• Tidak ada hasil yang ditemukan

sekecil apapun semailah benih kebaikan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "sekecil apapun semailah benih kebaikan"

Copied!
44
0
0

Teks penuh

(1)

Lembaga Amil Zakat Nasional

Pemberi Beasiswa Yatim Terbanyak 2011 Certificate No: 10071

ISO 9001:2008

Majalah Donatur Y

atim Mandiri J

anuari 2017 / Rabiul Akhir - Jumadil A

wal1438 H

Donatur:

145.925

Sekecil Apapun,

Semailah Benih Kebaikan

Sekecil Apapun,

Semailah Benih Kebaikan

Punya Perhiasan Banyak

(2)
(3)

“Sebaik-baik amal perbuatan adalah yang

dilakukan secara terus-menerus walaupun

kecil (sedikit).”

(HR. Bukhari dan Muslim)

Mata Hati

1

(4)

02901445144 -

-Ibu Nur Chotimah - 62 878-5230-XXXX

Terimakasih banyak Yatim Mandiri, semoga

keberkahan dan rezeki selalu mengalir.

Nurdin Elbantany Barakallah

Sukses selalu Yatim Mandiri

Nurzakiyah Anwar

Yatim Mandiri sangat bagus dan

bermanfaat untuk membantuh saudara

kita yang membutuhkan.

MISI

1. Membangun nilai-nilai kemandirian ya m dhuafa 2. Meningkatkan per sipasi masyarakat dan dukungan

sumberdaya untuk kemandirian ya m dan dhuafa 3. Meningkatkan Capacity Building Organisasi.

VISI

Menjadi Lembaga Terpercaya dalam Membangun Kemandirian Ya m

Yayasan Yatim Mandiri

Syad

Kindy M. Ulinnuha Mutrofin Pembina

Prof. Dr. H.Imam Bawani, MA Prof. Dr. HM. Roem Rowi, MA Drs. Agustianto, MA KH. Abdurrahman Navis, Lc, MHI Dewan Pengawas SyariahBendahara

Yusuf Zain, S.Pd, MM Bimo Wahyu Wardoyo Ir.

Zaini Faisol

Kindy M. Ulinnuha M. Ulinnuha Sekretaris EksekutifDirektur RSM

Direktur Utama

Penasehat Hukum H. Mahfud, SH , .

. .

Agus BudiartoH. Mutrofin, SE H. Mutrofin, SE

BALI Jl. Merpati X No 9A, Monangmaning ,Denpasar bali 081 333241248,BALIKPAPAN Jl. Pattimura RT104 No.38 B, Batu Ampar , Balikpapan Telp.(0542) 860 609,081 25344932. BANDUNG Jl. Rusa No.12 Buah Batu Bandung. Telp (022) 7309138, 0877 8164 3543, BANTEN Jl. Ayip Usman No.11 Cikepuh Kebaharan Serang Banten Telp. (0254) 219375,081287448444. BATAM Perumahan Kurnia Djaya Alam Parkit 01, no.02 Batam Center - Batam Telp. (085) 109050200,081372601112. BEKASI Jl. Laskar Perum Griya Metropolitan Blok DI-4 Pekayon Jaya Bekasi (021) 82401706, 085 108056400 BLITAR Jl. Cemara No.286 Blitar Telp. (0342) 4559117, 085103761333, BOGOR Jl.Sempur Kaler No 2 Bogor Tengah - Kota Bogor Telp (0251) 8409054, 0813 3177 1830. BOJONEGORO Perumda Blok A No. 11 Bojonegoro Telp. (0353) 5254809, 0857 3336 4999, DEPOK Jl. Dahlia no.1 kelurahan depok kec. pancoran mas Kotamadya Depok Telp. (021) 7777785,0821 40742135, 0852 407 421 35 GRESIK Ruko Multi Sarana Plaza Blok B-11 Jl. Gubernur Suryo Gresik Telp. (031) 399 0727, 0853 4774 2008, Fax. (031) 399 0727 JAKARTA Jl. Utan Kayu Raya No.64 matraman Jakarta Timur. Telp. (021) 29821197, (081) 316313700 JEMBER Jl. Nusantara Komplek Ruko, GOR Kaliwates No.4, Jember Telp. (0331) 427062, 0851-0264-0333 JOMBANG Perum Widya Graha Permai 14B RT 31/RW 06 Jl. Pattimura Gang III, Jombang Telp.(O321) 865879, 0851 0015 0808 KEDIRI Jl. Dr. Saharjo No. 119 Campurejo Mojoroto Kediri Telp. (0354) 3782141, 0812 3389 7975 KUDUS Jl. Kiai Telingsing Gang 02 Purwosari Wijilan No.419 Telp. (0291) 4250151,0851 027 542 79 KEPANJEN Jl. Panglima Sudirman 209 A Kepanjen Telp. (0341) 392199,081 332900639,

(5)

Lokasi : Kebun Sayur Surabaya

Jl. Raya Ketintang selatan No. 47 Surabaya ig : kebunsayursurabaya

16-17 Solusi Islam

Tausiyah

18-19 Smart Parenting 20 Komik Anak 28-29 Pintu Rezeki

39 Data Program

LAMPUNG Jl. Sultan Haji No.19 kel. Sepang Jaya kec. Kedaton, Bandar Lampung telp. (0721) 700953, 085275669977 LAMONGAN Jl. Nangka No.3 Perum Deket Permai, Lamongan Telp. (0322) 324025, 0821 3993 9427,LUMAJANG JL.Suwandak No.42, Lumajang. Telp. (0334) 890300,081 2491 424 53. MADIUN Jl. Yos Sudarso No.64 B Madiun Telp. (0351) 457740, 081332537501. MAKASSAR JL. Andi Tonro No. 11 Kec.Tamalate Kel. Pabaeng-baeng. Kota Makassar Telp. (0823) 84444369, 08133 000 3450. MALANG Jl. Titan 2 BB.12 Purwantoro-Blimbing Kota Malang Telp. (0341) 4371011, 085 100 390 444, MAROS Jl.Ibrahim (HM kasim DM ) NO.19,Turikale MAROS Telp. (0411) 371635,082343430681. MOJOKERTO Perum Kranggan Permai C-14 Jl. Pahlawan Mojokerto Telp.(0321) 322964, 3869898, 0851 0786 9898 PALEMBANG Jl. R. Sukamto Lorong Pancasila No.73 samping Mc’Donald depan PTC mall Telp. (0711) 362598, 085 267348612, PASURUAN Perum Pondok Sejati Indah blok 8 No. 11b Pasuruan, Telp. (0343) 4742 017,088805508832, 085234993585. PEKALONGAN Jl. Karya Bhakti No.81 Medono Pekalongan Telp. (0285) 4410156 ,0822 444 0133,PONOROGO Jl. Urip Sumoharjo gang I No. 20 Mangkujayan Ponorogo 63413. Telp (0352) 488223,0812 5951 5665. PROBOLINGGO Jl. Mawar No.50 Kota Probolinggo, Telp.(0335) 894623. 085 1036 44 849. PURWOKERTO Jl. Warga Bhakti Gang III no 50 kel. Prwokerto lor, kec. Purwokerto Timur. Telp 0281-623510, 0851 0092 6664, SEMARANG Jl. Nangka Timur No. 35 Semarang Telp. (024) 8416166, 0812 2715 3899,085751543068.SIDOARJO Perum Taman Tiara Regency Blok A no. 2 Sidoarjo. Telp. (031) 9970 2587, 0851 0049 0045 Fax. (031) 8921021 SOLO Jl Nakula no 38 Protojayan, Serengan, Surakarta,Telp. (0271) 656218,(0851) 0301 2224 SRAGEN Jl. Cut Nyak Dien RT.01 RW.01 No.21 Mageru Kidul, Kroyo, Karangmalang Sragen, (0271) 890 296, 082 221536222, SURABAYA Jl. Bendul Merisi Selatan I/2A Surabaya Telp. (031) 8494100, 0851- 0098-6844, TANGERANG Jl. Cibodas Raya No. 7 Perumnas 1 Karawaci Baru Tangerang Telp. (021) 2917 0263, 081218631744, 0851 0168 4004. TUBAN Jl. Raya Bogorejo No.29 Tuban Telp. (0356) 327118, 0813-3388-3360. TULUNGAGUNG Jl. Pahlawan III No. 5A, Kedungwaru Tulungagung Telp. (0355) 332 306, 0851-0577-0187.YOGYAKARTA Jl. Jazuli Karangkajen MG III/892. RT/RW 043/011 Yogyakarta Telp. (0274) 2871601, 0822 4359 0007, GRAHA YATIM MANDIRI: Jl. Raya Jambangan 135-137 Surabaya Telp. (031) 8283488 , Fax. (031) 8291757, MEC Jl. Jambangan no.70 surabaya,031-8299970,085748888170,Fax : 031-8297654. KAMPUS STAI AN NAJAH INDONESIA MANDIRI Jl. Raya Sarirogo no. 1 Sidoarjo Telp. (031) 99700528, 082 333 2727 04. ICMBS Jl. Raya Sarirogo no. 1 Sidoarjo Telp. (031) 8076436, 0822 3224 7576, 0857 0491 9337

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah SWT, serta shalawat dan salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan kita, Nabi Muhammad SAW.

Di dunia ini menyimpan sejuta kisah, misteri dan hal hal yang terkadang menjadi sebuah imbal balik bagi apa yang kita perbuat selama kita hidup. Ketika kita menanam benih kebaikan dimana-dimana, maka kebaikan-kebaikan itu akan tumbuh walau tanpa kita sadari.

Menanam kebajikan, akan mendapat buah yang baik. Orang yang telah berbuat banyak kebaikan pada kehidupannya pasti mendapat balasan yang baik pula, walaupun memang tidak langsung namun balasan ini pasti akan datang. Apapun yang dikerjakan selalu lancar, mendapat sesuai yang diinginkan.

Berbuat kebaikan tidak akan merugi. Berbuat banyak kebaikan akan membuat hati dan jiwa manusia menjadi tenang karena tidak memiliki musuh.

Alangkah baiknya bagi kita agar selalu menebar kebaikan di mana saja kita berada agar hal-hal yang baik senantiasa menaungi hidup kita. Jadilah manusia yang bermanfaat dan selalu dikenang karena selalu melakukan hal-hal yang baik semasa hidup.

