• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV Konsep Perencanaan Interior 4.1 Konsep Perancangan Konsep Gaya Y. Sumalyo, Arsitektur Modern Akhir Abad XIX dan Abad XX (1996)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB IV Konsep Perencanaan Interior 4.1 Konsep Perancangan Konsep Gaya Y. Sumalyo, Arsitektur Modern Akhir Abad XIX dan Abad XX (1996)"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)

BAB IV

Konsep Perencanaan Interior

4.1 Konsep Perancangan

4.1.1 Konsep Gaya

Y. Sumalyo, Arsitektur Modern Akhir Abad XIX dan Abad XX (1996)

“Kontemporer adalah bentuk-bentuk aliran arsitektur yang tidak dapat

dikelompokkan dalam suatu aliran arsitektur atau sebaliknya berbagai arsitektur

tercakup di dalamnya”

Gaya ini mulai berkembang sekitar awal 1920-an yang dimotori oleh

sekumpulan arsitek Bauhaus School of Design, Jerman yang merupakan respon

terhadap kemajuan teknologi dan perubahan sosial masyarakat akibat perang

dunia. Gaya kontemporer untuk sebuah seni bangunan berkembang pesat pada

tahun 1940-1980an. Kata kontemporer sendiri bias diartikan sebagai sesuatu

yang serba uptodate, ditandai dengan perubahan desain yang selalu berusaha

menyesuaikan dengan waktu dan eranya. Perubahan desain itu diringi oleh

perubahan bentuk, tampilan, jenis material, proses pengolahan, dan teknologi

yang di pakai.

Gaya kontemporer menyajikan konsep dan gaya kekinian. Biasanya

desain arsitektur lebih kompleks, inovatif, variatif dan fleksibel. Beberapa

arsitek yang terkenal yang termasuk dalam gaya ini adalah Frank Gehry, dengan

karyanya Museum Guggenheim di bilbao, Jean Nouvel dengan karyanya

Museum Quai Branly di Paris dan masih banyak lagi. Di Indonesia arsitektur

kontemporer lebih banyak dipengaruhi oleh arsitek seperti Mies Van de Rohr,

(2)

Le Corbusier dan Charles Eames, pengaruh ini terjasdi karena sebagian besar

karya mereka ini masuk dalam konteksnegara tropis, dan cocok dengan iklim di

Indonesia.

A.

Karakteristik

Dengan memperhatian beberapa karakterristik yang perlu diperhatikan dalam

gaya kontemporer yaitu :

Pilihan warna netral dan gelap

Garis yang jelas dan halus

Karya seni warna warni

Penyimpanan yang rapi

Color blocking

Nuansa nyaman dan

cozy

4.2 Citra Ruang

Secara keseluruhan citra ruang yang akan ditampilkan dalam desain interior

Grand Bowling ini adalah kesan yang rapih, tanpa batas, dengan memperhatikan

point point penting dalam gaya kontemporer serta dikolaborasikan dengan aksen

aksen sprty baik secara warna, bentuk garis serta pencahayaan. Dengan diberi

sedikit sentuhan hiasan motif batik banten. Dengan pemilihan warna-warna yang

sesuai dengan konsep gaya kontemporer. sehingga pengunjung dapat dengan

nyaman menikmati suasana ruang.

(3)

Gambar 4-1 contoh ilustrasi ruang Sumber: google images

Gambar 4-2 motif batik banten pasepen Sumber: google images

4.3 Konsep Warna

Skema warna kontemporer berbasis netral, dengan warna krem yang

lembut, coklat, abu-abu, putih dan hitam berfungsi sebagai warna latar belakang.

Kunci utama untuk desain interior kontemporer yang sempurna adalah aksen warna.

