering Primer - 62.995,79 - 23.741,15 27.821,02 114.557,96 38,00
7 Hutan Rawa Sekunder 0,44 - 339,98 64,50 - 404,92 0,13
8 Hutan Lahan Kering Sekunder/Bekas Tebangan
25.742,71 - 11.574,31 37.730,20 75.047,22 24,90
9 Padang Rumput - 642,63 58,89 465,40 779,34 1.946,26 0,65
10 Pasir/ Bukit Pasir Darat 72,58 6,50 21,28 - 49,15 149,51 0,05
11 Pasir/ Bukit Pasir Laut 0,04 - 0,61 - 0,00 0,65 0,00
12 Perkebunan/ Kebun 4.255,65 5.120,44 0,23 3.498,36 817,78 13.692,46 4,54
Lanjutan Tabel
No Tutupan Lahan
Penggunaan Lahan 2011 (BAPLAN)
Luas KECAMATAN
Budong-budong Karossa Pangale Tobadak Topoyo Ha % 14 Sawah 470,84 293,48 2.247,16 - 27,18 3.038,67 1,01
15 Sawah Tadah Hujan - - 35,22 - - 35,22 0,01
16 Semak Belukar/ Alang Alang
9.608,73 12.627,53 4.414,58 17.195,66 9.842,71 53.689,22 17,81
17 Tanah Kosong/ Gundul 38,93 - 39,59 462,60 172,74 713,86 0,24
18 Tegalan/ Ladang 8.834,72 419,00 3.403,40 6.152,07 9.886,74 28.695,92 9,52
Total 24.224,15 109.370,8 11.866,43 64.138,95 91.836,68 301.437,00 100,00
BAB III
GAMBARAN UMUM STRUKTUR PEMERINTAHAN
A. KONDISI PEMERINTAHAN UMUM
Struktur organisasi dalam lingkungan Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah diatur dalam 5 (lima) Peraturan Bupati, yakni Peraturan Bupati Kabupaten Mamuju Tengah Nomor 1 Tahun 2013 Tentang pembentukan Sekretariat Daerah dan Sekretariat DPRD Kabupaten Mamuju Tengah, Peraturan Bupati Kabupaten Mamuju Tengah Nomor 2 Tahun 2013 tentang Pembentukan Tata Kerja Daerah Kabupaten Mamuju Tengah, Peraturan Bupati Kabupaten Mamuju Tengah Nomor 3 tahun 2013 Tentang Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Lembaga Teknis Kabupaten Mamuju Tengah, Peraturan Bupati Nomor 4 Tahun 2014 Tentang Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Kecamatan di Kabupaten Mamuju Tengah dan Peraturan Bupati Nomor 18 Tahun 2014 Tentang Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Rumah Sakit Umum Daerah Satelit Kabupaten Mamuju Tengah.
B. ORGANISASI DAERAH 1. Sekretariat terdiri dari :
a. Sekretariat Daerah Kabupaten Mamuju Tengah.
Sekretariat Daerah adalah unsur staf pemerintahan kabupaten yang dipimpin oleh seorang Sekretaris Daerah Kabupaten yang berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Bupati. Sekretariat Daerah Kabupaten mempunyai tugas membantu Bupati dalam melaksanakan tugas penyelenggaraan Pemerintahan, Administrasi, Organisasi dan Tatalaksana serta memberikan pelayanan Administratif kepada seluruh perangkat Daerah Kabupaten.
Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud, Sekretaris Daerah Kabupaten mempunyai fungsi :
1. Pengkoordinasian perumusan kebijakan Pemerintah Kabupaten;
2. Penyelenggaraan Administrasi Pemerintahan;
3. Pengelolaan Sumber Daya Aparatur, Keuangan, Prasarana dan Sarana Pemerintahan Kabupaten;
4. Pembinaan Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten; 5. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Bupati sesuai
tugas dan fungsinya.
Sekretariat Daerah, terdiri dari 2 (dua) asisten yang dibawahi langsung oleh Sekda, terdiri dari beberapa bagian-bagian, yaitu:
a. Asisten Bidang Pemerintahan, terdiri dari: 1) Bagian Pemerintahan, Satpol PP; 2) Satuan Polisi Pamong Praja; 3) Bagian Ortala;
4) Bagian Hukum; 5) Bagian Humas.
b. Asisten Bidang Administrasi dan Pembangunan, terdiri dari: 1) Bagian Ekonomi;
2) Bagian Bina Program; 3) Bagian Kesra
4) Bagian Umum; 5) Bagian Perlengkapan.