Itulah tema bahasan utama pada rubrik Bekal Hidup Majalah LAZNAS Yatim Mandiri Edisi Januari 2017. Serta kami juga menyajikan tema bahasan menarik di rubrik-rubrik lainnya.

Semoga Majalah LAZNAS Yatim Mandiri kali ini semakin informatif, menarik dan dapat menambah wawasan bagi para donatur. Aamiin.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

(6)

Bekal Hidup

4

Sekecil Apapun,

Semailah

Benih

Kebaikan

D

i dunia ini menyimpan sejuta kisah, misteri dan hal hal yang terkadang menjadi sebuah imbal balik bagi apa yang kita perbuat selama kita hidup. Ketika kita menanam benih kebaikan dimana-dimana, maka kebaikan-kebaikan itu akan tumbuh walau tanpa kita sadari. Memang ada benarnya pepatah yang mengatakan bahwa apa yang kita tanam akan kita tuai. Cepat atau lambat manusia pasti akan mendapatkan balasan atas apa yang telah diperbuat.

Menanam kebajikan, akan mendapat buah yang baik. Orang yang telah berbuat banyak kebaikan pada kehidupannya pasti mendapat balasan yang baik pula, walaupun memang tidak langsung namun balasan ini pasti akan datang. Apapun yang dikerjakan selalu lancar, mendapat sesuai yang diinginkan.

Begitu pula dengan menanam kejahatan, akan mendapat buah yang jahat. Orang yang telah berbuat banyak kejahatan pada kehidupannya, pasti mendapat balasan yang jahat. Apapun yang diperbuat tidak akan lancar, bahkan bernasib susah.

Berbuat kebaikan tidak akan merugi. Berbuat banyak kebaikan akan membuat hati dan jiwa manusia menjadi tenang karena tidak memiliki musuh. Berbuat kejahatan hanya akan menimbulkan banyak hal buruk yang nantinya juga berakibat buruk.

Alangkah baiknya bagi kita agar selalu menebar kebaikan di mana saja kita berada

agar hal-hal yang baik senantiasa menau ngi hidup kita. Jadilah manusia yang bermanf aat dan selalu dikenang karena selalu melakukan hal-hal yang baik semasa hidup.

Sekecil apapun kebaikan yang kita lakukan, maka hasilnya pun akan berbuah kebaikan pula, dan sekecil apapun kejelekan dan kejahatan yang kita tanam dalam kehidupan ini, hasil yang akan di tuai nantinya adalah kesengsaraan bagi diri kita sendiri. Maka perbanyaklah berbuat kebajikan selagi kita masih hidup. Karena suatu saat kebaikan kebaikan yang kita lakukan selama ini, bisa menjadi penolong kita sendiri.

Banyak Jalan Kebaikan

Kebaikan memiliki jalan yang banyak sekali. Dan ini adalah kemurahan dari Allah untuk para hambaNya, agar mereka mendapatkan keutamaan yang bermacam-macam, dan pahala yang berlimpah. Jalan kebaikan yang pokok ada tiga: amalan jasmani seperti shalat, amalan harta seperti zakat, dan amalan yang berhubungan dengan jasmani dan harta sekaligus seperti berperang di jalan Allah. Tiga pokok amalan ini memiliki ragam yang sangat banyak. Hal tersebut agar ketaatan yang dijalani seorang

“Maka berlomba-lombalah dalam

(7)

Bekal Hidup

Yatim Mandiri

Yatim Mandiri/Edisi Januari 2017

5

hamba menjadi beraneka ragam. Hal ini akan lebih sesuai dengan kondisi orang yang berbeda-beda, dan akan lebih memperlihatkan kenyataan masing-masing hamba dalam beribadah. Allah SWT berfirman, “Maka berlomba-lombalah dalam kebaikan-kebaikan.”

(QS. Al-Baqarah: 148)

Sedangkan sabda Nabi SAW, “Setiap hari, masing-masing sendi salah seorang dari kalian wajib ditunaikan sedekahnya. Setiap tasbih, tahmid, tahlil dan takbir adalah sedekah. Menyuruh kepada kebaikan dan mencegah dari kemungkaran merupakan sedekah. Dan dua rakaat yang dikerjakan pada shalat dhuha mencukupi itu semua.” (HR. Muslim)

Dikatakan bahwa sendi tubuh manusia ada 360, baik yang besar ataupun yang kecil. Sehingga setiap hari seseorang harus menunaikan 360 sedekah. Sedekah di sini bukan hanya dalam bentuk harta, akan tetapi kebaikan secara umum. Semua pintu kebaikan adalah sedekah. Disebutkan bahwa tasbih, tahmid, tahlil, takbir, menyuruh kebaikan dan mencegah dari kemungkaran adalah sedekah. Maka setiap perkara yang mendekatkan diri kepada Allah adalah sedekah, baik berupa perkataan ataupun perbuatan. Membaca Al-Quran dan menuntut ilmu agama juga merupakan sedekah. Dengan demikian, sedekah itu ada banyak. Siapapun bisa menunaikan kewajiban sedekah harian yang berjumlah 360 ini.

Sabda Nabi SAW, “Sungguh aku melihat ada seorang laki-laki hilir mudik di surga disebabkan satu pohon yang dia potong dari tengah jalan karena mengganggu kaum muslimin.” (HR. Muslim)

Hadis ini menunjukkan bahwa siapa yang menghilangkan gangguan dari kaum muslimin, akan mendapat pahala yang besar. Kalau menghilangkan gangguan yang bersifat indrawi saja seperti ini, bagaimana lagi dengan menghilangkan gangguan yang bersifat maknawi.

Intinya, menyingkirkan gangguan dari jalan termasuk perkara yang mendekatkan seorang hamba kepada Allah. Baik itu jalan inderawi

yang dilalui telapak kaki, ataupun jalan maknawi yang dilalui oleh qalbu. Dan menyingkirkan gangguan dari jalan yang dilalui qalbu atau amal, pahalanya lebih besar daripada

menyingkirkan gangguan dari jalan yang dilalui

salah seorang dari

kalian wajib

ditunaikan

sedekahnya. Setiap

tasbih, tahmid,

tahlil dan takbir

adalah sedekah.

Dan dua rakaat yang

dikerjakan pada

shalat dhuha

mencukupi itu

semua.”

(8)

6

Bekal Hidup

R

eward dari Allah atas segala perbuatan baik kita, merupakan hal yang sangat membahagiakan bagi muslim yang berharap terhadap perbuatan baiknya, walau sesuatu yang bersifat sederhana, namun bernilai pahala di mata Allah.

Untuk itu lakukan beberapa hal dibawah ini dengan sungguh-sungguh, maka inshaa Allah akan mendapat balasan pahala dari Allah SWT.

1. Pandai menyukuri nikmat Allah, maka Allah akan menambah nikmat itu. Menyukuri nikmat dengan cara sederhana, dengan seringkali menyucapkan

Hamdallah jika diberi rezeki, nikmat berupa kesehatan, harta, kesempatan baik, selamat dari musibah dan banyak hal lainnya. Bisa pula melakukannya dengan memberi sedekah dan menjaga amanah dengan sebaik-baiknya. “Sungguh jika kamu bersyukur, niscaya Kami akan menambah (nikmat) kepadamu.” (QS. Ibrahim: 7)

2. Belajar bersabar, maka Allah akan memberikan pahala tanpa batas. Kesabaran adalah pelajaran seumur hidup. Saat menghadapi masa-masa sulit, tidak sesuai dengan keinginan atau harapan, atau ketika menghadapi musibah dan cobaan, keimanan seseorang diuji apakah ia akan bersabar atau sebaliknya, mengeluh dan mempersalahkan kehidupan, bahkan Allah. “Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.” (QS. Azzumar: 10) 3. Perbanyak taubat, maka ia tidak akan terhalang

mendapat pengampunan. Secara alamiah, manusia memang tempatnya salah dan dosa, maka

perbanyaklah taubat setelah melakukan suatu kesalahan atau dosa. Karena Allah Maha Pengampun. “Dan Dialah yang menerima taubat dari hamba-hambanya, dan memaafkanmu dari kesalahan dan mengetahui apa-apa yang kamu lakukan.” (QS. Asy-Syura: 25)

4. Perbanyak istiqhfar, maka Allah selalu sediakan maaf. Membaca istiqhfar, bukanlah perkara sulit jika diniatkan dan dilakukan dengan sungguh-sungguh. Perbuatan kecil ini akan berbuah sangat besar, yakni pengampunan dari Allah atas dosa-dosa yang diperbuat. “Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun.” (QS. Nuh: 10)

5. Perbanyak infak dan sedekah, maka Allah akan memberikan gantinya. Seorang muslim memberikan infak dengan tulus ikhlas, Allah akan menggantinya dengan berlipat ganda. Jika bukan berupa rezeki uang atau benda, Allah akan menggantinya dalam bentuk lain. Seperti kesehatan terbaik, rukun dalam berumah tangga, teman banyak yang baik, lingkungan yang kondusif atau terhindar dari fitnah. “Dan apapun yang kamu infakkan, maka Allah akan menggantinya.” (QS. Saba’: 39)

6. Berdoalah, niscaya Allah akan mengabulkan. Cara termudah dan termurah seorang hamba untuk berkomunikasi dengan RabbNya adalah berdoa. Berdoa untuk kebaikan dunia akhirat, doa untuk sesuatu urusan dan banyak lainnya.

“Berdoalah kepadaKu niscaya akan Aku perkenankan bagimu.” (QS. Ghofir: 60)

Agar

Menuai Pahala

(9)

Yatim Mandiri/Edisi Januari 2017

7

“Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.” (QS. Al-‘Ashr: 1-3)

Kebanyakan manusia pada hakikatnya adalah termasuk orang-orang yang dalam kehidupannya menuai kerugian, seperti yang terkutip didalam Al-Quran surat Al-’Ashr. Tetapi ada sebagian manusia yang mempunyai hal yang sebaliknya dari itu semua, yaitu yang dikategorikan manusia yang untung. Manusia yang untung itu ialah yang mempunyai iman, amal saleh, dakwah (menasehati dalam kebenaran) dan sabar. Itu semua adalah ciri-ciri orang yang dalam

kehidupannya dan akhiratnya termasuk orang-orang yang beruntung.

