DAFTAR PUSTAKA
Adityasari, R. 2005. Efek Tayangan Sinetron Terhadap Tingkat Kesadaran Gender di Kalangan Remaja. Jurnal Thesis (Jurnal Ilmu Komunikasi) Mei-Agustus 2005. FISIP-UI. Depok.
Ambarwati, K; Sulistyowati, M. 2003. Internet dan Perilaku Seksual Remaja. The Indonesian Journal of Public Health Vol. 2, N0. 1, Juli 2005.
Anonim, 2007. ”89 Persen "Chatting" Remaja Berbau Seks” dalam http://janganbugil. Anonim. “Tinjauan Umum Kesehatan Reproduksi” dalam http://www.kesrepro.info/.
Anonim. 2006. “Gagal Razia Playboy Polisi Sita Ribuan VCD Bajakan” dalam
http://ruuappri.com.
Anonim. 2006. ”Wirianingsih: 80 Persen Anak Usia 9-12 Tahun Pernah Mengakses Materi Pornografi” dalam http://www.eramuslim.mobi.
Anonim. 2008. "Hubungan Frekuensi interaksi Dengan Media Pornografi Dan Sikap Terhadap Perilaku Seks Bebas Pada Remaja". http://kumpulanskripsi.com.
Anonim. 2008. “Iblis Itu Bernama Pornografi” dalam http://www.adilnews.com.
Anonim. 2008. “Pernyataan Sikap Mendukung RUU Pornografi” dalam http://www. anakui.com.
Anonim. 2008. “Pria Paling Banyak Nonton Film Porno”. http://indonesiabreaking.com.
Anonim. 2008. “Warnet Masih Jadi Sarang Mesum Pelajar”. http://techno.okezone.com.
Anonim. 2008. ”Bahaya Pornografi Bagi Anak” dalam http://bayilucu.dagdigdug.com.
Ariawan, I. 1998. Besar dan Metode Sampel Pada Penelitian Kesehatan. Jurusan Biostatistik dan Kependudukan. FKM UI. Depok.
Arifin, A. 1984. Strategi Komunikasi. Armico. Bandung
Armando, A. 2004. Mengupas Batas Pornografi. Booklet Kementerian Pemberdayaan Perempuan Republik Indonesia. Jakarta.
Armando, A. 2008. ”Pornografi Bukan Semata Urusan Agama” dalam http://salam.ui. Bapeda (Badan Perencanaan Daerah) Kota Depok. 2007. Kota Depok Dalam Angka
Tahun 2007. Depok.
Chairuna. 2005. Telaah Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Remaja Tentang Kesehatan Reproduksi. Warta Demografi Tahun 35, No. 1, 2005.
Departemen Pendidikan Nasional. 2005. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Cetakan ketiga Balai Pustaka. Jakarta.
Depkes RI. 2005. Pedoman Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja Di Puskesmas. Jakarta Depkes RI. 2005. Startegi Nasional Kesehatan Remaja. Jakarta
Depkes RI. 2007. Pelayanan Integratif Kesehatan Reproduksi di Tingkat Pelayanan Dasar. Jakarta.
Dudung. 2008. “Awas!! Bahaya Pornografi Mengancam..
!!”
dalam http://forum.dudung. Effendy, O.U. 2000. Dinamika Komunikasi. Remaja Rosdakarya. Bandung.Endang, SW. 2002. Gambaran Perilaku Seksual Remaja dan Faktor-Faktor Yang Berhubungan Pada Pelajar SLTP Negeri di Depok Tahun 2002. Skripsi. FKM UI. Depok.
Fitriani, D. 2003. Faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku seksual remaja siswa SMUN di Kota Padang Tahun 2003. Skripsi FKM UI. Depok.
Graeff, J.A. 1996. Komunikasi Untuk Kesehatan dan Perubahan Perilaku. Gajah Mada University Press. Yogyakarta.
Green, L. 1980. Perencanaan Pendidikan Kesehatan Sebuah Pendekatan Diagnostik. Proyek Pengembangan FKM & Depdikbud RI. Jakarta.
Gunarsa, S.D. 1991. Psikologi Praktis: Anak, Remaja, dan Keluarga. Gunung Mulia. Jakarta.
Hamdani. 2008. ”Dampak Pornografi dan Pornoaksi Terhadap Pelecehan Seksual” dalam
http://balitbang.depkominfo.go.id.
Hendratno, J.M. 2005. Penggunaan Media di Kalangan Remaja. Jurnal Thesis (Jurnal Penelitian Ilmu Komunikasi) September-Desember 2005. FISIP-UI. Depok.
Pratomo, H. 2008. “Globalisasi Media dan Fenomena Pornografi” dalam
http://remaja.suaramerdeka.com.
Kollman, N. 1998. Kesehatan Reproduksi Remaja. The Ford Foundation dan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI). Jakarta.
Kompas. 2004. ”Remaja, Pornografi & Pendidikan Seks” dalam http://www.kompas.com
Kumpulan Makalah Seminar Profesi Kesehatan Masyarakat Program S-1 Reguler. 2004.
Lameshow, I.A.A. 1997. Besaran Sampel Dalam Penelitian Kesehatan. Cetakan Pertama. Gajah Mada University Press. Yogyakarta.
Lesmana, T. 1994. Pornografi Dalam Media Massa. Puspa Swara. Jakarta.
