EFEKTIVITAS TERAPI TERTAWA DALAM MENGONTROL PERILAKU KEKERASAN PADA PASIEN RESIKO PERILAKU KEKERASAN DI RUMAH SAKIT JIWA DAERAH Dr. AMINO GONDOHUTOMO PROVINSI JAWA TENGAH - Repository Universitas Muhammadiyah Semarang
Teks penuh
Dokumen terkait
Berdasarkan analisis pada 33 data rekam medis pasien dengan diagnosis akhir mengalami depresi yang menjalani rawat inap selama bulan Januari 2012 hingga Oktober 2014 di Rumah Sakit
Berdasarkan latar belakang tersebut penulis tertarik untuk melakukan asuhan keperawatan jiwa dengan pemberian terapi aktivitas kelompok pada klien yang
Rekomendasi dari penelitian ini adalah perawat dapat menggunakan relaksasi otot progresif sebagai alternatif untuk membantu mengontrol marah pada pasien resiko perilaku
Hasil penelitian yang diperoleh dari 3 pasien terdapat perubahan kecemasan sebelum dan sesudah dilakukan terapi aktivitas kelompok stimulasi persepsi, dapat dilihat dari
pengetahuan klien akan mekanisme koping yang konstruktif dalam menghargai diri sendiri. e.) Klien dapat melatih Setelah 1x interaksi, klien 1. Diskusikan dengan klien untuk
S dihari pertama Pelaksanaan intervensi dengan terapi de-eskalasi dilakukan pada pukul 09.20 wita – 09.30 wita dengan peneliti mengawali menayakan kabar dan perasaan pasien hari itu,
Amino Gondhohutomo Provinsi Jawa Tengah pada bulan Mei 2016 n=53 Variabel Mean SD Skor pre intervensi 44,81 6.563 Skor post intervensi 35,47 6.641 Berdasarkan tabel 5.2 menunjukan
Implementasi Terapi Psiko-Religius Dzikir dalam Mengontrol Perilaku Kekerasan pada Pasien di RSKD Dadi