Maka dengan ketaqwaan yang kita selalu bina sehingga kita mampu menjadi manusia yang

beruntung. Marilah meningkatkan iman dan amal saleh. Insha Allah kita akan termasuk orang-orang yang beruntung. Allah SWT berfirman, “Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka

sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.” (QS. An-Nahl: 97)

Ada 10 macam buah amal saleh bagi kehidupan manusia:

1. Allah akan memberinya rezeki yang baik. “Maka orang-orang yang beriman dan beramal saleh, bagi mereka ampunan dan rezeki yang mulia.” (QS. Al-Hijr: 50)

2. Allah akan memberikan derajat yang tinggi. “dan barangsiapa datang kepada Tuhannya dalam keadaan beriman, lagi sungguh-sungguh telah beramal saleh, maka mereka Itulah orang-orang yang memperoleh tempat-tempat yang tinggi (mulia).” (QS Thaaha : 75)

3. Sukses. Orang yang senantiasa melakukan amal saleh, Allah akan membimbingnya untuk hidup dalam kehidupan yang baik dan membimbingnya dalam menentukan segala hal.

4. Keimanan dan ketakwaan diri. Salah satu bukti dari

sebuah keimanan adalah sebuah amal. Sehingga semakin banyak orang melaukakan amal kebaikan, maka kualitas iman dan takwanya juga akan bertambah.

5. Terhidar dari kegelapan. “Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal saleh, mereka diberi petunjuk oleh Tuhan mereka karena keimanannya, di bawah mereka mengalir sungai- sungai di dalam surga yang penuh kenikmatan.” (QS. Yunus: 9)

6. Diberi rahmat. “Adapun orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh Maka Tuhan mereka memasukkan mereka ke dalam rahmatNya (surga). Itulah keberuntungan yang nyata.” (QS. Al-Jatsiyah: 30)

7. Hilangnya rasa takut dan khawatir.

8. Pahala yang cukup. “Adapun orang-orang yang beriman dan mengerjakan amalan-amalan yang saleh, maka Allah akan memberikan kepada mereka dengan sempurna pahala amalan-amalan mereka; dan Allah tidak menyukai orang-orang yang zalim.” (QS. Ali-Imran: 57) 9. Diberi ampunan. “dan orang-orang yang

beriman dan beramal saleh, benar-benar akan Kami hapuskan dari mereka dosa-dosa mereka dan benar-benar akan Kami beri mereka balasan yang lebih baik dari apa yang mereka kerjakan.”

(QS. Al-Ankabut : 7)

10. Setelah mendapat ampunan maka surga.

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal saleh dan merendahkan diri kepada Tuhan mereka, mereka itu adalah penghuni-penghuni surga; mereka kekal di dalamnya.” (QS. Hud :23)

Wallaahu a’lam.(*)

Bekal Hidup

Buah Amal Saleh

(10)

idak ada yang tahu bagaimana dan kemana

T

setelah kita mati. Hidup di dunia menjadi pembuktian amal, akankah kita menuju surga atau neraka. Yang jelas memasuki surga merupakan perjuangan, bukan pemberian cuma-cuma. Siapapun bisa masuk surga. Tanpa

membedakan kaya-miskin, pejabat-rakyat, sehat-sakit, atau pria-wanita. Asal ia mau mengimani dan

mengikuti aturan Allah, jalan ke surga selalu terbuka. Sayangnya tidak setiap kita tersadar, amalan kebaikan yang tampaknya ‘sepele’ pun ternyata berkadar tinggi di sisi Allah. Ada amalan yang bersifat materi, seperti memberi minum manusia atau hewan, bersedekah dengan seutas tali, meminjamkan ternak untuk diperah, dan lainnya. Ada pula yang

membutuhkan peran aktif seperti menyingkirkan rintangan di jalan, memberi tumpangan orang, mendamaikan dua orang yang berseteru, dan sebagainya. Bahkan ada pula amalan kebaikan itu bersifat pasif seperti tidak membuka aib orang lain, tidak mengganggu orang lain, dan lainnya.

Sesungguhnya surga itu sangat dekat dengan kita, begitu pula neraka. Rasulullah Muhammad SAW pernah bersabda, “Surga itu lebih dekat kepada salah satu antara kalian daripada tali sandalnya, begitu juga neraka.” (HR. Bukhari).Dengan kesadaran ini, kita senantiasa berusaha mengumpulkan pahala kebaikan yang dapat mengundang rahmat Allah untuk menuju surgaNya. Hal ini sekaligus menjadikan kita waspada agar tidak tergelincir ke arah neraka. Kalau surga dan neraka itu sangat dekat, maka kita tidak boleh meremehkan sekecil apapun kebaikan yang mengantar ke surga dan tidak boleh pula kita memandang kecil dosa yang berpotensi

menjerumuskan kita ke neraka.

Rasul SAW berpesan, “Janganlah kamu meremehkan sedikit pun suatu amal kebaikan meski hanya sekadar bertemu saudaramu dengan wajah berseri-seri.” (HR. Muslim). Nabi SAW juga mewanti-wanti kita, “Jauhilah olehmu dosa-dosa kecil yang diremehkan. Sesungguhnya dosa-dosa kecil ini akan terkumpul pada diri seseorang hingga akan membinasakannya.” (HR. Ahmad).

Betapa banyak contoh-contoh dari Nabi SAW tentang kebaikan-kebaikan yang terkesan

‘sederhana’ namun punya dampak sosial yang luas. Meski sangat banyak, namun terkadang Rasulullah SAW menyebut angka tertentu dalam hal amalan kebaikan yang nampak ‘ringan’ di mata manusia, walau sejatinya dalam timbangan Allah.

“Ada 40 amalan, yang tertinggi adalah meminjamkan seekor kambing untuk diperah susunya. Tak ada seorang pun yang melakukan satu amalan dari keempat puluh ini (dengan mengharap pahalanya dan membenarkan apa yang Allah janjikan untuknya) melainkan Allah akan

memasukkannya ke dalam surga.” (HR. Bukhari) Dalam pesan ini, Rasulullah SAW tidak merinci apa saja amalan itu. Walaupun pada sabda sebelumnya beliau telah memberi contoh-contoh pintu kebaikan. Maka sesungguhnya kebaikan itu tersebar di muka bumi. Maka seyogyanya setiap muslim membiasakan diri dalam kebaikan, yang kita pandang kecil maupun yang terasa besar. Karena kita tak tahu dengan amalan mana yang dengannya Allah merahmati kita dengan ‘tiket’ surgaNya.(*)

Surga Itu Dekat

Oleh: Oki Aryono

Fungsionaris Bina Qalam Indonesia

“Surga itu lebih dekat kepada salah satu antara kalian daripada tali sandalnya, begitu juga neraka.”

(11)

R

asulullah SAW bersabda,

“Sesungguhnya Allah tidak akan menzhalimi kebaikan seorang Mukmin, dengan kebaikan itu ia akan diberi rezeki di dunia dan diberi balasan di akhirat. Adapun orang kafir, maka dengan kebaikan amal yang ia kerjakan karena Allah, ia diberi rezeki didunia, sehingga ketika ia memasuki akhirat ia tidak memiliki satu kebaikan pun yang harus dibalas.” (HR. Muslim)

Ketika kita membaca hadis diatas, terbetik dalam hati betapa Rahmaniyah dan Rahimiyah Allah selalu tercurah untuk seluruh hamba-hamba, yang beriman kepadaNya juga yang tidak beriman kepadaNya. Jika tidak, maka Allah tidak akan memberikan kepada mereka setetes air minum pun dan hanya dalam sekejap Allah akan menenggelamkan mereka ke dasar bumi, kepada siapa mereka akan meminta tolong. Maka jadikan itu semua sebagai inspirasi dan motivasi, bahwa ternyata sekecil apapun amal itu, maka dia akan memberi warna dalam kehidupan ini, dunia diberi rezeki dan di akhirat diberi balasan.

“Janganlah kalian menganggap remeh satu kebaikan pun. Jika ia tidak mendapatkannya, maka hendaklah ia ketika menemui saudaranya, ia menemuinya dengan wajah ramah, dan jika engkau membeli daging, atau memasak dengan periuk/kuali, maka perbanyaklah kuah dan berikanlah pada tetanggamu dari padanya.” (HR.Tirmidzi)

Beramal dengan amalan yang besar atau amalan yang kecil tetap harus menjadi inspirasi untuk membangun keadaban yang berkemajuan,

membangun aqidah, membangun akhlak, membangun jati diri, tingkah laku dan pola tingkah. Kadang ketika amal kebaikan yang kecil, yang hanya dipandang sebelah mata, sebaliknya memberi kehormatan besar dan keselamatan bagi kebaikan manusia. Bahkan ada juga, amal yang besar, yang dibangga-bangga, apalagi menjadi sebutan dan pujian khalayak ramai, boleh jadi tidak memberi manfaat apa-apa, bahkan kadang-kadang mengundang fitnah pula.

Demikian juga peringatan daripada Rasulullah SAW agar tidak memandang remeh sesuatu dosa,

sebagaimana sabda Beliau, “Berhati-hatilah kalian terhadap dosa kecil, sebab jika ia berkumpul dalam diri

seseorang akan dapat membinasakannya.” (HR. Ahmad dan Tabrani)

Akhirnya, ambillah peringatan dari kalam Ilahi yang mulia ini, sebagai pedoman dan petunjuk kepada kebenaranNya. Firman Allah SWT,

“Barangsiapa mengerjakan kebaikan walau sebesar zarrah pun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan walau sebesar zarrah pun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula.” (QS. Az-Zalzalah: 7-8)

Justru itu, jangan sesekali mengabaikan kebaikan yang kecil, dan jangan pula memandang kecil keburukan yang remeh. Sungguh! Siapa pun mampu menjadi mulia hanya dari kebiasaan yang kecil dan mudah. Seperti mengucapkan terima kasih kepada orang lain, mendahului ucapan hormat dan salam, memohon maaf dan melempar senyuman ikhlas.

Ada pelajaran penting buat kita semuanya dari apa yang diungkapkan oleh Nabi SAW yang dengan melakukannya, kita sudah berupaya untuk

menyelamatkan diri dan keluarga kita dari siksa dan adzab Allah pada hari kiamat.

“Jagalah dirimu dari siksa neraka walaupun hanya dengan bersodaqoh separuh dari kurma.” (HR. Bukhari Muslim)

Amal yang kecil dalam pandangan manusia, tapi bernilai besar disisi Allah SWT. Ingat, bahwa sesuatu yang besar, dia selalu berawal dari sesuatu yang kecil. Wallahu a’lam.(*)

Oleh: Drs. Usman Daud, M. A.