Sasongko, M.A. 2005. “Generasi Ini Terlalu Mahal untuk Dipertaruhkan” dalam
http://www.kotasantri.com.
Mattalatta, A. 2008. “Rancangan Undang-Undang Pornografi” dalam http://www.lbh-apik.or.id/ruu-pornografi.htm.
Media Indonesia. 2005 ”Fenomena Perkosaan, Gender, dan Pornografi” dalam
http://www.mail-archive.com.
Media Indonesia. 2005. 85% Remaja 15 Tahun Berhubungan Seks di Rumah. Koran Media Indonesia, 8 Januari 2007.
Mohammad, K. 1998. Kontradiksi dalam Kesehatan Reproduksi. Pustaka Sinar Harapan. Jakarta.
Murni, A. 2007. “Dampak Pornografi Dan Pornoaksi Terhadap Perkembangan Psikologi Remaja” dalam http://www.univrab.ac.id/index.php.
Murti, I.R. 2008. Hubungan Antara Frekuensi Paparan Pornografi Melalui Media Massa Dengan Tingkat Perilaku Seksual Pada Siswa SMU Muhammadiyah Tahun 2008.
Skripsi. FKM UI. Depok.
Nurhayati, S. 2002. Hubungan Keterpaparan Media Massa, Orangtua dan Teman Sebaya Dengan perilaku Seksual Remaja Siswa Kelas 3 di SLTP “X” Depok Tahun 2002. FKM UI. Depok.
Nursal, D. 2007. Faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku seksual murid SMU Negeri di Kota Padang Tahun 2007. Jurnal Kesehatan Masyarakat, Vol. II N0. 02 Maret 2008-September 2008.
PKBI. 2005. 85% Remaja 15 Tahun Berhubungan Seks di Rumah. Media Indonesia. Jakarta.
Praktiknya, A.W. 1993. Dasar-Dasar Metodologi Penelitian Kedokteran dan Kesehatan. Raja Grafindo Persada, Jakarta.
Rahmawaty, E. 2004. Perilaku Seksual Remaja dan Fakto-Faktor yang Mempengaruhinya Pada Pelajar SMK Hidayatut Thalibin, Jakarta,Tahun 2004. Skripsi FKM UI. Depok.
Rakhmani, I. 2005. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Jenis Mediasi Orangtua Untuk Televisi (Studi terhadap Orangtua Murid Empat Sekolah Unggulan di Wilayah Jabotabek). Jurnal Thesis (Jurnal Ilmu Komunikasi) Vol. IV No. 1, Januari-April 2005. FISIP-UI. Depok.
Rakmat, J. 1993. Psikologi Komunikasi. Remaja Rosdakarya. Bandung.
Resnayati, Y. 2000. Perilaku Seksual Remaja Siswa SMPN dan SMUN di Jakarta Timur. Tesis IKM. FKM UI. Depok.
Sari, Y. 2003. Hubungan Antara Paparan Pornografi di Media Massa Dengan Perilaku Seksual Mahasiswa S-1 Reguler Universitas Indonesia Pada Tahun 2003. Skripsi. FKM UI. Depok.
Sarwono, S.W. 2000. Pengantar Umum Psikologi. Bulan Bintang. Jakarta. Sarwono, S.W. 2002. Psikologi Remaja. PT. Raja Grasindo. Jakarta.
Soebagijo, A. 2008. Pornografi Dilarang Tapi Dicari. Gema Insani. Jakarta.
Soetjiningsih. 2004. Tumbuh Kembang Remaja dan Permasalahnnya. Sagung Seto. Jakarta.
Sudaryani, Y. 2003. Perilaku Seksual dan Faktor-Faktor yang Berhubungan Dengan Perilaku Seksual Remaja Mahasiswa Program Studi SKM UI. Skripsi. FKM UI. Depok
Sudibyo, C.M. 2004. Keeksplisitan Materi Bermuatan Seksual di Televisi Swasta Nasional. Jurnal Thesis (Jurnal Penelitian Ilmu Komunikasi) Januari-April 2004. FISIP-UI. Depok.
Sugianty, 2003. Pengetahuan, Keyakinan dan Sikap Terhadap Perilaku Seksual Remaja Pada Siswa SMK Putra Bangsa Kota Depok Tahun 2003. Skripsi. FKM UI. Depok.
Supriati, E. 2008. Faktor-faktor yang mempengaruhi efek paparan pornografi pada remaja SMP Negeri di Kota Pontianak Tahun 2008, [Tesis]. Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, FKM UI.
Suratman, E. 2006. ”Pornografi Pada Anak Dan Remaja Sudah Sangat Mengkhawatirkan” dalam http://ruuappri.com.
Syafriani, L. Gambaran Perilaku Seksual Remaja dan Faktor-Faktor yang Berhubungan Pada Siswa Kelas 2 SMU di Kota Depok tahun 2002 (Studi di dua SMUN Favorit). Skripsi. FKM UI. Depok.
Tini, S. 2003. Analisa Lingkungan Sosial, Sikap dan Pengetahuan Terhadap Perilaku Seksual SMUN X di Kecamatan Bogor Timur Tahun 2003. Materi Kuliah Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR).
Tondowidjojo. JVS. 1985. Media Massa dan Pendidikan. Kanisius. Yogyakarta.
Warta Kota. 2008. “Korban Perkosaan Itu Suka Berteriak-teriak...” dalam
http://www.kompas.com.