Semangat dan hangat adalah perasaan yang mencoba untuk dibangkitkan ketika

memilih aksen warna. Dengan menggunakan warna bervariasi dari warna dinding,

(4)

karpet, sofa, meja, kain pelapis furniture dan tirai. Pilih beberapa cara untuk

membuat aksen menonjol dan menarik perhatian Serta diberi warna sporty

Gambar 4-3 color schemes kontemporer & sports palette

Sumber: google images

secara psikologis warna memiliki pengaruh terhadap perasaan manusia seperti

dijelaskan oleh warna-warna berikut ini :

Merah, Berani, penuh semangat, agresif, memicu emosi, dan menarik

perhatian.

Kuning, Menciptakan perasaan optimis, percaya diri, pengakuan diri, akrab,

dan lebih kreatif.

Hijau, Berarti kesehatan, keseimbangan, rileks, dan kemudaan.

Biru, Melambangkan intelektualitas, kepercayaan, ketenangan, keadilan,

pengabdian, seorang pemikir, konsistensi, dan dingin.

(5)

Putih, Warna murni, suci, steril, bersih, sempurna, jujur, sederhana, baik,

dan netral.

Abu-abu, Bijaksana, dewasa, tidak egois, tenang, dan seimbang.

4.4 Konsep Material

Untuk penggunaan material pada gaya kontemporer ini diperlukan material yang

memiliki karakter yang mudah dibersihkan serta konsep material yang sesuai

dengan gaya kontemporer pada Gand Bowlling.

No Jenis Ruang Komponen Ruang Persyaratan Bahan

Pilihan Bahan Karakter

Bahan Tampilan 1. Recepsionis -Lantai - dinding - Tahan lama - Mudah dibersihkan - Kuat - Kedap suara - Perawatan yang mudah - Kuat granitto 60x60 cm Rockwool bahan peredam suara Rangka holl untuk dinding Gypsumboadr - Sifat granit lebih keras dibandingkan kramik. - Mudah dibersihkan dan tahan lama

- Rockwool memiliki karaker yang baik sebagai peredam suara - Rangka holl memiliki karakter yang ringan dan mudah untuk diaplikasikan - Gypsumboard penutup lapisan peredam suara memiki - Mewah, rapih, bersih dan luas - Citra yang tampilkan pada dinding recepsion ini adalah suasana yang nyaman sporty dan kekinia.

(6)

- plafond - Kuat, dan mudah pemelihara annya Gypsumboadr karakter yang ringan rapih dan mudah dipasang. - Cepat dalam pemasangan dan mudah untuk dibentuk - Memberi kesan bersih dan luas. 2. Area bowling - Lantai - Dinding - Menggunak an lantai khusus dari pabrikan AMF (American Machine and Foundry) - Kedap suara - Perawatan yang mudah - Kuat lane standart AMF Rockwool bahan peredam suara Rangka holl untuk dinding Gypsumboadr - Bertekstur licin dan rapih - Membtuhkan keahlian khusus dalam pemasangan. - Rockwool memiliki karaker yang baik sebagai peredam suara - Rangka holl memiliki karakter yang ringan dan mudah untuk diaplikasikan - Gypsumboard penutup lapisan peredam suara memiki karakter yang ringan rapih dan mudah dipasang. - Memberi tampilan rapih dan bersih - Citra yang tampilkan pada dinding recepsion ini adalah suasana yang nyaman sporty dan kekinia.

(7)

- plafond - Kuat, dan mudah pemelihara annya Gypsumboadr - Cepat dalam pemasangan dan mudah untuk dibentuk - Memberi kesan bersih dan luas. 3. Area billiard - Lantai

- Dinding - plafond - Kuat menahan benturan - Tahanlama dan mudah dibersihkan - Kedap suara - Perawatan yang mudah - Kuat - Kuat, dan mudah pemelihara annya - Mrmberi kesan yang mewah - Hangat dan nyaman. - Citra yang tampilkan pada dinding recepsion ini adalah suasana yang nyaman sporty dan kekinia. - Memberi kesan bersih dan luas. 4. Area café - Lantai - Kuat dan

tahan lama - Tidak licin - Perawatan

yang

mudah - Parquet Lantai Kayu Jati Merbau Oak ukuran 1,2cm x 20cm x 1cm - Kuat - Tahanlama dan mudah dibersihkan - Memberi kesan yang alami - Natural - Serta suasana yang hangat