Konsultan Hukum Islam dan Keluarga

Oase

9

Yatim Mandiri/Edisi Januari 2017

Kebaikan Kecil

(12)

Jendela

hingga perguruan tinggi.

Sementara itu Ketua Dewan Pembina LAZNAS Yatim Mandiri, Nur Hidayat, dalam sambutannya mengatakan bahwa para anak yatim yang mengikuti Olimpiade Genius Nasional ini disiapkan untuk menghasilkan SDM yang berkualitas. Nantinya para anak usia sekolah dasar ini, akan melanjutkan pendidikan di sekolah yang dibina LAZNAS Yatim Mandiri secara gratis hingga jenjang lebih tinggi. “Mengajak mereka mengubah mindset agar tidak hopeless, punya cita-cita yang tinggi, dan bekal ke mereka untuk hidup lebih mandiri,” jelas Nur Hidayat.

Adapun peserta Olimpiade Genius Nasional tersebut, kurang lebih 80 anak. Jumlah ini merupakan hasil seleksi nasional yang diikuti 3.766 siswa dari 318 Sanggar Genius atau rumah belajar anak yatim dhuafa yang berasal dari berbagai penjuru tanah air. Dan Juara I diraih oleh Indah Wulandari dari Jakarta mendapatkan tabungan Rp 7.500.000,- dan piala. Lalu Juara II oleh Dimas Geget Prakosa dari Jogja

mendapat hadiah Rp 5.000.000,- dan piala, dan Juara III diraih Fatimatul Zahroil Batul dari Kediri mendapat Rp 3.000.000,- dan piala. Serta Juara Harapan I oleh Ananda Yuli Rahmawati dari Jogja memperoleh Rp 2.500.000,- dan piala dan Juara Harapan II diraih Muhammad Arifin dari Jombang mendapat Rp 2.000.000,- dan piala. Sementara untuk 20 finalis lainnya mendapatkan masing-masing 750 ribu rupiah.

Semua hadiah tabungan pembinaan untuk pemenang dan finalis dipersembahkan oleh Lembaga Amil Zakat Bank Syariah Mandiri, dengan total hadiah Rp 35 Juta. "Hadiah ini sebagai bentuk dukungan kami untuk anak-anak yatim berprestasi di Indonesia," kata Rizqi Okto Priyansah, Direktur LAZ BSM.(*)

ema sholawat dilantunkan puluhan anak

G

yatim bersama Menteri Sosial RI Khofifah Indra Parawansa di Balai Diklat Kementerian Sosial, Radio Dalam, Jakarta Selatan, Sabtu (5/11). Sholawat dilantunkan sebelum Khofifah secara resmi membuka kompetisi Olimpiade Genius Nasional bidang matematika untuk anak yatim yang digelar oleh LAZNAS Yatim Mandiri bekerja sama dengan Mandiri Amal Insani pada 4-6 November 2017.

Para anak yatim yang rata-rata usia sekolah dasar itu pun melantunkan sholawat untuk Nabi Muhammad SAW dengan antusias. “Mereka itu masih dalam keadaan bersih dan suci, dengan Sholawat insha Allah, Rasulullah bersama kita dan kita dapat syafaatNya. Allah damaikan kita semua, bisa sekolah setinggi-tingginya,” kata Khofifah.

Khofifah menyambut baik kegiatan semacam ini yang merupakan upaya untuk menyiapkan anak-anak yatim yang berasal dari keluarga kurang mampu, untuk meraih masa depan yang lebih cemerlang. Menurutnya, anak yatim dari keluarga kurang mampu merupakan salah satu kelompok rentan yang jika tidak disiapkan akses perlindungan dan mekanisme pendampingannya.

“Hari ini ada ruang dari Yatim Mandiri bahkan sampai tahapan olimpiade matematika. Artinya ini untuk bisa menyaring, menyiapkan anak yang bisa disiapkan masa depannya dengan lebih cemerlang,” ujar Khofifah.

Karenanya, Pemerintah pun menurutnya terus mendukung kegiatan semacam ini dan mendorong keterlibatan sektor swasta lainnya dalam upaya Pemerintah menyiapkan sumber daya manusia di Indonesia, termasuk para anak yatim. Terlebih anak yatim di Indonesia banyak jumlahnya. Namun, tidak semua panti asuhan bisa menyiapkan pendidikan

Olimpiade Genius Nasional 2016

Menyiapkan Yatim

(13)

Naik Kelas

Dewi Nurfadilah

Kesuksesannya Berawal dari MEC

O

nline shop atau bisnis online memang sedang tren di masa sekarang. Karena mudahnya, banyak yang kini mulai menjajal peruntungan dengan bisnis online sebagai pekerjaan sampingan. Telah banyak wirausahawan sukses bermunculan berkat adanya kegiatan jual beli dengan media internet ini.

Salah satunya ialah Dewi Nurfadilah, alumni MEC Angkatan 3 ini sukses berbisnis online. Mengawali bisnis pada bulan April 2011, dengan ketelatenan dan kerja keras, bisnisnya dapat bertahan hingga saat ini dan sukses.

Kala itu, perempuan yang akrab di sapa Dewi, mulai berbisnis online sebagai pekerjaan sampingan. “Dulu saya ikut-ikutan teman, yang telah jualan online duluan. Saya lihat kok kayaknya ini potensinya bagus. Ya akhirnya saya coba deh,” kata Dewi.

Ia menjual berbagai busana muslimah di ‘toko’ onlinenya yang diberi nama Rumah Hijab Lilla. Dengan memanfaatkan sosial media di internet, Dewi

memasarkan produknya. “Dulu sih masih pakai Facebook . Sekarang udah lebih mudah ada

smartphone jadi bisa disambi kapan aja,” ujar Dewi yang

juga alumni UNIPA Fakultas Pendidikan

Bahasa Inggris tahun 2014 ini.

Setelah

11

Yatim Mandiri/Edisi Januari 2017

Alumni MEC Surabaya

Pemilik Rumah Hijab Lilla

berjalan 4 tahun dengan bisnis onlinenya, lalu pada 2015 ia membuka toko di rumahnya, Jalan Raya Desa Sugihwaras, Kecamatan Prambon, Nganjuk. Bermodal uang hasil tabungan, Dewi mulai mengembangkan usahanya. Disetiap minggu dirinya harus pulang ke Nganjuk dengan membawa barang dagangan. Karena saat itu ia juga bekerja di PT. Peac Bromo sebagai admin keuangan. Tapi 4 bulan yang lalu, Dewi

memutuskan berhenti dari perusahaan tersebut karena tengah mengandung anak pertama. Bersama ibunya (Sukarni) kini Dewi lebih fokus mengembangkan tokonya.

Dengan bisnis yang telah digelutinya ini, Dewi setiap bulannya mampu mendapatkan omset sebesar Rp 30 Juta. Bahkan, omsetnya akan naik ketika bulan puasa dan di saat lebaran. “Kalo untuk toko sih nggak begitu ramai, cuma untuk

onlinenya yang banyak permintaan,” jelasnya Dewi Nurfadilah memang memiliki tekad yang kuat untuk mandiri. Tekad tersebut muncul tatkala ayahnya (Sudamin) meninggal dunia, dan sempat berpesan kepadanya. “Waktu itu, ayah berpesan agar saya bisa mandiri,” kenangnya.

Untuk memupuk jiwa mandirinya, saat SMA, ia memilih untuk mondok di Tambakberas, Jombang. Selama tiga tahun dirinya belajar mandiri. Selepas lulus SMA, Dewi memiliki keinginan untuk kuliah. Tapi di sisi lain dirinya ingin bekerja terlebih dahulu. Dan tanpa disangka, kakaknya yang bekerja di Surabaya memberi informasi jika ada kuliah gratis untuk anak yatim.

Esoknya, ia langsung mendaftarkan diri di MEC Surabaya. “Alhamdulillah, Saat itu ibu juga merasa senang saat menerima surat keterangan kalau saya diterima di MEC Jurusan Akuntansi,” katanya sembari tersenyum.

(14)

Cermin

erdapat beberapa catatan saya setelah

T

mengikuti Rakornas LAZ yang diadakan BAZNAS pada 25 Mei tahun lalu. Di antaranya apa yang disampaikan Prof. Dr. Bambang Sudibyo, bahwa pertumbuhan penghimpunan ZIS oleh lembaga-lembaga amil zakat resmi yang dimiliki atau yang diakui pemerintah untuk periode 2002 - 2015, mencapai 41% lebih. Jauh melampaui rerata

pertumbuhan ekonomi nasional periode tersebut yang hanya 5,42%.

Padahal zakat, infak, dan sedekah yang bisa dihimpun pada tahun 2015 diperkirakan baru sekitar 4 Trilyun, kurang dari 1,4 % dari potensi zakat 286 Trilyun.Tapi angka itu berubah jika zakat perusahaan swasta dan BUMN yang masih amat sulit realisasinya, maka potensi zakat yang lebih realistis adalah 99,71 Trilyun. Begitu besar potensi zakat di Indonesia ini, bila zakat dikelola dengan baik maka bisa mengurangi kesenjangan sosial di Indonesia, mengurangi angka kemiskinan, dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Yatim Mandiri salah satu Lembaga Amil Zakat Nasional berkomitmen untuk ambil bagian dalam peningkatan kesejahteraan, di antaranya dengan pemberdayaan ekonomi dan program-program pemberdayaan dalam pendidikan.

LAZNAS Yatim Mandiri, telah melakukan pengelolaan ziswafnya banyak pada program

4

12

Catatan

Oleh:

Drs. Sodikin, M.Pd

Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam An Najah Indonesia Mandiri (STAINIM)

Optimalisasi Dana ZISWAF

Untuk Program Pemberdayaan

pemberdayaan, walaupun masih memiliki program charity. Terkait program pemberdayaan melalui Lembaga Amil Zakat ini mendapat apresiasi guru besar dan dan pengamat zakat dari American University, Kairo, Mesir.

Parni Hadi menuturkan bahwa Dr. Jennifer Bremer yang guru besar dan pengamat zakat dari Kairo ini memuji reformasi zakat yang dirintis di Asia Tenggara, terutama di Indonesia dan Malaysia, yang mengubah model lama charity ke program pemberdayaan ekonomi dan SDM untuk pengentasan kemiskinan. Dan hasilnya sudah banyak kita temukan di Indonesia, baik itu sekolah, rumah sakit yang memihak pada dhuafa atau fakir miskin.

Tahun 2017 perolehan donasi Yatim Mandiri meningkat sekitar 7%. “Hada minfadhli robbi” kata ini sering kita dengar dari pembina atau pengurus Yayasan Yatim Mandiri (YYM) ketika melihat capaian-capaian kinerja YYM. Suatu ungkapan yang memberi pesan bahwa ini adalah semata-mata karunia dari Allah SWT.

Terima kasih pada semua Donatur dan pejuang Yatim Mandiri. Untuk mengembang amanah, dana ini terus diikhtiarkan dalam pemberdayaan yatim dan dhuafa.

Program-program pemberdayaan yang sedang berjalan dan terus memerlukan dukungan antara lain; Beasiswa pendidikan di Sekolah ICMBS, program Diklat MEC, Rumah Kemandirian, Sanggar Genius, dan program terbaru beasiswa pendidikan tinggi di Sekolah Tinggi Agama Islam An-Najah Indonesia Mandiri (STAINIM).

Telah nyata hasil-hasilnya di program tersebut banyak anak yatim dhuafa yang lepas dari belenggu kemiskinan, telah banyak alumni MEC yang mandiri secara ekomominya, terlebih lagi kemandirian ibadah dan belajarnya.

(15)

Move on

Yatim Mandiri/Edisi Januari 2017

13

alah satu kebiasaan orang sukses adalah

S

proaktif. Bahkan Stephen Covey dalam bukunya The 7 Habits of Highly Effective People, menempatkan proaktif sebagai kebiasaan pertama dari tujuh kebiasaan orang-orang yang berhasil.

Kata proaktif bukan hanya bermakna mengambil inisiatif, tetapi didalamnya ada juga tanggung jawab, aktif bertindak, dan memegang prinsip.

Di era yang berubah begitu cepat saat ini, kita wajib memiliki kebiasaan proaktif. Segera

menentukan pilihan yang ada di depan mata dengan penuh tanggung jawab.

Selalu aktif bertindak, khususnya pada hal-hal yang dibawah kekuasaan atau pengaruhnya dan berpikir positif di luar hal yang kita tidak memiliki pengaruh sedikitpun.

Terpilihnya Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, tentu itu bukan dibawah kekuasaan atau pengaruh kita, maka berpikirlah positif dan mengambil langkah-langkah antisipatif yang kemungkinan terjadi.

Tetapi melakukan pekerjaan sesuai job description itu ada di ranah kekuasaan atau pengaruh kita, dalam kondisi ini jadilah manusia yang bertanggungjawab dengan cara aktif

Oleh:

Jamil Azzaini

Penasehat Yatim Mandiri

bertindak dengan berpegang kepada prinsip hidup yang diyakininya.

Kata lain proaktif adalah menjemput bola, bukan berdiam diri. Sesuatu yang bisa kita kerjakan, bila tidak melanggar prinsip yang ada segera kerjakan, jangan ditunda-tunda. Orang yang proaktif akan segera enter (masuk) mengerjakan yang bisa dikerjakan, bukan terlalu sering berkata entar (nanti).

Orang yang proaktif melakukan sesuatu bukan karena emosional alias reaktif, tetapi dengan didasari oleh kesadaran, tanggung jawab dan prinsip-prinsip yang diyakininya.

Istilah yang sering saya gunakan “orangnya tenang, tetapi cekatan. Orangnya senang bekerja, tetapi tidak sembrono.”

Cobalah data, apa-apa yang sekarang dalam pengaruh atau kendali Anda, jadilah proaktif didalamnya.

Meski terkadang tindakan kita kecil, dampaknya bisa besar karena memang sesuatu yang besar tersusun dari hal-hal yang kecil. Perbanyaklah proaktif di wilayah yang kita kuasai dan bisa kita lakukan, karena boleh jadi hal itulah pintu kesuksesan kita dalam banyak hal. Apakah Anda sudah proaktif?(*)

(16)

Tausiyah

14

Oleh:

Ustad Muhammad Arifin Ilham

H

ampir dipastikan, kita semua tidak pernah bisa meraba bagaimana rupa takdir kita ke depan. Segala

sesuatunya adalah misteri bagi kita. Acap kali kejadian dan semua peristiwa terjadi begitu saja tanpa bisa direkayasa. Terkadang kita juga tidak berkuasa dengan amalan kita sendiri.

Kegagalan, kesuksesan, kaya miskin, antara kehidupan dan kematian adalah mutlak milik Allah. Bahkan, di beberapa ayat diinformasikan, salah satunya dalam QS. Ash-Shaaffat ayat 96, bahwa kita dan semua amalan kita Allah lah pembuat skenarionya, “Wallahu khalaqakum wa maa ta'maluun”.

Meski pembuat skenario semuanya adalah Allah SWT, tapi hal yang tidak bisa dinapikan adalah, bahwa banyak amalan yang bisa menentukan arah keberpihakan takdirNya.

Dahsyatnya

Doa

Kekuatan Doa

Pertama, doa. Sebuah hadis, “Laa yaruddul qadhaa-a illa biddu'a”, tidak ada yang dapat menolak takdir kecuali doa. Jika kita menghendaki kegagalan beralih kepada kesuksesan, maka ubahlah di antaranya dengan doa. Kenapa? Karena Allah sangat mencintai hambaNya yang banyak minta kepadaNya.

Dalam hadis lain disebutkan, “Innallaaha yuhibul mulihhiina biddu'a”. Karena Allah mencintai hambaNya, maka akan mudah bagiNya mengubah apa pun dari semua ciptaanNya. Cukup dengan mengatakan,

(17)

“ad-Tausiyah

Yatim Mandiri/Edisi Januari 2017

15

Du'au silahul mu'miniin”. Doa adalah senjata orang yang beriman.

Di antara petikan sejarah yang mampir di telinga kita adalah cerita keajaiban senjata doa Ibrahim 'alaihis salam ketika dipanggang di api unggun raksasa. Saat itu Raja Namrudz memerintahkan punggawa kerajaan untuk mengumpulkan kayu bakar dan disulutkan api raksasa. Lalu Ibrahim diletakkan di atasnya. Saat itu Ibrahim (seorang hamba pilihanNya yang memiliki sebuah keyakinan dan kepasrahan total kepada Sang Khalik) sudah tidak memiliki daya apa pun kecuali senjata doa.

Tidak lama, Allah pun kemudian menghadirkan takdir lain dari api, yaitu dingin dan turut

membantu menyelamatkan Ibrahim as. “Hai api, jadilah dingin dan selamatkan Ibrahim.” (QS. al-Anbiyaa: 69).

Membelah Laut Merah

Kekuatan doa itu pula yang dibuktikan oleh Nabi Musa dan para pengikutnya ketika mereka

terdesak di Laut Merah saat dikejar oleh pasukan Firaun. Hukum alam air yang tidak mungkin terbelah dan terpisah, ternyata kala itu tidak berfungsi. Bersamaan dengan doa, air membelah dirinya dan

mempersilakan Musa dan pengikutnya lewat. Musa pun selamat, justru Firaun dan semua pasukannya terkubur di dasar Lautan Merah.

Allahu akbar, doa adalah sebuah kekuatan (the power). Bahkan, dalam doa berhimpun berbagai kekuatan untuk menghadirkan puncak harapan setiap hamba.

“Jika hambaKu bertanya tentang Aku, sungguh Aku teramat dekat. Aku akan memenuhi permintaanmu jika kamu memohon (berdoa) dan beriman kepadaKu.”

(QS. al-Baqarah: 186). Wallahu a'lam.(*)

“Jika hambaKu

bertanya tentang

Aku, sungguh Aku

teramat dekat. Aku

akan memenuhi

permintaanmu jika

kamu memohon

(berdoa) dan beriman

kepadaKu.”

(18)

Solusi Islam

16

Assalammualaikum Wr. Wb.

Ustad Abdurrahman Navis yang saya hormati. Saya mempunyai perhiasan yang kadang saya gunakan. Tapi, lebih cenderung saya koleksi atau simpan. Perhiasan yang saya miliki jika dihitung keseluruhan secara gram seberat kurang lebih 250gr, terdiri dari emas dan perak. Yang ingin saya tanyakan adalah :

1. Apakah perhiasan saya kena kewajiban untuk zakat?

2. Jika harus kena zakat, bagaimana cara mengeluarkan zakat perhiasan yang telah memenuhi syarat wajib zakat?

Demikan pertanyaan yang saya ajukan. Atas jawaban dan bimbingannya saya mengucapkan terima kasih kepada ustad Abdurrahman Navis. Maelani, Makassar

Ketua Bidang Fatwa MUI Jawa Timur

Oleh:

KH. Abdurrahman Navis, Lc, MHI

Punya Perhiasan Banyak,

Apakah Wajib Dizakati?

Jawaban:

Walaikumsalam Warahmatullahi Wabarkatuh. Ibu Maelani yang saya hormati. Sebelum menjawab pertanyaan Anda, pengasuh akan menjelaskan pendapat ulama kaitannya dengan zakat perhiasan wanita.

Perhiasan dapat dibagi menjadi dua kelompok, yaitu:

1. Perhiasan selain emas dan perak. 2. Perhiasan emas dan perak.

(19)

Yatim Mandiri/Edisi Januari 2017

17

b. Emas dan perak yang untuk disimpan, para

ulama sepakat itu wajib zakat. Tapi para ulama berselisih pendapat mengenai apakah ada zakat pada perhiasan emas dan perak.

Ada dua pendapat dalam masalah ini. Jumhur (mayoritas ulama yaitu mazhab Maliki, Hambali, dan Syafi’i,) berpendapat tidak ada zakat dalam perhiasan emas. Di antara dalil yang digunakan adalah, “Tidak ada zakat dalam perhiasan.” (HR. Thabrani dan Baihaqi)

Sedangkan pendapat mazhab Abu Hanifah, bahwa perhiasan emas dan perak wajib dizakati. Dalilnya antara lain, hadits ‘Amr bin Syu’aib dari ayahnya dari kakeknya, bahwa seorang perempuan pernah menemui Nabi SAW membawa anak perempuannya yang memakai dua gelang dari emas.

Nabi SAW berkata, ”Apakah kamu tunaikan zakatnya?” Perempuan itu menjawab, ”Tidak.” Nabi SAW bersabda, ”Sukakah kamu jika Allah memakaikan dua gelang dari api neraka di tanganmu pada Hari Kiamat?” (HR. Abu Dawud). (Imam Shan’ani, Subulus Salam, 2/135).