2. Sekretariat DPRD Kabupaten Mamuju Tengah
Sekretariat DPRD Kabupaten yang selanjutnya disebut Setwan merupakan unsur staf pelayanan terhadap DPRD Kabupaten yang dipimpin oleh seorang Sekretaris yang bertanggung jawab kepada pimpinan DPRD dan secara administratif dibina oleh Sekretaris Kabupaten.
Sekretaris DPRD Kabupaten mempunyai tugas pokok memberikan pelayanan administratif kepada anggota DPRD. Untuk melaksanakan tugas pokok sebagaimana yang dimaksud, Sekwan mempunyai fungsi :
a) Fasilitator rapat anggota DPRD;
b) Pelaksanaan urusan kepegawaian, keuangan, perlengkapan, rumah tangga, perjalanan Dinas anggota DPRD, kehumasan dan protokoleran;
c) Pengelolaan administrasi tata usaha DPRD.
Tabel 9 Sekretariat DPRD Kab.Mamuju Tengah No Nama skpd Tipe Jabatan
Sekretaris Asisten Bagian Subag
1 SEKRETARIAT DAERAH B 1 3 9 27 2 SEKRETARIAT DPRD B 1 - 3 9
Sumber: Bagian Ortala Sekretariat Daerah Tahun 2017
Tabel 10 Analisis Jumlah Jabatan Pada Organisasi Perangkat Daerah dalam Bentuk Inspektorat
No Nama skpd Tipe Jabatan Inspektur Inspektur pembantu Sekretaris Subag 1 INSPEKTORAT B 1 3 1 2
Tabel 11 Analisis Jumlah Jabatan Pada Organisasi Perangkat Daerah Dalam Bentuk Badan
No Nama skpd Tipe Jabatan
Sekretaris Subag Bidang Subid 1 BADAN KEUANGAN DAERAH B 1 2 5 15 2 BADAN PERENCANAAN, PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN A 1 3 4 12 3 BADAN KEPEGAWAIAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN B 1 2 3 9 4 BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH 1 3 3 6 5 KANTOR KESATUAN BANGSA DAN POLITIK
1 3
Sumber: Bagian Ortala Sekretariat Daerah Tahun 2017
3. Dinas daerah yang terdapat di Kabupaten Mamuju Tengah, terdiri dari :
Dinas di Kabupaten Mamuju Tengah, sebanyak 6 (enam) dinas, yaitu:
a. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan; b. Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana; c. Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi;
d. Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang dan Perumahan Rakyat;
e. Dinas Koperasi, Usaha Mikro kecil Menengah,
Perdagangan, Perindustrian dan Pertambangan;
f. Dinas Pertanian, Peternakan, Perikanan dan Perkebunan; g. Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi;
h. Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga; i. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
4. Lembaga Teknis Daerah yang terdapat di Kabupaten Mamuju Tengah, terdiri dari :
Lembaga Teknis Daerah adalah Lembaga Teknis Daerah Kabupaten Mamuju Tengah yang mempunyai fungsi perumusan kebijakan, pelaksanaan serta fungsi pelayanan masyarakat yang dapat berbentuk Badan dan atau Kantor;
a. Inspektorat Daerah;
b. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA); c. Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD);
d. Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD); e. Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Desa; f. Badan Lingkungan Hidup dan Kehutanan;
g. Badan penanggulangan Bencana Daerah;
h. Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu 5. Kecamatan
Kecamatan merupakan perangkat daerah kabupaten yang mempunyai wilayah kerja tertentu dan dipimpin oleh Camat, berkedudukan dibawah dan bertanggung jawab kepada Bupati melalui Sekretaris Daerah. Mempunyai tugas melaksanakan kewenangan pemerintahan yang dilimpahkan Bupati termasuk menangani sebagian urusan otonomi daerah.
Kabupaten Mamuju Tengah, memiliki 5 (lima) kecamatan, yaitu:
a. Kecamatan Pangale;
b. Kecamatan Budong-Budong; c. Kecamatan Tobadak; d. Kecamatan Topoyo; dan e. Kecamatan Karossa.