(8)

5. Proshop - Lantai - Dinding - Plafond - Kuat dan tahan lama - Tidak licin - Perawatan yang mudah - Perawatan yang mudah - Kuat - Multifungsi - Kuat, dan mudah pemelihara annya granitto 60x60 cm tempered glass 10mm dinding kaca Gypsumboadr - Sifat granit lebih keras dibandingkan kramik. - Mudah dibersihkan dan tahan lama - Memiliki kekuatan yang tinggi - Tahan terhadap perubahan suhu - Aman bagi pengguna - Cepat dalam pemasangan dan mudah untuk dibentuk - Mewah, rapih, bersih dan luas - Memberi kesan bersih dan luas - Memberi kesan bersih dan luas.

Tabel 4-1 konsep material

Sumber : Data Pribadi

(9)

4.5 Konsep Furniture

Karena sifat desain kontemporer yang selalu berevolusi, sangat mudah

untuk mencampurkan gaya ini dengan gaya yang lain. Maka gaya pada furniture

yang akan di aplikasikan pada perancangan interior grand bowling ini

mengkolaborasikan beberapa material dalam funitur yang akan didesain, seperti

material kayu solid, stranlisestil, serta difinishing dengan sentuhan halus pada

permukaan kayu dengan baik agar menciptakan sebuah funitur yang berkarakter

dan kekinian. Sehingga memperkuat kaga konsep gaya kontemporer pada ruang

interior grand bowling.

4.6 Konsep Pencahayaan

Konsep pencahayaan yang akan diterapkan adalah kesan nyaman dan ceria

pada suatu ruangan. Sedangkan untuk konsep pencahayaan pada area bowling akan

di bekiran pencagayaan buatan dengan beberapa jenis tipe pencahayaan agar pada

ruangan tersebut terasa nyaman dan ceria. Pada pencahayaan bowling area

dibutuhkan pengaturan pencahayaan yang khusus agar pengunjung tetap nyaman

dalam bermain bowling. Dalam hal ini jenis lampu yang akan digunakan yaitu jenis

LED, lampu LED digunakan karena memiliki umur yang lebih panjang dari jenis

lampu biasa lampu ini juga memiliki watt yang rendah sehingga dapat memnghemat

biaya listrik bulanan.

dalam hal ini jenis-jenis lampu yang digunakan pada perancangan desain

bowling center menggunakan beberapa jenis lampu yang ditempatkan pada pada

(10)

beberapa tempat tertentu seperti pada area lane bowling, billiard area, dan café.

Agar memberikan kesan kontemporer yang kuat serta rasa nyaman.

Berikut ini adalah konsep pencahayaan yang akan digunakan:

General Lighting

:

Recessed Lighting

Dikenal dengan sebutan

downlight

untuk penerangan general.

Berfungsu untuk menerangi objek yang berada ditengah ruangan.

Gambar 4-4 Contoh general lighting

Sumber: google images

Accent Lighting

Penerangan aksen digunakan untuk menonjolkan suatu bagian

tertentu dari bangunan atau ruang. Besar kuat cahaya ini, sebaiknya

memiliki sepuluh kali lebih tinggi dari pencahayaan disekitarnya.

Untuk penerangan aksen sering kali digunakan

track lighting

atau

downlight.