Ibu Maelani yang saya hormati, baiklah pengasuh jawab pertanyaan Anda:

1. Lebih hati-hatinya perhiasan Anda yang

Solusi Islam

kadang-kadang dipakai

dan kadang disimpan, itu wajib zakat.

Nishab emas 20 mitsqal = 85 gram, sedangkan perak 200 dirham = 595 gram.

Jadi kalau emas dan perak Anda mencapai sejumlah itu, sudah wajib zakat 2.5 % setiap tahun.

2. Caranya, emasnya berapa gram dan peraknya berapa gram, lalu dikalikan harganya dan dikeluarkan zakatnya 2.5% setiap tahun, sampai kurang dari 1 nishab.

Wallahu a’lam bisshawab.(*)

Nabi SAW berkata,

”Apakah kamu

tunaikan

zakatnya?”

Perempuan itu

menjawab,”Tidak.”

Nabi SAW bersabda,

”Sukakah kamu jika

Allah memakaikan

dua gelang dari

api neraka di

tanganmu pada Hari

Kiamat?”

(20)

Smart Parenting

rang tua seringkali mengalami kesulitan

O

berkomunikasi dengan anak-anak mereka yang sedang tumbuh remaja. Anak yang sedang memasuki usia remaja biasanya mulai menunjukkan sikap memberontak dan menuntut banyak perhatian dari kedua orang tuanya. Seiring dengan itu terjadi juga perubahan dalam diri anak-anak kita, baik anak-anak perempuan maupun laki-laki. Perkembangan Otak. Memasuki usia remaja otak anak berkembang dengan sangat pesat, dari awalnya mereka berpikir konkrit (berpikir dengan cara melihat obyek), kini mereka juga bisa berpikir secara abstrak (mampu mengolah kata-kata yang diterimanya). Kemanpuan analisa sintesa dan aspek-aspek berpikir anak berkembang secara penuh.

Hormon. Hormon testosteron pada tubuh anak berkembang 20 kali lebih cepat menyebabkan terjadinya perubahan fisik. Seperti wajah berminyak,

Dag Dig Dug

Mengasuh Anak Remaja

Pakar Parenting, Yayasan Kita & Buah Hati

Oleh:

Elly Risman

tungkai kaki memanjang, tumbuh bulu-bulu halus, hidung membesar dan sebagainya. Sayangnya, belum tentu semua anak bisa menerima perubahan-perubahan ini sehingga dapat menimbulkan kekacauan emosi pada anak. Kekacauan emosi atau emosi yang berayun, biasanya ditandai dengan banyaknya keluhan yang dirisaukan oleh anak. Antara lain ketidakpuasan terhadap dirinya, lingkungan, ditambah beban-beban pelajaran disekolah dengan jam belajar yang panjang, juga les-les tambahan yang membuat anak sulit memiliki waktu santai. Hal ini meningkatkan rasa cemas berkepanjangan dalam dirinya.

Ketika saat cemas itu datang, aliran

gelombang otak anak, yang normalnya 10 putaran perdetik, meningkat menjadi 25 putaran perdetik. Hal ini mengakibatkan sel-sel otak anak pada Pre

(21)

Smart Parenting

Yatim Mandiri/Edisi Januari 2017

19

Frontal Cortex (PFC), bagian otak yang berada

didepan, persisnya terletak di atas mata menjadi kelelahan. Kelelahan pada PFC ini pada akhirnya akan mematikan ribuan bahkan jutaan sel pada otak anak, karena otak tidak didesain untuk menanggung stres dalam waktu lama. Lalu bagaimana menyelamatkan anak remaja kita?

Dibutuhkan 2L untuk para orang tua agar bisa menerima, memahami dan menyikapi perubahan-perubahan yang terjadi dalam diri anak-anak kita saat beranjak remaja, yakni:

1. Cinta

Bangun ikatan hubungan emosional dan komunikasi dengan anak berlandaskan cinta. Anak memiliki kebutuhan untuk didengarkan perasaannya agar emosi yang sedang ia alami bisa mengalir. Sebagai orang tua, mendengarkan keluhan anak tidak hanya membutuhkan sepasang telinga, tapi juga membutuhkan hati, jiwa dan mata kita. Dengan perhatian penuh, anak merasa mendapatkan perhatian yang dibutuhkannya. Sehingga ia membangun kepercayaan pada orang tua untuk menjadi tempat berkeluh kesah tentang apa yang mereka rasakan dan beban-beban yang menghimpitnya.

Komunikasi yang membutuhkan hati, jiwa, mata dan telinga ini merupakan syarat utama orang tua agar bisa memeriksa setiap fase pertubuhan psikologis dan fisik anak-anak remajanya. Sebagai contoh, faktor asupan makanan sangat berpengaruh pada pertumbuhan anak. Anak-anak yang sering makan makanan cepat saji cenderung akan menjadi gemuk. Pada anak laki-laki, kegemukan bisa menyebabkan ukuran alat kelaminnya tidak sebesar ukuran normal anak seusianya. Nah, jika sejak kecil kita tidak terbiasa membangun komunikasi yang hangat, bagaimana kita bisa tahu bahwa remaja kita cemas tentang ukuran alat kelaminnya yang berbeda dari teman-temannya? Padahal disisi lain, masalah ini ternyata sebenarnya juga membutuhkan pengobatan medis sejak dini sebelum mereka memasuki usia remaja.

Keterbatasan waktu seringkali menjadi kendala bagi banyak orang tua untuk bisa mendengarkan perasaan-perasaan anak secara penuh. Apalagi bagi orang tua yang bekerja,

biasanya saat pulang kerja sudah kehabisan energi. Belum lagi jika ada pekerjaan yang dibawa pulang dan harus diselesaikan sesegera mungkin. Kondisi ini memaksa anak harus berebut perhatian dengan tugas-tugas kantor orang tuanya, bahkan gadget yang selalu dalam genggaman sang ayah dan ibu.

Sebaiknya, saat memasuki rumah para orang tua menyiapkan diri dan tubuh untuk memberi perhatian pada anak. Singkirkan semua masalah-masalah kantor dan aneka gadget sejenak saja untuk memberi waktu pada anak kita berbicara.

2. Logika

Mengasuh anak tidak cukup hanya mengandalkan cinta, namun juga membutuhkan logika yang menuntut komitmen dan kerja keras. Dengan perkembangan otaknya secara penuh, kita juga harus mendidik dan mengajarkan mereka tentang tanggung jawab dan mengenalkan anak-anak pada rasa kecewa, sakit, sedih dan jatuh bangun. Jika anak dibiasakan hidup dengan aman dan sempurna, mereka akan kesulitan belajar memahami penderitaan. Karena bentuk-bentuk penderitaan diatas merupakan salah satu bentuk pelajaran tentang hidup. Kenalkan juga anak sikap tanggung jawab dan konsekuensi dari semua perilakunya.

Saat anak sedang belajar tentang rasa sakit atau kecewa, orang tua harus berperan sebagai jaring pengaman emosi bagi anak. Dampingi dan bantu mereka bangkit dari rasa sakit. Beri mereka kesempatan belajar menentukan pilihan-pilihan dalam mengatasi masalahnya dan mengerti setiap konsekuensi yang timbul atas keputusannya. Dengan begini kelak saat anak beranjak dewasa mereka bisa mempunyai sikap dan integritas.

(22)
(23)
(24)

Muslimah

22

T

erkadang, mudah bagi kita untuk melihat bahwa sesuatu itu sangat berharga, setelah hal tersebut hilang dari pandangan atas tidak terjangkau lagi dengan tangan kita. Sesuatu yang kita peroleh itu, kadang kita lihat hanya sebagai beban atau sumber kekesalan serta kemarahan. Dan Ketika hal itu terjadi, kita menjadi orang paling menyesal dan banyak mengeluhkan tentang susahnya mencari sebuah ketenangan dan kebahagiaan.

Maka karena itulah Allah SWT, mendidik kita para hambanya dengan sebuah hal yang bernama “Menghargai”. Ketika seseorang telah begitu cerdas memutuskan menjadi pribadi yang mudah

menghargai, maka tidak akan sulit baginya pula untuk bersyukur.

Ya, karena penghargaan berarti juga bersyukur, yaitu bersyukur kepada Allah atas nikmat yang telah didapatkannya. Tidak lupa, dia akan menggunakan serta memanfaatkan semua itu dengan sebaik mungkin dan di jalan yang diridhoi Allah, serta tidak menyia-nyiakannya begitu saja. Hal itu adalah cara nyata dari adanya sebuah penghargaan tersebut. Penghargaan juga berarti merawat dan menjaga. Di dalam rumah tangga pun, sebuah rasa saling menghargai tetaplah sangat diperlukan. Bahkan kelangsungan sebuah kebahagiaan dalam rumah tangga tak akan ada tanpa adanya rasa saling menghargai. Tidak akan mungkin seorang istri mencaci maki suaminya, walaupun dalam keadaan semarah apapun dia, jika dalam hatinya terbetik rasa tetap ingin menghargai sang suami. Karena

Berawal Dari

Saling Menghargai

menghargai berarti menjaga dengan baik, dan memberikan dengan cara yang terbaik yang kita bisa untuk sesuatu tersebut.

Pun demikian halnya dengan sang suami, rasa penghargaan akan menghalanginya dari berbuat yang menyakitkan dan atau melukai sang istri, walau hanya sekedar lewat sebuah kata. Hal ini persis sama dengan yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW kepada para istri- istri beliau. Dan saking besarnya penghargaan serta kasih sayang beliau kepada keluarganya, sampai ketika beliau harus menegurpun, maka disampaikannya tetap dengan cara yang santun. Inilah sebuah bentuk perawatan kasih sayang dan kelembutan perhatian dan pengertian beliau terhadap wanita.

Penghargaan juga berarti tidak angkuh dan memandang lebih diri. Ketika kita belajar menghargai orang lain dan apapun yang datang atau ada di sekitar kita, maka dengan mudah kita akan mengkontrol ego serta besarnya pengagungan diri kita atas orang lain. Lihatlah tentang seseorang yang mengucapkan teguran dengan santun. Akan jelas berbeda rasanya dengan mereka yang melakukannya dengan kasar, walaupun dengan dalih melakukan kebaikan dan perbaikan.

(25)

Yatim Mandiri/Edisi Januari 2017

23

Bahan-bahan:

Ÿ

Air 2 liter

Ÿ

Daging sapi sandung lamur 1 kg, potong dadu 1 cm dan cuci bersih

Ÿ

Minyak goreng 4 sdm, untuk menumis

Ÿ

Daun jeruk 8 lembar

Ÿ

Sambal petis 5 sdm

Ÿ

Mie basah 500 gr, rebus mie setengah

matang dan tiriskan

Ÿ

Tauge 500 gr

Ÿ

Daun selada 400 gr, iris tipis

Ÿ

Tahu putih 5 buah , potong sesuai selera

Ÿ

Kerupuk

Ÿ

Bawang merah goreng

Bumbu yang dihaluskan:

Ÿ Bawang putih 8 siung Ÿ Jintan 2 sendok teh, sangrai Ÿ Ketumbar 1 sendok teh Ÿ Kunyit 4 cm

Ÿ Kencur 2 cm Ÿ Garam, secukupnya Ÿ Merica putih 2 sendok teh

Tahu Campur

Lamongan

Dapur

Ÿ Cara membuat:

Ÿ Siapkan semua bahan yang dibutuhkan,

kemudian pertama-tama didihkan air dan rebus daging sapi yang sudah dipotong serta

dibersihkan. Masak hingga empuk, dan setelah itu angkat lalu tiriskan. Anda juga bisa memasak dalam keadaan utuh dan memotongnya nanti. Sisa rebusan jangan dibuang ya.

Ÿ Siapkan wajan, tumis bumbu yang dihaluskan

hingga baunya wangi. Kemudian tambah kan daun jeruk, tumis sampai matang dan angkat.

Ÿ Nyalakan kompor pada panci sisa air kaldu,

masukan daging yang sudah direbus, beserta dengan bumbu halus yang sudah direbus.

Ÿ Masak dengan api sedang dan tunggu hingga

airnya mendidih dan bumbu meresap dengan daging sapi.

Ÿ Setelah matang, matikan kompor dan sisihkan. Ÿ Untuk membuat resep tahu campur, tambahkan

bergedel singkong.

Ÿ Letakkan ½ sendok teh petis di atas piring,

kemudian susun tauge, mie yang sudah direbus, potongan tahu, selada dan bergedel singkong yang sudah diiris sesuai selera..

Ÿ Siramkan kuah daging dan beri beberapabuah

potongan daging.

Ÿ Beri taburan bawang goreng

(26)

LAZNAS - YAYASAN YATIM MANDIRI

LAPORAN PENERIMAAN DAN PENYALURAN DANA

Kinerja

(Dalam Rupiah)

BULAN SEPTEMBER 2016

Penerimaan Dana Zakat

Penerimaan Dana Infak Shodakoh Penerimaan Dana Terikat

Total Penerimaan Surplus Bulan Lalu Dana Tersedia

Program Beasiswa Operasional Pendidikan Program DUTA GURU

Program Guru Genius Program Rumah Kemandirian Program Kesehatan & Gizi Program BISA

Kemanusiaan 1

2 3

1 2 3 4

5 6 7 8

Program Sekolah SMP - SMA ICMBS Program Pendidikan MEC

STAI An-Najah Indonesia Mandiri Program Pendukung:

Klinik / Rumah Sehat Mandiri Dakwah

Amil dan Admin Inventaris

Jumlah Penyaluran Surplus Bulan Ini *) PENYALURAN

PENERIMAAN

586,961,947 5,130,878,567 2,357,635,061 8,075,475,575 4,609,365,247 12,684,840,822

2,111,095,406 502,806,875 119,280,558

(27)

Solusi Sehat

Yatim Mandiri/Edisi Januari 2017

25

Assalammualaikum Wr.Wb

Yang terhormat dr. Irmayanti. Kondisi cuaca yang terus mendung dan curah hujan juga tinggi, menyebabkan lingkungan menjadi lembab. Dengan kondisi seperti ini merupakan waktu yang tepat untuk nyamuk berkembangbiak. Pada saat mengikuti penyuluhan di puskesmas setempat, mereka menjelaskan tentang demam Chikungunya yang disebabkan oleh gigitan nyamuk seperti halnya Demam Berdarah. Yang Ingin saya tanyakan adalah : 1. Apa ciri-ciri seseorang bila mengalami demam

chikungunya?

2. Bagaimana cara menangani chikungunya ? Demikan pertanyaan yang saya ajukan. Atas jawaban dan penjelasannya, saya mengucapkan terima kasih.

Sarah, Bogor Jawaban:

Wa'alaikumsalam Wr. Wb.

Chikungunya adalah penyakit virus yang menyerang manusia melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti. Keduanya adalah jenis nyamuk sama yang menyebabkan demam berdarah. Penyebab dan gejalanya yang serupa menyebabkan penyakit chikungunya sering didiagnosis secara keliru sebagai penyakit demam berdarah. Adapun gejala

Chikungunya setelah tergigit nyamuk yang membawa virus, gejala akan mulai terasa pada 4-8 hari. Namun juga dapat dimulai sejak 2-12 hari setelah gigitan. Gejala-gejala awalnya Chikungunya menyerupai gejala flu, yakni:

Ÿ Demam berawal secara tiba-tiba. Ÿ Nyeri sendi: keparahannya bisa sampai

menghambat gerakan tubuh

Ÿ penderita, gejala ini bisa bertahan selama

berminggu-minggu dan juga

Ÿ merupakan gejala utama chikungunya. Gejala ini

umumnya muncul tidak

Ÿ lama setelah gejala demam mulai diirasakan. Ÿ Nyeri otot.

Ÿ Sakit kepala tidak tertahankan.

Ÿ Ruam atau bintik-bintik merah di sekujur tubuh.

Oleh:

dr. Irmayanti Soeratmi

Dokter Klinik Rumah Sehat Mandiri

Mengenal Demam

Chikungunya

Manifestasi Utama yang membedakan Chikungunya dengan Dengue (WHO SEARO, 2009) adalah pada Chikungunya tidak lazim ditemukan tanda-tanda perdarahan dan jarang terjadi penurunan trombosit. Tidak ada pengobatan khusus untuk menyembuhkan chikungunya. Pengobatan hanya bersifat simptomatis dan suportif. Yakni:

1. Simptomatis:

Ÿ Anti piretik: paracetamol, asetaminofen (untuk

meredakan demam).

Ÿ Analgetik: ibuprofen, naproxen, OAINS (untuk

meredakan nyeri sendi).

Ÿ Catatan: tidak dianjurkan pemberian aspirin

karena beresiko perdarahan dan resiko timbul reye syndrome pada anak dibawah 12 tahun.

2. Suportif:

Ÿ Tirah baring/bed rest.

Ÿ Minum banyak untuk mengganti cairan tubuh

akibat muntah, keringat, dan lainnya.

Ÿ Fisioterapi.

3. Pencegahan penularan:

Ÿ Penggunaan kelambu selama masa viremia

(sejak timbul gejala) sampai 7 hari.

Ÿ 3M (Menguras, Menutup, Mengubur) plus

pemberantasan sarang nyamuk

Ÿ Pemakaian lotion anti nyamuk. Ÿ Fogging, terutama saat terjadi wabah

chikungunya.

Sekian informasi yang dapat saya sampaikan. Semoga bermanfaat. Salam sehat.

(28)

26

Fenomena

M

embuka mental block sangat diperlukan jika Anda masih sulit bertindak. Mungkin Anda sudah bertindak, tetapi Anda masih tetap tidak berubah, tidak ada pencapaian hebat, bisnis dan karir Anda mandeg tidak ada kemajuan. Kebanyakan orang akan mencari “cara” untuk maju. Dia akan mencari rumus jitu yang akan menjadikan dia maju. Namun apa yang terjadi? Sudah buku, ebook, video, dan pelatihan diikuti, namun tetap tidak ada kemajuan. Itu karena ada mental block dalam diri Anda. Anda harus membukanya jika ingin maju.

Mental Block adalah kondisi mental yang menghalangi atau membatasi Anda untuk bergerak. Yang namanya kondisi, artinya bisa diubah. Anda bisa mengubah

kondisi mental Anda menjadi kondusif untuk bergerak. “tidak sreg”, Anda mau apa lagi? Tidak sreg menjadi sebuah alat untuk menolak ide,

gagasan, dan inspirasi apapun. Dan setelah mengatakan tidak sreg, tidak ada lagi argumen yang bisa diajukan. Artinya menolak, titik!

Coba kalau ditanya, kenapa tidak sreg. Sering kali jawabannya, “Ya nggak tau, pokoknya tidak sreg aja.” Artinya seseorang yang mengatakan tidak sreg seringkali menutup diri untuk saran tersebut. Bisa juga diartikan “saya tidak mau, titik!”.

Pahami Penyebabnya

Cara membuka mental block ini, Anda harus memahami apa penyebabnya. Anda sendiri yang sebenarnya mengetahui penyebab sejati dari penolakan Anda. Setidaknya ada 4 kemungkinan dibalik kata “tidak sreg” yang bisa dijadikan bahan evaluasi dan Anda sendiri yang mengetahui

jawabannya.

1. Karena hawa nafsu.

Tidak sreg yang disebabkan oleh hawa nafsu saat Anda menolak sebuah

kebenaran, kebaikan, atau kewajiban namun tidak sesuai dengan keinginan Anda (hawa nafsu).

Seharusnya Anda mengambil tindakan, namun karena bertolak belakang dengan hawa nafsu anda, Anda mengatakan “tidak sreg”. Padahal, jika dilihat dari segi agama, tindakan itu adalah kewajiban dan sangat penting untuk dakwah.

Solusinya Anda harus mau berjihad melawan hawa nafsu.

2. Karena tidak mau keluar dari zona nyaman.

Kadang, ada tindakan atau pilihan yang mengharuskan kita keluar dari zona

nyaman, padahal itu baik untuk kita. Misalnya , Anda

Membuka

(29)

Fenomena

Yatim Mandiri/Edisi Januari 2017

27

berbisnis namun tidak ada kemajuan berarti. Seseorang memberikan nasihat kepada Anda untuk melakukan perubahan, sayangnya harus keluar zona nyaman Anda. Anda dengan mudah berkata, “saya tidak sreg dengan cara itu” atau “saya tidak sreg dengan bisnis itu.” Dia lebih memilih tetap berada di zona nyaman.

3. Karena kurang pengetahuan.

Kadang kita juga merasa tidak sreg karena kita belum mengetahuinya dengan benar. Dan dunia informasi saat ini, orang dengan mudah berkomentar.