Tabel 12 Banyaknya Jumlah Jabatan pada Organisasi Pemerintah Daerah Tahun 2016
No Nama skpd Tipe Jabatan
Sekretaris Subag Bidang Seksi 1 DINAS PENDIDIKAN : A.Pendidikan B. Kebudayaan A 1 3 5 4 1 15 12 3 2 DINAS KESEHATAN B 1 2 3 9
3 DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG C 1 2 4 12
4 DINAS PERUMAHAN RAKYAT DAN KAWASAN
PERMUKIMAN :
A, Kawasan Permukiman & Perumahan Rakyat B. Pertanahan B 1 2 3 2 1 9 6 3
5 DINAS KETENTERAMAN DAN KETERTIBAN UMUM SERTA
PERLINDUNGAN MASYARAKAT : A. Satpol PP B. Kebakaran A 1 3 4 2 2 12 6 6 6 DINAS SOSSIAL B 1 2 3 9
7 DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK DAN KELUARGA
BERENCANA SERTA PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK: A. PengendalianPendudukdan KB B. PemberdayaanPerempuan& PA A 1 3 4 2 2 12 6 6
Lanjutan Tabel
No Nama skpd Tipe Jabatan
Sekretaris Subag Bidang Seksi
9 DINAS LINGKUNGAN HIDUP B 1 2 3 9
10 DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL B 1 2 3 9
11 DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA B 1 2 3 9
12 DINAS PERHUBUNGAN C 1 2 2 6
13 DINAS PERSANDIAN, KOMUNIKASI & INFORMATIKA : A. Persandian B. KomunikasidanInformatika C. Statistik A 1 3 3 1 2 9 3 5 1 14 DINAS PENANAMAN MODAL, KOPERASI, USAHA KECIL
DAN MENENGAH: A. Penanaman Modal
B. Koperasi Usaha Kecil danMenengah C. PTSP A 1 3 4 2 1 1 12 6 3 3 15 DINAS PARIWISATA KEPEMUDAAN DAN OLAHRAGA :
A. Pariwisata B. KepemudaandanOlahraga A 1 3 4 2 2 12 6 6 16 DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN:
A. Perpustakaan B. Kearsipan A 1 3 4 2 2 12 6 6
17 DINAS KELAUTAN DAN PERIKANAN B 1 2 3 9
Lanjutan Tabel
No Nama skpd Tipe Jabatan
Sekretaris Subag Bidang Seksi 19 DINAS PERDAGANGAN DAN PERINDUSTRIAN:
A. Perdagangan B. Perindustrian B 1 2 3 2 1 9 6 3 20 DINAS TRANSMIGRASI : A. Transmigrasi B. TenagaKerja B 1 2 3 2 1 9 6 3
Sumber: Bagian Ortala Sekretariat Daerah Tahun 2017
Tabel 13 Kecamatan yang ada di Kabupaten Mamuju Tengah
No Nama skpd Tipe Jabatan
Sekretaris Subag Bidang Seksi
1 KECAMATAN TOBADAK A 1 2 - 4
2 KECAMATAN BUDONG-BUDONG A 1 2 - 4
3 KECAMATAN TOPOYO A 1 2 - 4
4 KECAMATAN KAROSSA A 1 2 - 4
5 KECAMATAN PANGALE A 1 2 - 4
C. APARATUR DAERAH/PNS
Berikut disajikan tabel jumlah aparatur daerah/PNS Kabupaten Mamuju Tengah menurut pangkat/golongan Tahun 2016.