(11)

Gambar 4-5 Contoh lampu accent lighting

Sumber: google images

Penerangan

Ambience

Gambar 4-6 Penerangan ambiance pada plafond lane bowling Sumber: data survey

Penerangan ini adalah pencahayaan tidak langsung,

dengan memantulkan cahaya ke

ceiling

atau dinding terlebih

dahulu. Penerangan ini memiliki iluminasi rendah yang sesuai

untuk area non-kerja atau sirkulasi, serta dapat menciptakan

(12)

Penerangan LED Par

Penerangan ini digunakan sebagai lampu sorot untuk menerangi

sebuah objek atau benda pada acara atau ivent tertentu. Pada desain

interior bowling center ini lampu LED Par digunakan hanya pada

acara atau event-tertentu saja untuk menghasilkan suatu efek yang

meriah pada acara atau event yang dilaksanakan.

Gambar 4-7 Lampu LED Par Sumber : Google images

4.7 Konsep Penghawaan

Suhu yang ideal untuk sebuah bowling adalah 21-23

o

C. Hal ini untuk

(13)

diperhatikan karena kelembapan dan suhu dapat mempengaruhi umur peralan

bowling menjadi lebih panjang. Penghawaan buatan akan menggunakan AC

central

agar mudah dilakukan pengontrolan. Penggunaan AC dipilih agar sirkulasi dalam

ruangan tetap konstan dan teratur.

Untuk penghawaan alami digunakan pada ruang-ruang yang tidak dipasang

AC seperti area toilet,

service,

dan gudang. Penghawaan ini dilakukan untuk

menjaga aliran sirkulasi udara dimana pada 3 area tersebut timbul berbagai macam

bau yang berbeda. Selain AC, pada beberapa area akan diletakan

exhaust fan

yang

akan menghisap udara panas dalam ruang.

4.8 Konsep Akustik Ruang

Bowling center memerlukan system akustik yang baik karena suara yang

dihasilkan dari arena permainan bowling dapat mengganggu ruangan yang lain baik

pada ruangan yang berada disebelah area bowling maupun yang berada dibawah

area bowling. Oleh sebab itu penggunaan material dinding dan lantai yang dapat

menyerap dan meminimalisir kebisingan sangatlah penting.

Penggunaan material dari bahan yang berongga seperti fiber, gypsum, papan

serap, busa, kayu, sangat baik untuk meyerap kebisingan pada area bowling. Selain

itu penggunaan karpet pada sebagian ruangan seperti pada area kantor dapat

mengurangi suara bising yang berasal dari gesekan kaki maupun suara langkah

kaki.

Selain kebisingan, tiap ruang akan diberi speaker yang berfungsi untuk

memberikan sumber informasi serta sebagai sumber pengeras suara untuk music.

(14)

Hal ini sangat penting untuk memberi informasi yang akan disampaikan baik

kepada staff maupun pengunjung, serta serta music yang diperdengarkan melalui

speaker kepada pengunjung dapat mempengaruhi tingkat kenyamanan bagi

pengunjung.

4.9 Konsep Signage

Signage adalah hal yang sangat penting dalam sebuah bangunan komersil, karena

dapat menarik perhatian pengunung untuk berhenti dan mengamati display yang

dipajang. Semua desain yang digambarkan mempunyai peranan penting dalam

membangun image dan kepribadian bowling center, bahkan ikut mempengaruhi

posisi di pasar.

Nama dan logo adalah tanda eksterior galeri yang dominan, symbol yang

menyambut pengunjung. Penggunaan interior yang seimbang dan mewah akan

menjadi asset tambahan.

Fungsi Signage:

– Menekankan identitas bowling center

– Mengarahkan serta membantu pengunjung untuk singgah.

Syarat penempatan signage:

– Papan nama harus cukup tinggi untuk dilihat dari jauh.

– Tidak tertutup oleh pengunjung lain yang berdiri di depan bowling center.

– Tidak menutupi pemandangan di dalam bowling center.

Gambar

Gambar 4-1 contoh ilustrasi ruang  Sumber: google images
Gambar 4-3 color schemes kontemporer & sports palette  Sumber: google images
Tabel 4-1 konsep material  Sumber : Data Pribadi
Gambar 4-4 Contoh general lighting  Sumber: google images
+3

Referensi

Dokumen terkait