Hal baik pun sering mendapat komentar negatif. Komentar negatif tersebut itu bisa membuat kita tidak sreg. Apakah komentar negatif itu benar adanya? Belum tentu, tetapi Anda sudah terpengaruh dan menjadi tidak sreg.

Jika ini terjadi, manfaatkan tekonologi informasi ini untuk mencari lebih jauh. Jika komentar orang dijadikan panduan, percayalah tidak akan menemukan satu hal pun tanpa komentar negatif.

Jangan membuang peluang atau

mempertaruhkan masa depan Anda dengan informasi sepintas. Perluaslah wawasan Anda, galilah lebih dalam.

4. Karena malas.

Saat mengetahui sebuah tindakan itu berat, akan capek, dan harus kerja keras, maka orang malas akan langsung menolaknya, dan salah satu cara untuk menolak itu dengan mengatakan tidak sreg. Jika malas menjadi penyebab, Anda harus mengatasi rasa malas tersebut.

Jangan sampai hidup Anda dikuasai oleh “tidak sreg”. Anda tidak akan pernah berkembang, sebab apa pun nasihatnya jawabannya “tidak sreg”.

Mulai sekarang, saat dalam hati mengatakan tidak sreg, cobalah evaluasi apakah benar tidak sreg atau karena 4 penyebab diatas.

(30)

B

egitu banyak nikmat dan karunia yang diberikan Allah SWT kepada umatNya hingga tak terhitung jumlahnya. Mulai dari kesehatan, rezeki, bisnis yang lancar dan nikmat-nikmat lainnya. Dan bagi hambaNya yang bersedekah untuk mensyukuri nikmatNya, Allah akan melipatgandakan rezekinya, secara tidak disangka-sangka dan datang dari segala penjuru.

Pengalaman tersebut pernah dialami oleh Dadang Hidayat , donatur

LAZNAS

28

Pintu Rezeki

Dadang Hidayat

Direktur Utama PT. Indo Tata Graha

Yatim Mandiri Surabaya yang juga Direktur Utama PT. Indo Tata Graha. Pria berdarah Sunda ini, tercatat sebagai donatur LAZNAS Yatim Mandiri pada tahun 2016.

Sebenarnya, ia tahu LAZNAS Yatim Mandiri sejak dirinya masih kuliah di STAIL Hidayatullah. Namun saat itu hanya sebatas

bersilahtu rahim. “Saya

Rumah Laku Keras

(31)

sangat terkesan dengan program pemberdayaan anak-anak yatim dhuafa di Yatim Mandiri,” kata pria kelahiran Cianjur, 19 Juli 1985.

Setelah berjalan beberapa tahun lamanya, barulah Dadang turut berpartisipasi dalam memandirikan anak yatim dengan bersedekah melalui LAZNAS Yatim Mandiri. Menurutnya, lembaga ini mempunyai komitmen untuk memandirikan anak-anak yatim seperti yang dianjurkan Rasulullah SAW. “Anak-anak yatimnya diberikan pendidikan berkualitas, diberikan keterampilan-keterampilan sebagai bekal untuk mandiri,” imbuhnya.

Berkah Setelah Bersedekah

Benar saja, setelah bersedekah untuk anak yatim, banyak berkah yang langsung dirasakan oleh Dadang. Salah satu keberkahan itu adalah, dirinya dipertemukan dengan seorang pakar dibidang properti berbasis syariah. “Saya diberi seorang konsultan secara cuma-cuma oleh Allah untuk usaha yang saya jalankan,” jelas bapak dua anak ini.

Tak hanya itu, ia juga merasakan keberkahan yang lainnya. “Yakni, saat itu PT. Indo Tata Graha menggelar event Customer Ghatering bulan November dan dihadiri oleh 300 customer. “Alhamdulillah saat itu juga kami bisa closing sebanyak 63 unit rumah di Perumahan Permata Juanda,” tegasnya.

Membangun Bisnis

Dadang Hidayat adalah mantan penyiar radio di salah satu radio swasta di Surabaya. Selama 2 tahun berjibaku di dunia siaran radio membuat Dadang merasa bosan. Karena ia merasa pertumbuhan finansialnya kecil. Sehingga ia memutuskan untuk terjun di dunia bisnis.

Ia mengawalinya dengan menjadi seorang broker properti selama setahun pada tahun 2012. Lalu, dirinya juga pernah menjadi marketing perumahan. Seiring dengan berjalannya waktu, ia lantas menangkap sebuah peluang dengan potensi yang sangat besar.

“Faktor utama dilapangan adalah, orang mencari rumah dan menjual rumah itu nggak gampang. Nah, dari sinilah saya mulai belajar, mengikuti seminar, dan sharing antar komunitas. Lalu saya putuskan untuk terjun didunia developer,”

29

Pintu Rezeki

Yatim Mandiri/Edisi Januari 2017

terangnya.

Tepat di tahun 2013, Dadang meresmikan bisnisnya dibidang developer dan kontraktor dengan nama PT. Indo Tata Graha. Sebagai sumber keuangan dan modal, Dadang mengajak

masyarakat yang mempunyai uang lebih untuk berinvestasi properti dengan sistem syariah.

Sebagai imbal baliknya, ia memberikan keuntungan lebih diatas bunga deposito. “Kami tidak bisa memungkiri kalau bisnis ini butuh modal yang cukup besar. Tapi pada intinya modal utama kami adalah skill dan keyakinan,” ujarnya.

Namanya bukan pengusaha jika belum pernah merasakan kegagalan. Dadang pernah mengalami kegagalan dalam membangun bisnisnya. Dia pernah mengalami kerugian pada proyek Griya Bangan Indah sebesar Rp 3 Miliyar. “Semua pekerjaan, semua usaha pasti ada resikonya. Tapi didalam resiko tersebut terdapat rezeki yang besar,” ungkapnya.

Baginya, kegagalan yang dia rasakan saat itu menjadi sebuah pelajaran yang berharga. Dengan mental yang kuat, dan mempersiapkan segala sesuatunya, Dadang mampu mengatasi segala rintangan yang datang.

(32)

emangat untuk menyantuni anak-anak

S

yatim dhuafa guna meneladani Rasulullah SAW. Inilah komitmen kepedulian

Yatim Mandiri. Seperti yang diungkapkan oleh Hasnah Abbas, Kepala Pukesmas Simbang, bahwa awal mulanya mengenal lembaga ini dari

saudaranya.

Setelah itu, barulah ia mengajak para pegawai Puskesmas Simbang untuk bersedekah guna membersihkan harta yang dimiliki. “Saya kasih motivasi bahwa sedekah itu bisa menambah rezeki kita. Selain itu sedekah juga sebagai bekal di akhirat nanti,” jelas wanita kelahiran Maros, 21 Januari 1979.

Ternyata ajakan itu mengetuk hati para rekan-rekannya. Mereka memilih LAZNAS Yatim Mandiri karena lembaga ini fokus untuk memandirikan anak yatim. Mereka percaya, bahwa setiap donasi yang diberikan, dapat bermanfaat bagi anak yatim dhuafa di Maros. “Saya senang saat mendengar Yatim Mandiri diakui sebagai LAZ (Lembaga Amil Zakat) Nasional. Semoga Yatim Mandiri selalu amanah,” katanya.

Kedepanya, para donatur Puskesmas Kecamatan Simbang berharap, LAZNAS Yatim Mandiri semakin eksis sebagai lembaga spesialis dan solusi untuk kemandirian anak yatim dhuafa diseluruh Indonesia. “Semoga nantinya anak-anak yatim di Indonesia menjadi orang-orang sukses berkat Yatim Mandiri,” harapnya.(*)

eistiqomahan para pegawai Puskesmas

K

Kecamatan Simbang untuk

membahagiakan anak yatim dhuafa patut mendapat apresiasi. Pasalnya, disela-sela

kesibukannya mereka tetap membantu anak yatim melalui LAZNAS Yatim Mandiri Maros.

Sudah 2 tahun ini, para pegawai Puskesmas Kecamatan Simbang menjadi donatur di LAZNAS

Silaturahim

Polres Kabupaten Madiun

Anak Yatim Dhuafa

Polisi Pecinta

Pukesmas Kec. Simbang, Maros

Siap Suport LAZ

Spesialis Yatim

anggota Polres Kabupaten Madiun dalam membantu memandirikan anak yatim dhuafa melalui LAZNAS Yatim Mandiri.

Seperti yang diungkapkan Jatmiko, koordinator donatur di Polres Kabupaten Madiun, bahwa LAZNAS Yatim Mandiri adalah lembaga yang tepat untuk berbagi dengan anak yatim dhuafa.

“Penyaluran donasinya lebih fokus untuk anak yatim,” kata PNS Polri kelahiran Madiun, 14 Agustus 1972 ini.

Selain itu, menurutnya, adanya layanan jemput donasi juga memudahkan para donaturnya untuk tetap istiqomah bersedekah. “Alhamdulillah bisa rutin bersedekah. Dan Majalah Yatim Mandiri juga sangat bermanfaat bagi donatur,” kata Jatmiko.

Referensi

Dokumen terkait

menerima taubat mereka supaya mereka kembali - ke jalan yang benar -. Sesungguhnya Allah adalah Maha Penerima taubat lagi Penyayang. Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah

Maka mereka itu adalah bersama-sama orang yang beriman dan kelak Allah akan memberikan kepada orang-orang yang beriman pahala yang besar. [369] Mengadakan perbaikan berarti

Kecuali orang yang bertaubat dan beriman serta mengerjakan amal yang baik, maka orang-orang itu, Allah akan menggantikan (pada tempat) kejahatan mereka dengan kebaikan; dan adalah

Allah akan mengeluarkan orang-orang yang beriman dan beramal salih dari tempat yang serendah-rendahnya itu dan akan memberikan kepada mereka pahala yang

Dan orang-orang yang beriman serta mengerjakan amal saleh (berada) di dalam taman-taman surga, mereka memperoleh apa yang mereka kehendaki di sisi Tuhan.. Yang

“Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan; maka mereka akan mendapat pahala yang tidak ada putus-putusnya” Q.S At Tin [95]:6122 Dalam kitab tafsir Al Misbah ayat di

Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan; maka mereka akan mendapat pahala yang tidak ada putus-putusnya.. Maka apa yang menyebabkan mereka mendustakanmu tentang hari

sebagai bimbingan yang lurus, untuk memperingatkan siksaan yang sangat pedih dari sisi Allah dan memberi berita gembira kepada orang-orang yang beriman, yang mengerjakan amal saleh,