Tabel 14 Jumlah Pegawai Negeri Sipil di Kabupaten Mamuju Tengah Menurut Pangkat/Golongan berdasarkan jenis kelamin
Tahun 2016
No Pangkat golongan Jenis kelamin
Jumlah PNS (orang)
Laki-laki Perempuan
1 Juru Muda, I/a - - -
2 Juru Muda TK.I, I/b - - -
3 Juru, I/c 4 - 4
4 Juru TK.I I/d 1 - 1
GOLONGAN I 5 - 5
1 Pengatur Muda, II/a 58 59 117
2 Pengatur Muda TK.I, II/b 46 32 78
3 Pengatur, II/c 41 75 116
4 Pengatur TK.I, II/d 24 25 49
GOLONGAN II 169 191 360
1 Penata Muda, III/a 117 161 338
2 Penata Muda TK.I, III/b 61 88 149
3 Penata, III/c 92 70 162
4 Penata TK.I, III/d 112 72 184
GOLONGAN III 442 391 833
1 Pembina, IV/a 154 113 267
2 Pembina TK.I, IV/b 31 9 40
3 Pembina Utama MUda, IV/c 7 - 7
4 Pembina Utama Madya, IV/d - - -
5 Pembina Muda, IV/e - - -
GOLONGAN IV 192 122 314
Jumlah Pegawai Negeri Sipil di Kabupaten Mamuju Tengah Tahun 2017 berdasarkan pelantikan tanggal 9 Januari dan tanggal 18 Januari 2017, terbanyak adalah PNS Eselon IV sebanyak 155 orang. Sedangkan PNS dengan jumlah paling sedikit adalah PNS Eselon II sebanyak 13 orang. Berikut disajikan tabel jumlah PNS menurut Eselon Tahun 2017.
Tabel 15 Banyaknya PNS di Kabupaten Mamuju Tengah Menurut Eselon berdasarkan Jenis Kelamin Tahun 2016
No Eselon Jenis kelamin
Jumlah PNS (orang) Laki-laki Perempuan 1 ESELON II/A 1 - 1 2 ESELON II/B 12 - 12 JUMLAH ESELON II 13 - 13 1 ESELON III/A 39 7 46 2 ESELON III/B 73 13 86
JUMLAH ESELON III 112 20 132
1 ESELON IV/A 96 47 143
2 ESELON IV/B 9 3 12
JUMLAH ESELON IV 105 50 155 JUMLAH ESELON II, III DAN IV 222 68 290
Sumber: BKPP Tahun 2017
Tabel 16 Banyaknya PTT di Kabupaten Mamuju Tengah berdasarkan
Jenis Kelamin Tahun 2016
No Jenis kelamin Jumlah
1 Laki-Laki 1.598
2 Perempuan 2.284
Jumlah PTT 3.882
Tabel 17 Daftar Nama Pejabat Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah Tahun 2016
No Nama Pejabat Jabatan
1 H. ARAS TAMMAUNI BUPATI MAMUJU TENGAH 2 H. MUH. AMIN JASA WAKIL BUPATI MAMUJU TENGAH 3 ASKARY, S.Sos., M.Si SEKRETARIS DAERAH
4 HERLY SAID, B.SC, AC ASISTEN I BIDANG PEMERINTAHAN 5 ASKARY, S.Sos, M.SI ASISTEN II BIDANG PEMBANGUNAN
6 Drs. ABDUL AZIS KEPALA BADAN KEPEGAWAIAN DAN DIKLAT DAERAH 7 Drs. SIGIT DWI HASTONO KEPALA BAPPEDA
8 Drs. MANSYUR M KEPALA BPKPAD
9 Ir. TRIKORA WAHAB KEPALA BADAN LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN 10 BUSDIR, S.Pd, MM KEPALA DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
11 Drs. MUH.RAMLIE SHALAWAT KEPALA DINAS SOSIAL, TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI 12 H.A. GAPRI, S.Sos, MM KEPALA DINAS PERHUBUNGAN, KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA 13 COLLENG SULAIMAN, S.Sos KEPALA DINAS KOPERASI, PERINDUSTRIAN DAN PERTAMBANGAN
14 M. AKHYAR ARIFIN, SH, MM KEPALA DINAS PEKERJAAN UMUM, TATA RUANG DAN PERUMAHAN RAKYAT 15 Dr. IKETUT SIDIARSA KEPALA DINAS KESEHATAN, KB DAN SOSIAL
16 SAKARIA, S.Ag, M.Pd KABAG HUKUM SEKRETARIAT DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH 17 RAHMAT SYAM, S.Pd, M.A.P SEKRETARIS BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH
18 SYAHRIL, SP, MP SEKRETARIS DINAS PERTANIAN,PETERNAKAN,PERIKANAN DAN PERKEBUNAN 19 ABD. RAJAB TANRIDJALLING. S.Sos SEKRETARIS INSPEKTORAT
20 MULYADI, SE SEKRETARIS BADAN PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU 21 SAFRI, SE SEKRETARIS DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL