• Tidak ada hasil yang ditemukan

NILAI STRATEGIS SAMUDERA HINDIA 2

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "NILAI STRATEGIS SAMUDERA HINDIA 2"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

NILAI STRATEGIS SAMUDERA HINDIA

EKONOMI/PERDAGANGAN

POLITIK, PERTAHANAN DAN

KEAMANAN

(3)

LEBIH

100,000

KAPAL

SETIAP

TAHUN

66 % MINYAK DUNIA33 % KAPAL KARGO

50 % KAPAL KONTEINER DUNIA

(4)

EKONOMI/PERDAGANGAN

Kelautan

Sebagian besar negara yang mengelilingi samudera hindia

adalah negara pantai (Australia, India, Indonesia, dll)

17 negara tidak berpantai berada dalam lingkup samudera

hindia (Afghanistan, Kazakhstan, uganda, dll)

Negara yang sebagian laut teritorialnya berhubungan

dengan samudera hindia (Australia, Perancis, Oman, Tanzania, dll)

Transportasi laut  kegiatan perdagangan antar

negara samudera hindia akan lebih menguntungkan

jika melewati laut.

(5)

Jumlah pendudukyang banyak  kawasan

potensial untuk perdagangan

Potensi pertambangan negara2 di Afrika

Potennsi minyak di negara2 teluk arab dan

teluk persia

Pendapatan perkapita negara arab yang

tinggi  potensi pasar perdagangan

Lokasi strategis beberapa negara sebagai

(6)

Sd hayati laut

SD non hayati

Ditemukan karbonat reef/terumbu

(carbonate build up)

Ditemukan hidrokarbon dan minyak

bumi

Gas hidrat/methan

(7)

Sumber Daya lain

Ditemukan karbonat reef/terumbu

(carbonate build up)

Ditemukan hidrokarbon dan minyak

bumi

(8)

Pertahananan/ Keamanan

Tetap tegaknya NKRI

Lancarnya pemb nas

(9)

Posisi strategis:

Referensi

Dokumen terkait

Bila dikelompokkan berdasarkan ukuran (GT), kapal-kapal perikanan yang beroperasi di WPP Laut Arafura terutama didominasi ukuran lebih dari 200 GT dan 100 s/d 200 GT dengan

Jika harga saham pada saat jatuh tempo kurang dari $ 100, maka investor tentu tidak akan menggunakan haknya karena akan lebih menguntungkan untuk membeli saham tersebut di

Laju tangkap madidihang yang tertangkap armada rawai tuna Indonesia di Samudera Hindia bagian timur pada periode 2005-2013 bernilai lebih kecil dari pada tuna mata besar (

Pada tanggal 22 Agustus 1800, Kapten Ball dari kapal Daedalus memberikan pengumuman kepada Gubernur Jenderal dan Dewan Hindia di Batavia bahwa mereka diberikan perintah

Jika dilihat lebih luas, desa ini berada pada wilayah yang rawan terkena dampak longsor apabila terjadi longsor pada bukit yang berada di sisi barat desa yang

Perkiraan laju kematian alami (M) tongkol komo di Perairan Barat Sumatera sebesar 1,07 cenderung lebih tinggi dari pada lokasi lainnya di Samudera Hindia, kecuali di